bk bk islami

146
5/13/2018 BkBkIslami-slidepdf.com http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 1/146  UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI (Penelitian Pada Siswa Kelas X MA Al-Asror Semarang Tahun Ajaran 2008/2009 ) Skripsi Disajikan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memeperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan Dan Konseling Oleh: Muslimatun ibadah

Upload: dwi-bara-sang-provokator

Post on 14-Jul-2015

796 views

Category:

Documents


3 download

TRANSCRIPT

Page 1: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 1/146

 

UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUIBIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI

(Penelitian Pada Siswa Kelas X MA Al-Asror Semarang Tahun Ajaran 2008/2009 )

Skripsi

Disajikan Sebagai Salah Satu Syarat

Untuk Memeperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Bimbingan Dan Konseling

Oleh:

Muslimatun ibadah

Page 2: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 2/146

1301404060

JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2009

Page 3: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 3/146

 

PERSETUJUAN PEMBIMBING

Yang bertanda tangan di bawah ini Dosen Pembimbing Skripsi Fakultas IlmuPendidikan Universitas Negeri Semarang menerangkan bahwa:

Nama :Muslimatun Ibadah

NIM :131404060

Jurusan :Bimbingan dan Konseling

Judul skripsi :Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Bimbingan danKonseling Islami (Penelitian Pada Siswa MA Al-Asror Semarang Tahun Pelajaran2008/2009).

Yang bersangkutan telah selesai bimbingan dan siap ujian dihadapan sidangpenguji skripsi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Demikian surat ini agar digunakan sebagaimana mestinya.

Semarang, Februari 2009

Pembimbing I Pembimbing II

Dr.H.Anwar Sutoyo,M.Pd Dra.H.Awalya,M.Pd

NIP.131570048 NIP.13175415

Page 4: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 4/146

 

HALAMAN PENGESAHAN

Telah Dipertahankan di Hadapan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas IlmuPendidikan, Universitas Negeri Semarang Pada:

Hari :

Tanggal :

Panitia Ujian

Ketua Sekretaris

Drs.Hardjono,M.Pd Drs.Suharso,M.Pd Kons

NIP.130781006 NIP.131754158

Pembimbing I Penguji I

Dr.Anwar Sutoyo,M.Pd Drs.Heru Mugiarso,M.Pd Kons

NIP. 131570048 NIP.131143234

Pembimbing II Penguji II

Dra.Awalya,M.Pd Dr.Anwar Sutoyo,M.Pd

NIP.131754159 NIP.131754159

Penguji III

Page 5: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 5/146

 

Dra.Awalya,M.Pd

NIP.131754159

Page 6: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 6/146

 

PERNYATAAN

Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau seluruhnya.Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujukberdasarkan kode etik ilmiah.

Semarang, Februari 2009

Muslimatun Ibadah

1301404060

Page 7: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 7/146

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO

Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedihhati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamuorang beriman. (Q.S ali-Imran:139)

orang-orang yang beriman dan hati mereka menjaditentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya denganmengingat Allah hati menjadi tentram.(Ar-Rad:28)

PERSEMBAHAN

Untuk suamiku tercinta, ayahanda Ahmad Fakhrur, ibusaiyah, abah abdul syukur, ibu Hj. khamsinah, keduaadekku Anas dan Ulin, ikhwah Rohis FIP, ikhwah Pesantren

Basmala Indonesia, teman teman BK angkatan 2004 sertateman teman kost Halima As-Sadiyya.

Page 8: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 8/146

PRAKATA

Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telahmelimpakan rahmat dan hidayah-Nya kepada penulis sehingga skripsi berjudul Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Bimbingan dan Konseling Islami padaSiswa Kelas X MA Al-Asror Semarang Tahun Pelajaran 2008/2009 dapatdiselesaikan.

Terselesaikannya skripsi ini tidak lepas dari bantuan dan dukungan dariberbagai pihak yang sangat berguna bagi penulis. Untuk itu dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada:

1. Prof.Dr.Sudidjono Sastroatmodjo,M.Si Rektor Universitas Negeri Semarangyang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pendidikan di tingkatUniversitas.2. Drs.Hardjono,M.Pd, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan yang telah memberikanijin penelitian.3. Drs.H.Suharso,M.Pd Kons Ketua Jurusan Bimbingan dan Konseling FakultasIlmu Pendidikan yang telah menyetujui judul penelitian ini.4. Dr.H.Anwar Sutoyo,M.Pd dan Dra.Hj.Awalya,M.Pd selaku Dosen Pembimbingyang telah memberikan ilmu, bimbingan, pengarahan, dengan penuh kesabarandan kebijaksanaan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.5. Mukaeromin,BA, Kepala Sekolah MA Al-Asror Semarang yang telahmemberikan ijin dalam penelitian ini.

Page 9: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 9/146

6. Drs.Subkhi, wali kelas X D yang telah memberikan bantuan dalam penelitian.7. Siswasiswa kelas X MA Al-Asror Semarang atas kesediannnya sebagaipartisipan dan peserta dalam pengambilan data penelitian ini.8. Ayahanda Ahmad Fakhrur dan ibu saiyah yang selalu memberikan doa,motivasi dan cinta kasih yang tidak akan pernah terbalas.9. Suamiku tercinta Kakanda Romi Maali yang selalu memberikan motivasi,

kasih sayang, ketulusan dan doa.10. Abah Abdul Syukur Syah dan Ibu Khamsinah yang selalu mengajarkankesabaran, mengajarkan hikmah di balik kesulitan.11. Keluarga besar di Kotabumi Lampung Utara yang selalu memberikan doa dandukungannya.12. Keluarag besar Pesantern Basmala Indonesia khususnya Rohis FIP, Keluargabesar kost Halima Asadiya yang selalu memberikan motivasi, ukhuwah danwarna baru dalam kehidupan.13. Rekan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang yangtelah mendorong dan memberikan dukungan kepada penulis sehingga skripsiini dapat selesai.Akhirnya penulis berharap agar skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis

khususnya dan pembaca pada umumnya.

Penulis

Page 10: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 10/146

SARI

IBADAH,MUSLIMATUN.2009.Upaya Meningkatkan Kepercayaan DiriMelalui Bimbingan dan Konsling Islami (penelitian pada siswa kelas X MA Al-

Asror Semarang Tahun Ajaran 2008/2009). Jurusan Bimbingan dan KonselingFakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.Pembimbing Dr.anwarsutoyo,M.Pd dan Dra.Awalya.M.Pd.

Kata kunci:kepercayaan diri, bimbingan dan konseling islami

Kepercayaan diri adalah keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihanyang dimikinya dan senantiasa bersumber dari nurani untuk melakukan segala yangkita inginkan bukan dari karya yang dihasilkan sehingga ia merasa puas. Jikaseseorang percaya diri disebabkan karena hasil karyanya maka ketika ia gagal

berkarya ia akan rendah diri. Seorang muslim harus percaya diri, ia harus mampumenghindari tuntutan sosial yang bertentangan dengan ketentuan ilahi, salah satunyaadalah percaya diri untuk melakukan kebaikan meskipun orang lain menolak danmencemoohnya karena pusat kepercayaan dirinya hanyalah Allah, ia akan merasacemas dan gundah ketika berbuat dosa dan merasa percaya diri ketika melakukankebenaran sesuai tuntunan Allah. Tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkankeercayaan diri siswa yang belum optimal.

Hasil pengolahan skala kepercayaan diri siswa MA Al-Asror Semarang yangberjumlah 38 siswa terdapat 8 siswa mempunyai kecenderungan kepercayaan dirirendah. Pendekatan yang digunakan yaitu Bimbingan dan Konseling Islami denganlayanan Bimbingan Kelompok yang di dalamnya menggunakan ayat Al-Quran

sebagai referensi dan medianya pemutaran film inspiratif. Bimbingan kelompokditujukan untuk mencegah masalah dan mengembangkan potensi siswa. Pemahamanayat Al-Quran untuk memberikan cahaya agar qolbu/ hati mudah menerimakebaikan yang datang dari Allah, film sebagai obyek audivisual yang inspirtaif agarmemberikan kesan yang mendalam. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus(siklus I dan siklus II), masing- masing siklus menggunakan tahapan yang meliputitahap perencanaan tindakan, tahap tindakan, tahap obsevasi dan tahap refleksi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri siswa padakondisi awal secara keseluruhan mencapai skor 23.25. Setelah siklus I naik menja

di34.25 dan setelah melalui siklus II bertambah menjadi 36.12 (0.22 dari siklus Idan0.01 dari siklus II). Mendasarkan pada hasil penelitian di atas maka disarankan:(1)Bagi pihak sekolah dapat menyediakan al-quran atau jadawal membaca alquransebelum mulai pelajaran;(2)Pihak sekolah dapat memanfaatkan bimbingan dankonseling islami untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa;(3)siswa MA Al-Asrorkelas X mulai memiliki kecakapan untuk memilih dan memanfaatkan kandungan Al-quran sebagai media bimbingan yang digunakan dalam pelaksanaan Bimbingan danKonseling Islami yang bisa meningkatkan kepercayaan diri;(4) seyogyanya sekolahjuga menjadikan film sebagai sarana untuk membangun karakter siswa.

Page 11: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 11/146

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

PENGESAHAN KELULUSAN ii

PERNYATAAN iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN . iv

PRAKATA . v

SARI .. vii

DAFTAR ISI . viii

DAFTAR TABEL x

DAFTAR GAMBAR .. xi

DAFTAR LAMPIRAN xii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang 11.1 Rumusan Masalah . 51.1 Tujuan Penelitian 6

1.1 Manfaat Penelitian . 71.1 Batasan Masalah 81.1 Sistematika Skripsi 9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Penelitian Terdahulu 11

2.2 Bimbingan dan Konseling Islami

2.2.1 Pengertian Bimbingan dan Konseling Islami 14

2.2.2 Prinsip Dasar Bimbingan dan Konseling Islami 17

2.2.3 Landasan Bimbingan dan Konseling Islami . 19

2.2.4 Asas Asas Bimbingan dan Konseling Islami . 20

2.2.5 Tujuan Bimbingan dan Konseling Islami . 24

2.2.6 Fungsi Bimbingan dan Konseling Islami . 27

2.3 Bimbingan kelompok

Page 12: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 12/146

2.3.1 Pengertian .......................................................................................... 27

2.3.2 Manfaat ............................................................................................ 28

2.3.3 Macam-Macam Kelompok ................................................................ 29

Page 13: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 13/146

2.3.4 Dinamika Kelompok .......................................................................... 29

2.3.5 Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kohesivitas Kelompok ............ 30

2.3.6 Tipe-Tipe Kepemimpinan ..................................................

............... 30

2.3.7 Peranan Pemimpin Kelompok ........................................................... 32

2.3.8 Tahap-Tahap Perkembangan Kelompok .......................................... 32

2.3.9 Teknik-Teknik ................................................................................... 33

2.4 Kepercayaan diri

2.4.1 Pengertian Kepercayaan diri .. 35

2.4.2 Sumber Rasa Tidak Percaya Diri .. 38

2.4.4 Kateristik Atau Ciri-Ciri Individu yang Percaya Diri 39

2.4.5 Jenis-Jenis Kepercayaan Diri . 40

2.5 Menumbuhkan Kepercayaan Diri 44

2.6 Keterkaitan Antara Kepercayaan Diri

dengan Bimbingan dan Konseling Islami .. 47

2.7 Mengembangkan Kepercayaan Diri . 50

2.8 Hipotesis .. 57

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Pendekatan yang Digunakan .......... 58

3.2 Subyek Penelitian ........... 60

3.3 Langkah Langkah Penelitian ... 60

3.4 Metode dan Alat Pengumpul Data ..... 69

3.5 Validitas dan Reliabilitas Instrument ..... 72

3.6 Teknik Analisis Data ...... 75

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Page 14: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 14/146

 

4.1 Hasil Penelitian 76

4.1.1 Keadaan Awal .................................... 78

4.1.2 Hasil Penelitian Siklus I . 81

4.1.3 Hasil Penelitian Siklus II ... 91

4.2 Pembahasan . 96

4.3 Hambatan Hambatan yang Dialami Dalam Proses Penelitian . 100

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan 101

5.2 Saran . 102

DAFTAR PUSTAKA .. 104

LAMPIRAN  

Page 15: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 15/146

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Penyusunan Rencana Tindakan 612. Norma Kriteria Kepercayaan Diri ............................................................ 643. Rencana Tindakan 684. Peningkatan Kecenderungan KepercayaanDiri Secara Keseluruhan .. 77

5. Peningkatan Kepercayaan Diri Secara Individu 786. Kondisi Awal Kecenderungan Kepercayaan DiriSecara Keseluruhan .. 79

7. Nomor Responden dan Perubahannya .. 808. Rencana Pelaksanaan Tindakan I .. 819. Rencana Pelaksanaan Tindakan II 8510. Analisis Perorangan Pasca Siklus I .. 8911. Analisis Per Subvariabel .. 9012. Rencana Pelaksanaan Tindakan Sikus II .. 9113. Analisi Perorangan Pasca Siklus II 9414. Analisi Per Sub Variabel Pasca Siklus II .. 95

Page 16: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 16/146

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Skema Siklus Tindakan Kelas 672. Kondisi Awal Kecederungan Kepercayaan

Diri Secara Keseluruhan . 80

Page 17: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 17/146

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

Lampiran 1.skala penelitian

1.1 Kisi-Kisi Skala try out Kepercayaan Diri.. 1061.2 Skala try out kepercayaan diri . 1071.3 Kisi-kisi skala penelitian kepercayaan diri 1121.4 Skala penelitian kepercayaan diri ................................................................ 113

Lampiran 2.tabulasi data

2.1 tabulasi data hasil try out 117

2.2 tabulasi data hasil penelitian .. 121

Lampiran 3.perhitungan validitas dan reliabilitas skala kepercayaan diri .. 122

Lampiran 4. hasil skor kepercayaan diri .. 123

Lampiran 5.kisi kisi pedoman observasi 124

Lampiran 6. rencana tindakan . 128

Lampiran 7.Permohonan Ijin 130

Lampiran 8.Surat Keterangan Penelitian 132

Lampiran 9.Lembar Bimbingan . 131

Page 18: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 18/146

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG MASALAH

Perkembangan teknologi yang semakin pesat memungkinkan manusiamengakses dan memperoleh informasi dengan mudah dari belahan bumimanapun. Perkembangan teknologi tersebut menuntut manusia agar berkembangsesuai dengan perkembangan zaman serta menuntut kedewasaan dalam menyikapiperkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mengglobal. Sikap

kedewasaan inilah yang akan mampu menghantarkan manusia menjadi makhlukyang berwawasan luas dan mampu mengembangkan potensi yang dimilikinyadengan memanfatkan sarana teknologi informasi dan telekomunikasi.

Media massa mempunyai side effect yang besar dalam kehidupanmanusia, baik media cetak maupun media elektronik. Media elektronik khususnyatelevisi mampu mempengaruhi pola fikir dan prilaku seseorang dalam menyikapikehidupan dewasa ini, karena media televisi tidak hanya menayangkan informasiberupa pengetahuan, sosial-budaya, politik, hukum, hiburan, olahraga dan masihbanyak lainnya, namun media televisi banyak juga menayangkan iklan-iklanlayanan masyarakat dengan menjadikan model perempuan sebagai objek gunamenarik konsumen. Dalam berbagai iklan, perempuan diekspose sangatmerugikan. Tubuhnya dieksploitasi untuk mengumbar definisi cantik versi

standardisasi pasar dengan cara memamerkan rambut, kulit wajah yang mulus,perut langsing, betis indah dan kulit putih.

Page 19: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 19/146

Di samping itu iklan iklan di media juga memaparkan tubuh lelaki yangideal yaitu tinggi, kulit bersih, atletis,dan berotot. Sehingga Maraknya iklanproduk mengakibatkan banyaknnya perempuan dan laki laki sebagai korbaniklan yang memungkinkan terciptanya kondisi masyarakat dengan citra danestetika konsumtif yang sangat kondusif serta permisif bagi kelangsungan sistemkapitalis.

Disamping itu peran media massa sangat besar dalam pembentukankepercayaan diri seseorang. Informasi dan iklaniklan tentang citra fisik, telahjauh berhasil membangun presepsi yang semakin menunggal, dalam berbagaihal. Bagaimana seorang perempuan dan laki laki bisa dikatakan menarik, yangbatasannya hanya sifat material saja, tanpa bisa menghargai kelelahan berkarya,belajar, dan kualitas diri, yang sejatinya semua itu merupakan harga yang sangat mahal bila terdapat pada diri seseorang. Dalam sebuah surat kabar, dituliskanberita tentang tewasnya seorang istri seusai operasi plastik untuk mempercantikdiri, namun yang timbul adalah mal praktik dan infeksi akut. Bahkan dalamberita lainnya, seorang suami tidak bisa tidur dengan nyaman lagi setelah meliha

tistrinya tidak bisa lagi memejamkan kelopak matanya meskipun istrinya tengahtidur. Ini terjadi setelah melakukan operasi plastik di luar negeri, supaya kelopakmatanya nampak indah dengan cekungan yang cantik.

Bagi remaja, cacat fisik sedikit saja dapat dianggap sebagai sesuatu yangsangat serius. Remaja mempunyai hasrat yang tinggi untuk bisa selalu up to datedalam penampilan, lebih lebih jika penampilannya dijadikan trend setter dilingkungannya. Menurut remaja penampilan yang menarik dan ideal akan

Page 20: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 20/146

membantu remaja tersebut dalam memperoleh dukungan sosial, popularitas, dandaya tarik lawan jenis maupun teman sebayanya, sehingga hal ini dapat menjadimodal utama remaja untuk lebih percaya diri dalam pergaulan dan menampilkanjati dirinya di kehidupan orang lain.

Gejala rasa tidak percaya diri tersebut bagi remaja adalah wajar, terutama

bagi remaja awal yaitu remaja yang berumur sekitar usia SMP atau sekitar usia13-16 tahun, sedangkan bagi remaja akhir yaitu usia 16-18 atau seusia SMA,gejala tidak peraya diri semestinya sudah terjadi lagi, terutama yang berkaitandengan penampilan tubuh, Karena remaja akhir sudah bisa berpikir realistikterhadap dirinya dalam berbagai hal (Hurlock,1999:239).

Pada kenyataanya masih banyak remaja akhir yang memiliki rasa tidakpercaya diri. Gejala gejala yang paling banyak dan paling mudah ditemui dilingkungan SMA misalnya adanya perasaan grogi saat tampil di depan kelas,timbulnya perasaan malu yang berlebihan ketika mejadi pusat perhatian, adanyaperasaan tidak pantas ketika mendapat pujian, merasa malu menjadi diri sendirikarena merasa dirinya selalu memiliki kekurangan sehingga selalu berusaha untuk

menjadi seperti orang lain dan lainnya (Rini dalam www.e.psiklogi.com). Peneliti juga melihat remaja remaja usia MA saat ini sangat memperhatikan penampilantubuhnya, dengan alasan bahwa hal itu sangat penting selain untuk menambahrasa percaya dirinya dalam pergaulan, hal itu juga untuk lebih diterima oleh temanteman sebayanya. Seperti pendapat Ut (17 th), salah satu siswi Al-AsrorGunungpati Semarang dengan alasan bahwa hal itu sangat penting selain untuk

Page 21: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 21/146

menambah percaya dirinya dalam pergaulan, hal itu juga untuk lebih diterima oleh teman- teman sebayanya.

Selama observasi peneliti juga mendapat informasi dari BK bahwa dikelas X terdapat anakanak yang kepercayaan dirnya kurang, seperti kurang pe-de

ketika mengungkapakan pendapat di kelas, malu memakai seragam sesuai aturansekolah dan sebaliknya mereka lebih senang mengikuti penampilanpenampilanartis di tv seperti memakai pakaian yang ketat, baju dikeluarkan sehingga perludiberikan treatment untuk bisa meningkatkan kepercayaan dirinya.

Fenomena tersebut mengindikasikan bahwa mereka mengalami krisiskepercayaan diri sebagaimana Hakim (2005:10) mengatakan bahwa rasa tidakpercaya diri disimpulkan sebagai suatu keyakinan negatif seseorang terhadapkekurangan yang ada di berbagai aspek kepribadiannya sehingga ia merasa tidakmampu untuk mencapai berbagai tujuan di dalam kehidupannya.

Hilangnya rasa percaya diri menjadi sesuatu yang amat mengganggu,

terlebih ketika dihadapkan pada tantangan ataupun situasi baru. Orang yang tidakpede mempunyai kekhawatiran bahwa ia akan mendapat penolakan darilingkungan. Kekhawatiran yang ada tersebut sangat besar sehingga mendorongindividu melakukan apapun untuk menepis kekhawatiran dari penolakanlingkungan. Tidak jarang individu melakukan halhal yang sebenarnya tidaksesuai dengan kepribadian dirinya. Ia merasa untuk dapat diterima di suatulingkungan harus melakukan berbagai macam cara agar dirinya mendapatpengakuan dari lingkungan.

Page 22: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 22/146

Berdasarkan pengamatan penulis, siswa MA Al-Asror masih mempunyaikecenderungan kepercayaan diri rendah. Hal ini terlihat dari sikap mereka waktudi kelas yang masih malu menjawab pertanyaan dari guru, cara berpakaian merekayang mengikuti model sinetron di televisi, seperti perempuan berpakaian seragamyang ketat, laki laki memakai seragam celana yang lebar padahal semua itutidak diperbolehkan oleh aturan sekolah. Hal itu dilakukan dengan dalih untuk

menambah keercayaan diri di lingkungan teman-teman.

