al-quran & perekonomian

Download Al-Quran & Perekonomian

Post on 18-Mar-2016

272 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Buku Al-Quran & Perekonomian, ditulis oleh Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.A.

TRANSCRIPT

  • AL-QURAN &

    SISTEM PEREKONOMIAN

  • AL-QURAN &

    SISTEM PEREKONOMIAN

    Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.A.

    UIN-MALIKI PRESS2011

  • Al-Quran & Sistem PerekonomianA. Muhtadi Ridwan

    UIN-Maliki Press, 2011

    All right reserved

    Hak cipta dilindungi oleh undang-undangDilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku

    ini dengan cara apapun, tanpa izin tertulis dari Penerbit

    Penulis: Dr. H. A. Muhtadi Ridwan, M.Ag.Desain Isi: Bayu Tara Wijaya

    Desain Sampul: Robait Usman

    UMP 11063ISBN 978-602-958-403-5

    Cetakan I: 2011

    Diterbitkan pertama kali olehUIN-MALIKI PRESS (Anggota IKAPI)

    Jalan Gajayana 50 Malang 65144Telepon/Faksimile (0341) 573225

    E-mail: penerbitan@uin-malang.ac.idWebsite://press.uin-malang.ac.id

  • vPuji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah swt, atas se-gala limpahan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan buku berjudul Al-Quran dan Sistem Perekonomian ini dengan baik. Tidak lupa shalawat serta salam kami haturkan kepada Nabi Muhammad saw ber-sama keluarga dan sahabat-sahabatnya.

    Buku ini disusun dalam rangka untuk: 1) mengungkap-kan hikmah-hikmah yang terkandung di dalam al-Qur-an dalam kaitannya dengan kehidupan masyarakat di bidang ekonomi, sebagai pedoman bagi generasi sekarang dan akan datang; 2) mengemukakan kaidah-kaidah ekonomi yang ter-dapat dalam al-Quran serta contoh-contoh yang pernah dibe-ri kan oleh Nabi Muhammad saw; 3) mengemukakan bukti bahwa sistem ekonomi menurut al-Quran adalah satu-satunya alternatif di antara sistem-sistem yang lain seperti sistem Kapi-talis dan Komunis yang harus dipegang teguh oleh umat Islam dalam praktik perekonomian; 4) mengemukakan situasi sosial antara masyarakat yang dalam praktik perekonomian berpe-gang pada kaidah al-Quran dan yang tidak; 5) untuk mengem-balikan kehidupan masyarakat kepada prinsip-prinsip ajaran al-Quran sehingga mereka berkeyakinan bahwa al-Quran itu adalah sumber dari segala kehidupannya, dan mereka mempu-

    PENGANTAR PENULIS

  • Al-Qur an & S i s tem Perekonomian

    v i

    nyai arah pandangan ke arah usaha untuk mewujudkan keba-hagiaan dalam kehidupan duniawi dan ukhrawi, sebagaimana tuntunan al-Quran.

    Dalam kesempatan ini, penulis tidak lupa mengucapkan terimakasih yang sebesarnya kepada semua pihak khususnya yang terhormat: Bapak Prof. Dr. H. Imam Suprayogo selaku Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang; Bapak Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si., selaku Pembantu Rektor Bidang Akademik, Para Dosen Fakultas Ekonomi UIN Maulana Ma-lik Ibrahim Malang; Penerbit UIN-Maliki Press, dan siapa pun yang telah memberikan kontribusi dan dukungan pada pener-bitan buku ini. Jazakumullah ahsanal jaza

    Kami menyadari sepenuhnya bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, atas kritik dan saran yang bersifat membangun masih kami harapkan sehingga dapat di-jadikan pijakan untuk merevisi buku ini dalam edisi selanjut-nya. Akhir kata, tak ada gading yang tak retak. Oleh sebab itu, masih banyak kekurangan dari buku ini. Meskipun demikian ada secerca harapan, semoga buku sederhana ini bisa berman-faat bagi penulis sendiri dan semua orang yang membacanya. Amin.

