kelp 10 edutaiment dlm quantum learning - copy

Post on 22-Jun-2015

220 Views

Category:

Documents

1 Downloads

Preview:

Click to see full reader

TRANSCRIPT

Kelompok 2 :

Kartika Dwi Astuti

(No. Abs. 10)

(NIM. 11470046)

Edutaiment dalam Quantum Learning

(Konsep Pokok)

1. Learning How To Learn

2. Global Learning

Sekilas mengenai Edutaiment

Hal yang terpenting bagi pengajar dalam konsep edutaiment adalah bagaimana proses belajar itu tidak lagi dikemas dengan model yang menakutkan, menegangkan, bahkan menyeramkan. Tetapi bagaimana proses belajar itu bisa menjadi hal yang menyenangkan, mengedepankan nilai-nilai humanis, dan juga dalam interaksinya bisa saling terbuka.

Komunikasi yang ramah dan akrab, serta didasarkan dengan nilai – nilai kasih sayang merupakan cara bagaimana pembelajaran itu bisa dilakukan secara kondusif. Selain itu, pembelajaran yang kondusif juga mampu diciptakan dengan terbentuknya suasana belajar yang bersahabat, nyaman, interaktif serta tidak mengancam.

Hal tersebut akan membuat pembelajaran menjadi mengasyikkan. Jika hal tersebut dapat diwujudkan oleh pendidik, maka keberhasilan dalam penyerapan materi belajar bisa dengan mudah ditangkap oleh peserta didik, tanpa adanya rasa takut dan ketegangan yang mampu menghambat terbentuknya gairah belajar peserta didik.

Teori Belajar Quantum

Seperti yang di jelaskan pada teori Quantum, bahwa belajar itu hendaknya melibatkan emosi. Seseorang akan mengingat dan belajar dengan baik, serta akan mudah menyerap informasi jika informasi tersebut disampaikan dengan cara yang menyenangkan (emosi positif).

Edutaiment dalam

Quantum Learning

Konsep belajar Quantum yang mengungkapkan bahwa setiap manusia memiliki potensi otak yang relatif sama, tergantung bagaimana kita mengolahnya.

Belajar akan terasa sangat menyenangkan ketika seseorang itu telah menemukan gaya belajar mereka sendiri. Hal tersebut bisa diciptakan salah satunya dengan memadukan antara muatan pendidikan dengan hiburan, seperti yang telah digambarkan dalam konsep edutainment.

1.Belajar tentang Cara

Belajar

(Learning How to Learn)

Berangkat dari kenyataan bahwa banyak siswa yang yang terintimidasi dengan proses pembelajaran di sekolah yang membuat mereka berkeyakinan bahwa mereka tidak mampu belajar dan mereka pasti gagal, ini adalah awal yang sangat tidak menguntungkan bagi siswa tersebut. Maka, perlu adanya suatu trobosan pembelajaran yang dapat merubah paradigma mereka tersebut.

Para pendidik dengan pengetahuan NLP (neurolinguistik) memahami bagaimana menggunakan bahasa yang positif untuk meningkatkan tindakan – tindakan positif, yang penting untuk merangsang fungsi otak yang paling efektif. Semua ini dapat menunjukkan gaya belajar terbaik dari setiap orang, dan menciptakan pegangan dari saat-saat keberhasilan yang meyakinkan.

Apa itu NLP ???Neurolinguistik (NLP) adalah suatu penelitian

tentang bagaimana otak mengatur informasi. Program ini meneliti hubungan antara bahasa dan perilaku dan dapat digunakan untuk meciptakan jalinan pengertian antara siswa dengan guru.

Jadi, guru hendaknya memberikan pengertian dan informasi tentang berbagai bidang dan ketrampilan seperti bersikap positif, termotivasi, menemukan cara belajar, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, membaca dengan cepat, membuat catatan yang efektif, dll. Dengan begitu, diharapkan siswa mampu menemukan gaya belajar mereka sendiri.

2.Belajar Secara Menyeluruh

(GLOBAL LEARNING)

Global Learning merupakan cara efektif dan alamiah bagi seseorang untuk mempelajari sesuatu. Pada dasarnya, semua orang di lahirkan dengan rasa ignin tahu, dan semua dibekali Tuhan seperangkat alat yang diperlukan untuk memuaskannya.

Seperti ketika bayi yang diberi mainan baru, ia menelitinya dengan seksama. Ia memasukkannya ke dalam mulut untuk mengetahui rasanya. Ia menggoyangkannya, dan memutarkannya perlahan-lahan, sehingga ia bisa melihat bagaimana setiap sisinya terkena cahaya. Ia menempelkannya di telinga, emnjatuhaknnya ke lantai dn mengambilnya kembali, membongkar bagian-bagiannya dan menyelidikinya satu demi satu. Proses belajar dengan melakukan “penelitian” seperti ini, disebut dengan belajar secara menyeluruh (global learning).

Kedua belah otak penting artinya. Setiap orang cenderung seimbang dalam memanfaatkan kedua belah otaknya dalam kehidupan mereka. Karena sesungguhnya orang yang termasuk kedalam kategori otak kiri dan dia tidak melakukan upaya tertentu untuk memasukkan beberapa aktivitas otak kanan dalam hidupnya, ketidak-seimbangan yang dihasilkannya dapat menyebabkan stres, juga gangguan kesehatan mental dan fisik.

Dari permasalah tersebut bisa diketahui bahwa tidak satupun bagian otak ini yang bekerja secara sempurna tanpa adanya rangsangan atau dorongan dari bagian yang lain. Ini lah yang disebut sebagai cara belajar global (global learning).

Sekian.....

top related