bab i, ii,iii ok ok untuk proposal ok jg

15
BAB I PENDAHULUAN  Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus maju maka meningkat pula  permintaan akan penyediaan prasarana transportasi.tersedinya prasarana transportasi yang memadai akan mendukung kelancaran dalam sistem transport asi karea prasar ana transportasi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem tranportasi.Salah satu sarana transportasi yang perlu diperhitungkan keberadaannya adalah penyediaan la pa ngan pa rk ir . Ha l ini me nginga t ba hwa se ti ap ke ndar aa n ya ng be rhenti membutuhkan tempat untuk memarkirkan kendaraannya.Penggunaan areal parkir yang tepat akan membantu kelancaran fdalam sistem transportasi. Ke but uha n aka n pa silitas parki r di ras akan sa nga t pe rl u seiring denga n  pertumbuhan jumlah kendaraan penduduk yang terus bertambah tidak terkecuali pada Rumah Sakit Umum Lang sa (RSU) yang mer upak an salah satu pusa t pelaya nan kesehata n di Kota langsa.hal ini mengingat bahwa sebagian karyawan dan masyarakat me ngg una ka n ken dar aan dal am menempuh pe rj ala nan ke RS U Lan gs a.u ntu k itu  pasilitas parkir sangat dibutuhkan para pengendara untuk memarkirkan kendaraaannya. Rumah Sakit Umum (RSU) Langsa terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Berada di Pusat Kota Langsa,Pemerintah Aceh.dimana Kota Langsa terletak pada garis 04°2435,69-04°3347,03Li nta ng Ut ara dan 97 °5314,59-98°0442,16Bujur Timur terletak pada ketinggian 0-29 meter diatas permukaaan laut tengan luas wilayah 262,41 km² atau 26,241 H a dan jumlah penduduk sebanyak 141.138 jiwa. Secara Geografis,Kota langsa terbagi atas 5 (lima) Kecamatan yaitu Kecamatan Langsa Kota,Kecamatan Langsa Timur,Kecamatan Langsa Barat,Kecamatan Langsa Baro dan Kecamatan Langsa Lama dan dari kelima kecamatan tersebut terdiri dari 56 Desa/Gampong. Peta lokasai dapat dilihat pada gambar A.II Halaman ...... Ar eal par kir saa t ini apaka h masi h me mil iki day a tamp ung dar i seti ap kendaraan yang diparkirkan baik kendaraan roda dua(2) maupun kendaraan roda empat (4)dimana sudut parkir yang digunakan menggunakan sistem parkir bersudut 90 º. Berdasarkan judul yang diajukan dan untuk membahaas secara mendetail dari  per mas alah an yang akan timbul dari judu l ter seb ut per lu dib uat bata san- bat asan 1

Upload: mauliansyah-syachzero

Post on 06-Apr-2018

263 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

Page 1: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 1/15

BAB I

PENDAHULUAN

  Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus maju maka meningkat pula

 permintaan akan penyediaan prasarana transportasi.tersedinya prasarana transportasi

yang memadai akan mendukung kelancaran dalam sistem transportasi karea prasarana

transportasi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem tranportasi.Salah

satu sarana transportasi yang perlu diperhitungkan keberadaannya adalah penyediaan

lapangan parkir. Hal ini mengingat bahwa setiap kendaraan yang berhenti

membutuhkan tempat untuk memarkirkan kendaraannya.Penggunaan areal parkir yangtepat akan membantu kelancaran fdalam sistem transportasi.

Kebutuhan akan pasilitas parkir dirasakan sangat perlu seiring dengan

 pertumbuhan jumlah kendaraan penduduk yang terus bertambah tidak terkecuali pada

Rumah Sakit Umum Langsa (RSU) yang merupakan salah satu pusat pelayanan

kesehatan di Kota langsa.hal ini mengingat bahwa sebagian karyawan dan masyarakat

menggunakan kendaraan dalam menempuh perjalanan ke RSU Langsa.untuk itu

 pasilitas parkir sangat dibutuhkan para pengendara untuk memarkirkan kendaraaannya.

Rumah Sakit Umum (RSU) Langsa terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani dan

Berada di Pusat Kota Langsa,Pemerintah Aceh.dimana Kota Langsa terletak pada garis

04°24’35,69”-04°33’47,03” Lintang Utara dan 97°53’14,59”-98°04’42,16” Bujur 

Timur terletak pada ketinggian 0-29 meter diatas permukaaan laut tengan luas wilayah

262,41 km² atau 26,241 Ha dan jumlah penduduk sebanyak 141.138 jiwa.

