bab ii tinjauan dan landasan teori ii.1. tinjauan...

43
13 BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUM II.1.1. Definisi Sekolah Tinggi Arsitektur Sekolah adalah suatu tempat / gedung di mana pendidikan diselenggarakan diberikan. (www.wikipedia.org) Sekolah Tinggi adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional dan akademik dalam lingkup satu disiplin ilmu pengetahuan, teknologi atau kesenian tertentu. (Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No.234, 2000) Arsitektur adalah seni dan keteknikan bangunan, digunakan untuk memenuhi keinginan praktis dan ekspresif dari manusia-manusia beradab. (Encyclopaedia Britannica) Maka, definisi Sekolah Tinggi Arsitektur adalah suatu tempat yang menyelenggarakan pendidikan secara akademik dan profesional dalam lingkup disiplin seni dan keteknikan dalam menghasilkan lingkungan buatan yang digunakan untuk memenuhi keinginan praktis dan ekspresif dari manusia- manusia beradab. II.1.2. Sejarah Pendidikan Arsitektur Dunia “ The history of architecture is deeply intertwined with the history of its educational methods.” Terjemahan : “ Sejarah arsitektur sangat berhubungan / terjalin dengan sejarah perkembangan pendidikannya. “ ( Tschumi, 1995 )

Upload: others

Post on 27-Dec-2019

4 views

Category:

Documents


1 download

TRANSCRIPT

Page 1: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

13

BAB II

TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI

II.1. TINJAUAN UMUM

II.1.1. Definisi Sekolah Tinggi Arsitektur

Sekolah adalah suatu tempat / gedung di mana pendidikan diselenggarakan diberikan. (www.wikipedia.org) Sekolah Tinggi adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional dan akademik dalam lingkup satu disiplin ilmu pengetahuan, teknologi atau kesenian tertentu. (Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI No.234, 2000) Arsitektur adalah seni dan keteknikan bangunan, digunakan untuk memenuhi keinginan praktis dan ekspresif dari manusia-manusia beradab. (Encyclopaedia Britannica)

Maka, definisi Sekolah Tinggi Arsitektur adalah suatu tempat yang

menyelenggarakan pendidikan secara akademik dan profesional dalam lingkup

disiplin seni dan keteknikan dalam menghasilkan lingkungan buatan yang

digunakan untuk memenuhi keinginan praktis dan ekspresif dari manusia-

manusia beradab.

II.1.2. Sejarah Pendidikan Arsitektur Dunia

“ The history of architecture is deeply intertwined with the history of its educational methods.” Terjemahan : “ Sejarah arsitektur sangat berhubungan / terjalin dengan sejarah perkembangan pendidikannya. “ ( Tschumi, 1995 )

Page 2: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

14

Sejak zaman piramida sampai akhir abad pertengahan, seni diajarkan

dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan 1 murid, hal ini juga

berlaku dalam arsitektur pada masa itu sebagai bagian dari seni. Tidak ada

sekolah arsitektur.

Dikatakan oleh Hanno dan Kruft (1994), pada awal tahun 1600an,

seiring dengan perkembangan absolutisme, di Perancis mulai berdiri

perkumpulan pendidikan. Perancis pada saat itu punya keinginan ingin

mendokumentasikan segala hal yang berkaitan dengan masa lalu (antiquity)

atau sejarah dari segala bidang termasuk salah satunya arsitektur. Kerena

menurut anggapan mereka sejarah merupakan kunci untuk bisa berkembang.

Perancis mencoba mendokumentasikan sendiri masa lalu dan yang sedang

terjadi dengan absolutismenya, namun disadari juga bahwa pembelajaran

tentang sejarah ini juga dilakukan oleh negara lain. Pada akhirnya antara orang

Perancis dengan negara lain mulai timbul interpretasi yang berbeda dan

timbullah perdebatan.

Dari budaya perdebatan dan diskusi intelektual yang disadari dapat

memperkaya dokumentasi yang lebih berbobot dan objektif, maka mulailah

kegiatan tersebut di tampung oleh sebuah wadah pendidikan dan dokumentasi

arsitektur yang pada saat itu diselenggarakan secara non-formal. Pembelajaran

arsitektur yang semula diajarkan dengan sistem master dalam bentuk magang

dianggap tidak lagi efisien karena hanya dapat menghasilkan bibit baru

Page 3: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

15

dengan sangat lambat dan sedikit. Disinilah awal mula adanya Sekolah

Arsitektur.

Mulai pada tahun 1635, di Perancis mulai didirikan akademi-akademi

seni dan pengetahuan. Pada tahun 1648 mulai muncul program arsitektur di

Academie des Beaux Arts dan Academie Imperiale Polytechnique. Pada tahun

1671, Jean-Baptiste Colbert mendirikan Academie Royale d’Architecture di

Perancis atas perintah Raja Louis XIV.

Seperti dikatakan oleh Widyarta (2007), Setelah Perang Dunia I, pada

tahun 1919 di Jerman muncul Sekolah Seni dan Arsitektur Bauhaus. ( Bau =

build (bauen=to build) Haus = house ). Bauhaus adalah Sekolah dengan

kurikulum sendiri / kurikulum Bauhaus dan sangat berpengaruh pada

kurikulum sekolah-sekolah desain di dunia sampai sekarang, termasuk

sekolah-sekolah arsitektur. Tujuan pendirian sekolah ini adalah menteraturkan,

menyamakan kurikulum arsitektur.

Tschumi (1995) mengatakan bahwa 3 abad setelah Colbert mendirikan

Sekolah Arsitektur yang pertama di dunia, sekolah dan wadah pendidikan

arsitektur mulai bermunculan dan bertebaran di berbagai belahan dunia. Tahun

1968 merupakan saat di mana sekolah arsitektur dan mahasiswa sangat

memegang peran dalam perkembangan arsitektur, jiwa akademis yang muda

dan bebas serta cenderung melawan terus berkembang.

