apa itu mysql.docx

Author: agus-maksum

Post on 19-Jul-2015

67 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Apa itu MYSQL,APACHE, dan PHP ?Posted on October 30, 2010 by zoyi

2 Votes Kalau kita mau menginstall sebuah server seperti WEB Server, Mail Server, FTP Server, dan Proxy Server maka tidak lepas dari yang namanya Mysql , Apache , PHP .. postingan ini akan membahas tentang definisi dan funsi dari Mysql,Apache,dan PHP tersebut .. mungkin postingan ini sudah banyak yang membahas,meng-copas,membaca,tapi namanya ilmu kan harus dibagi-bagi .. A . Mysql Mysql adalah sebuah server database open source yang terkenal yang digunakan berbagai aplikasi terutama untuk server atau membuat WEB. Mysql berfungsi sebagai SQL (Structured Query Language) yang dimiliki sendiri dan sudah diperluas oleh Mysql umumnya digunakan bersamaan dengan PHP untuk membuat aplikasi server yang dinamis dan powerfull . Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masingmasing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael Monty Widenius. MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basisdata relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya; SQL(Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian basisdata, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Kehandalan suatu sistem basisdata (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja pengoptimasi-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL yang dibuat oleh pengguna maupun program-program aplikasi yang memanfaatkannya. Sebagai peladen basis data, MySQL mendukung operasi basisdata transaksional maupun operasi basisdata non-transaksional. Pada modus operasi non-transaksional, MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal unjuk kerja dibandingkan perangkat lunak peladen basisdata kompetitor lainnya. Namun demikian pada modus non-transaksional tidak ada jaminan atas reliabilitas terhadap data yang tersimpan, karenanya modus non-transaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak

membutuhkan reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress), CMS, dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat disarankan untuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja sebagai konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional tidak secepat unjuk kerja pada modus non-transaksional.

Keistimewaan MySQLMySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain : 1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi. 2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis. 3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. 4. Performance tuning, MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu. 5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain. 6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query). 7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi. 8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya. 9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT). 10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya. 11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface). 12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online. 13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

B. Apache

Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini mengunakan HTTP. Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah. Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation. Bagaimana Apache ditemukan? Pada awal mulanya, Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka yang menjadi alternatif dari server web Netscape (sekarang dikenal sebagai Sun Java System Web Server). Sejak April 1996 Apache menjadi server web terpopuler di internet. Pada Mei 1999, Apache digunakan di 57% dari semua web server di dunia. Pada November 2005 persentase ini naik menjadi 71%. (sumber: Netcraft Web Server Survey, November 2005). Asal mula nama Apache berasal ketika sebuah server web populer yang dikembangkan pada awal 1995 yang bernama NCSA HTTPd 1.3 memiliki sejumlah perubahan besar terhadap kode sumbernya (patch). Saking banyaknya patch pada perangkat lunak tersebut sehingga disebut sebuah server yang memiliki banyak patch (a patchy server). Tetapi pada halaman FAQ situs web resminya, disebutkan bahwa Apache dipilih untuk menghormati suku asli Indian Amerika Apache , yang dikenal karena keahlian dan strategi perangnya. Versi 2 dari Apache ditulis dari awal tanpa mengandung kode sumber dari NCSA. Bagaimana Penggunaan Apache? Apache adalah komponen server web dari paket perangkat lunak LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP/Perl/bahasa pemrograman Python). Karena berbagai keunggulan dan kelebihan yang dimiliki web server apache, server web ini menjadi sebuah web server yang paling populer dikalangan pengguna dengan berbagai kelebihan sebagai berikut : 1. Open Source, Free software 2. Apache dapat berjalan di beberapa sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya). 3. Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigurasi, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah. 4. Fleksibel, mudah settingnya (fleksibilitas untuk di setting dengan PHP dan MySQL). 5. Kehandalannnya telah teruji.

