bahkul fisiologi olahraga ppg

of 50 /50
BAHAN KULIAH FISIOLOGI OLAHRAGA Oleh : Sutardji PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fisik/jasmani “ manusia” Psichologi dan anatomi “ sama” juga mempelajari manusia Fisiologi olaharga adalah mempelajari fungsi fisik ketika manusia berolahraga Tingkat Organiasi di Dalam Tubuh Fungsi dasar sel Macam jaringan sel Jaringan,organ sampai sistem

Author: 05011995

Post on 23-Jun-2015

2.549 views

Category:

Documents


1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. BAHAN KULIAH FISIOLOGI OLAHRAGA Oleh : Sutardji PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fisik/jasmani manusia Psichologi dan anatomi sama juga mempelajari manusia Fisiologi olaharga adalah mempelajari fungsi fisik ketika manusia berolahraga Tingkat Organiasi di Dalam Tubuh Fungsi dasar sel Macam jaringan sel Jaringan,organ sampai sistem

2. Tingkat Organisasi Dalam Tubuh PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Tinjauan fisiologik, manusia adalah sebuah organisasi, sehingga disebut sebagai organ Sebagai organisasi setiap memiliki kerja maka organ-organnya akan sibuk Sel adalah satuan kehidupan yang paling mendasar, sel adalah penyusun jaringan, organ dan berperan dalam sisitem tubuh semua sel memiliki gambaran yang hampir sama 3. Secara progresif, Sel membentuk organisasi PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA Sebagaimana mesin, sel bekerja terkordinir untuk melakukan kerja yang sistematis. Ada empat tingkat organisasi sel, yakni sel, jaringan, organ dan system. 4. Fungsi Dasar Sel (meningkat pada saat berolahraga) PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA 1. Mendapatkan zat gizi dan Oksigen dari lingkungannya 2. Menjalankan reaksi kimia dengan menngunakan zat gizi dan Oksigen untuk menghasilkan energi 3. Mengeluarkan zat sisa berupa Karbondioksida di lingkungannya. 4. Mensintesis protein dan komponen lain untuk membentuk struktur sel. 5. Sensitif dan responsive terhadap perubahan lingkungan sel 6. Mengontrol pertukaran berbagai zat antara sel dan lingkungan sekitar 7. Memindahkan zat dari bagian satu ke bagian lain 8. Berkembang biak/ bereproduksi 5. POLA ORGANISASI TUBUH MANUSIA PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA SEL JARINGAN ORGAN SUB SISTEM TUBUH SISTEM TUBUH 6. Pada organisme multi sel, fungsi dasar tersebut dapat berkembang, PENGANTAR FISIOLOGI OLAHARAGA 1. Dengan memanfaatkan kemampuan mensintesis protein, sel endokrin dapat mensekresi enzim-enzim pencernaan. 2. Dengan memanfaatkan kemampuan merespons, sel- sel syaraf dapat membentuk dan menyalurkan impuls listrik di bagian tubuh yang lain. 3. Dengan memanfaatkan kemampuan control pertukaran zat, sel-sel ginjal dapat menahan zat tertentu yang masih diperlukan oleh tubuh. 4. Dengan memanfaatkan kemampuan inheren, pada kontraksi otot sel dapat mengkordinir secara selektif berbagai struktur sel. 7. Ada banyak jenis jaringan Jaringan Otot Tugas pokok dari jaringan otot adalah berkontraksi ( teori kontraksi akan di bicarakan tersendiri) Ada tiga jenis jaringan otot; otot rangka, otot jantung dan otot polos. ( kenalilah karakteristiknya masing-masing) Jaringan saraf Tugas utama sel saraf adalah membentuk dan menyalurkan impuls listrik, dari bagian satu ke bagian lain. Jaringan saraf ada di jumpai di : Otak, korda