Berbagai upaya telah dilakukan orang untuk meningkatkan rasa percayadiri, mengikuti sekolah kepribadian, mengikuti trainingtraining atau bahkanbelajar mandiri dengan mencari referensi dari buku buku, akan tetapi dalampelaksanannya terkadang tidak memperhatikan informasi yang telah diberikanoleh sang pencipta yang telah menciptakan manusia, yang fungsinya untukmengatur manusia. Padahal setiap manusia sudah dianugerahi fitrah iman yangtentunya akan condong kepada nilai nilai ilahiyah. Untuk itu layanan Bimbingandan Konseling Islami merupakan sarana untuk mengembangkan fitrah imanmanusia dengan bersumber dari Al-Quran dan Al-hadits yang mampumeningkatkan kepercayaan diri dengan menyadarkan makna kalimat thoyibah 

bahwa hanyalah Allah sumber kepercayaan diri.

1.2 MASALAH

Masalah dapat dijabarkan dalam pertanyaan yang lebih spesifik sbb:

1. Apakah bimbingan dan konseling islami ini dapat mendorong siswa untuktampil lebih percaya diri?

Page 23: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 23/146

2. Apakah siswa bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses konseling yangdilakukan?3. Media bimbingan jenis apakah yang digunakan dalam pelaksanaanBimbingan dan Konseling Islami yang bisa meningkatkan kepercayaan diriMA Al-Asror kelas X Semarang tahun ajaran 2008/2009?a. Apakah berupa manusia, atau pengganti manusia (Islam)?

b. Bagaimana karakteristik manusia yang layak untuk dijadikan mediabimbingan ?c. Jika bisa memanfaatkan film dalam bentuk CD, film jenis yang mana ?

4. Bagaimana cara mengetahui berhasil atau tidaknya dari proses konseling yangdilakukan?

1.3 TUJUAN

Tujuan dijabarkan menjadi tujuan khusus, yaitu:

1. Mengetahui apakah bimbingan dan konseling islami ini dapat mendorongsiswa untuk tampil lebih percaya diri?2. Mengetahui apakah siswa bersungguh-sungguh dalam mengikuti proseskonseling yang dilakukan?3. Mengatahui media bimbingan jenis apakah yang digunakan dalampelaksanaan bimbingan dan konseling islami yang bisa meningkatkankepercayaan diri siswa?

a. Apakah berupa manusia, atau pengganti manusia (Islam) ?

Page 24: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 24/146

b. Bagaimana karakteristik manusia yang layak untuk dijadikan mediabimbingan ?c. Jika bisa memanfaatkan film dalam bentuk CD, film jenis yang mana?

4. Mengetahui Bagaimana cara mengetahui berhasil atau tidaknya dari proses

konseling yang dilakukan?

1.4 MANFAAT PENELITIANManfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:

1. Manfaat teoritisHasil penelitian ini diharapkan dapat menambah khasanah ilmupengetahuan dalam bidang bimbingan dan konseling, khususnya tentang

peningkatan kepercayaan diri siswa melalui bimbingan konseling Islami.

2. Manfaat praktis.. Pihak sekolah dapat menyediakan tafsirtafsir Al-quran gunamenunjang siswa dalam memahami ayat ayat Al-quran... Bagi sekolah dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri siswasearah dengan pribadi kaum intelektual dan sekaligus meminimalisirpotensi potensi yang tidak searah dengan pribadi siswa... siswa MA Al-Asror kelas X mulai memiliki kecakapan untuk memilihdan memanfaatkan kandungan Al-quran sebagai media bimbinganyang digunakan dalam pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Islamiyang bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Page 25: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 25/146

.. siswa dapat memahami kandungan Al-quran yang bermanfaat untukmeningkatkan kepercayaan diri.. siswa yang mempunyai pemahaman mendalam terhadap kandunganAl-quran agar dapat membimbing sesama rekan siswa gunamemotifasi dalam menumbuhkan kepercayaan diri.

1.5 BATASAN MASALAHPenelitian ini membatasi masalah hanya pada upaya meningkatkankepercayaan diri siswa MA Al-Asror kelas X tahun ajaran 2008/2009 denganmelalui Bimbingan dan Konseling Islami.

1. Kepercayaan diriRasa percaya diri secara sederhana bisa dikatakan sebagai suatukeyakinan seesorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinyadan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai

berbagai tujuan di dalam hidupnya (Hakim, 2005: 6).

2. Bimbingan dan konseling islamiAinur Rahim Faqih (2001 : 1) bahwa Bimbingan dan KonselingIslami adalah proses pemberian bantuan terhadap individu agar mampuselaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah SWT, sehingga dapatmencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Page 26: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 26/146

1.6 SISTEMATIKA SKRIPSI

Untuk memberi gambaran yang menyeluruh dalam skripsi ini, maka perlu

disusun sistematika skripsi. Skripsi ini terdiri atas tiga bagian yaitu bagian awal,bagian pokok, dan bagian akhir.

1. Bagian awal skripsi memuat tentang halaman judul, persetujuanpembimbing, halaman pengesahan, pernyataan, motto dan persembahan,kata pengantar, sari, daftar isi, daftar table, daftar grafik, daftar bagan, dan daftar lampiran.2. Bagian pokok skripsi terdiri atas lima bab, yaitu: Bab I pendahuluan. PadaBab ini dijelaskan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah,tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah, dan sistematika

skripsi.Bab II landasan teori. Pada Bab ini dijelaskan tentang beberapa konsepteoritis yang mendasari penelitian ini, yaitu (a), Bimbingan dan KonselingIslami meliputi: (1) prinsip dasar konseling Islami, (2) pengertianKonseling Islami, (3) landasan Bimbingan Konseling Islami, (4) asas  asas Bimbingan Konseling Islami, (5) tujuan Bimbingan Konseling Islami,(5) keterkaitan antara kepercayaan diri dan bimbingan konseling islami,bimbingan kelompok meliputi: (1) pngertian bimbingan kelompok,(2)manfaat bimbingan kelompok,(3) macam-macam bimbingn kelompok,(4)dinamika kelompok, (5) factor yang memepngaruhi kohesivitaskelompok,(6) tipe kepemimpinan,(7) peranan pemimpin,(8) tahap-tahapperkembnagan kelompok, kepercayaan diri meliputi: (1) pengertian

Page 27: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 27/146

kepercayaan diri (2) jenis jenis kepercayaan diri (3) faktor faktor yangmempengaruhi kepercayaan diri (5) upaya mengembangkan kepercayaandiri , (6) hipotesis tindakan.

Bab III metode penelitian. Pada Bab ini dijelaskan tentang : (a)pendekatan yang digunakan, (b) langkah langkah penelitian meliputi: (1)

penyusunan rencana, (2) pelaksanaan tindakan, (c) metode dan alatpengumpul data, (d) teknik analisis data.

Bab IV hasil penelitian dan pembahasan. Pada Bab ini dijelaskanmengenai : (a) hasil penelitian meliputi: (1) keadaan awal, (2) hasilpenelitian siklus I, dan (3) hasil penelitian siklus II, (b) pembahasan dan(c) kendala pelaksanaan penelitian.

Bab V penutup. Pada Bab ini dijelaskan mengenai simpulan dan saran

3. Bagian akhir skripsi ini memuat tentang daftar pustaka dan lampiran  

lampiran yang mendukung penelitian.

Page 28: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 28/146

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Penelitian TerdahuluPenelitian terdahulu merupakan penelitian yang sebelumnya telah

dilakukan oleh peneliti lain dengan tujuan mendapatkan hasil penelitian tertentu.Beberapa penelitian tentang kepercayaan diri yang telah dipublikasikan antaralain:

2.1.1 Keefektifan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan KepercayaanDiri Siswa yang Tidak Naik Kelas.

Peneliti: Dwi Lasitosari, mahasiswa BK angkatan 2003.

Berdasarkan penelitian ini kepercayaan diri adalah kesadaran individuakan kekuatan dan kemampuan yang dimilikinya, meyakini adanya rasa percayadiri dalam dirinya, merasa puas terhadap dirinya baik yang bersifat batiniahmaupun jasmaniah, dapat bertindak sesuai dengan kapasitasnya serta mampumengendalikannya.

Hasil penelitian dari metode analisis data yang digunakan adalah analisisT-test. Dari perhitngan deskripsi presentase pada pre test kelompok kontrolmemperoleh 50,22% dan post test 50,22% sedangkan pre test kelompokeksperimen diperoleh 39,49 % dan post test 67,63%. Dari hasil pre test kelompokeksperimen dan post test menunjukkan bahwa tingkat kepercayan diri siswa yang

tidak naik kelas di SMA N 4 Semarang tergolong rendah. Melalui bimbingankelompok siswa belajar untuk bisa menerima diri sendiri, menghargai orang lain

Page 29: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 29/146

di dalam suasana kelompok sehingga kepercayaan diri siswa semakin meningkatdi dalam kehidupan sehari- hari.

Keterkaitan penelitian di atas dengan penelitian yang akan dilakukanpeneliti bahwa percaya diri efektif ditingkatkan melalui bimbingan kelompok,sehingga kemungkinan besar upaya peningkatan percaya diri dapat diterapkan di

lingkungan siswa melalui layanan bimbingan dan konseling islami dalam suasanakelompok secara tepat dan efesien.

2.1.2 Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Interaksi Sosial SiswaKelas III Pada Sekolah Di SLTP Negeri Kota Tegal Tahun Pelajaran 2002/2003.

Peneliti: Ahmad Jaelani, mahasiswa BK angkatan 2000

Berdasarkan penelitian ini kepercayan diri adalah keberanian beraktivitasyang didasari atas keakinan akan kemmapauan yang dimilikinya dan kemandirianberaktivitas yang ditunjukkan dan diakui orang lain dalam meraih prestasi yangdiharapkan.

Hasil penelitian menunjukkan teknik korelasi product moment diperolehr rxy = 0,701. Oleh karena itu r hitung sebesar 0,701 sedangkan pada r tabel 0,344pada taraf signifikansi 5% atau tingkat kepercayaan 95%. Dalam hal ini keduavariabel kepercayaan dengan interaksi sosial siswa sangat erat hubungannya.Siswa yang mempunyai interaksi sosial aktif mampu mempunyai tingkatkepercayaan diri yang tinggi.

Page 30: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 30/146

Keterkaitan penelitian di atas dengan penelitian yang akan dilakukanpeneliti bahwa kepercayaan diri mempunyai hubungan korelasional denganhubungan interaksi sosial, individu yang semakin banyak berinteraksi dengansesama cenderungn mempunyai kepercayan diri yang tinggi. Oleh karena itu besarharapan kepercayaan diri siswa dapat ditingkatkan melalui interaksi kelompokyang terjadi dalam bimbingan dan konseling islami.

2.1.3 Hubungan Percaya Diri Dengan Perilaku Konsumtif (di UniversitasMuhammadiyah Malang).

http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jiptumm-gdl-sl-2003-windy-8811-percaya-di

oleh : Windy Asmiana

Penelitian yang dilakukan Panduranti (2001: 59) tentang hubungan antararasa percaya diri dan perilaku konsumtif pada mahasiswi. Subjek penelitian yangterdiri dari beberapa ratus mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malangmenunjukkan bahwa percaya diri mempunyai hubungan negatif dengan perilakukonsumtif. Maksudnya apabila rasa percaya diri tinggi maka perilakukonsumtifnya rendah, begitu pula sebaliknya. Individu yang percaya dirinyarendah maka konsumtifnya tinggi.

Di lingkungan mahasiswa, kebanyakan perilaku konsumtif timbul karenapengaruh lingkungan pergaulan, oleh karena itu seseorang harus pandai memilihlingkungan yang akan menghantarkannya kepada kesuksesan dan memikirkannyadengan matang setiap keputusan yang akan diambil.

Page 31: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 31/146

Beberapa penelitian terdahulu yang tercantum di atas mengenaikepercayaan diri mendukung dan memiliki keterkaitan dengan penelitian yangakan dilaksanakan oleh peneliti. Dari beberapa penelitian terdahulu menyebutkanbahwa kepercayaan diri dapat berpengaruh pada kondisi psikologis, sosiologis dan biologis seseorang dari berbgai tingkatan usia serta tingkatan kepercayaan diri

seseorang dapat ditingkatkan. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti di ataspeneliti berupaya meningkatkan kepercayaan diri pada siswa melalui bimbingandan konseling islami.

2.2 Bimbingan dan Konseling Islami

2.2.1 Pengertian Bimbingan dan Konseling IslamiAda beberapa defenisi tentang Bimbingan dan Konseling Islami dalamhttp://islamintelek.blogspot.com/2007/11/bimbingan-dan-konseling-islami.html yaitu:

Thohari (1992 : 9) mendefinisikan Bimbingan dan Konseling Islamisebagai suatu proses pemberian bantuan terhadap individu agar menyadarikembali eksistensinya sebagai makhluk Allah SWT yang seharusnya hidup selarasdengan ketentuan dan petunjuk Allah SWT, sehingga dapat mencapaikebahagiaan dunia dan akhirat.

Yahya Jaya (2004 : 108) menyatakan bahwa Bimbingan dan KonselingIslami adalah pelayanan bantuan yang diberikan oleh konselor agama kepadamanusia yang mengalami masalah dalam hidup keberagamaannya, inginmengembangkan dimensi dan potensi keberagamaannya seoptimal mungkin, baik

Page 32: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 32/146

secara individu maupun kelompok, agar menjadi manusia yang mandiri dandewasa dalam beragama, dalam bidang bimbingan akidah, ibadah, akhlak, danmuamalah, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung berdasarkankeimanan dan ketaqwaan yang terdapat dalam al-Quran dan Hadits.

Sedangkan menurut Sutoyo (2007:24-25) menyatakan bahwa Bimbingan

dan Konseling Qurani adalah upaya membantu individu belajar mengembangkanfitrah dan atau kembali kepada fitrah, dengan cara memberdayakan (enpowering)iman, dan kemauan yang dikaruniakan Allah Swt. Kepadanya untuk mempelajarituntunan Allah dan Rasul-Nya, agar fitrah yang ada pada individu itu berkembangdengan benar dan kokoh sesuai tuntunan Allah Swt.

Dari pengertian di atas dapat difahami bahwa Bimbingan dan KonselingIslami merupakan proses pemberian bantuan kepada individu dalam menjalanikehidupannya agar senantiiasa selaras dengan fitrah kemanusiannya, serta dapathidup di tengah-tengah masyarakat sesuai norma yang dianut dan sesuai dengantuntunan al-quran dan hadits sehingga mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Perlu disadari oleh setiap individu bahwa hidup bukan hanya di duniasaja, tetapi ada kehidupan yang lebih kekal yaitu kehidupan akhirat. Dapat jugadikatakan bahwa Bimbingan dan Konseling Islami mempunyai orientasi jauh kedepan,bukan hanya berorientasi kekinian,namun agar menselaraskankehidupan didunia dan akhirat. Oleh karenanya pelaksanaan Bimbingan danKonseling Islami membutuhkan kompetensi khusus yaitu konselor yangmempunyai pemahaman agama yang mendalam dan mentaatinya atau individuyang mempunyai kompetensi konseling dan berusaha menjadi muslim yang taat.

Page 33: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 33/146

Hal ini dilakukan agar konselor benarbenar bisa membimbing klien sesuaidengan kaidah agama yang benar, mampu menjadikan informasi dari Dzat yangMaha Tahu sebagai referensi dalam membimbing klien, yaitu Al-Quran yangkebenarannya tidak ada keraguan di dalamnya dan menjadikan hadits nabiteladan dalam hidup.

Hal senada disampaikan Ainur Rahim Faqih (2001 : 1) bahwa Bimbingandan Konseling Islami adalah proses pemberian bantuan terhadap individu agarmampu selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah SWT, sehingga dapatmencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Digunakannya Al-quran danhadits sebagai referensi dalam membimbing, agar klien dapat menerapkan polahidup yang sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasul-Nya sehingga dapatmencapai keseimbangan hidup yaitu bahagia dunia dan akhirat.

Dalam kehidupannya, individu diberi kebebasan memilih apa yangmenjadi tujuan guna meraih kebahagian hidup dengan dibekali akal dan hatinurani. Tentu saja Hati nurani yang sehat pada dasarnya akan selalu mengajakindividu kepada kebaikan karena menurut Al-Quran bahwa sebelum bumi dan

manusia diciptakan, ruh manusia telah mengadakan perjanjian dengan Allah,Allah bertanya kepada manusia:....Bukankan aku Tuhanmu? lalu ruh manusiamenjawab:Ya, kami bersaksi....!(Q.S Al-Araf:172). Menurut Sutoyo (2007: 69)kecenderungan berperilaku positif pada manusia adalah merupakan aktualisasifitrah iman yang ada pada setiap individu. Sedangkan akal merupakan anugerahyang harus digunakan untuk berfikir merenungkan episode episode yangmemuat nasehat. Oleh karena itu yang sering Allah Swt tekankan setelah

Page 34: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 34/146

memaparkan kisah adalah Laallahum yatafakkarun, agar mereka berfikir.Sehingga berfikir merupakan keniscayaan yang wajib dilakukan oleh orangmuslim. Manusia yang tidak mau mendayagunakan akal untuk berfikir merupakanpengingkaran terhadap nikmat Allah yang sudah diberikannya.

Dalam pelaksanaan konseling, peran konselor bersifat membantu dengan

cara memberikan bantuan berbentuk pemberian dorongan dan pendampingandalam memahami dan melaksanakan syariat Allah (Sutoyo,25:2007). Kliendiharapkan aktif dan mempunyai tekad yang kuat agar dapat memepelajari danmengamalkan ajaran agama Allah. Disamping itu klien hendaknya memohonkepada Allah agar diberi kemudahan dalam proses menuju hidup yang lebih baikdengan berpedoman dengan hukum Allah.

2.2.2 Prinsip Dasar Konseling IslamiMenurut Sutoyo (2007: 210-211) Prinsip dasar Konseling Islami adalah

sebagai berikut :

(1). Manusia ada di dunia bukan ada dengan sendirinya, tetapi ada yangmenciptakan yaitu Allah SWT. Ada hukuman atau ketentuan- ketentuanAllah (sunnatullah) yang pasti berlaku untuk semua manusia sepanjangmasa. Oleh sebab itu setiap manusia harus menerima ketentuan Allah itudengan ikhlas.(2). Manusia adalah hamba Allah yang harus selalu ber-ibadah kepada-Nyasepanjang hayat. Oleh sebab itu dalam membimbing individu perludiingatkan bahwa agar segala aktivitas yang dilakukan bisa mengandung

Page 35: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 35/146

makna ibadah, maka dalam melakukannya harus dengan cara Allah danniatkan untuk mencari ridlo Allah.(3). Allah menciptakan manusia dengan tujuan agar manusia melaksanakanamanah dalam bidang keahlian masing masing sesuai ketentuan-Nya(khalifah fil ardh). Oleh sebab itu dalam membimbing indidividu perludiingatkan, bahwa perintah dan larangan Allah yang harus dipatuhi, yang

pada saatnya akan diminta tanggung jawab dan mendapat balasan dariAllah.(4). Manusia sejak lahir dilengkapi dengan fitroh berupa iman, iman sangatpenting bagi keselamatan hidup manusia di dunia dan akherat. Oleh sebabitu kegiatan konseling seyogyanya difokuskan pada membantu individumemelihara dan menyuburkan iman.(5). Iman perlu dirawat agar tumbuh subur dan kokoh, yaitu dengan memahamidan mentaati aturan Allah. Oleh sebab itu dalam membimbing individumampu memahami Al-quran dan mengamalkannya dalam kehidupansehari-hari.(6). Islam mengakui bahwa pada diri manusia ada sejumlah dorongan yang perludipenuhi, tetapi dalam pemenuhannya diatur sesuai tuntutan Allah.

(7). Bahwa dalam membimbing individu seyogyanya diarahkan agar individusecara bertahap mampu membimbing dirinya sendiri Karena rujukan utamadalam membimbing adalah ajaran agama, maka dalam membimbingindividu seyogyanya dibantu agar secara bertahap mereka mampumemahami dan mengamalkan ajaran agama secara benar.

Page 36: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 36/146

(8). Islam mengajarkan agar umatnya saling menasehati dan tolong menolongdalam kebaikan dan taqwa. Oleh Karena itu segala aktivitas individu yangdilakukan dengan mengacu pada tuntutan Allah tergolong ibadah.

2.2.3 Landasan Bimbingan dan Konseling Islami

Landasan utama Bimbingan dan Konseling Islami adalah Al-quran dansunnah rasul, sebab keduanya merupakan sumber dari segala sumber pedomankehidupan umat Islam.

Al-quran dan sunnah rasul dapat diistilahkan sebagai landasan ideal dankonseptual Bimbingan dan Konseling Islami. Dari Al-quran dan sunah rasul itulahgagasan, tujuan dan konsep- konsep (pengertian, makna hakiki) bimbingankonseling Islami bersumber.

