a. microsoft windows 2012 filea. microsoft windows 2012 server langkah instalasi sistem operasi...

Download A. Microsoft Windows 2012 fileA. Microsoft Windows 2012 Server Langkah instalasi sistem operasi jaringan Microsoft Windows 2012 Server : ... Virtualisasi VMWare Workstation, VMWare

If you can't read please download the document

Post on 20-Mar-2019

230 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

3.1.3. Menentukan Cara Instalasi Sistem Operasi Jaringan

A. Microsoft Windows 2012 Server

Langkah instalasi sistem operasi jaringan Microsoft Windows 2012 Server :

Siapkan DVD Installer-nya atau File ISO-nya ( jika melakukan Installasi pada Virtualisasi VMWare Workstation, VMWare vSphere, VirtualBox atau MS Virtual PC ). Spesifikasi PC atau Server atau VM yang direkomendasikan adalah minimal Ram 2 GB, 1 Core Processor, HDD minimal 80 GB. 1. Masukkan DVD atau ISO Installer. Lalu mulai hidupkan Server / PC / VM. Proses start up akan tampil seperti gambar di bawah ini.

2. Selanjutnya kita pilih Jenis Windows Server yang akan digunakan. Kita bisa memilih Windows Server 2012 Datacenter Server with a GUI atau Essential Server.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

2. Klik I Accept the license terms lalu klik Next.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

3. Saat muncul pilihan dibawah ini, klik Custom : Install Windows only (advanced).

4. Selanjutnya proses pemilihan harddisk, saya sarankan agar melakukan partisi lebih

dulu sebelum proses installasi dengan meng-klik Drive Option (advanced).

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

5. Lakukan partisi masing-masing harddisk.

6. Pilih harddisk yang akan kita install OS Windows Server 2012, lalu klik Next.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

7. Tunggu proses seperti gambar dibawah ini hingga selesai.

8. Setelah semua proses diatas selesai, selanjutnya klik menu Restart Now.

9. Selanjutnya tunggu proses konfigurasi awal hingga selesai dan selanjutnya akan

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

melakukan proses Auto Restart.

10. Saat muncul tampilan untuk mengisi produk key, kita bisa entry sesuai license

yang kita miliki atau kita klik menu Skip.

11. Selanjutnya akan muncul tampilan untuk entry password Administrator (Admin

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

Local). Masukkan password sesuai dengan yang kita inginkan lalu kita klik Finish.

12. Selanjutnya akan muncul tampilan dibawah ini, tekan tombol Ctrl + Alt +

Del bersamaan.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

13. Lalu masukkan password Administrator yang telah kita buat tadi.

14. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini yang menunjukkan

bahwa kita sudah masuk ke dalam Windows Server 2012 dan siap kita konfigurasi

untuk keperluan sesuai kebutuhan kita.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

15. Beberapa hal yang perlu kita konfigurasi lebih dulu adalah mengenai harddisk

kedua kita (jika menggunakan lebih dari satu harddisk) yang biasanya belum di Online-

kan. Masuk ke menu File and Storage Services pada Server Manager.

Pilih harddisk lalu Klik kanan dan pilih Online.

16. Selanjutnya setelah status harddisk Online, klik kanan lalu pilih New

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

Volume untuk membuat partisi dan format harddisk.

17. Kemudian kita juga perlu melakukan konfigurasi IP Address untuk server kita ini.

Masuk ke menu Network and Sharing Center lalu kita setting IP Address untuk

ethernet server kita ini sesuai jaringan LAN kita.

18. Kita juga perlu melakukan konfigurasi pada Hostname Server kita. Misalnya pada

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

contoh ini saya berikan Hostname / Nama Komputer dengan XPS-DC-SERVER.

19. Selesai

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

B. Debian GNU/Linux 8 (Jessie)

Debian adalah system operasi berbasis open source yang dikembangkan secara terbuka

oleh banyak programmer sukarelawan yang ingin mengembangkan debian. Sistem

Operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan

lisensi GNU, utamanya menggunakan kernel linux, sehingga lebih suka disebut dengan

nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi ini yang menggunakan kernel linux yang

merupakan salah satu distro yang paling popular kestaabilannya. Rata-rata distro turunan

dari Debian yang banyak digunakan di dunia contohnya; Ubuntu, Linux Mint dan

Bactrack.

Persiapan instalasi :

1. Komputer PC

2. Media sumber instalasi

Langkah instalasi sistem operasi jaringan GNU/Linux Debian 8 (Jessie) :

1. Nyalakan PC, dan boot melalui CD/DVD setelah memasukkan media sumber

instalasi.

2. Tunggu hingga menu instalasi tampil pada layar.

3. Setelah menu instalasi tampil, pilih menu Install untuk memulai instalasi

menggunakan antarmuka CLI.

