aw indonesian 2012-1011

of 48 /48
11 - 2012 Warta Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Penerjemah Firman Itu 14 T ahun P ersembahan M isi* Yahudi Advent Orang 22 Yesus Kuasa 27 Mengubahkan *Persembahan Sabat Ketigabelas yang secara regular dikumpulkan di seluruh dunia sejak tahun 1912. yang

Author: adventist-world-magazine

Post on 06-Feb-2016

286 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

AW indonesian 2012-1011 official

TRANSCRIPT

  • 11 - 2012

    W a r t a G e r e j a M a s e h i A d v e n t H a r i K e t u j u h

    PenerjemahFirman Itu

    14

    Tahun Persembahan Misi*

    YahudiAdventOrang22 YesusKuasa27

    Mengubahkan

    *Persembahan Sabat Ketigabelas yang secara regular dikumpulkan di seluruh dunia sejak tahun 1912.

    yang

  • 3 L A P O R A N S E D U N I A 3 Sekilas Berita 6 Fitur Berita

    11 K E S E H A T A N S E D U N I A Penyakit Kardiovaskular

    C E R I T A S A M P U L

    16 100 Tahun Persembahan MisiOleh Gina WahlenDi manakah kita jika tidak ada

    persembahan itu?

    8 P A N O R A M A S E D U N I A Ini Saatnya Mengerjakan urusan mengenai Bapa Surgawi.

    12 R E N U N G A N Berdiri Tegak Oleh Lael Caesar Anda tidak harus selalu melakukan sesuatu.

    14 P E L A Y A N A N A D V E N T Penerjemah Firman Itu Oleh Celeste Ryan Blyden Mikhail Kulakov, Jr., memimpin satu tim ahli Al-

    kitab dalam menerjemahkan versi baru Alkitab bahasa Rusia.

    20 K E P E R C A Y A A N D A S A R Dia Sanggup dan Dia akan Lakukan Oleh Eliezer Gonzalez Datang segera: Sebuah planet Bumi baru yang disempurnakan

    22 K E H I D U P A N A D V E N T Orang Advent Yahudi Oleh Mark A. Kellner Bagaimana mereka mempertahankan budaya mereka sambil melayani Mesias mereka.

    25 R O H N U B U A T Pertama-tama Orang Yahudi Oleh Ellen G. White Jangkauan keluar kita bersifat semuanyainklusif.

    26 P E R T A N Y A A N D A N J A W A B A N A L K I T A B

    Tanda

    27 P E L A J A R A N A L K I T A B Kuasa Yesus yang

    Mengubahkan

    28 P E R T U K A R A N I D E

    32-48 D A R I I N D O N E S I A Warta Gereja Advent (WGA)

    D E P A R T E M E N T A L

    www.adventistworld.orgTersedia dalam 13 bahasa secara online

    11 - 2012

    2 Adventist World | 11 - 2012

  • D E P A R T E M E N T A L

    Penginjilan kaum awam adalah fokus dari pertemuan 200 pemimpin gereja di Divisi Amerika Selatan baru-baru ini, yang diselenggarakan di kantor pusat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di Brasilia, Ibukota Bra-sil.

    Luis Gonalves, yang mengkoordinasikan pertemuan, mengatakan bahwa salah satu topik diskusi utama kelompok adalah pengembangan pe-latihan untuk penginjil awam di se-mua negara dan wilayah. Tujuan awalnya adalah untuk memberdaya-kan lebih dari 1.400 orang awam, yang kemudian akan melakukan le-bih dari 2.000 program penjangkau-an.

    Anggota akan terlibat dalam penginjilan dengan cara yang prak-tis, kata Gonalves.

    Penginjilan tidak terbatas hanya untuk seminar nubuatan dan topik lainnya selama periode waktu yang ditetapkan. Pelatihan ini memiliki banyak hal yang harus dilakukan de-ngan membangun hubungan per-manen, bahkan setelah baptisan, da-lam konteks pemuridan.

    Pemuridan adalah apa yang memotivasi Marcos Alexandre Martins, 25 tahun, yang memberikan kesaksiannya di konferensi dalam membuka sesi pada tanggal 28 Agustus 2012. Seiring dengan ibunya, Iolanda, Marcos bertanggung jawab dalam hubungannya dengan psikolog yang baru-baru ini dibaptis ke menjadi anggota Advent. Dalam kata-kata Erton Khler, Ke-tua Divisi Amerika Selatan: Penginjilan bukanlah misi departemenitu adalah misi gereja.

    Di negara Brasil Rio de Janeiro, Minas Gerais, dan Espirito Santo me-ngatakan hasil pelatihan penginjilan sudah terlihat. Raimundo Gonalves, yang mengkoordinasikan strategi penjangkauan di wilayah Brasil, menje-laskan bahwa lebih dari 8.000 orang telah dilatih secara langsung atau me-lalui satelit dalam jangka waktu 18 bulan.

    Saya melihat mobilisasi yang lebih besar di gereja-gereja, dan akibat-nya baptisan sering terjadi dengan orang-orang yang lebih siap untuk tan-tangan rohani, kata Gonalves. Dua tujuan yang paling menantang bagi gereja Advent adalah mengonfirmasikan kehadiran anggota Advent secara resmi di 389 kota di berbagai negara bagian tersebut dan meningkatkan

    L A P O R A N S E D U N I ABerita Misi yang TidakTerselesaikan

    Amerika Selatan: Jangkauan Keluar Advent Sangat Banyak

    Melibatkan Anggota

    PEKERJAAN RUMAH: Marcos Alexan-dre Martins (kanan) menceritakan ba-gaimana ia menginjili tetangganya.

    Ph

    ot

    o

    Co

    ur

    te

    sy

    A

    sN

    Tetapi kesehatan Sergio tidak membaik.

    Hanya baris itu saja yang saya masih ingat mengenai berita misi pertama yang saya pernah sampaikan di gereja. Keti-ka saya berusia 10 tahun, guru kelas empat saya entah bagaimana membujuk saya untuk menghafal dan kemudian menceritakan be-rita misi triwulan, dansangat gelisah!sa-ya menampilkannya di hadapan anggota Se-kolah Sabat di jemaat yang besar.

    Yang paling saya ingat, Sergio masih ke-cil dan sakit berasal dari Brasil, yang sangat membutuhkan pertolongan medis dari se-buah klinik yang dikelola gereja. Dan seba-gaimana saya ingat, saya tidak bisa mengi-ngat bagaimana berita misi membawa pe-ngaruh. Semua yang tersisa dari semuanya adalah kisah menakutkan yang berkata: Te-tapi kesehatan Sergio tidak membaik.

    Tidak terkatakan, saya sudah berpikir banyak tentang Sergio selama bertahun-ta-hun. Setiap kali saya bertemu dengan Sergio dalam perjalanan saya di seluruh duniadan ada banyak Sergiosaya bertanya pada diri sendiri, Mungkinkah ini dia? Apakah ini anak laki-laki dari cerita misi 40 tahun yang lalu yang kesehatannya sedang tidak membaik?

    Saya bukan satu-satunya orang yang di-pengaruhi oleh peristiwa cerita misi dari pergerakan misi di seluruh dunia. Seperti yang Anda akan ketahui dari cerita sampul bulan ini, 100 Tahun Persembahan Misi, jutaan orang Advent di seluruh dunia sela-ma 100 tahun telah menemukan inspirasi, motivasi, dan proyek-proyek yang layak un-tuk mendukung dalam menceritakan cerita misi dengan warna tertentu dan kekhasan-nya. Persembahan Sabat Ketigabelasharta karun yang dinantikan untuk mendorong misi gerejatelah membangun banyak se-kolah, gereja dan seminari dan percetakandan rumah sakit bahkan mungkin salah satu rumah sakit di mana Sergio sapat bantuan.

    Berdoalah saat Anda membaca edisi Ad-ventist World bulan ini. Berdoalah untuk ha-ti yang masih berusaha mengetahui bagai-mana cerita misi akhirnya diselesaikan, dan

    untuk hati seseorang yang oleh kasih karunia menjadi murah hati. Oleh

    kasih karunia Allah, dan karena Anda terus peduli, Sergio akan membaik.

    Bersambung ke halaman berikutnya

    11 - 2012 | Adventist World 3

  • upaya penginjilan di perkotaan kaya raya seperti Rio Grande (wilayah metropoli-tan Rio de Janeiro), dengan lebih dari 6 juta penduduk.

    Di Buenos Aires, Argentina, tantang-annya sangat besar juga, sebagaimana di-buktikan oleh David Del Valle, koordina-tor penginjilan. Salah satu strategi adalah untuk merekrut 3.000 relawan muda (Calebs) yang akan memberikan pelajar-an Alkitab, memelihara persahabatan, dan memberikan kontribusi untuk mem-perkuat kelompok-kelompok kecil. Del Valle dan timnya sedang bekerja dengan sangat giat untuk jangkauan seluruh kota pada tahun 2013, yang melaksanakan hingga 187 minggu penyebaran pekabar-an.

    Kami juga membangun empat gereja baru di Buenos Aires, serta sekolah bagi penginjil awam dan pendeta distrik, tambahnya.dilaporkan oleh Felipe Lemos, staf ASN.

    Tonga: Raja Menerima DVD Pekabaran Advent

    Raja Tonga adalah penerima pertama yang sangat bersyukur karena telah me-nerima seri DVD Beyond: The Search di kepulauan Pasifik.

    King Tupou VI, seorang anggota ge-reja Free Wesleyan, telah diberikan DVD set Beyond saat perayaan resmi hari kela-hirannya.

    Paula Moimoi Latu seorang warga Tonga, yang bekerja untuk sanitarium kesehatan dan kesejahteraan di Tuggerah, Australia, memberikan hadiah tersebut.

    Hadiah tersebut menimbulkan minat yang besar di pers lokal dan masyarakat. Lebih dari 400 pesanan DVD telah da-tang dari Tonga, menurut Adventist Me-dia Network (AMN).

    Beyond: The Search adalah 14 bagian seri dokumenter yang menampilkan kisah-kisah dari seluruh dunia yang

    mempromosikan dunia Kristen yang re-levan, menarik, dan masuk akal. Dipro-duksi oleh AMN, seri ini telah menerima sejumlah penghargaan film, termasuk dua perhargaan bergengsi Cine Gold Ea-gles.

    Untuk informasi lebih lanjut, kun-jungi www.beyond.info.Dilaporkan oleh Jared Madden dan Kent Kingston, Divisi Pasifik Selatan.

    Pasifik Selatan: Konferens Setempat Mengajar BWA dalam Membagikan Iman Mereka

    Ratusan pemimpin BWA dari seluruh Pasifik Selatan telah diberdayakan untuk menyebarkan Injil melalui sebuah konfe-rensi sedunia pertama yang diadakan di Brisbane, Australia.

    Setiap negara di Divisi Pasifik Selatan (SPD) memiliki perwakilannya pada Konferensi BWA yang bertemakan Touch a Heart, Tell the World ini. De-ngan total 630 peserta dan di dalamnya termasuk 230 para wanita dari Papua Nugini, delegasi terbesar yang hadir.

    Diselenggarakan oleh Departemen BWA SPD, konferensi ini adalah yang

    L A P O R A N S E D U N I A

    PAS BAGI SEORANG RAJA: Raja Tupou VI dari Tonga menerima satu set DVD yang diproduksi oleh Australia Adventist Media Network.

    Ph

    ot

    o

    Co

    ur

    te

    sy

    s

    PD

    PARTISIPAN KONFERENSI: Sarah Aratia,

    Direktur BWA di Cook Islands, salah satu

    dari sekian banyak partisipan dalam acara

    pelayanan kaum wanita.

    Ph

    ot

    o

    Co

    ur

    te

    sy

    s

    PD

    4 Adventist World | 11 - 2012

  • L A P O R A N S E D U N I A

    Bersambung ke halaman berikutnya

    pertama dari jenisnya, menurut direktur departemen, Erna Johnson. Ini yang pertama bagi pelayanan wanita di selu-ruh dunia, katanya. Mereka telah mela-kukan retret sebelumnya, tetapi tidak pernah sebuah konferensi untuk menun-jukkan perempuan bagaimana melaku-kan jangkauan.

    Seluruh alasan untuk konferensi adalah untuk mengajarkan para wanita, pertama-tama untuk memiliki hubungan [dengan Allah] dan mempelajari Alkitab untuk diri mereka sendiri, kemudian un-tuk dapat berbagi dengan orang lain.

    Berbagai pembicara tamu termasuk Direktur BWA GC, Heather-Dawn Small; Kendra Haloviak Valentine, Associate Professor Perjanjian Baru La Sierra Uni-versity (Kalifornia) dan Ketua Divisi SPD Barry Oliver. Serangkaian lokakarya di-adakan sepanjang akhir pekan dengan topik-topik seperti pemuridan anak, penginjilan persahabatan, karunia roha-ni, dan kepemimpinan.

    Persembahan Sabat telah dikumpul-kan lebih dari 9.000 dolar Australia yang akan mendukung pelayanan bagi remaja putri dan perempuan muda seperti me-nerbitkan Majalah Gigi. Penutupan aca-ra pada Sabtu malam ditekankan tan-tangan/komitmen bagi para wanita un-tuk pergi keluar dan membagikan Injil setelah mereka kembali ke komunitas mereka.