Al-quran dan sunnah rasul merupakan landasan utama yang dilihat darisudut asal usulnya, merupakan landasan naqliyah. Maka landasan lain yangdipergunakan oleh Bimbingan dan Konseling Islami yang sifatnya aqliyah adalah filsafat dan ilmu, dalam hal ini filsafat Islami dan ilmu atau landasanilmiah tentu saja yang sejalan dengan ajaran Islam.

Sedangkan Menurut Faqih (2001:5) landasan filosofis Islam bagiBimbingan dan Konseling Islami antara lain adalah:

(1). Falsafah tentang dunia manusia (citra manusia)(2). Falsafah tentang dunia dan kehidupan(3). Falsafah tentang pernikahan dan keluarga

(4). Falsafah tentang pendidikan

Page 37: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 37/146

(5). Falsafah tentang masyarakat dan hidup kemasyarakatan(6). Falsafah tentang upaya mencari nafkah atau falsafah kerjaIlmu ilmu yang membantu dan dijadikan landasan gerak operasionalBimbingan dan Konseling Islami (Faqih : 2001:6) antara lain:

(1). Ilmu jiwa (psikologi)Mengadopsi ilmu ilmu kejiwaan yang bisa dijadikan rujukan pengenalanterhadap individu.

(2). Ilmu hukum Islam (syariah)Mempertimbangkan hukum hukum syariat dalam mengentaskanpermasalahan.

(3). Ilmu- ilmu kemasyarakatan (Sosiologi, Antropologi Sosial dan sebagainya).Bimbingan konseling islami bukan hanya memerlukan ilmu umum sebagairujukan, tetapi memerlukan ilmu agama sebagai pelengkap. Hal tersebut karenaUpaya untuk meningkatkan kepercayaan diri tidak akan cukup hanyamengandalkan rasio saja, tetapi memerlukan ilmu yang lain yaitu agama, yangmampu mengungkap hal hal yang sifatnya di luar kemampuan manusia.

2.2.4 Asas Asas Bimbingan dan Konseling IslamiAsas asas pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Islami sebagai berikut(Faqih, 2001: 22-35), antara lain:

(1). Asas kebahagiaan dunia akheratKebahagiaan hidup duniawi, bagi seorang muslim hanya merupakankebahagiaan yang sifatnya sementara, kebahagiaan akheratlah yang menjadi

Page 38: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 38/146

tujuan utama, sebab kebahagiaan akherat merupakan kebahagiaan abadi,yang sangat banyak.

(2). Asas fitrohBimbingan Konseling Islami merupakan bantuan kepada klien untuk

mengenal, memahami dan menghayati fitrohnya, sehingga segala geraktingkah laku dan tindakannya sejalan dengan fitrohnya tersebut.

(3). Asas Lillahi Taala Bimbingan Konseling Islami diselenggarakan semata-mata karena Allah.Konsekuensi dari asas ini berarti pembimbing melakukan tugasnya denganpenuh keikhlasan, tanpa pamrih, sementara yang dibimbing pun menerimaatau meminta Bimbingan dan Konseling pun dengan ikhlas dan rela pula.

(4). Asas bimbingan seumur hidup

Manusia hidup betapapun tidak akan ada yang sempurna dan selalu bahagia.Dalam kehidupan mungkin saja akan menjumpai berbagai kesulitan dankesusahan. Oleh karena itulah maka bimbingan konseling Islami diperlukanselama hayat masih dikandung badan.

(5). Asas kesatuan jasmaniah rohaniahBimbingan Konseling Islami memperlakukan kliennya sebagai makhlukjasmani dan rohaniah, tidak memandang sebagai makhluk biologis semata,atau makhluk rohaniah semata. Bimbingan dan Konseling Islami membantuuntuk hidup dalam keseimbangan jasmaniah dan rohaniah tersebut.

Page 39: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 39/146

(6). Asas keseimbangan rohaniRohani manusia memiliki unsur daya kemampuan fikir, merasakan ataumenghayati dan kehendak atau hawa nafsu, serta juga akal. Klien yangdibimbing diajak mengetahui apa apa yang perlu dipikirkan, sehinggamemperoleh keyakinan, tidak menerima begitu saja, tetapi juga tidakmenolak begitu saja. Kemudian diajak memahami apa yang perlu dipahami

dan dihayatinya setelah berdasarkan pemikiran dan anlisis yang jernihdiperoleh keyakinan tersebut.

(7). Asas maujudan individuBimbingan Konseling Islami, berlangsung pada citra manusia menurutIslam, memandang seseorang individu merupakan suatu maujud (eksistensi)tersendiri. Individu mempunyai hak, mempunyai perbedaan, danmempunyai kemerdekaan pribadi sebagai konsekuensi dari haknya dankemampuan fundamental potensial rohaniahnya.

(8). Asas sosialitasnya manusiaManusia merupakan makhluk sosial, hal ini diakui dan diperhatikan dalamBimbingan Konseling Islami. Pergaulan, cinta kasih, rasa aman,penghargaan terhadapa diri sendiri dan orang lain, rasa memiliki dandimiliki, semuanya merupakan aspek aspek yang diperhatikan di dalamBimbingan Konseling Islami, karena merupakan ciri hakiki manusia.

Page 40: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 40/146

(9). Asas kekhalifahan manusiaManusia menurut Islam, diberi kedudukan yang tinggi sekaligus tanggungjawab yang besar, yaitu sebagai pengelola alam semesta khalifatullah filard (dasarnya QS. 13:11;30:41)

(10). Asas keselarasan dan keadilanIslam menghendaki keharmonisan, keselarasan, keseimbangan, keserasiandalam segala segi. Dengan kata lain Islam menghendaki manusia berlakuadil terhadap hak dirinya sendiri, hak orang lain hak alam semesta(hewan, tumbuhan, dsb) dan juga hak Tuhan.

(11). Asas pembinaan akhlaqul karimahManusia menurut pandangan Islam, memiliki sifat sifat yang baik (mulia)sekaligus mempunyai sifat sifat lemah, seperti telah dijelaskan dalamuraian mengenai citra manusia. Sifat sifat yang baik merupakan sifat yangdikembangkan oleh Bimbingan konseling Islami. Bimbingan konseling

Islami membantu klien memelihara, mengembangkan, menyempurnakansifat sifat yang baik tersebut (dasarnya QS.33:32)

(12). Asas kasih sayangSetiap manusia memerlukan cinta kasih dan sayang dari orang lain. Rasakasih sayang ini dapat mengalahkan dan menundukan banyak hal.Bimbingan konseling Islami dilakukan dengan berlandaskan kasih sayang .sebab dengan kasih sayanglah Bimbingan dan Konseling Islami akanberhasil.

Page 41: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 41/146

(13). Asas saling menghargai dan menghormatiDalam Bimbingan Konseling Islami kedudukan pembimbing dengan yangdibimbing pada dasarnya sama atau sederajat, perbedaannya terletak padafungsinya saja, yakni yang satu memberi bantuan dan yang satu menerimabantuan. Hubungan saling menghormati sesuai dengan kedudukan masing  masing sebagai makhluk Allah (dasarnya QS.4:48)

(14). Asas musyawarahBimbingan Koneseling Islami dilakukan dengan asas musyawarah, artinyaantara pembimbing dengan yang dibimbing atau klien terjadi dialog yangbaik, atau sama lain tidak saling mendiktekan, tidak ada perasaan tertekandan keinginan tertekan (dasarnya QS.3:159)

(15). Asas keahlianBimbingan Konseling Islami dilakukan oleh orang orang yangmemandang memiliki kemampuan keahlian di bidang tersebut, baik

keahlian dalam bidang keahlian dalam metodologi dan teknik teknikbimbingan konseling, maupun dalam bidang yang menjadi permasalahan(obyek garap) bimbingan konseling.

2.2.5 Tujuan Bimbingan Konseling IslamiTujuan konseling Islami menurut Hamdani Bakran Adz-Dzuki (163-164) ,adalah:

(1). Untuk menghasilkan suatu perubahan, perbaikan, kesehatan, dan kebersihanjiwa dan mental. Jiwa menjadi tenang, jinak dan damai (muthmainah),

Page 42: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 42/146

bersikap lapang dada (radhiyah) dan mendapatkan pencerahan taufik danhidayah Tuhannya (mardhiyah).(2). Untuk menghasilkan suatu perubahan, perbaikan dan kesopanan, tingkahlaku yang dapat memberikan manfaat baik pada diri sendiri, lingkungankeluarga, lingkungan kerja, maupun lingkungan social dan alam sekitarnya.(3). Untuk menghasilkan kecerdasan rasa (emosi) pada individu sehingga

muncul dan berkembang rasa toleransi, kesetiakawanan, tolong-menolongdan rasa kasih sayang.(4). Untuk menghasilkan kecerdasan spiritual pada diri individu sehinggamuncul dan berkembang rasa keinginan untuk berbuat taat kepadaTuhannya, ketulusan mematuhi segala perintah-Nya, serta ketabahan untukmenerima ujian-Nya.(5). Untuk menghasilkan potensi ilahiyyah, sehingga dengan potensi itu individudapat melakukan tugasnya sebagai khalifah dengan baik, menanggulangiberbagai persoalan hidup dan dapat memberikan kemanfaatan dankeselamatan bagi lingkungan pada berbagai aspek kehidupan.Menurut Sutoyo (2007:209) tujuan bimbingan konseling Islami,adalah:

(1). Tujuan jangka panjangAgar fitrah yang dikaruniakan Allah kapada indivdu bisa berkembangdan berfungsi baik, sehingga menjadi pribadi kaffah, dan secara bertahapmampu mengaktualisasikan apa yang diimaninya itu dalam kehidupansehari hari, yang tampil dalam bentuk kepatuhan terhadap hukum  

Page 43: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 43/146

hukum Allah dalam melaksanakan tugas kekhalifahan di bumi, danketaatan dalam beribadah dengan mematuhi segala perintah-Nya danmenjauhi segala larangan-Nya.

(2). Tujuan jangka pendek

Terbinanya iman (fitrah) individu hingga membuahkan amal saleh yangdilandasi dengan keyakinan yang benar bahwa:

(a). Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang harus selalu tundukdan patuh pada segala aturan-Nya.(b). Selalu ada kebaikan (hikmah) di balik ketentuan (taqdir) Allahyang berlaku atas dirinya.(c). Manusia adalah hamba Allah, yang harus ber-ibadah kepada-Nyasepanjang hayat.(d). Ada fitrah (iman) yang dikaruniakan Allah kepada setiap manusia,jika fitrah iman dikembangkan dengan baik, akan menjadi

pendorong, pengendali, dan sekaligus pemberi arah bagi fitrahjasmani, rohani, dan nafs akan membuahkan amal saleh yangmenjamin kehidupannya selamat di dunia dan akhirat.(e). Esensi iman bukan sekedar ucapan dengan mulut, tetapi lebih dariitu adalah membenarkan dengan hati, dan mewujudkan dalam amalperbuatan.(f). Hanya dengan melaksanakan syarit agama secara benar, potensiyang dikaruniakan Allah kepadanya bisa berkembang optimal danselamat dalam kehidupan di dunia dan akhirat.

Page 44: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 44/146

Agar individu bisa melaksanakan syariat Islam dengan benar, maka iaharus berupaya dengan sungguh sungguh untuk memahami dan melaksanakankandungan kitab suci Al-Quran dan sunnah rasul-Nya.

2.2.6 Fungsi Bimbingan dan Konseling IslamiFungsi Bimbingan dan Konseling Islami dapat dirumuskan sebagaiberikut:

(1). Fungsi preventif,(2). Fungsi kuratif.(3). Fungsi preservative.(4). Fungsi developmental

Tindakan pencegahan dan pemeliharaan dimaksudkan agar perkembanganiman, islam,dan khsan yang telah dicapai individu tidak kembali ke posisisebelumnya; tindakan penyembuhan dimaksudkan untuk menghilangkanpengaruh negatif yang dapt merusak keimanan, keislaman, dan ikhsan yang adapada individu; tindakan pengembangan dimaksudkan agar iman, islam, dan iksanyan ada pada individu bisa semakin subur mendekati sempurna dan sekaligusterhindar dari kerusakan.

2.3 BIMBINGAN KELOMPOK

2.3.1 Pengertian

Bimbingan kelompok adalah proses pemberian bantuan yang diberikanpada individu dalam situasi kelompok. Bimbingan kelompok ditujukan untukmencegah timbulnya masalah pada siswa dan mengembangkan potensi siswa

Page 45: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 45/146

(Romlah,2001:3). Potensi siswa yang ingin peneliti kembangkan adalahkepercayaan diri dalam lingkup umat islam. Seorang muslim harus percaya diri, ia harus mampu menghindari tuntutan sosial yang bertentangan dengan ketentuanilahi, salah satunya adalah percaya diri untuk melakukan kebaikan meskipunorang lain menolak dan mencemoohnya karena pusat kepercayaan dirinya

hanyalah Allah, ia akan merasa cemas dan gundah ketika berbuat dosa dan merasapercaya diri ketika melakukan kebenaran sesuai tuntunan Allah.

Oleh karena itu peneliti berupaya meningkatkan kepercayaan diri siswamelalui bimbingan dan konseling islami dengan layanan bimbingan kelompok.

2.3.2 Manfaat bimbingan kelompok

Menurut Traxeler dalam Romlah (2001:17) manfaat bimbingan kelompokadalah sebagai berikut:

1. Bimbingan kelompok dapat menghemat waktu khususnya dalammemberikan layanan-layanan yang berguna untuk para siswa.2. Bimbingan kelompok cocok digunakan untuk melaksanakan beberapakegiatan terutama kegiatan yang sifatnya intruksional.3. Bimbingan kelompok menolong individu untuk dapat memahami bahwaorang-orang lain ternyata mempunyai kebutuhan-kebutuhan dan masalah-masalah yang sama.4. Bimbingan kelompok dapat membantu pelaksanaan konseling individual.

Page 46: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 46/146

5. Kegiatan kelompok juga mempunyai nilai penyembuhan kususnya untukkegiatan psikodrama, sosiodrama, dinamika kelompok dan psikoterapikelompok.

2.3.3 Macam-Macam Kelompok

Kelompok dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai susut pandang,misalnya: besarnya interaksi sosialnya, tingkat keakraban hubungan antaranggotanya, varasi kepentingan anggota-anggotanya, jangka waktukebersamaannya, organisasinya atau kombinasi-kombinasi dari hal-hal tersebut.

Dalam penelitian ini termasuk dalam kategori kelompok tertutup karenajumlah anggotanya tetap yaitu individu-individu yang dari awal sampai akhirmenjadi anggota kelompok tersebut. Individu lain tidak boleh masuk ikut kegiatan

 kelompok selama proses kelompok berlangsung.

2.3.4 Dinamika Kelompok

Dinamika kelompok adalah kekuatan-kekuatan yang berinteraksi dalamkelompok pada waktu kelompok melakukan kegiatan-kegiatan untuk mencapaitujuannya (Romlah,2001:32). Dikemukakan pula bahwa produktivitas kelompokakan tercapai apabila ada interaksi yang harmonis antara anggota-anggotanya.

Selanjutnya romlah (2001:33) menyatakan bahwa diantara hal yang perlu

diperhatikan dalam kegiatan-kegiatan kelompok yang dapat menghasilkanperubahan perilaku anggota-anggotanya yaitu makin relevan kegiatan kelompokdengan sikap dan nilai-nilai anggotanya, makin besar pengaruh kelompok. Oleh

Page 47: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 47/146

sebab itu peneliti mengambil setting MA dalam melakukan penelitian denganharapan nilai-nilai islam yang akan dikembangkan sesuai dengan nilai-nilai yangsudah tertanam pada angotanya sehingga mampu menimbulkan dinamikakelompok.

2.3.5 Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kohesivitas Kelompok

1. Bahasa dan proses berfikir yang sama.2. Masalah-masalah dan tujuan yang sama.3. Cara berkomunikasi serta saluran-saluran kamunikasi yang jelasantara anggota.4. Adanya rasa saling memiliki dan dimiliki oleh kelompok.5. Frekuensi pertemuan.6. Hubungan yang bersifat kerjasama.7. Organisasi yang mantap di mana para anggotanya mempunyaitanggung jawab untuk bekerjasama untuk kepentingan kepuasan

kebutuhan masing-masing anggota.

2.3.6 Tipe-Tipe Kepemimpinan

2.3.6.1 Kepemimpinan otoriter

Pemimpin yang menggunakan kepemimpinan otoriter menganggap bahwapara anggota kelompoknya tanpa bantuannya tidak mampu melakukan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan kelompok atau untuk mengadakan perubahan-perubahan.

Page 48: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 48/146

2.3.6.1Kepemimpinan demokratis

Tipe kepemimpinan yang demkratis juga disebut sebagai kepemimpinanyang berorientasi pada kelompok. Pemimpin yang demokratis menolak tanggungjawab tunggal untuk mengarhkan kelompok, atau untuk mengambil keputusanakhir. Tujuannya adalah untuk mengikutsertakan para anggotanya sedemikian

rupa sehingga setiap anggota memebrikan sumbangan terhadap kesejahteraan laindalam kelompok.

2.3.6.3 Kepemimpinan Laissez-faire

Kepemimpinan Laissez-faire juga disebut dengan kepemimpinanplanless atau sama saja dengan tidak ada pemimpin. Pemimpin yang menganuttipe ini berpendapat bahwa merupakan merupakan tanggung jawab anggota-anggota kelompok untuk mengarhkan kelompok sesuai dengan kepentinganmereka.

Dalam penelitian ini tipe kepemimpinan yang dilakukan ádalah tipe

kepemimpinan demikratis. Peneliti melakukan kerjasama dengan parisipan dalammendiskusikan berbagai macam masalah, partsispan diberi haka-hak untukmendengarakan dan sekaligus berpendapat sehingga tidak ada salingmendominasi.

2.3.7 Peranan pemimpin kelompok

1. Memberikan dorongan emosional (emotional stimulation): memberitantangan, menunjukkan pertentangan, memberi kegiatan, memberiintruksi dengan mengambil resiko pribadi dan sangat tertutup.

Page 49: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 49/146

2. Mempedulikan (caring): memberi dorongan, mengasihi, menghargai,hangat, menerima, tulus dan penuh perhatian.3. Memberikan pengertian (meaning attribution): menjelaskan,mengklarifikasi, menafsirkan, memberikan kerangka berfikir untukberubah, menerjemahkan perasaan-perasaan dan pengalaman-pengalaman ke dalam ide.

4. Fungsi eksekutif (eksekutif function): menettkan batas waktu, aturan-aturan, norma-norma, tujuan-tujuan, mengelola waktu;menentukankecepatan kerja kelompok, waktu berhenti, istirahat, dan emebrikansaran-saran.

2.3.8 Tahap-Tahap Perkembangan Kelompok

2.3.8.1 Tahap orientasi

Tujuan utama tahap orientasi adalah untuk saling mengenal danmengetahui identitas masing-masing anggota kelompok, dan mengembangkankepercayaan anggota kelompok.

2.3.8.2 Tahap pembinaan norma dan tujuan kelompok

Norma-norma yang dikembangkan dalam tahap ini adalah (a) tanggungjawab,(b) responsif terhadap anggota kelompok yang lain,(c) salingketergantungan:anggota kelompok bekerjasama untuk mencapai tujuankelompok;(d) pengambilan keputusan berdasrkan konsensus; (e) masalah yangtimbul harus dihadapi dan dipecahkan bersama-sama.

Page 50: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 50/146

 

2.3.8.3 Tahap produktivitas

Tahap produktifitas dalam kelompok adalah tahap di mana kelompok telahtumbuh menjadi suatu tim yang produktif dan telah mempaktikkan keterampilan-

keterampilan dan sikap-sikap yang diperlukan untuk berinteraksi secara efektifdengan orang lain.

2.3.8.4 Tahap mengakhiri kelompok

Tahap mengakhiri kelompok atau terminasi adalah tahap di mana paraanggota kelompok akan meninggalkan kelompok karena kegiatan kelompoksudah berakhir atau mereka sudah tidak memerlukan bantuan lagi.

2.3.9 Teknik-Teknik

2.3.9.1 Teknik pemberian informasi

Teknik pemberian informasi sering juga disebut dengan metode ceramah,yaitu pemberian penjelasan oleh seorang pembicara kepada sekelompokpendengar. Sebenarnya pemberian informasi tidak hanya diberikan secara lisan,tetapi juga dapat diberikan secara tertulis. Pemberian informasi secara tertulis dapat dilakukan melalui berbagai media, misalnya papan bimbingan, majalahsekolah, rekaman (tape recorder), selebaran video dan film.

2.3.9.2 Diskusi kelompok

Diskusi kelompok adalah percakapan yang sudah direncanakan antara tigaorang atau lebih dengan tujuan untuk memecahkan masalah atau untukmemperjelas suatu persoalan, di bawah pimpinan seorang pemimpin.

Page 51: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 51/146

 

2.3.9.3 Teknik pemecahan masalah

Teknik pemecahan masalah (problem-solving techniques) digunakanuntuk menyebut suatu proses yang kreatif di mana individu-individu menilai

perubahan-perubahan yang ada pada dirinya dan lingkungnnya, dan membuatpilihan-pilihan baru, keputusan-keputusan, atau penyesuaian yang selaras dengantujuan-tujuan dan nilai-nilai hidupnya.