    Malang, September 2011

    Muhtadi Ridwan

  • v i i

    DAFTAR ISI

    PENGANTAR PENULIS ~ v

    DAFTAR ISI ~ vii

    BAB I: PENDAHULUAN ~ 1

    BAB II: CIRI KHAS EKONOMI MENURUT AL-QURAN ~ 7

    A. Aspek Sumber ~ 9B. Aspek Tata Nilai ~ 24C. Sumber Daya Ekonomi ~ 34

    BAB III: SISTEM EKONOMI MENURUT AL-QURAN DAN SENDI-SENDINYA ~ 49

    A. Cara Memperoleh Pendapatan dan Kekayaan ~ 49B. Perintah untuk Membelanjakan Harta ~ 60C. Ketentuan tentang Harta Pusaka ~ 64D. Pembagian Harta Rampasan Perang ~ 69E. Hemat dalam Pembelanjaan ~ 71

  • Al-Qur an & S i s tem Perekonomian

    v i i i

    BAB IV: PERBEDAAN SISTEM PEREKONOMIAN MENURUT AL-QURAN DAN SISTEM YANG LAIN ~ 75

    A. Sistem Kapitalisme ~ 75B. Sistem Komunisme ~ 80C. Sistem Ekonomi menurut al-Quran ~ 87

    BAB V: PENUTUP ~ 117

    DAFTAR PUSTAKA ~ 121

    TENTANG PENULIS ~ 123

  • 1PENDAHULUAN

    Sebagaimana telah dijelaskan dalam pengantar buku ini bah-wa judul yang penulis pilih adalah Al-Quran dan Sistem Perekonomian. Untuk lebih jelasnya dan agar tidak terjadi ke-salahpahaman, penulis akan menjelaskan kata demi kata dari judul buku ini, selanjutnya menjelaskan hubungannya antara kata-kata itu.

    Al-Quran menurut bahasa berarti Bacaan. Di dalam al-Quran sendiri ada pemakaian kata Quran dalam arti Bacaan.1 Firman Allah dalam surat al-Qiyamah ayat 17 dan 18:

    17. Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkan-nya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

    18. Apabila kami telah selesai membacakannya Maka ikutilah bacaannya itu.2

    Kemudian ada beberapa pengertian al-Quran antara lain sebagai berikut:

    1 Departemen Agama RI., Al-Quran dan Terjemahannya, hlm. 16.,2 Ibid., hlm. 999.

    IB A B

  • Al-Qur an & S i s tem Perekonomian

    2

    3Sesungguhnya al-Quran adalah kalam (perkataan) yang me-ngandung mujizat diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Ditulis dalam mushaf, dinukil dengan mutawatir dan berpa-hala bagi pembacanya.

    Abdul Wahab Khallaf menjelaskan bahwa:Al-Quran adalah kalam Allah yang diturunkan melalui Malai-kat Jibril ke dalam hati Nabi Muhammad saw. Dengan lafadh (bahasa) Arab dan mempunyai arti yang haq (benar) untuk dijadikan hujjah bagi Rasul, bahwa dia benar-benar utusan Al-lah dan dijadikan sebagai pedoman bagi manusia, yaitu mer-eka yang mendapat petunjuk dari al-Quran serta mendekat-kan pengabdian bagi pembacanya.4

    Dalam Ensiklopedi Indonesia ditekankan: Al-Quran ada-lah kitab suci umat Islam, sebagai pedoman dasar untuk segala aspek kehidupan.5

    Dari beberapa penjelasan tersebut di atas dapat disimpul-kan bahwa al-Quran adalah kitab suci yang diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw untuk dibuat sebagai pedoman dasar bagi umat manusia dari segala aspek kehidup-an yang memiliki unsur ijaz dan unsur ritual bagi pem-bacanya.

