bimbingan ukmppd (ukdi) -obstetri

Click here to load reader

Post on 08-Jul-2018

827 views

Category:

Documents

221 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 1/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 2/325
Persalinan Patologis
Kehamilan dan Persalinan dengan Penyulit Medis Non-Obstetri
Kontrasepsi
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 3/325
1. Menghitung Usia Kehamilan
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 4/325
Duration : 280 ± 14 days or 38 to 42 weeks
37 to 41 : fullterm pregnancy
28 to 37 : preterm pregnancy 42 or more : postterm pregnancy 
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 5/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 6/325
siklus mens 28 hari
Ovulasi : hari ke 14 HPL : ovulasi + (9bl-7hr) = 280 hr dari HPHT (40 mg)
HPL : (hpht+14hr) + (9 bl -7hr)
: HPHT +7 hr + (1 th-3 bl)
Rumus :
RUMUS NAEGLE
RUMUS PARIKH
Siklus mens bukan 28 hari
Ovulasi: 14 hari sebelum mens berikutnya = siklus-14 hr HPL : ovulasi + (9 bl-7 hr)
: {HPHT + (siklus-14 hr)} + (9 bl-7 hr)
: {HPHT + (siklus-14 hr-7 hr)} +9bl
Rumus :
Lect. By dr. H.R. Siswosudarmo, Sp.OG 
Parikh, R.M. Med Hypotheses. 2007;68(4):928
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 7/325
RUMUS BARTHOLOMEW
• Tinggi fundus x 8 = UK (mg) 7
• Tinggi fundus x 2 = UK (bl) 7
TBJ : (TFU cm –n)x155
PAP) n=11 (kepala sudah masuk PAP)
RUMUS MC DONALD
Lect. By dr. H.R. Siswosudarmo, Sp.OG  Siswosudarmo,R. 2008. Obstetri Fisiologi  ©Bimbel UKDI MANTAP
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 8/325
• Dopler : 10-12 mg
• USG : 5-7 mg
6-12 mg : measure gestational sac
7-14 mg : measure crown rump length
> 12 mg : measure biparietal diameter
Siswosudarmo,R. 2008. Obstetri Fisiologi  
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 9/325
GS GS
(Yolk sac)
CRL CRL
> 14 weeks
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 10/325
Diagnosis Kehamilan
• Tanda kehamilan pasti
Obstetri Fisiologi, 2008.
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 11/325
Probable sign
ovarium hipofisis, stres, obat-obatan, penyakit kronis
2. Mual dan muntah
 – Morning sickness >> estrogen dan beta HCG, << motilitas gaster pagi hari
 – >> dg bau menusuk, emosi tidak stabil
 – Beri makanan ringan mudah dicerna
3. Mastodinia  – Rasa kencang dan nyeri pada payudara
 – Pembesaran payudara, vaskularisasi>>, proliferasi asinus dan duktus
 – Pengaruh estrogen dan progesteron
 – Ditemukan jg pada Pseudocyesis
 – Desakan uterus yg membesar dan tarikan ke kranial
6. Konstipasi  – Efek relaksasi profesteron pd
tonus otot usus
 – Perubahan pola makan
 – Selanjutnya >>
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 12/325
Normal (19-23) 25-35 11,5-16
Overweight (23-25) 15-25 7-11
Obese (>26) <15 <7
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 13/325
9. Warna kulit :
•Linea nigra
10. Perubahan Payudara :
•Sekresi kolostrum (UK > 16 mg)
11. Perubahan pelvis
•Estrogen >>
•Pembesaran uterus (stlh UK 10 mg)
Obstetri Fisiologi, 2008. ©Bimbel UKDI MANTAP
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 14/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 15/325
12. Pembesaran perut (stlh UK 16 mg)
13. Kontraksi uterus
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 16/325
Perubahan Cervix Tanda Chadwick  Perubahan warna kebiruan atau ungu pada cervix, vagina, dan
labia karena peningkatan vaskularisasi. Muncul pada minggu ke 6-8 gestasi
Tanda Goodel   Perlunakan portio vaginalis cervix karena peningkatan vaskularisasi
Tanda Ladin Perlunakan pada bagian midline uterus pada bagian depan
 junction antara uterus dan serviks. Muncul pada minggu ke 6 gestasi
Tanda Hegar Perlunakan pada segmen bawah Rahim (antara uterus dan cervix)
Tanda Mc.Donald Mudahnya corpus uteri untuk di fleksikan terhadap cervix
Tanda Van Fernwald  Pada awal kehamilan minggu 5-8 perlunakan pada fundus uteri terjadi implantasi
Tanda Piskacek Terjadi pembesaran asimetris di tempat implantasi (bagian tuba uterine bertemu dengan uterus: cornu uteri)
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 17/325
•Doppler (12 mg)