spinalis, Persarafan otot dan kelenjar, saraf yang peka terhadap lingkungan eksternal, contoh perubahan tekanan darah. Jaringan epitel Tugas jaringan epitel adalah pertukaran zat dari bagian satu ke bagian lain ( luar dalam). Ada dua jenis yang terkait dengan jaringan epitel, yakni lapisan epitel dan jaringan sekretorik. Kelenjar sekretorik, pada dasarnya turunan epitel yang membentuk kantung dan dapat mengasilkan produk. Ada dua jenis, jakni kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin. (lihat gambar 1.1, hal 4.) Jaringan ikat Ciri dari jaringan ini memiliki sel yang tak padat terbenam di dalam metric ekstra sel. Tugas utama dari jaringan ini adalah sebagai penghubung / penunjang. Ada bermacam jenisnya : jaringan ikat longgar ( contoh yang melekat pada epitel) dan tendon adalah jaringan ikat yang ketat. Jaringan tulang 8. Konsep Homeostasis HOMEOSTASIS : DASAR-DASAR FISIOLOGI OLAHRAGA 1. Ketika seorang anak berdiri disebelah tiang listrik pada jam satu siang, apakah panas badan anak sama dengan panas tiang listrik 2. Ketika kita berada di puncak gunung pagi hari yang amat dingin, apakah panas tubuh kita sama dengan batu gunung yang ada di sana 3. Mengapa saat berpuasa keringat kita, ludah kita, bahkan kencing kita amat terbatas 4. Mengapa saat anak didik kita frekuensi pernafasannya bertambah saat sesudah kita suruh lari jauh 9. Konsep Homeostasis HOMEOSTASIS : DASAR-DASAR FISIOLOGI OLAHRAGA Ketika anak didik kita melaksanakan latihan jamani maka tubuh pun selalu homeostasis Apa dan bagaimana Homeostasiss itu ? 1. Upaya pemeliharaan lingkungan internal yang stabil-dinamis dan satandar untuk keberlangsungan hidupnya sel-sel tubuh. Untuk mencapai standarisasi tersebut menuntut kontribusi dari sel-sel dengan spesifikasinya masing-masing. 2. Sel-sel pada organisme multisel harus memberi kontribusi thd kelangsungan hidup organisme secara keseluruhan, sebaliknya hidupnya ( sel tsb) tergantung dari sel lainya. Jika Amuba/ sel tunggal dapat terlayani kebutuhannya dari lingkungan eksternal ( zat gizi, O2) dan dapat membuang ( CO2, Zat sisa lain), maka Upaya pemeliharaan lingkungan internal yang stabil-dinamis dan satandar untuk keberlangsungan hidupnya sel-sel tubuh. Untuk mencapai standarisasi tersebut menuntut kontribusi dari sel-sel dengan spesifikasinya masing-masing. 5. Jika Amuba/ sel tunggal dapat terlayani kebutuhannya dari lingkungan eksternal ( zat gizi, O2) dan dapat membuang ( CO2, Zat sisa lain), maka Cairan ekstrasel yang menjadi media kehidupan sel, selalu mendapatkan layanan oleh sirkulasi darah, dan inilah jalan agar mendapatkan zat gizi dan O2 yang sumbernya ada di luar tubuh. Sirkulasi darah juga dipakai untuk sarana pembuangan zat sisa oleh sel. 6. Sel-sel tubuh hanya dapat bertahan hidup dan berfungsi ketika cairan ekstrasel mampu diciptakan pada komposisi standar. Sehingga komposisi kimiawi dan dan keadaan fisik internal hanya diperbolehkan menyimpang pada batas-batas yang tipis saja. Pemeliaharaan lingkungan internal yang dijaga pada tingkat stabil disebut sebagai homeostasis. 