“ It is not the architectural schools that follow the trends set by the architectural schools.” Terjemahan :

Page 4: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

16

“ Bukanlah sekolah arsitektur yang mengikuti trend yang dihasilkan oleh sekolah arsitektur sendiri. ” (Moneo)

Adanya persilangan antara arsitektur dengan berbagai macam disiplin

antara lain seni, lingkungan, film, filsafat dan lainnya semakin memperkaya

arsitektur dan membuat arsitektur semakin kompleks, di mana teori menjadi

kata kunci. Praktek teoritikal yang kini banyak dilakukan oleh praktisi-praktisi

arsitek di dunia saat ini, mempengaruhi perkembangan luar biasa dalam kultur

arsitektur 10-20 tahun terakhir. Dalam perkembangan selanjutnya, tidak bisa

terhindarkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komputer telah

mengubah metode pendidikan, teori dan praktek, serta industri konstruksi di

dunia arsitektur.

II.1.3. Sejarah Pendidikan Arsitektur Indonesia.

Menurut Widyarta (2007) Pendidikan arsitektur di Indonesia pada

dasarnya telah dimulai sebelum dibukanya “Bowkundige Afdeeling“ di Institut

Teknologi Bandung yang pada waktu itu masih bernama Fakultas Teknik

Universitas Indonesia pada tahun 1950. Pengajar berasal dari lulusan The

Delft University, Belanda sehingga sistem pendidikan arsitektur yang

diterapkan pada waktu itu mengikuti sistem Belanda. Program pendidikannya

mengarah pada persiapan sarjana teknik bangunan dengan lama pendidikan 5

tahun. Lulusan dari ITB inilah yang kemudian mendirikan jurusan arsitektur di

universitas-universitas.

Page 5: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

17

Pada pertengahan tahun 1950an arah pendidikan mulai berubah dengan

datangnya tenaga pengajar dari Jerman dan Amerika Serikat. Sejak itulah

sistem pendidikan secara perlahan mulai mengarah pada sistem pendidikan

Amerika Serikat, hingga sekarang.

Sejak tahun 1960 pendidikan arsitektur mulai lahir di luar kampus

Ganesha, baik yang dikelola oleh pemerintah ataupun swasta. Jurusan yang

baru tersebut selalu berorientasi pada sistem pendidikan arsitektur Fakultas

Teknik Universitas Indonesia yang sejak tahun 1959 menjadi Seksi Arsitektur

Bagian Arsitektur dan Seni Rupa Departemen Ilmu Teknik ITB.

II.1.4. Peraturan Bangunan

Berdasarkan Undang-Undang No.28 tahun 2002 tentang Bangunan

Gedung, beberapa poin utama tentang perancangan bangunan gedung secara

umum antara lain :

• Bangunan gedung yang dibangun di atas, dan/atau di bawah tanah, air,

dan/atau prasarana dan sarana umum tidak boleh mengganggu

keseimbangan lingkungan, fungsi lindung kawasan, dan/atau fungsi

prasarana dan sarana umum yang bersangkutan.

• Persyaratan jumlah lantai maksimum bangunan gedung atau bagian

bangunan gedung yang dibangun di bawah permukaan tanah harus

mempertimbangkan keamanan, kesehatan, dan daya dukung lingkungan

yang dipersyaratkan.

Page 6: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

18

• Persyaratan jarak bebas bangunan gedung atau bagian bangunan gedung

yang dibangun di bawah permukaan tanah harus mempertimbangkan

batas-batas lokasi, keamanan, dan tidak mengganggu fungsi utilitas kota,

serta pelaksanaan pembangunannya.

• Persyaratan tata ruang dalam bangunan harus memperhatikan fungsi

ruang, arsitektur bangunan gedung, dan keandalan bangunan gedung.

• Persyaratan keseimbangan, keserasian, dan keselarasan bangunan gedung

dengan lingkungannya harus mempertimbangkan terciptanya ruang luar

bangunan gedung, ruang terbuka hijau yang seimbang, serasi, dan selaras

dengan lingkungannya.

• Bangunan gedung tempat tinggal, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan

bangunan pelayanan umum lainnya harus mempunyai bukaan untuk

ventilasi dan pencahayaan alami.

• Penggunaan bahan bangunan gedung harus aman bagi kesehatan pengguna

bangunan gedung dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap

lingkungan.

• Bangunan gedung yang bertingkat harus menyediakan tangga yang

menghubungkan lantai yang satu dengan yang lainnya dengan

mempertimbangkan kemudahan, keamanan, keselamatan, dan kesehatan

pengguna.

• Bangunan gedung untuk parkir harus menyediakan ram dengan

kemiringan tertentu dan/atau sarana akses vertikal lainnya dengan

Page 7: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

19

mempertimbangkan kemudahan dan keamanan pengguna sesuai standar

teknis yang berlaku.

• Penyediaan akses evakuasi harus dapat dicapai dengan mudah dan

dilengkapi dengan petunjuk arah yang jelas.

• Penyediaan fasilitas dan aksesibilitas bagi penyandang cacat dan lanjut

usia termasuk penyediaan fasilitas aksesibilitas dan fasilitas lainnya dalam

bangunan gedung dan lingkungannya merupakan keharusan bagi semua

bangunan gedung, kecuali rumah tinggal.

II.2. TINJAUAN KHUSUS

II.2.1. Tinjauan Tapak

Data Tapak

Lokasi : Jalan Raya Kebun Jeruk, Palmerah, Jakarta Barat

Ukuran Lahan : ± 14.000 m2

KDB : 60%

KLB : 1.2

GSB : 9 m dari Jalan Raya Kebun Jeruk

Ketinggian Max. : 8 lantai

Page 8: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

20

GAMBAR 1 : TAPAK

Tapak berada pada tepi Jalan Raya Kebun Jeruk di daerah Rawa

Belong, Palmerah. Daerah Rawa Belong dulunya merupakan salah satu daerah

pemukiman penduduk Betawi yang paling awal. Seiring waktu, masyarakat

Betawi mulai terdesak ke pinggiran oleh banyaknya pendatang. Sekarang

terdapat banyak perumahan penduduk golongan menengah ke bawah yang

padat. Rawa Belong mempunyai sejarah kebetawian yang cukup lekat.