Secara Geografis,Kota langsa terbagi atas 5 (lima) Kecamatan yaitu Kecamatan

Langsa Kota,Kecamatan Langsa Timur,Kecamatan Langsa Barat,Kecamatan Langsa

Baro dan Kecamatan Langsa Lama dan dari kelima kecamatan tersebut terdiri dari 56

Desa/Gampong. Peta lokasai dapat dilihat pada gambar A.II Halaman......

Areal parkir saat ini apakah masih memiliki daya tampung dari setiap

kendaraan yang diparkirkan baik kendaraan roda dua(2) maupun kendaraan roda empat

(4)dimana sudut parkir yang digunakan menggunakan sistem parkir bersudut 90º.

Berdasarkan judul yang diajukan dan untuk membahaas secara mendetail dari

  permasalahan yang akan timbul dari judul tersebut perlu dibuat batasan-batasan

1

Page 2: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 2/15

masalah agar nantinya Skripsi ini sesuai dengan tujuan penulis,adapun batasan

masalah yang dimaksud yaitu :

- Meninjau kapasitas areal parkir pada kawasan RSU Langsa yang telah ada saat

ini.

- Mengetahui Faktor psikologis pengendara dalam menentukan tempat parkir 

 bagi kendaraannya

- Penelitian dilakukan 4 hari dalam sebulan dengan rincian 2 hari pada awal

 bulan dan 2 hari pada ahir bulan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai dan mengevaluasi apakah

kapasitas parkir yang ada pada saat ini mampu menampung volume kendaraan yang

 parkir pada area RSU Langsa dengan memperhatikan kapasitas parkir yang telahdisediakan oleh perencana gedung.diharapkan agar adanya tindak lanjut dari

  pengaturan sistem perparkiran yang baik agar para pengguna lahan parkir 

mendapatkan keamanan dan kenyamanan dari kendaraan yang di parkirnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan data yang berhubungan dengan

  penelitian.data yang dipergunakan merupakan data demand (permintaa)terhadap

kebutuhan areal parkir yang diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan pada

areal parkir RSU langsa.

Pengambilan data lainnya di lakukan dengan menyebarkan

kuisioner.Penyebaran kuisioner dilakukan dengan tujuan untuk dapat mengetahui

  paktor psikologis pengendara dalam menentukan tempat parkir bagi

kendaraannya.paktor psikologis dalam hal ini adalah kebutuhan para pengguna areal

 parkir akan keamanann, kenyamanan dan kemudahan dalam menggunakan areal parkir 

 pada areal RSU Langsa,serta paktor-paktor lain yang menyebabkan pengendara tidak 

memarkirkan kendaraannya pada tempat yang telah tersedia.

Data yang diamati berupa volume parkir dan lamanya waktu parkir kenderaan.

Lamanya pengambilan data dilakukan selama 4 hari dalam sebulan. Dengan rincian

masing-masing 2 (dua) hari pada awal bulan yaitu hari Senin dan Selasa dan 2 (dua)

hari pada akhir bulan yaitu hari Rabu dan Kamis yang dianggap dapat mewakili

kendaraan parkir dalam waktu 1 (satu) bulan. Waktu pengambilan data dimulai dari

 pukul 07.15-16.00 Wib. Dari data hasil pengamatan tersebut maka diperoleh hasil

  bahwa volume puncak harian rata-rata untuk kendaraan roda 2 (dua) dan untuk 

kendaraan roda 4.

2

Page 3: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 3/15

BAB II

TINJAUAN KEPUSTAKAAN

3

Page 4: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 4/15

Pada Bab Ini akan dikemukakan beberapa teori literatur yang berkaitan dengan

maksud dan tujuan penelitian

2.1 Penempatan Areal Parkir

Menurut Hobbs (1995:260), idealnya satu pelataran parkir sebaiknya

ditempatkan pada titik tengah dari tempat-tempat tujuan yang diminati oleh para

 pemarkir. Titik tengah ini dapat ditentukan dengan menggunakan metode momen,

metode ini juga memperhitungkan jarak perjalanan parkir ke tempat tujuan.

Anonim (1988:54) mengemukakan bahwa lokasi lapangan parkir harus

mempertimbangkan kepentingan dari pemarkir karena setiap orang memiliki aktifitas

tersendiri dengan jangka waktu tertentu. Untuk itu perlu diperhatikan jarak berjalanyang dapat dijangkau oleh pemarkir ke tempat tujuan.

Burrage dan Morgen, yang dikutip dari Anonim (1988:146), mengumpulkan

data dari sejumlah kota-kota di Amerika dengan populasi sekitar 500.000 jiwa dimana

indikasi rata-rata jarak berjalan untuk tujuan bekerja sejauh 213 m, untuk tujuan

 belanja sejauh 200 m dan untuk keperluan penjualan atau pelayanan sejauh 128 m.

