bismillah referat dry eye

Download Bismillah Referat Dry Eye

Post on 10-Feb-2016

66 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dry eye

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUAN

Latar Belakang MasalahDry eye atau keratokonjungtivitis sika merupakan masalah cukup penting dalam kesehatan masyarakat yang menyebabkan rasa tidak nyaman di mata, lelah dan gangguan penglihatan yang menganggu aktivitas sehari-hari. Pada International Dry Eye WorkShop menjelaskan bahwa dry eye merupakan penyakit multifaktorial karena gangguan produksi air mata dan tidak stabilnya film air mata atau evaporasi air mata yang berlebihan. Hal ini menimbulkan beberapa gejala yaitu rasa tidak nyaman di mata, cepat lelah, gangguan penglihatan. Gejala lainnya seperti rasa terbakar, mucus yang berlebihan di mata, fotosensitivitas, sulit menggerakan kelopak mata, dan sakit. 1Angka kejadian sindroma mata kering ini lebih banyak pada wanita dan cenderung meningkat sesuai dengan peningkatan usia. Berdasarkan data epidemiologi dari beberapa penelitian, didapatkan sekitar 7.8% atau 3.23 juta wanita di Amerika dan 4.7% atau 1.6 juta laki-laki dengan usia>50 tahun mengalami dry eye. Dry eye merupakan penyakit paling sering terjadi di daerah Asia, dimana 20-50% terjadi pada usia tua. 1Tear film normal diperlukan untuk mempertahankan fungsi permukaan okuler. Perubahan patologis yang terlihat pada sindrom mata kering (dry eye disease) mempengaruhi semua komponen tear film. Air mata diperlukan untuk mempertahankan kesehatan permukaan depan mata.Orang dengan dry eye tidak menghasilkan air mata yang cukup atau memiliki kualitas air mata yang buruk. Dry eye merupkan masalah yang sering terjadi, terutama di usia lanjut, makan dari itu dibutuhkan penanganan yang tepat untuk menurunkan angka morbiditas karena dry eye dan meningkatkan kualitas hidup. 1

BAB IITINJAUAN PUSTAKAI. ANATOMI A. PalpebraKetika menutup, palpebra menutupi bagian anterior bola mata agar mata terlindungi dari cedera dan sinar yang berlebihan. Selain itu juga berfungsi untuk melembabkan kornea dengan menyebarkan cairan lakrimalis. Palpebra terdiri atas palpebra superior dan inferior yang diperkuat oleh jaringan ikat dan didalamnya terdapat kelenjar tarsal yang mensekresi lipid untuk melumasi palpebra dan mencegah palpebra superior dan inferior saling menempel ketika menutup. Lipid tersebut juga berfungsi sebagai barier terhadap cairan air mata agar tidak keluar dari mata, namun jika produksi air mata berlebihan maka air mata akan jatuh membasahi pipi. Bagian dalam palpebra dilapisi oleh konjungtiva palpebra dibagian dalamnya dan tersambung dengan konjungtiva bulbi yang melapisi sklera. 2Gambar 1. Palpebra

B. KonjungtivaKonjungtiva merupakan membran mukosa lembut yang melapisi bagian dalam palpebra hingga bagian anterior sklera. Konjungtiva yang melapisi palpebra lebih tebal dan kaya pembuluh darah, namun konjungtiva yang melapisi sklera lebih tipis. Garis refleksi dari palpebra ke sklera disebut dengan fornix konjungtiva, dimana bagian fornix superior menerima pembukaan kelenjar lakrimalis. 2

Gambar 2. Konjungtiva C. KorneaKornea adalah daerah sirkuler pada bagian anterior dari lapisan fibrous luar bola mata. Kornea dapat membesar untuk merefraksi cahaya yang masuk ke mata. Kornea transparan, sensitif terhadap sentuhan, diinervasi oleh nervus ophtalmikus, dan avaskular. Kornea mendapatkan nutrisi dari kapiler perifer, humor akuos, dan kelenjar lakrimalis. 2

Gambar 3. Penampang Bola Mata

D. Aparatus LakrimalisAparatus lakrimalis bertugas dalam produksi, perpindahan, dan pengaliran cairan lakrimalis di permukaan bola mata. Aparatus lakrimalis terdiri dari: 2