•Jk terdapat keragu-raguan dan mendesak
4. USG
5. Fetal ECG : 12 mg, dg fetalkardiografi Obstetri Fisiologi, 2008.
6. Laboratorium
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 18/325
Frekuensi ANC 
anjurkan setiap ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal komprehensif yang berkualitas minimal 4 kali, termasuk minimal 1 kali
kunjungan diantar suami/pasangan atau anggota keluarga, sebagai
berikut.
I 1 x Sebelum minggu ke 6
II 1 x Antara minggu ke 24-28
III 2x Antara minggu 30-32
Antara minggu 36-38
1. hingga 28 minggu 1 kali setiap bulan
2. 29-36 minggu setiap 2 minggu sekali
3. >36-40 minggu setiap 1 minggu sekali
4. >40 minggu 1-2 kali tiap minggu
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 19/325
PERSALINAN NORMAL 
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 20/325
©Bimbel UKDI MANTAP
§ Persalinan terjadi spontan
§ Presentasi belakang kepala
§ Tdak ada komplikasi pada ibu maupun janin
• Pada persalian normal, terdapat beberapa fase: Kala I dibagi menjadi 2:
• - Fase laten: pembukaan serviks 1 hingga 3 cm, sekitar 8 jam.
• - Fase aktif: pembukaan serviks 4 hingga lengkap (10 cm), sekitar 6 jam.
• Kala II: pembukaan lengkap sampai bayi lahir, 1 jam pada primigravida, 2 jam pada multigravida.
• Kala III: segera setelah bayi lahir sampai plasenta lahir lengkap, sekitar 30 menit.
• Kala IV: segera setelah lahirnya plasenta hingga 2 jam post-partum.
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 21/325
 jam.
sampai lengkap (+ 10 cm), berlangsung
sekitar 6 jam. Fase aktif terbagi atas : •Fase akselerasi (sekitar 2 jam),
pembukaan 3 cm sampai 4 cm.
•Fase dilatasi maksimal (sekitar 2 jam),
pembukaan 5 cm sampai 9 cm.
•Fase deselerasi (sekitar 2 jam),
pembukaan 9 cm sampai lengkap (+ 10
cm).
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 22/325
Produksi urin, protein,
Kontraksi
- jumlah
update)
Penurunan Setiap 4 jam Setiap 4 jam
Braxton Hicks contractions :
change (ACOG 2008)
Siswosudarmo,R. 2008. Obstetri Fisiologi  
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 23/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 24/325
diameter 5-6 cm • Penanganan:
mengejan)
rehidrasi  Ajarkan cara mengejan
Tanda:
  semakin meningkat pada
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 25/325
• Patologi (tumor, sikatrik)
• Indikasi tertentu: bayi besar, distokia bahu, presbom VE, forceps, gawat janin
Medial Mediolateral
Blood loss Less More
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 26/325
BISHOP SCORE
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 27/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 28/325
• Uterus globular
Pemberian suntikan oksitosin
• Suntikkan oksitosin 10 unit IM pada 1/3 bawah paha kanan bagian luar
Penegangan tali pusat terkendali
• Jika plasenta belum lahir dalam waktu 15 menit  10 IU oksitosis IM (dosis kedua dan siapkan rujukan)
 30 menit plasenta belum lahir rujuk atau manual plasenta
Masase fundus uteri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 29/325
Perasat Pelepasan Plasenta
©Bimbel UKDI MANTAP
Kustner: tali pusat dikencangkan tekan simphisis pubis bila tali pusat masuk kembali, maka plasenta belum lepas.
