budidaya semut kroto tanpa ratu

Download Budidaya Semut Kroto Tanpa Ratu

Post on 26-Dec-2015

195 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Budidaya

TRANSCRIPT

BUDIDAYA SEMUT KROTO TANPA RATUBelakangan ini, banyak yang berpendapat bahwa budidaya semut rangrang tanpa ratu tidak dapat menghasilkan. Banyak yang menganggap yang dapat bertelur dan menghasilkan kroto adalah ratu saja. Kami akan menerangkan anggota-anggota koloni semut rangrang berdasarkan riset kami.Ratu : pemimpin koloni, menghasilkan telur krotoCalon ratu : bakalan ratu, tidak menghasilkan telur krotoSemut pekerja: Bertugas mencari makanan, menghasilkan telur krotoSemut prajurit: bertugas menjaga sarang, menghasilkan telur krotoSemut perawat kroto/mandul : bertugas merawat kroto, tidak menghasilkan telur krotoJadi, keterangan di atas menyatakan tidak hanya ratu saja yang dapat menghasilkan kroto, tetapi semut pekerja dan semut prajurit juga bisa menghasilkan kroto. Perbedaannya adalah memang ratu adalah penyumbang terbesar dalam produksi kroto, semut pekerja dan prajurit kesannya hanya membantu menambah hasil produksi kroto. Kami sudah mencoba membudidaya semut rangrang tanpa ratu dan hasilnya lumayan. Syarat utama untuk budidaya semut rangrang tanpa ratu adalah mempunyai banyak semut pekerja dan pengawal, disamping itu ketersediaan makanannya juga harus terjamin dan wajib mengandung protein tinggi.Hasil yang kami dapatkan untuk budidaya ini adalah dapat menghasilkan 2 sampai 3 sendok/ satu minggu untuk ukuran toples bekas kue.Jika kita hitung hasilnya : contoh toples kita hanya mengahasilkan 2 sendok/minggu.2 sendok x 4 minggu = 8 sendokHarga eceran di tampat kami adalah Rp 2000,00/sendok.Jadi hasil yang didapatkan adalah :8 sendok x Rp 2000,00 = Rp 16.000,00/satu toples/satu mingguJadi jika anda mempunyai contoh 50 toples saja atau lebih, bisa anda bayangkan hasilnya. Lumayan bukan ?????Jadi bila ada pernyataan budidaya tanpa ratu itu tidak dapat menghasilkan, itu tidak dibenarkan.

KROTO TANPA RATU TETAP JOS GANDOSSalam kroto. Bagaimana kabarnya semoga punya berita baik tentang semut krotonya. Kali ini flodesta ingin berbagi lagi masalah ternak kroto Tanpa ratu hasilnya tetap joss gandos. Walaupun sudah banyak yang mencoba tetapi banyak yang mengeluh kenapa semutnya ko larva atau telurnya sedikit. Didalam tulisan Kali ini masbro tidak membahas tentang kesampingkan dulu y. Tahu sendiri kan betapa sulitnya mendapatkan ratu semut kroto, kalaupun ada yang menyediakan harganya mahal.Mari kita sedikit mojok sebentar membahas hasil kroto pada ternak kita khusus tanpa ratu. kunci rahasia apa yang bisa seperti itu. Sebenarnya sang at sederhana sekali. Cukup dengan perawatan yang sangat mudah yaitu pemberian makanan yang teratur. Salah satunya adalah kadungan protein dan gula harus terpenuhi secara full euy.Maksud dari terpenuhi secara full adalah makanan Dan minuman jangan sampai terlambat. Dan paling penting yaitu makanan dan minuman selalu ada di didekat toples. Ingat letaknya jangan terlalu jauh banget.Mengapa masbro selalu menyarankan didekat toples, supaya semut lebih agresif mengambil makanan dan minuman dengan cepat. Kemudian yang penting juga pemberian makanan yang alami, yang masbro maksud berasal dari alam saja. Ngerti....kan jane sudah dirembug masbro sebelumnya.Terus seng alami ki opo masbro? hayah ngono wae ditekokno. Ya wes tak baleni meaning. Contone ulet hongkong(uh), ulet kandang (uk), belalang (walang) , jangkrik, coro, cicak didinding, cacing tanah, kepik atau cere lan konco koncone.Sekarang saatnya sahabat flodesta untuk mencoba. Tidak ada kata terlambat yang penting kita mau mencoba, jangan diam saja (action).Semoga apa yang masbro utarakan diatas bisa berguna dan bermanfaat bagi kita semua.