Kekurangan Apache

1. web server Apache tidak memiliki kemampuan mengatur load seperti IIS, sehingga akan terus mem-fork proses baru hingga nilai MaxClients tercapai atau hingga batas yang diizinkan oleh OS. Ini tentunya menguntungkan penyerang karena habisnya RAM akan lebih cepat tercapai. 2. Apache tidak memproses karakter kutip dalam string Referrer dan User-Agent yang dikirimkan oleh Client. Ini berarti Client dapat memformulasi inputnya secara hati-hati untuk merusak format baris log akses. 3. Terganggunya proses upload data, yang bisa menyebabkan software salah dalam menerjemahkan ukuran data yang masuk. Dengan celah tersebut, hacker dikabarkan dapat mengeksploitasi kerentanan dengan cara mengirimkan request pada server Apache bersangkutan. Versi yang cacat tersebut adalah seluruh generasi Apache 1.3 dan versi 2 hingga 2.0.36. Server yang diserang hacker memanfaatkan kelemahan ini akan mengalami DoS, alias server itu tak bisa diakses. Dalam sejumlah kasus, penyerangnya dapat menjalankan pilihan kodenya.

C. PHP Apa sih php itu.. ? mungkin banyak orang yang bertanya-tanya atau mungkin ada juga yang sudah mahir dengan PHP itu sendiri Dalam dunia Web Site sudah tidak asing lagi yang namanya PHP nah disini saya sedikit menjelaskan tentang apa itu php, mugkin sedikit berbagi ilmu saja dari saya, yang baru belajar , di dalam tulisan ini saya akan menjelaskan apa sih PHP itu,apa saja kegunaan PHP itu sendiri, gimana cara kerjanya php, software yang di gunakan, dan kalo misalkan ada kata-kata yang salah mohon kritik dan sarannya, maklum baru pemula dan untuk lebih jelasnya lagi tentang apa itu PHP ada disini.. Apa sih PHP itu? PHP merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor, PHP adalah sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaksnya mirip dengan bahasa pemrograman C, Java, asp dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik dan mudah dimengerti.. . Sejarah PHP, awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (situs personal) dan PHP itu sendiri pertama kali di buat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995, dan pada saat PHP masih bernama FI (Form Interpreter), yang wujudnya berupa sekumpulan sript yng digunakan untuk mengolah data form dari web Dan selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP nah begitu sejarahnya.. disini dulu yah ceritanya Apa saja sih kegunaan PHP itu.? Dan disini saya akan menjelaskan kegunaan PHP .PHP kegunaannya untuk membuat tampilan web menjadi lebih dinamis, dengan php kita bisa menampilkan atau menjalankan beberapa file dalam 1 file dengan cara di include atau require, bingung kan dan php itu sendiri sudah bisa beriteraksi dengan beberapa database walaupun dengan kelengkapan yang berbeda, yaitu seperti

DBM, FilePro (Personic, Inc), Informix, Ingres, InterBase, Microsoft Access, MSSQL, MySQL, Oracle PostgrSQL, Sybase.

Jadi kita tidak perlu susah-susah menampilkan postingan kita dengan cara lama, yaitu dengan cara link ke file lain atau menggati file a dengan file b, dengan PHP kita bisa menampilkan beberapa data dalam 1 file, jadi kita tidak usah-usah repot-repot membuat file baru kita bisa membuat 1 file tapi dalam 1 file itu bisa menampilkan banyak data, yaitu dengan bantuan databases nah udah jelaskan tentang apa kegunaan PHP itu, tapi masih banyak yang lain lagi sih.. tapi tidak akan dibahasa disini.., Ok kita lanjut ke yang kedua Gimana Cara Kerja PHP Cara keja PHP yaitu coba liat gambat di bawah ini

