7-8_jenis-jenis uji hipotesis (acc)

Click here to load reader

Post on 27-Oct-2015

63 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • JENIS-JENIS UJI HIPOTESISDidalam pengujian hipotesis dijumpai dua jenis hipotesis, yaitu hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha). Hipotesis nol (Ho)/ statistikPernyataan = tidak ada perbedaan= perbedaan adalah nol

    hipotesis nol = Ho Menyatakan tidak ada perbedaan suatu kejadian kedua kelompok Tidak ada hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lain Hipotesis nol diharapkan ditolak

  • Contoh : Tidak ada hubungan BB bayi antara mereka yang dilahirkan dari ibu yang merokok dengan mereka yang dilahirkan dari ibu tidak merokokTidak ada hubungan merokok dengan BB bayi

  • 2. Hipotesis alternatif/hipotesis kerja (Ha/Hi)(Ha) Menyatakan ada perbedaan suatu kejadian antara kedua kelompokAda hubungan antara variabel satu dengan variabel yang lain

    Contoh : Ada hubungan BB bayi antara mereka yang dilahirkan dari ibu yang merokok dengan mereka yang dilahirkan dari ibu tidak merokokAda hubungan merokok dengan BB bayi .

  • ARAH/BENTUK UJI HIPOTESIS Bentuk hipotesis alternatif (Ha) akan menentukan arah uji statistik apakah satu arah (one tail) atau dua arah (two tail) One tail (satu ekor/satu sisi)Bila hipotesis alternatifnya menyatakan adanya perbedaan dan ada pernyataan yang mengatakan hal yang satu lebih tinggi atau lebih rendah dari hal lain

    Contoh :BB bayi dari ibu hamil yang merokok lebih kecil dibandingkan BB bayi dari ibu hamil yang tidak merokok

  • Two tail (dua ekor/dua sisi) :Merupakan hipotesis alternatif (Ha ) yang hanya menyatakan perbedaan tanpa melihat apakah hal yang satu lebih tinggi atau lebih rendah dari hal lainContoh :BB bayi dari ibu hamil yang merokok berbeda dibandingkan BB bayi dari ibu hamil yang tidak merokok.Ada perbedaan BB bayi antara mereka yang dilahirkan dari ibu yang merokok dibandingkan dari ibu yang tidak merokok

  • Hipotesis statistik adalah : Ada perbedaan kadar alkohol menurut jenis ragi Perbedaan jenis ragi menyebabkan perbedaan kadar alkohol Jenis ragi mempengaruhi kadar alkohol

    Kadar Alkohol

    Tape ragi ITape ragi II47526755565357787767

  • PENGAMBILAN KEPUTUSANHo ditolak pada tingkat kemaknaan 0,05, bila nilai Z (relative deviate) terletak diluar area (-1,96, + 1,96)

    Ho : A = BHo : A BHa : A BHa : A > BUji dua arah (two tail) Uji satu arah (one tail)

    Ho ditolak = Ha (hipotesis alternatif) diterimaKesalahan untuk menolak Ho harus sekecil mungkinKesalahan untuk menolak Ho = kesalahan tipe I = ---- = betul kesalahanSecara emperis = 0,05 dan 0,01 (1-) = batas kemaknaan

  • B. TAHAP PENGUJIAN HIPOTESISMenetapkan HoMenentukan batas kemaknaanMelakukan uji hipotesisHitung Z atau t relative deviateBandingkan Z atau t relative deviate sesuai tabelBuat kesimpulan

