56776608 laporan praktikum ikatan molekul

Download 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

Post on 12-Apr-2018

279 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    1/31

    I. TUJUAN

    1. Menggambarkan bentuk molekul dalam tiga dimensi

    2. Memberikan gambaran tentang setereo kimia

    II. DASAR TEORI

    1. Pengertian Gaya Intramolekuler

    Gaya Intramolekuler adalah gaya yang memegang atom-atom dalam suatu

    molekul. Gaya ini dibagi menjadi dua yaitu :

    Ikatan Ion

    Ikatan yang terjadi sebagai akibat terjadinya serah-terima elektron

    antara atom-atom yang memiliki potensial ionisasi rendah dengan atom-atom

    yang memiliki affinitas elektron tinggi.

    Ikatan Kovalen

    Ikatan yang terjadi sebagai akibat penggunaan pasangan elektron secara

    bersama-sama diantara atom-atom yang berikatan. Ikatan ini umumnya terjadi

    antara unsur-unsur non logam.

    2. Pengertian Gaya Intermolekuler

    Gaya tarik menarik diantara molekul-molekul. Gaya ini bertanggung-

    jawab terhadap :

    1. Prilaku non-ideal dari suatu gas

    2. Keberadaan fase terkondensasi suatu materi.

    Gaya Intermolekuler dibagi menjadi :

    a. Gaya dipol-dipol

    Gaya yang bekerja pada molekul-molekul polar

    b. Gaya ion-dipol

    Gaya yang terjadi pada suatu ion dengan molekul polar

    c. Gaya dispersi

    Gaya yang bekerja pada molekul-molekul non-polar

    d. Ikatan hidrogen

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    2/31

    Jenis interaksi dipol-dipol yang khusus antara atom hidrogen dalam suatu

    ikatan polar,seperti OH atau NH dengan atom-atom yang elektronegatif,

    seperti O, N atau F.

    e. Ikatan logam

    Ikatan yang terjadi diantara atom-atom logam

    3. Pengertian Molekul

    Molekul adalah agregat (kumpulan) yang terdiri dari sedikitnya dua atom

    dalam susunan tertentu yang terikat bersama oleh gaya-gaya kimia (disebut juga

    ikatan kimia). Suatu molekul dapat mengandung atom-atom dari unsure yang

    sama atau atom-atom dari dua atau lebih unsur yang bergabung dalam

    perbandingan tertentu, sesuai dengan hokum perbandingan tetap. Jadi, suatu

    molekul tidak harus berupa senyawa yang berdasarkan definisi terbentuk dari dua

    atom atau lebih. Contohnya gas hydrogen (H2) adalah suatu unsure murni, tetapi

    terdiri dari molekul-molekul yang masing-masing terbentuk dari dua atom H.

    Sebaliknya, air (H2O) adalah senyawa molekul yang mengandung dua atom H dan

    satu atom O.

    Molekul hydrogen dilambangkan dengan H2, disebut molekul diatomic

    karena tersusun atas dua atom. Suatu molekul diatomic juga dapat tersusun oleh

    dua atom dari unsur yang berbeda. Contohnya hydrogen klorida (HCl). Sebagian

    besar molekul mengandung lebih dari dua atom. Atom-atom itu dapat berasal dari

    unsure yang sama seperti ozon (O3), atau dapat pula gabungan dari dua unsure

    atau lebih seperti H2O. Molekul yang terdiri lebih dari dua unsure disebut molekul

    poliatomik.

    Karena terlalu kecil untuk diamati langsung, maka digunakanlah model

    molekul untuk memvisualisasikan molekul. Ada dua jenis standar molekul yang

    sering digunakan, yaitu model bola-tongkat dan model ruang-terisi.

    4. Pengertian Geometri Molekuler

    Geometri Molekuler adalah Penataan tiga dimensi dari suatu atom dalam molekul.

    Beberapa sifat fisik dan sifat kimia, seperti titik leleh, titik didih, densitas,

    dan jenis reaksi yang molekul alami dipengaruhi oleh geometri

    molekulnya.

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    3/31

    Ada dua cara yang umum dipakai untuk menentukan geometri molekuler,

    khususnya senyawa kovalen.1. Teori Ikatan Valensi

    2. Metode VSEPR

    1. Teori ikatan valensi

    Teori ikatan valensi menganggap bahwa elektron-elektron dalam suatu

    molekul menempati orbital atom individunya.

    Pembentukan ikatan terjadi akibat tumpang-tindih (overlapping) antara

    orbital-orbital kulit valensi dari masing-masing atom individu.

    Struktur Lewis dituliskan dengan terlebih dahulu menentukan kerangka

    atau struktur molekul yang cukup rasional yaitu dengan membedakan atom pusat

    dan atom terminal. Atom pusat merupakan atom yang terikat pada dua atau lebih

    atom lain sedangkan atom terminal hanya terikat pada satu atom lain. Molekul air

    mempunyai atom pusat oksigen dan atom hidrogen bertindak sebagai atom

    terminal setelah mengetahui atom pusat dan atom terminal maka selanjutnya

    adalah memberikan elektron-elektron valensi sampai diperoleh rumus Lewis yang

    juga cukup rasional.