    Johnson mengatakan fakta yang me-nyedihkan adalah bahwa banyak wanita di seluruh Divisi Pasifik Selatan berpikir bahwa mereka tidak memiliki apa-apa untuk berkontribusi pada gereja. Mere-ka adalah para wanita yang mampu, me-reka memiliki karunia dan talenta yang akan meningkatkan pelayanan gereja, katanya.

    Tujuan saya selalu untuk memban-tu para wanita menyadari potensi mere-ka. Saya akan mendorong mereka untuk melakukan penjangkauan, dan saya akan mendukung mereka sebanyak yang saya bisa.dilaporkan oleh Tracey Bridcutt, Divisi Pasifik Selatan.

    Jamaika: Universitas Advent Memberikan Gelar Doktor Honorer kepada Perdana Menteri

    Portia Simpson Miller, Perdana Menteri Jamaika, menerima gelar ke-hormatan dari Universitas Northern Caribbean (NCU) saat wisuda 2012 di kampus utama di Mandeville, Jamaika.

    Perdana menteri menerima gelar doktor honorer dari pelayanan publik saat acara wisuda pertama, di mana dia adalah pembicara utama.

    Saya berterima kasih untuk pem-berian gelar Doktor Honorer Pelayanan Publik, yang saya terima dengan keren-dahan hati dan berdedikasi untuk rakyat Jamaika, kepada siapa saya telah mende-dikasikan sebagian besar hidup saya.

    Dia menambahkan, Alkitab menga-takan bahwa kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi, dan NCU, sebelumnya West Indies College, te-lah menyalakan sebuah mercusuar, te-rang pendidikan mengkilap yang memi-liki lebih dari 100 tahun kontribusi di bi-dang pendidikan.

    Perdana menteri juga menggunakan kesempatan untuk memuji gereja Advent atas kontribusinya terhadap pembangun-an bangsa.

    Saya menyampaikan penghargaan secara bangsa dan berterima kasih kepa-da Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh dengan yang lebih dari seperempat juta anggota di Jamaika atas kontribusi luhur Anda untuk pengembangan, pendidikan spiritual, ekonomi, dan sosial masyarakat kita dan bangsa kita.

    Sementara ia menekankan nasihat kepada lebih dari 500 wisudawan, perda-na menteri menantang mereka untuk ti-dak melupakan orangtua mereka ketika mereka menaiki tangga kesuksesan. Sa-ya memuji para ibu dan ayah yang rela melupakan topi gereja atau baju baru atau perabotan baru untuk menjamin pendidikan Anda. Anda tidak boleh lupa kontribusi mereka dalam memastikan

    bahwa Anda berada di sini hari ini, kata Simpson Miller.

    Yang mulia Audrey Marks, mantan duta besar Jamaika untuk Amerika Seri-kat, menjadi pembicara kedua dan juga diberi gelar Doktor Honorer Pelayanan Publik.dilaporkan oleh Nigel Coke, Divisi Inter-America.

    Filipina: Para Perawat Advent Memperoleh Penghargaan Tertinggi

    Advent Manila Medical Center (MAMC) telah menjadi pemenang da-lam Rachell Allen Nursing Quiz Show 2012 kedua, sebuah acara yang dispon-sori oleh perusahaan pengujian kepera-watan.

    Para perawat: Jamill Prieto, Weanne Estrada, dan Cherianne Cosejo menga-lahkan tim lain untuk memenangkan kompetisi di University of the Philippines Film Institute di Quezon City.

    Acara ini menguji sekian banyak per-wakilan institusi medis dalam berbagai spesialisasi keperawatan. Selain mempe-

    DIHORMATI: Yang Terhormat Perdana Men-

    teri Jamaika, Portia Simpson Miller, menerima

    gelar Doktor Honorer Pelayanan Publik dari

    Trevor Gardner, Ketua Universitas Karibia Uta-

    rayang dioperasikan oleh gereja Advent,

    saat acara wisuda pada 12 Agustus. Universi-

    tas ini terletak di Mandeville.

    AD

    ve

    Nt

    is

    t

    Ne

    ws

    N

    et

    wo

    rk

    11 - 2012 | Adventist World 5

  • Akhir musim panas30 Agustus-2 September 2012adalah awal dari musim untuk inspirasi bagi hampir 400 orang Advent dari seluruh Divisi Euro-Afrika (EUD), sebagai peserta untuk pertama kalinya di wilayah ini konvensi pelayanan kaum awam berkumpul di sebuah gereja Waldensian di Bobbio Pellice, Italia. Orang Advent dan yang la-innya menganggap orang Waldensia sebagai orang Kristen yang pertama kali yang memelihara Sabat hari ketujuh.

    Para peserta datang dari Austria, Bulgaria, Republik Ceko, Perancis, Jerman, Portugal, Spanyol, Slovakia, dan Swiss, serta Italia. Ted N.C. Wilson, Ketua General Conference; istrinya, Nancy; Direktur Adventist Mission Gary Krause; dan para pe-mimpin divisi adalah tamu di acara tersebut, namun di tengah panggung disediakan tempat khusus untuk anggota awam itu sendiri.

    Tujuan utama dari acara ini adalah untuk berbagi kesaksi-an pada penginjilan yang dialami oleh kaum awam di negara setempat, kata Paolo Benini, direktur pelayanan perorangan untuk Divisi Euro-Afrika dan penyelenggara acara tersebut.

    Tiga menit presentasi dialokasikan untuk setiap proyek ka-um awam. Setiap negara menampilkan sebuah laporan yang di-sajikan dari program dan proyek utama yang didukung oleh anggota gereja di negara tersebut. Presentasi berpusat pada cara inovatif jangkauan ke Eropa yang sebagian besar postmodern dalam pandangan filosofisnya.

    Kata salah seorang delegasi, Aku akan pulang dengan ba-nyak ide-ide, dan dengan pertolongan Tuhan, saya akan dapat memberikan beberapa ide untuk digunakan.

    Peserta muda, Gabriele Taddei menambahkan, kesaksian kaum awam ini telah menyemangati dan menginspirasi; sangat

    L A P O R A N S E D U N I A

    roleh piala bagi pemenang dalam katego-ri perawat, para pemenang mendapatkan beasiswa ke Rachell Allen Nursing Review Center, hadiah uang tunai dan produk dari sponsor.

    Manila Adventist Medical Center and Colleges, sebelumnya Manila Sanitarium dan Rumah Sakit, adalah pusat akademis medis tingkat IV tertier terletak di Kota Pasay, Metro Manila. Rumah sakit terse-but adalah lokasi pembelajaran utama untuk Universitas Advent Manila.

    MAMC juga sebagai rumah sakit pe-latihan bagi dokter spesialis bedah, anes-tesi, penyakit dalam, pediatrik, kebidan-an, dan ginekologi.

    Rachell Allen Reviewers, di Amerika Serikat, merupakan pusat kajian interna-sional yang dirancang untuk membantu para perawat dalam persiapan mereka untuk menghadapi ujian lisensi seperti Commission on Graduates in Foreign Nursing Schools dan National Council Licensure Examination.dilaporkan oleh Gay Deles, via Adven-tist News Network.

    Oleh Corrado Cozzi, Divisi Euro-Afrika

    Konvensi pelayanan kaum awam menghormati para pionir pemelihara Sabat

    PERAYAAN KEMENANGAN: Tim pemenang dan pendukung dari Manila Adventist Medical Center.

    iA

    N

    ke

    NN

    et

    h

    Divisi Euro-Afrika:Orang Advent Bertemu di:

    WaldensiaGereja

    6 Adventist World | 11 - 2012

  • L A P O R A N S E D U N I A

    mendorong untuk melihat bagaimana Tuhan bekerja melalui umat-Nya di seluruh Eropa. Berbagi pengalaman memberikan kami kesempatan tidak hanya untuk mengetahui apa yang ter-jadi di negara-negara lain, tetapi juga untuk mendapatkan ide-ide baru demi penginjilan.

    Krause berbagi laporan mengenai penanaman gereja dan gambaran Misi Global. Dalam salah satu presentasinya, Taddei mencatat, ia menunjukkan klip tentang pasangan dari Atlanta dengan tiga anak yang pindah ke lingkungan kota yang berba-haya. Mereka menggunakan metode Yesus untuk menjangkau orang, berbaur dengan mereka, dan melayani kebutuhan mere-ka; kata-kata mengenai misionaris benar-benar menggugah sa-ya. (Untuk membaca laporan yang terbit di Adventist Review, kunjungi: to: http://www.adventistreview.org/issue.php?issue= 2011-1528&page=16.)

    Christian Altin, peserta muda yang lain, menghadiri loka-karya berjudul Penciptaan dan Penginjilan. Dia berkata, Da-patkah kita percaya pada evolusi tanpa mempengaruhi iman ki-ta? Apakah orang banyak memiliki keingintahuan dalam pen-ciptaan? Apakah ada sesuatu yang terjadi untuk menyajikan isu-isu ini kepada publik dengan cara yang menawan? Lokakar-ya ini menarik perhatian mereka yang hadir karena pembicara berbagi pengalaman menarik tentang bagaimana masing-ma-sing dari mereka membawa isu penciptaan kepada publik.

    Presentasi pekabaran kesehatan diterima dengan baik di ko-ta Torre Pellice dan Bobbio Pellice. Uni Rumania menampilkan sebuah bus kesehatan, yang menarik yang dibuat hanya untuk pameran kesehatan, mengingatkan kita bahwa memang tangan kanan penjangkauan Advent adalah pekabaran kesehatan.

    Saya mengenal program ini, saya mengenal para tamunya,

    tapi ketika mata saya memandang pegunungan yang indah dan jalan-jalan berbatu kecil di Bobbio Pellice, hal itu membuat saya berpikir kembali bahwa dulu, batu-batu ini melindungi kebe-basan beragama, di sini di Italia, kata Salvatore Cutrona. Saya telah menemukan bahwa sangat tepat untuk memiliki pertemu-an ini di sini, di lembah Waldensia, terutama setelah pekabaran oleh Pendeta Wilson yang dibagikan mengenai kebangunan ro-hani dan reformasi.

    Hal ini adalah jenis pertemuan yang memberikan kesem-patan berkomunikasi antara gereja dan anggota awam yang ter-libat dalam pelayanan perorangan. Seperti kata Wilson: Para pemimpin gereja tidak dapat melakukan semuanya sendiri.

    Tuhan telah baik kepada kita di Bobbio Pellice, mengirim-kan lebih dari 400 saksi dari negara-negara di Eropa yang ber-beda khusus datang ke lembah Waldensia, begitu banyak kesak-sian mengenai kenangan kesetiaan mereka dami membawa ke-benaran Alkitab, kata Bruno Vertallier, Ketua EUD.

    Bersama dengan ratusan peserta, dalam acara tersebut ada hal yang menarik perhatian mengenai satu outlet media yang signifikan: LOsservatore Romano, surat kabar harian resmi Tah-ta Suci di Roma, menerbitkan sebuah laporan dari hampir 1.000 kata mengenai pertemuan orang Advent dan mengomentari di-siplin dan semangat penginjilan dari para peserta. Hal ini bu-kanlah yang pertama kalinya untuk membicarakan hal yang ba-ik mengenai orang Advent: Setelah gempa bumi tahun 2011 di Jepang, LOsservatore Romano mencatat reaksi orang Advent di sana dan komentar Pendeta Wilson dalam memberi motivasi bagi para korban.dilaporkan oleh staf Adventist World dengan beberapa tam-bahan.

    Konvensi pelayanan kaum awam menghormati para pionir pemelihara Sabat

    Kiri atas: Suasana luar gereja Waldensian di Bobbio Pellice, Italia, di mana ratusan orang Advent dari Divisi Euro-Afrika berkumpul untuk konferensi pelayanan kaum awam. Kiri bawah: DOA: Ketua Divisi, Bruno Vertallier (kanan) berdoa bersama Ketua GC, Ted NC Wilson dan Nancy Wilson. Kanan: IBADAH PAGI: Peserta menjawab panggilan untuk melayani saat konvensi pelayanan kaum awam.

    P h o t o s C o u r t e s y o f e u D C o M

    11 - 2012 | Adventist World 7

  • SaatnyaApakah Anda percaya bahwa inilah saatnya untuk melaku-kan hal mengenai urusan Bapa surgawi?

    Kita adalah manusia hasil perjanjian, diminta untuk membagikan secara lang-sung pekabaran kasih Kristus yang ber-harga dan kedatangan-Nya yang segera ke dunia ini. Kita tahu bahwa hal ini ada-lah pergerakan Advent milik Allah; ini adalah gereja sisa-Nya; ini adalah peka-baran tiga malaikat-Nya; dan pekabaran-Nya kepada dunia adalah pekabaran yang kita proklamasikan. Tapi apakah ki-ta benar-benar percaya hal ini? Satu-satu-nya keselamatan kita adalah dalam Fir-man Allah.

    Apakah Anda percaya? Anda tahu

    P A N O R A M A S E D U N I A

    inilah saatnya, sekarang saatnya untuk berdiri dan berbicara mengenai kebenar-andalam kasihtapi berbicara tentang kebenaran! Yesus akan segera datang!