Gambar 4. Aparatus Lakirmalis1) Kelenjar lakrimalisBerfungsi mensekresi cairan lakrimalis yaitu cairan fisiologis yang mengandung enzim lisozim yang bersifat bakteriosidal. Cairan ini melembabkan permukaan konjungtiva, kornea, dan menyediakan nutrisi dan oksigen bagi kornea. Jika produksinya berlebihan disebut air mata. Kelenjar lakrimalis berbentuk seperti kacang almond dan memiliki panjang 2 cm yang terbentang di fosa kelenjar lakrimalis bagian superolateral orbita. Kelenjar lakrimalis dibagi menjadi bagian superior (orbital) dan inferior (palpebral) oleh tendon muskulus levator palpebra2) Duktus lakrimalisBertugas sebagai penyalur cairan lakrimalis dari kelenjar lakrimalis ke kantong konjungtiva 3) Kanalikuli lakrimalisMulai dari punctum lakrimalis pada papila lakrimalis dekat sudut medial mata dan mengalirkan cairan lakrimalis dari lakus lakrimalis (tempat air mata dikumpulkan) ke kantong lakrimalis 4) Duktus nasolakrimalisBerfungsi membawa cairan lakrimalis ke meatus nasalis inferior. 2II. HISTOLOGIA. Palpebra Ada 3 tipe kelenjar yang berada di palpebra yaitu kelenjar meibomian, kelenjar moll, dan kelenjar zeis. Kelenjar meibomian adalah kelanjar sebasea panjang yang terletak di tarsal plate dan tidak berhubungan dengan folikel rambut. Kelenjar meibomian memproduksi substansi sebasea yang membentuk lapisan minyak pada permukaan film air mata yang membantu mencegah evaporasi dari lapisan air mata. Kelenjar zeis adalah modifikasi kelenjar sebasea yang lebih kecil dan berhubungan dengan folikel bulu mata. Kelenjar keringat moll adalah tubulus sinus yang tidak bercabang yang mensekresi keringat melalui folikel bulu mata.3,4

Gambar 5. Histologi Palpebra

B. KonjungtivaKonjungtiva adalah membran mukosa transparan tipis yang membungkus bagian anterior mata hingga kornea dan bagian permukaan dalam palpebra. Konjungtiva terdiri dari epitel berlapis silindris dengan sejumlah sel goblet dan pada lamina propianya terdiri dari jaringan ikat longgar.3,421

C. KorneaKornea merupakan struktur yang avaskular yang terdiri dari 5 lapisan. Bagian permukaan luarnya dilapisi oleh epitel berlapis pipih tak bertanduk, epitel berada di lamina basalis yang di sokong oleh lapisan stroma kornea yang disebut dengan Membran Bowman. Bagian penting dari kornea yaitu substansia propia atau stroma yang terdiri dari bentukan jaringan kolagen regular yang membentuk lamela tipis. Bagian paling dalam dari kornea yaitu sel endotel yang pipih yang disokong oleh membran tebal yang disebut membran descemet. Endotelium kornea secara aktif memompa cairan dari substansia propia, mencegah cairan berlebihan yang menyebabkan kornea menjadi buram. Kornea kaya akan inervasi oleh free nerve ending yang menyebabkan kornea sangat sensitif terhadap nyeri. 3,4D. E. F. G. H. I.

Gambar 7. Histologi KorneaD. Aparatus LakrimalisKelenjar lakrimalis responsibel terhadap sekresi air mata yaitu cairan yang mengandung enzim lisozim antibakteri dan elektrolit yang mirip dengan konsentrasi plasma. Secara histologi, kelenjar lakrimalis strukturnya mirip dengan kelenjar ludah yaitu berbentuk lobuler dan campuran bentukan tubulo-asinar dari unit sekretori. Sel sekretori memiliki tipe yang serupa dengan sel serous yang terletak di basal nukleus dan tercat kuat dengan sitoplasma granular. Setiap kelenjar mengalirkan air mata melalui duktuks ke fornix superior. Air mata mengalir dari permukaan anterior bola mata ke cavitas nasalis melalui duktus nasolakrimalis. 3,4

III. FISIOLOGI AIR MATAFilm air mata preokular (preocular tear film / PTOF) memiliki 3 lapisan yang terdiri dari lipid, aqueous, dan mukus. Kelenjar meibomian pilosebasea pada palpebra memproduksi sebagian besar lapisan lipid. Kelenjar zeis dan moll pada tepi palpebra yang berhubungan dengan bulu mata juga berkontribusi pada lapisan ini. Lapisan ini ini berfungsi dalam stabilisasi lapisan dan memperlambat evaporasi. 5,6 Lapisan lipidMemiliki ketebalan