Klein: pasien disuruh mengejan tali pusat memanjang jika setelah mengejan tali pusat kembali memendek, maka plasenta belum lepas
Strasman: tali pusat dikencangkan uterus diketuk jika getaran sampai tali pusat, maka plasenta belum lepas
Manuaba: Tangan kiri memegang uterus pada segmen bawah rahim, sedangkan tangan kanan memegang dan mengencangkan tali usat, kedua tangan di tarik berlawanan Tarikan terasa berat dan bila tali pusat tidak memanjang, berarti plasenta belum lepas
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 30/325
kulit perineum saja
perineum, tetapi tidak melibatkan
interna 
epitel anus
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 31/325
Monitor tanda vital
Monitor kontraksi uterus
Inisiasi menyusu dini
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 32/325
seperti sebelum hamil
2. Bekas implantasi: Placental bed mengecil karena kontraksi ke cavum uteri dengan diameter 7,5cm 2 minggu: 3,5 minggu ke 6: 2,4 cm dan akhirnya pulih
3. Jalan lahir: bila tanpa infeksi sembuh dalam 6-7 hari
4. After pain (rasa sakit yang disebabkan kontraksi uterus): menghilang dalam 2-4 hari pasca persalinan
5. Lochia: cairan secret berasal dari cavum uteri dan vagina dalam masa nifas
• A. Lochia rubra (cruenta )  2 hari postpartum: berisi darah segar dan sisa-sisa selaput ketuban, sel desidua, verniks
kaseosa, lanugo, dan mekonium  • B. Lochia sanguinolenta  hari ke 3-7 postpartum: berwarna merah kuning berisi darah dan lendir
• C. Lochia serosa hari ke 7-14 postpartum: berwarna kuning, cairan tidak berdarah lagi
6. Cerviks
7. Ligamen-Ligamen
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 33/325
Persalinan Patologis
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 34/325
PERSALINAN LAMA
Diagonosis:
• Distosia pada kala I fase aktif: grafik pembukaan serviks pada partograf berada di
antara garis waspada dan garis bertindak, atau sudah memotong garis bertindak ATAU
• Fase ekspulsi (kala II) memanjang: tidak ada kemajuan penurunan bagian terendah  janin pada persalinan kala II. Dengan batasan waktu:
•   - Maksimal 2 jam untuk nulipara dan 1 jam untuk multipara, ATAU
•   - Maksimal 3 jam untuk nulipara dan 2 jam untuk multipara bila pasien
menggunakan analgesia epidural Faktor Risiko (3P)
• Power : His tdk adekuat (frek < 3x/10’, durasi <40’’) 
• Passenger : malpresentasi, malposisi, janin besar
• Passage : panggul sempit, dsb
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 35/325
Lama fase laten ≥ 20 jam  Lama fase laten ≥ 14 jam
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 36/325
Nullipara Multipara
- Tidak ada penurunan bagian
terendah janin > 1 jam
- Fase deselerasi memanjang (> 1jam)
- Tidak ada penurunan bagian
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 37/325
Puskesmas
Kemajuan turunnya bagian
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 38/325
©Bimbel UKDI MANTAP
INDUKSI PERSALINAN: OKSITOSIN
Berikan 2,5 – 5 unit oksitosin dalam 500 ml cairan kristaloid, lalu mulai infus dengan 8 tetes/menit. Setiap 30 menit, tambahkan 4 tetes/ menit hingga dosis optimal untuk his adekuat tercapai. Dosis maksimum oksitosin adalah 20 mU/menit.
Jika terjadi hiperstimulasi (lama kontraksi lebih dari 60 detik atau lebih dari 4 kali kontraksi dalam 10 menit), hentikan infus dan kurangi hiperstimulasi dengan:
o Terbutalin 250 µg IV perlahan selama 5 menit, atau
o Salbutamol 10 mg dalam 1 L cairan (NaCl 0,9% atau Ringer Laktat) 10 tetes/menit
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 39/325
EKSTRAKSI VAKUM
• kontraindikasi meneran
• Letak di panggul tengah
• Sikap bayi yg sulit
Kegagalan vakum (3 aturan) 
• 3 tarikan, pada 3 kontraksi, tidak ada kemajuan
• 3 kali lepas: setelah satu kali gagal, nilai ulang dgn hati2 sebelum memasang kembali
• Setelah 30 menit pemasangan tanpa
kemajuan
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 40/325
EKSTRAKSI VAKUM
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 41/325
• Kala 2 lama
• Kelelahan ibu
Fungsi forseps 
Syarat 
• Presentasi belakang kepala atau muka dengan dagu di depan, atau kepala menyusul pada sungsang
• Kepala sudah masuk PAP
• Serviks dilatasi sempurna, ketuban pecah
•  Dilakukan di rumah sakit rujukan
Klasifikasi  • Forseps outlet: kepala di dasar panggul
• Forseps rendah: bagian terendah kepala di station +2 atau lebih
• Forseps tengah: bagian terendah kepala
di station +1
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 42/325
TEKNIK FORSEPS
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 43/325
Mual dan Muntah dalam Kehamilan
Abortus
Purpueral Sepsis dan Metritis
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 44/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 45/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 46/325
20 weeks gestation
o  Proteinuria 2.0 g/24 hours or 2+ dipstick
o Serum creatinine > 1.2
mg/dL unless known to
o Persistent headache or
other cerebral or visual
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 47/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 48/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 49/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 50/325
ambulasi sesuai keinginannya. Di Indonesia tirah baring masih diperlukan.