Untuk data yang sama berhubungan dengan jarak berjalan rata-rata bagi pemarkir 

dengan waktu parkir selama 1-2 jam berjarak 174 m dan jarak sejauh 237 m bagi

 pemarkir dengan waktu parkir selama 7-8 jam.

Sedangkan menurut Warpani (1985:129), jarak ideal suatu lapangan parkir dari

tempat yang ingin dituju oleh pemarkir kurang lebih 300 sampai 400 m, karena jarak 

tersebut dianggap masih mampu dicapai dengan berjalan kaki.

2.2 Daya Tampung dan Geometrik Areal Parkir

Menurut Warpani (1985:129), daya tampung areal parkir sangat tergantung

dari denah dan bentuk susunan kendaraan. Untuk bidang parkir seluas 1000m2 dapat

menampung 37 kendaraan, dimana areal tersebut termasuk untuk petak parkir, gang

 parkir, ruang batas pada pintu, taman, dan untuk pejalan kaki.

Adapun untuk memperoleh suatu keadaan parkir yang efisien, penentuan

ukuran petak dan gang parkir harus disesuaikan dengan jenis kendaraan yang

digunakan oleh pemarkir. Ukuran dari petak parkir adalah dengan panjang 5,50 meter 

(18ft) dan lebar 2,45 meter (8ft). Sedangkan untuk gang parkir adalah 5,50 meter (18ft)

untuk gang parkir dua arah dan 3,65 meter (12ft) untuk gang parkir satu arah.

4

Page 5: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 5/15

Anonim (1982:55) juga menyebutkan bahwa kemampuan setiap jringan jalan

untuk menampung kendaran parkir tidaklah sama, tergantung dari lebar jalan, jenis

kendaraan, cara parkir dan juga posisi depan kendaraan, Studi tentang perpakiran ini

dapat menghitung daya tampung kendaraan pada suatu lapangan parkir berdasarkan

sudut-sudut parkir yang bisa digunakan, dengan menggunakan persamaan-persamaan

yang diperlihatkan pada Tabel 2.1 berikut ini

Tabel 2.1 Ukuran Ruang Parkir di Sisi Jalan Untuk Mobil Penumpang

 No Cara Parkir Pemakaian Lebar Jalan (m) Kendaraan yang di

tampungUntuk Parkir Ruang Gerak  

1

Paralel 25,900 62,484 N=

2Sudut 30o 4,9987 8,3515

3 Sudut 45o 5,6998 9,8146

4 Sudut 60o 6,0350 11,6738

5 Sudut 90o 5,4864 13,1064

L=Panjang sisi jalan (m)

Sumber:Anonim (1982:54)

Untuk kendaraan roda 2 Abubakar dkk (1999:193) menyebutkan bahwa sepeda

motor merupakan suatu model angkutan yang utama di Indonesia dikarenakan sepeda

motor tersebut mudah di parkir, mengambil ruang yang kecil, berdiri sendiri, dan dapat

secara mudah dipindahkan (didorong) oleh pengendaranya. Ruang parkir yang harus

disediakan untuk sepeda motor dengan cara melarang mobil-mobil untuk parkir pada

lokasi tersebut dan daerah parkir harus diatur secara berbaris menurut panjang dari

sepeda motor, dengan gang parkir yang membujur diantara jalan masuk dan jalan

keluar, sebagai mana disajikan pada gambar dibawah ini :

Trotoar 

5

Page 6: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 6/15

Gambar 2.1 Ruang Parkir Sepeda Motor

Sumber : Abubakar dkk (1999:193)

Menurut Anonim (1988:59) dalam merencanakan letak pintu masuk dan pintu

keluar harus memperhitungkan beberapa faktor lain harus sedapat mungkin

menghindari daerah yang dekat dengan persimpangan serta bebas dari gangguan

  pejalan kaki. Namun pada pintu masuk disediakan suatu tempat bagi kendaraan

 berhenti untuk sementara waktu sebelum mendapatkan ruang parkir.

Pada bagian lain Chiara dkk (1973:51) menyarankan dari beberapa keadaan

tersebut sedapat mungkin susunan parkir dibuat dengan sudut 90o atau tegak lurus

terhadap gang parkir. Hal tersebut dianjurkan karena dengan sudut tersebut dapatmenghemat areal parkir lebih kurang 12% dari sudut parkir lainnya.

