analisis minimalisasi – biaya anestesi umum propofol

Click here to load reader

Post on 11-Dec-2016

274 views

Category:

Documents

11 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • TESIS

    ANALISIS MINIMALISASI BIAYA ANESTESI UMUM PROPOFOL TARGET CONTROLLED

    INFUSION (TCI) DAN ANESTESI INHALASI DI RSUP SANGLAH

    ADI CHANDRA

    PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR 2015

  • TESIS

    ANALISIS MINIMALISASI BIAYA ANESTESI UMUM PROPOFOL TARGET CONTROLLED

    INFUSION (TCI) DAN ANESTESI INHALASI DI RSUP SANGLAH

    ADI CHANDRA NIM 1014108204

    PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK

    PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR 2015

  • ANALISIS MINIMALISASI - BIAYA ANESTESI UMUM PROPOFOL TARGET CONTROLLED

    INFUSION (TCI) DAN ANESTESI INHALASI DI RSUP SANGLAH

    Tesis untuk Memperoleh Gelar Magister Biomedik pada Program Magister,Program Studi Ilmu Biomedik,

    Program Pascasarjana Universitas Udayana

    ADI CHANDRA NIM 1014108204

    PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU BIOMEDIK

    PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS UDAYANA

    DENPASAR 2015

  • Tesis Ini Telah Diuji Pada

    Tanggal 25 Maret 2015

    Panitia Penguji Tesis Berdasarkan SK Rektor Universitas Udayana,

    Nomor : 797/UN14.4/HK/2015, Tanggal 12 Maret 2015

    Pembimbing I : Prof. Dr. dr. Made Wiryana, SpAn, KIC, KAO

    Pembimbing II : Dr. dr. I Putu Pramana Suarjaya, SpAn, Mkes,

    KMN,, KNA

    Penguji :

    1. dr. I Ketut Sinardja, SpAn, KIC

    2. dr. I Gede Budiarta, Sp.An, KMN

    3. dr. I Made Gede Widnyana, SpAn, MKes, KAR

  • UCAPAN TERIMA KASIH

    Pertama perkenankanlah penulis memanjatkan puji syukur kehadapan Ida

    Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas asung kerta

    wara nugraha-Nya, tugas penyusunan tesis ini dapat terselesaikan.

    Kepada Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD, KEMD, selaku Rektor

    Universitas Udayana, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya

    atas perkenannya memberikan kesempatan untuk mengikuti dan menyelesaikan

    pendidikan spesialis di Universitas Udayana.

    Kepada Prof. Dr. dr. Putu Astawa, SpOT(K), MKes, selaku Dekan Fakultas

    Kedokteran Universitas Udayana, penulis juga mengucapkan terima kasih yang

    sebesar-besarnya atas perkenannya memberikan kesempatan menjalani dan

    menyelesaikan pendidikan spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

    Kepada dr. I Nyoman Semadi, SpB, SpBTKV, selaku Ketua TKP PPDS I

    Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, penulis mengucapkan terima kasih atas

    kesempatan yang diberikan sehingga penulis mampu menyelesaikan program

    pendidikan dokter spesialis ini.

    Kepada dr. Anak Ayu Sri Saraswati, MKes, selaku Direktur Utama RSUP

    Sanglah, penulis menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan

    untuk menjalani pendidikan dan melakukan penelitian di RSUP Sanglah

    Denpasar.

    Kepada Prof. Dr. dr. A. A. Raka Sudewi, SpS(K), selaku Direktur Program

    Pascasarjana Universitas Udayana, penulis menyampaikan terima kasih karena

  • telah diberikan kesempatan untuk menjalani program magister pada program studi

    ilmu biomedik, program pascasarjana Universitas Udayana.

    Kepada dr. I Ketut Sinardja, SpAn, KIC, selaku Kepala Bagian Anestesiologi

    dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, penulis

    mengucapkan terima kasih dan rasa hormat setinggi-tingginya atas bimbingan,

    inspirasi dan motivasi yang telah diberikan selama penulis mengikuti program

    pendidikan dokter spesialis ini.

    Kepada dr. Ida Bagus Gde Sujana, SpAn, MSi, selaku Sekretaris Bagian

    Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Udayana,

    penulis mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya atas

    bimbingan, semangat, inspirasi dan motivasi selama penulis mengikuti program

    pendidikan dokter spesialis ini dan khususnya selaku pembimbing satu dalam

    penyusunan tesis ini.

    Kepada Prof. Dr. dr. Made Wiryana, SpAn, KIC, KAO, selaku Ketua

    Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif, penulis mengucapkan terima

    kasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya atas keteladanan dan bimbingan

    yang telah diberikan selama penulis menempuh program pendidikan dokter

    spesialis ini dan selaku pembimbing satu yang telah memberikan bimbingan,

    masukan dan motivasi dalam penulisan serta penyusunan tesis ini.

    Kepada dr. I Made Gede Widnyana, SpAn, MKes, KAR, selaku Sekretaris

    Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif, penulis mengucapkan terima

    kasih dan rasa hormat yang setinggi-tingginya atas bimbingan yang telah

  • diberikan selama penulis menyelesaikan tesis dan menempuh program pendidikan

    dokter spesialis ini.

    Kepada dr. I Wayan Sukra, SpAn, KIC, penulis mengucapkan terima kasih

    yang sebesar-besarnya atas kemurahan hatinya dengan tidak mengenal lelah

    memberikan bimbingan dan landasan berpikir tentang ilmu dasar anestesi.

