budidaya tanaman hidroponik dft pada tiga full.pdf  abstrak budidaya tanaman hidroponik dft...

Download BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK DFT PADA TIGA FULL.pdf  ABSTRAK BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK DFT PADA

Post on 10-Mar-2019

260 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK DFT PADA TIGA KONDISI

NUTRISI YANG BERBEDA

(Skripsi)

Oleh

RIKO MASDA PUTRA

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG

2018

ABSTRAK

BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK DFT PADA TIGA KONDISI

NUTRISI YANG BERBEDA

Oleh

RIKO MASDA PUTRA

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek dari penggunaan tiga wadah yang

berbeda (box plastik bermesin pendingin, drum terisolasi styrofoam, dan ember)

terhadap karakteristik fisik larutan nutrisi dan pertumbuhan tiga sayuran yang

berbeda. Larutan nutrisi dengan tiga wadah yang berbeda seharusnya memiliki suhu

yang berbeda, dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Tiga jenis sayuran sawi,

pakcoy, dan kailan dibudidayakan dengan sistem hidroponik DFT.

Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Teknik Pertanian Universitas Lampung pada

bulan September Oktober 2017. Percobaan menggunakan Rancangan Acak

Kelompok (RAK) yang terdiri dari perlakuan tunggal dengan 3 taraf dan 3 kelompok.

Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi suhu, pH, Ec, evapotranspirasi,

tinggi tanaman, jumlah daun, bobot biomassa tanaman, kadar air, kadar TVS, dan

kadar abu. Suhu dan kelembaban dicatat menggunakan mikrokontroler otomatis

dengan waktu tunda 15 menit. Derajat keasamaan (pH) dan Ec larutan nutrisi diukur

dengan menggunakan pH meter dan TDS meter. Evapotranspirasi dan tinggi tanaman

diukur menggunakan mistar, jumlah daun dengan cara dihitung, dan sisanya diukur

secara gravimetrik pada saat panen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu larutan nutrisi di reservoir box plastik

bermesin pendingin lebih rendah dibandingkan dalam drum terisolasi styrofoam dan

ember. Tanaman yang dibudidayakan dengan larutan nutrisi yang tersimpan dalam

box plastik bermesin pendingin adalah yang terbaik untuk semua parameter yang

diamati, diikuti oleh tanaman yang dibudidayakan dengan larutan nutrisi yang

tersimpan dalam drum terisolasi styrofoam, dan yang terburuk adalah tanaman yang

dibudidayakan dalam larutan nutrisi yang tersimpan dalam ember. Berat sayuran yang

dipanen dari sistem box plastik bermesin pendingin adalah 148,19 gram/tanaman,

dari drum terisolasi styrofoam adalah 108,11 gram/tanaamn, dan dari ember kosong

adalah 85,07 gram/tanaman.

Kata Kunci : Hidroponik DFT, Sayuran, Suhu Nutrisi

ABSTRACT

CULTIVATION OF VEGETABLES USING DFT HYDROPONICS WITH

THREE DIFERENT CONTAINERS OF NUTRIENT SOLUTION

By

RIKO MASDA PUTRA

This study aims to evaluate the effects of three different containers (box plastic with

cooling machine, isolated vessel, and bare bucket) on physical characteristics of

nutrient solution and on the growths of three different cultivated vegetables. The

nutrient solutions in the three different containers suppose to have different

temperatures, and affect the growths of the crops. The three vegetables, mustard,

pakcoy and chinese kale, were cultured in DFT system.

This research was conducted at Agricultural Engineering Department of Lampung

University in September October 2017. The experiment used Randomized

Complete Block (RCB) consisting of a single treatment with 3 treatment and 3

vi

blocks. The parameters observed in this study were included ambient temperature,

nutrient temperature, pH, EC, evapotranspiration, plant height, leaf number, weight of

crop biomass, leaf moisture content, TVS and ash content. Temperature and relative

humidity were recorded using an automatic microcontroller with interval of 15

minutes. pH and EC of nutrient solution were measured daily by using a pH meter

and a TDS meter. Evaporation and plant height were measured by using a ruler, leaf

number were counted, and measured gravimetrically at the harvest time.

The results showed that the temperature of the nutrient solutions in the box plastic

with cooling machine reservoir was significantly lower than that in styrofoam

isolated vessel and bare bucket. Crops cultured with nutrient solution stored in the

box plastic with cooling machine were showing best for all parameters observed,

followed by the crops cultured with nutrient solution stored in the styrofoam isolated

vessel, and the worst was crops cultured in the nutrient solution stored in the bare

bucket. Weight of harvested vegetables from the box plastic with cooling machine

system was 148.19 grams/plant, meanwhile weight of vegetables from the styrofoam

isolated vessel was 108.11 grams/plant, and of from the bare bucket was 85.07

grams/plant.