2.3.9.4 Permainan peranan

Permainan peran mempunyai arti sesuatu yang berkaitan denganpendidikan, di mana individu memerankan situasi yang imaginatif dengan tujuanuntuk membantu tercapainya pemahaman diri sendiri, meningkatkanketerampilan-keterampilan, menganalisis perilaku, atau menunjukkan pada orang

lain bagaimana perilaku seseorang atau bagaimana seseorang harus bertingkahlaku.

2.3.9.5 Permainan simulasi

Permainan yang dimaksudkan untuk merefleksikan situasi-situasi yangterdapat dalam kehidupan yang sebenarnya. Tetapi situasi itu hampir selaludimodifikasi, apakah dibuat lebih sederhana, atau diambil sebagian, ataudikeluarkan dari konteksnya.

2.3.9.6 Karyawisata

Page 52: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 52/146

Karya wisata adalah kegiatan yang diprogramkan oleh sekolah untukmengunjungi objek-objek yang ada kaitannya dengan bidang studi yang dipelajarisiswa, dan dilaksanakan untuk tujuan belajar secara khusus.

2.3.9.7 Teknik penciptaan suasana kekeluargaan

Teknik penciptaan kekeluargaan atau homeroom adalah teknik untukmengadakan pertemuan dengan sekelompok siswa di luar jam-jam pelajarandalam suasana kekeluargaan, dan dipimpin oleh guru atau konselor.

Tenik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pemberianinformasi karena di dalamnya terdapat ceramah, dan juga menggunakan mediabimbingan yaitu berupa film motivasi.

2.4 Kepercayaan diri2.4.1 Pengertian Kepercayaan Diri.Beberapa ahli merumuskan definisi kepercayaan diri. Kepercayaan dirimerupakan suatu keyakinan dalam jiwa manusia bahwa tantangan hidup apapunharus dihadapi dengan berbuat sesuatu (Angelis, 2003:10). Dari definisi inimenjelaskan bahwa kepercayan diri merupakan tekad atau kesediaan untukmelakukan sesuatu, bukan berorientasi kepada hasil. Hasil merupakan bagianakhir yang tidak bisa ditebak oleh manusia, oleh karena itu adanya kemauan atautekad yang kuat untuk menghadapi hidup adalah sikap percayaan diri yang kuat.

Percaya diri yang kuat dicerminkan dengan sikap percaya dengan dirisendiri, bahwa ia mampu berbuat dan yakin bahwa manusia diberi kekuatan untuk

Page 53: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 53/146

berusaha. Jadi kepercayaan diri tumbuh karena ada keyakinan bahwa ia mampumelakukan untuk menghadapi masalah dalam hidupnya, keyakinan mampumenghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi, yakin bahwa ia mampu, bukankeyakinan yang muncul karena kemampuan individu dalam menghadapi masalahdan tantangan tersebut, bukan juga keyakinan yang munucul bahwa masalah yangdihadapi tersebut sesuai dengan spesialisasinya. Jika kepercayaan diri muncul

karena seseorang sukses melakukan sesuatu akan pada kesempaatan lain ia akanmengalami krisis percaya diri manakala usahanya tidak suskses.

Hakim (2005: 6) menyatakan: pengertian rasa percaya diri merupakankeyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dankeyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagaitujuan di dalam hidupnya Jadi, individu yang percaya diri adalah individu yangmampu mengenali kelebihan kelebihan dalam dirinya, dengan mengetahuikelebihan tersebut dapat menumbuhkan keyakinan dalam diri bahwa ia mampumelakukan sesuatu.

Siswa yang mempunyai kepercayaan diri mampu mengerti kelebihan  

kelebihan yang ia miliki, mengoptimalkan kelebihan tersebut untuk mencapaitujuan hidupnya, dan mampu menjadikannya standar dalam mencapai target,artinya karena ia menyadari kelebihan kelebihan ia akan menjadi individu yangoptimis, selalu berfikir untuk maju, sebagai rasa syukur terhadap karunia Allah. 

Berbeda dengan individu yang mengalami krisis percaya diri, iamemandang kemampuannya selalu berada di bawah orang lain. Menjadikankelemahan sebagai aib yang besar, dan pikirannya selalu disibukkan dengan

Page 54: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 54/146

kekurangan kekurangan yang ia miliki, sehingga ia hanya mampu memandangbahwa dirinya terlalu rendah di mata orang lain. Hal ini mendorong individu tidakmempunyai pendirian yang kuat tentang gagasan gagasan dalam hidupnyasehingga mudah terdoktrin oleh idealisme orang lain.

Siswa yang idealismenya tentang perempuan/laki-laki menarik sudah sesuaidengan standar iklan di media massa yang mengekspose bentuk tubuh semataakan mempengaruhi sikap dan perilakunya. Informasi ini mendorong siswa selalumenyibukkan diri untuk menutupi kekurangan kekurangan secara fisiknya yaitumenghias dengan berbagai cara agar terlihat cantik/tampan sampai terkadang tidak memikirkan apakah kosmetik yang dipakainya aman atau tidak bagi kesehatandirinya, apakah cara mempercantik dirinya tidak bertentangan dengan aturanagama atau tidak, khususnya cara berpakaian seorang muslimah. Sering kali siswimengabaikan demi mendapat pengakuan lingkungan bahwa ia bisa mengikutiperkemangan zaman. Semua itu mereka lupakan demi mendapatkan kecantikanyang ia inginkan.

Sedangakn Luxory (2004: 4) menyatakan bahwa, percaya diri adalah hasildari percampuran antara pikiran dan perasaan yang melahirkan perasaan relaterhadap diri sendiri. Dengan memiliki kepercayan diri, seesorang akan selalumerasa baik, rela dengan kondisi dirinya, akan berfikir bahwa dirinya adalahmanusia yang berkualitas dalam berbagai bidang kehidupan, pekerjaan,kekeluargaan, dan kemasyarakatan, sehingga dengan sendirinya seseorang yangpercaya diri akan selalu merasakan bahwa dirinya adalah sosok yang berguna danmemiliki kemampuan untuk bersosialisasi dan bekerjasama dengan masyarakat

Page 55: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 55/146

lainnya dalam berbagai bidang. Rasa percaya diri yang dimiliki seseorang akanmendorongnya untuk menyelesaikan setiap aktivitas dengan baik.

Dari beberapa definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diriadalah keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimikinya dansenantiasa bersumber dari nurani untuk melakukan segala yang kita inginkan

bukan dari karya yang dihasilkan sehingga ia merasa puas dengan dirinya.

2.4.2 Sumber Rasa tidak Percaya DiriRasa tidak percaya diri muncul dimulai dari adanya kelemahan- kelemahantertentu di dalam berbagi aspek kepribadian seseorang. Kelemahan pribadimemiliki aspek yang sangat luas dan berkaitan dengan kehidupan di dalamkeluarga sejak masa kecil. Rasa tidak percaya diri akan menghambat seseorangdalam hidupnya, seperti dalam menentukan gaya hidup seseorang.

Berbagai kelemahan pribadi yang biasanya dialami dan sering menjadisumber tidak percaya diri antara lain: cacat atau kelainan fisik; buruk rupa;ekonomi lemah; status sosial; status perkawinan; sering gagal; kalah bersaing;kurang cerdas; pendidikan rendah; perbedaan lingkungan; tidak supel; tidak siapmenghadapi situasi tertentu; sulit menyesuikan diri; mudah cemas dan penakut;tidak terbiasa; mudah gugup; berbicara gagap; pendidikan keluarga kurang baik;sering menghindar; mudah menyerah; tidak bisa menarik simpati orang; sertakalah wibawa dengan orang lain (Hakim, 2005: 12-24).

Luxory (2001: 103) menyatakan bahwa terdapat beberapa perasaan pentingyang mengontrol emosi manusia dan membuatnya kehilangan peraya diri. Mula  

Page 56: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 56/146

mula disebabkan oleh perasaan cemas dan perasaan tidak tenang serta perasaan  perasaan lain yang mengikutinya, seperti malas, kurang sabar, sulit, susah, atau rendah diri. Dengan perasaan tersebut, manusia menjadi ragu akan kemampuandan dirinya. Kurang percaya diri juga dapat disebabkan oleh perasaan khawatirdan pikiran buruk. Perasaan inilah yang menimbulkan perasaan gelisah, tegang,

dan takut, sehingga menjadi kehilangan percaya diri.

2.4.3 Karakteristik atau ciri-ciri Individu yang percaya diriBeberapa ciri atau karakteristik individu yang mempunyai rasa percaya diriyang proporsional (www.e-psikologi.com), adalah :

(1). Percaya akan kompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkanpujian, pengakuan, penerimaan, atau pun rasa hormat orang lain(2). Tidak terdorong untuk menunjukkan sikap konformis demi diterima olehorang lain atau kelompok(3). Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain berani menjadidiri sendiri(4). Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil)(5). Memiliki internal locus of control (memandang keberhasilan ataukegagalan, tergantung dari usaha diri sendiri dan tidak mudah menyerahpada nasib atau keadaan serta tidak tergantung/mengharapkan bantuanorang lain)(6). Mempunyai cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, ornag lain dansituasi di luar dirinya

(7). Memiliki harapan yang realistik terhadap diri sendiri, sehingga ketikaharapan itu tidak terwujud, ia tetap mampu melihat sisi positif dirinya dansituasi yang terjadi.

Page 57: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 57/146

2.4.4 Jenis Jenis Kepecayaan DiriLindenfield (1997:4-10) menjelaskan bahwa kepercayaan diri terdiri daridua jenis yaitu: kepercayaan diri batin dan kepercayaan diri lahir.

Selain dua jenis kepercayaan diri di atas, menurut Angelis (2003: 58) adatiga jenis kepercayaan diri yang perlu dikembangkan, yaitu tingkah laku, emosi,

dan kerohanian (spiritual). Masing masing kepercayaan diri tersebutmempunyai ciri utama yang khas.

2.4.4.1 Kepercayaan Diri Batin

Kepercayaan diri batin mempunyai empat ciri utama, yaitu:

(a). Cinta diriCinta diri yang dimaksud adalah peduli tentang diri mereka sendirisehingga perilaku dan gaya hidup yang mereka tampilkan untuk memeliharadiri sendiri, untuk itu jelaslah bahwa cinta diri pada masingmasing individusangat diperlukan dalam menumbuhkan kepercayaan diri karena setiapindividu akan menghargai dengan baik kebutuhan jasmani maupunrohaninya, sehingga diharapkan: (1) Mampu menghargai diri, (2) Mampumemanfaatkan diri ,(3) Mampu menentramkan diri.

(b). Pemahaman diriAdanya pemahaman diri maka dalam individu akan tumbuh kesadarandiri. Berangkat dari kesadran diri itulah mereka tidaka akan terus menerus

merenungi diri sendiri. Dengan pemahaman diri individuindividu akan sadardiri. Berangkat dari kesadaran diri inilah mereka tidak akan terus menerus

Page 58: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 58/146

merenung diri sendiri. Dari penjelasan tersebut jelaslah bahwa pemahamandiri dapat memberikan suatu kesadaran akan kelebihan dan kekurangan diri,terbuka menerima kritik dan saran sehingga akan tumbuh (1) Kesadaran tahudiri, (2)Kesadaran mengerti diri ,(3) Kesadaran menerima diri.

(c). Tujuan yang jelasOrang yang percaya diri selalu tahu tujuan hidupnya, mantap dalammengambil keputusan. Hal tersebut karena mereka mempunyai pikiran yangjelas mengapa mereka melakukan tindakan tertentu dan mereka tahu hasil apayang bisa diharapkan. Individu yang mempunyai tujuan yang jelas jugamempunyai semangat hidup yang tinggi karena hidupnya terarah, sehinggamenumbuhkan motivasi.

(d). Berfikir positifOrangorang yang percaya diri selalu berfikir positif, memandangkehidupan dari sisi yang cerah dan selalu berusaha mencari pengalaman dan

hasil yang bagus. Mampu berfikir masa depan akan lebih baik dari masa lalu,tidak pernah merasa gagal dalam hidupnya, karena setiap kejadian membawapengalaman yang akan menuntun perjalanan di masa depan. Tidakmemandang hidup sebagai hal yang sulit, karena yakin bahwa semua masalahbisa diatasi, bersama kesulitan ada kemudahan.

2.4.4.2 Kepercayaan Diri LahirKepercayaan diri ini cenderung memberikan kesan pada dunia luar untukitu ada beberapa keterampilan yang perlu dikembangkan yaitu:

Page 59: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 59/146

(1). KomunikasiSugiyo (2005:1) komunikasi mengandung pengertian memberitahukandan menyebarkan informasi, berita, pesan, pengetahuan, nilai, dan pikirandengan maksud agar menggugah partisipasi dan selanjutnya orang yangdiberitahukan tersebut menjadi mailik bersama. Dengan memiliki dasaryang baik dalam bidang keterampilan berkomunikasi maka kemampuan

berbicara dengan bahasa yang baik, kemampuan mendengarkan denganpenuh perhatian dan mampu membaca maupun menerima bahasa non verbalserta mampu menempatkan topik pembicaraan dengan tepat dapatmemberikan nilai positif dalam berkomunikasi.

(2). KetegasanSikap agresif dan pasif akan melemahkan kepercayaan diri sesorang.Untuk menghindari hal tersebut pada diri individu diperlukan sikap tegassehingga mampu: a) menyatakan kebutuhan secara langsung dan terusterang, b) membela hak pribadi dan orang lain, c) melakukan kompromiyang dapat diterima dengan baik, d) memberi dan menerima kritik yang

membangun dan ,f) menyampaikan keluhan secara efektif.

(3). Penampilan diriKeterampilan ini akan mengajarkan pada anak betapa pentingnyatampil sebagai orang yang percaya diri. Dalam kehidupan sehari harisetiap orang pasti tampil diri. Untuk dapat tampil diri; memilih gaya pakaiandan warna yang paling cocok dengan kepribadian dan kondisi fisik masing  masing; memilih pakaian yang cocok untuk berbagai peran dan peristiwa,

Page 60: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 60/146

dengan tetap mempertahankan gaya pribadinya; cepat mendapat pengakuankarena penampilan pertama yang bagus; menyadari dampak gayahidupnya (misalnya mobil, rumah dsb) terhadap orang lain mengenai dirimereka, tanpa terbatas pada keinginan untuk selalu ingin menyenangkanorang lain.

(4). Pengendalian perasaanPada umumnya dalam kehidupan sehari hari diperlukanpengendalian perasaan. Kalau perasaan tidak dikelola dengan baik, makabisa membentuk suatu kekuatan besar yang tak terduga yang bisa membuatseseorang lepas kendali. Uraian tersebut mempunyai maksud bahwa dalampengendalian perasaan seseorang harus mampu mempunyai: a)keberaniandalam menghadapi tantangan maupun resiko, b)ketabahan dalammenghadapi kesedihan maupun masalah, c)pengendalian dalam bertindakapa adanya dan santai tapi pasti sehingga tidak mudah terbenam nafsu.

Kepercayaan diri lahir dan batin apabila ada pada setiap orang dan

memenuhi semua unsur akan terbentuk kepercayaan diri yang istimewa.Menurut Lindenfield (1997:11) bahwa kepercayaan diri istimewa adalahkepercayaan diri super karena mempunyai semua unsur yang ada dariinteraksi lahir dan batin yang berkesinambungan.

2.4.4.3 Kepercayaan Diri SpiritualMenurut Angelis (2003: 75-81), kepercayaan diri spiritual ini merupakankepercayaan yang terpenting dari ketiganya, yaitu keyakinan bahwa hidup inimemiliki tujuan. Kepercayaan diri spiritual ini menegaskan kedudukan seseorang

Page 61: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 61/146

dalam hubungannya dengan keberadaan seluruh alam semesta ini. Ada tiga halyang menjadi cirinya yaitu keyakinan bahwa alam semesta in adalah suatu misteriyang terus berubah; dan bahwa setiap perubahan dalam kesemestaan inimerupakan bagian dari suatu perubahan yang lebih besar lagi; kepercayaan akanadanya kodrat alami sehingga segala yang terjadi tidak lebih dari kewajaranbelaka; dan keyakinan pada diri sendiri dan pada Tuhan.

Dengan kepercayaan diri spiritual, seseorang memiliki naluri mengenaiadanya rasa tentram yang mengisi lubuk hati dan memupuk batinnya, senantiasameniti jalan yang benar, serta memiliki keyakinan bahwa dimanapun individu ituberada, sesungguhnya individu itu dibutuhkan.

2.5 Menumbuhkan Kepercayaan DiriMenurut Widarso (2005: 1-23), agar seseorang dapat menumbuhkankepercayaan dirinya, seorang hendaknya mempunyai kesadaran dan keyakinan

akan kekuatan dan kemampuannya sendiri (dengan kata lain mempunyai rasapercaya diri), diperlukan usaha gigih yang kontinyu dan penuh kesabaran yangharus ditempuh untuk membangun pilar- pilar rasa percaya dirinya kokoh.

Tujuh pilar yang dapat menyangga rasa percaya diri antara lain:

(1). Menyadari bahwa semua orang adalah ciptaan Tuhan yang dikaruniaihak hak mendasar yang sama, yaitu hak untuk hidup, hak untukmerdeka, dan hak mencari kebahagiaan kita sendiri. Individu tidakperlu minder dan merasa kurang percaya diri.(2). Mandiri

Page 62: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 62/146

Dalam kehidupan sehari hari, seorang hendaknya mampu mengertidiri, menempatkan diri dalam situasinya, mengambil sikap danmenentukan dirinya; serta nasibnya ada di tangan sendiri. Pribadi yangmandiri dan sehat memiliki kemampuan untuk membentuk pikiran,mencapai keputusan, dan melaksanakan dorongan dan disiplin merekasendiri. Orang yang mandiri harus selalu kembali kepada diri sendiri,

bukan berarti tidak butuh orang lain. Tetapi dalam hal pengembangankepribadian, seseorang harus lebih mengandalkan diri sendiri daripadaorang lain, seorang harus menggali kemampuan diri sendiri daripadamenggantungkan diri (menjadi benalu) pada orang lain.

(3). Punya kelebihanSetiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tidak ada orangdi dunia ini yang tdak memiliki kelebihan sama sekali. Mungkinkelebihan seseorang tidak sehebat yang dimiliki orang lain, tapi setiaporang harus memiliki keyakinan bahwa setiap orang pasti punyakelebihan/keunggulan. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri,

seseorang harus berusaha menanamkan keunggulan atau kelebihan diridan kemudian mengembangkannya dengan sungguh- sungguh. Jikaberhasil, itu dapat mendongkrak rasa percaya diri.

(4). Berpengatahuan luasPengetahuan adalah kekuatan, artinya orang yang berpengaetahuanluas akan menjadi kuat (secara mental). Salah satu cara agar memilikipengetahuan yang luas adalah dengan rajin membaca. Selain itu

Page 63: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 63/146

dengan memiliki rasa ingin tahu yang besar., mau mencari informasimelalui internet dan tidak malu bertanya. Semakin berpengetahuan,semakin kuat, artinya, seseorang tidak mudah menyerah dankemudian diam seribu bahasa, tidak bisa berkata apapun untukmengimbangi pembicaraan. Dengan memiliki pengetahuan yang luas,seseorang dapat lebih percaya diri.

(5). RealistisOrang yang tidak percaya diri akan merasa dirinya negtaif daripadapositif. Orang semacam ini mendengar hal positif seperti bisikan,sementara hal negataif tentang dirinya terdengar seperti geledeksehingga ia kaget dan takut. Kebanyakan orang tergoda untuk melihatatau terfokus melihat yang negatif yang berkaitan dengan dirinya ataukaryanya, sementara hal positif yang ada adanya / karyanya seringdiremehkan. Maka seorang perlu belajar untuk selalu berfikirseimbang karena pikiran yang seimbang itulah yang nyata dan yangrealistis.

(6). AsertifOrang yang bersikap asertif akan dengan tulus mengakui hak oranglain, tetapi pada saat yang sama menegakkan haknya sendiri. Dengankata lain, ketika memperjuangkan haknya sendiri, dia tidak merampasatau menginkari hak orang lain. Sikap asertif penting untukmembangun rasa percaya diri. Tanpa sikap ini seseorang akan mudahdipermainkan oleh orang lain.

Page 64: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 64/146

(7). Dapat duduk dan berdiri tegakOrang yang percaya diri dapat menggunakan bahasa verbal dannonverbal dengan tepat. Bahasa nonverbal meliputi gerak mata atauarah pandangan mata, tinggi rendahnya suara, cepat lambatnya temposuara, ekspresi wajah, gerak kepala, gerak tubuh , gerak tangan, posisiduduk/ berdiri, dan jarak antara pembicaraan dengan pendengar.

Bahasa nonverbal biasanya otomatis, artinya seorang tidak perludengan sadar memilih/memakai bahasa nonverbal, karena ini akanmuncul dengan sendirinya. Agar kepercayaan diri tumbuh, makaseseorang hendaknya menampilkan bahasa nonverbal seperti beranimemandang wajah dan mata orang yang diajak bicara atau yangmnegajaknya berbicara dan kontak ini terjadi dalam waktu yangrelative lama.