2.3 Kapasitas Parkir

Dalam menentukan luas ruang parkir di suatu tempat yang memiliki kegiatan

tertentu seperti, rumah sakit, tempat perbelanjaan, perkantoran dan lain-lain dalam

setiap luas areal yang tersedia berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan dibutuhkan

ruang parkir yang berbeda antara kegiatan yang satu dengan kegiatan lainnya. Standar 

untuk rumah sakit sebagaimana disebutkan sebelumnya dapat dilihat pada tabel berikut

:

Tabel 2.2 Kriteria Kebutuhan Ruang Parkir untuk Rumah sakit Umum

ModaRentang data Yang

 berlaku

Parkir yang harus tersedia

Minimum Maksimum

Mobil Penumpang

Sepeda Motor 

LAT > 5000 m2

JTT > 50 buah

PPK > Rp. 1,4 juta

LAJT > 5000 m2

JTT > 50 buah

PPK > Rp. 1,4 juta

0,1 % LAT

2 % LAT

5 % LAT

Sumber : Abubakar dkk (1999:94)

6

Page 7: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 7/15

Keterangan :

LAT = Luas Areal Total

LAE = Luas Areal Efektif 

PPK = Pendapatan Perkapita Harga Berlaku

JTT = Jumlah Tempat Tidur 

2.4 Fasilitas-Fasilitas Penunjang Lainnya

Untuk menunjang kesempurnaan suatu areal parkir maka diperlukan

tersedianya fasilitas-fasilitas parkir sebagai pelengkap dan penunjang pada areal parkir 

tersebut. Menurut Anonim (1988:198), fasilitas-fasilitas tersebut antara lain taman parkir, dimana terdapat pepohonan yang dapat memberikan tempat berteduh pada

musim panas juga dapat mengurangi gas karbon monoksida yang dikeluarkan oleh

kendaraan tersebut. Jenis tanaman yang dipilih yaitu tanaman yang tidak 

membutuhkan parawatan besar.

Pencahayaan yang baik merupakan unsur yang sangat dibutuhkan dalam suatu

areal perparkiran terutama di malam hari. Hal ini demi perancangan utama bagi

kendaraan dalam melakukan gerakan, dan yang terutama sekali karena adanya pejalan

kaki. Pencahayaan yang kurang baik dapat menimbulkan bahaya terhadap serangan

 penjahat, kekerasan dan pencurian. Pencahayaan yang baik tidak hanya diperlukan

 pada gang dan pintu masuk saja tetapi juga pada daerah tempat parkir, yang disini

kendaraan-kendaraan melakukan gerakan dan penumpang tersorot cahaya dan

 bergerak dengan bayangannya.

Selain pencahayaan, hal yang penting diperhatikan juga adalah kemiringan

lantai areal parkir yang berfungsi untuk mencegah terjadinya genangan air hujan pada

areal tersebut. Menurut Baerwald (1976:72), kemiringan sebuah lantai parkir dari

konstruksi aspal yaitu sebesar 1% dan untuk lantai parkir yang dibuat dari konstruksi

 beton sebesar 5%.

2.5 Kuesioner  

Warpani (1988:131), menyarankan dimana jumlah kuesioner yang disebarkan

sebanyak 10% dari jumlah populasi parkir dan sekurang-kurangnya 90% dari jawaban

kuesioner tersebut harus kembali agar diperoleh data yang akurat.

7

Page 8: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 8/15

BAB III

METODOLOGI

Pada Bab ini akan dikemukakan metode pengumpulan data dan pengolahan

data hal ini untuk mempermudah dalam melakukan pengamatan,dan untuk 

memperoleh hasil yang menjadi tujuan penelitian,dan untuk mengetahuai kapasitas

 parkir pada kawasan Rumah Sakit (RSU) Langsa data yang diperlukan ,data ini lebih

lanjut dianalisa hingga didapat langkah-langkah kerja pada bentuk badan alir dapat

dilihat pada gambar ........

3.1 Metode Pengumpulan data

8

Page 9: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 9/15

Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data

sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh langsung dari pengamatan di

lapangan, sedangkan data sekunder ialah data pendukung yang diperoleh dari beberapa

instansi terkait.

Untuk mengetahui lebih jelasnya dapat dilihat bagian alir metode penelitian

serta data apa saja yang diperlukan pada Lampiran A Gambar A.3.1 Halaman 38.

3.1.1 Data Primer

Data primer yang diambil berupa data permintaan terhadap kebutuhan areal

 parkir yang dilakukan dengan cara menghitung volume parkir yang dinyatakan sebagai

 jumlah kendaraan yang termasuk beban parkir per periode waktu tertentu. Metode  pengambilan data primer yaitu berupa permintaan terhadap areal parkir, yang

dilakukan dengan cara menghitung jumlah kendaraan yang menggunakan lahan parkir 

menurut jenis kendaraannya. Pengambilan data volume parkir tersebut dilakukan

terhadap kendaraan yang berada pada areal parkir Rumah Sakit Umum Langsa.