Keywords: DFT hydroponics, temperature treated nutrient, vegetables

BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK DFT PADA TIGA KONDISI

NUTRISI YANG BERBEDA

Oleh

RIKO MASDA PUTRA

Skripsi

Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mencapai Gelar

SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

Pada

Jurusan Teknik Pertanian

Fakultas Petanian Universitas Lampung

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG

2018

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Bandar Lampung pada Tanggal 25

Agustus 1994, sebagai anak ketiga dari 3 bersaudara, dari

Bapak Marzuki dan Ibu Asdawati. Penulis menempuh

pendidikan di SDN 1 Rawa Laut Bandar Lampung pada

tahun 2001 dan lulus pada Tahun 2007. Penulis

menyelesaikan pendidikan menengah pertama di SMP

Negeri 23 Bandar Lampung pada tahun 2010 dan sekolah

menengah atas diselesaikan di SMA Negeri 10 Bandar Lampung pada tahun 2013.

Pada tahun 2013, penulis terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian,

Fakultas Pertanian, Universitas Lampung melalui jalur SNMPTN undangan. Pada

tahun 2016, penulis melaksanakan Praktik Umum di PT Parung Farm, Bogor, Jawa

Barat dengan judul Mempelajari Teknik Budidaya Tanaman Kailan (Brassica

Oleracea) Secara Sistem Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) di PT. Kebun

Sayur Segar Parung Farm Bogor selama 30 hari mulai tanggal 18 Juli 2016 s.d 18

Agustus 2016.

Penulis melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tulung Kakan, Kecamatan

Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, selama 40 hari mulai 18 Januari 2017 sampai

dengan 28 Februari 2017 dengan tema Pemberdayaan Kampung Berbasis

Informasi dan Teknologi. Pada tahun 2018, tepatnya pada tanggal 17 April,

penulis dapat menyelesaikan skripsinya dengan judul Budidaya Tanaman

Hidroponik DFT pada Tiga Kondisi Nutrisi yang Berbeda.

Libatkan Allah dalam segala urusan dan

masalah. Apa gunanya raih gelar sarjana

tetapi tidak pernah gelar sajadah?

Alhamdulillahirobbilalamin..

Ya Allah, Kubersujud Dihadapan Mu, Engkau Berikan Aku Kesempatan untuk Bisa

Sampai di Penghujung Perjuanganku Menempuh

Penddikan Ini, Segala Puji Bagi Mu Ya Allah.

Kupersembahkan Sebuah Karya Ini

Untuk

Bapak Marzuki dan Ibu Asdawati

Kedua Orang Tuaku Tercinta yang Telah Memberikan Kasih Sayang,

Segala Dukungan, dan Cinta Kasih yang Tiada Terhingga yang Tiada Mungkin Dapat

Kubalas. Terimakasih Bapak, Terima Kasih Ibu.

Kakak Kakak Ku

dan Semua Keluarga Besar

Tiada Hari yang Paling Membahagiakan dan Mengharukan Saat

Berkumpul Bersama Semua Keluarga Besar. Terima Kasih Atas Doa, Dukungan, Serta

Bantuannya Selama Ini. Aku Akan Menjadi Bagian dari Keluarga yang Dapat

Membanggakan dan Dapat Diandalkan.

Serta

Almamater Tercinta Universitas Lampung

Fakultas Pertanian

Jurusan Teknik Pertanian

Teknik Pertanian Angkatan 2013

SANWACANA

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan

karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul Budidaya

Tanaman Hidroponik DFT Pada Tiga Kondisi Nutrisi yang Berbeda sebagai salah

satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian di Universitas

Lampung.

Penulis skripsi tidak akan berjalan tanpa bimbingan, dukungan, kritik dan saran yang

sifatnya membangun dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin

mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. Ir. Sugeng Triyono, M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Utama

Skripsi yang telah memberikan kritik, saran dan pengarahan serta bimbingan

dalam penulisan Skripsi.

2. Bapak Sri Waluyo, S.TP., M.Si., Ph.D., selaku Dosen Pembimbing Akademik

dan Pembimbing Kedua Skripsi yang telah memberikan kritik, saran dan

pengarahan serta bimbingan dalam penulisan skripsi.

3. Bapak Dr. Mohamad Amin, M.Si., selaku Dosen Pembahas yang telah

memberikan kritik dan saran dalam penulisan skripsi.

4. Bapak Dr. Ir. Agus Haryanto, M.P., selaku Ketua Jurusan Teknik Pertanian

Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

5. Bapak Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., selaku Dekan Fakultas

Pertanian Universitas Lampung.

6. Bapak dan Ibu yang telah memberikan kasih sayang, dukungan moral,

material dan doa.

7. Semua pihak yang telah membantu dan