bab 2 landasan teori - bab2001.pdf · pdf file10 2.3 pengertian teknologi menurut richard...

Click here to load reader

Post on 03-Jul-2019

222 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 9

    BAB 2

    LANDASAN TEORI

    2.1 Pengertian Strategi

    Menurut Ward dan Peppard (2002,p69) strategi adalah kumpulan dari beberapa

    tindakan yang terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan jangka

    panjang lebih baik dan juga meningkatkan kekuatan secara relatif antara beberapa

    perusahaan dengan kompetitor.

    Menurut Wheelen dan Hunger (2008,p14) strategi adalah perencanaan lengkap

    yang menyimpulkan bagaimana perusahaan akan mencapai misi dan tujuannya.

    Dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian dari Strategi adalah proses penentuan

    rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang

    organisasi, disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan

    tersebut dapat dicapai.

    2.2 Pengertian Bisnis

    Menurut Allan Afuah (2004), bisnis merupakan sekumpulan aktivitas yang

    dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan

    mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang

    diinginkan konsumen.

    Dapat diambil kesimpulan bahwa Bisnis adalah suatu organisasi yang

    menghasilkan dan menjual product atau jasayang dibutuhkan konsumen pada

    tingkat keuntungan tertentu.

  • 10

    2.3 Pengertian Teknologi

    Menurut richard C. Dorf dan Thomas H. Byers dalam Technology Ventues from

    Idea to Entreprise (2008, p8) teknologi termasuk perangkat, artefak, proses,

    peralatan, metode, dan bahan-bahan yang dapat diterapkan untuk industri dan

    komersial.

    Dapat diambil kesimpulan bahwa Teknologi adalah keseluruhan metode yang

    secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan

    manusia.

    2.4 Pengertian Enterprise

    Menurut Bernard (2005, p55), enterprise adalah area dari aktivitas dan tujuan

    umum dalam sebuah organisasi, dimana informasi dan sumber daya lainnya yang di

    pertukarkan. Enterprise biasanya terdiri dari komponen vertical, horizontal, dan

    extended. Komponen vertikal (juga dikenal sebagai Line of bussiness atau

    segments) adalah daerah kegiatan yang khusus untuk satu baris bisnis (misalnya,

    penelitian dan pengembangan). Komponen horizontal (juga dikenal sebagai

    crosscutting enterprise) adalah daerah yang lebih umum dari aktivitas yang

    melayani beberapa baris bisnis. Extended components terdiri lebih dari satu

    organisasi (misalnya, extranets dan supply chain).

    Dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian dari Enterprise adalah sebuah sistem

    usaha bisnis dalam lingkungan bisnis tertentu.

  • 11

    2.4.1 Enterprise Architecture

    Enterprise Architecture menurut Bernard (2005, p31), merupakan suatu

    pekerjaan dan praktek manajemen yang didedikasikan untuk meningkatkan

    kinerja dari suatu Enterprise yaitu dengan cara membuat perusahaan tersebut

    agar mampu secara keseluruhan dalam mengintegrasikan strategi, praktek-

    praktek bisnisnya, alur-slur informasinya, dan sumber daya teknologi yang

    digunakannya.

    Dengan mengembangkan pandangan yang terintegrasi dari versi sekarang dan

    masa depan, perusahaan dapat lebih baik mengelola transisi mencakup

    identifikasi tujuan-tujuan baru, kegiatan, dan semua sumber daya modal dan

    manusia (termasuk teknologi informasi) yang akan meningkatkan keuangan

    baris bawah dan misi kinerja.

    Komponen Enterprise Architecture : EA = S + B + T

    Enterprise Architecture = Strategy + Bussiness + Technology

    2.4.2 Menghubungkan Enterprise Architecture dan Strategi

    Menurut Bernard (2005, p72), kerangka dan metodologi enterprise

    architecture mengatur dokumentasi enterprise architecture dengan cara

    mengijinkan strategi yang berpengaruh pada perencanaan bisnis dan

    teknologi, serta pengambilan keputusan. Ini penting khususnya didalam

    dokumentasi dari gambaran dari masa depan enterprise architecture.

  • 12

    Pertama, mengidentifikasi apa yang akan dirubah dan diantisipasi didalam

    sasaran dan inisiatif strategi, dokumentasi yang berikutnya dari aktivitas

    bisnis dan sumberdaya teknologi dapat diselesaikan dengan cara

    mempromosikan keselarasan, efisien, dan efektif. Strategi dokumentasi

    melibatkan identifikasi dari sasaran (goals), inisiatif (initiatives), dan ukuran

    hasil (outcome measures).

    2.4.3 Menghubungkan Enterprise Architecture dan Perencanaan Bisnis

    Menurut Bernard (2005, p73), seperti yang tercermin dalam desain dari

    enterprise architecture framework dalam membuat strategi, persyaratan

    bisnis, dan dukungan solusi untuk memenuhi kebutuhan teknologi.

    Dokumen Enterprise Architecture terdiri dari 3 masalah utama pada tingkatan

    bisnis yaitu :

    Dukungan sasaran strategi (Supporting strategic goals).