7. Faktor internal maupun eksternal selalu mengancam homeostasis ini. 10. Upaya internal (Dalam mempertahankan, agar homeostasis tetap terjaga ) HOMEOSTASIS : DASAR-DASAR FISIOLOGI OLAHRAGA 1. Konsentrasi molekul-molekul nutrient 2. Konsentrasi O2 dan CO2 3. Konsentrasi zat-zat sisa 4. PH 5. Konsentrasi air 6. Suhu 7. Volume dan tekanan 11. OLAHRAGA MELIBATKAN SEMUA ORGAN TUBUH PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Banyak pandangan bahwa olahraga adalah terbatas pada kerja otot yang menggerakkan tulang Untuk menyanggah pandangan di atas, renungkan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini : 1) Mengapa jantung kita berdetak keras sesudah lari 2) Mengapa nafas kita tersengal selama main sepak bola 3) Mengapa kita berkeringat saat berolahraga 4) Mengapa kita merasa lapar sesudah berolahraga 5) Mengapa kita tak bisa lari cepat lagi sesudah jarak tertentu 12. OLAHRAGA MELIBATKAN SEMUA ORGAN TUBUH PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Olahraga membutuhkan transportasi Zat, sehingga peranan jantung di olahraga adalah seksi transportasi Olahraga memerlukan oksigen dan membuang zat sisa Olahraga memerlukan bahan bakar Olahraga memerlukan kerjasama organ tubuh 13. OTOT/MUSCLE PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Otot menempati sebagian besar jaringan lunak penyusun tubuh manusia Karakteristi utama dari otot adalah berkontraksi Ada dua jenis otot yakni otot rangka, otot polos dan otot jantung Kecuali otot polos, otot rangka dan ot jantung selalu bekerja saat manusia berolahraga Tanda bahwa otot rangka bekerja rangka adalah saat berolahraga adalah anggota tubuh kita dapat bergerak fleksi, ekstensi, rotasi dan sirkumduksi Dalam bekerja otot membutuhkan biaya/energi, sehingga makin banyak bekerja tubuh harus menyediakan energi yang besar Demikian juga otot yang menyusun jantung 14. JANTUNG/COR PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Jantung manusia berfungsi mengalirkan cairan darah keseluruh tubuh Pada saat berolahraga detak jantung meningkat, sebagai tanda bahwa jantung ikut terlibat jika manusia berolahraga Semakin banyak tuntutan tubuh terhadap bahan-bahan metabolik, semakin menutut aliran yang lebih cepat Ketika tidak berolahraga, jantung berdetak 70 kali tiap menit, dan meningkat sesuai dengan intensitas olahraga yang dilakukan 15. PARU/PULMO PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Paru manusia ada di rongga dada yang terdiri atas bronciolus dan alvioli Peran paru adalah sebagai terminal Oksigen yang diambil dari udara admosfir Masuknya Oksigen sampai pada paru semata-mata hasil kerja otot-otot pernafasan Ketika manusia berolahraga, kebutuhan akan oksigen dan produk akan karbondioksida meningkat, itulah yang mengakibatkan pernafasan kita menjadi meningkat Pada saat tidak berolahraga frekuensi pernafasan kita 16 kali tiap menit dan akan meningkat sesuai intensitas yang dilakukan 16. Alat Pencernaan/traktus digestivus PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Peranan alat pencernaan manusia adalah mengolah bahan makanan yang bisa sampai ke dalam sel Harus di mutilasi hingga sekecil molekul Kapasitas gudang makanan dalam tubuh terbatas, akibatnya alat ini harus bekerja ketika gudang makanan sudah mulai habis Ketika berolahraga pekerjaan memutilasi harus sudah selesai Jika waktu mutilasi makanan, bersamaan dengan otot yang bekerja maka akan terjadi ketidak sempurnaan salah satu 17. ORGAN EKSKRESI ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Hasil dari metabolisme saat berolahraga adalah panas Ketika panas terus