Barotrauma Finish

Download Barotrauma Finish

Post on 31-Dec-2014

36 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

tht

TRANSCRIPT

<p>LATAR BELAKANG Otitis media adalah radang atau infeksi pada daerah</p> <p>telinga tengah. Otitis media terbagi atas otitis media supuratif dan otitis media non supuratif ( otitis media serosa, otitis media sekretoria, otitis media effusi ).</p> <p> Otitis media sering diawali dengan infeksi</p> <p>pada saluran napas seperti radang tenggorokan atau pilek yang menyebar ke telinga tengah lewat tuba Eustachius. Saat bakteri melalui tuba Eustachius,</p> <p>Definisi Barotrauma (media barotitis atau media aerotitis)</p> <p>adalah kerusakan pada telinga tengah disebabkan oleh tekanan udara yang tidak sama pada kedua sisi gendang telinga.</p> <p>Anatomi telinga Telinga luar, yang terdiri dari aurikula (atau pinna)</p> <p>dan kanalis auditorius eksternus, dipisahkan dari telinga tengan oleh struktur seperti cakram yang dinamakan membrana timpani (gendang telinga).</p> <p> Telinga tengah mengandung tulang terkecil (osikuli)</p> <p>yaitu malleus, inkus stapes. Osikuli dipertahankan pada tempatnya oleh sendian, otot, dan ligamen, yang membantu hantaran suara.</p> <p> Telinga dalam tertanam jauh di dalam bagian tulang</p> <p>temporal. Organ untuk pendengaran (koklea) dan keseimbangan (kanalis semisirkularis), begitu juga kranial VII (nervus fasialis) dan VIII (nervus koklea vestibularis) semuanya merupakan bagian dari komplek anatomi</p> <p> Epidemiologi Risiko rata-rata berat (tipe II) DCS adalah 2,28 kasus per 10.000 penyelaman. Jumlah kecil (tipe I)</p> <p>melukai tidak diketahui karena banyak penyelam tidak mencari pengobatan ras Karena persentase umumnya lebih besar dari lemak tubuh, perempuan memiliki insiden yang lebih tinggi secara teoritis cedera barotrauma dibandingkan laki-laki.</p> <p> Usia Meskipun tidak ada korelasi langsung ada dengan usia</p> <p>dan frekuensi barotrauma, kelompok yang paling umum terkena berkisar antara 21 dan 40 tahun. Namun, tidak ada korelasi langsung antara usia dan efek residu barotrauma, yang secara signifikan meningkat setelah usia 50 tahun.</p> <p>Etiologi Barotrauma paling sering terjadi pada perubahan</p> <p>tekanan yang besar seperti pada penerbangan, penyelaman misalkan pada penyakit dekompresi yang dapat menyebabkan kelainan pada telinga, paru-paru, sinus paranasalis serta emboli udara pada arteri yang dimana diakibatkan oleh perubahan tekanan yang secara tiba-tiba, misalkan pada telinga tengah sewaktu dipesawat yang menyebabkan tuba eustakius gagal untuk membuka</p> <p> Tabung estachius membantu menjaga tekanan udara yang sama pada kedua sisi gendang</p> <p> tabung eustachian diblokir, udara tidak bisa mencapai telinga tengah, sehingga ada tekanan menurun.</p> <p>telinga dengan memungkinkan udara luar masuk ke telinga tengah.</p> <p> Ketika tekanan udara rendah di telinga tengah daripada di saluran telinga, gendang telinga tonjolan ke</p> <p>dalam</p> <p>Lanjutan. Perbedaan tekanan dapat menyebabkan rasa sakit dan bisa memar atau pecah gendang telinga. . memungkinkan cairan dari telinga bagian dalam bocor</p> <p> Jika tabung eustachian sebagian atau seluruhnya diblokir karena jaringan parut, tumor, infeksi, pilek, atau alergi, udara tidak bisa bergerak masuk dan keluar dari telinga tengah. . .</p> <p> memar gendang telinga atau bahkan</p> <p>ke telinga tengah.. .</p> <p>menyebabkannya pecah dan berdarah.</p> <p> Gangguan pendengaran / vertigo terjadi selama menyelam ,maka kebocoran terjadi.. .</p> <p> Gejala yang sama terjadi Gejala yang sama terjadi selama pendakian selama pendakian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa gelembung udara telah gelembung udara telah terbentuk di telinga bagian terbentuk di telinga bagian dalam..</p> <p>dalam..</p> <p>Lanjutan. Gejala yang sama terjadi selama pendakian menunjukkan bahwa Otitis media serosa /barotrauma</p> <p>gelembung udara telah terbentuk di telinga bagian dalam..</p> <p>Patofisiologi Barotrauma paling sering terjadi pada perubahan</p> <p>tekanan yang besar seperti pada penerbangan, penyelaman misalkan pada penyakit dekompresi yang dapat menyebabkan kelainan pada telinga,</p> <p>Autofoni rasa tidak nyaman</p> <p>tinitus</p> <p>pusing</p> <p>daya dengar menurun</p> <p>rasa penuh di telinga</p> <p>Gejala berkepanjangan</p> <p>Nyeri telinga</p> <p>rasa tertekan mimisan di telinga</p> <p>daya dengar sedang berat</p> <p>Diagnosis Dengan menggunakan otoskop akan tampak penggembungan</p> <p>ringan atau retraksi pada membran timpani. Jadi membran timpani cembung kearah luar atau cekung kearah dalam. Jika keadaan parah, mungkin bisa tampak darah dibalik membran timpani.</p> <p>Barotrauma otitis pada otoskop</p> <p>penatalaksanaanUntuk menghilangkan rasa nyeri atau tidak nyaman pada telinga,cobalah untuk membuka tuba eustasius dan menyamakan tekanan. Beberapa hal yang dapat membantu: Menghisap permen atau mengunyah permen karet Tarik napas, kemudian hembuskan perlahan sambil tangan menutup kedua lubang hidung dan menutup mulut pada akhir hembusan Menguap</p> <p>Bila upaya diatas masih merasa kurang nyaman di telinga, atau mungkin barotrauma cukup serius maka perlu : Antihistamin Dekongestan Steroid Tuba tidak terbuka miringotomi menyeimbangkan tek. udara&amp;cairan terdrainase</p> <p>JARANG</p> <p>KOMPLIKASIInfeksi telinga akut Kehilangan pendengaran</p> <p>Retraksi membran timpani</p> <p>Perdarahan atau kluar cairan</p> <p>Nyeri telinga hebat</p> <p>prognosisSebagian besar kasus barotrauma sembuh dengan cepat tanpa komplikasi.</p> <p>TERIMAKASIH</p>