    Mari kita secara singkat melihat kisah Elia orang Tisbeindividu yang sangat rendah hati, pembaru, pria sederhana, orang yang terus terang yang memiliki beban bagi Israel. Elia berdoa kepada Tu-han untuk mengubah arah pikir Israel, dan Tuhan menjawab doanya.

    Doa dan Pekabaran EliaElia tahu kebenaran penting pada sa-

    atnya dan sepanjang zaman: Kuasa Doa sangat kuat. Allah dapat melakukan hal-hal luar biasa karena Anda mengundang Dia untuk mengubah arah apa pun yang

    Anda atau gereja hadapi. Jangan mengu-cilkan kekuatan doa. Tidak peduli apa yang kita lalui, atau apa yang kita mung-kin hadapi; tidak peduli di mana kita ha-rus berdiri untuk kebenaran, Tuhan akan melihat gereja ini dapat melaluinya! Doa adalah perlindungan yang berkuasa me-nangkal rencana berbahaya Iblis.

    Setelah Elia berdoa, ia siap untuk memberikan pesan khusus untuk raja. Meskipun Ahab melanjutkan bertindak demikian, sehingga ia menimbulkan sa-kit hati TUHAN, Allah Israel, lebih dari semua raja-raja Israel yang mendahului-nya. [1 Raja-raja 16:33], Elia tidak takut. Nabi tersebut berjalan langsung menuju istana. Melewati para penjaga keamanan, ia tidak memberikan pembelaan oleh ka-rena ia masuk istana atau permintaan maaf karena datang tanpa pemberitahu-an lebih dulu, karena ia tahu ia sedang menjalankan misi Allah.

    Artikel ini diadopsi dari sebuah khotbah tanggal 11 Agustus 2012, di Konvensi Internasi-onal Adventist-laymens Services and Industries (ASI) di Cincinnati, Ohio. Kata-kata ga-ya khotbah secara lisan telah disingkirkan. Editor

    GUNUNG KARMEL BUNTUNG: Sebuah kebakaran hutan baru-baru ini membawa kepulan asap yang terlihat bahkan dari angkasa luas; merefleksikan bukan hanyajawaban kemuliaan Allah atasdoa Elia, tetapi juga sebuah pandangan Ilahi terhadap kesetian Elia.

    IniMelakukan Pekerjaan Bapa Surgawi

    Oleh Ted N. C. Wilson

    Saatnya

    h i l A s h A k e D

    Ph

    ot

    o

    Co

    ur

    te

    sy

    of

    N

    As

    A

    8 Adventist World | 11 - 2012

  • Melangkah langsung ke hadapan raja, Elia menyatakan: Demi Tuhan yang hi-dup, Allah Israel, yang kulayani, sesung-guhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau ku-katakan. [1 Raja-raja 17:1]. Lalu ia pergi menghilang.

    Mereka yang di dalam maupun di lu-ar istana kerajaan segera mendengar nu-buatan nabi tersebut, dan mereka me-ngolok-olok Nabi Allah. Ah, apa yang Elia tahu? Selalu turun hujan kok; akan ada hujan, ejek mereka. Sama seperti sa-at ini, ada banyak orang skeptis dan sinis.

    Jadi, mulailah dengan pemahaman ini, saudara-saudara: Saat Anda membe-ritakan pesan Elia saat ini, Anda akan di-tertawakansiaplah untuk itu. Terima kasih pada Tuhan dan klaimlah Matius 5:11, 12: Berbahagialah kamu, jika kare-na Aku kamu dicela dan dianiaya dan ke-padamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebe-lum kamu.

    Mempersalahkan Pembawa Kabar

    Sebagai hasil nubuat Elia hal itu mu-lai menjadi sumber bukti, istri jahat Ahab, Izebel, mengecam Elia sebagai sumber masalah. Di sini sekali lagi ada-lah pelajaran untuk umat Allah zaman akhir. Banyak kali saat Anda berdiri un-tuk kebenaran, orang yang mendengar kebenaran Anda akan mencela Anda se-bagai sumber masalah. Dan sehingga orang Israel berkata, Jika kita menem-patkan Elia keluar dari jalan, semua kesu-litan kita akan berakhir.

    Ketika Elia tidak dapat ditemukan, Izebel sangat marah dan membunuh se-mua nabi Allah yang dia temukan. Ketika Allah mengering tanah karena dosa-dosa umat-Nya, Izebel menyiram tanah de-ngan darah para hamba-Nya. Tapi di ta-hun ketiga kekeringan itu, Tuhan mem-berikan pesan lain kepada Elia: Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada Ahab, se-bab Aku hendak memberi hujan ke atas muka bumi [1 Raja-raja 18:1].

    Akhirnya, keduanya bertemu muka dengan mukaAhab, raja yang som-bong, dan Elia, hamba Allah yang rendah

    hati tetapi berani. Perhatikan bagaimana konfrontasi yang dramatis ini terungkap: Ahab mengajukan pertanyaan yang pa-ling menarik: Engkaukah itu, yang men-celakakan Israel [Ayat 17]. Itu adalah pertanyaan yang sangat aneh. Allah telah mencoba untuk mengubah Israel, untuk mereformasi bangsa itu, untuk mengu-bah umat-Nya kembali kepada-Nya. Ahab tahusebagaimana semua orang jahat sangat menyadaribahwa apa yang dia lakukan itu salah, tapi ia mencoba untuk membenarkan dirinya. Dalam bu-ku Para Nabi dan Raja kita membaca: Adalah kebiasaan orang yang berbuat kesalahan untuk menganggap bahwa su-ruhan-suruhan Allah yang bertanggung jawab, atas bencana-bencana sebagai aki-bat meninggalkan jalan kebenaran. Orang-orang yang menempatkan dirinya dalam kuasa Setan tidak dapat melihat hal-hal sebagaimana Allah melihat mere-ka. Manakala cermin kebenaran diha-dapkan kepada mereka, mereka menjadi naik darah bilamana memikirkan usul untuk perbaikan [hlm. 160].

    Keberanian yang Besar Diperlukan

    Bagaimanakah dengan Anda dan de-ngan saya? Apakah kita siap untuk mene-rima teguran Allah dalam hidup kita sen-diri? Apakah kita bersedia untuk meren-dahkan diri dan menerima perubahan dari Allah yang penuh kasih dalam men-dorong kita melakukannya?

    Elia menunjukkan keberanian yang besar pada saat tegang ini, dan kita dapat berani dalam mengikuti teladannya. Dia dikenal sebagai orang yang secara rutin menyatakan, Sebab Beginilah Firman TUHAN. Dia berbicara mengenai kebe-naran dengan jelas dan berani. Tiga ribu tahun kemudian Tuhan masih membu-tuhkan pria dan wanita yang berani un-tuk berbicara mengenai kebenaran-Nya dengan jelas, dalam kasih, dan dengan kuasa Roh Kudus.

    Menanggapi tuduhan Ahab, Elia me-nyatakan pertahanan yang kuat: Bukan aku yang mencelakakan Israel, melain-kan engkau ini dan kaum keluargamu, sebab kamu telah meninggalkan perin-tah-perintah TUHAN dan engkau ini te-lah mengikuti para Baal [ayat 18]. Ke-mudian ia meluncurkan seruannya: Se-

    bab itu, suruhlah mengumpulkan selu-ruh Israel ke gunung Karmel, juga nabi-nabi Baal yang empat ratus lima puluh orang itu dan nabi-nabi Asyera yang em-pat ratus itu, yang mendapat makan dari meja istana Izebel [ayat 19].

    Berdiri TeguhDi bawah arahan Ilahi, Elia memilih

    Gunung Karmel karena itu adalah tempat yang paling mencolok untuk menampil-kan kuasa Tuhan. Teks Kitab Suci mem-beritahu kita bahwa saat itu masih subuh ketika ribuan berkumpul di dekat puncak gunung besar itu, tinggi di pesisir. Para nabi Izebel jalan berbaris ke lokasi terse-but dengan barisan megah mereka, raja dengan jubah agungnya juga telah tiba, dan Elia berdiri sendiri.

    Menunjuk kepada ketidakmungkinan iman yang sejati jalan bersamaan dengan praktik-praktik jahat, Elia menuntut agar para pendengarnya membuat pilihan. Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikuti-lah dia [ayat 21].

    Saya mendapat kesempatan baik be-berapa minggu lalu berada di Israel un-tuk pertama kalinya dan untuk melihat Gunung Karmel dari kejauhan. Sayang-nya, waktu tidak memungkinkan kita un-tuk mengunjungi tempat yang luar biasa di mana acara ini berlangsung megah. Saya seringkali membayangkan diri saya berada di Gunung Karmel saat itu: Apa-kah Anda menempatkan diri Anda da-lam gambaran serupa juga? Apakah An-da bersedia untuk berdiri teguh bagi Al-lah? Firman Tuhan mengatakan kepada kita bahwa orang Israel takut untuk mengungkapkan sesuatu tentang komit-men mereka. Tuhan tidak menyenangi ketidakacuhan dan ketidaktaatan pada waktu terjadi krisis dalam pekerjaan-Nya, tulis Ellen White di buku Para Nabi dan Raja. Segenap semesta alam mem-perhatikan babak penutup peperangan besar antara yang baik dan yang jahat de-ngan perhatian yang tak dapat dilukis-kan [hlm. 169]. Sahabatku, apakah kita menghargai kenyataan atau tidak, selu-ruh alam semesta sedang menonton kita saat ini juga untuk melihat apa yang akan kita lakukan, bagaimana kita akan memi-lih. Ini bukanlah saatnya untuk tidak ta-

    11 - 2012 | Adventist World 9

  • gas atau dalam pikiran yang mendua. Mari kita berdiri setia untuk kebenaran Allah.

    Menunjuk kepada 850 nabi itu, Elia membuat proposal agar mereka mem-baut sebuah mezbah dan korban, dan dia akan melakukan hal yang sama. Kemu-dian biarlah kamu memanggil nama allahmu dan aku pun akan memanggil nama TUHAN. Maka allah yang menja-wab dengan api, dialah Allah! [1 Raja-raja 18:24]. Tawaran dari kontes ini ada-lah jelas, sederhanadan dramatis. Seti-ap orang, bahkan nabi Baal, setuju de-ngan cara tersebut.

    Apa yang terjadi berikutnya adalah salah satu yang anehmenyedihkansuatu adegan dalam sejarah suci. Ratusan pria, seharusnya penyembah dewa yang kuat, memukul-mukul diri mereka dan mengiris tubuh mereka sendiri, berusaha untuk mendatangkan dewa mereka un-tuk mengirim api. Untuk mempertajam krisis, pada siang hari, Elia mulai menge-jek mereka: Panggillah lebih keras, bu-kankah dia allah? Mungkin ia merenung, mungkin ada urusannya, mungkin ia be-pergian; barangkali ia tidur, dan belum terjaga [ayat 27].

    Saudara dan saudari, Allah dari Gere-ja Masehi Advent Hari Ketujuh tidak ter-tidur. Dia terjaga, Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melim-pahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia [2 Taw. 16:9]. Kita memiliki Tuhan yang akan mendengar kita dan akan melihat kita untuk melalui segala sesuatu sampai pada akhirnya.

    Membangun Kembali MezbahPada penghujung hari itu, Elia

    membangun kembali mezbah Allah dan meminta sesuatu yang tidak biasa dilakukan. Timbullah kisah drama lain, Elia memerintahkan agar parit digali di sekitar mezbah, dan air yang dibawa dan dituangkan di atas kepala korban. Tiga kali korban itu terendamsampai air memenuhi parit. Kemudian pada saat upacara korban petang yang telah lama dilupakan dari bait suci, Elia ber-doa, doa iman yang sederhana: Jawab-lah aku, ya TUHAN, jawablah aku, su-paya bangsa ini mengetahui, bahwa

    P A N O R A M A S E D U N I A

    Ted N. C. Wilson adalah Ketua Gereja Masehi Ad-vent Hari Ketujuh General Conference.

    Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali. Lalu turunlah api TU-HAN menyambar habis korban bakar-an, kayu api, batu dan tanah itu, bah-kan air yang dalam parit itu habis di-jilatnya [1 Raja-raja 18:37, 38].

    Pertunjukan menakjubkan dari ke-benaran Firman Tuhan tidak hanya membakar korban petang tersebut: Api itu juga membakar imajinasi umat Al-lah selama berabad-abad berikutnya. Seperti saya, saya tahu Anda ingin An-da bisa berada di sana. Seperti tiang api yang melindungi dan memisahkan orang Israel dari tentara Mesir yang mengejar mereka, Tuhan kembali me-nunjukkan bahwa hanya Dialah yang benar dan berkuasa. Bahwa Tuhan yang sama akan pergi dengan Anda ketika Anda pergi melakukan pekerjaan Bapa surgawi.