Seiring dengan perkembangan waktu, tradisi masyarakat Betawi di

Rawa Belong memang telah menyurut. Adanya perkembangan kota dan

masuknya pendatang dan berbagai pengaruh luar termasuk salah satunya

adalah berdirinya institusi pendidikan Universitas Bina Nusantara di daerah ini

Page 9: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

21

yang paradigmanya diperuntukkan bagi golongan menengah ke atas, semakin

menyurutkan dan mendesak tradisi Betawi yang kebanyakan berasal dari

masyarakat menengah ke bawah. Tidak heran bila kini akan susah menemukan

tradisi dan budaya Betawi di daerah Rawa Belong yang telah berubah menjadi

sangat heterogen.

II.2.2 Peraturan Bangunan Khusus Pemda DKI Jakarta

Peraturan dan ketentuan tata bangunan yang lebih rinci diatur dalam

Peraturan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 7 Tahun 1991 tentang

Bangunan dalam Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta akan dilampirkan

dalam tulisan ini.

II.2.3. Arsitektur Regionalisme Kritis (Critical Regionalism)

“ …How to become modern and to return to sources; how to revive an old, dormant civilization and take part in universal civilization. “ Terjemahan : “ …Bagaimana menjadi modern sekaligus kembali ke asal, bagaimana membangkitkan kembali tradisi, peradaban yang terlupakan sekaligus mengambil bagian dalam peradaban dunia yang kontemporer. “ (Paul Ricouer, 1965)

Menurut Olsson (1997), Regionalisme berasal dari kata Region yang

berarti tempat / daerah / wilayah. Regionalisme menyatakan sifat / gerakan

kedaerahan. Regionalisme Kritis berarti sifat kedaerahan yang dijalankan /

ditafsirkan secara kritis, sesuai dengan perkembangan zaman / kekinian.

Page 10: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

22

Arsitektur Regionalisme Kritis merupakan sebuah pendekatan

arsitektur yang berusaha melawan ketiadaan makna dan nilai tempat / lokalitas

yang dihasilkan oleh arsitektur modern dengan menggunakan kekuatan

kontekstual untuk memberikan kesan, nilai, dan makna sebuah tempat.

Regionalisme Kritis sebagai usaha untuk menyusun (to synthesize) aspek akar

atau tradisi dari sebuah region / tempat / lokalitas yang mencakup karakteristik

fisik dan kultural / budaya dengan memanfaatkan teknologi baru yang tepat

guna.

"architecture can only be sustained today as a critical practice if it assumes an ‘arriere-garde’ position, that is to say, one which distances itself equally from the Enlightenment myth of progress and from a reactionary, unrealistic impulse to return to the architectonic forms of the preindustrial past." Terjemahan : “ arsitektur masa kini hanya bisa bertahan sebagai praktek yang kritis dengan posisi sebagai ‘arriere-garde’, sebuah posisi tengah di antara modernitas sejak zaman pencerahan dengan lawannya yaitu hasrat tidak realistis yang berusaha kembali ke bentuk arsitektur pra-industrial.“ (Frampton, 1983)

Dalam tulisannya “Towards an Architecture of Place”, Kelbaugh

(1986) menyatakan beberapa kriteria yang membedakan cara pikir dan sudut

pandang Regionalis Kritis terhadap suatu tradisi / antiquity. Kelbaugh

menggambarkan 5 esensi yang dia sebut dengan antara lain :

• Love of Place

Apa yang membuat sebuah tempat itu unik adalah penghargaan dan

perlindungan nilai tempat tersebut dengan arsitektur, menemukan dan

memelihara nilai yang khas tersebut untuk membuatnya tetap khas.

Page 11: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

23

• Love of Nature

Dengan bekerja bersama, arsitek, arsitek lansekap dan perencana urban /

tata kota bisa menghasilkan lingkungan yang ekologis, melindungi dan

memelihara ekosistem, siklus alam, organisme, dan lingkungannya.

• Love of History

Sebuah bangunan yang mampu bertahan terhadap ujian waktu selama

beberapa generasi kemungkinan besar telah dirancang dengan benar

dalam hal tanggapan terhadap material bangunan, praktek, terhadap

iklim, kebutuhan sosial dan budaya setempat, terhadap tradisi, dan

ekonomi.

• Love of Craft

Para Regionalis Kritis selalu berusaha jujur dalam memakai material

yang konstektual, tidak sekedar menggunakan misalnya plastik bercorak

kayu atau keramik bercorak kayu, namun menggunakan material yang

asli dan jujur.

• Love of Limits

Regionalis Kritis selalu merancang dengan sederhana, membatasi diri,

dan sumber daya dalam pembangunan.

Beberapa contoh karya arsitek Regionalis Kritis antara lain :

Page 12: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

24

FOTO 1 : SYDNEY OPERA HOUSE

Sydney Opera House, dirancang oleh arsitek Jorn Utzon, yang didesain

dengan bentuk layar dari yatch / kapal pesiar yang mana berlokasi di

pelabuhan Sydney,. Bentuk layar ini ditunjang dengan teknologi konstruksi

yang modern dengan struktur cangkang yang memberikan nilai tempat yang

khas bagi kota Sydney.

FOTO 2 : EXTERIOR BAGSVAERD CHURCH

Page 13: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

25

FOTO 3 : INTERIOR BAGSVAERD CHURCH

Bagsvaerd Church di Denmark, dirancang oleh arsitek Jorn Utzon,

merupakan sintesis antara peradaban kontemporer dengan budaya tempat.

Frampton (1983) mengatakan sintesis ini tercermin dalam bentuk yang

rasional, modular, netral, dan ekonomis / sederhana, dengan menggunakan

struktur cangkang beton pada elemen atapnya (menunjukkan partisipasi dalam

peradaban kontemporer), dengan bentuk organik dan permainan cahaya alami

sebagai tempat yang sakral.