• Diet reguler : tidak perlu diet khusus
• Vitamin prenatal
• Tidak pelu pemberian diuretic, antihipertensi dan sedativum.
• Kunjungan ke rumah sakit tiap minggu 
Rawat Inap :  • Hipertensi yang menetap selama > 2 minggu
• Proteinuria menetap selama > 2 minggu
• Hasil test laboratorium yang abnormal
• Adanya gejala atau tanda 1 (satu) atau lebih
preeklamsi berat
Pengelolaan Obstetri : 
Belum Inpartu :
• < 37 Minggu :
• Atau bila serviks matang dapat
dipertimbangkan induksi
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 51/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 52/325
• This lasts up to 30 seconds, duringTonic stage
• This lasts 1 –2 minutesClonic stage
• This may last for minutes or hoursComa stage
ECLAMPTIC FIT STAGES
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 53/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 54/325
Bila terjadi kejang, perhatikan jalan napas,  pernapasan (oksigen), dan sirkulasi (cairan intravena)
MgSO4 diberikan secara intravena kepada ibu dengan eclampsia (sebagai tatalaksana kejang) dan preeklampsia berat (sebagai pencegahan kejang)
Pada kondisi di mana MgSO4 tidak dapat diberikan seluruhnya, berikan dosis awal (loading dose) lalu rujuk ibu segera ke fasilitas kesehatan yang memadai
Lakukan intubasi jika terjadi kejang berulang dan segera kirim ibu ke ruang ICU (bila tersedia) yang sudah siap dengan fasilitas ventilator tekanan positif.
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 55/325
Pemberian MgSO4 
Berikan dosis awal 4 g MgSO4 sesuai prosedur untuk mencegah kejang atau kejang berulang.
• Ambil 4 g larutan MgSO4 (10 ml larutan MgSO4 40%) dan larutkan
dengan 10 ml akuades • Berikan larutan tersebut secara perlahan IV selama 20 menit
• Jika akses intravena sulit, berikan masing-masing 5 g MgSO4 (12,5
ml larutan MgSO4 40%) IM di bokong kiri dan kanan
1
2 Sambil menunggu rujukan, mulai dosis rumatan 6 g MgSO4 dalam 6 jam sesuai prosedur.
Ambil 6 g MgSO4 (15 ml larutan MgSO4 40%) dan larutkan dalam 500
ml larutan Ringer Laktat/Ringer Asetat, lalu berikan secara IV dengan
kecepatan 28 tetes/menit selama 6 jam, dan diulang hingga 24 jam
setelah persalinan atau kejang berakhir (bila eklampsia)
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 56/325
• Stop jika keadaan diatas (-)
• Jk terjadi henti nafas bagging
• Ca glukonat 1 gr (20 ml dalam larutan 10%) IV, perlahan sampai bernafas lagi (bolus dalam 10 menit).
©Bimbel UKDI MANTAP
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 57/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 58/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 59/325
• Hidralazin
 line  – 5 mg iv pelan pelan tiap 5 menit sampai
TD turun.
 – Bila perlu diulang tiap jam atau hidralazine 12,5 mg IM tiap 2 jam.
• Jika tidak ada hidralazine :
 – Labetolol • 10 mg IV , jk respon tidak baik 20 mg iv
• Jk setelah 10 menit tidak berespon baik  naikkan sampai 40-80 mg
 – Nifedipine • 5 mg, bisa dinaikkan 5 mg dalam 10 menit
 jk tidak berespon • Dosis bisa mencapai 10-20 mg tiap 30
menit
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 60/325
When to Start Anti-Hypertensive Drug 
• For pregnant women with persistent chronic hypertension with systolic BP of 160 or higher diastolic BP of 105 or higher,
antihypertensive therapy is recommended.