    Tertegun oleh kuasa Allah Elia, orang banyak membungkuk tunduk ke-pada Allah. TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah! mereka meng-ulangi [ayat 39]. Sebuah kesempatan besar bagi kebangunan rohani dan re-formasi tiba-tiba timbul. Bulan demi bulantahun demi tahunkekeringan fisik dan rohani digantikan oleh badai hujan yang besar yang dikirim dari sur-ga. Pada saat keputusan tersebut dinya-takan mengalirlah aliran air hidup yang mulai memperbarui penyakit dosa, bangsa yang miskin secara rohani. Se-mua karena satu orangdan sejauh yang ia ketahui kemudian, hanya satu orangditemukan memiliki keberani-an dalam imannya, dan telah memutus-kan bahwa berada di sisi Allah adalah lebih berharga daripada keinginan pub-lik atau kekayaan atau ketenaran yang pernah terjadi.

    Kemudian, ketika Elia menjadi pa-tah semangat dan merasa sendirian, Tuhan mengingatkannya akan 7.000 orang yakni semua orang yang tidak sujud menyembah Baal dan yang mu-lutnya tidak mencium dia. [1 Raja-raja 19:18]. Saudara-saudara, jangan pernah merasa bahwa Anda sendirian. Tuhan itu ada, dan Anda memiliki banyak sa-udara dan saudari yang setia di sekitar Anda.

    Sekarang adalah SaatnyaSetiap kali kita kembali pada kisah

    Gunung Karmel, kita harus bertanya ke-pada diri sendiri, Berapa lamakah kita akan berhenti antara dua opini? Inilah saatnya untuk berada di dalam rumah Bapa kita. Saya memberikan tantangan kepada Anda: Jangan biarkan diri Anda terganggu oleh apa pun yang akan meru-sak atau mengurangi pentingnya misi Al-lah yang telah diberikan kepada umat-Nya pada akhir zaman. Dalam era ketika kontroversi secara umum menyakitkan dan perpecahan bertambah-tambah, kita tidak boleh membiarkan perpecahan ma-suk gereja dan membuat mata kita lepas dari pekabaran Elia yang Allah telah per-cayakan kepada masing- masing kita.

    Dengarlah lagi tantangan yang Paulus berikan dalam Roma 12:2: Janganlah ka-mu menjadi serupa dengan dunia ini. Ja-ngan biarkan Iblis mengurangi iman An-da dalam otoritas Alkitab, dalam kebe-naran Allah akan Sabat hari ketujuh, da-lam sejarah kisah penciptaan yang telah diberikan dalam Kejadian, dalam kepen-tingan akan kebenaran bait suci, atau da-lam keindahan akan pekabaran dibenar-kan oleh iman.

    Sebuah goncangan akan datangkita tahu itu. Tuhan meminta kita untuk ber-diri teguh bagi-Nya. Sekarang adalah waktunya untuk kebangunan rohani dan reformasi, untuk misi ke kota-kota. Seka-rang adalah waktunya untuk dibangun-kan kembali oleh Firman-Nya, sekarang adalah waktu untuk pekerjaan misionaris medis. Ini adalah waktu untuk memberi-takan Injil Yesus Kristus dengan jelas dan keyakinan agar dunia mengetahui, di ko-ta-kota dan berbagai negara, bahwa Tu-han, Dia adalah Allah.

    Sekaranglah waktunya. Apakah Anda bersedia untuk pergi demi urusan Bapa surgawi Anda? n

    10 Adventist World | 11 - 2012

  • K E S E H A T A N S E D U N I A

    Allan R. Handysides, seorang ahli ginekologi, Direk-tur Departemen Kesehatan General Conference.

    Peter N. Landless, seorang ahli cardiologi nuklir, adalah Asociate Direktur Departemen Pelayanan Kesehatan General Conference.

    Pertanyaan Anda menyelidiki seluruh proses perubahan pandangan akan penyakit jantung di dunia pada umumnya dan di negara yang berpenghasilan rendah dan menengah pada umumnya. Penyakit kardiovaskular (CVD) menjadi penyebab utama terbesar kematian di seluruh dunia pada tahun 2004, ketika saat itu diperkirakan bahwa penyakitnya menyebabkan 17 juta kematian. Angka ini terus bertambah.

    Negara berpenghasilan rendah dan menengah sedang menghadapai pening-katan yang mengkhawatirkan dan per-cepatan tingkat penyakit kardiovaskular. CVD saat ini menyebabkan kematian ter-banyak di semua negara berkembang, de-ngan pengecualian Sub-Sahara Afrika; pada bagian wilayah dunia ini, CVD ada-lah penyebab utama kematian pada me-reka yang berusia 45 tahun. Penyakit me-nular seperti HIV dan AIDS, malaria, dan infeksi saluran pernapasan tetap menjadi penyebab utama kematian kepa-da yang muda di Sub-Sahara Afrika.

    Telah terjadi perubahan pola berba-gai penyakit selama 150 tahun terakhir. Sebelum tahun 1900, penyakit menular dan kekurangan gizi adalah penyebab utama kematian di hampir setiap bagian dunia. Jika ditambah satu penyebab lagi yaitu tingginya angka kematian bayi dan

    anak, harapan hidup rata-rata manusia adalah sekitar 30 tahun. Penyakit jantung menyumbang kurang dari 10 persen dari kematian, dan ini terutama terkait de-ngan penyakit jantung rematik (demam rematik) yang disebabkan oleh infeksi streptococcal, dan kerusakan otot jantung (cardiomyopathies) yang terkait dengan infeksi lain dan gizi buruk.

    Jika pengetahuan akan gizi mening-kat, jika ukuran kesehatan masyarakat meningkatkan sanitasi yang baik, dan ji-ka air bersih dan imunisasi menjadi praktik umum, tentu ada penurunan tingkat penyakit menular. Harapan hidup meningkat secara dramatis, dan di se-jumlah negara angka kematian anak dan bayi menurun. Selama ini penyakit kar-diovaskular menyumbang antara 10 sam-pai 35 persen dari kematian dan terma-suk penyakit katup jantung rematik, hi-pertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung koroner, dan stroke.

    Sangat ironis bahwa praktik gizi me-nyebabkan pola penyakit berubah lebih jauh. Dalam istilah teknis transisi, epide-miologi menyebabkan: kondisi degenera-tif dan kondisi karena ulah manusia (pe-nyakit tidak menular) telah muncul ke permukaan, dan penyakit kardiovaskular saat mencapai antara 35 dan 65 persen dari penyebab kematian, terutama pe-nyakit jantung koroner dan stroke. Fak-tor-faktor yang sebagian besar bertang-

    gung jawab atas perubahan pola penyakit adalah termasuk peningkatan asupan le-mak jenuh dan makanan padat kalori (umumnya dikenal sebagai junk food), serta penurunan aktivitas fisik. Ini telah memicu munculnya tekanan darah tinggi dan penyakit arteri degeneratif (atheros-clerosis). Di banyak bagian dunia, aktivi-tas fisik menurun, ada wabah kelebihan berat badan dan obesitas, dan tingkat te-kanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan tingkat lemak darah abnormal (koleste-rol) yang terus meningkatbahkan pada anak-anak.

    Sub-Sahara Afrika belum dipenga-ruhi oleh tantangan penyakit kardio-vaskular. Peningkatan urbanisasi telah menyebabkan perubahan pola nutrisi, aktivitas fisik telah menurun, dan obesi-tas merupakan masalah yang berkem-bang. Saat ini diperkirakan bahwa 40 persen wanita di Afrika Selatan kelebihan berat badan. Penggunaan tembakau terus meningkat juga di negara berpenghasilan rendah dan menengah, semakin mening-katkan risiko penyakit jantung koroner.

    Populasi faktor risiko dari berbagai negara berkembang meniru negara yang telah berkembang, lagi dan lagi. Olahraga teratur, diet kaya buah-buahan dan sa-yuran, menghindari lemak jenuh, dan menghindari tembakau dalam segala bentuknya sangat penting jika Anda ingin menghindari penyakit jantung.

    Singkatnya, praktikkanlah pola hidup sehat Advent. Buatlah pilihan bijaksa-nahati Anda akan tahu bedanya! n

    Oleh Allan R. Handysides dan Peter N. Landless

    Saya membaca tentang masalah penyakit jantung koroner di negara-negara indus-tri. Saya tinggal di Sub-Sahara Afrika dan saya sedih dengan masalah kami yang signifikan mengenai HIV dan AIDS, tetapi saya bertanya-tanya apakah bagian du-nia ini berada pada risiko penyakit jantung yang tampaknya begitu menonjol di negara-negara makmur. Apakah kita yang tinggal di negara tertinggal dan mene-ngah perlu khawatir tentang masalah penyakit jantung koroner?

    Pembunuh UtamaKardiovaskular

    Penyakit

    11 - 2012 | Adventist World 11

  • R E N U N G A N

    Berdiri tampaknya lebih sulit daripada duduk. Berdiri tampaknya lebih sulit daripada jatuh. Bahkan berjalan tampaknya lebih mudah daripada berdiri. Pernahkah Anda memperhatikan betapa mudahnya untuk berjalan di satu lingkaran, tidak ke mana-mana, atau berjalan di lantai bolak-balik di dalam ruanganpergi ke arah dinding, kemudian kem-bali ke arah dinding lainnya, lalu kembali ke arah dinding per-tama lagigantinya hanya berdiri? Anda tahu bahwa Anda ti-dak akan pergi ke mana pun. Tapi lebih mudah untuk berjalan naik dan turun ke mana-mana daripada hanya untuk tetap ber-diri.

    Pernahkah Anda mendengar perintah: Jangan hanya berdi-ri di sana! Lakukan sesuatu lakukan apa? Tidak ada yang selalu bisa mengatakannya, tapi lebih baik daripada hanya berdiri di sana. Hanya berdiri adalah masalahnya. Sesuatu, tampaknya,

    sesuatu.Jadi mereka memulai sebuah nyanyian mengenai akan

    kembali ke rumah: orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat keta-kutanlah orang Israel... mereka berkata kepada Musa:.... Se-bab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir da-ri pada mati di padang gurun ini(Kel. 14:10-12). Hal ini, tentu saja, tidak benar. Namun merupakan salah satu konse-kuensi dari perasaan bahwa kita tidak bisa hanya berdiri di sanakita harus melakukan sesuatu. Ini adalah perasaan yang memberikan kebingungan tiga kali lipat.

    Tiga Kali SalahPertama, kita lupa siapa dan siapa kita. Sebagaimana pe-

    mazmur mengingatkan kita, Dialah yang menjadikan kita

    Anda tidak harus selalu melakukan sesuatu.

    adalah salah dengan hanya berdiri, bahkan ketika Anda tidak tahu apa lagi yang dapat Anda lakukan selain berdiri.

    Desakan untuk BertindakAnda dan saya sama-sama memiliki pertanyaan tentang

    itu: Kita ingin mengetahui asal-usul, dan dasar sesuatu, yang mendesak manusia putus asadesakan untuk melakukan se-suatu bahkan ketika kita tidak tahu apa yang harus dilaku-kan. Sejarah Perjanjian Lama mengarahkan kita kepada satu kesempatan penting ketika keputusasaan manusia meres-pons desakan itu. Hal ini adalah titik dalam kisah Israel pada saat Tuhan menyelamatkan anak Abraham dari masalah. Dia ingin membawa mereka ke tempat di mana mereka dapat hi-dup dengan baik dan bebas. Mereka harus menyeberangi la-ut, dan mereka tidak memiliki perahu. Mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan. Tapi mereka tahu bahwa mereka tidak bisa hanya berdiri di sana. Mereka harus melakukan

    BerdiriTegapOleh Lael Caesar

    12 Adventist World | 11 - 2012

  • (Mazmur 100:3). Bukanlah hadiah undian lotere yang membu-at Israel ke Laut Merah, melainkan tuntunan Allah saja (Keluar-an 6:6). Di tepi laut, seperti sebelumnya, mereka berada di ta-ngan Allah. Tapi mereka hanya kehilangan fokus pada sesorang dan siapa mereka sebenarnya, dan bagaimana mereka dapat ti-ba ke tempat mereka.

    Bagaimana kita dapat tiba di sini? Kejadian memberitahu kita. Pada mulanya Allah... (Kej. 1:1). Kita perlu mengingat asal usul kita. Tapi hal ini bukanlah satu-satunya kesalahan be-sar kita dengan bersikeras bahwa kita harus melakukan sesuatu. Kita juga menyerah pada penipuan diri sendiri mengenai hal yang sangat menarik dan populer: Kita melihat diri kita sebagai yang bertanggung jawab atas hal-hal yang akan hancur jika kita tidak bertindak. Mendengarkan Israel saat kita memikirkan pikiran-pikirannya, kita dapat mendengar kata-kata kebodohan kita sendiri. Karena permintaan Israel adalah untuk kembali kepada perbudakan.

