asuhan keperawatan

Download Asuhan keperawatan

Post on 13-Oct-2015

25 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

abi

TRANSCRIPT

Asuhan keperawatan "Tumor Abdomen"

Asuhan Keperawatan "Tumor Abdomen" A. Konsep Dasar Tumor Abdomen a. Pengertian 1. Tumor adalah : merupakan kumpulan sel abnormal yang terbentuk oleh...

Selasa, 11 Desember 2012Asuhan Keperawatan "Tumor Abdomen"A. Konsep Dasar Tumor Abdomena. Pengertian1. Tumor adalah : merupakan kumpulan sel abnormal yang terbentukoleh sel-sel yang tumbuh terus menerus, tidak terbatas, tidak terkoordinasi dengan jaringan di sekitarnya serta tidak berguna bagi tubuh. (Kusuma Budi 2001 ).2. Tumor adalah : benjolan di sebabkan oleh pertumbuhan seldengan pertumbuhan yang terbatas dan lonjong.(E. Oswari, 2000).3. Tumor Abdomen merupakan massa yang padat dengan ketebalan yang berbeda-beda, yang di sebabkan oleh sel tubuh yang mengalami transformasi dan tumbuh secara uotonom lepas dari kendali pertumbuhan sel normal, sehingga sel tersebut berbeda dengan sel normal dalam bentuk dan strukturnya. Secara patologi kelainan ini mudah terkelupas dan dapat meluas ke retroperitonium, dapat terjadi obstruksi ureter atau vena cava interior. Massa jaringan fibrosis mengelilingi dan menentukan struktur yang di bentuknya tetapi tidak menginvasinya. ( Elizabet. j. Corwin. 2000)