terakumulasi akan menimbulkan gangguan homeostasis Gangguan homeostasis yang amat hebat dapat mengakibatkan kematian Ginjal , kulit, dan mulut adalah alat pembuangan zat sisa sekaligus membuang panas Ketika panas tubuh meningkat ketiganya akan terlibat bekerja keras 18. PSYCHIS/JIWA PERANAN ORGAN TUBUH OTOT, JANTUNG, PARU , PENCERNAAN DALAM KEGIATAN OLAHRAGA Pandangan yang salah bahwa olahraga tak melibatkan pikiran Manusia yang sakit, tidak dapat berolahraga Manusia yang dapat berolahraga adalah yang sehat Bukan sekedar sehat, tetapi harus cerdas 19. AKTIVITAS PENJAS DI RANCANG ATAS DASAR FISIOLOGIS ANALISA FISIOLOGIS SISTEMATIKA TATAP MUKA PENJAS A.B.C SECRA FISIOLOGIS Agenda ketika guru melaksanakan PBM Penjas PBM yang benar tentu ber isi pemanasan, inti dan penenangan Pertanyaannya,terhadap isi di atas kurang lebih sbb : Latihan pemanasan? Mengapa perlu pemanasan Bagaimana ciri gerakan pemanasan Landasan fisiologis apa ceri gerak pemanasan tersebut di rancang Bagaimana / efek apa jika tak sejalan dengan landasan fisiologis 20. AKTIVITAS PENJAS DI RANCANG ATAS DASAR FISIOLOGIS ANALISA FISIOLOGIS SISTEMATIKA TATAP MUKA PENJAS A.B.C SECRA FISIOLOGIS Latihan inti? Apa tujuan latihan init Apa saja isi pokok latihan inti Bagaimana ciri latihan inti gerakan pemanasan Landasan fisiologis apa gerakan inti Bagaimana / efek dari latiahan inti Latihan Pendinginan ? Mengapa perlu pendinginan Bagaimana ciri gerakan pendinginan Landasan fisiologis apa ceri gerak pendinginan Bagaimana / efek apa jika tak sejalan dengan landasan fisiologis 21. Kajian fisiologis gerak warming up ANALISA FISIOLOGIS SISTEMATIKA TATAP MUKA PENJAS A.B.C SECRA FISIOLOGIS Organisasi apapun ketika punya kerja memerlukan persiapan, berlaku pula badan kita Semua organ tubuh tak terkecuali harus di siapkan Isinya adalah stretching, khalistenic dan stimualasi kekuatan stretching, khalistenic dan stimualasi kekuatan pada dasarnya adalah memicu jaringan lunak mengalami milking action Ketika jaringan lunak di panjangkan, maka transportasi Zat dari dan ke jaringan lunak akan meningkat. Sehingga difusi, osmosis dan transopotport aktif lainnya akan menjadi lebih terbuka 22. Kajian fisiologis latihan inti ANALISA FISIOLOGIS SISTEMATIKA TATAP MUKA PENJAS A.B.C SECRA FISIOLOGIS Dalam menyusun PBM, tentu meliputi tehnik, taktik dan fisik Di ranah fisik emua organ tubuh harus di picu untuk bekerja lebih berat dari kadaan istirahat Hukum fisiologi, makin banyak di fungsikan maka kualitasnya semakin baik Implementasi dari latihan tsb adalah lebih cepat, lebih kuat, lebih sempurna 23. Kajian fisiologis pendinginan ANALISA FISIOLOGIS SISTEMATIKA TATAP MUKA PENJAS A.B.C SECRA FISIOLOGIS Pendinginan sering tak terpikirkan, bahkan di pandang tak penting Kerangka pikir, latihan pendinginan adalah mengembalikan organ tubuh untuk kerja ringan/istirahat Ciri gerak pendinginan adalah gerakan yang mampu membuang zat sisa dalam tubuh stretching, khalistenic dan lebuh mengutamakan stimualasi pada dasarnya adalah memicu jaringan lunak mengalami milking action 24. SOAL LATIHAN ANALISA FISIOLOGIS SISTEMATIKA TATAP MUKA PENJAS A.B.C SECRA FISIOLOGIS 1. Alasan apa secara fisiologis penjas ber pola latihan a,b,c ? 