  • C. UJI BEDA MEAN SATU SAMPEL Berdasarkan ada tidaknya nilai maka jenis uji beda mean satu sampel dibagi dua jenis, yaitu :Bila nilai diketahui maka digunakan uji Z, rumusnya : x - Z = ------------ / nBila nilai tidak diketahui maka digunakan uji t, rumusnya : x - t = ------------- SD / n

    df = n 1Keterangan :X= rata-rata data sampel = rata-rata data populsi

  • = standar deviasi data populasiSD = standar deviasi data sampeln = jumlah sampel yang ditelitiContoh :Diketahui kadar kolesterol orang dewasa normal adalah 200 gr/100 ml dengan standar deviasi 56 gr/100 ml. Seorang peneliti telah melakukan pengukuran kadar kolesterol penderita hipertensi yang jumlahnya 49 orang. Didapatkan rata-rata kadar kolesterol mereka 220 gr/100 ml. Peneliti ingin menguji apakah kadar kolesterol penderita hipertensi berbeda dengan kadar kolesterol orang dewasa normal ?.

  • Penyelesaian : Menetapkan HoHo : = 200Tidak ada perbedaan rata-rata kadar kolesterol orang dewasa normal dengan penderita hipertensiHa : 200Ada perbedaan rata-rata kadar kolesterol orang dewasa normal dengan penderita hipertensiCatatan : ini jenis hipotesis dua arah (two tail)Menentukan batas kemaknaan (level of significance)Pada uji statistik ini digunakan 5 % ( = 0,05)Melakukan uji hipotesis ; Hitung Z relative deviate x - 220 - 200Z = ------------- = ------------------ = 2,5 / n 56 / 49

  • Bandingkan Z relative deviate sesuai tabelDari nilai Z = 2,5 diperoleh peluang (probabilitas) 0,4938 berarti nilai p = 0,5 0,4938 = 0,0062Karena uji ini dua arah maka nilai p = 2 x 0,0062 = 0,012Buat kesimpulanKarena nlai p = 0,012 berarti p < , sehingga Ho ditolak. Dengan demikian bahwa pada = 5 % secara statistik kadar kolesterol penderita hipertensi berbeda dibandingkan kadar kolesterol orang dewasa normal

  • D. UJI BEDA PROPORSI SATU SAMPELTujuan adalah untuk mengetahui/menguji perbedaan proporsi populasi dengan proporsi data sampel penelitianHipotesis :Ho: p = PHo: p = PHa: p PHa: p PTwo tailone tailRumus : p - PZ = -------------------- (P.Q) / n

  • Keterangan:p = proporsi data sampel penelitian = x/nP = proporsi data populasiQ = 1- P

    Contoh soal:Laporan Dinas Kesehatan Kab. X tahun lalu menyebutkan bahwa 40 % persalinan dilakukan oleh Dukun. Kepala Dinas ingin membuktikan apakah sekarang persalinan masih tetap seperti tahun lalu atau sudah berubah. Untuk pengujian ini diambil sampel random sebanyak 250 persalinan dan dilakukan wawancara pada ibu baru setahun terakhir melakukan persalinan, ternyata terdapat 41 % yang mengaku bersalin melalui dukun. Ujilah apakah ada perbedaan proporsi persalinan antara laporan Dinas Kesehatan dengan sampel penelitian, dengan alpha 5 %.

  • Penyelesaian :Menetapkan HoHo : P = 0,40Tidak ada perbedaan proporsi persalinan antara data Dinkes dengan data sampel Ha : P 0,40Ada perbedaan proporsi persalinan antara data Dinkes dengan data sampelCatatan : ini jenis hipotesis dua arah (two tail)Menentukan batas kemaknaan (level of significance)Pada uji statistik ini digunakan tingkat kemaknaan ()=5 % atau tingkat kepercayaan = 95 %Melakukan uji hipotesis ; Hitung Z relative deviate p P 0,41 0,40Z = ---------------- = ------------------------------ = 0,33 (P.Q) / n (0,40 x 0,60) / 250

  • Bandingkan Z relative deviate sesuai tabelDari nilai Z = 0,33 diperoleh peluang 0,1293 (tabel kurve normal),berarti nilai p-nya = 0,5 0,1293 = 0,3707Perlu diketahui bahwa nilai probabilitas pada tabel kurva normal merupakan nilai satu arah (one tail), sedangkan arah uji pada uji ini dua arah/two tail (lihat hipotesis), maka nilai p untuk uji ini adalah : 2 x 0,3707 = 0,74145. Buat kesimpulanp > 0,05, berarti Ho diterima Bahwa pada tingkat kepercayaan 95 % secara statistik proporsi persalinan antara laporan Dinkes dengan data penelitian tidak berbeda