2.6 Keterkaitan antara Kepercayaan Diri dengan BimbinganKonseling IslamiBimbingan dan Konseling Islami adalah proses pemberian bantuan kepadaindividu atau kelompok oleh konselor dengan cara mengembangkan fitrah ataukembali kepada fitrah dengan cara memberdayakan (enpowering) iman, dankemauan yang dikaruniakan Allah Swt sehingga klien mampu menerapkan polahidup sesuai dengan Al-quran dan hadits sehingga mencapai keseimbangan hidupyaitu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Page 65: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 65/146

Hubungan dalam kegiatan kelompok menurut Hakim (2005: 132), anggotakelompok akan banyak mendapatkan manfaat antara lain; sosialsasi ataupergaulan dengan teman teman sebaya; mendapatkan tambahan keterampilantertentu, seperti kepemimpinan dan cara berhubungan dengan orang lain.

Lindenfield (1997:15) menyatakan bahwa untuk mengembangkan percaya

diri, seseorang perlu menjalin hubungan baik dengan siapapun, baik orang orangyang sudah dikenal maupun mampu menjalin hubungan baik dengan orang  orang baru, karena dengan berhubungan dengan orang lain akan menumbuhkanrasa percaya diri.

Adler (dalam Supratiknya, 1993: 241) menyatakan bahwa manusia padadasrnya adalah makhluk sosial. Manusia selalu menghubungkan dirinya denganorang lain, ikut dalam kegiatan kegiatan kerjasama social, menempatkankesejahteraan sosial di atas kepentingan diri sendiri dan mengembangkan gayahidup yang mengutamakan orientasi sosial. Dengan demikian dapat dikatanabahwa , dalam menjalani hidup, setiap orang selalu membutuhkan orang lain danhendaknya dapat bekerjasama dengan orang lain, sehingga saling membantu dan

memiliki hubungan yang baik dengan banyak orang, sehingga akan meningkakankepercayaan diri seseorang.

Menurut Angelis (2003: 75-81), kepercayaan diri spiritual ini merupakankepercayaan yang terpenting dari ketiganya, yaitu keyakinan bahwa hidup inimemiliki tujuan. Kepercayaan diri spiritual ini menegaskan kedudukan seseorangdalam hubungannya dengan keberadaan seluruh alam semesta ini. Ada tiga halyang menjadi cirinya yaitu keyakinan bahwa alam semesta in adalah suatu misteri

Page 66: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 66/146

yang terus berubah; dan bahwa setiap perubahan dalam kesemestaan inimerupakan bagian dari suatu perubahan yang lebih besar lagi; kepercayaan akanadanya kodrat alami sehingga segala yang terjadi tidak lebih dari kewajaranbelaka; dan keyakinan pada diri sendiri dan pada Tuhan.

Dengan kepercayaan diri spiritual, seseorang memiliki naluri mengenai

adanya rasa tentram yang mengisi lubuk hati dan memupuk batinnya, senantiasameniti jalan yang benar, serta memiliki keyakinan bahwa dimanapun individu ituberada, sesungguhnya individu itu dibutuhkan.

Berdasarkan pengertian di atas, penulis berusaha memanfaatkan layananbimbingan kelompok sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri. Pengetahuan,pemahaman, dan keterampilan tentang kepercayaan diri akan ditingkatkan denganmenggunakan Bimbingan dan Konseling Islami melalui layanan bimbingankelompok dan menggunakan media audiovisual berupa film. Di dalam kegiatanbimbingan kelompok diaadakan kegiatan membaca dan memahami ayat Al-qurantentang percaya diri seorang muslim, sehingga dengan bacaan Al-quan akanmembuka hati untuk menerima kebenaran Allah tentang bagaimana percaya diri

yang harus dimiliki seorang muslim. Di samping itu, setelah mahasiswa mencapaipemahaman tentang percaya diri menurut Al-quran, mahasiswa juga diputarkanfilm sehingga secara langsung bisa dilukiskan dalam kehidupan sehari hari.Sehingga besar harapan Bimbingan dan Konseling Islami ini akan mampumeningkatkan kepercayaan diri siswa.

Page 67: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 67/146

Keterkaitan antara Bimbingan dan Konseling Islami melalui layananbimbingan kelompok, pemutaran film dengan kepercayaan diri dapat diuraikansecara jelas sebagai berikut:

2.7 Mengembangkan Kepercayaan DiriLindenfield (1997: 14) menjelaskan ada beberapa hal yang harusdiperhatikan dalam mengembangkan percaya diri diantaranya adalah sebagaiberikut:

2.7.1 CintaPerwujudan cinta memberikan penghargaan, sehingga perasaan cinta dariorang lain menumbuhkan kepercayaan keberadaan dirinya yang sesungguhnya.Dalam Islam sangat dianjurkan saling mencintai sesama saudara seiman, sehingga

disebutkan dalam hadits tidak sempurna iman seseorang sebelum ia mencintaisaudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri (H.R Bukhori dan Muslim). Islambertujuan agar semua manusia hidup saling mengasihi dan mencintai, terwujudnyakebahagiaan, tegaknya keadilan, ketentraman, tercipta kerjasama, dan solodaritas.Semua hal itu akan terwujud bila dalam individu mampu mencintai orang lain

Bimbingan danKonselingIslami

Melihat film

Bimbingankelompok

Kepercayaandiri meningkat

Page 68: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 68/146

sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Oleh karena itu Rasulullahmengkaitkannya dengan keimanan. Hal hal yang akan mendatangkankesempurnaan dalam diri seorang muslim: mencintai kebaikan, perbuatan yangmubah dan melaksanakan kegiatan untuk orang lain sebgaimana mencintai untukdirinya sendiri, juga membenci kejahatan dan maksiat untuk orang lainsebagaimana membencinya untuk dirinya sendiri; berusaha membenci saudaranya

apabila ia melihatnya melailaikan kewajibannya atau ada kekurangan dalamagamanya; berlaku adil kepada saudaranya sesama muslim serta memberikan hak haknya sebagaimana orang lain wajib berlaku adil kepadanya dan membrikanhak haknya.

2.7.2 Rasa Aman dan Tidak TerancamKatakutan dan kekhawatiran akan melemahkan kepercayaan diri. Seseorangyang merasa tidak aman karena kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi akan merasaterancam yang pada akhirnya akan merontokkan kepercayaan lahiriah dan

batiniah. Ketakutan dan kekhawatiran merupakan perasaan yang selalu ada dalamdiri manusia seperti tercantum dalam Q.S 2: 155 Dan kami pasti akan mengujikamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah  buahan. Dan sampaikanlah kabar berita gembira bagi orang orang yang sabar.Jadi katakuatn atau rasa aman dalam diri individu akan menjadi berita gembiramanakala dihadapinya dengan sabar. Sedangan untuk berakhlak dengan sifatsabar sangatlah sulit. Dalam Al-Bugha dan Mistu (2007: 208 ) untuk taatmembutuhkan kesabaran, untuk meninggalkan maksiat butuh kesabaran, dan

Page 69: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 69/146

untuk menanggung penderitaan dan musibah membutuhkan kesabaran. olehkarena itu berakhlak dengan sifat sabar adalah kekuatan yang tidak adatandingannya, cahaya agung yang mengantarkan pemiliknya untuk senantiasadisinari dan ditunjuki ke jalan kebenaran.

Di dalam kegiatan bimbingan kelompok, rasa aman ditunjukkan anggota

kelompok dengan saling menjaga rahasia, masing masing anggota mau terbuka,jujur, dan percaya pada diri sendiri maupun orang lain, serta saling menghargai. 

2.7.3 Model Peran karena Ada Pertalian dengan DuniaMengajar lewat contoh adalah cara paling efektif untuk mengembangkansikap dan keterampilan sosial yang diperlukan untuk percaya diri. Dengan melihat peran yang positif dari dunia sekitarnya memberikan kepercayaan dan makna

perilaku yang positif pula. Dalam Islam model yang patut dijadikan contoh adalah yang mampu mendatangkan manfaat di dunia dan akherat karena seorangkonselor mempunyai tanggung bukan hanya saat ini dan di sini sebagamanaterdapat model peran yang tidak usang dengan berkembangnya zaman, dialahMuhammad rasuluallah yang mana telah dijelaskan dalam Q.S (33: 21) Sungguhtelah ada ada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orangyang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyakmengingat Allah.

2.7.4 Hubungan dengan Sesamanya

Page 70: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 70/146

Untuk mengembangkan rasa percaya diri terhadap sesamanya perlumengalami dan mencoba dengan beraneka ragam hubungan dari berbagai macamstatus sosial manusia. Melalui hubungan ini, seseorang akan sadar diri dan dapat mengenalkan diri tidak sebatas dalam keluarga tetapi lingkungan yang lebih luassehingga tidak merasa terasing pada akhirnya mampu menumbuhkan kepercayaan

diri.

Adler (dalam Supratiknya, 1993 : 241) menyatakan bahwa manusia padadasarnya adalah makhluk sosial. Manusia selalu menghubungkan dirinya denganorang lain, ikut dalam kegiatan kegiatan kerja sama sosial, menempatkankesejahteraan sosial di atas kepentingan diri sendiri dan mengembangkan gayahidup yang mengutamakan orientasi sosial. Dengan demikian dapat dikatakanbahwa, dalam menjalani hidup, setiap orang selalu membutuhkan orang lain danhendaknya dapat bekerjasama dengan orang lain, sehingga dapat saling membantudan memiliki hubungan yang baik dengan banyak orang, sehingga akan semakinmeningkatkan kepercayaan diri seseorang.

Lindenfield (1997:15) menyatakan bahwa untuk mengembangkan percayadiri, seseorang perlu menjalin hubungan baik denga siapapun, baik orang orangyang sudah dikenal maupun mampu menjalin hubungan baik dengan orang  orang baru, karena dengan berhubungan dengan orang lain akan menumbuhkanrasa percaya diri.

Hubungan dalam kegiatan kelompok Hakim (2005: 132), anggotakelompok akan banyak mendapatkan manfaat antara lain; sosialsasi atau

Page 71: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 71/146

pergaulan dengan teman teman sebaya; mendapatkan tambahan keterampilantertentu, seperti kepemimpinan dan cara berhubungan dengan orang lain.

Dalam Islam hubungan dengan sesama sangat diatur, bagaimana hubunganyang ia jalin sehingga hubungan itu mendapat Ridlo-Nya. Hubungan yangdisyariatkan yaitu hubungan dalam konteks taqwa sebagiaman dalam Q.S (5:

2)Dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan antakwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.Bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah sangat berat siksa-Nya.

Di dalam kelompok seseorang dapat menjalin kerjasama, malakukanpenyesuian dan pendekatan kepada orang lain. Jika seseorang dapat melakukanhubungan dengan baik maka perlahan lahan seseorang akan memilikikepercayaan diri.

2.7.5 KesehatanUntuk dapat menggunakan semaksimal mungkin kekuatan dan bakat yangdimilikinya membutuhkan gkan gaya hidup yang mengutamakan energi. Untukmenciptakan energi maka seseorang harus sehat fisik dan jasmani sehinggamampu beraktivitas secara efektif karena seseorang tumbuh kepercayaan dirinya.Kesehatan sangat dipengaruhi oleh makanan yang masuk ke dalam tubuhseseorang, dalam Islam masalah makanan sangat diatur karena makanan yangmasuk ke dalam seseorang akan sangat berperan dalam pembentukan karakter.

Makanan yang halal lagi baik akan mendorong individu yang memakannyamelakukan kebaikan sedangkan makanan yang haram akan memndorong manusia

Page 72: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 72/146

ang memakannya melakukan kejahatan. Aturan dalam memilih makanandinataranya tercantum dalam Q.S (2-3: 172) wahai orang orang yang beriman!Makanlah dari rezeki yang baik yang kami berikan kepada kamu dan bersyukurlahkepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya. sesungguhnya diamengharamkan atasmu bangkai darah, daging babi, dan daging hewan angdisembelih dengan menyebut nama selain Allah. Tetapi barangsiapa terpaksa

memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas,maka tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah maha pengampun, mahapenyayang.

2.7.6 Sumber DayaSumber daya material maupun spiritual akan mendukung kemampuanpendidikan. Untuk dapat mewujudkan harapan, sumber daya sangat diperlukan,seseorang yang memiliki sumber daya material dan spiritual cenderungmempunyai kepercayaan diri yang tinggi. Sumber daya spiritual bagi seorang

muslim yaitu dengan mengetahui makna tauhid, dari kalimat thoyibah (Laaillaaha illallah). Sumber daya spiritual ini yang akan mampu mendorong manusiamempunyai kepercayaan diri yang hakiki yaitu sebagaimana dalam Agustian(2005: 78) kepercayaan diri yang mampu melihat manusia sebagai seorangmanusia. Kepercayaan yang timbul karena memiliki prinsip yang esa, bahwaTuhan-lah pusat kepercayaan dirinya.

Page 73: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 73/146

2.7.7 DukunganKemampuan yang dimiliki seesorang tidak akan optimal dalam beraktivitasapabila tidak ada dukungan yang positif. Dengan adanya dukungan makaseseorang menyadari tumbuhnya kepercayaannya bahwa dirinya mempunyaipotensi.

2.7.8 Upaya dan HadiahPengembangan kepercayaan diri bagi seseorang dibutuhkan pujian danhadiah atas jerih atau usaha yang dijalankannya. Dengan pengakuan berupahadiah maupun pujian atas jerih payah usahanya maka kepercayaan diri merekaakan tumbuh dengan baik dan positif.

Pemberian selamat atas apa yag sudah dikerjakannya akan memberikanenergi positif bagi pelaku. Ia akan merasa mendapat pengakuan dari oarng lain,sehingga tergerak untuk melakukannya lagi. Memberikan selamat kepada orang

lain merupakan sunnat dalam Islam, sebagiaman dalam Al- quran Allah Taalaberulang ulang memberikan contoh memberikan selamat kepada hamba  hamba Nya yang beriman, seperti Q.S (5: 101) Maka kami memberi selamatkepada Ibrahim akan mendapat putra yang sopan santun (sabar). Jadi seorangmuslim hendaknya tidak bakhil dalam memberikan ucapan selamat kepadasudaranya yang sukses.

Page 74: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 74/146

2.8 Hipotesis TindakanMendasarkan pada konsepkonsep teoritis di atas, maka hipotesis tindakanyang penulis ajukan yaitu melalui Bimbingan dan Konseling Islami yangdilakukan dengan benar dan tepat mampu meningkatkan kepercayaan diri.

Page 75: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 75/146

 

Media bimingan yeaitu segala sesuatu (baik berupa alat, orang ataupun kegiatan)yang menghubungkan dua pihak untuk menyalurkan informasi (pesanpembelajaran) antara sumber dan penerima agar penerima dapat mengembangkankemmapuan dirinya sendiri serta mampu menghadapi tugas tugas perkembangan

hidupnya secara sadar dan bebas untuk mengambil tindakan tindakanpenyasuaian diri secara memadai.

Page 76: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 76/146

Film merupakan salah satu media bimbingan yang dapat dijadikan sarana untukmendorong dan meningkatkan motivasi, seta untuk menanamkan sikap dan segi  segi afektif lainnya (Arsyad, 2002:48).

Peer counseling merupakan salah satu media bimbingan yang digunakan dalampenelitian ini. Proses kelompok dalam peer counseling dapat dirumuskan sebagai

prosedur demokratis, di mana individu dalam kelompok secara bersamamengidentifikasi, mencari, dan berusaha memecahkan masalah untuk mencapaitujuan yaitu mengembangkan empati mahasiswa.

Menurut denim ()

Berdasrakan pengertian di atas, penulis berusaha memanfaatkan media bimbingantersebut sebagai upaya mengembangkan empati mahasiswa. Pengetahuan,

pemahaman dan keteraplan mahasiswa tentang empati akan dikembangkandengan menggunakan media bimbingan (kegiatan, benda ataupun orang). Mediabimbingan ini akan mendukung berkembnagnya empati mahsiswa krn tujuan yangingin dicapai yaitu terjadinya proses belajar (belajar untuk mengembangkanempati).

Page 77: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 77/146

 

Upaya mengembangkan empati

Menurut teori

Hipotesis tindakan

Mendasarkan pada konsep teoritis di atas, maka hipotesis tindakan yang penulisajukan yaitu melalui pemanfaatan media bimbingan akan mampumengembangkan empati mahasiswa. Tindakan tindakan yang dilakukan dalampenelitian ini yaitu:

Memanfaatkan kegiatan peer counseling..alasan

Memanfaatkan benda atau alat berua audio visual

Page 78: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 78/146

BAB 3

METODE PENELITIAN

3.1 Pendekatan yang DigunakanBerdasarkan pada latar belakang, perumusan masalah dan tujuan dari

penulisan skripsi ini maka pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan atau Action Research karena dalam melakukan penelitianini peneliti ingin mengetahui bagaimana bimbingan dan konseling islami yangtepat untuk meningkatkan kepercayan diri siswa. Menurut Moh.Nazir (2003: 79),penelitian tindakan adalah suatu penelitian yang dikembangkan bersamasamapeneliti dan decision maker tentang variabelvariabel yang dapat dimanipulasikandan dapat segera digunakan untuk menentukan kebijakan dan pembangunan.Peneliti dan decision maker bersama sama menentukan masalah, membuat sertamelaksanakan program program tersebut.

Tujuan utama penelitian tindakan adalah untuk mengubah perilaku

penelitiannya, perilaku orang lain, dan atau mengubah kerangka kerja, organisasi,perilaku penelitian penelitiannya dan atau perilaku orang lain. Jadi penelitiantindakan lazimnya dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan ataupendekatan baru untuk memecahkan masalah dengan penerapan langsung padaruang kelas atau ajang dunia kerja (Suwarsih Madya, 1994: 12).

Ada beberapa kelebihan dan kelemahan dari penelitian tindakan yaitu: (1)kerjasama dalam penelitian tindakan menimbulkan rasa memiliki (2) kerjasamadalam penelitian tindakan mendorong kreativitas dan pemikiran kritis; (3)

Page 79: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 79/146

kerjasama meningkatkan kemungkinan untuk berubah, (4) kerjasama dalampenelitian meningkatkan kesepakatan.

Adapun kelemahan- kelemahan dari penelitian tindakan yaitu (1) kelemahanyang berkaitan dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan teknik dasarpenelitian tindakan oleh peneliti ; (2) kelemahan yang berkenaan dengan waktu,

karena penelitian tindakan memerlukan komitmen peneliti untuk terlibat dalamprosesnya ; (3) kesulitan yang berhubungan dengan konsepsi proses kelompok .Proses kelompok dapat berjalan dengan baik jika pemimpin kelompok itudemokratis, yaitu seseorang yang memungkinkan para anggotanya ikutmengendalikan jalannya diskusi (Suwarsih Madya, 1994: 15).

Upaya yang dilakukan penulis untuk mengantisipasi kelemahankelemahanpenelitian tersebut yaitu: (1) untuk mengatasi kelemahan pertama berkenaandengan kurangnya pengetahuan peneliti, peneliti berupaya mempelajaripendekatan penelitian tindakan kelas dengan membaca buku referensi danmengadakan diskusi dengan dosen pembimbing ; (2) untuk mengatasi kelemahankedua berkenaan dengan waktu, peneliti melakukan penjadwalan dan kesepakatan

dengan partisipan penelitian secara terpadu ; (3) untuk mengatasi kelemahanketiga berkenaan dengan kesulitan yang berhubungan dengan konsepsi proseskelompok, peneliti melakukan proses penelitian secara demokratis (dalam halpelibatan partisipan sampai tindakan yang dilakukan). Harapannya, denganadanya upaya meminimalisir kelemahan kelemahan dalam penelitian tindakankelas, proses penelitian yang dilakukan oleh penulis akan berjalan dengan baik.

Page 80: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 80/146

Empat langkah yang disarankan Suwarsih Madya (1994:19) dalam prosespenelitian tindakan adalah (1). Penyusunan rencana, (2). Tindakan, (3). Observasi,dan (4) refleksi.

3.2 Subyek penelitiansubyek penelitian ini adalah siswa MA Al-Asror kelas X tahun ajaran2008/2009. Namun tidak semua siswa yang dijadikan partisipan hanya siswa yangmemiliki kecenderungan kepercayaan diri yang rendah yang dijadikan partisipan.Harapannya siswa yang memiliki kecenderungan kepercayan diri rendah setelahterlibat dalam treatment yang dilakukan peneliti menjadi semakin meningkatkepercayaan dirinya.

3.3 Langkah Langkah Penelitian

3.3.1 langkah langkah penelitian

(a). Penyusunan rencanaYang dimaksud penyusunan rencana adalah langkah persiapan penulismelakukan penelitian di lapangan yang meliputi (a). identifikasi dan perumusanmasalah, (b). hipotesis tindakan, (c). partisipan dan (d) rencana tindakan yangterkait dengan penyusunan rencana selanjutnya yang dapat digambarkan dalamtabel berikut ini.

Page 81: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 81/146

Table 1

PENYUSUNAN RENCANA TINDAKAN

NO

KEGIATAN

KEGIATAN RIEL YANG DILAKUKANPENELITI

1

2

3

Page 82: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 82/146

 

Identifikasi danperumusan masalah

Hipotesis tindakan

Partisipan

.. Melakukan pengambilan data awalkecenderungan kepercayaan diri siswa MA Al-Asror kelas X tahun ajaran 2008/2009 denganskala kepercayaan diri... Memilih siswa yang memiliki kecenderungankepercayaan diri rendah/sedang.

.. Menggali dan merumuskan penyebab utama

Page 83: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 83/146

kepercayaan diri rendah/sedang pada siswa.

