ad art mpk.docx

Upload: yani-ahmad

Post on 08-Mar-2016

731 views

Category:

Documents


79 download

TRANSCRIPT

Bottom of FormAD/ART MAJELIS PERWAKILAN KELAS (MPK)http://www.blogger.com/

BAB 1KEORGANISASIAN MPK SMA NEGERI 1 PINRANGPASAL 1Nama dan TempatOrganisasi ini bernama Majelis Perwakilan Kelas yang selanjutnya disebut dengan MPKMPK bertempatkan di SMA Negeri 1 PinrangPASAL 2KedudukanMPK adalah Majlis Perwakilan Kelas sebagai kedaulatan tertinggi organisasi kesiswaan di SMA Negeri 1 PinrangPASAL 3Susunan Pengurus MPKSusunan pengurus MPK :1.Ketua Umum (Presidum I)2.Ketua I(Presidum II)3.Ketua II (Presidum III)4.Sekretaris Umum5.Sekretaris I6.Bendahara Umum7.Bendahara I8.Komisi-komisi9.Kepanitiaan tertentua.Dewan penasihat yang diambil dari perwakilan kelas XIIPASAL 4Tugas dan WewenangTugas Ketua Umum MPK:1.Pimpinan sidang2.Menampung, menyerap, merumuskan segala aspirasi siswa-siswi SMA Negeri 1 Pinrang dan guru-guru.3.Menetapkan hal-hal yang dianggap perlu4.Mengawasi kinerja OSIS SMA Negeri 1 Pinrang5.Memberikan usul, saran, kepada OSIS baik diminta atau tidak6.Apabila dalam pandangan MPK OSIS SMA Negeri 1 Pinrang tidak menjalankan tugas sesuai dengan AD/ART maka MPK berhak mengeluarkan surat peringatan dan Surat momerandum7.Meminta laporan lisan maupun tulisan kepada OSIS8.Membuat ketetapan dan peraturan untuk mencapai tujuan organisasi.Tugas Ketua Idan Ketua II:1.Menggantikan Ketua Umum menjadi pimpinan sidang apabila tidak dapat menghadiri sidang.2.Ketua I bertanggungjawab terhadap komisi A dan B3.Ketua II bertanggungjawab terhadap komisi C dan D4.Memberikan usul, saran, kepada Ketua Umumapabila diperlukan

Sekretaris Umum MPK:1.Mengatur dan menganggendakan kegiatan harian MPK2.Melakukan pencatatan dan pengorganisasian surat masuk dan keluar3.Mengarsipkan surat yang masuk dan keluar

Sekretaris I:1.Membantu Sekretaris Umum menjalankan tugasnya2.Bersama Sekretaris Umum mengatur dan menganggendakan kegiatan harian MPKBendahara Umum:1.Mengelolah keuangan MPK

Bendahara I:1.Menggantikan Bendahara Umum apabila tidak sedang berada di tempat2.Membantu Bendahara Umum dalam mengelola keuangan MPK

Tugas Komisi A yang membahas tentangAD/ART,Program Kerja dan Aspirasi/Advokasi1.Menyerap, menampung, mengolah dan menyalurkan aspirasi seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Pinrang2.Memberi pembelaan terhadap siswa-siswi yang mengalami permasalahan dengan pihak guru ataupun siswa lain selama masih dalam ketentuan yang berlaku3.Meninjau seluruh kegiatan OSIS4.Mengevaluasi organisasi terhadap program kerja yang telah dibuatTugas Komisi B membahas pengembangan bakat dan penalaran,olahraga, seni dan budaya1.Merumuskan bentuk kegiatan siswa-siswi yang menunjang kepada kegiatan akademik kemudian diusulkan kepada OSIS2.Mengawasi OSIS didalam kinerja bidang olahraga,seni dan budaya3.Memberi saran terhadap semua program kerja dibidang olahraga,seni dan budaya4.Mengawasi OSIS dalam bidang pengembangan bakat dan minatTugas komisi C membahas tentang MKO (Manajemen Keuangan Organisasi) dan pengembangan organisasi dan kesiswaan juga kesejahteraan1.Mengawasi kinerja OSIS dalam bidang kesejahteraan2.Melakukan audit keuangan OSIS3.Mengawasi kinerja OSIS dalam bidang organisasi dan kesiswaan

