anatomi konvensi migran 1990

Click here to load reader

Download ANATOMI  KONVENSI MIGRAN 1990

Post on 15-Jan-2016

99 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ANATOMI KONVENSI MIGRAN 1990. KOMNAS PEREMPUAN. Isi Konvensi terdiri dari 9 Bagian dan 93 Pasal. Nama Konvensi Pembukaan I. Ruang Lingkup dan Definisi II. Non- Diskriminasi dalam Kaitannya dengan Hak III. Hak-Hak Asasi bagi Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya - PowerPoint PPT Presentation

TRANSCRIPT

STRUKTUR KONVENSI MIGRAN 1990

ANATOMI KONVENSI MIGRAN 1990KOMNAS PEREMPUAN13 Sept 20121Konsultasi Nasional di Surabaya

Isi Konvensi terdiri dari 9 Bagian dan 93 Pasal

Nama KonvensiPembukaanI. Ruang Lingkup dan DefinisiII. Non-Diskriminasi dalam Kaitannya dengan HakIII. Hak-Hak Asasi bagi Pekerja Migran dan Anggota KeluarganyaIV. Hak-hak Lain Pekerja Migran dan anggota Keluarganya yang Memiliki Dokumen atau yang Berada dalam Situasi RegularV. Ketentuan-Ketentuan yang Berlaku bagi Golongan Pekerja Tertentu dan Anggota KeluarganyaVI. Pemajuan Kondisi yang Baik, Manusiawi dan Sah Sehubungan dengan Migrasi internasional Pekerja Migran dan Anggota KeluarganyaVII. Penerapan Konvensi VIII. Ketentuan UmumIX. Ketentuan Penutup

13 Sept 20122Konsultasi Nasional di SurabayaNama KonvensiInternational Convention on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their Families(Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya)

= Konvensi Migran 199013 Sept 20123Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian IRuang Lingkup dan Definisi

Pasal 1 6Antara lain Pemberlakuan Konvensi secara luas Istilah-istilah pekerja migran dan variannya Istilah-istilah negara asal, negara tujuan kerja, negara transit.

13 Sept 20124Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian IINon-Diskriminasi Dalam Kaitannya Dengan Hak

Negara-negara pihak Konvensi menjamin perlindungan hak-hak pekerja migran dan anggota keluarganya untuk memperoleh hak yang diatur dalam Konvensi ini tanpa pembedaan apa pun.

13 Sept 20125Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian IIIHak-hak Asasi Manusia bagi Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya

Pasal 8 35Hak-hak asasi pekerja migran dan anggota keluarganya yang disebutkan dalam Konvensi

13 Sept 20126Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian IVHak Lain dari Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya yang Memiliki Dokumen atau yang Berada Dalam Situasi Normal

Pasal 36 56:Hak-hak lain pekerja migran dan anggota keluarganya di negara tempat bekerjaContoh: hak menikmati kesetaraan perlakuan dengan warga negara dari Negara tujuan kerja.

13 Sept 20127Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian VKetentuan Yang Berlaku Bagi Golongan Tertentu dari Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya

Pasal 57 63Regulasi mengenai golongan tertentu pekerja migran dan anggota keluarganya(pekerja lintas batas, pekerja musiman, pekerja projek dll.)

13 Sept 20128Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian VIMemajukan Kondisi Yang Baik, Setara, Manusiawi dan Sah Sehubungan dengan Migrasi Internasional Para Pekerja dan Anggota-anggota KeluarganyaPasal 64 71Kewajiban negara-negara pihak Konvensi memajukan kondisi yang baik, setara, manusiawi dan sah sehubungan dengan Migrasi Internasional dari pekerja dan anggota-anggota keluarganya- menyediakan pelayanan yang tepat13 Sept 20129Konsultasi Nasional di Surabaya9

Bagian VIIPenerapan Konvensi

Pasal 72 78Pembentukan Komite Committee on the Protection of the Rights of All Migrant Workers and Members of Their FamiliesKewajiban Komite3.Kewajiban negara-negara pihak Konvensi sehubungan dengan eksistensi Komite- laporan

13 Sept 201210Konsultasi Nasional di Surabaya

Bagian VIIIKetentuan Umum

Pasal 79 84

Hubungan Konvensi dengan ketentuan-ketentuan internasional lainnyaKewajiban negara-negara pihak dalam menerapkan Konvensi ini

