ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (Break Event Point)

Download ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (Break Event Point)

Post on 24-May-2015

10.377 views

Category:

Education

11 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Semoga Berguna.

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. OLEH : KHAIRUL BASHAR</li></ul> <p> 2. ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA (COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS) 3. Biaya, volume dan laba Biaya, volume dan laba merupakan tiga elemen pokok merupakan tiga elemen pokok dalam menyusun laporan laba-rugi dalam menyusun laporan laba-rugi sebuah perusahaan. sebuah perusahaan. 4. Studi mengenai hubungan antara Pendapatan, biaya dan laba dikenal sebagai analisis biaya-volumelaba 5. BREAK-EVEN POINT (TITIK IMPAS) 6. TITIK IMPAS tingkat akvitas dimana suatu organisasi tidak mendapat laba dan juga tidak menderita rugi atau LABA = NOL 7. TITIK IMPAS dapat dihitung dengan menggunakan METODE :1. Persamaan matematika 2. Contribution margin per unit 3. Contribution margin ratio 4. Pendekatan grafik 8. CONTOH ILUSTRASI DENGAN PERSAMAAN CONTOH ILUSTRASI DENGAN PERSAMAAN MATEMATIKA MATEMATIKA Penjualan 1000 Stick Pancing @ Rp 100.0000.- Total Biaya Variabel Rp 60.000.000 ,- dan Total biaya tetap Rp 30.000.000,-Diminta ::berapa unit yang harus dijual dalam keadaan Diminta berapa unit yang harus dijual dalam keadaan BEP? BEP? 9. Penyelesaian :: (000) Penyelesaian (000) Unit yang harus terjual dalam keadaan BEP dimisalkan dengan X Laba = Total pendapatan - Total Biaya 0 = (harga x unit) - (Total Biaya Variabel + Total B. Tetap) 0 = (100x) - (B. Variabel x unit) + 30.000) 0 = 100x (60x) + 30.000 0 = 40x 30.000 x = 750 unit dalam keadaan BEP 10. Penjualan 750 Stick @ Rp 100 = Rp 75.000 Total B. Variabel 750 Stick @ Rp 60 = Rp 45.000 Total Kontribusi Margin* = Rp 30.000 Total Biaya Tetap = Rp 30.000 Laba Usaha = 0 11. Apa itu Kontribusi MarginSelisih total penjualan dengan total biaya variabel, yang dipakai untuk menutupi biaya tetap. Selanjutnya jika ada nilainya maka nilai tersebut adalah Laba.Untuk satu jenis produk Untuk satu jenis produk BEP dalam unit = Total Biaya Tetap/ CM unit BEP dalam unit = Total Biaya Tetap/ CM unit CM unit = penjualan/unit B. Variabel/unit CM unit = penjualan/unit B. Variabel/unit BEP dalam nilai uang = Total B. Tetap/ CM ratio BEP dalam nilai uang = Total B. Tetap/ CM ratio CM ratio = 1- B. variabel/penjualan CM ratio = 1- B. variabel/penjualan Pendapatan (juta Rp) Pendapatan (juta Rp) 12. a ab L75BEPRuBIAYA VARIABELgi30 BIAYA TETAP Stick yang terjual (unit) 750 13. Target penjualan dalam unit = Total B. Tetap + Laba yang diharapkan CM unitTarget penjualan dalam rasio = Total B. Tetap + Laba yang diharapkan CM Rasio 14. Ilustrasi penerapan Biaya Volume Laba Diketahui Kondisi awal : Penjualan 100 unit Stick. Harga jual/unit Rp 100.000 Biaya variabel/unit Rp 60.000 Kontribusi Margin/unit Rp 40.000 Total Biaya Tetap Rp 3.000.000 1. Perubahan Biaya Tetap dan Volume Penjualan Perubahan : Biaya Iklan (B.Tetap) naik Rp 1.000.000 Penjualan diharapkan naik sebesar Rp 3.000.000 Dapatkah direalisasikan perubahan tersebut ? 15. (dalam ribuan Rupiah) UraianKondisi AwalPerubahanSelisihPenjualan 100 x Rp 10010.00013.0003.000Biaya Variabel 100 x Rp 606.0007.8001.800Kontribusi Marjin4.0005.2001.200Total B. Tetap3.0004.0001.000Laba Usaha1.0001.200200Dari analisis diatas, rencana tersebut dapat dilaksanakan 16. 