Tugas Komisi D membahas rekomendasi MPK dan informasi dan komunikasi :1.Mengawasi kinerja OSIS dibidang informasi dan komunikasi2.Memberikan saran dan usulan3.Merekomendasikan setiap agenda rapat dengar

PASAL 5Hak dan Kewajiban MPKMPK mempunyai hak :1.Membuat Program Kerja2.Ikut andil dalam perumusan kegiatan OSIS3.Ikut serta menjadi anggota kepanitiaan yang diselenggarakan oleh OSIS4.Meminta laporan pertanggungjawaban setiap kegiatan yang diselenggarakan OSIS5.Menerima dan menolak laporanan pertanggungjawaban Ketua OSIS6.Membuat ketetapan dan peraturan yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi kesiswaan SMA Negeri 1 Pinrang7.Menetapkan tata tertib MPK8.Menetapkan tugas dan wewenang MPK sesuai dengan pasal 5 ART Keluarga SMA Negeri 1 Pinrang

PASAL 6Peserta MPK1.Peserta MPK terdiri dari perwakilan kelas yang menjabat sebagai Ketua Umum, Ketua I, Ketua II, Sekretaris Umum, Sekretaris I, Bendahara Umum, Bendahara dan komisi-komisi yang telah ditetapkan2.Pengambilan sumpah atau janji MPK dilakukan dalam musyawarah siswa-siswi SMA Negeri 1 Pinrang dipandu oleh kesiswaan, pembina OSIS dan guru-guru lain3.Pemberhentian MPK dilakukan karena :a.Atas permintaan sendiri, kecuali para ketua tingkatb.Meninggal duniahttp://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2328035848121099399c.Sudah tidak terdaftar lagi sebagai siswa-siswi SMA Negeri 1 Pinrangd.Status kepersertaan MPK dicabut oleh MPK SMA Negeri 1 Pinrang4.Pergantian MPK karena alasan ayat 3 diatur oleh ketetapan sendiri5.Masa kepengurusan MPK adalah satu periode masa kepengurusan dan berakhir bersama-sama dengan pengambilan janji atau sumpah pengurus MPK baruPASAL 7Presidium Sidang1.Presidium sidang adalah alat kelengkapan MPK sebagai satu pimpinan yang bersifat kolektif2.Presidium sidang terdiri dari tiga orang presidium sidang3.Presidium sidang I memiliki tugas :i.Memimpin sidang Keluarga SMA Negeri 1 Pinrangii. Mengadakan konsultasi dengan presidium II dan III4.Presidium II memiliki tugas menggantikan presidium I5.Presidum III memiliki tugas menggantikan presidum II

PASAL 8Komisi-komisi1.Komisi-komisi adalah anggota MPK2.Setiap komisi terdiri dari satu orang Koordinator dan Sekretaris serta masing-masing komisi memiliki empat orang anggota3.Komisi-komisi bertugasa.Komisi A bertugas membahas AD/ART serta Program Kerja dan Aspirasi/advokasib.Komisi B membahas tentang pengembangan bakat dan penalaran,olahraga,seni dan budayac.Komisi C membahs tentang MKO dan pengembangan organisasi dan kesiswaand.Komisi D membahas tentang rekomendasi MPK dan informasi dan komunikasi