2. Secara fisiologis apa pentingnya warming up dalam penjas 3. Menurut anda latihan-latihan pada warming up perlu berisi apa saja 4. Jelaskan secara fisiologis peran penting stretching 5. Menurut saudara, latihan inti yang tak memadahi 6. Mengapa colling down penting 25. Menu pertemuan VI ,VII A. PERTEMUAN VI KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT o PENGERTIAN OTOT o TEORI KERJA OTOT o JENIS OTOT DAN KARAKTERISTIKNYA o ENERGI KERJA OTOT B. PERTEMUAN VII JENIS KONTRAKSI-KONTRAKSI SAAT BEROLAHRAGA ISOTONIK, ISO METRIK, EKSENTRIK, PLYOMETRIK 26. FISIOLOGI OTOT (KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA) Manusia adalah terdiri dari bahan keras/ tulang dan bahan lunak (Otot, gajih, kulit) Otot, jumlahnya 40 % dari berat manusia, dan tersusun dari ujung kaki sampai kepala. Jumlah otot lebih dari 200 buah dengan ukuran yang bervariasi. Karena otot, manusia dapat bergerak ( berlari, meloncat, menendang, memukul dll), sebab jika otot bekerja , efeknya akan menggerakkan tulang. 27. Jenis jaringan otot KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA 28. Jenis serabut otot Ada dua jenis yakni : Serabut putih Serabut putih sering di sebut type II, serabut ini memiliki kinerja yang cepat dan tak tahan lama dalam bekerja Serabut merah Serabut merah sering di sebut type I, serabut ini memiliki kinerja yang lambat dan tahan lama dalam bekerja 29. Karakteristik serabut otot merah dan putih 30. KERJA OTOT KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA Karakteristik (sel)otot adalah : Peka terhadap rangsang dan merespons ketika rangsang memenuhi syarat Mampu mengubah energi komia menjadi tenaga mechine Wujud dari kontraksi otot , masing- masing sel otot memendek, menegang dan membesar Efek dari pemendekan pd otot rangka membuat dua tulang mendekat Efek dari pemendekan otot polos lambung kita menjadi meremas makanan 31. KERJA OTOT KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA Otot ( kedua ujungnya dikenal sebagai tendo, dan diantara tendo adalah perut otot) Umumnya kedua ujung otot menempel di dua tulang yang berbeda, di tengah2 ada persendian Otot jika bekerja/ berkontraksi memendek dari panjang semula. Gambar sebelah adalah menunjukkan otot bisep brachii berkontraksi sehingga damble terangkat ke atas. 32. MENGAPA OTOT YANG BEKERJA MEMENDEK? KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA Sel otot/myofibril berbentuk benang dan memiliki elemen protein kontraktil Sel otot disusun oleh rangkaian ber juta2 sarcomere Ketika berkontraksi terjadi tarikan berulang kali oleh kepala myosin terhadap benang actine sehingga sarcomere menjadi memendek 33. MECHANISME RANGSANGAN HINGGA POTENSIAL AKSI OTOT BERKONTRAKSI KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA 1. Rangsangan dibawa oleh saraf motorik dari ssp ke ujung saraf motorik di sel otot 2. Sampai di ujung sayaraf rangsangan di ubah dalam bentuk listrik dan menyebar di seluruh membran sel 3. Melalui T tubulus masuk di dalam sel otot ( sarcomere) 34. MECHANISME RANGSANGAN HINGGA POTENSIAL AKSI OTOT BERKONTRAKSI KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA 1. Ketika rangsangan sampai ke dalam sarcomere membuat Ca++ keluar dari ujung myosinn dan menyebar di sarcoplasma 2. Efek dari kejenuhan Ca++ mengakibatkan troponin actin terbuka 3. Sementara troponin memiliki daya rekat yang tinggi terhadap kepala myosin 4. Dan selanjutnya dengan terjadi tarikan kepala myosine 5. ( pemecahan