Dalam cara kerjanya PHP, yaitu pertama client web browser atau pengguna memakai komputer kemudian pengguna tersebut menjalankan file PHP itu di web browser atau yang biasa di sebut Browser saja dan kemudian File PHP itu di kirim ke web server, Web server mengirimkannya lagike Engine PHP atau mesin PHP dan di dalam mesin PHP itu diproses dan setelah diproses oleh mesin PHP maka akan berbentuk file HTML, dan file HTML ini akan di kirimkan ke web server dan web server akan memberikan ke pengguna nah begitu cara kerjanya PHP ribet kan .. Software-software Yang Digunakan Software -software yang digunakan dalam menjalakan PHP ini yaitu TexEditor, Web Browser, Web Server, Software PHP dan Database Untuk TextEditor kita bisa memakai notepad bawaannya Windows atau engga kita bisa juga menggunakan notepad++, TSPad, Dreamweaver atau yang lainnya Untuk Web Browser kita bisa menggunaka IE (Internet Explorer) atauMozila Firefox atau yang lainnya

Untuk Web Server Bagusnya kita memakai Apache Untuk Software PHP sendiri kita bisa download di situs resminya di php.net Dan untuk databasenya kita bisa menggunakan MySQL kunjungi situs resminya di mysql.com Ok sampai disini dulu pengenalan tentang PHP nya dilain waktu mungkin saya akan menjelaskan lebih mendalam lagi tentang PHP, semoga saja ilmu ini bermanfaat bagi anda

Nahh ,, udah tau kan apa definisi dan kegunaan dari Mysql,Apche,PHP ? Mohon komentarnya yaa Sumber : Wikipedia.com dan blog terpercaya

2. Pengenalan MySQL1. 2. 3. 4. Apa Itu MySQL Koneksi ke MySQL Melalui PHP Cara Membuat Database di MySQL Cara Membuat Tabel

1. Apa Itu MySQL

MySQL adalah salah satu jenis database, tempat meletakkan data secara terstruktur berupa tabel-tabel dan kita bisa melakukan query atau mengolah data tersebut dengan SQL (Structured Query Languange)2. Koneksi ke MySQL Melalui PHP

Untuk melakukan koneksi ke MySQL kita menggunakan fungsi mysql_connect() Sintaks :mysql_connect(host, username, password)

Contoh :

Jika anda telah berhasil koneksi ke MySQL, anda bisa melakukan apapun terhadap database tersebut tergantung hak-hak anda, anda bisa buat database, buat tabel dan melakukan query3. Cara Membuat Database di MySQL

Membuat Database Melalui phpmyadmin Ketika anda menginstal paket Web Server + PHP + MySQL seperti XAMP atau WAMP anda akan di beri phpmyadmin, yaitu semacam aplikasi berbasis web untuk mengatur database MySQL1. Buka phpmyadmin di http://localhost/phpmyadmin, berikut tampilan phpmyadmin

2. Ketik nama database yang anda inginkan di textfield Create new database, misal : databaseku 3. Klik tombol create 4. Database berhasil dibuat 4. Cara Membuat Tabel

Misal anda ingin membuat tabel : datakaryawan dengan struktur tabel sebagai berikut :Field karyawanid nama Type INTEGER VARCHAR Length 5 30

tgl_lahir kelamin alamat

DATE VARCHAR TINYTEXT 10

Membuat Tabel di phpmyadmin1. Buka phpmyadmin 2. Pilih database yang anda buat tadi

3. Pada bagian bawah Create new table on database, di textfield Name, masukkan nama tabel yang ingin dibuat, misal : datakaryawan 4. Pada textfield Number of fields, masukkan jumlah field atau kolom yang ingin dibuat. misal : 5 5. Klik tombol GO

6. Akan muncul form untuk membuat tabel, seperti berikut :

7. Isi field-field seperti di atas 8. Klik Tombol Save 9. Tabel datakaryawan berhasil dibuat Membuat Tabel Melalui PHP dan Query

Selain melalui phpmyadmin, kita juga bisa membuat tabel langsung melalui PHP, dimana kita mengeksekusi query CREATE TABLE, contoh :

PHP/MySQL TutorialPart 1 - Introduction Part 1 - Introduction Part 2 - Setting Up The Database Part 3 - Inserting Information

Part 4 - Displaying Data Part 5 - More Outputs Part 6 - Single Records & Error Trapping Part 7 - Updating & Deleting Part 8 - Finishing The Script

IntroductionFor many people, the main reson for learning a scripting language like PHP is because of the interaction with databases it can offer. In this tutorial I will show you how to use PHP and the MySQL database to store information on the web and include it into your website. Before you read this tutorial you should have at least a basic knowledge of how to use PHP. If you do not yet know PHP, I suggest that you read our PHP tutorial before continuing.