4. Pilih bahasa yang akan digunakan. Disarankan untuk memilih English.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

5. Pilih lokasi dimana Anda berada. Untuk kali ini pilih Indonesia, dengan cara memilih

other, kemudian pilih Asia, lalu pilih Indonesia.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

6. Karena tidak ada kecocokan antara lokasi dan bahasa yang kita pilih, maka Anda

akan disuruh untuk memilih mana yang diutamakan. Kali ini pilih United States.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

7. Pilih tipe sususan keyboard yang kita gunakan. Untuk keyboard yang memiliki

susunan universal (QWERTY), pilih American English.

8. Dilanjutkan dengan konfigurasi jaringan, awalnya sistem akan mencoba meminta

alamat IP pada DHCP Server yang ada di dalam jaringan. Jika komputer tidak

terhubung ke dalam jaringan, pilih Continue.

9. Jika kita ingin melakukan konfigurasi jaringan secara manual, pilih Configure

network manually.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

10. Ketikkan alamat IP yang ingin digunakan.

11. Lalu ketikkan subnetmask yang akan digunakan.

12. Kemudian ketikkan alamat gateway yang akan digunakan.

13. Dilanjutkan dengan mengetikkan alamat Name (DNS) Server.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

14. Ketikkan hostname yang ingin digunakan.

15. Lalu ketikkan nama domain yang ingin digunakan.

16. Selanjutnya ketikkan password untuk pengguna root (administrator).

17. Ketikkan kembali password yang Anda ketikkan tadi untuk konfirmasi.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

18. Dilanjutkan dengan mengetikkan nama lengkap pengguna baru yang akan dibuat.

19. Lalu ketikkan username yang akan digunakan untuk setiap kali login.

20. Ketikkan password untuk pengguna yang baru dibuat tadi.

21. Ketikkan kembali password pengguna baru yang Anda buat tadi untuk konfirmasi.

22. Pilih zona waktu sesuai dengan lokasi tempat tinggal Anda.

23. Dilanjutkan dengan pemartisian harddisk. Karena kali ini kita akan membuat partisi

secara manual, maka pilih Manual.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

24. Pilih harddisk fisik yang akan digunakan.

25. Pilih Yes untuk membuat partisi baru.

26. Lalu pilih FREE SPACE.

27. Pilih Create a new partition.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

28. Pertama-tama kita buat partisi swap area. Kapasitas swap area yang ideal adalah 2

kali kapasitas memory (RAM) yang digunakan.

29. Untuk type-nya, kita pilih Logical.

30. Untuk posisinya kita pilih Beginning.

31. Pada tulisan Use as, kita ganti menjadi swap area.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

32. Setelah itu, pilih Done setting up the partition.

33. Setelah membuat swap area, kita lanjutkan dengan membuat partisi sistem atau

partisi root ( / ). Pilih FREE SPACE.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

34. Pilih Create a new partition.

35. Gunakan seluruh kapasitas harddisk yang tersisa.

36. Tipe partisinya, pilih Primary.

37. Pada tulisan Bootable flag, ubah tulisan off menjadi on.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

38. Lalu pilih Done setting up the partition.

39. Setelah itu, pilih Finish partitioning and write changes to disk.

40. Pilih Yes untuk konfirmasi.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

41. Kemudian akan dilanjutkan dengan instalasi sistem dasar. Tunggu hingga muncul

pengaturan berikutnya.

42. Sistem akan menawarkan Anda untuk memindai media sumber instalasi lainnya

(jika ada). Masukkan CD/DVD media instalasi, lalu pilih Yes. Jika tidak ada, pilih

No.

43. Setelah semua media sumber instalasi lainnya selesai dipindai, masukkan kembali

DVD 1 media sumber instalasi, dan pilih No.

44. Selanjutkan Anda akan ditawarkan untuk berpartisipasi dalam survey pengguna.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

45. Lalu dilanjutkan dengan pemilihan paket software yang akan diinstal. Kali ini cukup

pilih Standard system utilities saja. Lalu pilih Continue.

46. Tunggu sampai proses instalasi paket software selesai.

47. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan instalasi GRUB boot loader. Pilih Yes

untuk menginstal GRUB Boot loader pada master boot record.

48. Lalu pilih lokasi master boot record.

Administrasi Sistem Jaringan (ASJ)

49. Instalasi telah selesai. Pilih Continue untuk merestart komputer.

50. Setelah komputer restart, akan tampil menu GRUB boot loader. Pilih Debian

GNU/Linux.

51. Tunggu hingga tampilan login pengguna muncul. Setelah tampilan login pengguna

muncul, ketikkan nama pengguna dan passwordnya.

52. Selesai.

View more