bab i, ii, dan iii-revisi 29 sept 2015.docx

Click here to load reader

Post on 29-Jan-2016

15 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

28

BAB IPENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang PenelitianKemajuan ekonomi secara global yang disebabkan oleh berkembang pesatnya ilmu teknologi dan penyebaran informasi menciptakan persaingan bisnis yang semakin meningkat. Pelaku bisnis dituntut untuk bersikap responsif atas ancaman dan peluang yang datang dari situasi ini, sehingga dibutuhkan strategi-strategi yang tepat demi menjamin kontinuitas perusahaan. Salah satu upaya dalam menjamin kontinuitas perusahaan adalah dengan mencapai laba yang optimal, sehingga perusahaan dapat memenuhi kepentingan dan mensejahterakan para pemegang saham.Kemampuan perusahaan dalam mencapai laba dapat dilihat dari profitabilitas yang dicapai oleh perusahaan tersebut. Profitabilitas adalah hubungan antara pendapatan dan biaya yang dihasilkan dengan menggunakan aset perusahaan, baik aset lancar maupun aset tetap (Gitman dan Zutter 2012, 601). Profitabilitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan laba dari semua kegiatan bisnis oleh sebuah organisasi, perusahaan, maupun firma yang menunjukkan tingkat efisiensi manajemen dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia dalam rangka menghasilkan laba tersebut (Innocent et al. 2013).Profitabilitas memiliki peran penting dalam struktur dan pengembangan perusahaan karena mengukur kinerja dan keberhasilan suatu perusahaan (Bhutta dan Hasan 2013). Pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajer keuangan berpengaruh secara signifikan terhadap keseluruhan tingkat profitabilitas di perusahaan tersebut, sehingga dibutuhkan strategi yang berisiko kecil dan serangkaian tindakan yang terorganisir dengan baik. Tindakan-tindakan ini menentukan kelancaran operasi perusahaan yang tidak hanya membantu menghindari kebangkrutan, tetapi juga meningkatkan profitabilitas perusahaan.Salah satu komponen terpenting terkait keuangan perusahaan adalah manajemen modal kerja yang merupakan bagian yang paling sering diperhatikan oleh perusahaan dikarenakan memiliki dampak secara langsung pada profitabilitas dan likuiditas perusahaan (Pouraghajan dan Emamgholipourarchi 2012). Manajemen modal kerja merupakan suatu fungsi kebijakan kredit dan biaya penyediaan bahan baku yang efisien (Ayub 2015). Manajemen modal kerja yang efisien terdiri dari perencanaan dan pengendalian atas aset lancar dan kewajiban lancar dalam rangka meminimalkan risiko perusahaan atas kemampuannya memenuhi komitmen jangka pendek dan menghindari kelebihan aset yang diinvestasikan (Pouraghajan dan Emamgholipourarchi 2012).Manajer seringkali dihadapkan pada situasi trade-off. Misalnya, ketika dihadapkan pada penentuan kebijakan piutang usaha, manajer yang memaksimalkan jumlah penagihan piutang usaha akan menyebabkan kemungkinan timbulnya kredit macet (bad debts), sedangkan pemberian diskon agar penagihan piutang usaha dilakukan lebih cepat akan menyebabkan hilangnya sebagian kecil penjualan yang telah dilakukan. Oleh karena itu, kebijakan manajemen modal kerja biasanya dijadikan dasar pertimbangan perusahaan dalam melaksanakan kegiatannya (Ayub 2015).Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Ayub (2015) yang mengungkapkan Impact of Working Capital Management on Profitability of Textile Sector of Pakistan. Variabel dependen yang digunakan adalah profitabilitas dengan menggunakan return on assets sebagai proksi. Variabel independen yang digunakan adalah ukuran perusahaan, gearing ratio, gross working capital turnover ratio, current assets to total assets, average collection period, inventory turnover in days, average payment period, dan cash conversion cycle.Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian ini menggunakan objek atas perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2014, sedangkan penelitian sebelumnya menggunakan objek penelitian atas perusahaan manufaktur yang terdaftar di Karachi Stock Exchange periode 1999-2007.Penelitian ini menghilangkan variabel cash conversion cycle. Variabel cash conversion cycle dihilangkan karena kemungkinan besar variabel ini memiliki hubungan multikolinearitas dengan variabel independen lainnya. Penelitian ini terdapat penambahan satu variabel independen dari penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Khidmat dan Rehman (2014) yaitu current ratio. Current ratio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi utang jangka pendek dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki menunjukkan terdapat kemungkinan adanya dana menganggur yang akan digunakan untuk melakukan investasi dan hal tersebut akan mempengaruhi tingkat profitabilitas perusahaan.Manajemen modal kerja yang meliputi pengendalian atas aset lancar dan kewajiban lancar akan mempengaruhi tingkat likuiditas perusahaan dan efektifitas dalam memperoleh profitnya sehingga akan menentukan tingkat profitabilitas perusahaan. Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini berjudul Pengaruh Manajemen Modal Kerja Terhadap Profitabilitas.

