belajar mandiri via internet

Download Belajar mandiri via Internet

Post on 01-Nov-2014

19 views

Category:

Education

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Berisi:kisah singkat tentang belajar & pendidikan, definisi dan hakikat belajar, evolusi sarana belajar, Internet, Internet sebagai media bantu belajar, MOOC, kuliah gratis via Internet

TRANSCRIPT

  • 1. Pelajar Modern&Kuliah Gratis v 001bDari Buddha, S.P.A., Al-Khwarizimi hingga MOOCs. Penyusun: Sunu Pradana( @sunusaja )

2. Pada presentasi ini akan dicoba disajikan hal-halpenting dan praktis mengenai belajar di eraInternet. Bagaimana kita bisa memanfaatkanteknologi yang tersedia untuk meningkatkan mutuproses belajar kita sebagai pribadi.Semua disajikan dengan bahasa yang sederhana dandisertai contoh-contoh gambar.Mari berbagi, karena kita sudah merasakan nikmatnya dibagiSunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 2 3. Dikarenakanjumlahhalamandokumenini,makamohonbersabaruntukmembukahalamandemihalaman.Kecepatannyabergantungpadabesar memoridankemampuanprosesorsistemkomputeranda. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 3 4. Jika membuka dokumen ini dengan aplikasi Evince maka tampilan bisa dipilihuntuk mode presentasi ataupun layar penuh, mode yang hampir sama jugabisa dipilih pada aplikasi Adobe Acrobat Reader. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]4 5. Disusun menggunakan :Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 5 6. Sebagian sumber data [Internet] :Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 6 7. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 7 8. belajar v1 berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu: adik ~ membaca;2 berlatih: ia sedang ~ mengetik; murid-murid itu sedang ~ karate;3 berubah tingkah laku atau tanggapan yg disebabkan olehpengalaman;Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 8 9. Learning is acquiring new, or modifying existing, knowledge,behaviors, skills, values, or preferences and may involve synthesizingdifferent types of information. The ability to learn is possessed by humans, animals and somemachines. Progress over time tends to follow learning curves. Learning is not compulsory; it is contextual. It does not happen all atonce, but builds upon and is shaped by what we already know. To thatend, learning may be viewed as a process, rather than a collection offactual and procedural knowledge. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]9 10. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 10 11. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 11 12. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 12 13. pendidikan nproses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompokorang dl usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajarandan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik;Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]13 14. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 14 15. modern /modrn/1 a terbaru; mutakhir: pasukan diperlengkapi dng senjata-senjata --;2 n sikap dan cara berpikir serta cara bertindak sesuai dng tuntutan zaman;Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]15 16. kuliah 1 n sekolah tinggi: -- guru; 2 n pelajaran yg diberikan di perguruantinggi: ia memberikan -- di Fakultas Sastra; 3 v mengikuti pelajaran diperguruan tinggi: ia sedang --; 4 v ceramah: -- subuh, ceramah agama ygdisampaikan setelah salat subuh;-- kerja belajar sambil praktik (di laboratorium dsb) dng bimbingan dosen; --kerja nyata mempraktikkan ilmu yg diterima di bangku kuliah secara langsungdi tengah-tengah masyarakat; -- lapangan kuliah langsung praktik di lapanganyg sesuai dng keahlian bidang ilmu yg dituntut; -- Ramadan ceramah agamayg diberikan pd bulan Ramadan; -- Subuh ceramah agama yg diberikansehabis salat Subuh; -- umum ceramah tt masalah tertentu yg boleh dihadirioleh mahasiswa dr berbagai jurusan;berkuliah v 1 menerima kuliah; 2 menuntut pelajaran di perguruan tinggi:pagi-pagi ia ~ di IKIP, sore ia mengajar; 3 kl memberi kuliah; mengajar (diperguruan tinggi);menguliahi v mengajari: aku bukan ~ mu, tetapi sekadar menasihatimu agarengkau sadarSunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]16 17. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 17 18. Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiahialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubungmenggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayanimiliaran pengguna di seluruh dunia.Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 18 19. World Wide Web atau Waring Wera Wanua[rujukan?], biasa lebihterkenal disingkat sebagai WWW adalah suatu ruang informasi yangdipakai oleh pengenal global yang disebut Pengidentifikasi SumberSeragam untuk mengenal pasti sumber daya berguna. WWW seringdianggap sama denganInternet secarakeseluruhan, walaupunsebenarnya ia hanyalah bagian daripada Internet.[1]Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]19 20. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 20 21. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 21 22. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 22 23. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 23 24. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 24 25. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 25 26. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 26 27. EmailSurat elektronik[1] atau pos elektronik [2] (bahasa Inggris: email) adalahsarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer (misalnyaInternet). Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 27 28. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 28 29. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 29 30. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 30 31. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 31 32. Ilmu atau ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, danmeningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.[1] Segi-segiini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian denganmembatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.[2]Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuanberdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkatmetode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karenamanusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuanadalah produk dari epistemologi.Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 32 33. Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dandijabarkan dalam konsep mendasar.[1] Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis,mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhirdari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlakdiperlukan logika berpikir dan logika bahasa. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]33 34. Physics (from Greek: physis "nature") is a branch of science that developed out ofphilosophy, and was thus referred to as natural philosophy until the late 19th century - a termdescribing a field of study concerned with "the workings of nature". Currently, physics is traditionallydefined as the study of matter, energy, and the relation between them. Physics is, in some senses,the oldest and most basic pure science; its discoveries find applications throughout the naturalsciences, since matter and energy are the basic constituents of the natural world. The other sciencesare generally more limited in their scope and may be considered branches that have split off fromphysics to become sciences in their own right. Physics today may be divided loosely into classicalphysics and modern physics.Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]34 35. Secara sederhana dapat dikatakan pada awalnya semua pertanyaan-pertanyaanmanusia mengenai diri dan lingkungan sekitarnya dihimpun dalam Filsafat.Namun lambat laun pembahasan semakin meluas dan membutuhkanpenelaahan yang lebih dalam untuk tiap bagian, untuk itu himpunanpengetahuan dibagi-bagi menjadi bagian yang lebih kecil.Ilmu-ilmu cabang ini lalu berdiri sendiri dan berkembang terus menerus hinggasekarang.Dengan kerumitan ilmu-ilmu seperti sekarang ini akan mudah bagi seorangmanusia dan bahkan masyarakat untuk kehilangan pemahaman tujuan awal dariilmu pengetahuan yaitu kebijaksanaan.Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 35 36. Manusia sedari dulu selalubertanya-tanya tentang banyak hal. Kitamenyebutnya sebagai manusia yang berpikir. Manusia berpikir tentangtubuhnya, tentang tanaman dan hewan di sekitarnya, tentang bebatuan,tentang air, tentang gerak benda-benda. Manusia berpikir tentang hartanyatetapi manusia juga bahkan berpikir tentang jiwanya (nyawanya).Manusia berpikir tentang hal-hal yang dapat diamati oleh mata maupunpendengarannya. Manusia juga berpikir tentang hal-hal yang tidak dapat diamatilangsung oleh panca indranya tanpa alat bantu. Manusia bahkan berpikirtentang udara dan jiwa. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]36 37. Untuk memudahkan pengembangan ilmu pengetahuan maka kita sekarangmengenal ilmu-ilmu semacam Fisika, Matematika, Biologi. Bahkan sekarangilmu-ilmu itu pun dipecah-pecah lagi ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil(terspesialisasi). Dahulu kesemuanya adalah bagian dari Ilmu Filsafat.Dalam dunia modern ini mudah untuk melupakan bahwa segala kerumitandalam pengembangan sains awalnya tak lain adalah upaya untuk menjawabberbagai pertanyaan manusia. Lebih dari itu kita mencari apa yang dinamakanpencerahan, menuju kebijaksanaan.Sepanjang sejarah, diakui oleh sebagian besar manusia bahwa ada orang-orangyang disebut sebagai orang bijak. Mereka adalah orang yang dianggap bijaksanakarena telah mendapat pencerahan. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com]37 38. Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 38 39. Mereka yang tercerahkan ini adalah mereka yang berusaha sangat giat untukmelakukan oleh pikir. Mereka meresapi fenomena yang terjadi dalam kehidupanmanusia maupun fenomena alam semesta.Misalnya di Timur kita mengenal Siddhrtha Gautama atau lebih terkenalsebagai Buddha.sumber gambar:http://www.dangerouscreation.com/ Sunu Pradana [www.pikirsa.wordpress.com] 39 40. Buddha (Sanskerta: berarti. Mereka yang Sadar, Yang mencapai pencerahansejati. dari perkataan Sanskerta: "Budh", untuk mengetahui) merupakan gelarkepada individu yang menyadari potensi pen