Pengamatan tersebut dilakukan dengan mengamati kendaraan yang masuk dengan

interval tiap 15 (lima belas) menit, yang kemudian dijumlahkan dalam waktu 1 jam

guna mendapatkan volume puncak. Waktu pengamatan dilakukan selama 4 (empat)

hari yaitu 2 (dua) hari pada awal bulan yaitu hari Senin dan Selasa dan 2 (dua) hari

 pada akhir bulan yaitu hari Rabu dan Kamis yang dianggap dapat mewakili kendaraan

 parkir dalam waktu 1 (satu) bulan dan dilakukan muali dari pukul 07.15-16.00 Wib.

Pengamatan yang dilakukan juga meliputi lamanya kendaraan dalam

menggunakan areal parkir. Pengamatan ini dilakukan dengan cara mencatat setiap

kendaraan yang keluar dan masuk dari lapangan parkir dengan berpedoman pada

nomor plat setiap kendaraan. Hasil pengamatan dicatat pada blangko pengamatan yang

telah disediakan. Pengambilan data pada waktu parkir dilakukan pada 3 (tiga) titik pos

 pengamatan. Setiap pos pengamatan terdiri dari 2 (orang) yang dilengkapi dengan alat

tulis, stopwatch serta jam.

Letak masing-masing pos tersebut adalah sebagai berikut :

1. Pos I berada di samping gerbang masuk Rumah Sakit Umum Langsa,

2. Pos II berada di depan teras Rumah Sakit Umum Langsa,

3. Pos III berada di depan kantin Rumah Sakit Umum langsa.

9

Page 10: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 10/15

3.1.2 Data Sekunder

Adapun data sekunder yang diperlukan untuk menunjang penelitian ini berupa

data site plan Rumah sakit Umum Langsa.

3.2 Metode Pengolahan Data

Dari pengamatan di lapangan diperoleh data volume parkir dengan interval

waktu pengmatan setiap 15 menit, kemudian data tersebut dijumlahkan dalam waktu 1

(satu) jam sehingga diperoleh rekapitulasi volume parkir dari pukul 07.15 Wib sampai

 pukul 16.00 Wib selama 4 (empat) hari pengamatan. Dari hasil pengamatan tersebut

dapat diketahui waktu puncak parkir yang terjadi selama pengamatan 15 menit dengan

mengambil volume parkir yang besar selama 8 jam 45 menit untuk masing-masing jenis kendaraan. Berdasarkan volume puncak yang terjadi kemudian didapat volume

  puncak harian rata-rata dengan membagi jumlah volume puncak harian rata-rata

dengan membagi jumlah volume puncak harian rata-rata dengan jumlah jam puncak.

Berdasarkan data volume parkir kemudian dibuat sebuah grafik fluktuasi yang

menyatakan hubungan antara besarnya volume parkir dan waktu pengamatan untuk 

menggambarkan besarnya volume parkir yang terjadi setiap 1 jam sekali. Data volume

 parkir dan pengolahannya dibedakan untuk setiap penggunaan areal parkir baik yang

 berada didalam areal parkir maupun yang berada di luar areal parkir baik yang berada

di dalam areal parkir maupun yang berada di luar areal parkir.

Volume puncak harian rata-rata yang diperoleh kemudian dibandingkan

dengan kapasitas areal parkir yang telah tersedia untuk kendaraan roda 2 dan roda 4

selain tetap memperhatikan volume parkir terbesar yang diperoleh berdasarkan

 pengamatan setiap harinya.

Berdasarkan pengamatan dan perhitungan terhadap waktu parkir kendaraan

diperoleh waktu parkir rata-rata kendaraan dalam menggunakan areal parkir.

Perhitungan waktu parkir kendaraan dilakukan dengan menghitung selisih waktu

antara waktu masuk dan waktu keluar untuk sebuah kendaraan. Hasil yang diperoleh

dihitung dalam satuan menit. Sama halnya dengan menghitung volume parkir,

 perhitungan terhadap waktu perkir kendaraan juga dilakukan terhadap kendaraan roda

2 dan kendaraan roda 4 baik yang berada di dalam areal parkir maupun di luar areal

 parkir. Berdasarkan hasil tersebut pula selanjutnya dibuat grafik yang menyatakan

hubungan jumlah kendaraan dan waktu parkir.

10

Page 11: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 11/15

3.2.1 Kapasitas Parkir Untuk Kendaraan Roda Empat (4)

Untuk menghitung kapasitas parkir roda 4 dengan sudut parkir yang berbeda

dapat menggunakan persamaan pada Tabel 2.1 halaman 5.

