apa itu paradigma

Download Apa Itu Paradigma

Post on 27-Jan-2016

220 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Apa itu Paradigma?1. Tasrif, teladan, atau pedoman.2. Gugusan sistem pemikiran; bentuk kasus dan pola pemecahannya.3. Suatu pedoman/pokok untuk dipakai dalam menghadapi segala aspek kehidupan dengan segala permasalahannya untuk dipecahkan, sehingga tercapai suatu tujuan. Pancasila sebagai paradigma berarti menjadikan Pancasila sebagai pedoman untuk menghadapi segala aspek serta berbagai permasalahannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, guna mencapai Tujuan Nasional PELAKSANAAN DAN PENGAMALAN PANCASILA Pelaksanaan Pancasila: tindakan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh setiap warganegara sebagai sebuah kewajiban dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengamalan Pancasila: pelaksanaan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh setiap warganegara Indonesia dengan penuh kesadaran dan rasa tanggungjawab dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pelaksanaan Pancasila: tindakan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh setiap warganegara sebagai sebuah kewajiban dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengamalan Pancasila: pelaksanaan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh setiap warganegara Indonesia dengan penuh kesadaran dan rasa tanggungjawab dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pelaksanaan Pancasila: tindakan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh setiap warganegara sebagai sebuah kewajiban dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pengamalan Pancasila: pelaksanaan nilai-nilai Pancasila yang dilakukan oleh setiap warganegara Indonesia dengan penuh kesadaran dan rasa tanggungjawab dlm kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. PENGAMALAN PANCASILA1. Sebagai Dasar Negara: pengamalan dalam wujud tingkah laku, tindak-tanduk, atau pun perbuatan-perbuatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yg berlaku dlm negara bangsa Indonesia.2. Sebagai Pandangan Hidup: pedoman hidup bagi bangsa Indonesia dalam kehidupannya sehari-hari, baik individual maupun kolektif.

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN NASIONAL Utk mencapai Tujuan Nasional diperlukan Pembangunan Nasional. Pembangunan Nasional : usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yg dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan Kemampuan Nasional dgn memanfaatkan kemajuan iptek, memperhatikan tantangan global, serta mengacu pd kepribadian bangsa dan nilai-nilai luhur universal utk mewujudkan kehidupan bangsa yg berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, dan dgn kekukuhan moral dan etika. Pembangunan Nasional pada hakikatnya adalah sebagai tindakan pengamalan nilai-nilai dari Pancasila. Pancasila adalah dasar, pedoman, dan tujuan Pembangunan Nasional. FILSAFAT PANCASILA Filsafat identik dgn kata dlm Bahasa Yunani philosophia (philos = mencari atau mencintai, dan shopia = kebenaran atau kebijaksanaan). Filsafat berarti: (1) mencari kebenaran, (2) mencintai kebijaksanaan. Tujuan filsafat adalah menemukan kebenaran yang sedalam-dalamnya. Filsafat Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia yg berfungsi sebagai pegangan, pedoman, atau petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Filsafat Pancasila berasal dan digali dari kepribadian bangsa yang telah berurat berakar, dan karenanya merupakan cerminan kebudayaan bangsa IndonesiaSISTEM FILSAFAT PANCASILA Sistem : suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan, saling bekerjasama untuk satu tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh. Ciri-ciri suatu sistem:1. Suatu kesatuan bagian-bagian2. Bagian-bagian tersebut memiliki fungsi masing-masing3. Saling berhubungan, saling ketergantungan4. Kesemuanya dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan bersama5. Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks. Sistem Filsafat Pancasila : kesatuan utuh sila-sila Pancasila yg saling berhubungan dan bekerjasama untuk mencapai tujuan bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setiap warga negara dituntut untuk dapat hidup berguna bagi negara dan bangsanya. Pendidikan kewargtanegaraan bukanlah hal yang baru, namun proses globalisasi telah mendorong pemikiran baru tentang pendidikan kewarganegaraan di beberapa negara.Tujuan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri warga negara Republik Indonesia. Selain itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani.