FOTO 4 : SAN FRANSISCO MUSEUM OF MODERN ART

Page 14: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

26

San Fransisco Museum of Modern Art, dirancang oleh arsitek Mario

Botta mempunyai kasus yang serupa dengan Saynatsalo Town Hall, di mana

bangunan menggunakan material lokal batu / bata merah dengan aksen

material beton warna putih dan abu-abu menunjukkan kesan kekinian.

Pemanfaatan cahaya alami dengan atrium dan skylight memperlihatkan

kepedulian dan kepekaan arsitek memanfaatkan nilai dan kekuatan kontekstual

tempat.

FOTO 5 : EXTERIOR BOA NOVA TEA HOUSE

Boa Nova Tea House, Portugal, dirancang oleh arsitek Alvaro Siza.

Berlokasi di sebuah tapak yang sangat khas, di atas batu karang. Bangunan

didesain bersinergi dengan tapaknya melalui analisis terhadap iklim dan cuaca

setempat, memperhatikan kehidupan tanaman eksisting, dan mengikuti

formasi batu karang, juga berinteraksi dengan jalan dan kota. Kondisi

eksisting yang dipertahankan dibaur dengan teknologi konstruksi beton,

tekstur dan warna yang menunjukkan pemanfaatan teknologi terkini pada

waktu itu. Kekhasan dan kekuatan konteks tapak dan lansekap dijadikan

Page 15: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

27

sebagai keunggulan utama dari bangunan, dan ditonjolkan sebagai view yang

dramatis.

FOTO 6 : TJIBAOU CULTURAL CENTRE 2

Tjibaou Cultural Centre, New Caledonia, dirancang oleh arsitek Renzo

Piano, menggunakan pendekatan tektonik terhadap rumah tradisional Suku

Kanak yang berbentuk kerucut dari bahan jerami, serta patung Kanak yang

berjari-jari. Ditafsirkan kembali dengan unik dan menggunakan bahan baja

yang modern. Bangunan ini mampu mewakili kebudayaan dan tradisi dari

masyarakat New Caledonia dan menjadi ikon baru di negara tersebut.

FOTO 7 : PATUNG KANAK

Page 16: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

28

II.2.4. Tradisi, Lokalitas dan Arsitektur Betawi

Mempertimbangkan dengan pendekatan Regionalisme Kritis, dengan

kontekstual / lokalitas tapak yang berada di daerah Rawa Belong yang

mempunyai akar sejarah dan tradisi Betawi yang cukup kuat dan mulai hilang

ditelan oleh perkembangan kota dan teknologi, maka dirasakan perlu untuk

membangkitkan kembali tradisi dan lokalitas tersebut dengan pendekatan yang

kritis, tanpa mengacuhkan perkembangan kota dan teknologi yang sudah

terjadi sampai pada era kontemporer ini.

Orang Betawi

Pembentukan kota Batavia dulu sangat berhubungan dengan kebutuhan

Belanda untuk mendatangkan pekerja-pekerja dari berbagai suku bangsa untuk

dipekerjakan di kota itu sebagai kuli, tukang, pelayan, ataupun tentara.

Menurut Sedyawati (1986), faktor itu membuat Batavia sejak awal merupakan

sebuah tempat / wadah percampuran suku bangsa dari berbagai negara,

sehingga akhirnya berkembang menjadi Jakarta.

Pada pertengahan abad ke-19, terlihat bahwa golongan penduduk

pendatang yang berasal dari berbagai suku bangsa tersebut telah kehilangan

jati diri / ciri-ciri asli sukunya, dan muncullah masyarakat baru yang

merupakan percampuran, dan dikenal dengan sebutan Betawi. Kebudayaan

Betawi mempunyai satu faktor pemersatu yaitu bahasa Melayu Betawi. Hal ini

merupakan gabungan dan peleburan dari berbagai adat dan tradisi mulai dari

Page 17: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

29

Portugis, Belanda, Arab, Cina, Melayu, Sunda, Makasar, Bugis, Bali, dan lain-

lain.

Setelah era Perang Dunia ke-2 dan kemerdekaan, kembali berbagai

etnik dan suku bangsa yang lain datang ke Jakarta, namun tidak lagi terjadi

pembauran karena tidak lagi berkelas yang sama, namun sudah terpisah dalam

kelas-kelas pekerja, tuan tanah, pedagang, dan berlapis-lapis, sehingga sampai

saat ini tidak lagi terjadi percampuran dan pembauran.

Pada akhirnya, memang kaum Betawi tidak lagi tinggal hanya di pusat

kota Jakarta, namun juga mulai menyebar dan tergeser oleh pendatang ke

pinggiran, sehingga terdapat beberapa istilah seperti Betawi Tengahan dan

Betawi Pinggiran. Seiring waktu, budaya betawi pun berkembang menurut

daerah geografis tersebut. Sejarah-sejarah dan akar tradisi Betawi di pusat kota

sebagai penduduk asli kota Jakarta pun semakin menghilang dari kota Jakarta

itu sendiri.

Menurut Wanganea (1985), mayoritas orang Betawi beragama Islam,

meskipun ada yang mempunyai kepercayaan supernatural / dunia gaib, dewa,

makhluk halus, dan kesaktian. Umumnya masyarakat Betawi lebih mengacu

pada ajaran Islam sebagai pedoman hidup. Orang tua cenderung

menyekolahkan anaknya ke Madrasah.

Page 18: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

30

Rumah

Dalam adat Betawi, berdirinya suatu bangunan seperti rumah tinggal

umumnya berawal ketika sebuah keluarga inti baru terbentuk. Namun ada juga

kecenderungan beberapa keluarga inti yang tinggal dalam satu rumah

dikarenakan mahalnya biaya pembangunan rumah.

