5. pengujian sistem 5.1. menu utama · pada saat menu stok dipilih, maka akan muncul menu pilihan,...

of 66 /66
106 Universitas Kristen Petra 5. PENGUJIAN SISTEM Pada Bab 5 ini dijelaskan mengenai pengujian sistem dan oengoperasian dari program yang dibuat. Pengujian dilakukan pada halaman atau menu yang ada untuk mengetahui kelayakan program untuk digunakan. 5.1. Menu Utama Pada saat program aplikasi pertama kali dijalankan akan membuka halaman login seperti pada Gambar 5.1. Gambar 5.1. Halaman Login Untuk dapat mengakses aplikasi ini, user harus memasukkan username dan password. Seperti pada Gambar 5.2. Gambar 5.2. Halaman Login Admin

Author: others

Post on 29-Oct-2020

2 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 106 Universitas Kristen Petra

    5. PENGUJIAN SISTEM

    Pada Bab 5 ini dijelaskan mengenai pengujian sistem dan

    oengoperasian dari program yang dibuat. Pengujian dilakukan pada halaman atau

    menu yang ada untuk mengetahui kelayakan program untuk digunakan.

    5.1. Menu Utama

    Pada saat program aplikasi pertama kali dijalankan akan membuka

    halaman login seperti pada Gambar 5.1.

    Gambar 5.1. Halaman Login

    Untuk dapat mengakses aplikasi ini, user harus memasukkan username

    dan password. Seperti pada Gambar 5.2.

    Gambar 5.2. Halaman Login Admin

    http://www.petra.ac.idhttp://dewey.petra.ac.id/dgt_directory.php?display=classificationhttp://digilib.petra.ac.id/help.htmlhttp://www.petra.ac.id/http://dewey.petra.ac.id/dgt_directory.php?display=classificationhttp://digilib.petra.ac.id/help.html

  • 107 Universitas Kristen Petra

    Jika username dan password yang dimasukkan tidak sesuai atau invalid,

    maka akan muncul warning , “Invalid Username / Password” yang dapat dilihat

    pada Gambar 5.3. Apabila login berhasil, aplikasi ini akan membuka Main Menu

    dimana user dapat menggunakan fasilitas menu sesuai dengan hak akses menu

    dari username yang dimasukkan. Main Menu dapat dilihat pada Gambar 5.4.

    Gambar 5.3. Halaman Invalid Login

    Gambar 5.4. Main Menu

    5.2. Pengujian Form Pengaturan Stok

    Pada saat Menu Stok dipilih, maka akan muncul menu pilihan, yaitu Menu

    Stok Ayam, Menu Stok Pakan dan Menu Stok VOV, seperti pada Gambar 5.5.

    http://www.petra.ac.id/

  • 108 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.5. Menu Stok

    5.2.1 Pengujian Form Stok Ayam

    Pada saat menu Stok Ayam dipilih maka akan membuka halaman yang

    berisi tampilan data stok yang aktif, seperti pada Gambar 5.6.

    Gambar 5.6. Daftar Master Ayam yang Aktif

    Pada halaman ini user juga dapat menambahkan master data ayam dengan

    menekan tombol “TAMBAH AYAM”. Setelah tombol tersebut ditekan maka

    akan muncul halaman baru untuk melakukan penambahan data, seperti pada

    Gambar 5.7.

    http://www.petra.ac.id/

  • 109 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.7. Daftar Master Ayam Sebelum Penambahan

    Setelah user melakukan penambahan data dengan menekan tombol

    “SAVE” maka data otomatis akan tertambahkan, dalam contoh user

    menambahkan jenis ayam “Ayam Lohman”, seperti pada Gambar 5.8.

    Gambar 5.8. Daftar Penambahan Master Ayam Setelah Penambahan

    User juga dapat melakukan perubahan data master ayam atau melakukan

    proses update data. User dapat langsung melakukan double click pada data yang

    ingin diubah. Pada contoh, user mengubah jenis ayam “Ayam Jago” menjadi

    status “Non Aktif” seperti pada Gambar 5.9.

    http://www.petra.ac.id/

  • 110 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.9. Perubahan Master Data Ayam

    Setelah data diubah, maka user dapat menekan tombol “UPDATE” dan

    data master ayam dengan jenis ayam “Ayam Broiler” berubah status menjadi

    “Non Aktif”, seperti pada Gambar 5.10.