Hal yang diharapkan akan timbul dari pendidikan kewarganegaraan adalah sikap dan mental yang cerdas dan penuh rasa tanggung jawab. Sikap ini ditsertai dengan :1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilainilai falsafah bangsa2. Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.3. Rasional, dinamis, dan sadar akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.4. Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.5. Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami, menganalisa, dan menjawab masalahmasalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara konsisten dan berkesinambungan dengan citacita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945 .Dalam perjuangan non fisik, harus tetap memegang teguh nilainilai ini disemua aspek kehidupan, khususnya untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, korupsi, kolusi, dan nepotisme; menguasai IPTEK, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing; memelihara serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa; dan berpikir obyektif rasional serta mandiri.1. Pengertian Identitas NasionalIdentitas nasional berasal dari katanational identityyang dapat di artikan sebagaikepribadian internasionalataujatidiri nasional.Identitas Nasional adalah jatidiri yang dimiliki oleh suatu bangsa. Identitas bangsa indonesia akan berbeda dengan identitas bangsa Australia, bangsa Amerika dan bangsa lainnya. Identitas nasional itu terbentuk karena bangsa indonesia mempunyai pengalaman bersama, sejarah yang yang sama, dan penderitaan yang sama dan juga terbentuk melalui adanyta saling kerjasama antara kelompok yang satu denga kelompok yang lain. Meskipun memiliki banyak perbedaan, namun keingina kuat diantara mereka untuk saling merekatkan kelompoknya dengan kelompok lain dapat juga membentuk identitasIstilah Identitas Nasionalsecara terminologis adalah suatu ciri yang di miliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan antara bangsa yang satu dengan bangsa yang lain. Berdasarkan pengertian identitas sendiri-sendirisesuai dengan keunikan, sifat, cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Jadi Identitas Nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah, sistem hukum/perundang-undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi.Identitas Nasional memiliki beberapa unsur yaitu:a. SukuBangsab. Agamac. Kebudayaand. Bahasa2..Pengertian Identitas Nasional IndonesiaIdentitas berasal dari kataidentityyang berarti ciri, tanda, jatidiri yang melekatpadaseseorang, kelompok, atau sesuatu sehingga membedakannya dengan yang lain. Makaidentitydapat memiliki dua arti,pertama, identitas atau jatidiri yang menunjuk pada ciri-ciri yang melekat pada diri seseorang, dankedua, identitas atau jatidiri dapat berupa surat keterangan yang dapat menjelakan pribadi seseorang dan riwayat hidup seseorang.Kata Nasional berasal dari bahasa inggrisnationalyang diartikan sebgai warga Negara atau kebangsaan. Kata nasional merujuk pada konsep kebangsaan. Nasional menunjuk pada kelompok-kelompok persekutuan manusia yang lebih besar dari sekedar pengelompokan berdasarkan ras, agama, budaya, bahasa, dan sebagainya.Identitas Nasional berasal dari katanational identityyang dapat diartikan sebagai kepribadian nasional atau jatidiri nasional. Maka identitas nasional adalah jatidir yang dimiliki oleh suatu bangsa.b.Faktor Pembentukan Identitas Nasional1. PrimordialFactor yang merupakan identitas yang menyatukan masyarakat sehingga mereka dapat membentuk bangsa-negara. yang meliputi kesamaan suku bangsa, daerah asal,bahasa dan adat istiadat.Contoh : Bangsa Yahudi membentuk Negara Israel.2.SakralFactor sacral dapat berupa kesaam agama yang dipeluk masyarak atau ideology doktriner yang diakui oleh masyarakat yang bersangkutan.Misalnya : factor agama katholik mampu membentuk beberapa Negara di Amerika Lathin.Negara Uni Sovyet diikat oleh kesamaan ideology komunity.3.TokohKepemimpinan dari para tokoh yang disegani oleh masyarakat dapat menjadi factor yang menyatukan bangsa Negara sebagai lidah rakyat, pemersatu rakyat,dan symbol persatuan bangsa yang bersangkutan.Misalnya : Mahatmah Gandhi di India,Soekarno di Indonesia,dan sebagainya.4.Bhineka Tunggal IkaPrinsip Bhineka Tunggal Ika pada dasarnya adalah kesedian warga bangsa untuk bersatu dalam perbedaan (unity in diversity )yang dimaksud bersatu dalam perbedaan adalah kesediaan warga bangsa untuk setia pada lembaga yang disebut Negara dan pemerintahannya, tanpa menghilangkan keterikatannya pada suku bangsa,adat,ras,dan agamanya.5.SejarahPersepsi yang sama diantara warga masyarakat tentang sejarah mereka dapat menyatuka diri dapat suatu bangsa.seperti persamaan masa lalu,sama-sama menderita karena penjajahan.6.Perkembangan EkonomiSemakin tinggi mutu dan variasi kebutuhan masyarakat ,semakin saling bergantung diantara jenis pekerjaan,semakin kuat saling ketergantungan anggota masyarakat karena perkembangan ekonomi,akan semakin besar solidaritas dan persatuan dalam masyarakat.7.Kelembaga