analisis pemberitaan kontroversi mobil murah “lcgc”

35
ANALISIS PEMBERITAAN ANALISIS PEMBERITAAN KONTROVERSI MOBIL MURAH KONTROVERSI MOBIL MURAH “LCGC” “LCGC” PADA ENAM MEDIA ONLINE PADA ENAM MEDIA ONLINE KOMPAS.COM, MERDEKA.COM, DETIK.COM, KOMPAS.COM, MERDEKA.COM, DETIK.COM, TEMPO.COVIVA.CO.ID & METROTVNEWS.COM TEMPO.COVIVA.CO.ID & METROTVNEWS.COM PERIODE 1 AGUSTUS PERIODE 1 AGUSTUS – 8 OKTOBER 2013 8 OKTOBER 2013

Upload: immc-indonesia-media-monitoring-center

Post on 01-Dec-2014

769 views

Category:

Automotive


2 download

DESCRIPTION

IMMC melakukan monitoring pada enam media online nasional mengenai isu mobil murah. Riset ini dimaksudkan sebagai gambaran mengenai kebijakan mobil murah yang menuai pro-kontra dari sejumlah pihak. Selamat menyimak. Salam

TRANSCRIPT

Page 1: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

ANALISIS PEMBERITAAN ANALISIS PEMBERITAAN

KONTROVERSI MOBIL MURAH KONTROVERSI MOBIL MURAH

“LCGC”“LCGC”

PADA ENAM MEDIA ONLINE PADA ENAM MEDIA ONLINE

KOMPAS.COM, MERDEKA.COM, DETIK.COM, KOMPAS.COM, MERDEKA.COM, DETIK.COM,

TEMPO.COVIVA.CO.ID & METROTVNEWS.COMTEMPO.COVIVA.CO.ID & METROTVNEWS.COM

PERIODE 1 AGUSTUS PERIODE 1 AGUSTUS –– 8 OKTOBER 20138 OKTOBER 2013

Page 2: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Coverage Dynamic Mobil Murah

100

150

200

250JokowiMengirim Surat Ke

Wapres

• Kenaikan isu LCGC mengalami kenaikan yang signifikan pada

periode 10-19 September. Hal ini didorong isu penolakan Jokowi

mengenai mobil murah.

0

50

100

1 - 10 Agust 11-20 Agust 21-30 Agust 31 Agust - 9

Sep

10 - 19 Sep 20 - 29 Sep 30 Sep - 8 Okt

Page 3: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Share Isu Mobil Murah

Pro Kontra Mobil Murah

53%

Rencana Kebijakan antisipasi

masalah mobil murah

24%

Pro Kontra Penolakan Jokowi

5%

• Pro kontra menjadi isu utama dalam peluncuran

mobil murah.

53%

Diskripsi produk Mobil

murah

18%

Page 4: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 1 # LCGC On Media

• Isu seputar LCGC (mobil murah) mulai jadi perbincangan publik sejak adanya penolakan oleh

Gubernur DKI Jakarta, Jokowi. Pemberitaan mobil murah di media mengalami puncak pemberitaan

pada periode 10-19 Oktober 2013 karena didukung oleh beberapa faktor yaitu: Pertama, Gubernur

DKI Jakarta, Jokowi mengirim surat keberatan soal kebijakan mobil murah ke Wakil

Presiden, Boediono. Kedua, pada saat yang hampir bersamaan, digelar Indonesia Internasional

Motor Show (IIMS) yang mengakibatkan pemberitaan soal otomotif, khususnya mobil murah

meningkat tajam.meningkat tajam.

• Secara umum, isu yang berkembang seputar pemberitaan soal mobil murah lebih banyak pada pro

kontra kebijakan tentang mobil murah yang dikeluarkan oleh pemerintah. Pemberitaan tentang pro

kontra mobil murah ini bahkan mencapai 53 persen dari seluruh total berita yang ada.

• Karena kebijakan ini sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat, maka isu turunan dari mobil murah

ini adalah seputar langkah dan kebijakan pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak dari

kebijakan mobil murah tersebut. Isu ini menempati posisis kedua dengan 24 persen.

• Karena beberapa produsen mobil sudah meluncurkan mobil murah, maka isu lainnya yang banyak

dibahas oleh media adalah spesifikasi tentang mobil murah yang mencapai 18 persen dari seluruh

berita.

