bab ii kajian literatur a. pengertian judul bagaimanapun bentuk bangunan itu dibatasi oleh lantai,...

Download BAB II KAJIAN LITERATUR A. PENGERTIAN JUDUL bagaimanapun bentuk bangunan itu dibatasi oleh lantai, dinding

Post on 24-Sep-2019

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8

    BAB II

    KAJIAN LITERATUR

    A. PENGERTIAN JUDUL

    Pengertian judul “Desain Interior Hotel Resort di Yogyakarta dengan

    Konsep Zen”, adalah sebagai berikut :

    1. Desain adalah sesuatu yang ditunjukan untuk menghasilkan produk

    yang bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup dan kualitas

    kehidupan manusia. (Imam Buchori Zainuddin, 1998)

    Desain adalah kerangka bentuk; rancangan; motif; corak.

    (http://kbbi.web.id/desain)

    2. Interior adalah tatanan perabot di dalam ruang dalam dari sebuah

    gedung. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, cetakan 3, 1990 )

    Interior adalah bagian dalam dari bangunan apapun dan

    bagaimanapun bentuk bangunan itu dibatasi oleh lantai, dinding dan

    plafon. (Suptandar, 1999)

    3. Desain interior pada prinsipnya merupakan upaya memecahkan

    masalah kehidupan yang berkaitan dengan ruang bagian dalam dari

    sebuah bangunan. (Santosa, 2005)

    4. Hotel adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara

    komersial. Disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh

    pelayanan penginapan, berikut makan dan minum. (Surat Keputusan

    Menteri Perhubungan R.I. No. PM 10/PW – 301/Phb. 77, tanggal 12

    Desember 1977)

    5. Resort menurut Dirjen Pariwisata adalah suatu perubahan tempat

    tinggal untuk sementara bagi seseorang di luar tempat tinggalnya

    dengan tujuan antara lain untuk mendapatkan kesegaran jiwa dan

    raga serta hasrat ingin mengetahui sesuatu. Dapat juga dikaitkan

    dengan kepentingan yang berhubungan dengan kegiatan olah raga,

    kesehatan, konvensi, keagamaan serta keperluan usaha lainnya.

    (1988; 13)

  • 9

    6. Hotel Resort adalah Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan

    (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau

    di tepi aliran sungai. Hotel seperti ini terutama diperuntukkan bagi

    keluarga yang ingin beristirahat pada hari-hari libur atau bagi

    mereka yang ingin berekreasi. (Tarmoezi ,2000)

    7. Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia

    yang merupakan peleburan Negara Kesultanan

    Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa

    Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan

    dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah

    Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2ini terdiri atas satu

    kotamadya, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78

    kecamatan, dan 438 desa/kelurahan.

    (https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Istimewa_Yogyakarta)

    8. Zen adalah salah satu aliran Buddha Mahayana yang berarti

    meditasi. Hal ini kadang-kadang disebut aliran atau ‘filsafat’, namun

    inti dari Zen adalah adalah praktek. Konsep ini terinspirasi dari

    konsep interior Jepang, yang memadukan antara kesederhanaan dan

    keindahan tradisional. Walau istilah Zen ini sendiri berasal dari

    Jepang, namun Zen ini berasal dari Cina. Inti dan tujuan keseluruhan

    dari konsep ini adalah menciptakan ketenangan dan kedamaian di

    dalam ruangan, yang dapat ‘menginspirasi’ rumah itu tanpa

    aksesoris yang berlebihan.

    (www.dreamhomedecorating.com/zen-interior-

    design.html#elements)

    B. TINJAUAN UMUM PARIWISATA

    a. Pengertian Pariwisata

    Untuk memperoleh kerangka acuan yang sama maka sebaiknya

    digunakan pengertian yang telah diatur dalam Undang Undang Republik

    Indonesia nomor 9 tahun 1990 tentang Kepariwisataan. Di sini dikutip

    beberapa pengertian istilah yang berkaitan dengan kepariwisataan.

    https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Istimewa https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Yogyakarta https://id.wikipedia.org/wiki/Kesultanan_Yogyakarta https://id.wikipedia.org/wiki/Kadipaten_Paku_Alaman https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Jawa https://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi_Jawa_Tengah https://id.wikipedia.org/wiki/Samudera_Hindia https://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Istimewa_Yogyakarta http://www.dreamhomedecorating.com/zen-interior-design.html#elements http://www.dreamhomedecorating.com/zen-interior-design.html#elements

  • 10

    1) Wisata adalah kegiatan perjalanan atau sebagian dari kegiatan tersebut

    yang dilakukan secara sukarela serta bersifat sementara untuk menikmati

    objek dan daya tarik wisata.

    2) Wisatawan adalah orang yang melakukan kegiatan wisata.

    3) Pariwisata adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata,

    termasuk pengusahaan objek dan daya tarik wisata serta usaha-usaha

    yang terkait bidang tersebut.

    4) Kepariwisataan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan

    penyelenggaraan pariwisata.