Umumnya orang Betawi mengenal beberapa model rumah seperti

Rumah Kebaya, Rumah Gudang, dan Joglo. Bahan bangunan yang awal

digunakan untuk membangun adalah menggunakan kayu nangka. Dalam

perkembangannya, Rumah Kebaya dan Rumah Gudang banyak menggunakan

bahan batu kali untuk pondasi, dan batu bata untuk dindingnya.

Sumintardja (1978) melihat adanya persamaan ciri rumah Betawi di

pedalaman dengan rumah tradisional Sunda di dataran rendah yang beriklim

panas lembab. Tipe rumah umumnya direncanakan untuk keteduhan, dengan

ciri-ciri :

• Lantai rumah langsung beralas tanah

• Di muka, belakang, atau sekeliling rumah terdapat serambi yang memberi

keteduhan pada inti rumah.

• Inti rumah terdiri dari satu atau beberapa ruang yang terbagi simetris kiri

dan kanan.

• Serambi belakang digunakan untuk dapur.

• Atap berbentuk pelana atau limas sebagai pengaruh rumah tradisional

Jawa

Page 19: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

31

• Bahan bangunan menggunakan bambu dan kayu untuk dinding, dan

alang-alang atau daun enau untuk atap, namun saat sekarang banyak yang

berubah menggunakan dinding bata dan atap genteng.

GAMBAR 2 : RUMAH KEBAYA

GAMBAR 3 : RUMAH GUDANG

Page 20: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

32

GAMBAR 4 : RUMAH JOGLO

Dari ketiga jenis rumah tersebut, rumah yang paling dikenal dan paling

banyak dibangun oleh masyarakat Betawi asli / awal ada 2 jenis rumah

pertama, yaitu Rumah Kebaya, dan Rumah Gudang.

GAMBAR 5 : TIPIKAL TAMPAK DAN ORNAMEN RUMAH BETAWI

Page 21: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

33

Organisasi dan Pemanfaatan Ruang

Menurut Boedhisantoso (1989), secara garis besar, rumah asli Betawi

selalu terdiri dari tiga bagian penting, yaitu :

1. Serambi, yang disebut sebagai Ruang Depan

2. Bagian Dalam, yang disebut Ruang Tengah

3. Dapur / tempat memasak, yang disebut Ruang Belakang

GAMBAR 6 : ZONING DALAM RUMAH BETAWI

Serambi depan pada model Rumah Kebaya tidak berpintu, terbuka di

sisi depan dan bagian samping tertutup dinding, sedangkan pada model

Rumah Gudang bagian depan dan samping terbuka. Di serambi biasanya

terletak 2 buah bale-bale di sebelah kiri dan kanan sebagai tempat menerima

tamu atau tempat duduk-duduk anggota rumah sebelum pergi tidur /

Page 22: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

34

beristirahat. Salah satu bagian dari kedua bale-bale sekarang telah banyak

yang diganti dengan meja dan kursi tamu.

Ruang Depan merupakan salah satu bagian rumah yang paling sering

digunakan sepanjang hari oleh seluruh penghuni rumah, lelaki maupun

perempuan, baik untuk bersosialisasi, ataupun mengasuh anak. Terdapat juga

ruang tamu yang digunakan untuk menerima tamu yang dihormati biasanya

diterima di dalam rumah, sedangkan tamu kerabat atau tetangga biasanya

diterima di teras.

Bagian Dalam atau Ruang Tengah merupakan bagian pokok dari

rumah, dipisahkan dari serambi depan oleh dinding yang berpintu tepat di

tengah, dan berjendela di kedua sisinya. Pola umum perletakan pintu dan

jendela adalah simetris. Bagian pokok rumah atau Ruang Tengah terbagi atas

kamar tidur, ruang duduk, dan kadang-kadang terdapat ruang makan.

Terdapat juga ruang yang terletak di sisi belakang kamar tidur yang

disebut pangkeng / gudang,.Ruang Belakang sebagai bagian belakang terbagi

atas tempat memasak / dapur, tempat mandi. Seluruh kelompok ruang-ruang

di rumah ditata ke dalam sebentuk massa persegi panjang, dan jarang ditemui

bentuk massa berlekuk, sehingga bentuk atap Gudang maupun Kebaya tetap

memenuhi kebutuhan pengatapan.

Pada dasarnya pemanfaatan ruang di dalam dan sekitar rumah dapat

dibedakan menurut jenis kegiatan yang berlangsung di dalamnya, yaitu

kegiatan sehari-hari, kegiatan berkala dan insidentil.

Page 23: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

35

Menurut Saidi (2002), ada sebuah elemen yang penting, bahkan sakral

dalam arsitektur Betawi. Yakni, konstruksi tangga, yang diistilahkan balaksuji.

Balaksuji adalah konstruksi tangga di rumah Betawi. Pemilik rumah sengaja

meninggikan lantai rumahnya dari permukaan tanah sekitar. Pada kasus

demikian pemilik rumah juga membuat balaksuji, tangga menuju rumah.

GAMBAR 7 : DENAH GARIS BESAR RUMAH BETAWI

Page 24: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

36

Sistem Konstruksi dan Proses Pembangunan Rumah

GAMBAR 8 : STRUKTUR DAN BAHAN BANGUNAN YANG BIASA

DIPAKAI PADA RUMAH BETAWI

Sebagian besar pembagian ruang di rumah masyarakat Betawi terkait

dengan penggunaan suatu modul tertentu. Untuk menentukan ukuran luas

rumah, satuan ukuran yang digunakan adalah metrik dengan modul ukuran 3

m ( luas kamar umumnya 3 m x 3 m, jarak tiang ke tiang 3 m atau 6 m, ruang

tengah dengan luar 3 m x 6 m, dan sebagainya).