• Sisanya, sebanyak 5 persen adalah pemberitaan soal pro kontra penolakan Gubernur DKI Jakarta

Jokowi terhadap mobil murah. Ada pihak yang mendukung penolakan Jokowi terhadap kebijakan

mobil murah, namun ada banyak pihak yang mempertanyakan sikap Jokowi tersebut.

Page 5: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Tone Isu Mobil Murah

Positif

21%

Negatif

22%

• Tone mobil murah didominasi netral. Akan tetapi

tone negatif lebih banyak dibanding tone positif.

Netral

57%

Page 6: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 2 # Tone

• Secara umum, tone pemberitaan bersifat netral.

Namun, jika dilihat perbandingan tone positif dan

negatif tidak terlalu besar. Ini menunjukkan

dukungan dan penolakan terhadap kebijakandukungan dan penolakan terhadap kebijakan

mobil murah ini sama-sama besar. Media juga

terlihat melakukan pemberitaan secara

berimbang baik yang menolak maupun

mendukung kebijakan mobil murah tersebut.

Page 7: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Pro Kontra Mobil Murah

100

120

140

160

180

• Pemberitaan pro dan kontra mobil murah di media

lebih banyak pro dengan kebijakan mobil murah.

0

20

40

60

80

100

Pro Kontra

Page 8: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Pihak Pro dan Kontra

10

20

30

40

50

60

70

80

Pro

Kontra

• Pemerintah dan produsen mobil merupakan pihak yangpaling mendorong adanya mobil murah.

• Pemprov (DKI Jakarta), LSM dan pengamat lebihbanyak yang menolak mobil murah.

0

10 Kontra

Page 9: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Pro Mobil Murah: Kementerian

Kemenkeu

Kemenko Perekonomian

Kemenhub

• Kementerian Perindustrian merupakan pihak yang

paling mendukung mobil murah.

0 510 15

2025

3035

4045

50

Kemenperin

Kemenkeu

Page 10: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Pemerintah Daerah Pendukung

Mobil Murah

Jawa Timur

• Pernyataan mendukung mobil murah dari pemprov

DKI Jakarta paling banyak dimuat media.

00,5 1

1,5 22,5 3

3,54

4,55

Pemprov DKI

Page 11: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Produsen Mobil Pendukung Mobil

Murah

Nissan

Mitsubishi

Honda

• Daihatsu, Toyota dan Honda paling konsen

mendukung mobil murah.

0 2 4 6 8 10 12 14 16 18

Toyota

Daihatsu

Esemka

Suzuki

Nissan

Page 12: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Kontra Mobil Murah: Kementerian

Kemenkeu

• Kemenhub paling sering menyayangkan kebijakan

mobil murah.

0 0,5 1 1,5 2 2,5 3 3,5 4 4,5 5

Kemenhub

Page 13: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Pemerintah Daerah Yang Menolak

Mobil Murah

Bekasi

Solo

• Pemprov DKI Jakarta paling sering menyatakan

menolak mobil murah.

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50

DKI Jakarta

Jawa Tengah

Pemda Bandung

Bekasi

Page 14: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Partai Yang Menolak Mobil Murah

Nasdem

Golkar

Demokrat

• Partai Golkar paling sering menolak kebijakan mobil

murah.

0 0,5 1 1,5 2 2,5 3

PPP

PDIP

Gerindra

Page 15: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Alasan Mendukung Mobil Murah

20

25

30

35

40

45

• Alasan yang sering menjadi dasar mendukung mobilmurah adalah memberi kesempatan masyarakat untukmempunyai mobil dan peningkatan investasi.

0

5

10

15

20

Menyerap

tenaga kerja

Kesemp. masy.

punyamobil

Hanya

diperuntukkan

di desa-desa

Persiapan

antisipasi pasar

bebas asean

Menekan emisi

karbon

peningkatan

investasi

Peningkatan

Low. Kerja

Page 16: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Alasan Menolak Mobil Murah

0102030405060708090

• Alasan yang sering menjadi dasar menolak mobil

murah adalah menambah kemacetan.