    Sebuah jawaban bersejarah untuk pemikiran tersebut da-tang dari nyanyian rohani Negro bagian Amerika Selatan. Be-berapa nyanyian itu cukup terkenal: Swing low, sweet chariot, coming for to carry me home. River Jordan is chilly and cold, chills the body but not the soul; river Jordan is deep and wide, milk and honey on the other side. Meskipun terdengar seperti suasana surgawi, lagu-lagu itu membawa sinyal duniawi juga. Mereka yang bekerja keras dalam perbudakan bernyanyi untuk memberikan harapan bagi diri mereka sendiri dan saudara-saudara mereka. Mereka yang mendengar nyanyian tersebut mendapatkan pekabaran: Pelari kemerdekaan itu sedang datang secara diam-diam untuk membebaskan beberapa budak dari lubang neraka perbudakan. Tidak satu pun secara fisik dan per-budakan rohani yang membuat mereka ingin kembali. Salah sa-tu lagu tersebut mengatakan, Before Id be a slave Ill be buried in my grave! (Sebelum saya menjadi budak saya akan dikubur-kan di kuburan saya!). Kembali ke perbudakan tidak membuat apa-apa. Tapi itu adalah jenis kebodohan yang diungkapkan ke-tika saya pikir saya harus melakukan sesuatu.

    Implikasi ketiga dan yang paling tragis dari pemikiran cacat ini adalah bahwa kita sebagian besar menyangkal Tuhan suatu kesempatan untuk memiliki tabiat Allah: Dengarkan apa yang diberitahu Musa yang Tuhan ingin kita lakukan: Tetapi berka-talah Musa kepada bangsa itu: Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja (Kel. 14:13, 14).

    Jadi Apa yang Harus DilakukanJadi apakah yang harus kita lakukan ketika kita tidak tahu apa

    yang harus lakukan? Menurut Musa, jawabannya adalah berdiri tegap! Tapi Anda takut. Anda telah melihat orang-orang Mesir. Kaki Anda mencair! Anda ingin duduk sebelum pingsan. Anda takut, dan Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan pula! Jadi bagaimana? Apakah yang Tuhan ingin Anda lakukan? Nah, dua hal yang mana keduanya adalah satu hal: Dia ingin kita tidak me-lakukan apa-apa, dan Ia ingin kita untuk berdiri tegap.

    Terjemahan Septuagin [Yunani] kata berdiri dalam Keluar-an 14:13 menggunakan istilah yang sama yang muncul dalam Efesus 6:11. Kata tersebut adalah histemiberdiri dalam arti yang intransitif. Berdiri, Anda lihat, itu bisa berarti mengatur, yang berarti bahwa saya yang bertanggung jawab, seperti dalam hal Saya mencapai kursi dalam satu baris. Dan kita senang me-miliki otoritas itu. Tetapi manusia tidak bertanggung jawab atas alam semesta. Kita berada dalam kesulitan. Semua orang dalam kesulitan sejak penyesatan yang sedih dari Adam. Dan kita tidak akan keluar dari masalah dengan berpura-pura bertanggung ja-wab, atau dengan memutar-mutar dan berjalan ke sana-sini.

    Apakah yang akan terjadi jika jawabannya adalah melarikan diri? Selain itu, melarikan diri adalah jawaban pengecut. Tapi ke-tika Paulus berbicara kepada orang kudus di Efesus, ia menawar-kan jawaban untuk berdiri tegap yang direkomendasikan Musa dalam Keluaran. Ketika ia mengatakan untuk berdiri tegap, dia berbicara secara khusus tentang keadaan Mesir yang menakluk-kan Anda, atau dalam merasakan kekuatan jahat untuk meng-hancurkan Anda, dan berdirilah tegap. Menghadapi ancaman kuasa kegelapan yang sengit, dan berdirilah tegap. Berdiri tegap adalah pesan dari Efesus 6:11, dengan memiliki jiwa yang sehat, dan tidak lumpuh. Itu karena berdiri tegap, tidak hanya bergan-tung pada kaki.

    Saya berterima kasih kepada Tuhan atas jawaban yang tidak mendiskriminasikan mereka yang kurang terberkati secara fisik. Fisik bukanlah yang terutama bagi hidup ini. Namun kerohani-anlah yang terutama dan terakhir bagi hidup ini. Dan Tuhan yang memberi kita hidup, terlepas dari apakah kita memiliki kaki atau tidak, telah memungkinkan kita untuk berdiri tegap. Dia memberikan perlengkapan senjata Allah di mana kita dapat ber-tahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bu-kanlah melawan darah dan daging, tetapi... melawan roh-roh ja-hat di udara. Sementara kita mengambil seluruh perlengkapan senjata Allah, [kita akan] dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri. (Efesus 6: 11-13). n

    Fisik bukanlah yang terutama bagi hidup ini namun kerohanianlah yang terutama dan terakhir bagi hidup ini.

    Lael Caesar bersukacita karena dapat berdiri bagi Yesus. Perlombaan jalan kaki bukanlah keahliannya. Dia adalah seorang Associate Editor Majalah Adventist World.

    P h o t o b y e M r e D A N i s M A N 11 - 2012 | Adventist World 13

  • A D V E N T I S T S E R V I C E

    Di lantai ketiga bangunan Kantor Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Sligo di Takoma Park, Maryland, di bawah atap berdinding putih dengan ruang kecil dan tiga jendela, Mikhail Kulakov, Jr, sedang mengembangkan suatu puitis mengenai penggabungan masa lalu dengan masa depan.

    Tugas seorang penerjemah dapat di-bandingkan dengan musisi yang sedang menyusun notasi untuk biola dan menyi-apkannya untuk gitar, katanya. Salah sa-tu ujung mejanya benar-benar tertutup dengan buku terbuka dan Alkitab, lam-pu, segelintir perlengkapan kantor, kom-puter laptop yang terbuka, dan 2 iPad hi-tam yang terbungkus. Profesor filsafat yang cuti lima tahun dari Washington Adventist University (WAU) itu mengu-lang-ulangi terjemahan Alkitab bahasa Rusia yang ia harap akan berguna bagi ibadah publik dan studi renungan priba-di.

    Sebagaimana kita bekerja pada seti-ap kalimat dan pasal, kami membacanya dengan keras untuk melihat apakah itu mempertahankan melodi dan irama asli-nya, katanya dia. Pagi ini saya meninjau Yeremia 51:15 di King James Version. Dia selidiki teks dan, dengan senjata dalam iringan penuh, melakukan sebuah orkes-tra dari kata-kata yang mengalir ke de-pan secara melodi. TUHANlah yang

    Itulah sebabnya ia dan selusin pener-jemah lainnya, beberapa di antaranya hi-dup sejauh delapan zona waktu dari Ru-sia, dengan bekerja keras meneliti, menu-lis, meninjau kembali, dan menulis ulang setiap naskah. Kami kembali mencari bahasa Ibrani asli, mempelajari definisi dari setiap konteks, mengkonsultasikan kepada database sastra Rusia untuk meli-hat bagaimana cara para penulis terbaik selama berabad-abad menggunakan ka-ta-kata dalam konteks yang paling tepat, sesuai dan paling dekat dengan artinya, ia berbagi. Kami memilih beberapa, me-mikirkannya, meninjau ulang dengan doa dan secara kritis, dan mengirimkan-nya ke filologspesialis dalam studi ba-hasa, gaya, dan penggunaannyayang dapat memberitahu kita apakah kata-ka-ta tersebut sempurna, alami, bahasa Ru-

    Menerjemahkan Alkitab ke Bahasa Rusia modern adalah tanggung jawab menakutkan namun bermanfaat

    menjadikan bumi dengan kekuatan-Nya, yang menegakkan dunia dengan kebijak-sanaan-Nya, dan yang membentangkan langit dengan akal budi-Nya, bacanya dengan suara yang keras.

    Tujuannya, katanya, adalah untuk menemukan kata-kata terbaik dan idiom untuk memberikan arti dari bahasa Ibra-ni yang asli agar sesuai dengan khas bu-daya Rusia saat ini. Alkitab ditulis sela-ma lebih dari periode 1.000 tahun, dan selama waktu itu bahasa telah berubah, kata Kulakov, yang pernah tamat dari Newbold College di Inggris, sebuah semi-nari teologi milik Advent di Michigan, dan di Oxford Universitys Christ Church College, di mana ia memperoleh gelar Doctor of Philosophy dalam teologi. Sa-ngat penting untuk menjaga nuansa li-nguistik dalam pikiran.

    FIRMAN ALLAH DALAM BAHASA RUSIA: Dari kantornya di Takoma Park, Maryland, AS, Mikhail Kulakov, Jr., memimpin satu tim yang menerjemahkan Alkitab ke bahasa Rusia.

    Firman ItuPenerjemah

    Oleh Celeste Ryan Blyden

    P h o t o b y C e l e s t e r y A N b l y D e N14 Adventist World | 11 - 201214 Adventist World | 11 - 2012

  • sia yang baik yang setara dengan frase yang asli.

    Dan begitulah seterusnyafrase de-mi frase, teks demi teks, pasal demi pasal, kitab demi kitab, dan tahun demi tahun. Proses proyek ini telah mengambil waktu dua dekade, dan sejauh ini tim telah me-nyelesaikan dan menerbitkan kitab Maz-mur dan Perjanjian Baru (2002), lima ki-tab Musa, yang dikenal sebagai Penta-teukh (2009), dan kitab Daniel dan 12 ki-tab nabi yang tidak terlalu menonjol (2011), semua proyek ini dipimpin oleh anggota keempat belas dan pendiri tim penerjemah yaitu, ayah Kulakov, peme-ran penting, dan senama, mendiang Mikhail Petrovich Kulakov, Sr. Berbicara mengenai kematian ayahnya pada tahun 2010 dan membawa terus impiannya un-tuk menerjemahkan Alkitab adalah tanggung jawab menakutkan yang ma-na, anaknya sedang melanjutkan pekerja-an ini, dan pada saat ini, hampir tersele-saikan.

    Warisan yang KuatMenurut Guillermo Biaggi, Ketua Di-

    visi Euro-Asia (ESD), Mikhail Kulakov, Sr, menginmpikan proyek ini sejak 22 ta-hun yang lalu. Sebagai ketua divisi per-tama di Euro-Asia, dia ingin menerje-mahkan Alkitab ke dalam bahasa Rusia modern, karena Alkitab terjemahan Ru-sia saat ini telah berumur 130 tahun, ka-tanya.

    Biaggi, saat ini adalah ketua divisi di mana Kulakov berdomisili, duduk di kantornya di lantai pertama dari markas divisi yang berlantai empat di Moskow. Biaggi, Sekretaris Eksekutif Volodymyr Krupskyi, dan Bendahara Brent Burdick menggembalakan pekerjaan gereja di 13 negara termasuk Rusia, Moldova, Bela-rus, Armenia, Ukraina, dan Afghanistan. Mereka memiliki wilayah daratan terbe-sar dari 13 divisi dari Gereja Masehi Ad-vent Hari Ketujuh sedunia. Rusia sendiri memiliki sembilan zona waktu, kata Bi-aggi, menunjuk ke peta berbingkai besar di dinding kantornya. Divisi ini memiliki 137.000 anggota dari 315 juta penduduk.

    Meskipun Biaggi memimpin gereja memimpin gereja yang bertahan dan bertumbuh, mereka sekarang menghada-pi krisis baru: postmodernisme. Biasa-nya kami membagikan literatur, tetapi se-

    karang orang banyak menghabiskan le-bih banyak waktu di internet, ia menje-laskan. Dia berbicara saat menaiki kereta bawah tanah yang luas di Moskow, dae-rah metro dari 15 juta jiwa, banyak yang bergumul dengan alkohol, kekerasan ru-mah tangga, tembakau, kecanduan, atau kesepian. Mereka mencari sesuatu, dan kami memiliki jawabannya, katanya dia. Kami berkomitmen untuk membawa pengharapan Injil kepada mereka.

    Di Zaoksky Adventist Seminary and Institute milik divisi, berjarak 70 km dari Moskow Selatan, beberapa penerjemah bekerja dengan Mikhail Kulakov, Jr. Pada bulan Mei, Biaggi, sembilan ketua uni, ketua percetakan, dan para pemimpin la-in dari ESD yang luas menyelenggatakan dewan Bible Translation Institut. Kulakov, Jr, yang membantu menemukan seminari ini pada sekitar tahun 1990, hadir dengan sesama anggota dewan yaitu Weymouth Spence, Ketua Washington Adventist Uni-versity (WAU); dan Zack Plantak, pe-mimpin bagian keagamaan WAU.

    Selama laporannya Kulakov berbagi tentang bagaimana kerja tim meneliti ter-jemahan dalam ulasan yang memberi dukungan dari seorang filolog terkemuka Rusia yang menyatakan keindahan baha-sa Alkitab. Dia juga berbagi bagaimana para spesialis bahasa Alkitab telah men-catat hasil kerja yang akurat dan nilai sastra yang tinggi dan sangat ilmiah dan bahwa para ahli terkemuka Ortodoks Rusia telah memberikan evaluasi positif bagi kualitas sastra dan ilmiah. Para pe-mimpin Advent, para pembaca, dan para pendonor juga mengantisipasi proyek ini agar diselesaikan pada tahun 2015, dalam waktu itu nantikan proyek ini akan didis-tribusikan di Pertemuan General Confe-rence di San Antonio, Texas. Mereka yang telah membaca bagian yang sudah selesai berkata, Sekarang saya dapat me-ngerti Firman Tuhan, kata Biaggi, yang memimpin dewan.