Page 25: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

37

GAMBAR 9 : POTONGAN TIPIKAL RUMAH BETAWI

II.3. Teori-Teori Arsitektur Pendukung

Bentuk dan Ruang

Menurut Ching (1996), bentuk dasar ruang dan bangunan secara umum ada

tiga, yaitu:

Bentuk Keuntungan Kerugian

1. Segitiga

• Bentuk stabil dan

berkaratker kuat

• Pengembangan ruang

pada ketiga sisinya

• Kurang efisien dari

segi fungsi

• Fleksibilitas ruang

kurang

2. Segiempat • Bentuk statis • Orientasi ruang

Page 26: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

38

• Mudah dikembangkan ke

segala arah

• Orientasi ruang pada

keempat sisi

pembatasnya

• Layout ruang baik dan

mudah

• Ruang memiliki efisiensi

yang tinggi

cenderung statis

1. Lingkaran

• Bentuk halus

• Orientasi ruang luas dan

fleksibel

• Indah dilihat dari luar

• Fleksibilitas ruang

rendah

• Pengembangan relatif

lebih sulit

TABEL 1 : BENTUK DASAR RUANG

Beberapa jenis organisasi bentuk dan ruang antara lain :

• Ruang di dalam Ruang

Sebuah ruang yang luas dapat mencakup dan memuat sebuah ruang lain

yang lebih kecil di dalamnya.

• Ruang-Ruang yang saling berhubungan / berkaitan

Page 27: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

39

Suatu hubungan ruang yang saling berkaitan yang dihasilkan dari

overlapping dua daerah ruang dan membentuk irisan atau suatu daerah bersama.

• Ruang-Ruang yang Bersebelahan

Merupakan organisasi ruang yang paling umum. Batas-batas pemisah

ruang yang bersebelahan dapat berupa dinding, panel, kolom, ketinggian lantai,

ketinggian plafon, split dinding, dan lain-lain.

• Ruang-Ruang yang dihubungkan oleh sebuah Ruang Perantara

Dua buah ruang yang terpisah oleh jarak dapat dihubungkan atau

dikaitkan satu sama lain oleh ruang ketiga atau ruang perantara.

Selanjutnya dibahas oleh Ching, ada beberapa jenis organsisasi ruang, antara

lain :

• Organisasi Terpusat, di mana sebuah ruang dominan menjadi pusat

pengelompokan sejumlah ruang sekunder

• Organisasi Linear, suatu bentuk urutan dalam satu garis dan ruang-ruang yang

berulang. Garis tidak harus berbentuk lurus.

• Organisasi Radial, di mana sebuah ruang pusat menjadi acuan organisasi ruang

linear yang berkembang menurut arah jari-jari.

• Organisasi Cluster, yaitu kelompok ruang yang kedekatan hubungan atau

bersama-sama memanfaatkan satu ciri atau hubungan visual. Organisasi yang

paling umum terbentuk.

Page 28: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

40

• Organisasi Grid, di mana ruang-ruang terorganisir dalam daerah grid atau

struktur lainnya.

Beberapa prinsip dalam penataan ruang dan massa dalam suatu bangunan

atau kompleks bangunan antara lain :

• Sumbu

Sebuah garis yang terbentuk oleh dua buah titik di dalam ruang, di

mana bentuk-bentuk dan ruang-ruang dapat disusun dalam sebuah paduan yang

simetri dan seimbang.

Sumbu berbentuk garis lurus, kedua ujungnya harus diakhiri oleh sebuah

bentuk atau ruang yang jelas.

• Simetri

Distribusi dan susunan yang seimbang dari bentuk-bentuk dan

ruang-ruang yang sama pada sisi yang berlawanan terhadap suatu garis atau

bidang pembagi ataupun terhadap titik pusat atau sumbu.

Ada 2 macam simetri yaitu simetri bilateral dan simetri radial.

• Hirarki

Penekanan kepentingan atau keutamaan suatu bentuk atau ruang menurut

ukuran, wujud / bentuk, atau penempatannya, relatif terhadap bentuk-bentuk

atau ruang-ruang lain dari suatu organisasi ruang

• Irama

Page 29: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

41

Pergerakan yang mempersatukan, yang dicirikan dengan pengulangan

berpola atau pergantian unsur atau motif formal dalam bentuk yang sama atau

dimodifikasi.

• Datum

Sebuah garis, bidang, atau volume yang oleh karena kesinambungan dan

keteraturannya berguna untuk mengumpulkan, mengukur, dan mengorganisir

suatu pola bentuk-bentuk dan ruang-ruang.

• Transformasi

Konsep arsitektur, struktur, atau organisasi dapat diubah melalui

serangkaian manipulasi dan permutasi dalam merespon suatu lingkup atau

kondisi yang spesifik tanpa kehilangan konsep dan identitasnya.

Dalam tipologi geometri , beberapa teknik transformasi , yaitu :

• Translation (pergeseran) : suatu bentuk dapat digeser sedemikian rupa

terhadap sumbu tertentu.

• Rotation (perputaran) : suatu bentuk dapat diputar menurut sudut putaran

tertentu terhadap sumbu tertentu.

• Reflection (pencerminan) : suatu bentuk dapat dicerminkan terhadap sumbu

tertentu.

• Stretching (peregangan) : suatu bentuk dapat diregangkan sehingga menjadi

lebih besar.

• Shrinking (pemampatan) : suatu bentuk dapat dimampatkan sehingga

menjadi lebih kecil.

Page 30: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

42

• Scale (skala) : suatu bentuk dapat diubah skalanya menjadi lebih besar atau

lebih kecil .

• Twisting (puntir) : suatu bentuk dapat dipuntir sehingga dapat tercipta bentuk

yang lain dari yang aslinya.

Sirkulasi

Beberapa Komponen Unsur dalam Sirkulasi Ruang antara lain :

• Pencapaian (Langsung, Tersamar, Berputar)

• Jalan / Pintu Masuk

• Konfigurasi Jalan (Linear, Radial, Spiral, Grid, Jaringan, Komposit)

• Hubungan Jalan dan Ruang

• Bentuk Ruang Sirkulasi (Koridor, Aula, Galeri, Tangga, Kamar)

Sirkulasi dapat dibagi menjadi 2, yaitu :

• Sirkulasi Horizontal dapat dibedakan menjadi 2 tipe, antara lain:

Jenis Sirkulasi Keuntungan Kerugian

2. Linier

a. Linier menerus

• Sirkulasi jelas dan terarah

• Kurang efisien

karena

membutuhkan

banyak ruang

Page 31: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

43

b. Linier bertekuk

c. Linier berpotongan

d. Linier bercabang

e. Linier berbelok

f. Linier melingkar

• Mudah disesuaikan dengan

tapak yang berkontur

• Mudah dalam pencapaian

ke bangunan dan bagian-

bagian bangunan.