  • UJI BEDA DUA MEAN INDEPENDEN Tujuannya untuk mengetahui perbedaan mean dua kelompok data independen Syarat/asumsi yang harus dipenuhi :Data berdistribusi normal/simetrisKedua kelompok data indenpendenVariabel yang dihubungkan berbentuk numerik dan katagori (dengan hanya dua kelompok)Prinsip pengujian dua mean adalah melihat perbedaan variasi kedua kelompok data.

  • E.1. Uji untuk varian samaUji beda dua mean dapat dilakukan dengan menggunakan uji Z atau uji T. Uji Z dapat digunakan bila standar deviasi populasi () diketahui dan jumlah sampel besar (lebih dari 30). Apabila kedua syarat tersebut tidak terpenuhi maka dilakukan uji T. Pada umumnya nilai sulit diketahui, sehingga uji beda dua mean biasanya menggunakan uji T (T-test).

  • Untuk varian yang sama maka bentuk ujinya sbb: X1 X2T = ------------------------- Sp (1/n1) + (1/n2)

    (n1-1) S1 2 + (n2-1) S22Sp2 = ------------------------------ n1 + n2 2

    df = n1 + n2 2Keterangann1 atau n2 = jumlah sampel kelompok 1 atau 2S1 atau S2 = standar deviasi sampel kelompok 1 atau 2

  • E.2. Uji untuk varian berbedaRumusnya : X1 X2T = -------------------------------- (S12 / n1) + (S22 / n2)

    [(S12 / n1) + (S22 / n2)]2df = -------------------------------------------------- [(S12/n1)2 / (n1-1)] + [(S22/n2)2 / (n2-1)]

  • E.3. Uji homogenitas varian Tujuan dari uji ini adalah untuk mengetahui varian antara kelompok data satu apakah sama dengan kelompok data yang kedua.Perhitungannya dengan menggunkanan uji F, dengan rumus : S12F = -------- S22

    df1 = n1 1 dan df2 = n2 1(numerator)(denumerator)Pada perhitungan uji F, varian yang lebih besar sebagai pembilang dan varian yang lebih kecil sebagai penyebut

  • Contoh :Seorang pejabat Depkes berpendapat bahwa rata-rata nikotin rokok jarum lebih tinggi dibandingkan rokok wismilak. Untuk membuktikan pendapat tsb, kemudian dilakukan penelitian dengan sampel 10 batang rokok jarum dan 8 rokok wismilak yang diambil secara random. Diperoleh rata-rata kadar nikotin rokok jarum 23,1 mg dengan standar deviasi 1,5 mg, dan rata-rata kadar nikotin rokok wismilak 20,0 mg dengan standar deviasi 1,7 mg. Ujilah pendapat pejabat Depkes tsb dengan alpha 5 %.

  • Penyelesaian :Menetapkan HoHo : S12 = S22 (Varian kadar nikotin rokok jarum sama dengan varian kadar nikotin rokok wismilak) Ha : S12 S22 (Varian kadar nikotin rokok jarum berbeda dengan varian kadar nikotin rokok wismilak)Catatan : ini jenis hipotesis dua arah (two tail)Menentukan batas kemaknaan (level of significance)Pada uji statistik ini digunakan alpha 5 % Melakukan uji hipotesis ; Hitung F relative deviate S12 (1,7)2 F = -------- = ------------ = 1,28 S22 (1,5)2df1 8 1 = 7 dan df2 = 10 1 = 9

  • Bandingkan F relative deviate sesuai tabelPada table distribusi F dicari dengan S besar sebagai pembilang (numerator), dan S kecil sebagai penyebut (denumerator