• For pregnant women with chronic hypertension and BP less
than 160 systolic or 105 diastolic and no evidence of end-organ damage, it is suggested that they not be treated with
pharmacologic antihypertensive therapy.
antihypertensive medication, it is suggested that BP levels be
maintained between 120 systolic and 80 diastolic
Drugs for Urgent Control of Severe Hypertension in Pregnancy 
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 61/325
Drug (FDA Risk*) Dose and Route Concerns or Comments† 
Labetalol (C) 10 to 20 mg IV, then 20 to 80 mg
every 20 to 30 minutes, maximum
of 300 mg; for infusion: 1 to 2 mg/min
Because of a lower incidence of
maternal hypotension and other
adverse effects, its use now supplants that of hydralazine; avoid
in women with asthma or
congestive heart failure
Hydralazine (C) 5 mg, IV or IM, then 5 to 10 mg
every 20 to 40 minutes; once BP
controlled repeat every 3 hours; for
infusion: 0.5 to 10.0 mg/h; if no
success with 20 mg IV or 30 mg IM,
consider another drug
NHBEP; long experience of safety
and efficacy
30 mg PO, repeat in 45 minutes if
needed
not approved by the FDA for
management of hypertension
Diazoxide (C) 30 to 50 mg IV every 5 to 15
minutes
causes hyperglycemia
Relatively contraindicated
nitroprusside (C) ‡  
μg/kg per minute 
Possible cyanide toxicity if used for
>4 hours; agent of last resort
Drugs indicated for acute elevation of diastolic BP≥105 mm Hg; the goal is gradual reduction to 90 to 100
mm Hg. NHBPEP indicates National High Blood Pressure Education Program Working Group Report on High
Blood Pressure in Pregnancy; FDA, Food and Drug Administration.
g g yp g y
Drugs for Gestational or Chronic Hypertension in Pregnancy 
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 62/325
Preferred agent
Methyldopa (B) 0.5 to 3.0 g/d in 2 divided doses Drug of choice according to NHBEP; safety after first
trimester well documented, including 7 years follow-
up of offspring
Second-line agents† 
Labetalol (C) 200 to 1200 mg/d in 2 to 3 divided doses May be associated with fetal growth restriction
Nifedipine (C) 30 to 120 mg/d of a slow-release preparation May inhibit labor and have synergistic action with
magnesium sulfate in BP lowering; little experience
with other calcium entry blockers
Hydralazine (C) 50 to 300 mg/d in 2 to 4 divided doses Few controlled trials, long experience with few
adverse events documented; useful in combination
with sympatholytic agent; may cause neonatal
thrombocytopenia
β-Receptor blockers (C) Depends on specific agent May decrease uteroplacental blood flow; may impair
fetal response to hypoxic stress; risk of growth
restriction when started in first or second trimester
(atenolol); may be associated with neonatal
hypoglycemia at higher doses
Hydrochlorothiazide (C) ‡   12.5 to 25.0 mg/d Majority of controlled studies in normotensive
pregnant women rather than hypertensive patients;
can cause volume contraction and electrolyte
disorders; may be useful in combination with
methyldopa and vasodilator to mitigate compensatory fluid retention
Contraindicated ACE-Is and angiotensin type 1
receptor antagonists (D) ‡  
with cardiac defects, fetopathy, oligohydramnios,
growth restriction, renal agenesis and neonatal
anuric renal failure, which may be fatal
No antihypertensive has been proven safe for use during the first trimester. Drug therapy was indicated for uncomplicated chronic hypertension when diastolic
BP was ≥100 mm Hg (Korotkoff V). Treatment at lower levels may be indicated for patients with diabetes mellitus, renal disease, or target organ damage.
NHBPEP indicates National High Blood Pressure Education Program Working Group Report on High Blood Pressure in Pregnancy.