.. Menentukan layanan bimbingan konselingislami yang harus dilakukan untukmeningkatkan kepercayaan diri siswa.

.. Menentukan alternative tindakan yang dapatdilakukan untuk meningkatkan keprcayaan dirisiswa .

.. Menentukan alternative bimbingan konselingislami meningkatkan kepercayaan diripartisipan.

.. Mempersiapkan partisipan yang dilibatkandalam penelitian tindakan, yaitu siswa kelas XMA Al-Asror Semarang.

Page 84: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 84/146

4

Rencana Tindakan

.. Melaksanakan tindakan bimbingan konselingislami dan mengoptimalkan hasil diagnosisyang dapat meningkatakan kepercayaan dirisiswa dengan bersiklus... Selanjutnya periksa tabel 3.

Keempat langkah penelitian tersebut selanjutnya dijelaskan lebih rinci

sebagai berikut:

1) Identifikasi dan perumusan masalahSebelum menyusun rencana penelitian ini, peneliti berupaya mengetahuibagaimana kecenderungan kepercayaan diri siswa MA Al-Asror kelas X tahunajaran 2008/2009.

Perolehan data awal dapat diketahui siswa MA Al-Asror mempunyaikepercayaaan diri yang belum optimal, hal tersebut tampak pada sikap sbb: (1)Terdorong untuk menunjukkan sikap konformis demi diterima oleh orang lainatau kelompok ,(2) Tidak Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain tidak berani menjadi diri sendiri.

Hal tersebut disebabkan manusia dijadikan sebagai satu-satunya tolok ukurdalam berperilaku, sebagai sandaran yang sangat ditakutkan jika suatu saatmeninggalkannya, sampai melupakan bahwa tolok ukur berperilaku dan bersandaryang seharusnya hanyalah kepad Allah s.w.t.

2) Hipotesis tindakanBertolak dari kerangka konseptual tersebut diatas, ada beberapa alternativyang mungkin dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa MA Al-

Page 85: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 85/146

Asror kelas X tahun ajaran 2008/2009 yaitu dengan (1) memberikan pemahamantentang Allah-lah sebagai pusat kepercayaan diri, arti pentingnya mengenal Allah,(2) Melakukan diskusi antar siswa MA Al-Asror tentang arti pentingnyakepercayaan diri, (3) Memanfaatkan bimbingan konseling islami untukmeningkatkan kepercayaan diri siswa.

Dalam memenuhi harapan tersebut, maka hipotesis tindakan yang dilakukanyaitu:

a) Bimbingan dan konseling islami dengan metode ceramah dan diskusisebagai upaya efektif dalam membangun kepercayaan diri siswa. Alasanpeneliti menggunakan metode ini yaitu, dari tujuan diskusi kelompok antaralain (1) untuk mengembangkan pemahaman terhadap diri sendiri, (2) untukmeningkatkan kepercayaan diri siswa, (3) untuk mengembangkanpandangan baru mengenai hubungan antara siswa atau penyesuaian diri, (4)agara siswa mampu menyelesaikan masalah.

b) Memanfaatkan benda atau alat berupa multimedia audiovisual, yaitu melihatfilm (VCD) yang isi ceritanya dapat membangkitkan kepercayaan dirisiswa, mampu membrikan pelajaran kehidupan.

3) PartisipanPihak pihak yang dilibatkan dalam penelitian ini yaitu siswa MA Al-Asrorkelas X tahun ajaran 2008/2009 yang mempunyai kecenderungan kepercayan diriyang rendah. Sesuai dengan tujuannya siswa MA Al-Asror yang mempunyai

Page 86: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 86/146

kepercayaan diri rendah setelah terlibat dalam penelitian ini kecenderungankesehatan mental akan semakin berkembang.

Peneliti tidak hanya melibatkan siswa MA Al-Asror yang memilikikepercayaan diri rendah saja, namun mengkolaborasikan dengan siswa MA Al-Asror yang memiliki kepercayaan diri sedang. Hal ini dilakukan dengan tujuan

agar terjadi proses transfer (melalui tindakan dalam proses penelitian) dari siswaMA Al-Asror yang memiliki kecenderungan kepercayaan diri yang rendah kepadasiswa MA Al-Asror yang memiliki kepercayaan diri yang sedang.

Penggolongan kriteria siswa MA Al-Asror yang mempunyai kepercayaandiri yang tinggi, sedang, dan rendah menggunakan penilaian dengan skor standar(Saifudin Azwar 2001:163). Pemberian nilai menggunakan skor standar dilakukandengan mengubah skor hasil skala kepercayaan diri ke dalam bentukpenyimpangan dari mean dalam satuan deviasi standar. Dalam hal inipun suatupedoman pemberian nilai yang merupakan norma ditentukan terlebih dahulu.

Table 2 Norma Kriteria Kepercayaan diri

No

Rumus

Norma

Keterangan

×>µ+1s

Kepercayaan diri tinggi

Apabila hasilperhitungan skalakepercayaan diripartisipan lebihdari rata- rata idealditambah 1 (satu)

Standar Deviasiideal.

sµs11+=×=-×

Kepercayaan diri sedang

perhitungan skala

Page 87: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 87/146

 

kepercayaan diripartisipan lebihdari / sama denganrata rata idealdikurangi 1 (satu)Standar Deviasiideal sampaikurang dari / sama

dengan rata rataideal ditambah1(satu) StandarDeviasi ideal.

sµ1-<×

Kepercayaan diri rendah

Hasil perhitunganskala kepercayaan

diri partisipankurang dari rata-rata idealdikurangi 1 (satu)Standar Deviasiideal.

Berdasarkan norma tersebut, siswa yang termasuk dalam golongan

kepercayaan diri yang rendah yang dijadikan partisipan dalam penelitian ini,namun tidak menutup kemungkinan jika ternyata setelah diberlakukan normatersebut dalam pengolahan data pada skala kepercayaan diri tidak ada yangmemenuhi kriteria (kepercayan diri rendah), maka peneliti melibatkan siswa MAAl-Asror yang memiliki kepercayaan diri sedang. Penekanan utama dalam

Page 88: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 88/146

penelitian ini yaitu terjadinya peningkatan dari kondisi kepercayaan diri yangrendah/sedang menjadi meningkat.

Perilaku- perilaku partisipan nantinya akan dikembangkan menjadi perilakuyang mendekati indikator percaya diri. Harapan yang ingin dicapai bahwakepercayaan diri akan lebih berkembang dan meningkat. Adapun perilaku positif

partisipan yang diharapkan akan muncul setelah penelitian ini , yaitu: (1)Percayaakan kompetensi/kemampuan diri, hingga tidak membutuhkan pujian, pengakuan,penerimaan, atau pun rasa hormat orang lain, (2) Tidak terdorong untukmenunjukkan sikap konformis demi diterima oleh orang lain atau kelompok, (3)Berani menerima dan menghadapi penolakan orang lain berani menjadi dirisendiri ,(4) Punya pengendalian diri yang baik (tidak moody dan emosinya stabil) ,(5) Memiliki internal locus of control (memandang keberhasilan atau kegagalan,tergantung dari usaha diri sendiri dan tidak mudah menyerah pada nasib ataukeadaan serta tidak tergantung/mengharapkan bantuan orang lain), (6)Mempunyai cara pandang yang positif terhadap diri sendiri, ornag lain dan situas

idi luar dirinya ,(7) Memiliki harapan yang realistik terhadap diri sendiri, sehinggaketika harapan itu tidak terwujud, ia tetap mampu melihat sisi positif dirinya dansituasi yang terjadi.

4) Rencana tindakanMengacu pada hipotesis tindakan dan partisipan di atas, maka rencanatindakan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa MAAl-Asror melalui layanan bimbingan kelompok dalam bimbingan konseling islami

Page 89: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 89/146

yaitu dengan memberikan layanan bimbingan konseling islami dengan teknikpemberian informasi, serta penggunaan media multimedia yakni film.

3.3.2 Pelaksanaan TindakanPenelitian ini menggunakan desain penelitian Tindakan kelas (PTK) yangdidefinisikan sebagai suatu bentuk layanan bimbingan dan konseling Islami yangdilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa MA Al-Asror kelas Xtahun ajaran 2008/2009.

Penelitian kelas ini menggunakan 2 (dua) siklus, yakni siklus I dan siklusII, yang terdiri atas (1) Rencana tindakan I: (2) Pelaksanaan Tindakan I; (3)Observasi I; (4) Refleksi I.

Apabila dalam proses siklus 1 belum berhasil, maka dapat dilanjutkan padasiklus II yang terdiri atas 1) Rencana tindakan II; (2) Pelaksanaan Tindakan II;(3)Observasi II; (4) Refleksi II

Skema Siklus Penelitian Tindakan Kelas

Siklus 1 siklus 2

Rencana 1 rencana 2

Refleksi 1 tindakan 1 refleksi 2 tindakan 2

Observasi 1 observasi 2

Siklus 1

Siklus 2

Page 90: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 90/146

 

Kegiatan yang dilakukan peneliti pada setiap siklus bak siklus 1 dan 2disajikan dalam tabel berikut:

Tabel 3 Rencana Tindakan

Kegiatan

Rencana yang Dilakukan

Siklus 1

Rencana tindakan 1

.. Membuat rencana tindakan 1

.. Berdasarkan pada hasil teskondisi awal dan faktor

penyebabnya maka membuatrencana tindakan 1 berupabimbingan dan konseling islami... refleksi peningkatan kepercayaandiri.

Pelaksanaan tindakan 1

.. memberikan layanan bimbingankonseling islami tentang menuju

keercayaan diri yang optimal... Melakukan diskusi dan ceramahberkaitan dengan kepercayaandiri.

Observasi 1

.. selama pelaksanaan tindakan 1peneliti melakukan observasi

sekaligus evaluasi. Adapunobservasi yang dilakukanterhadap aspek aspek yangmemungkinkan terlihat pada saatkegiatan layanan bimbingankonseling islami denganmenggunakan pedomanobservasi... Pemahaman siswa tentangkepercayaan diri semakinmeningkat... Kecenderungan kepercayaan dirisiswa meningkat.

Page 91: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 91/146

Refleksi 1

.. Pelaksanaan tindakan 1dievaluasi, perbaikan atau revisipada setiap kelemahan  kelemahan pelaksanaan tindakan.

Siklus 2

Rencana tindakan II

.. Membuat rencana tindakan 1..

.. membuat pedoman pengamatan

.. refleksi peningkatan kepercayaandiri.

Page 92: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 92/146

 

Pelaksanaan tindakan II

.. melaksanakan bimbingan dankonseling islami dengan melihat

film yang berkaitan denagnkepercayaan diri siswa,bersamaan dengan melihat filmpartisipan mengikuti kegiatansambil mendiskusikan hal yangdianggap perlu... Melakukan post test II pada akhirsiklus II.

Observasi II

.. Perbaikan perbaikan padasiklus II mengatasi kelemahanyang ditemukan pada siklus II.

Refleksi II

.. Perbaikan kepercayaan diri siswadiharapkan mengalami

peningkatan dan jika ternyatabelum optimal akan dilanjutkandengan siklus III.

3.4 Metode dan Alat Pengumpul DataMetode dan alat pengumpul data bertujuan untuk mengumpulkan datatentang siswa MA Al-Asror yang mempunyai kecenderungan kepercayaan diri

yang rendah. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian inimenggunakan dua teknik yaitu:

3.4.1 Skala PsikologiMetode dan alat pengumpul data yang dilakukan dalam penelitian inidengan alat pengumpul data berupa skala kepercayaan diri. Metode ini dilakukanuntuk mengetahui kecenderungan siswa MA Al-Asror kelas X tahun ajaran2008/2009 yang mempunyai kecenderungan kepercayaan diri rendah. Skalapsikologi yang digunakan berupa skala kepercayaan diri. Skala kepercayaan diriini digunakan sebelum dilaksanakannya tindakan (untuk menegetahui tingkatkepercayaan diri siswa).

Page 93: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 93/146

Page 94: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 94/146

Menurut Azwar (2005: 5) dalam skala psikologi dapat mengungkaptentang :

(1). Data yang diungkap berupa aspek psikologis yang menggambarankepribadian individu.

(2). Pertanyaan sebagai stimulus tertentu pada indikator perilaku gunamemancing jawaban yang berupa refleksi dari keadaan subyek secarasadar, pertanyaan yang diajukan memang dirancang untukmengumpulkan sebanyak mungkin indikasi dari aspek kepribadianyang lebih abstrak.(3). Responden tidak menyadari arah jawaban yang dikehendaki darikesimpulan pertanyaan.(4). Responden terhadap skala psikologi diberi skor lewat penskalaan.(5). Skala psikologi hanya diperuntukkan mengungkap atribut tunggal.Adapun karakteristik skala psiklogi sebagai alat ukur menurut Azwar,(2005: 3-4) adalah:

(1). Stimulusnya berupa pertanyaan atau pernyataan yang tidak langsungmengungkap atribut yang hendak diukur, melainkan mengungkapindikator perilaku dari atribut yang bersangkutan.(2). Atribut psikologis diungkap secara tidak langsung lewat indikator  indikator perilaku, sedangkan indikator perilaku diterjemahkan dalambentuk aitem aitem.

Page 95: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 95/146

(3). Respon subyek tidak diklasifikasikan sebagai jawaban benar atausalah. Hanya saja jawaban yang berbeda akan diinterpretasikanberbeda pula.Skala kepercayaan diri berupa pertanyaan yang mungkin terjadi dalamkehidupan sehari hari. Dalam skala kepercayaan diri peneliti menyediakan duajawaban yaitu ya bila pernyataan sesuai dan tidak jika pernyataan tidak

sesuai dengan keadaan pada tiap item yang masing masing menunjukkan tingkatkepercayaan diri. Dari skala pengukuran bertingkat tersebut diharapkan dapatmengkoordinasi kondisi psikologis responden, khususnya mengenaikecenderungan kepercayaan diri siswa.

3.4.2 Pedoman ObsevasiSelain menggunakan skala kepercayaan diri untuk memperoleh data,

diperlukan pula observasi. Observasi merupakan kegiatan pemuatan perhatianterhadap obyek dengan menggunakan alat indera (Arikunto,2006:156).

Pengumpulan data melalui observasi tentunya juga memeliki kelebihan danketerbatasan. Menurut Sutrisno Hadi (2002:155) terdapat beberapa catatan tentang kelebihan dan keterbatasan observasi, diantaranya yaitu:

Kelebihan observasi

a) Subjek yang diselidiki dalam observasi lebih sedikit tuntutannya.b) Merupakan alat yang langsung untuk menyelidiki bermacam macam

gejala.c) Memungkinkan pencatatn yang serentak dengan terjadinya satu gejala.

Page 96: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 96/146

d) Banyak kejadian kejadian penting yang diperoleh dengan pengamatanlangsung.Keterbatasan observasi

a) Pelaksanaan observasi jika para observee mengetahui bahwa sedang

dilakukan pengamatan maka memungkinkan akan menimbulkan kesan yangmenyenangkan atau sebaliknya.b) Timbulnya suatu kejadian tidak selalu dapat diramalkan sehingga observerdapat hadir untuk mengetahui kejadian itu.c) Tugas observasi menjadi terganggu pada ada peristiwa yang tidak terduga  duga.d) Terbatasi oleh lamanya kelangsungan kejadian yang bersangkutan.Teknik observasi dalam penelitian ini digunakan sebagai pelengkap ataupendukung terhadap data yang diperoleh melalui tes skala kepercayaan diri.Observasi dilakukan secara terus menerus selama proses pelaksanaan tindakan.Observasi ni dilakukan terhadap sikap dan perilaku yang merupakan bagian darikepercayaan diri. Hasil obsevasi selanjutnya dicatat dalam bentuk diskripsi.

Diskripsi ini melipiti hal hal yang nyata pada saat pengamatan berlangsung.

3.5 Validitas dan Realibitas Instrument3.5.1 Validitas Skala Kepercayaan DiriValiditas suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan ataukesahihan suatuu instrument (Arikunto, 2006:168). Dalam penelitian inidigunakan yaitu konsep validitas yang berangkat dari konstruksi teoritis tentang 

Page 97: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 97/146

variable yang hendak diukur oleh suatu jenis alat ukur. Kemudian dari konstruksi teoritik tersebut penyusun membuat definisi atau batasan yang akan dijadikanacuan validitasnya dengan konstruksi teoritis sebagai dasar aitem aitem tersebut dibuat (Hadi,2000:112). Dalam penelitian ini konstruksi teoritis yang dimaksud

adalah kepercayaan diri yang terdiri dari tiga jenis yaitu kepercayaan diri lahir,kepercayaan diri batin, kepercayaan diri spiritual.

Uji validitas yang digunakan adalah validitas internal. Validitas internalakan dicapai apabila tedapat kesesuaian antar bagian-bagian instrumen denganinstrumen secara keseluruhan. Instrumen dikatakan validitas internal jika setiap bagian instrumen mengandung kisi instrumen secara keseluruhan, yaitumengungkap data variabel (yang dimaksud). Rumus yang digunakan untukmenguji validitas adalah yang digunakan oleh Person yang dikenal dengan rumuskorelasi Product Moment sebagai berikut:

r xy =()()()(){}()SSSSSS.-.S.--2222XNyxxyNx

keterangan:

r xy = skor total item dengan skor total

N = jumlah subyek

SX = jumlah skor Total variabel X

SY = jumlah skor total variabel Y

SX2 = jumlah kuadrat skor variabel X

SY2 = jumlah kuadrat skor variabel (Arikunto,2006:72).

Page 98: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 98/146

3.5.2 RealibitasRealibitas menunjukkan pada sutu anggapan bahwa suatu instrumentdapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karenamenunjukkan keajegan hasil pengukurannya. Untuk mengetahui reliabilitastes digunakan rumus K-R 21 yaitu:

r11 =()........-......

-SttVpqVkk1

keterangan:

r11 = reliabilitas instrumen

k = jumlah butir soal atau butir pertanyaan

Vt = varians total

P = proporsi subyek yang menjawab betul pada sesuatu butir( proporsi subyek yang mendapat skor 1)

P = banyaknya subyek yang skornya 1

N

Q = proporsi subyek yang mendapat skornya 0

(q=1-p)

Kriteria reliabitas soal menurut Arikunto (2006: 75) adalah

r11= 0.8000-1.000 = reliabilitas sangat tinggi

0.6000-0.799 = reliabilitas tinggi

0.4000-0.599 = reliabilitas cukup

0.2000-0.399 = reliabilitas rendah

<0.200 = reliabilitas sangat jelek

Page 99: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 99/146

Page 100: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 100/146

3.6 Teknik Analisis DataData dimasukan pada penelitian ini adalah data kualitatif dan datakuantitatif Analisis kuantitatif digunakan untuk mengetahui perubahan tingkatkepercayaan diri. Data data

Data yang terkumpul dari responden dianalisis secara deskriptif dengan

melihat gejala atau tanda tanda perubahan peningkatan kepercayaan diri yangditunjukkan dengan sikap dan perilaku yang menunjukkan kepercayaan diri telahberkembang secara positif. Analisis kualitatif juga digunakan saat menganalisishasil penelitian secara keseluruhan maupun perindikator..

Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengetahui tingkat kepercayaandiri siswa dari pengolahan data dalam sala kepercayaan diri, dari hasil tersebut dapat diketahui apakah tergolong tinggi, sedang atau rendah, serta dengan analisiskuantitatif data digunakan sebagai tolok ukur apakah sudah terjadi perkembangankepercayaan diri atau belum setelah dilkaukan tindakan.

Prosentase diskriptif diperoleh dari uji gain ternormalisasi dengan rumus:

Menurut Savinaenen dan P. Scott (2002: : 4552.), klasifikasi gainternormalisasi adalah:

g < 0,3 = rendah

0,7 > g > 0,3 = sedang

g > 0,7 = tinggi

Skor maksimal Pre test

PosttesPretest

g =

Page 101: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 101/146

BAB 4

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil PenelitianUpaya mengembangkan kepercayaan diri siswa melalui bimbingan dankonseling islami merupakan penelitian tindakan yang pelaksanaanya melalui duasiklus, yaitu siklus 1 dan siklus II. Penelitian ini tergolong sebagai penelitiankolaboratif karena dalam pelaksanannya diperlukan kerjasama terpadu antarapeneliti dengan pihak pihak yang terkait.

Langkah langkah yang ditempuh adalah menetapkan aspek aspek yangditeliti yaitu hal hal yang terkait dengan Bagaimana Upaya MeningkatkanKepercayan Diri Siswa Melalui Bimbingan dan Konseling Islami Pada Siswa MAAl-Asror Kelas X Semarang. Di samping itu diperlukan upaya upaya yang

harus ditempuh untuk mencapai tujuan penelitian yang sudah ditetapkan, sertamelakukan pengamatan dan mencatat hasilnya.

Secara umum kecenderungan kepercayaan diri siswa MA Al-Asror kelasX Semarang yang terlibat dalam penelitian mengalami peningkatan setelahdikenai tindakan tindakan melalui Bimbingan dan Konseling Islami melaluisiklus I dan siklus II. Pasca siklus I tejadi peningkatan 0.22 dari kondisi awal,sedangkan pasca siklus II terjadi peningkatan 0.01 dari kondisi pasca siklus I.Peningkatan sebesar 0.23 tersebut membuktikan bahwa pemanfaatan Bimbingandan Konseling Islami dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Page 102: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 102/146

Kondisi awal kepercayaan diri siswa MA Al-Asror kelas X Semarangmenunjukkan 9 siswa termasuk kategori kepercayaan diri tinggi, 21 siswakepercayaan diri sedang dan 8 siswa kepercayaan diri rendah.