PASAL 9Sidang Istimewa1.Sidang istimewa merupakan forum tertinggi dalam keluarga SMA Negeri 1 Pinrang2.Sidang istimewa dilaksanakan apabila:i. Ketua OSIS terbukti melanggar AD/ART atau GBPK Organisasi kesiswaan KeluargaSMA Negeri 1 Pinrangii. Apabila ada perubahan AD/ARTiii. Sidang istimewa tetap bisa dilaksanakan apabila ketua OSIS berhalanganPASAL 10Tata Kerja KomisiLandasan tata kerja komisi :1.Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Keluarga SMA Negeri 1 Pinrang2.Ketetapan MPK3.Surat tugas MPK1.Menerima dan atau meminta surat undangan rapat kegiatan2.Memberikan saran berupa ide kegiatan dalam rapat kegiatan3.Mengawasi jalan kegiatan baik peserta ataupun panitia kegiatan yang diadakan oleh OSIS4.Menerima atau meminta laporan pertanggungjawaban kegiatan5.Membahas laporan kegiatan pertanggungjawaban dari panitia kegiatan6.Menerima atau meminta proposal kegiatan dari panitia kegiatan7.Memberikan saran anggaran dalam rapat kegiatan8.Memberikan evaluasi atas kegiatan yang telah dilaksanakan9.Menerima atau meminta laporan berkala secara khusus dan secara umum dari OSIS atas program kerja yang telah dilaksanakan.10.Menerima atau meminta laporan anggaran dan belanja secara berkala dari OSISStandar Mekanisme Pengawasan MPK1.Sistem Rapat DengarRapat dengar adalah rapat yang dilakukan untuk membahas suatu program atau kebijakan OSISRapat dengar dilakukan secara rutin dan berkala yang didalamnya membahas tentang suatu program atau kebijakan dengan OSIS2.Pengawasan lapangan kegiatan atau aktivitas OSISPengawasan lapangan aktivitas OSIS dalam melaksanakan program kerjanya.3.Sidang Pleno adalah persidangan yang dilakukan tiap akhir semester untuk melaporkan pertanggung jawaban organisasi juga dilakukan untuk pemilihan pengurus MPK yang baru.4.MPK mempunyai hak :1.Hak angket, yaitu hak untuk mengadakan penyelidikan2.Hak Interprelasi, yaitu hak untuk meminta keterangan kepada OSIS mengenai kebijakan yang dikeluarkan OSIS3.Hak Budget, yaitu hak untuk meminta keterangan kepada OSIS mengenai keterangan4.Untuk pengawasan lapangan menggunakan hak angket dan hak interprelasi5.point-point evaluasi kegiatan :a.Evektifitas kegiatan terhadap proses kerja dan koordinasib.Ruang lingkup bidang garapan dalam melaksanakan kegiatanc.Ketepatan dalam perencanaan dan pelaksanaan jadwal kegiatand.Akumulasi kegiatan yang terlaksanae.Ketercapaian kegiatan6.Mekanisme Kerja1.Rapat dengar rutin antara MPK dan OSIS2.Pada saat rapat dengar MPK mengajukan pertanyaan yang mengarah pada perolehan informasi dan data kegiatan OSIS3.Pada saat rapat dengar OSIS memberikan keterangan dan tanggapan kepada MPK mengenai pertanyaan yang diajukan MPK4.MPK memberikan usul,pendapat,saran kepada OSIS apabila kejanggalan atau hal-hal yang tidak sesuai dengan AD/ART demi kemajuan kinerja OSIS5.Rapat dengar diusulkan oleh MPK atau OSISBAB 2PASAL 11Lambang dan Atribut1.Lambang dan atribut yang digunakan oleh Keluarga SMA Negeri 1 Pinrang adalah sebagai berikut :i. logoii. benderaiii. stempeliv. atribut lain yang dibutuhkan ditentukan kemudianBAB 3OTONOMI ORGANISASI SMA NEGERI 1 PINRANGPASAL 12Segala urusan rumah tangga kelengkapan organisasi MPK,OSIS diatur dalam lembaga masing-masingKelengkapan organisasi sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini adalah berupa lembaga foderasi di lingkunganBAB 4PASAL 13MEKANISME HUBUNGAN SMA NEGERI 1 PINRANG1.OSIS SMA Negeri 1 Pinrang memiliki jalur komando dan koordinatif dengan MPK2.Segala sesuatu yang mengatur lembaga tersebut tidak bertentangan dengan AD/ARTBAB 5DANA KEGIATAN SISWA1.Iuran siswa2.Dana dari pihak lain yang halal3.Mekanisme penggunaan dana kegiatan diatur kemudianBAB 6PENUTUP DAN KETENTUAN LAIN1.Perubahan AD/ART hanya dapat dilaksanakan oleh MPK2.Hal-hal yang belum diatur dalam ART akan diatur kemudian

CONTOH ADART MPK(MAJELIS PERWAKILAN KELAS)14.55DOKUMENNo commentsKATA PENGANTAR

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Allhamdulilah penyusun ucapkan kepada Allah SWT atas terselesaikan nya Pedoman Kerja Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) SMP Negeri 2 Parungkuda ini. Dan beberapa ucapan terimakasih penyusun sampaikan kepada seluruh pihak yang membantu perancangan Pedoman Kerja MPK SMPN 2 Parungkuda sehingga dapat tersaji seperti sekarang ini.Tak terlepas dari segala rintangan dan cobaan yang penyusun hadapi sehingga dapat menimbulkan ketidak sempurnaan yang yang menjadi ciri khas manusia miliki dalam segala bidang untuk menghasilkan sebuah karya. Dan oleh sebab itu penyusun meminta maaf atas segala kelemahan dan kekurangan dalam pembuatan Pedoman Kerja MPK SMP Negeri 2 Parungkuda.Harapan merupakan suatu hal yang dimiliki oleh setiap manusia begitupun penyusun yang berharap dengan adanya Pedoman Kerja MPK SMP Negeri 2 Parungkuda ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan sebagai acuan oleh MPK khususnya dan oleh pihak-pihak tertentu.