    Kepada semua guru : dr. I Made Subagiartha, SpAn, KAKV, SH; dr. I Gusti

    Putu Sukrana Sidemen, SpAn, KAR; Dr. dr. I Wayan Suranadi, SpAn, KIC; dr. I

    Gede Budiarta, SpAn, KMN; Dr. dr. I Putu Pramana Suarjaya, SpAn, MKes,

    KNA, KMN; Dr. dr. Tjokorda Gde Agung Senapathi, SpAn, KAR; dr. Putu Agus

    Surya Panji, SpAn, KIC; dr. I Wayan Aryabiantara, SpAn, KIC; dr. I Ketut

    Wibawa Nada, SpAn, KAKV; dr. Dewa Ayu Mas Shintya Dewi, SpAn; dr. I

    Gusti Ngurah Mahaalit Aribawa, SpAn, KAR; dr. I G.A.G. Utara Hartawan,

    SpAn, MARS; dr. Pontisomaya Parami, SpAn, MARS; dr I Putu Kurniyanta,

    SpAn; dr. Kadek Agus Heryana Putra, SpAn; dr. Cynthia Dewi Sinardja, SpAn,

    MARS; dr. Made Agus Kresna Sucandra, SpAn; dr. Ida Bagus Krisna Jaya

    Sutawan, SpAn, MKes; dr. Tjahya Aryasa EM, SpAn, penulis mengucapkan

    terima kasih yang sebesar- besarnya atas bimbingan yang telah diberikan selama

    menjalani program pendidikan dokter spesialis ini.

    Kepada semua senior dan rekan - rekan residen anestesi, penulis

    mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama yang baik selama penulis

    menjalani program pendidikan dokter spesialis ini.

    Kepada Ibu Ni Ketut Santi Diliani, SH dan seluruh staf karyawan di Bagian

    Anestesiologi dan Terapi Intensif, penulis mengucapkan terima kasih atas semua

  • bantuannya selama menjalani program pendidikan dokter spesialias ini, kepada

    segenap penata anestesi, paramedis dan semua karyawan yang tidak bisa penulis

    sebutkan satu persatu yang telah membantu selama proses pendidikan ini.

    Kepada Bapak Oh Bin Soe dan Ibu Eri selaku orang tua yang telah merawat

    dan membesarkan penulis dengan kasih sayang yang tanpa pamrih serta penuh

    kesabaran memberikan dukungan semangat dan doa supaya penulis dapat

    menjalani dan menyelesaikan studi ini dengan baik.

    Kepada Agus, Agus Rina, Hendra, Rina, Jono Effendy, Dewi Ismaya,

    Charles, Karaniya, Prajna, Brian, Citta, dan Mona Mariana selaku keluarga

    tercinta yang telah mengiringi perjalanan pendidikan penulis dengan kasih sayang

    tanpa pamrih serta penuh kesabaran memberikan dukungan baik spiritual maupun

    finansial, semangat, dan doa supaya penulis dapat menjalani dan menyelesaikan

    studi ini dengan baik.

    Serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pasien yang menjadi

    sumber ilmu selama penulis menjalani proses pendidikan spesialisasi ini.

    Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang Maha Esa selalu

    memberikan berkat dan rahmat-Nya kepada semua pihak yang tertulis di atas

    maupun yang tidak tertulis, yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah

    membantu penulis selama proses pendidikan dan penyusunan tesis ini.

    Denpasar, Maret 2015

    dr. Adi Chandra

  • ABSTRAK

    ANALISIS MINIMALISASI - BIAYA ANESTESI UMUM PROPOFOL TARGET CONTROLLED INFUSION (TCI) DAN

    ANESTESI INHALASI DI RSUP SANGLAH

    Dalam penerapan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) pada tahun 2014, termasuk untuk jaminan kesehatan, dengan terbatasnya anggaran yang tersedia, maka aspek pengendalian mutu sekaligus biaya obat, menjadi salah satu hal penting yang mendapatkan perhatian. Sehingga penerapan hasil kajian farmakoekonomi dalam pemilihan dan penggunaan obat secara efektif dan efisien sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini mengetahui analisis minimalisasi biaya obat anestesi umum propofol intravena target controlled infusion dan anestesi inhalasi pada pasien yang menjalani operasi bedah mayor di RSUP Sanglah.

    Rancangan penelitian yang digunakan adalah Consecutive Randomized controlled trial pada pasien yang menjalani pembedahan dengan anestesi umum di kamar operasi RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian ini mengambil sampel 40 pasien yang dibagi menjadi dua kelompok (n = 40), kelompk A menggunakan target controlled infusion propofol dan kelompok B menggunakan anestesi inhalasi isofluran. Uji statistik menggunakan Shapiro Wilk, Lavene Test, dan independent sample T-test (dengan derajat kemaknaan < 0.05). Analisis data menggunakan program SPSS v. 17.0 for windows (Statistical Package for the Social Sciences Inc, USA).

    Pada penelitian ini didapatkan rasio penggunaan obat persatuan waktu kelompok A 8,54 mg (2,04 mg) per menit dan kelompok B 0,42 ml (0,09 ml) per menit. Biaya obat anestesi umum pada kelompok A Rp. 800,85 (Rp. 127,99) per menit. Pada kelompok B Rp. 1.266,32 ( Rp. 227,26) per menit (p < 0.001).

    Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa analisis minimalisis biaya obat anestesi umum menggunakan TCI propofol secara signifikan berbeda bermakna menghasilkan beban biaya yang lebih murah dibandingkan anestesi inhalasi isofl