Sebelum peneliti mengajak partisipan untuk ikut terlibat dalam penelitian,peneliti terlebih dahulu menanyakan kesediaan mereka dan ternyata mereka

menyetujuinya. Akhirnya delapan siswa yang mempunyai ketegori rendah yangdijadikan partisipan dalam kegiatan penelitian. Lebih jelasnya kecenderungankepercayaan diri secara keseluruhan dapat dijelskan dalam tabel 4 berikut.

Tabel 4.Peningkatan kecenderungan kepercayaan diri secara keseluruhan

ASPEC

Kondisi

awal

Siklus I

Siklus II

Total

Jml

Gain

Jml

Gain

Kepercayaandiri batin

13.75

21.75

0,25

21.63

-0.09

-0,57

Kepercayaandiri lahir

8.00

11.50

0.23

12.38

Page 103: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 103/146

0.04

7.61

Kepercayaandiri spiritual

1.50

1.00

-0,23

2.13

0.39

112.50

Total

23.25

34.25

0.22

36.12

0.01

5.47

Selain terjadi pengkatan secara keseluruhan, secara individu juga terjadipeningkatan. Pada kondisi awal tedapat 8 orang memiliki kecenderungan empatirendah. Setelah siklus 1 masih terdapat 2 orang dan setelah siklus II sudah tidakada lagi siswa yang mempunyai kriteria kepercayaan diri rendah. Gambaranpeningkatan kepercayaan diri secara individu dapat dilihat pada tabel 5 berikut.

 

Page 104: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 104/146

Tabel 5. Peningkatan Kepercayaan Diri Secara Individu

Responden

R-01

R-02

R-03

R-04

R-05

R-06

R-07

R-08

Skor awal

24

24

24

23

23

23

23

22

Kriteria

Rendah

Rendah

Rendah

Rendah

Rendah

Rendah

Rendah

Rendah

SkorSiklus I

Page 105: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 105/146

30

52

33

51

23

36

23

26

Kriteria

Sedang

Tinggi

Sedang

Tinggi

Rendah

Sedang

Rendah

Sedang

SkorSiklus II

31

53

40

41

36

32

25

31

Kriteria

Sedang

Tinggi

Sedang

Page 106: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 106/146

Sedang

Sedang

Sedang

Sedang

Sedang

4.1.1 Keadaan awalSebagaimana telah diuraikan pada bab III bahwa metode pengumpulandata menggunakan skala psikologi dengan alat pengumpul data berupa skalakepercayaan diri. Sebelum skala kepercayaan diri diberlakukan pada responden

terlebih dahulu diuji tingkat validitas dan tingkat reliabilitasnya (perhitungan tingkat validitas dan reliabilitas dapat dilihat pada lampiran 12 dan 13). Setelahskala kepercayaan diri diberlakukan kepada siswa MA Al-Asror kelas X semarangyang berjumlah 38 orang, diperoleh hasil kondisi awal kecenderungankepercayaan diri sebanyak 8 orang (21%) berada pada kategori kepercayaan dirirendah. Gambaran kecenderungan kepercayaan diri saat kondisi awal sepertiterlihat pada tabel 6 sebagai berikut (kategori rendah, sedang, tinggi dalam skornilai dapat dilihat pada lampiran 14 ).

Page 107: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 107/146

Tabel 6. kondisi awal kecenderungan kepercayaan diri siswa (semua)

NO

KODE

S

KRITERIA

1

R-22

58

Tinggi

2

R-31

56

Tinggi

3

R-35

56

Tinggi

4

R-21

55

Tinggi

5

R-29

54

Tinggi

6

R-38

54

Tinggi

7

Page 108: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 108/146

R-17

52

Tinggi

8

R-19

52

Tinggi

9

R-11

51

Tinggi

10

R-33

49

Sedang

11

R-04

48

Sedang

12

R-02

47

Sedang

13

R-28

47

Sedang

14

R-06

46

Page 109: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 109/146

Sedang

15

R-27

46

Sedang

16

R-32

44

Sedang

17

R-36

44

Sedang

18

R-37

44

Sedang

19

R-01

42

Sedang

20

R-09

41

Sedang

21

R-16

41

Sedang

22

Page 110: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 110/146

R-23

41

Sedang

23

R-08

40

Sedang

24

R-14

40

Sedang

25

R-10

39

Sedang

26

R-30

39

Sedang

27

R-20

38

Sedang

28

R-03

37

Sedang

29

R-07

37

Page 111: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 111/146

Sedang

30

R-05

36

Sedang

31

R-12

24

Rendah

32

R-13

24

Rendah

33

R-26

24

Rendah

34

R-25

23

Rendah

35

R-15

23

Rendah

36

R-24

23

Rendah

37

Page 112: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 112/146

R-34

23

Rendah

38

R-18

22

Rendah

Kondisi awal kecenderungan kepercayaan diri secara keseluruhan lebihjelasnya dapat dilihat pada grafik sebagai berikut:

Page 113: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 113/146

grafik I kondisi awal kecenderungan kepercayaan diri secara keseluruhan

Kepercayaan DiriRendah21%Sedang55%Tinggi24%

Mendasarkan pada hasil kondisi awal kepercayaan diri siswa bahwa masihterdapat 8 orang yang termasuk dalam kategori kepercayaan diri rendah, olehkarena itu perlu adanya upaya untuk mengembangkan kepercayaan diri siswamelalui bimbingan dan konseling islami.

Berikut ini nomor nomor responden saat pengambilan data danperubahan nomornya setelah memasuki siklus dalam penelitian yang disajikanpada tabel 7.

Tabel 7 nomor responden dan perubahannya.

NO

Nomor respnden kondisi

Awal

Nomor responden saat

Penelitian

1

R-12

1

2

R-13

2

3

R-26

3

4

R-25

4

5

R-15

5

6

Page 114: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 114/146

R-24

6

7

R-34

7

8

R-18

8

Page 115: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 115/146

4.1.2. Hasil penelitian siklus 1Siklus I dalam penelitian ini tediri dari dua tindakan, yaitu tindakan I dantindakan II. Hal hal yang terkait dengan tindakan I dan tindakan II akandigambarkan lebih jelas sebagai berikut:

4.1.2.1 Tindakan I1) Perencanaan tindakan ISebelum melaksanakan tindakan I, peneliti melakukan persiapan danperencanaan terlebih dahulu, terutama terkait dengan subyek penelitian.Perekrutan subyek penelitian dengan cara menanyakan kesediaan mereka untukmengikuti kegiatan, mereka menyambut dengan senang hati dan akhirnyakedelapan siswa yang mempunyai kriteria kepercayaan diri rendah yang penelitijadikan partisipan.

Tindakan pertama yang peneliti lakukan yaitu bimbingan kelompok. Hal

ini dilakukan pada partisipan yang usianya relatif sama, yaitu anatar 16-17 tahunharapannya, dengan adanya persamaan jenjang umur, dinamika kelompok saaatpenelitian dapat berkembang dan terjadi transfer wawasan diantara sesama siswa.Lebih jelasnya, rencana pelaksanaan tindakan 1 dapat dilihat pada tabel 8 berikut

Tabel 8. Rencana pelaksanaan tindakan I

Tujuan

Mengupayakan bagaimana cara untukmeningkatkan kepercayaan diri siswa

Indikator

Siswa dapat menjelaskan tentangkepercayaan diri.

Page 116: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 116/146

Siswa dapat menjelaskan arti pentinnyakepercayaan diri.

Siswa dapat menyebutkan ciri ciriorang percaya diri.

Menjelaskan apa saja cara untukmeningkatkan kepercayaan diri.

Pelaksanaan

Tindakan

Membahas materi tentang pentingnyakepercayaan diri bagi siswa.

Mendiskusikan halhal yang perluditempuh agar kepercayaan diri dapat

berkembang lebih

Kemampuan yang diharapkan

Pemahaman tentang kepercayaan diri.

Siswa dapat merumuskan upaya- upayaapa saja yang dilakukan agarkepercayaan diri meningkat

2) Pelaksanaan tindakan I

Waktu : 22 Januari 2009

Tempat: Ruang kelas MA Al-Asror

Jumlah siswa: 8 siswa

Jalannya tindakan

a) PendahuluanPeneliti mencoba membina hubungan baik (rapport) terlebih dahuludengan menanyakan kondisi mereka, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkansalam" dan dilanjutkan dengan penjelasan maksud diadakannya penelitiantersebut dan kegiatan dibuka dengan berdoa bersama. Setelah selesai, penelitimemberikan cerita/kisah yang menginspirasi untuk menghantarkan mereka ke

Page 117: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 117/146

materi. Pada saat cerita, peneliti meminta satu siswa untuk membacakan cerita danyang lain mendengarkan, kemudian peneliti meminta mereka berpendapat tentanghikmah yang ada dalam cerita tersebut. Setelah semua siswa bependapatkemudian peneliti sedikit menambahkan. Pada cerita ini fokusnya adalah positifthinking agar mereka melakukan kegiatan ini dilandasi dengan hati yang ikhlas

dan bersungguh- sungguh. Setelah selesai barulah peneliti melanjutkan pada tahap berikutnya.

b) Kegiatan intiSetelah suasana terlihat akrab dan anggota kelompok sudah siap, penelitikemudian memulai mengajak anggota kelompok (partisipan) mendiskusikantentang kepercayaan diri, arti pentingnya berpikir positif dan upaya apa yang perlu

dilakukan agar mempunyai kepercayaan diri yang tinggi. Siswa memang masihsukar untuk diajak diskusi, mereka masih banyak kurang serius, malu maluuntuk mengemukakan pendapat. Melihat kondisi ini Peneliti memberikan stimuluslewat pembicaraan tentang bagaimana penampilan berseragam yang merekainginkan, perasaan apa yang mereka alami ketika memakai pakaian yang merekaanggap lebih gaul. setelah mereka saling memberikan pendapat penelitimemberikan selembar kertas yang berisi cerita tentang bagaiamana suasana hati,perilaku dan reaksi fisik ketika ada seseorang yang ingin bertanya di dalam kelastetapi takut ditertawakan oleh teman dan takut dianggap bodoh. Masing masingsiswa disuruh mengisi lembar tersebut dengan memilih jawaban yang sudah

Page 118: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 118/146

disediakan dan setelah semua siswa mengisi, peneliti mengajak diskusi bahwaperanan pemikiran sangat berpengaruh pada pembentukan kepercayaan diri.

c) PengakhiranSetelah kegiatan selesai, peneliti memberikan kesimpulan dari kegiatan

ini. Kemudian, setelah dirasa cukup, peneliti mengakhiri kegiatan ini danmengevaluasi dengan memberikan pendapat mereka tentang kegiatan pertemuanpertama ini. Setelah selesai maka peneliti menutup bimbingan itu denganmengucapkan salam, menutup kegiatan dengan doa bersama dan mengatakanuntuk tidak lupa pada pertemuan berikutnya.

d) observasiPeneliti melakukan observasi sendiri melalui pengamatan selama kegiatanberlangsung. Hasil yang peneliti peroleh selama kegiatan yaitu:

1) siswa menjadi paham tentang konsep kepercayaan diri setelah diskusidengan yang lain. Hal ini terlihat dari lembar observasi yang didisi siswa.2) siswa ingin kegiatan ini segera selesai karena waktu sudah siang dan melihatteman teman yang lain sudah pulang dari sekolah. Hal ini terlihat ketikamereka minta untuk segera mengakhiri kegiatan.3) siswa terlihat malu- malu mengungkapkan pendapatnya.e) Refleksi1. Siswa masih terlihat malu dan ogah ogahan untuk diajak diskusi, hal initerlihat mereka harus ditanyai satu persatu untuk mau mengemukakanpendapatnya.

Page 119: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 119/146

2. Siswa masih terlihat terpaksa hal ini terlihat mereka meminta kegiatansegera diakhiri.

f) Revisi perencanaanPerencanaan yang perlu dilakukan pada tindakan II yaitu memberikan

materi yang lebih mendalam tentang kepercayaan diri, yaitu mengajak siswauntuk bisa lebih bisa berfikir positif dalam melihat kenyataan hidup dan mampumenentukan tujuan hidup mereka secara jelas. Siswa yang mampu berbaik sangkaterhadap kenyataan dan mampu memutuskan pilihan akan sangat menopangkepercayaan diri siswa. Karena ia mampu menerima kenyataan dan akan terusmaju, tidak mudah menyerah dan juga dalam berperilaku tidak hanya menurutiorang lain tetapi mempunyai tujuan yang jelas yang hendak ia capai. Hal inilahyang akan dicapai dalam penelitian.

4.1.2.2 Tindakan II1. Perencanaan tindakanHal yang direncanakan dalam tindakan II seperti pada tabel 9.berikut:

Tabel 9.Rencana pelaksanaan tindakan II

Tujuan

Mengembangkan kemampuan berfikirpositif siswa dan kemampuan mentukantujuan yang jelas.

Indikator

Siswa dapat menyebutkan danmenjelaskan cara yang untukmengembangkan berfikir positif danmenentukan tujuan yang jelas.

Pelaksanaan tindakan

Membahas tentang cerita yang kemudian

Page 120: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 120/146

di analisis bersama sama yangkaitannya dengan berfikir positif,mengisi kertas yang berisi cerita tentanghubungan antara suasana hati, perilakudan reaksi dengan pemikiran. Bersama  sama merumuskan tujuan hidup dalam

jangka waktu tahunan dan lima tahunandan merumuskan cara untukmencapainya tersebut.

Kemampuan yang diharapkan

Kemampuan berfikir positif dan mampumerumuskan/merencanakan hidup.

2. Pelaksanaan tindakan II

Waktu : 23 Januari 2009

Tempat: Masjid Al-Asror

Jumlah siswa: 8 siswa

Jalannya tindakan

a) Pendahuluan

Peneliti membina hubungan baik (rapport) terlebih dahulu denganmenanyakan kondisi mereka, dan kemudian dilanjutkan dengan mengucapkansalam" dan dilanjutkan dengan sedikit mengulas kegiatan pada pertemuanpertama dan kegiatan dibuka dengan berdoa bersama. Setelah selesai, penelitimemberikan simulus simulus kecil untuk mengantarkan mereka pada diskusi.Pertemuan kedua ini para siswa terlihat lebih antusias dan lebih akrab dari pada pertemuan pertama, mereka sudang mau saling memberikan pendapat menanggapitopik yang dibahas.

Page 121: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 121/146

b) Kegiatan intiSetelah suasana terlihat akrab dan anggota kelompok sudah siap, penelitikemudian memulai mengajak anggota kelompok (partisipan) mendiskusikantentang perlunya mempunyai tujuan yang jelas dalam hidup, para siswa sudahterlihat antusias untuk diskusi dan saling membreikan komentar. Setelah diskusidirasa cukup peneliti memberikan kertas untuk bersamasama merumuskan/

merencanakan hidup dalam jangka tahunan, lima tahunan dan bagaimana caramencapai tujuan tersebut. Dalam pengisian peneliti sambil menerangkan tiappoint sehingga harapannya mereka semakin mudah memahami itempernyataannya.

c) PengakhiranSetelah kegiatan selesai, peneliti memberikan kesimpulan dari kegiatanini. Kemudian, setelah dirasa cukup, peneliti mengakhiri kegiatan ini danmengevaluasi dengan memberikan pendapat mereka tentang kegiatan pertemuan

kedua ini. Setelah selesai maka peneliti menutup bimbingan itu denganmengucapkan salam, menutup kegiatan dengan doa bersama dan mengatakanuntuk tidak lupa pada pertemuan berikutnya.

d) observasiPeneliti melakukan observasi sendiri melalui pengamatan selama kegiatanberlangsung. Hasil yang peneliti peroleh selama kegiatan yaitu:

Page 122: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 122/146

1) Siswa sudah mulai aktif dalam diskusi dan tidak terlihat meminta untuk segera mengakhiri kegatan.2) menjadi paham tentang perlunya merumuskan tujuan dalam hidup.

e) RefleksiRefleksi pada tindakan 2 ini, peneliti akan melaporkan hasil evaluasisetelah siklus 1 berdasrakan analisis skala kepercayaan diri. Analisis skalakepercayaan diri pasca siklus 1 dijelaskan sebagai berikut:

1. Analisis peroranganjumlah mahasiswa yang mengikuti tindakan berjumlah 8 orang. Jumlahskor dari 3 aspek pada skala keperayan diri dapat dilihat pada tabel 10sbb.

Tabel 10.analisis perorangan pasca siklus 1

Responden

R-01

R-02

R-03

R-04

R-05

R-06

R-08

R-08

Skor awal

24

24

24

23

23

23

23

22

Page 123: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 123/146

Skorsiklus 1

30

52

33

51

23

36

23

26

Bedasrakan pada tabel di atas dapat diperoleh data sebagai berikut:

a. R-01 mengalami kenaikan skor dari 24 menjadi 30, dengan demikianberarti bahwa R-01 mengalami keniakan dari kriteria kepercayaan dirirendah menjadi kriteria kepercayaan diri sedang.b. R-02 mengalami kenaikan skor dari 24 menjadi 52, dengan demikianberati bahwa R-02 mengalami keniakan dari kriteria kepercayaan dirirendah menjadi kriteria kepercayaan diri tinggi.

Page 124: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 124/146

c. R-03 mengalami kenaikan skor dari 24 menjadi 33, dengan demikianberarti bahwa R-03 mengalami keniakan dari kriteria kepercayaan dirirendah menjadi kriteria kepercayaan diri sedang.d. R-04 mengalami kenaikan skor dari 24 menjadi 51, dengan demikianberarti bahwa R-04 mengalami keniakan dari kriteria kepercayaan dirirendah menjadi kriteria kepercayaan diri tinggi.

e. R-05 tidak mengalami kenaikan skor dari 23 menjadi 23, dengandemikian berati bahwa R-05 tetap pada kriteria kepercayaan dirirendah.f. R-06 mengalami kenaikan skor dari 24 menjadi 36, dengan demikianberarti bahwa R-06 mengalami kenaikan dari kriteria kepercayaan dirirendah menjadi kriteria kepercayaan diri sedang.g. R-07 tidak mengalami kenaikan dari skor dari 24, dengan demikianberati bahwa R-07 tetap pada kriteria kepercayaan diri rendah.h. R-08 mengalami kenaikan skor dari 24 menjadi 26, dengan demikianberarti bahwa R-08 mengalami kenaiakan dari kriteria kepercayaan dirirendah menjadi kriteria kepercayaan diri sedang.

2. Analisis per sub variabelHasil analisis peraspek pada skala kepercayaan diri pasca siklus 1 yaitusebagai berikut:

Page 125: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 125/146

Tabel.11 analisis per sub variabel pasca siklus I

Sub variable

Kondisi awal

Siklus I

Jml

Gain

Kepercayaan diri batin

13.75

21.75

0,25

Kepercayaan diri lahir

8.00

11.50

0.23

Kepercayaan diri spiritual

1.50

1.00

-0,23

Total

23.25

34.25

0.22

Berdasrakan data di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:

a) Aspek kepercayaan diri batin kondisi awal skornya 13.75, setelahmelalui siklus 1 naik menjadi 21.75, dengan demikian kepercayaandiri batin mengalami kenaikan 0.25.

b) Aspek kepercayaan diri lahir kondisi awal 8.00 setelah sklus Imenjadi 11.50 sehingga mengalami kenaikan 0.23.c) Aspek kepercyaan diri spiritual kondisi awal 1.50 setelah siklus 1

Page 126: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 126/146

mengaami penurunan -0.23 sehingga skornya menjadi 1.00.

3. Analisis keseluruhanSecara keseluruhan, kecenderungan kepercayaan diri mahasiswameningkat setelah siklus 1 yaitu peer counseling. Hal ini terlihat dari skor kondisi

awal 23.25, naik menjadi 34.25 tingkat kenaikan yang terjadi sebanyak 0.22.Dengan adanya peningkatan jumlah keseluruhan ini, maka dapat dikatakan bahwabimbingan dan konseling islami dengan media bimbingan berupa peer counselingdapat meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Page 127: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 127/146

f) Revisi perencanaanBerdasarkan kekurangan yang ada pada siklus 1, maka dapat dilkaukanrevisi perencanaan pada siklus II, yaitu perllu diberikan contoh /obyek yang daptdilihat siswa, sehingga setelah mereka melihat contoh/obyek tersebut kepercayaan 

dirinya akan meningkat. Hal ini perlu dilkaukan karena pada siklus 1 yang terjadihanya interaksi dan dinamika kelompok yang terjalin pada teman sebaya. Belumada contoh nyata yang dapat dilihat bagaimana selayakanya kepercayaan diriseseorang berkembang. Oleh karen aitu peneliti akan memberikan tayangan filmyang mampu menjadi inspirasi bagi siswa sehinga setelah melihat film tersebutkepercayaan dirinya dapat muncul dan lebih berkembang.