b. Anatomi fisiologi sistem pencernaan1. MulutMulut atau orsis adalah permulaan saluran pencernaan yang terdiri atas 2 bagian yaitu bagian luar yang senpit atau vestibula yaitu ruang di antara gusi, gigi, bibir, dan pipi. Bagian rongga mulut bagian dalam yaitu rongga mulut yang dibatasi sisinya oeh tulang malsilaris, platum dan mandibularis, di belakang bersambung dengan faring.a) GigiGigi dewasa berjumlah 32 yang terdiri dai gigi seri untuk memotong makanan, gigi taring untuk memutuskan makanan yang keras dan liat dan gigi geraham untuk menguyah makanan yang sudah dipotong-potong.b) LidahLidah terdiri dari otot serat lintang dan dilapisi oleh selaput lendir, kerja otot lidah ini dapat digerakkan keseluruh arah. Fungsi lidah itu sendiri yaitu mengaduk makanan, membentuk suara, sebagai alat pengecap, dan menelan, serta merasakan makanan.c) Kelenjar ludahKelenjar ludah merupakan kelenjar yang mempunyai duktus yang bernama wartoni dan duktus stensoni. Kelenjar ludah ada dua yaitu kelenjar submaksilaris dan subblingualis.2. FaringMerupakan organ berhubungan rongga mulut dengan kerongkongan (esofagus). Di dalam lengkung faring terdapat tonsil (amandel) yaitu kumpulan kelenjar limfe yang banyak mengandung limfosit dan merupakan pertahanan terhadap infeksi. Tekak terdiri dari bagian superior ( bagian yang sama tinggi dengan hidung ) bagian media ( bagian yang sama tinggi dengan laring ). Bagian superior di sebut nasofaring, pada nasofaring bermuara tuba yang memghubungkan tekak dengan ruang gendang telinga.3. EsofagusEsofagus merupakan saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung panjangnya 25 cm, mulai dari faring sampai pintu masuk kardiak di baeah lambung. Lapisan dinding dari dalam keluar: melingkar sirkuler, dan lapisan otot memanang longituginal. Esofgus terletak di belakang trakea dan di depan tulang punggung, setelah melalui toraks menembus diafragma masuk ke dalam abdomen menyambung dengan lambung.4. LambungLambung atau gaster merupakan bagian dari saluran yang dapat mengembang paling banyak terutama di daerah epigaster. Lambung terdiri dari bagian atas fundus uteri berhubungan dengan esofagus melalui orifisium pirolok, terletak di bawah diafragma di depan pankreas dan limpa, menempel di sebelah kiri funtus uteri.Bagian lambung terdiri dari :a) Fundus ventrikuli, bagian yang menonjol ke atas terletak di sebelah kiri osteum kardium dan biasanya penuh berisi gas.b) Korpus ventrikuli, setinggi osteum kardium, suatu lekukan pada bagian bawah kurvatura minor.c) Antrum pilorius, bagian lambung berbentuk tabung, mempunyai otot yang tebal membentuk sfingter pilorius.d) Kurvantura minor, terdapat di sebelah kanan lambung, terbentang dari osteum kardiak sampai ke pilorus.e) Kurvantura mayor, terdapat lebih panjang dari kurvantura minor, terbentang dari sisi kiri osteum melalui fundus vebtrikuli menuju ke kanan sampai bagian atas kurvanturi mayor sampai ke limpa.f) Osteum kardiak, merupakan tempat esofagus bagian abdomen masuk ke lambung, pada bagian ini terdapat orifisium pilorik.Sekresi getah lambung mulai terjadi pada orang makan. Bila melihat makanan dan mencium bau makanan maka sekresi lambung akan terangsang. Rangsangan kimiawi yang menyebabkan dinding lambung melepaskan hormon yang di sebut getah lambung. Getah lambung di halangi oleh sitem saraf simpatis yang dapat terjadi pada waktu gangguan emosi seperti, arah dan rasa takut.5. Usus halusUsus halus atau intestium minor adalah bagian dari sistem pencernaan makanan yang berpangkal pada piloris dan berakhir pada sekum panjangnya 6m, merupakan saluran paling panjang tempat proses pencernaan dan absorbsi hasil pencernaan yang terdiri dari lapisan usus halus ( lapisan mukosa [sebelah dalam], lapisan pencernaan terdiri dari lapisan otot melingkar [m. Sirkuler], lapisan otot memanjang [m. Longi tudinal] dan lapisan serosa [sebelah luar] ).a) DuedenumDuedenum di sebut juga usus 12 jari, panjangnya 25 cm, berbentuk sepatu kuda melengkung ke kiri, pada lengkungan ini terdapat pankreas. Pada bagian kanan deudenum terdapat selaput lendir, yang membukit di sebut papila vateri yang bermuara di saluran empedu. Dinding deudenum mempunyai lapisan mukosa yang banyak mengandung kelenjar, kelenjar ini di sebut Brunnern berfungsi untuk memproduksi getah intestinum.b) Jejenum dan ileumJejenum dan ileum memiliki panjang sektar 6 meter. Dua perlima sebagian atas adalah (jejenum) dengan panjang 23 meter dan ileum dengan panjang 4-5 meter. Lekukan jejenum dam ileum melekat pada dinding abdomen posterior dengan perantaraan lipatan peritonium yang berbentuk kipas dikenal sebagai mesenterium.6. Usus besarUsus besar atau intestum mayor panjangnya 1,5 m lebarnya 5-6 cm. Lapisan usus besar dari dalam ke luar: selaput lendir, lapisan otot melingkar, lapisan otot memanjang, jaringan ikat. Fungsi usus besar adalah menyerap air dan makanan. Tempat tinggal bakteri koli, tempat feces.a) SekumDibaeah sekum terdapat apendiks, vermiformis yang berbentuk seperti cacing, panjangnya 6 cm. Seluruhnya ditutupi oleh peritoneum mudah bergerak walaupun tidak mempunyai mesintrium dan dapat diraba melalui dinding abdomen pada orang yang masih hidup.b) Kolon asendensPajangnya 13 cm, terletak di bawah abdomen sebalah kanan. Membujur ke atas dari ileum ke bawah hati. Di bawa hati melengkung ke kiri, lengkungan ini di sebut fleksura hepatika, di lanjutkan sebagai kolon transversum.c) Apendiks ( usus halus)Bagian dari usus halus yang muncul seperti corong dari ujung sekum, mempunyai pintu keluar yang sempit tetapi memungkinkan dapat di lewati oleh beberapa isi usus. Apendiks tergantung menyilang pada linea terminalis masuk ke dalam rongga pelvis minor, terletak horizontal di belakang sekum. Sebagai suatu organ pertahanan terhadap infeksi, kadang apendiks beraksi secara hebat dan hiperaktif yang bisa menimbulkan peforasi dindingnya ke dalam rongga abdomen.d) Kolon trasversumPanjangnya 38 cm, membujur dari kolon asendens sanapai desendens berada di bawah abdomen, sebelah kanan terdapat fleksura linealis.e) Kolon desendensPanjangnya 25 cm, terletak di bawah abdomen bagian kiri membujur dari atas ke bawah dan fleksura linealis sampai ke depan ileum kiri, bersambung dengan kolon sigmoid.f) Kolon sigmoidKolon sigmoid merupakan lanjutan dari kolon desendens, terletak miring dalam rongga pelvis sebelah kiri, berbentuk menyerupai huruf S, ujung bawahnya berhubungan dengan rektum.