010

Page 17: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 3 # Pro Kontra Mobil Murah

• Isu pro kontrak menjadi isu utama pemberitaan media terkait mobil murah. Meski

demikian, pemberitaan media lebih dominan pada pihak yang pro kebijakan mobil

murah. Tidak hanya pemerintah, kalangan produsen mobil dan asosiasi pengusaha

banyak mendukung kebijakan mobil murah. Selain itu, beberapa tokoh masyarakat

juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan mobil murah. Meski

demikian, pemerintah pusat tidak satu suara dalam mendukung kebijakan ini.demikian, pemerintah pusat tidak satu suara dalam mendukung kebijakan ini.

Salah satu contohnya adalah kritik dari Kementerian Perhubungan terhadap

penerapan kebijakan mobil murah yang akan berdampak pada kepadatan mobil di

jalan raya.

• Sementara kalangan yang kontra hanya terlihat dari Pemprov DKI Jakarta. Meski

ada penolakan serupa dari pemerintah daerah lainnya seperti Jawa Barat dan Jawa

Tengah tapi intensitas pemberitaannya tidak terlalu signifikan. Bahkan di tubuh

Pemprov DKI Jakarta sendiri juga tidak seratus persen menolak kebijakan mobil

murah. Hal ini terlihat dari pernyataan yang berbeda antara Gubernur Jokowi dan

Wagub Basuki Tjahaja Purnama. Hal ini menunjukkan, penolakan terhadap mobil

murah hanya besar karena faktor Jokowi yang saat ini memang sedang jadi “media

darling”.

Page 18: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 3 # Pro Kontra Mobil Murah

• Bagi kalangan yang mendukung kebijakan mobil murah, ada

tiga alasan yang paling sering disampaikan yaitu: memberikan

kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki mobil dengan

harga yang terjangkau, untuk meningkatkan investasi danharga yang terjangkau, untuk meningkatkan investasi dan

persiapan Indonesia menghadapi pasar bebas ASEAN 2015.

• Sedangkan kelompok yang menolak kehadiran mobil murah

juga memiliki tiga alasan utama yaitu kehadiran mobil murah

akan menambah kemacetan, menambah beban subsidi BBM

dan belum siapnya infrastruktur jalan di Indonesia (lainnya).

Page 19: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Rencana Kebijakan Pemerintah Pusat

Kewajiban merek, model, logo yang mencerminkan Indonesia

Aturan teknis lainnya (konsumsi bbm dll)

Pembatasan Harga

Insentif Angkutan

Mempercepat Trans Massal

Eduksi

• Kebijakan pemerintah pusat yang sering diberitakan

direncanakan untuk mengatasi permasalahan yang ditimbulkan

mobil murah adalah penggunaan BBM Non Subsidi dan aturan

peredaran di daerah.

0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

Penggunaan BBM non Subsidi

Produksi harus terkendali

Aturan Insentif Kendaraan Rendah Emisi

Aturan peredaran di daerah

Kewajiban merek, model, logo yang mencerminkan Indonesia

Page 20: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Rencana Kebijakan Pemerintah

Daerah

20

25

30

• Perda ERP menjadi isu yang paling sering muncul guna

mengatasi kemacetan di Jakarta.

0

5

10

15

Pemeriksaan pajak

penghasilan

Perda ERP Tarif parkir percepat

transportasi masal

Wajib parkir di

garasi

Pajak Kendaraan

dinaikkan

Lainnya

Page 21: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 4 # Antisipasi Mobil Murah

• Untuk meyakinkan masyarakat tentang mobil murah serta untuk menjawab

kritik dari berbagai kalangan terkait kebijakan mobil murah

tersebut, pemerintah pusat akan menerapkan beberapa kebijakan terkait

mobil murah yaitu:

• 1). mobil murah tidak akan menggunakan BBM bersubsidi. Hal ini untuk

menjawab kekhawatiran publik akan jebolnya kuota BBM seiring adanya mobilmenjawab kekhawatiran publik akan jebolnya kuota BBM seiring adanya mobil

murah.

• 2). Pendistribusian mobil murah akan diatur per daerah sesuai dengan

kebutuhan daerah. Hal ini untuk menghindari adanya penumpukan mobil

murah di daerah-daerah tertentu seperti Jakarta. Sehingga mobil murah ini

tidak menambah kemacetan di kota-kota besar.