13 Sept 201211Konsultasi Nasional di Surabaya11

Bagian IXKetentuan Penutup

Pasal 85 93Keberlakuan mengenai Konvensi ini Hak negara-negara pihak terhadap Konvensi ini

13 Sept 201212Konsultasi Nasional di Surabaya12Kekuatan Konvensi Migran 1990Mencakup pengaturan standar minimum perlindungan hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya pekerja migran dan keluarganya.Mengatur seluruh tahapan migrasi, sehingga cakupan pekerja migran luas Regulasi internasional berperspektif HAM bagi pekerja migranMemberi kerangkaKonvensi mengembangkan kerangka hukum untuk migrasi , perlakuan thd migran, pencegahan eksploitasi

13 Sept 201213Konsultasi Nasional di SurabayaKekuatan Konvensi (lanjutan)Mengakui kerentanan yang dirasakan pekerja migran dan kebutuhan akan perlindungan yg memadai.Konvensi menegaskan kembali sejumlah hak dasar tertentuyg dimuat dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan perjanjian-perjanjian internasional inti mengenai hak asasi manusia lainnyayang berlaku bagi seluruh pekerja migran dan anggota keluarganya, tanpa memandang kebangsaan dan status hukum.

13 Sept 201214Konsultasi Nasional di Surabaya Kekuatan Konvensi (lanjutan)Konvensi berupaya mencegah dan menghapus eksploitasi di seluruh proses migrasiMendorong kerjasama antar negara, Konvensi memberikan pedoman bagi kerjasama internasional guna mempromosikan kondisi migrasi yang sah menurut hukum, setara dan manusiawi, dan menegaskan bahwa perlindungan hak-hak kaum migran merupakan tanggung-jawab bersama.

13 Sept 201215Konsultasi Nasional di SurabayaBeberapa Ketentuan PentingRegulasi thdp Seluruh Proses MigrasiKonvensi tidak Membedakan Perlindungan Documented dan UndocumentedPekerja migran tidak boleh menjadi sasaran kebijakan pengusiran secara massal.

13 Sept 201216Konsultasi Nasional di Surabaya16Pasal 1 ayat 2 KM 1990Konvensi ini berlaku selama seluruh proses migrasi para pekerja migran dan anggota keluarganya, yang terdiri atas persiapan untuk migrasi, keberangkatan, transit, dan keseluruhan masa tinggal dan aktivitas .

13 Sept 201217Konsultasi Nasional di SurabayaRegulasi thdp Seluruh Proses MigrasiPengaturannya bermakna luas yaitu menyangkut seluruh proses migrasi yang terdiri dari persiapan untuk migrasi, pemberangkatan, transit dan seluruh masa tinggal dan pekerjaan dalam Negara tempat bekerja, dan ketika kembalinya ke Negara asalnya.

13 Sept 201218Konsultasi Nasional di Surabaya

Tidak Membedakan Perlindungan Documented dan Undocumented

Dalam konteks Indonesia: 1. semua warga Negara Indonesia di luar negeri layak mendapat perlindungan HAM.2. Pembukaan UUD Negara RI melindungi segenap tumpah darah Indonesia

13 Sept 201219Konsultasi Nasional di SurabayaPasal 22 ayat 1 KM 1990Para pekerja migran dan anggota keluarganya tidak boleh menjadi sasaran kebijakan pengusiran secara massal. Mengenai hal ini mengingat ada relasinya dengan negara penerima, maka sebagai implementasi KM 1990, diperlukan MoU dengan materi terkait.

13 Sept 201220Konsultasi Nasional di SurabayaHarmonisasi Hukum dan Membangun KebijakanPendapat akhir Pemerintah tanggal 12 April 2012:Ratifikasi (UU No. 6 Tahun 2012) merupakan langkah awalMengharuskan harmonisasi hukum nasionalKomentar:- Agar Indonesia tidak menjadi negara NARO (No Action Ratification Only), Konvensi Migran 1990 perlu diintegrasikan ke (R)UU PPILN - Harmonisasi hukum juga dikaitkan dengan (R)UU Perlindungan PRT13 Sept 201221Konsultasi Nasional di SurabayaTerima KasihSelamat Siang13 Sept 201222Konsultasi Nasional di Surabaya