3.2.2 Kapasitas Untuk Kendaraan Roda Dua (2)

Kapasitas parkir untuk kendaraan roda 2 pengamatan dan pengukuran di

lapangan. Hasil dari pengukuran kapasitas parkir untuk roda 2 dijadikan dalam bentuk 

gambar untuk mengetahui luas wilayah parkir kendaraan roda 2 (dua) yang dipakai

saat ini dan dari hasil pengukuran tersebut maka akan diperoleh hasil untuk satu

sepeda motor dengan sudut yang telah ada saat ini. 

3.3 Penyebaran Kuesioner

Seperti yang telah dijelaskan pada bab II sebelumnya bahwa untuk melengkapi

dan mendukung pengambilan data di lapangan juga dilakukan penyebaran kuesioner 

yang berisikan 8 pertanyaan yang berhubungan dengan penggunaan areal parkir pada

Rumah Sakit Umum Langsa. Hal ini sesuai dengan yang disarankan oleh Warpani

(1988:131), dimana jumlah kuesioner yang disebarkan sebanyak 10% dari jumlah

 populasi parkir dan sekurang-kurangnya 90% dari jawaban kuesioner tersebut harus

kembali agar diperoleh data yang akurat.

DAFTAR PUSTAKA

1. Abubakar dkk,1999 Rekayasa Lalu Lintas,Direktorat BSLLAK 

2. Anonim,1982,Konferensi Tahunan Teknik Jalan I,Direktoral Pendidikan

Masalah Tanah dan Jalan,Bandung

3. Warpani, S,1985, Rekayasa Lalu Lintas, Brata Jakarta

4. Chiara, Y.D.and J.H Calender,1973, Time Salver Standart For Building

Type,Mc Graw Hill Book Company,New York.

11

Page 12: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 12/15

Lampiran A. Gambar A.2.1 Bagan Alir Metode Penelitian

12

MULAI

Perumusan Masalah

Data Primer :

1. Volume Parkir 2. Lama Parkir 

3. Penyebaran Questionnaire

4. Geometrik Lapangan Parkir 

Data Skunder :

1. Peta Provinsi NAD2. Peta Kota Langsa

3. Site Plan RSU Langsa

Pengumpulan data

Studi Literatur 

Page 13: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 13/15

Lampiran A. Gambar A.1.1 Peta Kota Langsa

Sumber : BAPPEDA Kota Langsa

13

Analisa Data

1. Volume Parkir total pada jam-jam puncak 

2. Kapasitas Parkir 

3. Hasil Questionnaire

Tinjauan Kapasitas Parkir Apakah

sesuai Dengan Permintaan

Kesimpulan dan Saran

SELESAI

Pembahasan

Dsain Perencanaan

Page 14: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 14/15

14

G                      g              .   C                 i                  t                 r              a              

 J  l. L  il aw a n g s a

    l   r .

    P   e    t   u   a    Z   a    i   n   u   n

    G   g .

    S   e    d   e   r    h   a   n   a

  J  l.   T  e  n  g   a

  h  G  e  u  d  u  b

  a  n  g 

  J   l .    L  e

  n  g    k  o  n  g 

 J  l .  K e u d e e

  R a m  b e  -  T

 e r o n g

  J  l.   S  u  n  g   a

  i  M  a  t  i

 J   l .  Ke m u n  ing J  l   . S  e  u  l   a  l   a    A  t  a  s  

 J  l. T e n g a h G b

. G e u d u b a n g

     J      l .       T    g       k .

      Y    a      h    y      a

G      g    . S     

D     

  J   l . K  a  r  a

  n  g    A  n

   y  a  r   L  r

 .    D

J                   l                   .     P                   e             m              

u             d                   a             

 J   l. P e m u d a   Lr

.A

G                 g           

.   M               a           w           

a           r           

 J   l.  M e n d u t

 J   l.  K ar a n g A n

 y a r L r.  C

 J   l. K a r a n g  A

 n  y a r

 J  l.  N  u  r  ud

 d  i  n  A  r -

  R ah  m a  n

G      g    . 

G      l       u     g    

u    r    

    L   r .   S    h

  a    l  e    h

J  l  .S e  p a d  a n                           G                    g           .                           A                    s

                    r                    a                    m                    a

 J  l .  P e r  t a n

  i a n

 G g. M e l a t  i

 J l. Pa y aB u j ok  T u non g  Lr.D

J                   l                   .     P                   i                         p             a             

J                   l                   .     P                   i                         p             a             

    J     l .      L     i     l   a    w   a

    n   g    s   a

    J     l .      T .     F   a

    t   o    n     i

J  l  . S  p .  T  i  g a 

    L   r .     S   e   u    l   a

   n   g    a

J l .  K o m  p l ek S M U 1 

J l. S M K  K  

 G g. F a  k  i r G g.M e  la t

  i

   J    l .     C    i    k    D

    i     T    i   r  o

J    l    . C   u   t    M    e  u   t    i    a   

G   g  . M  a c  a n 

 J  l. S e u  l a  la     J    l .