2. Perubahan Biaya Variabel dan Volume Penjualan Perubahan : Biaya Variabel naik Rp 10.000,- / unit, penjualan diestimasi naik 80 unit.Dapatkah dalam hal ini dilaksanakan ? 17. dalam ribuan Rupiah UraianKondisi AwalPerubahanSelisihPenjualan 100 x Rp 10010.00018.0008.000Biaya Variabel 100 x Rp 606.00012.6006.600Kontribusi Marjin4.0005.4001.400Total B. Tetap3.0003.0000Laba Usaha1.0002.4001.400Dari analisis diatas, rencana tersebut dapat dilaksanakan 18. 3. Perubahan Biaya Tetap, Harga Jual, Volume Penjualan Perubahan : B. Iklan (B. Tetap) naik sebesar Rp 1.500.000,harga jual turun Rp 20.000,-/unit. Penjualan diharapkan naik 60 unit.Dapatkah rencana tersebut dilaksanakan ? 19. (dalam ribuan Rupiah) UraianKondisi AwalPerubahanSelisihPenjualan 100 x Rp 10010.00012.8003.000Biaya Variabel 100 x Rp 606.0009.6003.600Kontribusi Marjin4.0003.200(800)Total B. Tetap3.0004.5001.500Laba Usaha1.000(1.300)(2.300)Dari analisis diatas, rencana tersebut dapat dilaksanakan 20. 4. Perubahan Biaya Variabel, B.Tetap dan Volume Penjualan Perubahan : Gaji tetap bagian penjualan Rp 600.000,-/bulan diganti dengan gaji Rp 1.500,-/unit Stick yang terjual. Penjualan diharapkan naik 15%.Dapat rencana ini dilaksanakan? 21. (dalam ribuan Rupiah) UraianKondisi AwalPerubahanSelisihPenjualan 100 x Rp 10010.00011.5001.500Biaya Variabel 100 x Rp 606.0007.072,51.072,5Kontribusi Marjin4.0004.427,5427,5Total B. Tetap3.0002.400(600)Laba Usaha1.0002.072,51.072,5Dari analisis diatas, rencana tersebut dapat dilaksanakan 22. 5. Perubahan Harga Reguler Hal ini dapat dilaksanakan tanpa menggangu penjualan reguler. Ilustrasi : Ada calon konsumen mau membeli Stick sebanyak 150 unit dengan harga yang dapat ditentukan (lebih murah dari harga reguler). Jika manajer mengharapkan laba Rp 3.000.000,berapa harga yang dapat diberikan ? 23. Harga jual per stick =B. Variabel/unit + laba/unit =Rp 60.000 + Rp 20.000 =Rp 80.000/unit Pembuktian : Penjualan 150 x Rp 80.000=Rp 12.000.000 B.variabel 150 x Rp 60.000 =Rp 9.000.000 Kontribusi marjin =Rp 3.000.000 Total Biaya Tetap = 0 Laba usaha =Rp 3.000.000 24. TITIK IMPAS MULTI PRODUK Untuk menghitung titik impas multi produk terlebih dahulu harus dihitung bauran penjualan produknya atau perbandingan volume penjualan antar produk. Kemudian rumus yang sama dapat digunakan. Ilustrasi : PT. Pelangi Indonesia memproduksi 4 (empat) jenis produk yang dikasih lebel A, B, C, dan D. Direncanakan diproduksi dan Dijual : Produk A = 20.000 Unit @ Rp 11.000 B = 15.000 Unit @ Rp 16.000 C = 10.000 Unit @ Rp 21.000 D = 5.000 Unit @ Rp 26.000 Biaya tetap pada kapasitas diatas Rp 144.000.000 25. Biaya Variabel masing-masing Produk : Produk A =Rp 7.000 B =Rp 8.000 C =Rp 11.000 D =Rp 14.000 Maka titik impas Dihitung sbb: Perbandingan Volume ke 4 Produk adalah : 20 : 15 : 5 atau 4 : 3 : 2 :1 Titik Impas =TITIK IMPASBiaya Tetap Total Biaya VariabelTitik impas = Rp 320.000.000 Titik Impas dalam unit = Titik impas dalam Rp Dibagi dengan harga penjualan 26. Harga Penjualan = (4 x Rp 11.000) + (3 x Rp 16.000) + (2 x Rp 21.000) + (1 x Rp 26.000) = Rp 160.000 Maka Titik Impas Dalam Unit = 320.000.000 : 160.000 = 2.000 Paket Komposisi Titik Impas Sbb: Produk A B C D= 2.000 x 4 = 8.000 unit = 2.000 x 3 = 6.000 unit = 2.000 x 2 = 4.000 unit = 2.000 x 1 = 2.000 unit</p>