aplikasi hukum i termodinamika dan kapasitas kalor

Download APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALOR

Post on 23-Feb-2016

188 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALOR. Dipresentasikan oleh : Diah Sylvia W. (4101408005) Wahyu Ayu Nurjanah (4101408173) Zahid Abdush S. (4101410107). 5. 4. 3. APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA PADA SISTEM KIMIA. - PowerPoint PPT Presentation

TRANSCRIPT

Filmstrip with Countdown

APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALORDipresentasikan oleh:Diah Sylvia W. (4101408005)Wahyu Ayu Nurjanah (4101408173)Zahid Abdush S. (4101410107)>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>15

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>24

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>33

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>4

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>5

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>6APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA PADA SISTEM KIMIATermodinamika adalah studi tentang efek panas yang terjadi baik dalam proses fisis maupun reaksi kimia.Hukum I Termodinamika: dU = dq + dw U = q + w w= -P dV

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>7Kalor reaksi: energi yang dapat dipindahkan dari sistem ke lingkungan atau sebaliknya.qv : Kalor reaksi pada volume tetap qp : kalor reaksi pada tekanan tetapPada volume tetap (w=0) maka:U = qv Pada tekanan tetap maka: U = qp + w = qp - P dV

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>U = qp - P dVU2 U1 = qp P (V2 V1)(U2 U1) + P(V2 V1) = qp(U2 + PV2) (U1+PV1) = qp(U + PV)2 (U + PV)1 = qpBesaran (U + PV) disebut entalpi H, sehingga:H2 H1 = qpH = qp >>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Hubungan antara H dan U:H = U + PVH = U + (PV) Untuk gas ideal (PV) = nRT, sehingga:H = U + nRT

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>KAPASITAS KALORKapasitas kalor (C) suatu sistem adalah jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan sistem sebanyak satu derajat (Kasmadi,2004,14).Kalor jenis (s) suatu zat adalah jumlah kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu gram zat sebesar satu derajat celcius (Raymond Chang, 2004, 172)>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Hubungan antara kapasitas kalor dengan kalor jenis adalah sbb:C = msm : massa (gram)s : kalor jenis (J K-1 g-1)C : kapasitas kalor (J K-1)>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Jika kita mengetahui kalor jenis dan jumlah suatu zat, maka jumlah kalor (q) yang telah diserap atau dilepaskan pada suatu proses dapat diketahui berdasarkan perubahan suhu sampel. Persamaannya adalah sbb:

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Kapasitas kalor pada volume tetap (Cv) adalah:

Sedangkan pada tekanan tetap (Cp) adalah:

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>CONTOH SOALGas nitrogen dipanaskan sebanyak 56 gram dari suhu 360 K menjadi 480 K. Jika dipanaskan pada volume tetap kalor yang diperlukan sebesar 3 kJ. Jika massa molekul relatif nitrogen 28 g/mol. Tentukan kapasitas kalor gas tersebut pada volume tetap.

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Selesaian:Diketahui:m = 56 gramNo = 28 g / molT1 = 360 KT2 = 480 KQv = 3 kJ = 3 x 10^3 JDitanya: Cv?Jawab : Untuk mencari n, rumusnya:n = M / No = 56 / 28 = 2 mol T = T2 T1 = 480 360 = 120 KCv = Qv / n T = 3 x 10 ^3 / 2 ( 120) = 12, 5 J / mol K

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Penerapan Hukum Pertama TermodinamikaProses IsokorikProses IsotermalProses IsobarikProses AdiabatikEmpat Proses Termodinamika>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>17Proses Isotermal

Proses Isotermik adalah suatu proses yang berlangsung dalam suhu konstan.Karena berlangsung dalam suhu konstan, tidak terjadi perubahan energi dalam ( perubahan energi dalam = 0) dan berdasarkan hukum I termodinamika kalor yang diberikan sama dengan usaha yang dilakukan sistem (Q = W).

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>18Jika diterapkan pada proses isotermal, persamaan Hukum pertama termodinamika akan berubah bentuk :

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Proses AdiabatikDalam proses adiabatik, tidak ada kalor yang ditambahkan pada sistem atau meninggalkan sistem (Q = 0). Proses adiabatik bisa terjadi pada sistem tertutup yang terisolasi dengan baik, juga bisa terjadi pada sistem tertutup yang tidak terisolasi.

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Jika diterapkan pada proses adiabatik, persamaan Hukum pertama termodinamika akan berubah bentuk :

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Proses IsokorikDalam proses Isokorik, volume sistem dijaga agar selalu konstan. Karena volume sistem selalu konstan, maka sistem tidak bisa melakukan kerja pada lingkungan. Demikian juga sebaliknya, lingkungan tidak bisa melakukan kerja pada sistem.

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Jika diterapkan pada proses isokorik, persamaan Hukum pertama termodinamika akan berubah bentuk :

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>Proses IsobarikDalam proses Isobarik, tekanan sistem dijaga agar selalu konstan. Karena yang konstan adalah tekanan, maka perubahan energi dalam (delta U), kalor (Q) dan kerja (W) pada proses isobarik tidak ada yang bernilai nol. persamaan hukum pertama termodinamika tetap utuh seperti semula

>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>TERIMA KASIH>>0 >>1 >> 2 >> 3 >> 4 >>

Recommended

View more >