biaya perjalanan dinas

Download Biaya perjalanan dinas

Post on 02-Jul-2015

1.508 views

Category:

Government & Nonprofit

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

BIAYA PERJALAN DINAS

TRANSCRIPT

  • 1. IHPS I T i ahun 2013 Badan Pemeriksa KeuanganBuku II IHPSDAFTAR ISIDAFTAR ISI iDAFTAR TABEL iiDAFTAR GRAFIK iiiDAFTAR LAMPIRAN ivBAB 1 Gambaran Umum Pemeriksaan Keuangan 1BAB 2 Resume Pemeriksaan Keuangan Semester I Tahun 2013 5BAB 3 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan KeuanganKementerian/Lembaga (LKKL) 15BAB 4 Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 39BAB 5 Laporan Keuangan Badan Lainnya 69DAFTAR SINGKATAN DAN AKRONIMLAMPIRAN

2. iiIHPS I Tahun 2013 Badan Pemeriksa KeuanganBuku II IHPSDAFTAR TABEL2.1. Opini Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2012 pada Semester I Tahun20132.2. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan Keuangan2.3. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan Keuangan3.1. Perkembangan Opini LKKL Tahun 2008 s.d. 20123.2. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan LKKL Tahun 20123.3. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan LKKL Tahun 20124.1. Perkembangan Opini LKPD Tahun 2008 s.d. 20124.2. Opini LKPD Tahun 2008 s.d. 2012 berdasarkan Tingkat Pemerintahan4.3. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan LKPD Tahun 20124.4. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan LKPD Tahun 20124.5. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan LKPD Tahun 2012 Berdasarkan Tingkat Pemerintahan5.1. Cakupan Pemeriksaan atas LK Badan Lainnya5.2. Opini atas LK Badan Lainnya5.3. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan LK Badan Lainnya5.4. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan LK Badan Lainnya 3. iiiBadan Pemeriksa Keuangan IHPS I Tahun 2013Buku II IHPSDAFTAR GRAFIK2.1. Persentase Opini Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2012 pada SemesterI Tahun 20132.2. Persentase Temuan SPI pada Pemeriksaan Keuangan2.3. Persentase Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang-undanganpada Pemeriksaan Keuangan2.4. Persentase Kasus Kerugian2.5. Persentase Kasus Potensi Kerugian2.6. Persentase Kasus Kekurangan Penerimaan3.1. Perkembangan Opini LKKL Tahun 2008 s.d. 20123.2. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan LKKL Tahun 20123.3. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan LKKL Tahun 20124.1. Perkembangan Opini LKPD Tahun 2008 s.d. 20124.2. Opini LKPD Tahun 2012 berdasarkan Tingkat Pemerintahan4.3. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan LKPD Tahun 20124.4. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang - undanganpada Pemeriksaan LKPD Tahun 20124.5. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang -undanganpada Pemeriksaan LKPD Tahun 2012 berdasarkan Tingkat Pemerintahan5.1. Opini atas LK Badan Lainnya5.2. Kelompok Temuan SPI pada Pemeriksaan LK Badan Lainnya5.3. Kelompok Temuan Ketidakpatuhan terhadap Ketentuan Perundang-undanganpada Pemeriksaan LK Badan Lainnya 4. ivIHPS I Tahun 2013 Badan Pemeriksa KeuanganBuku II IHPSDAFTAR LAMPIRAN1. Daftar Rekapitulasi Kelompok Temuan Kerugian Negara/Daerah PemeriksaanLaporan Keuangan Tahun 20122. Daftar Rekapitulasi Kelompok Temuan Potensi Kerugian Negara/DaerahPemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 20123. Daftar Rekapitulasi Kelompok Temuan Kekurangan Penerimaan PemeriksaanLaporan Keuangan Tahun 20124. Daftar Opini Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga dan Badan LainnyaTahun 2008 s.d. 20125. Daftar Kelompok dan Jenis Temuan - Kelemahan SPI Pemeriksaan LaporanKeuangan Kementerian/Lembaga Tahun 20126. Daftar Kelompok dan Jenis Temuan - Ketidakpatuhan Pemeriksaan LaporanKeuangan Kementerian/Lembaga Tahun 20127. Daftar Kelompok Temuan Menurut Entitas Pemeriksaan Laporan KeuanganKementerian/Lembaga Tahun 20128. Daftar Opini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2008 s.d. 20129. Daftar Kelompok dan Jenis Temuan - Kelemahan SPI Pemeriksaan LaporanKeuangan Pemerintah Daerah Tahun 201210. Daftar Kelompok dan Jenis Temuan - Ketidakpatuhan Pemeriksaan LaporanKeuangan Pemerintah Daerah Tahun 201211. Daftar Kelompok Temuan Menurut Entitas Pemeriksaan Laporan KeuanganPemerintah Daerah Tahun 201212. Daftar Kelompok Temuan Menurut Entitas Pemeriksaan Laporan KeuanganPemerintah Daerah Tahun 201113. Daftar Kelompok dan Jenis Temuan - Kelemahan SPI Pemeriksaan LaporanKeuangan Badan Lainnya Tahun 201214. Daftar Kelompok dan Jenis Temuan - Ketidakpatuhan Pemeriksaan LaporanKeuangan Badan Lainnya Tahun 201215. Daftar Kelompok Temuan Menurut Entitas Pemeriksaan Laporan KeuanganBadan Lainnya Tahun 201216. Daftar Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan Semester I Tahun 2013 5. Badan Pemeriksa Keuangan IHPS I Tahun 2013 1Buku II IHPSBAB 1Gambaran Umum Pemeriksaan KeuanganPengertian Pemeriksaan KeuanganSesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang PemeriksaanPengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) antara lain melakukan pemeriksaan keuangan. Pemeriksaan keuangan adalahpemeriksaan atas laporan keuangan (LK) yang bertujuan memberikan keyakinan yangmemadai (reasonable assurance) bahwa LK telah disajikan secara wajar dalam semuahal yang material, sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesiaatau basis akuntansi komprehensif selain prinsip akuntansi yang berlaku umum diIndonesia. Pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh BPK adalah pemeriksaan atasLK pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta badan lainnya termasuk BUMN.Tujuan Pemeriksaan KeuanganPemeriksaan atas LK dilakukan dalam rangka memberikan pendapat/opini ataskewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Adapun kriteriapemberian opini menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 Penjelasan Pasal16 ayat (1), opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaraninformasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan padakriteria (a) kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, (b) kecukupanpengungkapan (adequate disclosures), (c) kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,dan (d) efektivitas sistem pengendalian intern (SPI).Pemeriksaan LK yang dilaksanakan oleh BPK berpedoman pada Standar PemeriksaanKeuangan Negara (SPKN) yang ditetapkan dalam Peraturan BPK Nomor 1 Tahun2007. Berdasarkan SPKN, disebutkan bahwa laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKharus mengungkapkan bahwa pemeriksa telah melakukan pengujian atas kepatuhanterhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh langsungdan material terhadap penyajian LK. Selanjutnya mengenai pelaporan tentangpengendalian intern, SPKN mengatur bahwa laporan atas pengendalian intern harusmengungkapkan kelemahan dalam pengendalian atas pelaporan keuangan yangdianggap sebagai kondisi yang dapat dilaporkan.Opini Pemeriksaan KeuanganMerujuk pada Buletin Teknis (Bultek) 01 tentang Pelaporan Hasil Pemeriksaan atasLaporan Keuangan Pemerintah paragraf 13 tentang Jenis Opini. Terdapat empat jenisopini yang dapat diberikan oleh pemeriksa, yakni. Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) memuat suatu pernyataan bahwa laporankeuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material sesuai denganStandar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Sesuai dengan Standar ProfesionalAkuntan Publik (SPAP) yang diberlakukan dalam SPKN, BPK dapat memberikan 6. 2IHPS I Tahun 2013 Badan Pemeriksa KeuanganBuku II IHPSopini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelas (WTP-DPP) karenakeadaan tertentu sehingga mengharuskan pemeriksa menambahkan suatuparagraf penjelasan dalam LHP sebagai modifikasi dari opini WTP. Wajar Dengan Pengecualian (WDP) memuat suatu pernyataan bahwa laporankeuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material sesuai denganSAP, kecuali untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan. Tidak Wajar (TW) memuat suatu pernyataan bahwa laporan keuangan tidakmenyajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan SAP. Pernyataan Menolak Memberikan Opini atau Tidak Memberikan Pendapat(TMP) menyatakan bahwa pemeriksa tidak menyatakan opini atas laporankeuangan.Penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah tanggung jawab entitas,sedangkan tanggung jawab BPK terletak pada pernyataan pendapat/opini atas LKberdasarkan pemeriksaan yang dilakukan secara independen dan dengan integritastinggi.Sistem Pengendalian InternSalah satu kriteria pemberian opini adalah evaluasi atas efektivitas SPI. Pengendalianintern pada pemerintah pusat dan pemerintah daerah dirancang dengan berpedomanpada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem PengendalianIntern Pemerintah (SPIP). SPI meliputi lima unsur pengendalian, yaitu lingkunganpengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi,serta pemantauan. SPI dinyatakan efektif apabila mampu memberikan keyakinanmemadai atas tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan entitas,keandalan pelaporan keuangan, keamanan aset negara, dan kepatuhan terhadapperaturan perundang-undangan yang berlaku.Lingkungan pengendalian yang diciptakan seharusnya menimbulkan perilaku positifdan kondusif untuk menerapkan SPI yang didesain untuk dapat mengenali apakahSPI telah memadai dan mampu mendeteksi adanya kelemahan. Kelemahan atas SPIdikelompokkan dalam tiga kategori, yakni sebagai berikut. Kelemahan sistem pengendalian akuntansi dan pelaporan, yaitu kelemahansistem pengendalian yang terkait kegiatan pencatatan akuntansi dan pelaporankeuangan. Kelemahan sistem pengendalian pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja,yaitu kelemahan pengendalian yang terkait dengan pemungutan dan penyetoranpenerimaan negara/daerah/perusahaan milik negara/daerah serta pelaksanaanprogram/kegiatan pada entitas yang diperiksa. Kelemahan struktur pengendalian intern, yaitu kelemahan yang terkait denganada/tidak adanya struktur pengendalian intern atau efektivitas strukturpengendalian intern yang ada dalam entitas yang diperiksa. 7. 3Badan Pemeriksa Keuangan IHPS I Tahun 2013Buku II IHPSKepatuhan terhadap Ketentuan Perundang-undanganPemberian opini juga didasarkan pada penilaian kepatuhan terhadap ketentuanperundang-

Recommended

View more >