ATP) ATP ADP+ Pi + energi 35. TAHAPAN KERJA OTOT KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA 1. Sebelum ada pengisian energi kepala energi tunduk sehingga tak terjadi cross brige 2. Ketika terbentuk energi kepala myosine tegak dan melekat pada actine 3. Selanjutnya terjadi kekuatan menarik actine 4. Melaepaskan acctine untuk pengisian kembali dan menarik actine pada titik yang berbeda 36. Jenis kontraksi atas dasar ukuran otot (JENIS KONTRAKASI-KONTRAKSI SAAT BEROLAHRAGA) Isotonic/consentric Isometric Eksentric plyomeric 37. WUJUD DI LAPANGAN OTOT BERKONTRAKSI KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA 1. Push up. Otot triceps brachi bekerja 2. Sit up otot abdominus bekerja 3. Berlari otot-otot tungkai (biceps f, triceps f, gastroc nemius dll) bekerja 4. Smash otot lengan (fleksor carpi rdialis, pectoralis, deltoid dll) bekerja 38. Kontraksi isotonic/concentric jenis kontraksi otot 1. Concentric means that the muscle is activating sufficient myosin-actin cross-bridges to develop enough muscle tension to overcome the load or weights applied upon it. 2. Terjadi pemendekan otot saat kontraksi 39. Kontraksi isometrik jenis kontraksi otot 1.Isometric contraction is often defined as 'muscle contraction without muscle shortening and without visible movement. 2. memerlukan ATP yang besar, sehingga mudah lelah 3.Biaya dari metabolisme anaerobik, jika beban yang di tangung besar 40. Kontraksi isometrik jenis kontraksi otot 1. Kepala myosine dalam kontraksi tak pernah dari troponine yang pertama di lekati 2. Tak terjadi perubahan panjang sarcomere 3. Kekuatan isometrik juga tergantung dari kepanjangan awal saat kontraksi 4. Kontraksi isometric dapat terjadi pada otot dalam keadaan pendek, normal maupun amat panjang 41. Kontraksi eksentrik jenis kontraksi otot Gambar atas menunjukkan myosine mempertahankan tarikan ke arah pemanjangan saercomere Pada saat beban tarikan tak memadahi maka troponin di lepas dan berpindah troponine terdekatnya Gambar bawah menunjukkan aksi tarikan kepala myosine selalau kearah pusat/tengah sarcomere 42. Kontraksi plyometrik jenis kontraksi otot Plyometrics refers to exercise that enables a muscle to reach maximum force in the shortest possible time. The muscle is loaded with an eccentric (lengthening) action, followed immediately by a concentric (shortening) action. 43. Kontraksi plyometrik jenis kontraksi otot Kontraksi isotonik yang di awali ke panjangan normal kemudian memendek penuh, dengan kecepatan yang tinggi Tarikan kepala myosine dari troponin satu ke troponin berikutnya iramanya makin cepat Terjadi percepatan dalam menempuh jarak Energi anaerobic 44. Perbedaan antara gerak biasa dan gerak reflek. Gerak yang disadari, rangsangan diolah dulu oleh otak. Gerak reflek adalah gerak yang tidak kita sadari, dan berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis. Gerak biasa Reseptor neuron sensorik pusat saraf neuron motorik efektor Gerak refleks Reseptor neuron sensorik neuron konektor neuron motorik efektor 45. SOAL LATIHAN KERJA OTOT DAN BIAYA KERJA OTOT DALAM OLAHRAGA 1. Mengapa otot berkontraksi memendek 2. Apa yang mempengaruhi kekuatan kerja otot 3. Apa yang mengakibatkan terbukanya troponin 4. Apakah otot polos juga bekerja atas perintah ssp 5. Contoh wujud di lapangan tentang otot yang sedang bekerja