TERNAK KROTO TANPA RATUBegitu pula dalam hal budidaya semut rangrang, meski hanya sekedar semut tetapi mereka punya kehidupan yang sudah tertata secara sistimatis menurut aturan dan normanya yang berlaku ( Koloni semut ). Ada pondasi dasar yang tidak bisa kita ganggu gugat dengan cara apapun. Salah satunya adalah kelengkapan elemen ternak.Jika salah satu elemen ternak itu tidak ada maka akan timbul permasalahan lambatnya perkembangbiakan, sedangkan syarat utama budidaya semut rangrang adalah koloni yang ada banyak serta lengkap maka akan menghasilkan telur kroto melimpahApa saja syarat utama dalam memulai budidaya semut rangrang.Berguru keadaan kehidupan semut rangrang itu sendiri pada saat di alam bebas.Kita bisa memanipulasi faktor pendukung kehidupan koloni semut setelah kita boyong ke kandang tangkar atau kandang ternak. Tetapi faktor utama dalam hal ini tidak bisa kita manipulasi dengan unsur alternatif. Contoh,pada saat semut rangrang di alam bebas kebutuhan akan senyawa yang terkandung dalam gula di dapatkan dari "embun madu atau cairan gula. Embun madu ini di hasilkan dari tinja serangga kecil, lucu dan imut bernama Aphid. Dimana tinja / kotoran si Aphid ini mengandung zat gula seperti trisakarida (misalnya: melezitosa, raffinosa, erlosa), disakarida (maltosa, sukrosa), monosakarida (glukosa dan fruktosa). Selain itu, cairan ini juga mengandung asam amino, protein dan lipid dalam cakupan kecil.Setelah kita menggambil bibit semut rangrang di alam, sementara ini belum ada yang sekaligus mengambil Aphid untuk di budidayakan bersamaan dengan semut rangrang. Sebagai gantinya "Mohon maaf" tinja si Aphid ini pembudidaya memberikan cairan gula kepada koloni semut tangkaran/ ternakan mereka. Prosesnya bagaimana dalam pembuatan cairan pengganti ini ? ( Gula pasir alami yang di hasilkan dari pengkristalan sari tebu di campur dengan air matang pada suhu tertentu )

Teman-teman seperjuangan yang terhormat,...

Dari simulasi di atas dapat kita petik suatu simpulan bahwasanya dari sudut minuman dan makanan saja kita mesti hati-hati dalam menyiapkan asupan yang akan di konsumsi koloni semut budidayaan kita. Contoh di atas dalam pemberian zat gula saja kita harus tahu gula pasir jenis apa dan cara pencampurannya juga bagaimana. Tidak serta merta beli gula di campur air terus di aduk lalu di berikan ke tampungan-tampungan tempat yang akan di konsumsi semut.Kenapa kita tidak boleh asal-asalan dalam membuat dan menyajikan cairan gula ke semut peliharaan kita. Jawabanya karena cairan gula yang kita berikan adalah pengganti cairan yang di hasilkan dari tinja hewan bernama Aphid. Jadi komposisi jumlah zat terlarut minimal harus mendekati senyawa yang di hasilkan oleh "tinja" aphid.

Kami lanjutkan.......