3. Radial • Memusatkan kegiatan /

orientasi

• Langsung dan mudah

• Arah sirkulasi

terpusat pada satu

titik sehingga

Page 32: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

44

untuk mencapai titik

tertentu

perhatian ke titik-

titik lainnya

berkurang.

TABEL 2 : JENIS-JENIS SIRKULASI HORIZONTAL

• Sirkulasi vertikal dapat dibedakan menjadi 2 tipe, antara lain:

Lift / Elevator, berupa jalan penghubung antar lantai. Dapat dibedakan

menjadi 2 jenis, yaitu lift pengunjung dan lift

Tangga dibedakan menjadi 2 macam yaitu tangga biasa dan tangga darurat.

Tangga biasa merupakan penghubung antar lantai tanpa menggunakan

mesin dan digunakan hanya untuk bangunan 4 lantai ke bawah. Sedangkan

tangga darurat dibutuhkan bilamana lift dan escalator tidak berfungsi pada

saat darurat untuk bangunan 5 lantai ke atas. Letak tangga darurat harus

mudah dijangkau dengan jarak maksimum ke setiap titik adalah 30m, juga

harus mudah di lihat dan dapat keluar ke area terbuka.

Tapak dan Lingkungan

Menurut Chiara dan Koppelman (1991), ada beberapa faktor yang penting

dan perlu diperhatikan dalam melakukan analisis tapak dan lingkungan, antara lain :

• Pencapaian

• Kondisi Tapak

• Kondisi Lingkungan Sekitar

Page 33: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

45

• Orientasi Massa Bangunan

• Utilitas Lingkungan

• Drainase Lingkungan

• Area Hijau pada Lingkungan

Orientasi dan Tata Letak Bangunan

Selanjutnya diuraikan oleh Chiara dan Koppelman, bahwa Orientasi dan Tata Letak

Bangunan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain :

• Jalan

• Bentuk Tapak

• Orientasi Terhadap Matahari, yang menyangkut panas matahari pada bangunan,

serta penataan lansekap dan elemen bangunan untuk pengendalian panas

• Angin

• Jalan Sekitar Tapak

• Kebisingan, yang menyangkut bukaan terhadap kebisingan.

• View

Estetika

Estetika mempunyai beberapa unsur pembentuk antara lain (sumber :

www.indesign.net, 2002) :

• Irama

Page 34: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

46

Irama ialah penerangan dari elemen-elemen , dalam hal ini yang banyak

dibicarakan hadirnya iraman dengan adanya akhiran dan awalan , ciri-ciri

horisontal atau vertikal dan lain-lainnya.

• Emphasis / Penekanan.

Tekanan atau emphasis merupakan bagian yang menjadi pusat perhatian dan

mampu memberikan ciri tertentu yang mengandung ide , tujuan dan isi.

• Unity / Kesatuan.

Unity merupakan organisasi antara beberapa unsur satu sama lain tidak

terpisahkan.

• Skala / Proporsi.

Skala atau proporsi dapat menciptakan estetika dengan mempertimbangkan

peruntukan suatu elemen bangunan yang cukup teratur dan sesuai dengan

fungsinya.

• Komposisi.

Komposisi merupakan suatu pengolahan unsur dan prinsip dalam usaha yang

menciptakan kondisi yang unity baik kontras maupun selaras.

Selain itu bentuk estetis juga dipengaruhi oleh beberapa faktor / prinsip,

antara lain :

• Kerumitan (Complexity) , berarti benda estetis yang bersangkutan tidak

sederhana sama sekali , namun kaya akan isi maupun unsur-unsur yang saling

berlawanan ataupun mengandung perbedaan-perbedaan yang halus.

Page 35: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

47

• Kesungguhan (Intensity) , berarti suatu benda estetis yang baik harus memiliki

suatu kualitas yang menonjol , bukan sekedar sesuatu yang kosong.

II.4. Studi Kasus

Architectural Association School Of Architecture

Tujuan awal pendirian sekolah ini adalah untuk menyediakan wadah

pendidikan arsitektur yang berdiri sendiri, dikelola sendiri (swasta) memberikan

pendidikan secara independen yang mana pada saat itu tidak ada pendidkan formal

sejenis ini.

Program – program Pendidikan

1. Diploma (Strata 1), terdiri atas :

• Dasar Arsitektural (Foundation) – 1 tahun

• Tahun Pertama (First Year) – 1 tahun

• Intermediate – 2 tahun

• AA Diploma – 2 tahun

2. Program Pascasarjana (S2)

Terdapat 7 program pascasarjana yang secara garis besar terbagi atas :

• Building Conservation

• Sustainable Environmental Design

Page 36: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

48

• Graduate Design

a. Design Research Laboratory

b. The Emergent Technology + Design

c. Landscape Urbanism

• Histories & Theories

• Housing & Urbanism

3. Program PhD (S3)

Tujuan dari program ini adalah untuk kombinasi pengembangan riset

Kegiatan-kegiatan yang dilakukana antara lain perkuliahan, seminar mingguan,

dan event2 khusus yang diselenggarakan oleh program PhD.

Fasilitas

Program-program di AA School didukung oleh beberapa fasilitas di

antaranya :

• Perpustakaan

• Arsip Gambar & Foto

• Studio Foto

• Workshop

• Modelshop

• Laboratorium Media Elektronik

• Drawing Material Shop

Page 37: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

49

• Bar & Restaurant

• Studio Radio Independen (publikasi)

• Ruang Audio Visual

• Forum Diskusi Mahasiswa

• Ruang Kelas

Berlage Institute - Postgraduate Laboratory of Architecture

Institut Berlage adalah sebuah institut internasional khusus di bidang

penelitian, pengembangan arsitektur, urban planning dan disain landskap.

