bab viii review literatur dan pengembangan model ?· setelah menyelesaikan materi ajar ini ......

Download BAB VIII Review Literatur Dan Pengembangan Model ?· Setelah menyelesaikan materi ajar ini ... theory…

Post on 18-Jun-2018

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • BAB VIII Review Literatur Dan

    Pengembangan Model Hipotesis, Dan Pengujian Hipotesis

    KOMPETENSI DASAR: Setelah menyelesaikan materi ajar ini mahasiswa dapat memahami tentang hipotesis dilihat dari: pengertian, cara

    merumuskan hipotesis, cara menguji hipotesis, langkah-langkah dalam pengujian hipotesis.

    PENDAHULUAN

    erangka teoritis adalah suatu model yang menerangkan bagaimana hubungan

    suatu teori dengan faktor-faktor penting yang telah diketahui dalam suatu masalah

    tertentu. Teori ini secara logis mencermati dokumentasi - dokumentasi dari riset-

    riset sebelumnya yang terdapat pada suatu area masalah yang sama secara umum.

    Membangun sebuah kerangka konseptual akan dapat membantu kita dalam mengendalikan

    maupun menguji suatu hubungan, serta meningkatkan pengetahuan untuk pengertian kita

    terhadap suatu fenomena yang diamati. Dari kerangka teoritis, hipotesis dapat dibangun

    untuk melihat apakah formula dari teori tersebut valid atau tidak.

    Hipotesis adalah suatu penjelasan sementara tentang perilaku, fenomena atau keadaan

    tertentu yang telah terjadi atau akan terjadi. Hipotesis merupakan pernyataan peneliti tentang

    hubungan antara variabel-variabel dalam penelitian, serta merupakan pernyataan yang paling

    spesifik. Peneliti bukannya bertahan kepada hipotesis yang telah disusun, melainkan

    mengumpulkan data untuk mendukung atau justru menolak hipotesis tersebut. Dengan kata

    lain, hipotesis merupakan jawaban sementara yang disusun oleh peneliti, yang kemudian

    akan diuji kebenarannya melalui penelitian yang dilakukan.

    Hipotesis berupa pernyataan mengenai konsep yang dapat dinilai benar atau salah jika

    menunjuk pada suatu fenomena yang diamati dan diuji secara empiris. Fungsi dari hipotesis

    adalah sebagai pedoman untuk dapat mengarahkan penelitian agar sesuai dengan apa yang

    kita harapkan.

    K

  • 121

    KOMPETENSI DASAR

    Setelah menyelesaikan materi ajar ini mahasiswa dapat memahami tentang hipotesis dilihat

    dari: pengertian, cara merumuskan hipotesis, cara menguji hipotesis, langkah-langkah dalam

    pengujian hipotesis.

    INDIKATOR

    Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu:

    1. Menjelaskan tentang hipotesis dilihat dari pengertian

    2. Menjelaskan tentang cara merumuskan hipotesis

    3. Menjelaskan tentang cara menguji hipotesis

    4. Menjelaskan tentang langkah-langkah dalam pengujian hipotesis

    PENYAJIAN MATERI

    BANGUNAN DASAR TEORI

    Ketika melakukan penelitian, kita perlu mengetahui apa (what is) untuk memahami,

    menjelaskan, dan meramal fenomena yang diamati. Sebagai contoh kita ingin menjawab

    pertanyaan berikut:

    Apakah reaksi karyawan terhadap kenaikan upah minimun?

    Mengapa banyak bank bangkrut pada saat kirisis moneter?

    Ketika menghadapi pertanyaan ini, mau tidak mau kita perlu mendefinisikan beberapa istilah

    kunci. Misalnya, karyawan yang mana? Apa jenis reaksi karyawan? Apa kriteria bank

    dinyatakan bangkrut? Apa indikator adanya krisis moneter? Jawaaban atas pertanyaan-

    pertanyaan ini menghendaki penggunaan konsep, dan definisinya. Subbab berikut akan

    menguraikan secara gamblang masing-masing komponen teori ini.

  • 122

    Proses Mendapatkan Ilmu

    Untuk menghasilkan observasi dan proposisi berdasarkan pengalaman dari logika induktif.

    Dengan kata lain, empiris harus didasarkan atas realita. Rasional berarti mempercayai bahwa

    semua pengetahuan dapat diperoleh dari aturan atau kebenaran hukuman alam. Usaha untuk

    menjelaskan fenomena ekonomi biasanya dilakukan dengan menggunakan model.

    Arti Teori

    Teori adalah sebuah kumpulan proposisi umum yang saling berkaitan dan digunakan

    untuk menjelaskan hubungan yang timbul antara beberapa variabel yang diobservasi.

    Formulasi teori adalah upaya untuk mengintegrasikan semua informasi secara logis sehingga

    alasan atas masalah yang diteliti dapat dikonseptualisasikan dan diuji (sekaran, 2000: 29-30).

    Penyusunan teori memang menggunakan tujuan utama dari ilmu karena teori

    merupakan alat untuk menejelaskan dan memprediksi fenomena yang diteliti. Teori selalu

    berdasarkan fakta, didukung oleh dalil dan proposisi. Oleh karena itu terdengar agak aneh

    apabila da orang yang mengatakan ah, itu teori! Faktanya lain. Teori, secara definitif harus

    berlandasan atas fakta empiris karena tujuan utamanya adalah menjelaskan dan memprediksi

    Teori

    Logika

    deduktif

    Logika

    deduktif

    Uji hipotesis

    Formulasi konsep

    &Proposisi

    Generalisasi

    Empiris

    Hipotesis

    observasi

    Menerima/menolak

    Hipotesis

    Pengukuran,Rin

    gkasan Sampel E

    stimasi Paramet

    er

    Interpretasi

    instrumentasi,

    Sampling

  • 123

    kenyataan atau realibilitas. Kalau teori tidak sesuai dengan kenyataannya barangkali karena

    ada upaya generalisasi. Coba simak beberapa definisi teori berikut ini:

    A theory can be defined asan interrelated set of statement of relationship

    whose purpose is to explain and predict (Davis & Cosenza,1993;29).