Dalam berguru keadaan semut di alam untuk kita petik intisari dalam proses pembudidayaan selanjutnya adalah Faktor utama koloni semut dalam hal ini Kelengkapan elemen koloni

Dalam budidaya semut rangrang kendala yang sering kali di hadapi adalah mendapatkan MASTER RATU. Master ratu adalah figur pimpinan yang akan memimpin sekaligus melanjutkan kelangsungan regenerasi selanjutnya ( BERTELUR ). Satu master di alam bebas bisa membawahi berpuluh puluh sub koloni. Terbukti meski anda berburu bibit semut rangrang di area luas, berhektar hektar suatu misal tetapi TIDAK ADA jaminan memperoleh Master Ratu ini.Master ratu dalam bulan 4, 5, 6 akan bertelur sepanjang hari dan akan berfase ( Mrungsungi = Ganti kulit ) pada bulan 7 setelah melahirkan calon ratu. Calon ratu berwarna coklat bersayap akan berubah menjadi calon ratu bersayap warna hijau dan pada akhirnya akan terbang ke tempat tertentu untuk membentuk sub koloni. Pembentukan sub koloni butuh waktu karena calon ratu bersayap hijau akan mengalami fase di tandai dengan rontoknya sayap. Setelah sayap rontok calon ratu akan naik kasta menjadi ratu pada sub koloni baru dan akan di melanjutkan generasi berikutnya. Tetapi tampuk kepemimpinan masih ada pada sang Master ratu utama tadi. Republik Kroto sering meminjam istilah ratu bupati, ratu gubernur dan lain-lain tetap di bawah kekuasaan SANG PRESIDEN / SANG MASTER RATU.Ini sebabnya kadangkala sering terjadi pembantaian calon ratu karena salah presepsi / salah penempatan wilayah otoritas . Bakal calon ratu di sebut ratu, ratu muda di bilang master, master standar di anggap master utama. Otoritas wilayah , Area kepemimpinan akan mempengaruhi. artinya apa jika bupati daerah A di ambil dan di suruh jadi bupati di daerah B, maka rakyat, masyarakat daerah B, akan berdemo. Keadaan ini akan terlihat jika kita mencampurkan calon ratu dengan warna coklat dan hijau bersayap selang beberapa saat akan di bantai oleh kawanan semut prajurit, pekerja.Lain halnya jika sang master datang ke tempat A atau B akan di terima dengan suka cita. Keadaan ini bisa kita buktikan jika kita meletakan sang master ratu di tempat yang berbeda dengan sendirinya koloni semut kasta rendah akan segera menerima dengan menggerubuti tetapi bukan membantai.

Kadangkala ada teman yang karena satu dan lain hal ( Mohon ma'af ) mengajarkan beternak tanpa ratu bisa, bagi kami hal ini adalah pendangkalan ilmu budidaya. Beliau tidak sadar tulisan/ artikel akan di copy paste ke blogspot-blogspot yang lain dan dalam hitungan jam. Argumen yang kurang benar ini akan di baca dan aminin oleh banyak teman yang lain. Kenapa mereka meng-aminin dan meng-iyakan karena sebagian dari kita menginginkan instant.

Pada tulisan kami sebelumnya Ujung Tombak Budidaya Kroto sudah di jabarkan bahwa kehadiran figur Master Ratu hukumnya wajib ada jika menginginkan penen kroto stabil dan bukan panen sarang kroto.

Kami pernah menerima pertanyaan , inti pertanyaan tersebut adalah :

" Di jumpai di alam bebas satu sarang semut rangrang berisi banyak labirin / gamet dengan kroto banyak di sela-selanya tetapi ratu tidak ada, semut mana yang bertelur ? "Pertanyaan di atas sederhana tetapi jika salah dalam menjawab akibatnya akan fatal. Mari kita bedah sama-sama.

PERTANYAAN1. Di alam di jumpai satu sarang2. Berisi telur kroto volume banyak3. Tidak di jumpai Ratu4. Semut mana yang bertelur ?5. ASUMSI 11. Semua koloni semut rangrang bertelur baik pekerja maupun prajurit 2. Tanpa ratu sekalipun budidaya semut rangrang bisa berjalan, buktinya di jumpai di alam bebas ada sarang tanpa ratu telur krotonya banyak.ASUM