    Kulakov dan tim penerjemahnya te-rus maju dan membuat mereka tetap be-kerja setiap saat antara Maryland, Ameri-ka Serikat, dan Zaoksky, Rusia. Ketika saya mau tidur di malam hari di sini, di sana pagi, dan mereka mulai bekerja, ia menjelaskan. Dan ketika mereka menye-lesaikan hari mereka, pagi di sini, dan sa-ya meninjau terjemahan versi terbaru mereka. Sekarang mereka sudah menye-

    Celeste Ryan Blyden melayani sebagai Di-rektur Komunikasi Uni Konferens Kolumbia di

    wilayah Atlantik Tengah, Amerika Serikat. Lihatlah sebuah video mengenai proyek ini di www.columbiaunion.org/videos.

    lesaikan kitab Yeremia dan kitab nabi ter-kemuka lainnya, mereka menggunakan sarana skype, live-chat, telepon, dan email tentang rancangan mereka kerjakan saat ini pada hal puitis dan naskah kitab Ayub, Amsal, dan Kidung Agung.

    Kembali ke kantornya di Sligo, Kula-kov sedang mencoba untuk mengartiku-lasikan mengapa warisan ayahnya telah menjadi pekerjaan dalam hidupnya. Sa-ya mulai bekerja dengan ayah saya pada tahun 2006, dan saya tidak pernah tahu apakah dalam hidup saya ini, saya akan berpartisipasi dalam apa pun yang sama pentingnya, yang bermanfaat, yang menggembirakan seperti proyek ini.

    Saya ingat ketika dia sedang menger-jakan Kejadian 5:22 versi King James, yang berbunyi, Henokh berjalan dengan Allah, katanya. Selain keinginan mere-ka untuk dihormati, para ahli Alkitab Rusia abad kesembilan belas menerje-mahkan Henokh berjalan di hadapan Allah. Tapi setelah menderita melalui penghinaan dan kehilangan martabat di kamp kerja paksa Joseph Stalin, ayah saya ingin para generasi baru Rusia mengala-mi seorang Allah yang berdiri di pintu hati manusia, mengetuk dengan hormat, dan menunggu untuk melihat apakah ki-ta akan mengundang Dia untuk masuk, katanya, berhenti sejenak untuk mem-persiapkan diri. Kemudian dia sangat menekankan: Dia sangat ingin mereka mengerti bahwa Anda dapat memiliki se-buah pengalaman pribadi akan kasih, ra-sa diterima, dan kepastian dengan Allah, yang mana pada kesempatan langka ini, catatan kaki yang tepat, ia mengambil teks aslinya dan memilih untuk mengata-kan Henokh hidup dalam hubungan in-tim dengan Allah.

    Sebagaimana ayah, demikianlah anaknya. n

    11 - 2012 | Adventist World 1511 - 2012 | Adventist World 15

  • Persembahan Misi

    C E R I TA S A M P U L

    Online Microsoft di tahun 2011.4 Tapi 2 miliar dolar AS bisa melaku-

    kan lebih dari itu. Gereja Advent telah belajar bahwa hal itu dapat memba-ngun sistem di seluruh dunia untuk menyebarkan Injil dan melayani jutaan jiwa, memenuhi kebutuhan rohani, fi-sik, mental, dan sosial yang tak terhi-tung jumlahnya dan komunitasnya di seluruh dunia.

    Selama 100 tahun terakhir Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh telah ber-

    Membawa Perubahan Sedunia

    1OO Tahun

    Apakah yang akan Anda lakukan dengan lebih dari 2 miliar dolar AS? Di Amerika Serikat, calon presiden AS diperkirakan telah menghabiskan total sebesar 2,5 miliar dolar AS demi kampanye mereka ini tahun ini.1 Biaya misi luar angkasa NASA Curiosity ke planet Mars adalah lebih dari 2 miliar dolar AS.2 Dua setengah miliar dolar AS merupakan saham kecil di Facebook,3 dan juga merupakan kerugian Divisi Layanan

    P h o t o b y C l A u D e r i C h l i 16 Adventist World | 11 - 2012

  • Persembahan Misi

    korban memberikan 2,2 miliar dolar AS dalam persembahan misi,5 membu-at dampak yang besar terhadap dunia di mana kita hidup saat ini. Dibulatkan menjadi 13,3 miliar dolar AS pada saat ini.6

    Proyek Misi PerdanaPada tahun 1885, persembahan per-

    dana misi Sekolah Sabat dikumpulkan oleh Konferens Columbia Atas, sebuah wilayah yang mencakup sebagian dari Amerika Serikat bagian barat laut. Per-sembahan ini digunakan untuk mengi-rim misionaris ke Australia.

    Tahun berikutnya General Conferens mempromosikan proyek misi perdana gereja Advent seduniamembangun ka-pal misi bernama Pitcairn untuk berlayar

    ke sebuah pulau kecil di Pasifik Selatan di mana penduduk setempat menunggu un-tuk dibaptis dan bergabung dengan Ge-reja Masehi Advent Hari Ketujuh.7 Sete-lah misinya di Pitcairn, kapal tersebut berlayar ke Tonga, Kepulauan Cook, Sa-moa, dan Fiji, melanjutkan pekerjaan mi-sionaris selama beberapa tahun.

    Anak-anak adalah beberapa dari pen-dukung paling antusias dari proyek misi khusus. Seorang anak laki-laki memban-

    Berbagai Proyek Mula-mula Kota-kota di India terpilih untuk

    menjadi penerima Persembahan Sabat Ketigabelas pertama. Selama hampir seta-hun J.L. Shaw, koordinator dari Uni Mi-si India, telah menulis surat kepada De-wan Misi: Pada rapat General Conference terakhir kami memohon untuk seorang pendeta untuk kota metropolis Calcutta. Dewan berusaha untuk menjawab per-mohonan tersebut, tetapi seperti yang Anda tahu, bantuan tersebut belum tiba. Banyak doa, surat-surat, dan permohon-an untuk bekerja di Calcutta sejak surat tersebut ditulis, dan masih tidak ada ban-tuan yang datang. Saya berharap, berdoa, dan percaya bahwa bantuan akan segera dikirim ke India.10 Dalam surat lain Shaw menulis: Allah penuai yang maha-besar pasti memiliki seseorang untuk me-rintis jalan penginjilan.11

    Doa Shaw terjawab ketika lebih dari 7.500 dolar AS diberikan untuk pekerjaan penginjilan di kota-kota besar India da-lam Persembahan Sabat Ketigabelas yang perdana, dan George W. Pettit dan J.M. Comer, bersama dengan keluarga mereka, dikirim dari Uni Konferens Pasifik Utara untuk bekerja melayani di India. Saat ini sekitar 900 pendeta Gereja Masehi Ad-vent Hari Ketujuh yang diurapi sedang melayani di hampir 4.000 gereja di selu-ruh India.12

    Proyek-proyek lain pada tahun 1912 yaitu membuka ladang baru di Reserve Selukwe di Rhodesia (Zimbabwe), peru-mahan misionaris di Cina, India, Korea, dan Afrika, sebuah sekolah di Argentina, yang dikenal kemudian dengan River Plate Academy, dan Pa Training School di Chili.

    Tertatih-tatihMenulis kepada W.A. Spicer, Sekre-

    taris General Conference, J.W. Westphal sebagai Ketua Uni Konferens Amerika Selatan, menjelaskan situasi yang menge-rikan di River Plate Academy: Kami benar-benar tertatih-tatih.... Di ruang se-kolah yang besar [kapel] tiga kelas harus berjalan pada saat yang sama, karena ru-ang kelas di atas digunakan sebagai ruang para siswa. Satu guru memiliki kelas di ruang depan [dekat tangga], dan yang la-

    tu ibunya membuat popcorn di atas kayu-pembakaran keluarga untuk membuat ratusan bola popcorn untuk mencari da-na 15 dolar AS untuk misi Pitcairnjumlah tersebut sama dengan 365,85 do-lar AS saat ini! Bekerja bersama, muda dan tua mengumpulkan dana sebesar 12.000 dolar AS untuk misi proyek Seko-lah Sabat perdana ini.8

    Rencana BaruSetelah proyek Pitcairn, persembah-

    an Misi Sekolah Sabat terus meningkat. Pada hari Sabat, 6 Januari 1912, diperke-nalkanlah rencana baru melalui sebu-ah pamflet delapan halaman kecil yang kemudian dikenal sebagai Misi Sekolah Sabat per kuartal kepada para anggota Sekolah Sabat, yang diterbitkan oleh De-partemen Sekolah Sabat General Confe-rence.

    Persembahan Sekolah Sabat kita te-lah meningkat begitu luar biasa yang mana fokusnya adalah kita telah memi-liki objek khusus di mana kita dapat me-nyisihkan satu persembahan khusus seti-ap kuartal, diumumkan halaman sam-pul. Komite General Conference telah memutuskan untuk memungkinkan kita memilih Sabat terakhir setiap kuartal se-bagai hari dimana kita dapat mengum-pulkan dana ke objek khusus.

    Dengan demikian, program persem-bahan Sabat Ketigabelas telah dimulai, bersama dengan misi per kuartal, mem-bantu untuk memfokuskan perhatian ge-reja di daerah tertentu dan proyek-proyek yang akan mendapat manfaat da-ri Persembahan Sabat Ketigabelas per kuartal. Ini, tentu saja, adalah persem-bahan tambahan dari persembahan re-guler yang dikumpulkan setiap Sabat dan dikirim untuk misi di seluruh dunia.

    Anggota didorong untuk bersama-sama berdoa bagi persembahan mereka. Dengan bijak, penuh doa, sukacita memberi, persembahan tersebut dapat dilipatgandakan seperti lima ketul roti dan dua ekor ikan itu, dan berkat pun dilipatgandakan, imbauan misi pertama per kuartal. Berdoalah sementara Anda memberikan. Dalam setiap Sekolah Sa-bat pada hari itu [Sabat Ketigabelas], bi-arlah ada musim doa demi kota-kota di India.9

    Membawa Perubahan Sedunia

    Oleh Gina Wahlen

    11 - 2012 | Adventist World 17

  • $4.47

    $5.83$5.01

    Rata-rata jumlah persembahan misi per anggota setiap tahun.

    1912 1932 2011

    C E R I TA S A M P U L

    in harus membantu diri mereka sebaik mungkin, dan seluruh peralatan jauh da-ri dari yang diinginkan.13

    Melalui Persembahan Sabat Ketigabe-las, River Plate Academy mampu mem-perbaiki dan memperluas bangunannya. Saat ini River Plate Adventist University di Argentina memiliki lebih dari 2.500 sis-

    wa yang mendaftar per tahun dan mena-warkan lebih dari 30 gelar universitas melalui fakultas ekonomi, pendidikan, il-mu kesehatan, dan teologi.14

    Misi Medis pada Waktu Tertekan

    Pada tahun 1930 sebagian besar du-nia mengalami kesulitan keuangan pada saat apa yang dikenal dengan sebuatan Depresi Besar. Pengangguran tinggi dan penghasilan rendah, namun kotak per-sembahan misi dipenuhi sebagaimana para anggota setia mengikuti rencana persembahan misi 60 sen per minggu, yang menyediakan sarana untuk mem-bantu jutaan orang yang membutuhkan.

    Pada tahun 1931 Dr. A. Arzoo, yang bertugas di Sultanabad, Pakistan, menga-takan salah satu kebutuhan tersebut, yang diterbitkan dalam Misi per Kuartal: Be-berapa waktu lalu seorang gadis muda datang ke saya untuk berobat. Tenggo-rokannya berada dalam kondisi sangat buruk. Sebuah penyakit yang mengeri-kan sedang memakan daging tubuhnya. Sebuah resep diberikan kepada mereka, dan mereka diberitahu untuk membeli obat ampul dan datang kembali ke klinik. Mereka semua pergi untuk mencari obat tersebut, tetapi mereka tidak pernah kembali. Saya berpikir mereka tidak sanggup membayar obat tersebut, dan

    perkemahan pemuda, dan bahan pelajar-an Alkitab dalam bahasa lokal hadir me-lalui kemurahan hati mereka yang mem-berikan persembahan pada Sabat Ketiga-belas.

    Persembahan ini telah membantu un-tuk mengirim ribuan misionaris dan pe-kerja interdivisi, pionir misi global dan penginjil awam, dokter, dokter gigi, pera-wat, guru, dan pendeta untuk melayani setiap bagian dunia.

    Persembahan misi khusus telah membantu untuk menyediakan bahan untuk jangkauan penginjilan, radio dan program televisi, peralatan siaran, siaran satelit, sastra, buku, dan video dan studi Alkitab online. Lebih dari 1.200 proyek misi di seluruh dunia telah selesai karena pemberian murah hati demi misi, dan banyak lagi yang masih sedang diselesai-kan.