    Sistem berasal dari bahasa Belanda yang juga terdapat dalam bahasa Inggris yang berarti susunan.6 Sedangkan dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, Sistem adalah sekelompok dari pendapat, peristiwa kepercayaan yang disusun dan diatur 3 Shubi Ash Shaleh, Mahabits fi Ulumi Al-Quran, hlm. 21.4 Abdul Wahab Khallaf, Ilmu Ushulul Fiqih, hlm. 23.5 Hasan Shadily, Ensiklopedi Indonesia, jilid I, hlm. 166.6 M. Bahrum, Kamus Umum, hlm. 193

  • Pendahuluan

    3

    baik-baik, atau cara (metode) yang teratur untuk melakukan sesuatu.7

    Ekonomi (ekonomi) adalah pengetahuan dan penyelidik-an mengenai asas-asas penghasilan (produksi), pembagian (distribusi) dan pemakaian barang-barang serta kekayaan.8

    Albert L Mayers mengemukakan bahwa Ilmu ekonomi ada-lah ilmu pengetahuan yang mempersoalkan kebutuhan dan pemuas kebutuhan manusia.9 Sedang Prof. Dr. J. L. Mey Jr. berpendapat bahwa Ekonomi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha ke arah ilmu pengetahuan yang mempela-jari usaha manusia ke arah kemakmuran.10

    Dari definisi-definisi tersebut Dr. Winardi SF. mengomen-tari bahwa:

    Di samping itu definisi Ilmu Ekonomi adalah studi mengenai kekayaan material merupakan definisi yang terlalu sempit, karena ilmu ekonomi bukan hanya mempelajari kekayaan material. Selanjutnya mengatakan definisi Ilmu Ekonomi ada-lah ilmu mengenai penilaian serta pemilikan manusia, ter-lampau luas.11

    Untuk itu, Boulding mengutarakan bahwa hal-hal yang diperhatikan oleh analisis ekonomi adalah:

    Fenomin-fenomin ekonomi, misalnya tiga macam aktivitas manusia berupa: produksi, konsumsi, dan pertukaran.

    Semua aktivitas tersebut meliputi kwantitas-kwantitas.

    Obyek ketiga analisis ekonomi, adalah organisasi dan lem- baga-lembaga yang memimpin aktivitas ekonomi.

    7 WJS. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, hlm. 955.8 Ibid., hlm. 267.9 Winardi SF., Pengantar Ilmu Ekonomi, edisi IV, hlm 610 Ibid11 Ibid

  • Al-Qur an & S i s tem Perekonomian

    4

    Pendapat-pendapat berikut yang dikemukakan oleh sejum- lah ekonom menitikberatkan faktor manusia sehubungan dengan ilmu ekonomi.12

    Hennipimen mengatakan bahwa Bagian terbesar dari pada teori ekonomi, terutama teori nilai, betugas untuk me-nganalisa manusia dan reaksinya dalam kehidupan ekonomi.13 Dan, Prank Knight mengatakan Studi mengenai ilmu ekono-mi adalah studi mengenai cara bertindak ekonomis.14

    Dari pernyataan-pernyataan tersebut, jelaslah kiranya bah-wa diulang-ulang dititikberatkan sebagai obyek penyelidik an, dalam hal mana diperhatikan kelakuan manusia (human behav-ior).

    Selanjutnya kata Ekonomi mendapat awalan per dan akhiran an. perekonomian yang berarti urusan, tindakan-tindakan dan aturan-aturan mengenai ekonomi.15

    Dari beberapa uraian tersebut di atas, maka pembahasan dalan buku ini dimaksudkan bagaimana cara berhubungan dengan urusan dan tindakan-tindakan dan aturan mengenai ekonomi menurut ajaran al-Quran.

    Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi penulis da-lam melakukan kajian buku ini, yaitu:

    Rahasia-rahasia yang terkandung dalam al-Quran tentang 1. ayat-ayat yang menyangkut perekonomian membutuh-kan penjelasan-penjelasan dan perlu dikembangkan ten-tang cara-cara mempraktikannya yang terkandung dalam al-Quran sehingga dapat dicari suatu praktik yang efektif (berhasil) dan efisien (rapi) sesuai dengan ajaran al-Quran.

    12 Ibid, hlm. 713 Ibid14 Ibid15 WJS. Poerwadarmanta, Op. Cit, hlm. 267

  • Pendahuluan

    5

    Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi 2. pembinaan praktek perekonomian dalam hubungannya de-ngan pelaku ekonomi tersebut di bidang tata nilai, baik tata nilai fundamental atau tata nilai instrum