Berlage Institut bertujuan menghubungkan penelitian di dunia edukasi

terhadap kondisi perkotaan yang ada, peneliti, pengembang dan pemerintah lokal

karena institut mengajarkan pada mahasiswa pada penelitian tertentu, sehingga dapat

membuat lulusan dengan bidang berbeda-beda.

Program – program Pendidikan di Berlage Institute

1. Program Strata 2

• Tahun Pertama Program Penelitian

• Tahun Kedua Program Penelitian

• Projective Theory and Technology

• Masterclasses

• Perkuliahan

Page 38: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

50

• Excursion

2. Program Strata 3

Advanced Research Program (Ph.D)

Program ini tidak terbuka untuk umum melainkan melalui undangan

khusus.

Fasilitas

Fasilitas- fasilitas yang mendukung program-program di Berlage Institute

antara lain :

• Fasilitas Komputer

• Ruang Kuliah / Kelas

• Perpustakaan, Dokumentasi, dan Koleksi Video

• Terdapat monograf arsitektur, publikasi teori, sejarah dan jurnal arsitektur

internasional, DVD untuk materi perkuliahan.

• Galeri Berlage

The Bartlett School of Architecture, Building, Environmental Design and

Planning

Bartlett adalah sekolah yang menawarkan sebuah pendekatan multidisiplin

yang mempelajari tentang lingkungan. Dengan kemampuan menggabungkan

arsitektur, bangunan, desain lingkungan dan perencanaan.

Page 39: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

51

Bartlett fokus pada masalah yang mengarah pada perencanaan masa depan

dari kota, dan menjadikan London sebagai sebuah laboratorium untuk studi

arsitektur, konstruksi, dan urban yang memberikan dampak lingkungan.

Program – program Pendidikan di Bartlett School

1. Program Sarjana (Strata 1), terdiri atas :

a. Program Sarjana dengan Gelar Diploma

Merupakan Program Pendidikan dengan lama 2 tahun.

b. Program Sarjana dengan Gelar Bachelor of Science (B.Sc)

Merupakan Program Pendidikan yang diselenggarakan selama 4 tahun.

2. Program Pasca Sarjana (Strata 2)

Program Pasca Sarjana terbagi atas 2 bidang ilmu spesifik, yaitu:

1. Master of Architecture Design (M.Arch)

2. Master of Science in Urban Design (M.Sc.)

3. Program Ph.D (Strata 3)

Program Strata 3 ini terbagi atas 2 bidang ilmu spesifik, yaitu:

1. Ph.D by Design

2. Ph.D by Text

Page 40: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

52

Fasilitas

Fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh Bartlett School untuk mendukung

kegiatan pendidikan antara lain :

• Studio Foto

• Ruang Audio Visual

• Laboratorium Komputer

• Perpustakaan

• Workshop

• Studio Penelitian

• Klinik Elektronik

• Galeri

University of Florida – School of Architecture

Tujuan sekolah arsitektur ini adalah menyediakan program pendidikan yang

bermutu sebagai persiapan untuk memasuki dunia kerja arsitektur. Penekanannya

adalah untuk bisa lebih tanggap terhadap lingkungan & manusia dalam merancang

lingkungan buatan.

Program – Program Pendidikan di FU – School of Architecture

1. Program Strata 1

Bachelor of Design in Architecture (B.Des.Arch) – Strata 1

Page 41: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

53

2. Program Strata 2

- Master of Architecture (M. Arch) – Strata 2

- Master of Science in Architectural Studies (M.Sc) - Strata 2

Program dengan jangka waktu 3 semester ini terdiri atas 3 spesialisasi,

antara lain :

• Architectural History & Theory

• Architectural Preservation

• Building Technologies

3. Program Strata 3

• Doctorate of Design, Construction, and Planning (S3)

• Design Exploration Program

Fasilitas

University of Florida School of Architecture menyediakan berbagai fasilitas

yang mendukung kegiatan perkuliahan. Beberapa di antaranya adalah :

• Harn Museum

• Chandler Auditorium

• Perpustakaan

• Laboratorium Komputer

• Galeri

• Studio

Page 42: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

54

• Woodshop

• Plotroom

• Lab. Fotografi

Kesimpulan Studi Kasus

Beberapa hal yang bisa disimpulkan melalui pemahaman dan analisis

terhadap studi kasus adalah, antara lain :

• Sekolah didirikan dengan tujuan yang berbeda-beda sesuai dengan spesifikasi

masing-masing sekolah yang ingin ditonjolkan sebagai nilai jual / nilai lebih.

• Sekolah mempunyai spesifikasi atau fokus pada bidang tertentu sehingga

program yang ditawarkan pun mengikuti fokus atau spesifikasi tersebut.

• Program pendidikan yang ditawarkan pada sekolah arsitektur pada umumnya

berawal dari jenjang Strata 1 (Sarjana) sampai Strata 3 (Doktoral).

• Selain bersifat komersial, adanya program khusus juga bisa menjadi ajang

berkomunikasi dan berinteraksi sosial dengan masyarakat lingkungan sekitar di

mana anak-anak mereka bisa diberi gambaran secara dini tentang seluk-beluk

sekolah desain terutama di bidang arsitektur, sehingga orang tua tidak merasa

cemas memasukkan anak-anak mereka di sekolah tersebut.

Beberapa fasilitas yang umum terdapat pada sekolah arsitektur antara lain:

• perpustakaan, arsip

• ruang seminar, auditorium, ruang audiovisual

• studio

Page 43: BAB II TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI II.1. TINJAUAN UMUMlibrary.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00037... · 2008-07-02 · dengan sistem master yaitu satu master mengajarkan

55

• laboratorium komputer, fotografi, elektronik

• workshop, modelshop (wood, metal, stone)

• galeri, hal ekshibisi

• food & beverages