• Sementara, DKI Jakarta sebagai pihak yang paling serius melakukan penolakan

terhadap mobil murah, akan segera mengeluarkan Perda ERP untuk

mengantisipasi bertambahnya kemacetan akibat hadirnya mobil murah. Selain

itu, kebijakan lainnya adalah akan menaikkan pajak kenderaan serta

mempercepat pembangunan moda transportasi massal.

Page 22: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Pro Konta Penolakan Mobil Murah

oleh Jokowi

25

3026

• Media banyak memberitakan pihak yang kontra

dengan penolakan Jokowi.

0

5

10

15

20

Pro Kontra

3

Page 23: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Alasan Pihak Yang Mendukung Jokowi

Pro Produsen MobilLN

• Kemacetan menjadi isu yang paling banyak menjadi

alasan mendukung penolakan mobil murah oleh

Jokowi.

0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4 1,6 1,8 2

Kemacetan

Page 24: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Kritik Terhadap Jokowi Yang Menolak

Mobil Murah

jangan mengaitkan kebijakan LCGC dg kemacetan

• Tidak boleh mengaitkan mobil murah dengan

kemacetan di DKI menjadi alasan yang sering muncul

di media.

0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

Penolakan tidak beralasan/emosional

Putus asa menaggulangi macet

Page 25: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 5 # Pro-Kontra Jokowi• Jokowi merupakan orang yang paling keras menentang kehadiran mobil

murah. Sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi menilai kehadiran mobil murah

akan semakin menyulitkan pemerintahannya menyelesaikan persoalan

kemacetan di Jakarta. Penolakan Jokowi terhadap kebijakan mobil murah ini

menimbulkan pro kontra tersendiri. Ada yang setuju dengan sikap Jokowi dan

ada yang mempertanyakan sikap Jokowi.

• Dari hasil monitoring yang dilakukan, ternyata pihak yang kontra dengan sikap

Jokowi lebih banyak dari pihak yang pro.

• Pihak yang pro dengan sikap Jokowi lebih banyak berasal dari LSM dan

pengamat/akademisi. Alasan yang sering dikemukakan adalah mobil murah

akan semakin menambah kemacetan Jakarta.

• Sedangkan pihak yang kontra dengan sikap Jokowi adalah kalangan

pemerintah pusat, produsen mobil dan tokoh masyarakat yang menganggap

Jokowi salah dalam mengaitkan kemacetan Jakarta dengan kehadiran mobil

murah. Penolakan Jokowi dianggap tidak memiliki alasan yang kuat bahkan

terkesan emosional dalam menanggapi kebijakan mobil murah.

Page 26: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Produsen Mobil Yang Dikaitkan

Dengan Mobil Murah

hyundai

Esemka

Tata

Chevrolet

KIA

• Toyota dan Daihatsu menjadi pihak yang sering

dikaitkan dengan kebijakan mobil murah.

0 10 20 30 40 50 60 70 80

Toyota

Daihatsu

Datsun

Honda

Suzuki

Nissan

VW

Mitsubishi

Page 27: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 6 # Sikap Produsen Mobil

• Produsen mobil merupakan pihak yang paling mendukung

penerapan kebijakan mobil murah. Bahkan beberapa produsen

mobil sudah siap meluncurkan mobil murah ke masyarakat.

• Dari seluruh produsen mobil, Toyota, Daihatsu dan Honda serta

Suzuki yang paling banyak mendapatkan porsi pemberitaan dariSuzuki yang paling banyak mendapatkan porsi pemberitaan dari

media. Keempat produsen ini memang sudah siap meluncurkan

mobil murah ke publik. Hal inilah yang membuat keempat

produsen mobil ini banyak diberitakan media. Selain soal

spesifikasi mobil yang diluncurkan, pemberitaan media juga

terkait dengan sikap mereka terhadap kebijakan mobil murah

yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Page 28: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Institution Quote

40

60

80

100

120

140

160

• Produsen mobil paling sering memberi pernyataan

terkait isu mobil murah.

0

20

40

Page 29: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

Person Quote

Hatta Rajasa

Tulus Abadi

Budi Darmadi

Hidayat

Davy Tuilan

Johnny Darmawan

• Menperin menjadi orang yang paling konsen dengan

mobil murah, kemudian disusul Jokowi.