7. RektumRektum terletak di bawah kolon sigmoid yang menghubungkan intestinium mayor dam anus, terletak di dasar pelvis, dindingnnya di perkuat oleh 3 sfingter :a) Sfingter ani internus (sebelah atas), bekerja tidak menurut kehendak.b) Sfingter levator ani, bekerja juga tidak menurut kehendak.c) Sfingter ani eksternus (sebelah bawah), bekerja menurut kehendak. (Syaifuddin. 2003)Anatomi fisiologi yang berhubunganAbdomen ialah rongga terbesar dalam tubuh bentuknya lonjong dan meluas dari atas diafragma sampai pelvis di bawah.Anatomi rongga abdomenRongga abdomen di batasi oleh :1) Atas : Diafragma2) Bawah : Pelvis3) Depan : Dinding depan abdomen4) Leteral : Dinding lateral abddomen5) Belakang : Dinding belakang abdomen serta tulang belakang.Isi abdomen sebagian besar dari saluran pencernaan yaitu lambung, usus halus, dan usus besar.Lambung adalah bagian dari saluran pencernaan yang dapat mekar paling banyak. Terletak di epigastrik, dan sebagian sebelah kiri hipokhodriak dan umbilical. Lambung terletak di bawah diafragma, di depan pankreas. Dan limpa menempel pada sebelah kiri fundus.Hati menempati bagian kanan atas terletak di bawah diafragma, dan menutupi lambung bagian pertama usus halus, kandung empedu terletak di dekat ujung pankreas.Ginjal dan kelenjar suprarenal berada diatas dnding posterior abdomen dari ginjal.Aorta abdominalis, vena cava interior, reseptakulum khili dan sebagian dari saluran torasika terletak di dalam abdomen.Pembuluh limfe dan kelenjar, urat saraf, peritoneum dan lemak juga di jumpai di dalam rongga ini. ( Evelyn Pearce, 2002)Diafragma merupakan suatu kubah yang menonjol dalam ronga toraks. Diafragma ini di turut dalam pernafasan. Pada insfirasi akan turun ke bawah pada ekspirasi akan naik ke atas. Pada saat ekspirasi maksimal akan berada setinggi kira-kira 4 garis pada midklavikularis, yang kurang lebih sama dengan palpila mammae pada laki-laki. Dengan demikian pada trauma toraks, baik tumpul maupun tajam, bila di temukan sampai setinggi palpila mammae (pada laki-laki) harus diwaspadai adanya trauma abdomen juga. Organ yang terlindungi dalam pelvis adalah rektum, buli-buli dan uterus, dengan demikian organ yang tid