4.1.3 Hasil penelitian siklus 1I

4.1.3.1 Perencanaan tindakan

sesuai dengan revisi perencanaan pada siklus 1, maka peencanaan tindakanpada siklus II dapat dilihat dalam tabel 12 sbb:

Rencana pelaksanann tindakan siklus II

Tujuan

Kepercayaan diri siswa dapat lebihberkembang setelah melihat film

Indikator

Mahasiswa dapat menjelaskan adeganyang membuat empatinya muncul

Mahasiswa dapat menjelaskanperasaannya setelah melihat filmtersebut

Page 128: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 128/146

Pelaksanaan tindakan

Memutar film yang berjudul motivationboundin, manusia pilihan, olyk daredream dan vertkal limit.

Kemampuan yang diharapkan

Mahasiswa dapat merasakankepercayaan dirinya meningkat.

4.1.3.2 Pelaksanaan tindakan

1) PendahuluanPada kegiatan ini peneliti membuka pertemuan dengan mengucapkanterimaksih atas kehadirannya, menanyakan kabar dan menjelaskan maksuddiadakannya kegiatan. Peneliti menjelaskna bahwa pertemuan ini diskusi danpemutaran film, setelah film diputar diadakan diskusi agar film tersebutmemberikan kesan.

2) Kegiatan intiPemutaran film dilakukan satu persatu, yang pertama yaitu motivation

boundin agar para siswa mampu menerima kenyataan hidup, tidak sedih ketikamenerima cobaan dan tidak pantang menyerah, bahwa harapan itu selalu ada.Kedua film manusia pilihan bahwa manusia sejak dalam rahim sudahmengadakan perjanjian dengan Allah yaitu mengesakan-Nya, mengakui bahwaAllah-lah satu satunya Tuhan yang berhak disembah. Film ini merupakan filmpembangkit iman dan takwa kepada Allah dengan tujuan melurusan tujuan hidup

Page 129: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 129/146

manusia yaitu mencari ridha Allah semata sehingga ia akan terhindar darikeharusan memenuhi tuntutan sosial yang bertentangan dengan tujuan hidupnya.Ketiga olyk dare dream bahwa kekurangan bukan alasan menjadikan manusiapantang menyerah, dengan kekurangan kita gali kelebihan yang lain sebagiprestasi unggulan. Terakhir vertikal limit bahwa dalam hidup harus mampumenetapkan tujuan dan mampu membuat keputusan diantar pilihan, mmapu

memprioritaskan diantar hal hal yang penting.

3) PenutupPeneliti memberikan kesimpulan dari kegiatan pemutaran film,menanyakan kesan dan memotivasi mereka bahwa pemikiran seesorang sangatberpengaruh pada kesuksesan oleh karena itu seanntiasa berfikir positif dan mmap merumuskan tujuan yang membahagiakan dunia kahirat, dan tidak lupa kerjakeras dan berdoa agar cita cita menjadi kenyataan.

4) ObservasiSelama malakukan egiatan peneliti mengaati ahawa para siswa mengalamibeberapa hal:

a) Senang karena mampu melihat obyek sebagai inspirasi dalam hidup.b) Ketegangan dalam mengikuti pelajaran hilang kaena merasa rileks.c) Wajahnya cerah penuh dengan semangat.5) RefleksiRefleksi pada siklus II ini, peneliti akan melaporkan hasil evaluasi setelahsiklus II berdasrakan analisis skala kepercayaan diri. Analisis skala kepercayaandiri pasca siklus 1I dijelaskan sebagai berikut:

Page 130: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 130/146

a) Analisis peroranganjumlah mahasiswa yang mengikuti tindakan berjumlah 8 orang. Jumlahskor dari 3 aspek pada skala keperayan diri dapat dilihat pada tabel 13 sbb.

Tabel 13.analisis perorangan pasca siklus II

Responden

R-01

R-02

R-03

R-04

R-05

R-06

R-08

R-08

Skorsiklus I

30

52

33

51

23

36

23

26

Skorsiklus 1I

31

53

40

41

36

Page 131: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 131/146

32

25

31

Bedasrakan pada tabel di atas dapat diperoleh data sebagai berikut:

1) R-01 mengalami kenaikan skor dari 30 menjadi 31, dengan demikian berartibahwa R-01 tetap pada kriteria kepercayaan diri sedang.2) R-02 mengalami kenaikan skor dari 52 menjadi 53, dengan demikian beratibahwa R-02 tetap pada kriteria kepercayaan diri tinggi.3) R-03 mengalami kenaikan skor dari 33 menjadi 40, dengan demikian berartibahwa R-03 tetap pada kriteria kepercayaan diri sedang.4) R-04 mengalami kenaikan skor dari 51 menjadi 41, dengan demikian berartibahwa R-04 mengalami penurunan 10 angka dan mengalami penurunan darikriteria kepercayaan diri tinggi menjadi kepercayaan diri sedang.

5) R-05 tidak mengalami kenaikan skor dari 23 menjadi 36, dengan demikianberati bahwa R-05 mengalami kenaikan 13 angka dan mengalami kenaikanmenjadi kriteria kepercayaan diir sedang.

Page 132: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 132/146

6) R-06 mengalami kenaikan skor dari 36 menjadi 32, dengan demikian berartibahwa R-06 mengalami peurunan 4 angka dengan demikian tetap pada kriteriakepercayaan diri sedang.7) R-07 tidak mengalami kenaikan dari skor dari 23 menjadi 25, dengandemikian berati bahwa R-07 mengalami keniakan 2 angka tetap dan menjadikriteria kepercayaan diri sedang.

8) R-08 mengalami kenaikan skor dari 26 menjadi 31, dengan demikian berartibahwa R-08 mengalami kenaiakan 5 angka dan tetap pada dari kriteriakepercayaan diri sedang.b) Analisis per subvariabelHasil analisis peraspek pada skala kepercayaan diri pasca siklus 1 yaitusebagai berikut:

Tabel.14 analisis per sub variabel pasca siklus II

Sub variabel

Siklus I

Siklus II

Juml

Juml

Gain

Kepercayaan diri

batin

21.75

21.63

-0.09

Kepercayaan dirilahir

11.50

12.38

0.04

Kepercayaan dirispiritual

1.00

2.13

0.39

Total

Page 133: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 133/146

34.25

36.12

0.01

Page 134: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 134/146

Berdasrakan data di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:

d) Aspek kepercayaan diri batin siklus I skornya 21.75, setelah melaluisiklus 1I mengalami penurunan menjadi 21.63, dengan demikiankepercayaan diri batin mengalami penurunan -0.09.e) Aspek kepercayaan diri lahir sklus I 11.50 setelah siklus II menjadi

12.38 sehingga mengalami kenaikan 0.04.f) Aspek kepercyaan diri spiritual siklus I 1.00 setelah siklus 1Imengalami kenaikan 0.39 sehingga skornya menjadi 2.13.

4. Analisis keseluruhanSecara keseluruhan, kecenderungan kepercayaan diri mahasiswameningkat setelah siklus II. Hal ini terlihat dari skor kondisi awal 33.25, naik menjadi 36.12 tingkat kenaikan yang terjadi sebanyak 0.01. Dengan adanyapeningkatan jumlah keseluruhan ini, maka dapat dikatakan bahwa bimbingan dankonseling islami dengan media bimbingan berupa peer counseling dapat

meningkatkan kepercayaan diri siswa.

4.2. PembahasanMendasarkan pada hasil penelitian, dapat diketahui bahwa denganmemanfatkatkan bimbingan dan konseling islami kepercayaan diri siswa dapatdkembangkan. Upaya mengembangkan kepercayaan diri siswa dengan melaluibimbingan dan konseling islami ini dilakukan melalui dua siklus (siklus I dansiklus II), masing- masing siklus menggunakan tahapan yang meliputi tahap

perencanaan tindakan, tahap tindakan, tahap obsevasi dan tahap refleksi.

Page 135: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 135/146

Upaya upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkankepercayaan diri siswa dengan melalui bimbingan dan konseling islami yaitusebagai berikut:

1. Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Islami dapat meningkatkan

kepercyaan diri siswa. Hal ini terbukti dari perilaku mereka yangmengalami perubahan diantaranya adalah: mereka mampu menerimadiri sendiri tidak cenderung konformis demi diterima dalamkelompoknya, memahami potensi diri sehingga termotivasi untukmengoptimalknnya dan mengerti tujuan yang jelas dalam hidupnya.Hal ini karena melalaui bimbingan konseling islami dilakukanupaya pengembangan fitrah dengan mengacu pada aturan Allah yaituAl-Quran yang berfungsi sebagai pedoman hidup seluruh umatmuslim. Siswa secara bersama-sama memahami ayat Al-Quran yangmampu mendorong seorang muslim untuk kembali mengingatkan akanpersaksian dengan Tuhannya yang mana dengan persaksian itumenimbulkan konsekuensi untuk mematuhi segala aturan-Nya dan

untuk diterapakan dalam kehiduan seharí-hari. Sehingga seorangmuslim mampu menolak tuntutan sosial yang tidak sesuai denganaturan ilahi mampu menjadi insan yang menerima dirinya dan tidakkonformis demi diterima lingkungan sekitar.

2. Dalam pelaksanan konseling yang terdiri dari 8 orang sangatmemungkinkan mendapatkan penilain yang berbeda-beda. Oleh karenaitu minat mereka dalam pelasanaan juga angat variatif, terkadang pada

Page 136: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 136/146

pertemuan pertama terlihat serius dan tenang tetapi berbeda padapertemuan selanjutnya. Hal ini diduga karena beberapa sebabdiantaranya mood setiap siswa pada saat pelaksanan berbeda-bedasehingga memepngaruhi konsentrasi, tanggapan terhadap penyajianpeneliti. Tetapi dalam pelaksanaan semua participan terkondisikan danbisa megikuti semua kegiatan samapi selesai dengan memeperoleh

hasil peningkatan kecenderungan kepercayaan dirinya.3. Media bimbingan dan konseling islami yang digunakan untukmeningkatkan kepercayaan diri siswa pada penelitian ini yaitua) Mengggunakan quran sebagai media untuk menghidupkankembali fitrah iman pada diri manusia sebagaimana dalam (Q.S Al-Araraf 168). Fitrah iman ketika telah tumbuh akan mengacu padaketentuan sang khaliq, karena menyadari bahwa manusia sudahdituliskan telah mengadakan perjanjian untuk mengesakan danmenatati peraturan dari yang di-Esa-kan. Dengan ini harapannyasegala perilaku manusia akan berdasarakan dengan Al-Quransebagia pedoman hidup muslim dan mampu memusatkankepercayaan dirinya hanya kepada Allah bukan kepada manusia.

Menurut Sutoyo (2007: 69) kecenderungan berperilaku positif padamanusia adalah merupakan aktualisasi fitrah iman yang ada padasetiap individu.b) Media dalam bentuk manusia, dalam hal ini peneliti yang berperansebagai Konselor sangat dominan dalam perananya sebagai

Page 137: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 137/146

teladan, baik sikap maupun perkataan. Konselor tidak akan berhasiljikalau apa yang diucapkan tidak sesuai dengan perilaku dan sikapdalam sehari-harinya. Oleh karena itu konselor seharusnyamemiliki pemahaman islam dan mentatainya.c) Film yang diputar yaitu film yang alur ceritanya dapat membuatorang yang melihat menjadi muncul (tergugah) kepercayaan

dirinya . Film yang diputar yaitu motivation boundin, manusiapilihan, olyk dare dream dan vertikal limit. Film ini merupakanfilm potongan yang membuat motivasi penonton tergugah denganpesan yang singkat, berkesan dan jelas. Film merupakan salah satumedia bimbingan yang dapat dijadikan sarana untuk mendorongdan meningkatkan motivasi, seta untuk menanamkan sikap dansegi segi afektif lainnya (Arsyad, 2002:48).

4. Cara mengetahui berhasil dan tidakanya proses konseling yangdilakukan yaitu Menurut Sutoyo (2007:223) evaluasi bisa dilakukandengan mengamati perubahan aktualisasi iman, islam dan ikhsan

dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini perubahan mereka tampakpada sikap yang lebi menghormati kepada yang lebih tua, sopan, tidakmalu-malu dalam berpendapat dan penampilan yang rapi.

Page 138: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 138/146

4.3 Kendala Pelaksanaan Penelitian

1. Waktu yang sangat singkat dalam melaksanakan observasi terhadappatisipan, hal ini karena adanya pemindahan subyek penelitian yangsemula mahasiswa menjadi siswa dengan latar belakang yang sama.

Pemindahan dilakukan untuk efektivitas waktu karena mahasiswasedang liburan semester, dengan waktu yang singkat diduga penelitikurang mengetahui kebutuhan mereka secara lengkap. Sehinggadimungkinkan menjadi faktor dominan terjadinya kenaikan yang rendah.2. Waktu pelaksanaan penelitian yang singkat sehingga penelitandihentikan pada siklus II padahal semua partisipan masih dalam kriteriasedang, belum mencapai krtiteria kepercayaan diri yang optimal (tinggi),meskipun demikian mereka sudah mengalami kenaikan dan tidak adalagi yang mempunyai kepercayaan diri rendah.3. Kenaikan dari pre test ke siklus I terjadi kenaikan yang besar, sedangkandari siklus 1 ke siklus II hanya sedikit hal karena di duga merekatermasuk kategori pribadi tipe campers yaitu menikmati kesuksesan dan

merasa puas sehingga tidak tertantang untuk menjadi yang lebih dariyang sudah ada.

Page 139: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 139/146

BAB V

PENUTUP

5.1 SIMPULAN

Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwakepercayaan diri siswa MA Al-Asror Semarang dapat dikembangkan melaluibimbingan dan konseling Islami.

1. Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Islami dapat meningkatkankepercyaan diri siswa. Hal ini terbukti dari perilaku mereka yang mengalamiperubahan diantaranya adalah: mereka mampu menerima diri sendiri tidakcenderung konformis demi diterima dalam kelompoknya, memahami potensidiri sehingga termotivasi untuk mengoptimalknnya dan mengerti tujuanyang jelas dalam hidupnya.2. Dalam pelaksanaan konseling yang terdiri dari 8 orang sangatmemungkinkan mendapatkan penilain yang berbeda-beda. Oleh karena ituminat mereka dalam pelaksanaan juga sangat variatif, terkadang padapertemuan pertama terlihat serius dan tenang tetapi berbeda pada pertemuanselanjutnya. Hal ini diduga karena beberapa sebab diantaranya mood setiapsiswa pada saat pelaksanan berbeda-beda sehingga mempengaruhikonsentrasi, tanggapan terhadap penyajian peneliti. Tetapi dalam

pelaksanaan semua partisipan terkondisikan dan bisa megikuti semuakegiatan samapi selesai.

Page 140: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 140/146

3. Media bimbingan dan konseling islami yang digunakan untuk meningkatkankepercayaan diri siswa pada penelitian ini yaitu media kelompok denganmemahami ayat Al-quran dan media elektronik berupa film. Film yangdiputar yaitu film yang alur ceritanya dapat membuat orang yang melihatmenjadi muncul (tergugah) kepercayaan dirinya . Film yang diputar yaitumotivation boundin, manusia pilihan, olyk dare dream dan vertikal limit.

Film ini merupakan film potongan yang meningkatkan motivasi denganpesan yang singkat, berkesan dan jelas4. Cara mengetahui berhasil dan tidakanya proses konseling yang dilakukanyaitu dari perbedaan sikap mereka selama menggikuti selam prosespenelitian. Peneliti bisa membedakan sikap mereka yang ogah ogahanpada pertemuan pertama, dan cenderung cuek tidak menghormati orang laindalam hal ini peneliti, tetapi pada pertemuan berikutnya sikap mereka sudahmenunjukkan perubahan, mereka sudah meunjukkan penghormatan kepadayang lebih tua dan juga dalam penampilan mereka lebih rapi.

5.2 SARANBerdasrakan penelitian ini, peneliti memberikan saran kepada beberapapihak diantaranya:

1. Bagi pihak sekolah dapat menyediakan al-quran atau jadawal membacaalquran sebelum mulai pelajaran.2. Pihak sekolah dapat memanfaatkan bimbingan dan konseling islami melaluilayanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Page 141: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 141/146

3. siswa MA Al-Asror kelas X mulai memiliki kecakapan untuk memilih danmemanfaatkan kandungan Al-quran yang digunakan dalam pelaksanaanBimbingan dan Konseling Islami yang bisa meningkatkan kepercayaan diri4. Mengingat film juga efektif untuk mengembangkan sifat sifat positif bagisiswa maka seyogyanya sekolah juga menjadikan film sebagai sarana untukmembangun karakter siswa.

5. Bagi siswa diharpakan tidak hanya melihat film yang memuaskankesenangan tetapi juga perlu melihat film film yang bermanfaat untukmengembangkan kepercayaan diri.

Page 142: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 142/146

DAFTAR PUSTAKA

Al-quran dan Terjemahnya, Departemen Agama Republik Indonesia.

Al-Bugha dan Mistu.2007.Syarah Hadits Arbain An-Nawawi.Jakarta:PustakaAl-Kautsar.

Ali,Muhammad dan Asrori,Muhammad.2005.Psikologi Remaja (PerkembanganPeserta Didik).Jakarta:PT Bumi Aksara

An-Nawawi,Riyadhus Shalihin.Jakarta:Pustaka Amani.

Angelis,Barbara De dalam Baty Subakti.2003.Percaya Diri.Jakarta:GramediaPustaka Utama.

Arikunto,Suharsimi.2006.Prosedur Penelitian Suatu PendekatanPraktik,Jakarta:Rineka Cipta.

Arsyad,Azhar.2002. Media Pembelajaran.Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada.

Azwar, Saefudin.2001.Tes Prestasi.Yogyakarata:Pustaka Pelajar.

-------------------- .2005.Penyusunan Skala Psikologi.Yogyakarta.Pustaka Pelajar 

Davies,Philippa.2004.Meningkatkan Rasa Percaya Diri (IncreasingConfidence).Alih Bahas Oleh Saut Pasaribu.Yogyakarta:Torrents Book.

Dwi Lasito Sari.Keefektifan Bimbingan Kelompok untuk MeningkatkanKepercayaan Diri Siswa yang Tidak Naik Kelas.

Faqih Aunur Rahim.2001.Bimbingan dan Konseling dalam Islam.Yogyakarta:

UII Press.

Page 143: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 143/146

Hakim,Thursan.2005.Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri.Jakarta:Puspa Swara.

Hurlock, Elizabteh B. 1999. Psiklogi Perkembangan (Suatu PendekatanSepanjang Rentang Kehidupan). Alih Bahasa Oleh Istiwidayanti Dan

Sudjarwo.Jakarta.Erlangga.

Hadi, Sutrisno .2000.Statistik Jilid II.Yogyakarta:Andi.

http://islamintelek.blogspot.com/2007/11/bimbingan-dan-konseling-islami.html

Kuswanto.Penelitian Tentang Kepercayaan Diri Anta Siswa Yang Diberi DanTidak Diberi Bimbinan Pribadi Melalui Layanan Bimbingan Kelompok

Page 144: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 144/146

(Penelitian Eksperimen Pada Siswa Kelas II SLTP Imejobo Kudus TahunAjaran 1999/200).Skripsi. Tidak Diterbitkan.

Lindenfield Gael.1994.Mendidik Anak Agar Percaya Diri (alih bahasa:Ediati

Kamil).Jakarta:Arcon.

Luxory, Yusuf.2001.Percaya Diri.Jakarta:Khalifa.

Madya,Suwarsih.1994.Panduan Penelitian Tindakan.Yogyakarta:lembagaPenelitian IKIP Yogyakarta.

May,Rollo,2003.Seni Konseling. Yogyakarta:Pustaka Pelajar offset.

Nazir,Moh.2003.Metode Penelitian.Jakarta.Ghalia.

Rahmat,Djalaludin.2000.Psikologi Komunikasi. Bandung:Remaja RosdakaryaOffset.

Rini(www.e-psikologi.com/dewasa/161002.htm).5Juni2008)

Romlah,Tatiek.2001.Teori dan praktek Bimbingan Kelompok.Malang:UNM

Santosa,Slamet.2004.Dinamika Kelompok.Jakarta:Bumi Kasara.

Sugiyo.2005.Komunikasi Antar Pribadi.Semarang:UNNES Press.

Supratiknya.1993.Teori Teori Psikodinamik (Klinis).Yogyakarta: Kanisius.

Sutoyo,Anwar.2007.Bimbingan dan Konseling Islami (Teori dan Praktek).Semarang: Cipta Prima Nusantara.

Savinaenen, A and P. Scott. 2002. The Force Concept Inventory : a Fool ForMonitoring Student Learning. Physics Education. Vol 37 No. 1. Hal: 4552.

Page 145: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 145/146

 

Wibowo,M.E.:Kasmadi,K,Yuniawan,T.;Ekowardono,B.K.;Dewanto,PH.;Rokhman.F.;Rustad.S.;dan Rustono.2008.Panduan Penulisan KaryaIlmiah.Semarang:Universitas Negeri Semarang.

Widarso,Wisnubroto.2005.Sukes Membangun Rasa Percaya DiriJakarta:Gramedia Widiasarana Indonesia.

Windiasmiana(http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jiptumm-gdl-sl-2003-windy-8811-percaya-di) 10 Juli 2008.

Page 146: Bk Bk Islami

5/13/2018 Bk Bk Islami - slidepdf.com

http://slidepdf.com/reader/full/bk-bk-islami 146/146