0 5 10 15 20 25 30 35 40 45

MS Hidayat

Joko Widodo

Sudirman MR

Jonfis Fandi

Hatta Rajasa

Page 30: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

TEMUAN 7 # Quote

• Produsen mobil merupakan institusi yang paling banyak memberikan

statement terkait mobil murah. Hal ini dikarenakan banyak produsen mobil

yang turut serta dalam menanggapi isu ini. Tidak hanya soal pro-kontra mobil

murah, produsen mobil banyak memberikan keterangan soal spesifikasi mobil

murah yang siap diluncurkan ke masyarakat.

• Di sisi lain, pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan institusi lain• Di sisi lain, pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan institusi lain

yang juga banyak memberikan pernyataan terkait mobil murah. Pernyataan

yang paling banyak disampaikan adalah soal isu pro dan kontra terhadap

kebijakan tersebut.

• Gubernur Jakarta, Jokowi dan Menteri Perindustrian MS Hidayat merupakan

dua orang yang cukup intensif memberikan pernyataan kepada media. Hal ini

terkait polemik keduanya terkait kebijakan mobil murah tersebut. Menperin

sebagai pembuat kebijakan dan Jokowi sebagai pihak yang menolak kebijakan.

Dari kalangan produsen mobil ada Sudirman MR dan Jhonny Darmawan.

Sedangkan kalangan LSM yang paling aktif adalah Tulus Abadi.

Page 31: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

KESIMPULAN

• Pro-kontra mobil murah besar karena adanya faktor Jokowi.

Implikasi

• Sebagai orang yang saat ini menjadi “media darling” segala sikap

dan tindak tanduk Jokowi akan menjadi pemberitaan utama didan tindak tanduk Jokowi akan menjadi pemberitaan utama di

media. Apalagi sikap yang terkait dengan pemerintah pusat.

Rekomendasi

• Kebijakan mobil murah seharusnya tidak menjadi polemik yang

berkepanjangan jika Pemerintah Pusat mampu memberikan

penjelasan yang maksimal kepada masyarakat dan pemerintah

daerah yang menolak kebijakan tersebut.

Page 32: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

KESIMPULAN

• Pihak yang mendukung hadirnya mobil murah lebih besar dibanding

pihak yang menolak.

Implikasi

• Besarnya pemberitaan terkait penolakan mobil murah lebih• Besarnya pemberitaan terkait penolakan mobil murah lebih

disebabkan oleh ketokohan seseorang yang memiliki sikap menolak

mobil murah.

Rekomendasi

• Kurangnya sosialisasi kebijakan tentang mobil murah menjadi

pemicu hadirnya kontroversi mobil murah. Untuk itu, pemerintah

harus mengintensifkan sosialisasi ke daerah-daerah yang menolak

kehadiran mobil murah.

Page 33: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

KESIMPULAN• Penolakan Jokowi terhadap kehadiran mobil murah dianggap tidak

beralasan.

Implikasi

• Banyak pihak yang mempertanyakan sikap Jokowi karena dianggap• Banyak pihak yang mempertanyakan sikap Jokowi karena dianggap

tidak proporsional dalam memberikan penilaian terhadap mobil

murah.

Rekomendasi

• Langkah-langkah yang disiapkan oleh Pemprov DKI untuk

mengantisipasi mobil murah sudah tepat yaitu dengan menerbitkan

Perda ERP, menaikkan pajak mobil dan mempercepat transportasi

massal. Sehingga kehadiran mobil murah tidak perlu menjadi

polemik bagi Pemprov DKI Jakarta.

Page 34: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”

KESIMPULAN

• Produsen mobil merupakan pihak yang paling mendukung

kehadiran mobil murah.

Implikasi

Produsen mobil terlihat sangat siap menyambut penerapan• Produsen mobil terlihat sangat siap menyambut penerapan

kebijakan mobil murah dengan meluncurkan berbagai jenis mobil

murah.

Rekomendasi

• Sebaiknya pemerintah membatasi produksi mobil murah sehingga

tidak menjadi beban di kemudian hari. Selain itu, mobil murah

harus diproyeksikan untuk kepentingan ekspor sehingga bisa

menambah devisa negara.

Page 35: Analisis Pemberitaan Kontroversi Mobil Murah “LCGC”