    Accordingly, theory will appear as as the devise for interpreting, criticizing,

    and unifying established laurs, modifying them to fit data unanticipated in

    their fprmulation and guiding the enterprise of discovering new and more

    powerful generaiizations (Kaplan, 1964: 295).

    Sering juga kita dengar komentar semacam ini: penelitian ini tidak bermanfaat karena

    terlalu teoretis. Sebaliknya, suatu penelitian dengan dasar teori yang baik akan membantu

    mengarahkan si peneliti dalam upaya menjelaskan fenomena yang diteliti. Teori Capital

    Asset Pricing amat membantu dalam penelitian manajemen keuangan; teori kepuasan kinerja

    membantu manajemen memahami faktor-faktor kinerja pekerjaan; teori perilaku konsumen

    amat membantu dalam memahami perilaku pembeli/pelanggan teori SCP (Structure Conduct

    Performance) tentang organisasi industri membantu industriawan dan investor dalam

    memilih industri yang menarik untuk dimasuki.

    4.2.2. Konsep dan Konstruk

    Suatu konsep (concepts) adalah sejumlah pengertian atau karakteristik, yang dikaitkan

    dengan peristiwa, objek,kondisi, situasi, dan perilaku tertentu. Dengan kata lain, konsep

    adalah pendapat abstrak yang digeneralisasi dari fakte tertentu (Davis & Cosenza, 1993:25).

    Konsep amat menentukan karena sukses suatu riset tergantung dari:

    Seberapa jelas kita mengkonseptualisasikan sesuatu

    Seberapa jauh orang lain dapat memahami konsep yang kita pergunakan.

  • 124

    konstruk (constuct) adalah jenis konsep tertentu yang berada dalam tingkat abstraksi

    yang lebih tinggi daripada konsep dan diciptakan untuk tujuan teoritis tertentu. Konstruk

    dapat berupa sebuah pandangan atau pendapat yang biasanya ditemukan untuk sebuah

    penelitian dan/ atau pembentukan teori.

    Sebagai ilustrasi dalam memahami perilaku konsumen,pembe;isebagai suatu konsep

    adalah daftar individu yang memperoleh barang dan jasa dengan membayar sejumlah uang.

    Dalam teori pemasaran modern,dikenal paradigma realitionship marketing, artinya

    perusahaan tidak hanya berorientasi mencari pembeli dan menjual produk saja tetapi juga

    mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pelanggan(Kotler,2000; Bab 2 dan 20).

    Dalam konteks ini, kepuasan pelanggan merupakan tujuan utama pemasaran. Kepuasan

    (satisfaction),sebagai konstruk adalah seberapa jauh harapan pelanggan dapat dipenuhi

    oleh kinerja suatu produk (Davis & Cozensa,1993;27). Pelanggan pasti akan merasa puas

    apabila harapannya dipenuhi dan senag apabila harapannya dilebihi. Pelanggan yang puas

    biasanya loyal terhadap suatu produk dan merekomendasi produk tersebut kepada orang lain.

    4.2.3. Proposisi

    Proposisi adalah pernyataan yang berkaitan dengan hubungan antara konsep-konsep

    yang ada peryataan dari hubungan universal antara kejadian-kejadian yang memiliki

    karakteristik tertentu. Dalam memahami perilaku konsumen/pelanggan,para ahli pemasaran

    mengajukan proposisi bahwa kepuasan pelanggan merupakan fungsi dari kinerja produk yang

    dirasakan oleh pelanggan dan harapan pelanggan terhadap produk tersebut

  • 125

    Teori

    proposisi

    Konsep (concept)

    Observasi terhadap objek dan kejadian

    (Realita)

    (Kotler,2000: 58). Menyadari bahwa kepuasan pelanggan yang tinggi akan mendorong

    meningktanya loyalitas konsumen, maka banyak perusahaan bertujuan mencapai TCS, Total

    Customer Satisfaction, total kepuasan pelanggan.

    Pembentukan teori adalah sebuah proses peningkatan absraksi. Gambar 4.2,berikut ini

    memperlihatkan bagaimana proses peningkatan abstraksi dari konsep,proposisi,hingga teori.

    Variabel

    Variabel adalah sesuatu yang dapat membedakan atau mengubah nilai. Nilai dapat berbeda

    pad waktu yang berbeda untuk objek atau orang yang sama, atau nilai daapt berbeda dalam

    waktu yang sama untuk objek atau orang yang berbeda. Contoh variabel antara lain skor

    ujian, angka ketidakhadiran dan motivasi.

    Skor ujian: skor ujian seorang mahasiswa untuk sebuah mata kuliah tertentu dapat

    berbeda, atau skor ujian mahasiswa yang berbeda untuk mata kuliah yang sama bisa

    berbeda. Dalam kedua kasus diatas,skor ujian memiliki nilai yang bdrbeda,sehingga bisa

    Tin

    gka

    t

    Abs

    tra

    ksi

  • 12