Why Would I Want A Database?It is actually surprising how useful a database can be when used with a website. There are a huge variety of things you can do when you interact the two, from displaying simple lists to running a complete website from a database. Some examples of PHP and MySQL being used together are: Banner Rotation. On this site, where each banner is, a PHP script is called. This opens a database and picks a random banner from it to show the visitor. It also counts the number of times the banner has been viewed and could, with a few changes, track clicks too. To add, change or edit the banners all I have to do is change the database and the script will pick the correct banners for all the pages on the site. Forums. Hundreds of forums (message boards) on the internet are run using PHP and MySQL. These are much more efficent than other systems that create a page for each message and offer a wide variety of options. All the pages in the forum can be updated by changing one script. Databases. One quite obvious example is sites which get all there information from a database. For example Script Avenue is run by a few scripts, which gain all their information from a large database. All the different script categories can be accessed in one script by just changing the URL to access a different part of the database. Websites. If you have a large website and you want to change the design it can take a very long time to update and upload all the pages. With PHP and MySQL your whole website could be just one or two PHP scripts. These would access a MySQL database to get the information for the pages. To update the website's design you would just have to change one page.

What Do I Need?You only really need three things to run PHP scripts which access MySQL databases. Firstly, you will, of course, need a webserver. This can either be on a computer of your own or on a web host. Any web server software should work with PHP and MySQL but the best to use is Apache, which is free. PHP also needs to be installed on the server. If it is not already installed you can install it (or ask your web host to install it). It can be downloaded from PHP.net and is also free. If you are not sure if you have PHP installed I will show you a way to check it later. Finally, you will also require MySQL. This is the actual database software. You can also use most other types of database (SQL, Oracle etc.) but as this is a PHP/MySQL tutorial I will deal just now with the MySQL database (although the commands used here will also work with SQL databases). As with the other software you need, MySQL is free and can be downloaded from the MySQL homepage. If

you are not sure if you have MySQL installed, I will show you how to check later. If you cannot install (or your web host won't allow) PHP and MySQL you can still use another web host. Freedom2Surf are a free (banner supported) web host and support PHP and have MySQL installed. HostRocket are an excellent web host and can offer you 300MB of space with PHP, MySQL and loads of other extras for under $10 a month.

Testing For PHP and MySQLThere is a simple test for both PHP and MySQL. Open a text editor and type in the following: and save it as phpinfo.php Now upload this to your webspace and go to i t in your browser. If you have PHP installed you will see a huge page with all the details of your PHP installation on it. Next, scroll down through all this information. If you find a section about MySQL then you will know that MySQL is installed.

Managing DatabasesAlthough all the database administrative options can be done through PHP scripts, I strongly suggest installing a copy of PHPMyAdmin on your server. It is an excellent free set of scripts that will provide you with an administrative interface for your MySQL database(s). You can add, remove, edit, backup and view your databases using this and it is especially useful when troubleshooting your databases.

This TutorialThroughout this tutorial I will be showing you some of the basics of using PHP and MySQL together. To do this I will be using an example all the way through. As you use this tutorial, you will learn how to create a web based contact management program. It will allow you to store names with their addresses, e-mail and phone numbers. You will be able to update records and search the database. There will even be an option which allows you to send an e-mail out to all the people in the database (please note: this system should not be used for spam or unsolicited e-mail). After creating this system you should have enough knowledge to go on and create nearly any type of database enabled site you want to.

Part 2In part 2 I will show you how to set up your database in MySQL. Part 1 - Introduction Part 2 - Setting Up The Database Part 3 - Inserting Information Part 4 - Displaying Data Part 5 - More Outputs Part 6 - Single Records & Error Trapping Part 7 - Updating & Deleting PHP Tutorial Official PHP Homepage Official MySQL Homepage Full Code Of Example PHP Builder More PHP/MySQL Sites Related Reading

Part 8 - Finishing The Script