Parungkuda, Oktober 2011Pembina OSIS SMPN 2 Parungkuda

MAJELIS PERMUSYAWARATAN KELAS (MPK)SMP NEGERI 2 PARUNGKUDAPEDOMANN KERJA MPKPasal 1Ketentuan umum

Pedoman Kerja Majelis Permusyawaratan Kelas SMP Negeri 2 Parungkuda,selanjutnya disebut Pedoman MPK SMP Negeri 2 Parungkuda adalah aturan teknis tentang kinerja MPK dalam melaksanakan tugas,hak dan kewajibannya.

Pasal 2Maksud dan tujuan

Pedoman MPK memiliki maksud dan tujuan sebagai acuan pokok kinerja teknis MPK SMP Negeri 2 Parungkuda

Pasal 3Tugas pokok MPK

1. Melaksananakan sidang umum MPK2. Menetapkan dan mengesahkan program kinerja OSIS3. Memantau kineja osis secara berkesinambungan4. Menjadi mitra OSIS dalam melaksanakan proyek-proyek kesiswaan5. Melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi program osis.6. Menjadi mitra sekolah dalam menjembatani saran,masukan,usul,kritik,dari siswa terhadap KBM/ persekolahan7. Mengadakan rapat bulanan dgn pimpinan sekolah8. Ketua MPK ex Officio menjadi anggota komite sekolah untuk siswa

Pasal 4Perangkat organisasi MPK

Perangkat organisasi MPK terdiri dari :

1. Sidang umum Majelis Permusyawaratan Kelas2. Majelis Pembingbing MPK3. Pengurus MPK

Pasal 5Sidang umum Majaelis Permusyawaratan Kelas

Sidang umum Majelis Permusyawaratan Kelas merupakan perangkat organisasi tertinggi yang bertujuan untuk mengambil keputusan tentang majelis permusyawaratan kelas

Pasal 6Kewenangan Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Kelas

Kewenangan sidang MPK yaitu memilih dan menetapkan anggota MPK yang baru,meninjau dan atau menetapkan serta mengesyahkan pedoman kinerja .

Pasal 7Majelis Pembingbing MPK

Majelis pembingbing MPK terdiri dari :

1. Kepala sekolah2. Wakasek kesiswaan3. Wakasek kurikulum4. Guru yang ditunjuk kepala sekolah sebagai pembingbing khusus MPK

Pasal 8Pengurus MPK

1. Pengurus MPK SMP Negeri 2 Parungkuda pada saat dikukuhkan tercatat sebagai siswa kelas VII dan VIII.2. Syarat menjadi pengurus :

1. Berkeinginan Menjadi pengurus MPK2. Telah mengikuti pelatihan kepemimpinan3. Merupakan wakil delegasi-delegasi kelas yang karena kemampuannya secara fisik,mental dan intelektualitas dianggap mampu mengurusi MPK4. Merupakan wakil kelas.5. Memiliki jiwa berakhlakul karimah.

1. Pengurus MPK di usulkan oleh kelas dan dipilih melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)2. Pengurus MPK disyahkan oleh Kepala Sekolah, wakasek kesiswaan,Ketua MPK3. Pengurus MPK Bisa diberhentikan atau reshuffle apabila terdapat kinerja yang kurang baik,menyalahi pedoman kerja / AD/ART MPK dan juga tata tertib sekolah.4. Evaluasi kinerja pengurus dilaksanakan setelah satu semester kepengurusan.5. Pergantian pengurus dilaksanankan satu tahun sekali(sampai masa jabatan habis)6. Pengurus MPK pada saat pengangkatan kelas VII, dapat Dipilih kembali pada saat kelas VIII.