    K   e    b   u   n    L   a   m   a

J  l  .S id  o r  e  j  o 

J  l   . M  u l   i   a 

 J  l.  P o n d o  k P a  b r  ik

 /  K  b n   L a m a

J l . K u bu r an S ido r e jo

                         J                          l    .

                          S                          i                          d

                   o                   r                   e                          j                           o

   J    l .    T    i    t    i    B

   a   r   u

                J                  l  .                  T  .

                 C                  h                  i                  k

                  T                  h            e                  b            a

                  b

                J                  l  .                   T  .  

                  N              y   

            a                  k                 A

            r                  i            e                f

                  J                    l    .                     W                    R

    .                   S              u              p                 r              a                  t             m              a              n

                  J                    l    .                    D              a              r              u              s              s              a                    l              a             m

 J   l . P.   P o  l e m

J  l  . A h m  a d   Y  a n i  

J  l  . S  .M  D  a u  d  

J  l  .  M  .  S   y  a h J  l  . W  i  l  r   y  o 

J  l  . P  a b ri  k   E  s 

J  l  .B  e l  a k  a n  g   T  e k  o 

   L  r .     I  m  u

  m   B  a  r  d

  a  n

           J            l  .            P

        e           t         u        a

            B        a        s          y   

            i           d

J  l  . A i  s  y  a h 

J  l  .  S   y  i  a h  K  u  a la 

                            J                             l    .                            A                    c

                    e                             h

                             K                    o                     n                     g                             s

                             i

J  l  . I  s k  a n d  a r   M  u  d  a 

    J     l .    J   e    n    d .     S    u

    d     i    r    m   a    n

                                   L                         r     .

                                   P                         e

                                  t                          u                         a                                   B                         e

                         n                                   i

               J               l  .                T               P               I

J l. TPI2  J   l   . P   u  s  a  r   a  

J  l   . M  a  l   i   k  u  l   S  a  l   e  h  

      J      l .       T .      M

      Z    e      i     n

     J      l .      K    u      b    u

    r    a    n

J     l      .  M     a   l      i      k     u   l      A   d     

i      l      

J  l  .R  a  j  a 

 Jl.   Termi n a l L am a

J  l  . N  a s i  o n a l  

J  l  .K  e s e h a t  a n 

J  l. L a n  g   g  a r  J  l   .  T    e r   m  i   n  a  l   L a  m  a  

     J      l .       A    g     u    s

     S    a      l      i    m

J    l    . R   u   k   u   n   2    

J    l.  R   u   k   u   n       J     l .     B     l

   a    n   g       B     i    n    t   a    n

   g 

J  l  .  H  a  j  a r  

J l . S M U  A l w a s l i  y a h 

     J      l .      B    a      k     t      i       A      B      R      I

      J       l .       U     m     a     r

                  J                    l    .                     D

              a              m              a

                    i                  G              p   

    .                      B                    l              a

              n              g     

J    l    .  B   T    N     A   l    u   r    B   e  u   r    a   w   e  

Lr .Gabu n gan

J                        l                       .    R                       e                  l                       K                        A                       

J l.  R ah m a d 

                  L             r    .

                  M             e             s                  j                        i                 d

                  L             r   .                  P             a                  h                  l              a              w             a             n

J l. Ke b u n  Ba r u 

L r . s a t r i a

 J l.  K e b u n  B

 a r u

Lr .  N u r i   

             J                l  .                T .               M

                B        a         c               h            r           u           m

Jl. P a tuand a

J l . S im p . T e r m ina l

Jl . Ak pe r  D e pk es 

L r  . H  i  d  a  y a t 

                    L              r    .                    D              p                 n                    T              e              r             m

                    i              n              a                    l

J   l   .  M   a  d    j   i   d    I   b  r   a  h  i   m  

                        L                  r    .                          P

                  u                s                a                        k

                a

                         J                          l    .

                          B                          T                          N

                          S                   e

                   u                   r                           i                   g       

                   e                         t

                         J                          l    .                           S

                   e                          h

                   a                         t

J l. B idanHal ij ah 

J   l   . B  o  u   g  e  n  v  i   l   e  

Jl.  S ud i r  man  Ujung

                  J                    l    .                      U                  t              a             m              a                  2

    J     l .    J   e    n    d

 .      S    u    d     i    r    m   a

    n

G g.Du r i an 

Jl. PKKBN

 J l. L ingk a r  Pe r umn as

 J   l.  P e r u m n

 a s

 J  l.  T a n p a  N a

 m a

J                   l                   .     T                   a             n                   p             a              N                   a             m              a             