    Gambar 5.10. Perubahan Master Data Ayam Setelah Diubah

    5.2.2 Pengujian Form Stok Pakan

    Pada saat menu Stok Pakan dipilih maka akan membuka halaman yang

    berisi tampilan data stok yang aktif, seperti pada Gambar 5.11.

    http://www.petra.ac.id/

  • 111 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.11. Daftar Master Pakan yang Aktif

    Pada halaman ini user juga dapat menambahkan master data pakan

    dengan menekan tombol “TAMBAH PAKAN”. Setelah tombol tersebut ditekan

    maka akan muncul halaman baru untuk melakukan insert atau update master data

    pakan, seperti pada Gambar 5.12.

    Gambar 5.12. Daftar Master Pakan Sebelum Penambahan

    Setelah user melakukan penambahan data dengan menekan tombol

    “SAVE” maka data otomatis akan tertambahkan, dalam contoh user

    menambahkan data pakan “Padi”, seperti pada Gambar 5.13.

    http://www.petra.ac.id/

  • 112 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.13. Daftar Penambahan Master Pakan Setelah Penambahan

    User juga dapat melakukan perubahan data master pakan atau melakukan

    proses update data. User dapat langsung melakukan double click pada data yang

    ingin diubah. Pada contoh, user mengubah nama pakan “BR1-S” menjadi status

    “Aktif” seperti pada Gambar 5.14.

    http://www.petra.ac.id/

  • 113 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.14. Perubahan Master Data Pakan

    Setelah data diubah, maka user dapat menekan tombol “UPDATE” dan

    data master pakan dengan nama pakan “BR1-S” berubah status menjadi “Aktif”,

    seperti pada Gambar 5.15.

    Gambar 5.15. Perubahan Master Data Pakan Setelah Diubah

    http://www.petra.ac.id/

  • 114 Universitas Kristen Petra

    5.2.3 Pengujian Form Stok VOV

    Pada saat menu Stok VOV dipilih maka akan membuka halaman yang

    berisi tampilan data stok yang aktif, seperti pada Gambar 5.16.

    Gambar 5.16. Daftar Master VOV yang Aktif

    Pada halaman ini user juga dapat menambahkan master data pakan

    dengan menekan tombol “TAMBAH OBAT”. Setelah tombol tersebut ditekan

    maka akan muncul halaman baru untuk melakukan insert atau update master data

    VOV, seperti pada Gambar 5.17.

    Gambar 5.17. Daftar Master VOV Sebelum Penambahan

    http://www.petra.ac.id/

  • 115 Universitas Kristen Petra

    Setelah user melakukan penambahan data dengan menekan tombol

    “SAVE” maka data otomatis akan tertambahkan, dalam contoh user

    menambahkan data VOV “Betamox”, seperti pada Gambar 5.18.

    Gambar 5.18. Daftar Penambahan Master VOV Setelah Penambahan

    User juga dapat melakukan perubahan data master VOV atau melakukan

    proses update data. User dapat langsung melakukan double click pada data yang

    ingin diubah. Pada contoh, user mengubah nama VOV “Rhodivit” menjadi status

    “Aktif” seperti pada Gambar 5.19.

    http://www.petra.ac.id/

  • 116 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.19. Perubahan Master Data VOV

    Setelah data diubah, maka user dapat menekan tombol “UPDATE” dan

    data master pakan dengan nama pakan “Rhodivit” berubah status menjadi “Aktif”,

    seperti pada Gambar 5.20.

    Gambar 5.20. Perubahan Master Data Pakan Setelah Diubah

    http://www.petra.ac.id/

  • 117 Universitas Kristen Petra

    5.3. Pengujian Form Pengaturan Master

    Pada saat Menu Master dipilih, maka akan muncul menu pilihan, yaitu

    Menu Master Customer, Menu Master Supplier, Menu Master Kandang, Master

    Karyawan dan Menu Master Biaya, seperti pada Gambar 5.21.