    Struktur Lewis dapat dituliskan dengan metoda coba-coba dengan

    mempertimbangkan beberapa hal berikut:

    a. Seluruh elektron valensi harus dituliskan dalam struktur Lewis

    b. Secara umum seluruh elektron dalam struktur Lewis berpasangan

    c. Secara umum semua atom mencapai konfigurasi oktet (kecuali

    duplet untuk hidrogen). Beberapa atom mengalami penyimpangan

    aturan oktet.

    d. Ikatan rangkap atau rangkap tiga juga dapat terbentuk, umumnya

    untuk unsur-unsur karbon, nitrogen, oksigen, fosfor dan sulfur

    2. Metode VSEPR

    VSEPR theory (Valence-Shell Electron-Pair Repulsion) atau dapat juga

    dikatakan TPEKV (Tolak Pasangan Elektron Kulit Valensi). VSEPR ini

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    4/31

    merupakan model pendekatan yang menjelaskan susunan geometri dari pasangan

    electron di sekitar atom pusat sebagai akibat tolak-menolak antara pasangan

    electron bebas (PEB). Kulit valensi adalah kulit terluar yang ditempati electron

    dalam suatu atom yang biasanya terlibat dalam ikatan. Dua aturan umum dalam

    teori VSEPR, yaitu :

    a. Dalam kaitannya dengan tolak-menolak pasangan electron, ikatan rangkap

    dua dan tiga dapat diperlakukan seperti ikatan tunggal. Tetapi pada

    kenyataannya ikatan rangkap dua atau tiga lebih besar dibandingkan ikatan

    tunggal, karena kerapatan yang lebih tinggi dari ikatan rangkap dua atau

    rangkap tiga di antara dua atom akan membutuhkan ruang yang lebih besar.

    b. Jika suatu model memiliki dua atom atau lebih struktur resonansi, kita

    dapat menerapkan model VSEPR pada setiap struktur tersebut. Muatan

    formal biasanya tidak ditunjukkan.

    Pedoman menggunakan Model VSEPR

    1. Tulislah struktur Lewis dari suatu molekul.

    2. Hitunglah jumlah total pasangan elektron yang mengelilingi atom

    pusat.

    3. Ikatan rangkap 2 dan 3, dianggap sebagai ikatan tunggal.

    4. Dalam meramalkan sudut ikatan, ingat tolak menolak ps. e

    bebas x ps. e bebas > ps. e bebas x ps. e ikatan > ps. e

    ikatan x ps. e ikatan.

    Dengan teori ini, kita dapat meramalkan bentuk molekul (termasuk ion)

    secara sistematis. Untuk tujuan ini, molekul-molekul dibagi ke dalam dua

    golongan yaitu :

    a. Model yang atom pusatnya tidak memiliki pasangan electron bebas (PEB).

    Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut

    Jumlah

    pasangan

    Geometri atau Bentuk Molekul Rumus Contoh

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    5/31

    elektron

    2 Linier

    Pasangan

    ikatan saling tolak-menolak 1 sama

    lain, maka pasangan tersebut terletak

    pada ujung berlawanan dalam 1 garis

    lurus.

    AX2 BeCl2

    3 Segitiga Planar

    Merupakan

    susunan yang

    paling stabil dengan sudut segitiga

    sama sisi, dimana keempat atom

    terletak pada bidang yang sama.

    AX3 BCl3,

    BF3

    4 Tetrahedral

    Memiliki empat sisi

    atau muka yang

    semuanya berupa segitiga sama sisi.

    AX4 CH4

    5 Segitiga Bipiramida

    Atom-atom yang

    terletak di atas dan di

    bawah bidang segitiga menempati

    posisi aksial dan pada bidang segitiga

    AX5 PCl5

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    6/31

    menempati posisi ekuatorial.

    6 Oktahedral

    Semua atom terminal

    memiliki sudut 900

    dengan yang lainnya.

    AX6 SF6

    b. Model yang atom pusatnya memiliki satu atau lebih pasangan electron

    bebas (PEB).

    Untuk memudahkan melihat jumlah total PEI dan PEB, maka diberikan

    rumusan umum sebagai berikut :

    Dimana : M = atom pusat

    X = atom terminal

    E = PEB pada M

    x = jumlah atom terminal (2, 3, )

    y = jumlah PEB pada atom pusat (1, 2, 3, )

    Atom Pusat memiliko Pasangan ELektron Bebas

    Total

    pasanga

    n

    Jumlah

    PEI

    Jumlah

    PEB

    Bentuk Molekul Notasi VSEPR Contoh

    MXxE

    y

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    7/31

    elektron

    3 2 1 Bengkokan MX2E SO2

    4 3 1 Segitiga

    Piramida

    MX3E NH3

    4 2 2 Bengkokan MX2E2 H2O

    5 4 1 Tetrahedral Tak

    Beraturan

    MX4E SF4, XeO2F2

    5 3 2 Bentuk T MX3E2 ClF3

    5 2 3 Linier MX2E3 XeF2

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    8/31

    6 5 1 Segiempat

    Piramida

    MX5E BrF5

    6 4 2 Segiempat Planar MX4E2 XeF4

    III. ALAT

    1. Model pusat atom (plastik)

    2. Pipa-pipa plastik

  • 7/21/2019 56776608 Laporan Praktikum Ikatan Molekul

    9/31

    IV. CARA KERJA

    1. Susunlah model atom berikut :

    a. HCl :

    Ambillah suatu pusat atom untuk inti hydrogen dan pusat untuk inti klor

    hubungan dengan pipa plastik untuk menunjukkan ikatan

    b. BeCl2 :

    Bentuk molekulnya linier dalam wujud gas. Gunakan pusat atom yang

    cabangnya linier sebagai Be.

    Dua buah pipa plastik dimasukkan pada cabang ini sebagai ikatan

    kemudian hubungkan dengan inti Cl.

    c. BF3

    Bentuk molekulnya segitiga dasar, semua ikatan adalah equivalent dengan

    sudut FBF besarnya 1

Recommended

View more >