Pasal 9Masa kerjaMPK memiliki masa kerja satu tahun periode kepengurusan sejak awal disyahkan dan di ambil sumpahnya oleh Kepala Sekolah.

Pasal 10Struktur Organisasi KerjaDalam melaksanaka tugasnya, MPK memiliki struktur organisasi kerja,yaitu:1. Ketua MPK,bertugas untuk:1. Bertanggung Jawab langsung Kepada Bidang kesiswaan Atas program kerja MPK.2. Memonitoring kerja-kerja teknis Osis dan MPK.3. Mengesyahkan dan menetapkan calon pengurus Osis.

1. Sekretaris MPK,bertugas untuk:1. Bertanggung Jawab langsung kepada ketua MPK.2. Memantau dan melaksanakan Kerja-kerja teknis administrasi MPK.

1. Bendahara MPK,bertugas untuk:1. Bertanggung jawab langsung kepada ketua MPK.2. Memantau dan melaksanankan kerja-kerja teknis Pembiyayaan MPK.

1. Komisi bidang kerja,bertugas untuk:1. Bertanggung jawab kepada ketua MPK2. Memantau kinerja Osis dan DK sesuai komisi

Pasal 11Komisi Bidang Kerja

Komisi-Komisi MPK,terdiri dari:

1. Komisi A Bidang AD/ART,bertugas untuk:1. Mengesahkan program kerja OSIS2. Merancang perundang-undangan untuk menjadi pedoman bagi Osis.3. Mengkoordinir dan Mengawasi kinerja Osis.4. Berkonsultasi kepada pihak kesiswaan yang terdiri dari wakasek kesiswaan,kepala sekolah,ataupun guru yang di tunjuk kepala sekolah sebagai pembingbing MPK.5. Membuat AD/ART MPK selama masa jabatanya.

1. Komisi B BidangGBHO(Garis Besar Haluan Organisasi),bertugas untuk:1. Memberi arahan kepada osis dan DK selama pengabdiannya Di MPK SMP Negeri 2 Parungkuda2. Memberikan materi sidang sebagai pedoman bagi pengurus MPK SMP Negeri 2 Parungkuda3. Memberikan SP 1 (Surat Pernyataan ke-1)

1. KomisiC Tata Tertib,bertugas untuk:1. Menilai pertanggung jawaban Osis2. Menetapkan dan menetapkan program kerja Osis3. Memilih dan menetapkan pengurus Osis Periode baru4. Menindaklanjuti Osis dan DK yang bermasalah dan berhak memberikan SP 2 (Surat Pernyataan ke-2)

1. Komisi D Humas (Hubungan Masyarakat),bertugas untuk:1. Menyampaikan teguran ataupun saran dari ketua MPK kepada Osis tertulis maupun tidak tertulis2. Memberitahukan Jika ada rapat MPK kepada Osis dan anggota MPK (jika rapat melibatkan Osis).3. Memberitahukan kepada setiap kelas dan mengumpulkan aspirasi dari siswa kpd Komisi-komisi MPK.

1. Komisi E Pratinjau bertugas untuk:1. Meninjau kinerja osis di lapangan2. Membuat surat laporan kinerja osis pra kegiatan dan paska kegiatan

Pasal 12Musyawah MPKMusyawarah MPK adalah institusi pengambilan keputusan dan evaluasi serta pelaksanaan proker MPK. (rapat bisa dihadiri pihak OSIS)

Pasal 13Jenis jenis MusyawarahMusyawarah MPK,terdiri dari:

1. Musyawarah kerja2. Musyawarah Pimpinan3. Musayawarah Mingguan4. Musyawarah Komisi5. Musyawarah Terpadu6. Musyawarah Luar Biasa

Pasal 14Musyawarah KerjaMusyawarah kerjas MPK adalah institusi pengambilan keputusan untuk menetapkan rancangan program kerja MPK selama stu periode kepengurusan.

Pasal 15Musyawarah PimpinanMusyawarah Pimpinan MPK adalah musyawarah yang dihadiri oleh Ketua,wakil ketua,sekretaris,bendahara dan ketua komisi MPK guna untuk institusi penagmbilan keputusan strategis tingkat pimpinan.

Pasal 16Musyawarah MingguanMusyawarah Mingguan MPK adalah musyawarah yang dihadiri oleh seluruh anggota MPK berfungsi sebagai institusi pengambilan keputusan terhadap jalannya program kerja MPK yang sedang berjalan.