    5) Usaha pariwisata adalah kegiatan yang bertujuan menyelenggarakan jasa

    pariwisata, menyediakan atau mengusahakan objek dan daya tarik

    wisata, usaha sarana pariwisata dan usaha lain yang terkait di bidang

    tersebut.

    6) Objek dan daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang menjadi sasaran

    wisata.

    7) Kawasan Pariwisata adalah kawasan dengan luas tertentu yang dibangun

    atau disediakan untuk memenuhi kebutuhan pariwisata.

    (Ni Wayan Suwithi dan Cecil Erwin Jr. Boham, Akomodasi Perhotelan

    Jilid 1, 2008:16)

    b. Manfaat dan Dampak Negatif Industri Pariwisata

    Banyak sekali manfaat yang dapat diberikan oleh pengembangan

    sektor industri pariwisata. Menurut buku Pegangan Penatar dan Penyuluh

    Kepariwisataan Indonesia yang diterbitkan oleh Departemen Kebudayaan

    dan Pariwisata, sedikitnya manfaat dan dampak negative yang ditimbulkan

    tersebut dapat ditinjau dari empat aspek: (a) aspek ekonomi, (b) aspek

    social-budaya, (c) aspek berbangsa dan bernegara, dan (d) aspek

    lingkungan.

    Tabel ini memberikan ringkasan manfaat dari keempat aspek

    tersebut. Disamping manfaat yang diberikan dari perkembangan dan

    pertumbuhan industri pariwisata, juga perlu diantisipasi dampak-dampak

  • 11

    negatif yang mungkin ditimbulkan bila perlu mengurangi atau bahkan

    dapat menghilangkannya.

    1 Ekonomi

    berusaha.

    masyarakat dan pemerintah.

    daerah.

    pelayanan menjadi naik, karena

    banyaknya pengunjung atau

    wisatawan yang dianggap selalu

    membawa uang banyak.

    banyaknya para investor yang

    memerlukan tanah untuk

    pembangunan hotel dan sarana

    penunjang industri pariwisata.

    2 Sosial

    Budaya adat.

    mesyarakat.

    jasmani dan rohani.

    suka mengikuti pola hidup para

    wisatawan yang tidak sesuai

    dengan budaya dan kepribadian

    bangsa kita sendiri.

    3 Berbangsa

    dan

    Bernegara

    kesatuan.

    memiliki dan kecintaan

    terhadap tanah air.

    secara internasional.

    pemanfaatan wisatawan juga

    mengundang perilaku yang

    tidak bertanggungjawab

    misalnya : pemerasan,

    perjudian, prostitusi, pencurian,

    pengedaran barang-barang

    terlarang, penipuan dan lain

    sebagainya.

  • 12

    (Sumber : Ni Wayan Suwithi dan Cecil Erwin Jr. Boham, Akomodasi Perhotelan Jilid 1, 2008:24-26)

    C. TINJAUAN UMUM HOTEL RESORT

    1. Pengertian Hotel

    Secara harfiah, kata Hotel dulunya berasal dari kata HOSPITIUM

    (bahasa Latin), artinya ruang tamu. Dalam jangka waktu lama kata

    hospitium mengalami proses perubahan pengertian dan untuk membedakan

    antara Guest House dengan Mansion House (rumah besar) yang

    berkembang pada saat itu, maka rumah-rumah besar isebut dengan

    HOSTEL. Rumah-rumah besar atau hostel ini disewakan kepada masyarakat

    umum untuk menginap dan beristirahat sementara waktu, yang selama

    menginap para penginap dikoordinir oleh seorang host, dan semua tamu-

    tamu yang (selama) menginap harus tunduk kepada peraturan yang dibuat

    atau ditentukan oleh host (HOST HOTEL). Sesuai dengan perkembangan

    dan tuntutan orang-orang yang ingin mendapatkan kepuasan, tidak suka

    dengan aturan atau peraturan yang terlalu banyak sebagaimana dalam

    hostel, dan kata hostel lambat laun mengalami perubahan. Huruf “s” pada

    kata hostel tersebut menghilang atau dihilangkan orang, sehingga kemudian

    kata hostel berubah menjadi Hotel seperti apa yang kita kenal sekarang.

    Menurut beberapa pengertian, hotel didefinisikan sebagai berikut.

    1) Menurut Dirjen Pariwisata – Depparpostel

    Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau

    seluruh bangunan, untuk menyediakan jasa penginapan, makan dan

    minum, serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial.

    4 Lingkungan

    tenag dan bersih.

    dan mental.

    lingkungan, baik karena

    pembangunan prasarana dan

    sarana pariwisata, maupun

  • 13

    2) Menurut Surat Keputusan Menteri Perhubungan R.I. No. PM 10/PW –

    301/Phb. 77, tanggal 12 Desember 1977

    Hotel adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial.

    Disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan penginapan,

    berikut makan dan minum.

    3) Menurut Webster

    Hotel adalah suatu bangunan atau suatu lembaga yang menyediakan

    kamar untuk menginap, makan d