    Charlotte Ishkanian, yang telah mela-yani sebagai editor Misi Advent sejak ta-hun 1993, menghabiskan banyak waktu-nya dalam pengumpulan kisah dan mela-kukan wawancara yang akan ditampilkan dalam edisi bacaan mision berikutnya, tersedia edisi untuk anak-anak dan untuk remaja dan orang dewasa. Selain itu, De-partemen Misi Advent menawarkan DVD misi setiap kuartal, menampilkan

    terlalu malu untuk datang kembali. Obat ini akan membersihkan kondisinya, dan dengan demikian ia akan dipulihkan dan tidak akan menjadi sumber infeksi kepa-da orang lain.... Banyak yang sakit datang kepada kami untuk berobat, tapi kami ti-dak memiliki peralatan dan persediaan yang dibutuhkan, dan kami mengharus-kan untuk memulangkan mereka karena budget kami tidak mencukupi.15

    Para anggota Sekolah Sabat meres-pons dengan persembahan misi tahun itu sebesar 2,5 juta dolar AS untuk memban-tu hal ini dan kebutuhan lain di kawasan Timur Tengah, serta di Afrika, India, Burma, dan Inter-Amerika.

    Menceritakan Kisah TersebutTahun 2012 Misi Sekolah Sabat per

    kuartal, sekarang dikenal sebagai Misi Advent, berusia 100 tahun. Pada abad la-lu publikasi kecil ini telah setia mencatat kebutuhan misi di seluruh dunia dan te-lah mengilhami orang muda dan tua un-tuk memberikan proyek Persembahan Sabat Ketigabelas.

    Sekolah dan universitas, rumah sakit, klinik, dan panti asuhan, percetakan dan pusat hidup sehat, gereja dan kapel, asra-ma dan pusat pelatihan penginjilan, per-pustakaan dan pusat-pusat media, tempat

    proyek misi telah selesai dalam 100 tahun terakhir.

    Lebih dari

    18 Adventist World | 11 - 2012

  • Gina Wahlen adalah Asisten Editor/Pener-bit Adventist World. Dia dan suaminya, Clinton,

    melayani sebagai misionaris di Zaoksky Theological Seminary di Rusia (1992-1998), dan di Adventist International Institute for Advanced Studies di Filipina (2003-2008). Mereka serta anak-anaknya, Daniel dan Heather, memiliki kecintaan terhadap misi seumur hidup mereka.

    segmen video singkat yang cocok untuk disaksikan dalam acara Sekolah Sabat. Hal-hal ini dan banyak sumber lain lagi yang tersedia secara online di www.Ad-ventistMission.org.

    Tren Persembahan MisiSementara jumlah yang diberikan un-

    tuk misi sedunia seabad lalu sangat me-ngesankan, salah satu aspek yang mung-kin dilupakan adalah rasio misi persem-bahan dibandingkan dengan persepuluh-an dalam dolar. Pada tahun 1912, rata-rata pendapatan persepuluhan per anggota adalah 14,48 dolar AS. Persembahan Misi saat itu adalah rata-rata 4,47 dolar AS per anggota. Pada tahun 1932 selama musim Depresi Besar, rata-rata persepuluhan per anggota telah menurun menjadi 13,08 do-lar AS, tetapi persembahan misi mening-kat dengan rata-rata 5,83 dolarAS per ang-gota. Pada 2010, rata-rata persepuluhan per anggota meningkat menjadi 127,20 dolar AS, tetapi persembahan misi sangat dekat dengan angka pada tahun 1912, de-ngan rata-rata 4,56 dolar AS per anggota. Tingkat persembahan misi tahun 2010 adalah 1,02 dolar AS lebih rendah daripa-da tahun 1932.16

    Kabar baiknya adalah bahwa pada ta-hun 2011 pemberian persembahan misi naik dari tahun sebelumnya, dengan rata-rata 5,01 dolar AS per anggota. Selama ku-artal keempat tahun 2011 Persembahan Sabat Ketigabelas kedua tertinggi, telah memberikan 763.660 dolar AS untuk membantu pekerjaan dan dukungan di antara pengungsi dan penduduk asli Ame-rika di Divisi Amerika Utara.

    Kebutuhan Misi Saat IniKebutuhan misi saat ini lebih besar da-

    ripada pada tahun 1912, menurut Gary Krause, Direktur Adventist Mission di kan-tor pusat gereja Advent sedunia di Silver Spring, Maryland, AS.

    Ada banyak orang di bumi saat ini yang tidak Advent daripada seratus tahun yang lalu, kata Krause. Ribuan akan mati dalam 24 jam berikutnya yang bahkan be-lum pernah mendengar nama Yesus. Seki-tar 300 juta anak-anak akan pergi tidur malam hari ini dengan kelaparan. Jadi jika pekerjaan misi kita telah didirikan, tentu misi tersebut belum selesai.

    Mengetahui bahwa persembahan misi per kapita telah menurun selama beberapa dekade terakhir, sementara persentase da-na yang diberikan kepada gereja lokal te-lah meningkat selama waktu itu, Krause tidak berpikir bahwa hal itu adalah kasus baik atau tidak.

    Saya tahu, akan membutuhkan se-jumlah besar uang untuk menyukseskan program gereja setempat seperti di Ameri-ka Utara, akunya. Kita harus setia men-dukung gereja lokal kita, tapi kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh dunia.

    Kalau bukan karena persembahan misi, kita harus menutup banyak program misi milik gerejaseperti misi medis, pendidikan, kemanusiaan, dan jangkauan rohani kepada dunia. Perspektif keselu-ruhan misi kita meliputi seluruh dunia, bukan hanya sudut pandang kita. Kita ha-rus peduli tentang sesama kitaterlepas di mana mereka tinggal, warna kulit mere-ka, atau bahasa yang mereka gunakan.

    Misi adalah darah yang menghidup-kan dari Gereja Masehi Advent Hari Ketu-juh sedunia. Coba singkirkan amanat agung itu, dan kita akan menjadi klub yang berfokus pada kebutuhan kita sendiri dan kepentingan diri sendiri. Kita kehi-langan api semangat. Kita lupa tentang ke-butuhan dunia di mana Yesus mati untuk menyelamatkannya. n

    1 The Center for Responsive Politics, 2012 Will Be Costless Election Yet, With Outside Spending a Wild Card, tersedia online di www.opensecrets.org/news/2012/08/2012-election-

    will-be-costliest-yet.html.2 Casey Dreier, Curiosity Comes Cheap, tersedia online di www.planetary.org/blogs/casey-dreier/20120809-curiosity-comes-cheap.html.3 Sam Gustin, Social Windfall, tersedia online di http://business.time.com/2012/02/02/social-windfall-facebook-ipos-billion-dollar-winners/slide/peter-thiel/#peter-thiel.4 James Woodfin, Microsofts Black Hole Sucks $2.5 Billion for the Year, tersedia online di www.neowin.net/news/microsofts-black-hole-sucks-25-billion-dollars-for-the-year.5 Pengumpulan data statistik oleh penulis yang diambil dari Annual Statistical Reports (1912-2011) General Conference. 6 Konversi ke dolar AS saat ini pada 28 Agustus 2012, dengan menggunakan indeks GDP-per-kapita oleh Measuring Worth (www.measuringworth.com). Para editor berterima kasih kepada David Trim, Direktur Arsip, Statistik, dan Penelitian, General Conference.7 Lihat The Bounty and the Bible, Adventist World, Januari 2009, hlm. 16-19. 8 The First Mission Project, Adventist MissionChildren, Kuartal kedua 2012, hlm. 4, 5.9 Pray as You Give, Missions Quarterly, Januari 1912, hlm. 2, 3.10 Ibid., hlm. 5.11 Ibid., hlm. 6.12 World Church Statistics, tersedia online di www.adventiststatistics.org/view_Summary.asp?FieldID=D_SUD.13 Missions Quarterly, Fourth Quarter 1912, hlm. 4.14 Lihat Education Without Borders, Adventist World, Desember 2011, hlm. 18-22. 15 Missions Quarterly, Fourth Quarter 1931, hlm. 28, 29.16 Annual Statistical Reports (1912, 1932, 2010) General Conference.

    UKURAN SAKU: Ba-caan Berita Mision

    per kuartal perdana sejak 1912 sangat pas

    dimasukkan ke kan-tong kemeja. Saat ini

    terbitan per kuartal tersebut telah disusun

    dengan kisah yang luar biasa serta dalam

    bentuk majalah ber-warna.

    11 - 2012 | Adventist World 19

  • K E P E R C A Y A A N D A S A R

    Saya ingat hari-hari musim panas yang panjang saat tumbuh dewasa di Australia. Itu adalah hari-hari saat pantai yang tampaknya akan terus-menerus dengan sukacita mengizinkan bermain pasir dan berselancar. Tampaknya hari-hari tidak pernah berakhir. Tetapi kenyataannya adalah bahwa keadaan seperti ini ada akhirnya. Saya ingat pernah merasa kecewa ketika akhirnya kami harus melompat ke dalam mobil dan pulang ke rumah. Saya belajar sementara kita bertumbuh, dan melihat mainan kesukaan rusak, persahabatan berakhir, dan bahkan yang dikasihi meninggal dunia, kita sedang belajar mengenai kenyataan yang menyakitkan bahwa semua hal baik dapat berakhir.

    Tunggu SebentarTapi itu adalah kebohongan! Jangan percaya itu! Allah me-

    yakinkan kita bahwa pada akhirnya Dia akan membuat apa yang baik bertahan selamanya, dan hal-hal yang membawa kerugian dan kesedihan tidak akan ada lagi. Harinya akan da-tang ketika janji-Nya akan dipenuhi, dan Tuhan akan meng-hapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu(Wahyu 21:4). Umat Allah akan hidup dengan suka-cita abadi (Yesaya 35:10). Hal ini tampaknya sangat berten-tangan dengan hukum alam seperti yang kita alami saat ini bahwa pertanyaan alami yang perlu ditanyakan adalah Bagai-manakah Allah akan melakukannya? Bagaimanakah Dia mengakhiri dosa dan memastikan bahwa sukacita memerin-tah seluruh alam semesta selamanya?

    Beginilah CaranyaTuhan memberitahu kita bahwa pada kedatangan-Nya yang

    kedua, mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit (1 Tesalonika 4:16.). Allah menyebutnya kebangkitan pertama (Wahyu 20:6; Yohanes 5:29), dan Dia menyebut mere-ka yang dapat bagian dalam kebangkitan ini adalah berbahagia dan kudus (Wahyu 20:6). Kita semua bisa menjadi bagian dari kebangkitan ini dengan tetap setia kepada Yesus dan Firman-Nya (ayat 4). Juga pada kedatangan Yesus yang kedua, orang berdosa dan semua karya dosa akan dihanguskan (2 Petrus 3:10; Wahyu 19:20, 21). Orang kudus dibangkitkan dan akan memerintah bersama Yesus di surga selama 1.000 tahun (Wah-yu 20:4, 6). Selama waktu ini Yesus akan mengizinkan bagi me-reka yang diselamatkan untuk meninjau pekerjaan kasih-Nya dalam kehidupan seluruh manusia, dan semua pertanyaan me-reka akan dijawab (ayat 4).

    Pada akhir 1000 tahun di Kota Suci, Yerusalem Baru, turun dari surga ke bumi dengan semua yang ditebus (Wahyu 21:1, 2). Pada saat ini orang mati yang tidak bertobat dibangkitkan. Ini adalah kebangkitan kedua, dan jumlah orang-orang berdosa sama dengan banyaknya pasir di laut (Wahyu 20:8). Sekarang Iblis, yang telah dilepaskan dari penjaranya (ayat 7), me-ngumpulkan orang fasik yang dibangkitkan untuk serangan ter-akhir melawan Allah dan umat-Nya (ayat 8). Saya dulu berta-nya-tanya pada diri sendiri mengapa Setan masih mau meng-

    Oleh Eliezer Gonzalez

    Bagaimana Allah membuat segala sesuatu baru.

    dan

    DiaSanggup

    akan

    LakukanDia

    PA S A L 2 7

    20 Adventist World | 11 - 201220 Adventist World | 11 - 2012

  • Masa milenium adalah 1000 tahun

    pemerintahan Yesus beserta umat-Nya di

    surga di antara kebangkitan pertama dan

    kedua. Pada saat ini orang fasik yang mati

    akan dihakimi; bumi akan terisolasi, tanpa

    penghuni yang hidup, tetapi dihuni oleh Setan

    dan para malaikatnya. Pada saat Kristus

    dan umat-Nya dan Kota yang Suci itu turun

    dari surga ke bumi, mereka yang mati dalam

    dosa akan dibangkitkan, dan beserta dengan

    Setan dan para malaikatnya akan mengepung

    kota tersebut; tetapi api dari Allah akan

    menghanguskan mereka dan membersihkan

    bumi. Alam semesta akan bebas dari dosa dan

    orang berdosa selamanya (Why. 20; 1 Kor. 6:2,

    3; Yer. 4:23-26; Why. 21:1-5; Mal. 4:1; Yeh. 28:18,

    19).

    MileniumAkhir Dosa

    dan

    ganggu. Sebagaimana saya semakin tua dan melihat kejahatan lebih banyak, saya sadari bahwa hal ini adalah karena Allah ti-dak hadir dalam kehidupan, kejahatan selalu melakukan keja-hatan, yaitu untuk menyerang apa yang baik.