    Sasaran utama dari perusahaan. Tujuan strategi biasanya membutuhkan

    beberapa tahun untuk selesai. Perubahan didalam tujuan strategi dibentuk

    sebagai reaksi atas internal dan eksternal bisnis serta arahan teknologi

    dan atau didalam hukum dan regulasi.

    Dokumentasi dari aktivitas bisnis (Documentation of Business Activity).

    Aktivitas dari bisnis dan teknologi, program, dan proyek yang

    memungkinkan tercapainya tujuan strategi, sehingga mereka dapat

    memberikan pengaruh arahan fundamental kepada perusahaan.

  • 13

    Identifikasi dukungan teknologi (identifiying supporting technologies).

    Hasil tindakan yang teridentifikasi ketika inisiatif strategi telah sukses

    mencapai tujuan strategi. Hasil tujuan terjelaskan ketika perusahaan telah

    menyelesaikan misinya.. ketika ia menang.

    2.5 Enterprise Architecture Sebagai Program Manajemen

    Menurut Bernard (2005, p34), EA mendukung perencanaan strategi dan proses

    perencanaan sumber daya operasional melalui pandangan dari makro dan mikro

    tentang bagaimana sumber daya dapat mendukung tercapainya tujuan perusahaan.

    EA membantu memaksimalkan efesiensi dan efektivitas dari sumber daya

    perusahaan yang dapat membantu untuk menunjukkan kemampuan kompetitif

    perusahaan.

    EA sebagai Program Management terdiri dari :

    2.5.1 Resource Alignment

    Pada Gambar 2.1 ditunjukkan bagaimana IT project (penghubung

    sumberdaya) yang sejalan dengan tujuan dan inisiatif per bagian perusahaan

    maupun tujuan dan inisiatif utama perusahaan. Serta apakah sumber daya

    yang digunakan suatu perusahaan sudah efektif dan efisien dalam mendukung

    strategi perusahaan.

  • 14

    Gambar 2.1 Resource Aligment

    Sumber : Bernard (2005, p34)

    2.5.2 Standarized Policy

    EA mendukung implementasi kebijakan manajemen yang

    terstandar yang berhubungan dengan pengembangan dan utilisasi

    teknologi informasi dan sumber daya lainnya. Dengan menyediakan

    sebuah pandangan holistic dan hirarkis dari sumber daya saat ini

    dan masa yang akan datang, EA mendukung penetapan kebijakan untuk:

    Mengidentifikasi kebutuhan strategis dan operasional

    Menentukan arah strategis dari aktivitas dan sumber daya

    Mengembangkan bisnis dan sumber daya teknologi perusahaan secara

    keseluruhan

    Memprioritaskan pendanaan terhadap program dan proyek

    Mengawasi pengelolaan program dan proyek

  • 15

    Mengidentifikasi performa metric untuk program dan proyek

    Mengidentifikasi dan menegakkan standar dan manajemen konfigurasi

    Dokumen kebijakan termasuk hal yang bisa dikategorikan sebagai

    panduan umum, panduan program yang spesif ik, dan panduan secara

    proses. Dengan menggunakan kategori hirarkis dari dokumen ini,

    kebijakan yang ringkas dan memiliki arti dibuat. Hal ini dilakukan karena

    untuk memastikan bahwa tidak ada sebuah dokumen kebijakan

    yang terlalu panjang dan sulit untuk dibaca. Merupakan hal yang

    penting untuk mengerti bagaimana berbagai area kebijakan saling

    berhubungan sehingga implementasi program tersebut

    terkoordinasi di seluruh perusahaan. Kebijakan EA harus terintegrasi

    dengan kebijakan lain di dalam semua area kepemimpinan, sehingga

    menciptakan manajemen sumber daya yang efektif secara

    keseluruhan dan kemampuan untuk mengawasi.

    2.5.3 Decision Support

    EA menyediakan dukungan untuk pengambilan keputusan sumber daya

    teknologi informasi bagi prusahaan ditingkat eksekutif, manajemen dan staff.

    Pada tingkat eksekutif, EA menyediakan kemampuan penglihatan untuk

    inisiatif teknologi informasi yang besar dan mendukung penentuan arah

    strategis. Pada tingkat manajemen, EA mendukung desain dan pengaturan

    keputusan manajemen, serta penyelarasan inisiatif teknologi informasi

    dengan standar teknikal untuk suara, data, video dan keamanan. Pada tingkat

    staff, EA mendukung keputusan yang berhubungan dengan operasi,

  • 16

    perawatan, dan pengembangan sumber daya dan pelayanan teknologi

    informasi.

    2.5.4 Resource Development

    Menggambarkan seberapa jauh perusahaan mengembangkan atau

    meningkatkan sumber daya yang ada di dalam perusahaan.

    2.6 Enterprise Architecture Sebagai Metode Dokumentasi

    Menurut Bernard (2005, p37) dokumentasi EA dicapai melalui 6 elemen utama :

    Gambar 2.2 Elemen Dokumentasi Enterprise Architecture

    Sumber : Bernard (2005, p37)

  • 17

    2.6.1 Enterprise Architecture Documentation Framework

    Kerangka dokumentasi EA mengidentifikasi ruang lingkup arsitektur untuk di

    dokumentasikan dan menetapkan hubungan antara area arsitektur.

    Gambar 2.3 EA3 Cube Documentation Framework

    Sumber