1.2.Masalah PenelitianBerdasarkan latar belakang yang dikemukakan di atas, maka masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut:1.Apakah ukuran perusahaan berpengaruh tehadap profitabilitas?2.Apakah gearing ratio berpengaruh terhadap profitabilitas?3.Apakah gross working capital turnover ratio berpengaruh terhadap profitabilitas?4.Apakah current assets to total assets berpengaruh terhadap profitabilitas?5.Apakah average collection period berpengaruh terhadap profitabilitas?6.Apakah inventory turnover in days berpengaruh terhadap profitabilitas?7.Apakah average payment period berpengaruh terhadap profitabilitas?8.Apakah current ratio berpengaruh terhadap profitabilitas?

1.3.Tujuan dan Manfaat Penelitian1.3.1.Tujuan PenelitianAdapun tujuan dari penelitian ini adalah:1.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa ukuran perusahaan berpengaruh tehadap profitabilitas.2.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa gearing ratio berpengaruh terhadap profitabilitas.3.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa gross working capital turnover ratio berpengaruh terhadap profitabilitas.4.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa current assets to total assets berpengaruh terhadap profitabilitas.5.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa average collection period berpengaruh terhadap profitabilitas.6.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa inventory turnover in days berpengaruh terhadap profitabilitas.7.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa average payment period berpengaruh terhadap profitabilitas.8.Untuk mendapatkan bukti empiris bahwa current ratio berpengaruh terhadap profitabilitas.

1.3.2.Manfaat PenelitianPenelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi:

1.PerusahaanPenelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai dasar pertimbangan dan referensi bagi perusahaan dalam pengelolaan modal kerja perusahaan secara efektif sehingga dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.2.InvestorPenelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada investor dalam menilai suatu perusahaan dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan sehingga menjadi dasar pertimbangan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi.3.AkademisiPenelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kontribusi dalam bidang akuntansi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas suatu perusahaan.4.PenelitiPenelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan peneliti dalam memahami pengaruh penggunaan modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan.5.Penelitian selanjutnyaPenelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan referensi dan acuan dalam mengembangkan penelitian selanjutnya.

1.4.Sistematika PenulisanUntuk mempermudah pemahaman pembaca terhadap topik yang akan dibahas, maka penulis membagi topik menjadi 5 bab. Adapun masing-masing bab tersebut adalah sebagai berikut:BAB IPENDAHULUANBab ini terdiri atas latar belakang yang mendasari penelitian, masalah penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.BAB IIKERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESISBab ini membahas pandangan-pandangan yang bersifat teoritis yang menjadi dasar teori penelitian, terdiri dari kerangka teoritis, bukti empiris dari penelitian terdahulu, model penelitian, dan hipotesis penelitian yang digunakan oleh peneliti.BAB IIIMETODE PENELITIANBab ini membahas bentuk penelitian, obyek penelitian, definisi operasional variabel beserta pengukurannya, teknik pengumpulan data, dan metode analisis data penelitian.BAB IVANALISIS DAN PEMBAHASANBab ini menguraikan tentang statistic deskriptif objek penelitian dan analisis hasil pengujian kualitas data serta pengujian hipotesis mengenai faktor-faktor yang ada.

BAB VPENUTUPBab ini berisi kesimpulan mengenai jawaban singkat atas masalah penelitian berdasarkan hasil dari analisis dan pembahasan, keterbatasan penelitian, dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.

BAB IIKERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS

2.1.Kerangka Teoritis2.1.1.Teori KeagenanJensen dan Meckling (1976) menyatakan bahwa teori keagenan merupakan teori yang menjelaskan adanya keterkaitan hubungan antara pemilik perusahaan dengan manajemen perusahaan. Teori ini muncul ketika satu orang atau lebih (principal) memberikan pekerjaan kepada orang lain (agent) untuk melakukan beberapa jasa untuk kepentingan mereka dengan mendelegasikan pelimpahan wewenang pengambilan keputusan kepada agent. Konflik kepentingan dapat terjadi apabila agent dalam pendelegasian tugas ini tidak dalam kepentingan untuk memaksimumkan kesejahteraan principal dan cenderung mementingkan diri sendiri dengan mengorbankan kepentingan pemilik.Konflik kepentingan akan menyebabkan timbulnya biaya keagenan yang terbagi menjadi monitoring costs, bonding costs, dan residual loss. Monitoring costs adalah biaya yang timbul dalam melakukan pemantauan perilaku agent. Bonding costs adalah biaya yang dikeluarkan dalam rangka membangun dan memenuhi kepentingan principal maupun agent. Residual loss adalah biaya yang timbul akibat ketidaksesuaian ant