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 63/325
(short acting)
(long acting/ Adalat
hingga maksimum 10
(dosis maksimum 2000mg/hari)
Obat Anti Hipertensi 
valsartan), dan klorotiazid dikontraindikasikan pada ibu hamil
Hiperemesis Gravidarum
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 64/325
Emesis Gravidarum:
Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan hingga usia 16 minggu
Diagnosis: Mual dan muntah sering menjadi masalah pada ibu hamil. Pada derajat yang berat, dapat
terjadi hiperemesis gravidarum, yaitu bila terjadi:
1. Mual dan muntah hebat
2. Berat badan turun > 5% dari berat badan sebelum hamil
3. Ketonuria
4. Dehidrasi
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 65/325
Tingkat 1:
• Lemah, napsu makan ↓, BB ↓, nyeri epigastrium, nadi ↑, turgor kulit berkurang, TD sistolik ↓, lidah kering, mata cekung
Tingkat 2:
• Apatis, nadi cepat dan kecil, lidah kering dan kotor, mata sedikit ikterik, kadang suhu sedikit ↑, oliguria, aseton tercium dalam hawa pernapasan.
Tingkat 3:
• KU lebih lemah lagi, muntah-muntah berhenti, kesadaran menurun dari somnolen sampai koma, nadi lebih cepat, TD lebih turun, ikterik. Komplokasi fatal ensepalopati Wernicke: nystagmus, diplopia, perbuahan mental.
Hiperemesis Gravidarum : Grade
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 66/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 67/325
• Anjurkan istirahat yang cukup dan hindari kelelahan.
Tatalaksana Khusus
• Bila perlu, berikan 10 mg doksilamin dikombinasikan dengan 10 mg vitamin B6 hingga 4 tablet/hari (misalnya 2 tablet saat akan tidur, 1 tablet saat pagi, dan 1 tablet saat siang).
• Bila masih belum teratasi, tambahkan dimenhidrinat 50-100 mg per oral atau supositoria, 4-6 kali sehari (maksimal 200 mg/hari bila meminum 4 tablet doksilamin/piridoksin), ATAU prometazin 5-10 mg 3-4 kali sehari per oral atau supositoria.
• Bila masih belum teratasi, tapi tidak terjadi dehidrasi, berikan salah satu obat di bawah ini:
• Klorpromazin 10-25 mg per oral atau 50-100 mg IM tiap 4-6 jam
• Proklorperazin 5-10 mg per oral atau IM atau supositoria tiap 6-8 jam • Prometazin 12,5-25 mg per oral atauIM tiap4-6 jam
• Metoklopramid 5-10 mg per oral atau IM tiap 8 jam
• Ondansetron 8 mg per oral tiap 1 jam
• Bila masih belum teratasi dan terjadi dehidrasi, pasang kanula intravena dan berikan cairan sesuai dengan derajat hidrasi ibu dan kebutuhan cairannya, lalu:
• Berikan suplemen multivitaminIV
• Berikan dimenhidrinat 50 mg dalam 50 ml NaCl 0,9% IV selama 20 menit, setiap 4-6 jam sekali • Bila perlu, tambahkan salah satu obat berikut ini:
• Klorpromazin 25-50 mg IV tiap 4-6 jam
• Proklorperazin 5-10 mg IV tiap 6-8 jam
• Prometazin 12,5-25 mg IV tiap 4-6 jam
• Metoklopramid 5-10 mg tiap 8 jam per oral
• Bila perlu, tambahkan metilprednisolon 15-20 mg IV tiap 8 jam ATAU ondansetron 8mg selama 15 menit IV tiap
12 jam atau 1 mg/ jam terus-menerus selama 24 jam.
8/19/2019 Bimbingan UKMPPD (UKDI) -Obstetri
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 68/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 69/325
Abortus
adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan, UK < 22 mg atau berat < 500 gr
• Early abortion < 12 weeks
• Late abortion 12-20 weeks
Induced abortion (artificial abortion):
• Criminal abortion: other than therapeutic abortion (illegal abortion)
©Bimbel UKDI MANTAP
1. Abortus imminens
2. Abortus Insipiens
3. Abortus Inkomplit
4. Abortus Komplit
5. Missed Abortion
6. Septic abortion
7. Habitual abortion
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 70/325
Abortus
iminens
dari usia
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 71/325
http://slidepdf.com/reader/full/bimbingan-ukmppd-ukdi-obstetri 72/325
Abortus Imminens
• Jangan melakukan aktivitas fisik berlebihan atau hubungan seksual.
• Jika perdarahan berhenti, pantau kondisi ibu selanjutnya pada pemeriksaan antenatal termasuk pemantauan kadar Hb dan USG panggul serial setiap 4 minggu. Lakukan penilaian ulang bila perdarahan terjadi lagi.
• Jika perdarahan tidak berhenti,…