     J      l .      P    e

    n    d      i    d      i      k    a    n

    J     l .       U     j     u    n   g       L    u   e    n

   g 

      G     g    .       T     a       b     a       h

      G     g    .      A     m     a       l

J l . T a n ju n g M e s j i d

      G     g    .      S    e     n       i

      G     g    .       B     a       k      t       i

      G     g    .      S    o     p       a     n

      G     g    .       N     g        a

   J    l .    S    i

   m   p   a   n   g      5      U   n

   s   a   m

  J   l .   K  a  p

   t  e  n   L   id

  a  n  s  y  a   h   J    l .     P  e

   t   u  a    T    h

  a   y    i    b

     J      l .     S      M      P 

     5

      J       l .        K     e     u     p       o     r     a

     J      l .      P    e    r    m    a      i

J   l   .P  e  r  i   c  u  t  

             G        g      .                 P        a           n              t                i               A        s           u               h         a           n

J   l   .T    C  i   k  D  i   T   u  n  o  n   g  

J  l  . C  ut  N   y  a k   D  h i  e n 

   G  g  . M   u    l    i

  a

 Jl.   T.  M  B

 ac  h  r  u  m

   L  r .     K

  a  r   t   i   k  a

    L   r .    K  e    l   u

  a   r  g   a

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     J                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             l                                                                    .                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             C                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               e                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               m                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       p                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            a                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            k                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       a       

 J l.  K u a l a  L

 a n g s a

                     J                      l   .                     S                      i                m

                p                     a                n               g                             W                     i                e

P AR I T I N DUK  T . M. B  AC H RUM

P E L U R U S A N K R U E N G LA NGSA TA H U N 2 0 0 8 ( OT S U S )

MES JID PB. S EULE M A K 

L r . K  ub uran

STA DI ON  L A NGSA

K ODIM L ANG S A

SM P  N 3 L A N GSA

SMA  1 LA NG S A

PM L AN G S A Lr. U T  A M AJL. BR R

SM AS C UT N Y  AK DHI E N

RSU SCUTN YAK  D HIEN

POLR E S L A N G S A

MESJID SUNGAI P  A U H

SIM P A N G E M P A T K U A LA

BTN S U N G A I P  AUH

UNS AM L A N G S A

C O T K A L A

K E C A M A T A N L A N G S A B A R O

K E C A M A T A N L A N G S A B A R A T

K E C A M A T A N L A N G S A K O T A

R E N C A N A T A T A R U A N G W I L A Y A H

K O T A L A N G S A

K E T E R A N G A N

S T A T U S D A N F U N G S I J A L A N

P e t a 3 . 2 4

J A L A N T A N A H

K O L E K T O R S E K U N D E R

 A R T E R I P R I M E R

B A T A S K A B U P A T E N

B A T A S K E C A M A T A N

B A T A S D E S A

S U N G A I

J A L A N L O K A L

K E C A M A T A N

K E C A M A T A N

  N U R U S S A L A M

K E C A M A T A N

B A N D A A L A M

S I M P A N G J E R N IH

K A B U P A T E N A C E H T E N G A H

K E C A M A T A N

SER B A J A D I

I

A

BET NAP

KM ACE

IR AD

 NAT

K E C A M A T A N

I N D R A M A K M U R  

K A B U P A T E N A C E H U T A R  A

K E C A M A T A N

JU L O K  

S I M P A N G U L I M

K E C A M A T A N

K E C A M A T A N

M A D A T

K A B U P A T E N A C E H T A M I A N G

S     E     L     A      T      M        A    

L    A     K      A    

K E C A M A T A N

B I E R U N B A Y E N

P E U R E U L AK  T I M U R  

P E U R E U L A K  

K E C A M A TANR A N T O SEL A M A T

S U N G A I R A Y A

K E C A M A T A N

K E C A M A T A N

K E C A M A T A N

P E U D A W A

K E C A M A T A N

R A N T O P E U R E U L A K  

A R U L I K H S A N

K E C A M A T A N

I D I T U N D I N G

K E C A M A T A N

K E C A M A T A N

K E C A M A T A N

PE U R U L A K B A R A T

K E C A M A T A N

D A R U L A M A N

I D I R A Y E U K  

K E C A M A T A N

2 0 0 6

K O T A L A N G S A

B A D A N P E R E N C A N A A N P E M B A N G U N A N D A E R A H

O R I EN T ASI L O KASI ST U D I

S K A L A 1 : 2 4 . 0 0 0

0

0

1

0 . 24 0 . 4 8

2

0.72

3

0.96

4 5 C m

Km1.2

Page 15: BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

8/2/2019 BAB I, II,III Ok Ok Untuk Proposal Ok Jg

http://slidepdf.com/reader/full/bab-i-iiiii-ok-ok-untuk-proposal-ok-jg 15/15

15