    Ini adalah saat bahwa tahap akhir dari penghakiman akan dilaksanakan, di hadapan takhta Allah yang besar (ayat 11, 12). Sebelum alam semesta ini, kasih dan pengorbanan Yesus akan ditampilkan lagi, dan kehidupan semua orang yang telah meno-lak keselamatan akan ditinjau. Sementara seluruh alam semesta melihat kasih dan kebenaran Yesus, kemudian bahwa dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: Yesus Kristus adalah Tuhan, bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Filipi 2:10, 11). Yesus telah menerima penyembahan se-luruh alam semesta, tapi sekarang, satu per satu, orang berdosa juga akan tunduk, sampai, akhirnya, Setan sendiri akan berte-kuk lutut di hadapan Yesus.

    Setelah pengakuan universal akan kasih dan keadilan Yesus, dosa dan orang berdosa akan dibinasakan selamanya (Wahyu 20:9, 10). Ini adalah kematian kedua, tidak ada kebangkitan, itu adalah kematian kekal. Dosa dan orang berdosa akan tidak ada lagi.

    Sebuah Ciptaan BaruSekarang segala sesuatu yang lama itu telah berlalu (Wahyu

    21:4), Allah menyatakan, Lihatlah, Aku menjadikan segala sesu-atu baru! (ayat 5). Tuhan memberikan kita jaminan pribadi-Nya bahwa Dia akan melakukannya, kata rasul Yohanes, Tuliskan-lah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar (ayat 5). Mengenai bumi baru, ciptaan baru, Rasul Paulus menulis, Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manu-sia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia (1 Kor. 2:9).

    Cara di mana rasul Yohanes menggambarkan bumi yang ba-ru hanya berdasarkan pemikiran dan perkataan manusia belaka yang pada akhirnya tak terlukiskan dalam bahasa kita. Namun, kita dapat yakin bahwa keterangan indah Wahyu 21 dan 22 akan digenapi. Bumi ini akan menjadi tuan rumah ibukota kekuasaan universal Yesus Kristus, dan itu akan menjadi tempat terakhir dan rumah sejati bagi tebusan. Mungkin janji yang paling meng-gembirakan dari semua adalah pernyataan sederhana bahwa kita akan melihat wajah-Nya (Wahyu 22:4). Tidak ada lagi gambar-an; tidak ada lagi metafora; tidak ada lagi simbolhanya Yesus.

    Bagi saya, kata-kata penutup yang terbaik adalah dari buku Kemenangan Akhir yang berkata: Pertikaian besar telah bera-khir. Dosa dan orang-orang berdosa tidak ada lagi. Seluruh alam semesta sudah bersih. Suatu denyut keharmonisan dan kesukaan berdetak di seluruh alam kejadian. Dari Dia yang menciptakan semuanya, mengalir kehidupan dan terang dan kesukaan ke seluruh jagad raya yang tidak ada batasnya ini. Da-ri atom yang paling kecil sampai kepada dunia yang paling be-sar, segala sesuatu, yang bergerak atau yang tidak bergerak, da-lam keindahan yang tak terselubung dan kesukaan yang sem-purna menyatakan bahwa Allah itu kasih adanya.1 n1 Ellen G. White, Alfa dan Omega, jilid 8 (Indonesia Publishing House, 1999), hlm. 716.

    Eliezer Gonzalez berdomisili di pesisir emas Australia dengan istrinya, Ana, dan dua anak mareka. Dia memiliki gelar M.A. dalam teologi dan M.A. dalam sejarah gereja, dan saat ini

    sedang menyelesaikan Ph.D. Eliezer memiliki kerinduan bagi penginjilan dan demi pertumbuhan kerajaan Kristus.

    11 - 2012 | Adventist World 2111 - 2012 | Adventist World 21

  • K E H I D U P A N A D V E N T

    Setiap Sabat anggota sebuah jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang bertumbuh berpenampilan khusus: pria menggunakan tutup kepala dan selendang doa, bersama para wanita, melaksanakan doa dalam bahasa Ibranibahasa nenek moyang mereka. Di banyak tempat, Taurat, sebuah gulungan lima kitab pertama dari Alkitab yang ditulis oleh Musadibaca dari podium. Sebuah ciri khas ibadah Yahudi, bahkan pada saat perjamuan malam.

    Dan pada dasarnya jemaat tersebut adalah seluruhnya penganut Adventmenggunakan Sekolah Sabat triwulan yang sama (yang diedit oleh Clifford Goldstein, seorang Advent Yahudi) dan memegang doktrin yang sama seperti je-maat lain di seluruh duniaada sesuatu yang berbeda di sini. Beribadah kepada satu Allah dan Putra-Nya, Mesias, puluh-an jemaat Advent Yahudi menunjukkan hubungan antara pemelihara Sabat Israel kuno dan sekian banyak pengikut Tuhan saat ini.

    Tetap PilihanDari kota sibuk metropolis Buenos

    Aires, Argentina, ke lingkungan Yahudi Amerika di Los Angeles, Miami, dan New York City, dan ke Israel dan seterus-nyaorang Advent menjangkau dan me-nerima kaum Yahudi yang percaya dalam Yesus dan pekabaran tiga malaikat. Rich-ard Elofer, seorang pelayan yang telah la-ma di bidang penjangkauan Advent Ya-hudi yang mengetuai gereja World Jewish Adventist Friendship Center, yang berba-sis di Perancis, memperkirakan ada seki-tar 4.000 dan 5.000 orang Advent Yahudi yang aktif di gereja saat ini.

    Sepertinya tampak banyak, tapi itu sudah jauh lebih banyak daripada yang pernah ada sebelumnya, kata Elofer. Per-bedaan, yang ia telah lihat selama 23 ta-hun bekerja untuk menjangkau orang Yahudi, adalah pendekatan pelayanan yang memahami pola pikir Yahudi dan menyesuaikan pekabaran Advent untuk dipahami oleh mereka yang mungkin be-lum terbiasa dengan kepercayaan Kris-ten.

    Kami memiliki literatur yang unik, kata Zaremsky yang menghadiri konven-si Adventist-laymens Services and Indus-tries (ASI) tahun 2012. Kami memiliki jemaat yang persis seperti kuil Yahudi [si-nagog], dan acara ibadah dilakukan de-ngan cara yang berbau Yahudi.

    Dia menambahkan, Budaya Yahudi masih begitu jauh berbeda, terutama ke-tika kita masuk ke lingkaran agama. Ter-minologi yang berbeda, dan banyak lagi yang berbeda, hal ini bagaikan perbeda-an total mengenai bahasa.

    Berakar dalam SejarahAda cukup alasan untuk ini: Setelah

    2.000 tahun dari apa yang banyak orang Yahudi sebut Common Era, yaitu, waktu setelah kehidupan dan pelayanan Yesus (sering disebut sebagai Era Kristen di ka-langan Kristen), banyak orang Yahudi te-lah menjadi waspada, acuh tak acuh ter-hadap, atau bahkan bertolak belakang dengan pekabaran Injil. Tidak sulit un-tuk dipahami mengapa: abad anti-Semi-tisme, yang memuncak dalam Shoah, atau bencana, pimpinan pembantaian Nazi yang menewaskan lebih dari 6 juta orang Yahudi, wanita, dan anak-anak, te-

    Perubahan yang saya lihat luar bia-sa, kata Elofer kepada Adventist World. Pada 1990-an kami tidak memiliki je-maat Advent Yahudi di dunia; saat ini ki-ta memiliki sekitar 40 jemaat dari mere-ka; 25 jemaat ada di Amerika Serikat. Masing-masing jemaat ini melakukan pe-kerjaan yang besar dalam menyaksikan kepada orang Yahudi bahwa Yesus adalah Mesias. Sebelum memulai pelayanan kontekstual ini, orang Yahudi datang ke gereja, tetapi mereka tidak tinggal; sete-lah tiga sampai lima tahun mereka ting-gal di gereja. Saat ini pelayanan kami be-gitu besar sehingga orang Yahudi telah menemukan tempat mereka di gereja dan tinggal dan tetap Advent.

    Di Florida, Jeff Zaremsky, seorang pendeta Gereja Masehi Advent Hari Ke-tujuh Yahudi, berfokus pada menjangkau orang Yahudi dengan cara yang mudah mereka mengerti. Dia juga bekerja untuk gereja di Divisi Amerika Utara untuk upaya penginjilan ujung tombak kaum Yahudi, yang pada tahun 2013 akan me-nyertakan Shalom Adventure, sebuah si-tus web yang memperkenalkan keyakin-an umum antara agama Yahudi dan iman Advent.

    Bertumbuh dalam jumlah, pemelihara iman Sabat yang kuno dan modern dihubungkan.

    YahudiOrang

    AdventOleh Mark A. Kellner

    22 Adventist World | 11 - 201222 Adventist World | 11 - 2012

  • lah mengeraskan banyak hati. Bagi ba-nyak orang Yahudi, nama Kristen ada-lah label kebencian bagi mereka.

    Karena anti-Semitisme dan pengani-ayaan, komunitas Yahudi banyak menja-di agak picik dan bersifat melidungi: Me-lakukan bisnis dengan orang Kristen adalah baik-baik saja, tapi jangan ke ma-salah agama. Bahkan lebih, banyak orang Yahudi percaya bahwa jika seseo-rang dilahirkan sebagai orang Yahudi, orang itu harus tetap seperti itu sepan-jang hidup mereka, dan mati sebagai anggota dari iman Yahudi.

    Paska pembantaian itu keinginan ekumenisme dan pemahaman antara pa-ra pemimpin Yahudi dan Kristen telah melakukan banyak untuk mengurangi ketegangan. Pada saat yang sama, tekan-an eksistensial kehidupan modern telah menyebabkan banyak orang Yahudi mencari kerohanian: banyak yang terus terang adalah sekuler Yahudi terbuka untuk kerohanian dan diskusi, dan de-ngan demikian terbuka potensi untuk pekabaran Advent.

    Hidup Elofer adalah ilustrasi menge-nai hal ini: Seorang anak Yahudi Orto-doks dari Maroko, dia adalah seorang re-

    yang setia seperti 30 tahun yang lalu: dia pergi ke sinagog setiap hari untuk ber-doa. Kami dapat berbicara bersama-sa-ma, tapi tidak tentang agama, kata Elofer.

    Elofer, yang telah menjabat sebagai Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketu-juh di Israel selama 15 tahun, mengata-kan situasi di sana jauh berbeda dari ta-hun-tahun sebelumnya: Setelah sekitar 100 tahun ada di Palestina/Israel kita ha-nya memiliki 50 anggota. Saat ini terda-pat lebih dari 1.000 anggota, dibagi da-lam 25 jemaat, dan sebagian besar ang-gota kami adalah orang Israel.

    Hubungan Orang AdventBanyak dari anggota tersebut datang

    ke Jerusalem pada Sabat, 16 Juni 2012, untuk mendengar Ted N. C. Wilson, Ke-tua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh General Conference.

    Ibadah Sabat pagi mengikuti pola liturgi Advent di seluruh dunia, dengan menambahkan lagu khas dalam bahasa Ibrani dan pengumuman dan khotbah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Ru-sia, bahasa yang banyak digunakan oleh jemaat yang hadir. Wilson dan Julio

    maja yang tinggal di Perancis ketika ia bertemu dengan seorang keluarga Ad-vent, yang berteman dengan dia. Mereka berbagi keyakinan bersama di hari Sabat dan memakan makanan yang diizinkan Alkitab, dan membaca ayat-ayat Alkitab yang Elofer sempat bayangkan berbeda dari Alkitab Yahudi ketika ia dengan resmi diterima sebagai seorang anggota dewasa penganut iman Yahudi, dengan sebuah upacara yang disebut bar mitz-vah, secara harfiah berarti anak dari pe-rintah.

    Elofer terkejut. Ketika saya sampai di rumah, saya membuka Alkitab Yahu-di saya untuk memeriksa apakah yang [mereka] baca adalah sama, dan saya terkejut ternyata sama. Secara progresif, saya menerima [ini] ajaran tersebut dan empat atau lima tahun kemudian saya setuju untuk dibaptis.

    Pertobatannya mengubah hidupnya, tetapi bukan tanpa biaya: Bagi Yahudi Ortodoks, menjadi Kristen, itu seperti mati; itu sebabnya ayah saya berkabung bagi saya, dan saya tidak melihat ayah saya selama sekitar delapan tahun. Hari ini orangtua saya tinggal di Israel, dan ayah saya masih menjadi seorang Yahudi

    PEMBICARA: Editor Penuntun Pendalaman Alkitab Dewasa, Clif-ford Goldstein, adalah orang percaya dari Yahudi, berbicara di Jemaat Advent Yahudi di Buenos Aires, Argentina.

    D A v i D b A r z o l A

    J e w i s h h e r i t A g e C e N t e r

    JAMUAN MALAM: Ibadah paskah (jamuan malam) di Jemaat Advent

    Yahudi di Florida, AS.

    11 - 2012 | Adventist World 2311 - 2012 | Adventist World 23

  • K E H I D U P A N A D V E N T

    Mark A. Kellner, seorang Yahudi yang percaya pada Yesus, melayani se-bagai editor berita untuk

    majalah Adventist World dan Adventist Review.

    UMAT PERCAYA: Gereja Advent di Israel adalah rumah bagi umat percaya di Yahudi.

    Richard Elofer

    Mendez, sekretaris