Pasal 17Musyawarah KomisiMusyawarah Komisi adalah musyawarah yang dihadiri seluruh pengurus MPK beserta komisinya guna untuk sarana dengar pendapat terhadap satu program yang akan dan telah di laksanakan oleh Sekbid Sekbid OSIS.

Pasal 18Musyawarah terpaduMusyawarah Terpadu adalah musyawarah yang dihadiri seluruh pengurus MPK dan Pihak sekolah sebagai sarana dengar pendapat dari siswa terhadap sekolah

Pasal 19Musyawarah Luar BiasaMusyawarah Luar biasa adalah musyawarah yang dilaksanakan dalam keadaan yang tertentu apabila terjadi suatu hal yang mendesak.Pasal 20Syarat sah MusyawarahMusyawarah dianggap sah apabila musyawah dihadiri oleh 2/3 anggota musyawarah

Pasal 21Pengesahan Pengurus MPKPengesahan pengurus MPK di serahkan kpd komisi C selaku tugasnyaDan sudah diambil janjinya

Pasal 22Janji Pengurus MPKSebelum memangku jabata sebagai pengurus MPK, calon pengurus wajib/diharuskan mengucapkan janji dengan singgugh-sungguh dgn tuntutan Kepala sekolah Selaku Ketua Majelis Pembimbing di hadapan sidang khusus MPK.

Isi dari Janji dan tekad sebagai pengurus MPK adalah Sebagai berikut:

Janji dan tekad Pengurus MpkDengan senantiasa mengharap ridha dan karunia Allah S.W.T,atas dasar kehormatan kami , kami berjanji:

1. akan menjalankan kewajiban kami selaku pengurus MPK dgn kesungguhan hati dan sebaik-baiknya.2. Akan menjalankan ketentuan yang berlaku sesuai pedoman kinerja MPKdgn Penuh Tanggung jawab3. Akan menjalankan tugas dan fungsi Mpk sebagai mitra kerja OSIS dan sekolah demi terwujudnya visi dan misi MPK SMP Negeri 2 Parungkuda yang baik.

Semoga allah S.W.T meridhai janji kami dgn taufik dan hidayah-Nya

Pasal 23Pendanaan1. Dalam melaksanakan tugasnya, MPK memiliki pendanaan Khusus yang bersumber dari dana kesiswaan dan sumber lain yang halal dan tidak mengikat.2. Pendanaan MPK di kelola secara otonom

Pasal 24PenutupDemikian aturan ini kami buat dengan harapan dapat dijadikan pedoman bagi kelancaran tugas MPK SMP Negeri 2 Parungkuda. Hal-hal yang belum tercantum akan di tentukan kemudian hari.

PEDOMAN ADMINISTRASI OSIS1. INDEKS SURATSURAT MENYURATa. Contoh nomor surat

001/OSIS-SPETA/A/XII/2009b. Kode Indeks SuratA : Surat untuk internal OSIS SPETAB : Surat untuk eksternal OSIS SPETASK : Surat Keputusan.SP : Surat Pengesahan.Sp : Surat Pengangkatan / Pemberhentian.SRP : Surat Rekomendasi Pengesahan.SM : Surat Mandat.ST : Surat Tugas.SPt : Surat Pengantar.SKt : Surat Keterangan.

c. Kelengkapan Administrasi

Buku Daftar Inventaris

(1) Buku daftar inventaris adalah buku yang digunakan untuk mencatatbarang/aset/inventaris organisasi.(2) Buku daftar inventaris dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom,sebagai berikut:a. nomor urut barang;b. nomor indeks/kode barang;c. nama satuan/jenis barang;d. jumlah barang;e. asal mula barang;f. harga satuan barang (kalau diperoleh dengan membeli);g. tanggal mulai dipakai;h. tanggal mulai tidak dipakai (rusak);i. Keterangan: misalnya ada penambahan barang.

Buku Notulensi

(1) Buku notulensi adalah buku catatan resmi tentang pembicaraan, kesepakatan ataukeputusan yang diambil dalam pertemuan, rapat-rapat atau diskusi-diskusi.(2) Buku notulesi juga merupakan bahan pertimbangan, peringatan dan evaluasi setiapmenyelenggarakan pertemuan, rapat dan diskusi pada tahap-tahap berikutnya.(3) Buku notulensi, memuat antara lain:a. nama pertemuan;b. hari, tanggal pertemuan;c. waktu pertemuan (jam mulai dan berakhir);d. tempat pertemuan;e. jumlah undangan dan jumlah peserta;f. nama dan jabatan yang memimpin;g. nama dan jabatan notulis;h. Kesimpulan-kesimpulan dari setiap pembicaraan;i. Keputusan-keputusan yang diambil;j. rekomendasi (jika ada).

Buku Tamu(1) Buku tamu adalah buku yang digunakan untuk mencatat tamu-tamu yang datangdan berkeperluan dengan organisasi.(2) Buku tamu dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagai berikut:a. nomor urut;b. hari, tanggal, jam;c. nama lengkap tamu;d. organisasi/institusi tamu;e. jabatan/status tamu;f. alamat;a. keperluan;b. Tanda tangan tamu.

Buku Daftar Hadir

(1) Buku daftar hadir adalah buku yang digunakan untuk mencatat kehadiran pesertarapat, diskusi, lokakarya, pelatihan atau pertemuan-pertemuan lain.(2) Buku daftar hadir dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagaiberikut:a. nomor urut;b. nama lengkap;c. jabatan;d. alamat;e. tanda tangan.(3) Di setiap halaman buku daftar hadir ditulis nama, hari/tanggal dan agendapertemuan.

Buku Daftar Kegiatan

(1) Buku daftar kegiatan adalah buku yang digunakan untuk mencatat setiap kegiatanorganisasi, baik internal maupun eksternal.(2) Buku daftar kegiatan dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagaiberikut:a. nomor urut;b. nama/jenis kegiatan;c. hari/tanggal pelaksanaan kegiatan;d. waktu (pagi, siang, malam/sehari penuh, dll);e. tempat pelaksanaan;f. penyelenggara;g. Keterangan: mencatat hal-hal yang penting, seperti adanya makalah, dsb.

Buku Keuangan

(1) Buku keuangan adalah buku pembukuan keuangan, baik pemasukan maupunpengeluaran anggaran organisasi.(2) Buku keuangan dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolom sebagaiberikut:a. nomor urut;b. tanggal transaksi (pemasukan/pengeluaran)c. uraian sumber pemasukand. uraian penggunaan danae. debitf. kredith. jumlahi. Keterangan (jika perlu)

Buku Agenda

(1) Buku agenda adalah buku pencatatan keluar dan masuknya surat yang digunakanuntuk mengagendakan peristiwa atau kejadian pada surat.(2) Buku agenda dibagi menjadi dua, yaitu:a. Buku agenda surat keluar;b. Buku agenda surat masuk(3) Buku agenda surat keluar dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolomsebagai berikut:a. nomor urut;b. nomor indeks surat;c. nomor surat;d. tanggal surat;e. tujuan surat;f. isi/perihal surat;g. keterangan.(4) Buku agenda surat masuk dibuat dalam bentuk tabel yang memuat kolom-kolomsebagai berikut:a. nomor urutb. nomor indeks suratc. tanggal surat diterimad. pengirime. isi/perihal suratf. tanggal suratg. terusanh. catatan disposisii. keterangan

Pengarsipan

(1) Pengarsipan adalah dokumentasi surat-surat simpanan keluar dan surat masuk.(2) Pengarsipan dimaksudkan sebagai suatu sistem administrasi yang berguna untukmengevaluasi dan menentukan tindakan-tindakan selanjutnya.(3) Kegunaan arsip antara lain:a. pembuktian/pembukuan;b. korespondensi;c. penyusunan sejarah;d. penyusunan data statistik;e. dokumentasi.(4) Pengarsipan dilakukan dengan brief odner atau map untuk menyimpan seluruharsip-arsip surat sesuai dengan kode indeks(5) Surat-surat yang diarsipkan harus disusun rapi sesuai dengan nomor urut keluaratau diterimanya surat masuk(6) Dalam mengarsipkan surat-surat yang terjadi karena perubahan susunankepengurusan, harus dipisahkan antar-periode(7) Pengarsipan juga berlaku untuk dokumen-dokumen organisasi selain surat, sepertiperaturan, siaran dan lain sebagainya

d. Perlengkapan Sekretariat

Bagan Struktur OrganisasiPapan Agenda kegiatanPapan PengumumanTabel Program Kerja TahunanPapan Daftar Pengurus