    Gambar 5.21. Menu Master

    5.3.1. Pengujian Form Master Customer

    Untuk menambahkan data pada master customer, maka user harus

    mengisi beberapa field yang tersedia, seperti pada Gambar 5.22. Apabila data

    yang baru berhasil disimpan, maka data akan langsung tertambahkan pada baris

    paling bawah seperti pada Gambar 5.23.

    Gambar 5.22. Penambahan Data Pada Master Customer

    http://www.petra.ac.id/

  • 118 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.23. Simpan Data Master Customer

    5.3.2. Pengujian Form Master Supplier

    Untuk menambahkan data pada master supplier, maka user harus

    mengisi beberapa field yang tersedia, seperti pada Gambar 5.24. Apabila data

    yang baru berhasil disimpan, maka data akan langsung tertambahkan pada baris

    paling bawah seperti pada Gambar 5.25.

    Gambar 5.24. Penambahan Data Pada Master Supplier

    http://www.petra.ac.id/

  • 119 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.25. Simpan Data Master Supplier

    5.3.3. Pengujian Form Master Kandang

    Untuk menambahkan data pada master kandang, maka user harus

    mengisi beberapa field yang tersedia, seperti pada Gambar 5.26. Apabila data

    yang baru berhasil disimpan, maka data akan langsung tertambahkan pada baris

    paling bawah seperti pada Gambar 5.27.

    Gambar 5.26. Penambahan Data Pada Master Kandang

    http://www.petra.ac.id/

  • 120 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.27. Simpan Data Master Kandang

    Pada Gambar 5.27. terlihat bahwa biaya penyusutan kandang per hari

    adalah 5,495. Jika dihitung secara manual maka biaya penyusutan kandangnya

    adalah ((10,000,000 / 5) / 52) / 7 = 5,495.

    5.3.4. Pengujian Form Master Karyawan

    Untuk menambahkan data pada master karyawan, maka user harus

    mengisi beberapa field yang tersedia, seperti pada Gambar 5.28. Apabila data

    yang baru berhasil disimpan, maka data akan langsung tertambahkan pada baris

    paling bawah seperti pada Gambar 5.29.

    Gambar 5.28. Penambahan Data Pada Master Karyawan

    http://www.petra.ac.id/

  • 121 Universitas Kristen Petra

    Pada Gambar 5.28. terlihat bahwa terdapat field untuk mengisi username

    dan password. Field tersebut akan muncul apabila user memilih jabatan

    “Manager”, “Accounting” atau “Administrasi”. Kedua data tersebut digunakan

    untuk pengaksesan aplikasi ini.

    Gambar 5.29. Simpan Data Master Karyawan

    5.3.5. Pengujian Form Master Biaya

    Untuk menambahkan data pada master biaya, maka user harus mengisi

    beberapa field yang tersedia, seperti pada Gambar 5.30. Apabila data yang baru

    berhasil disimpan, maka data akan langsung tertambahkan pada baris paling

    bawah seperti pada Gambar 5.31.

    Gambar 5.30. Penambahan Data Pada Master Biaya

    http://www.petra.ac.id/

  • 122 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.31. Simpan Data Master Biaya

    Pada Gambar 5.31. terlihat bahwa jumlah alokasi per hari per kandang

    untuk Biaya Tenaga Kerja adalah 19,098. Jika dihitung secara manual maka

    biaya penyusutan per hari per kandangnya adalah (((4,634,500 * 12) / 52) / 7) /

    jumlah kandang yang aktif (7 kandang) = 19,098.

    5.4. Pengujian Form Pembelian

    Pada saat Menu Pembelian dipilih, maka akan muncul menu pilihan,

    yaitu Menu Pembelian Ayam, Menu Pembelian Pakan, Menu pembelian VOV

    seperti pada Gambar 5.32.

    Gambar 5.32. Menu Pembelian

    5.4.1. Pegujian Form Pembelian Ayam

    Menu Transaksi pembelian ayam memiliki 2 sub-menu. Dua sub-menu

    tersebut adalah Pembelian Ayam dan Pemasukan Ayam. Untuk mengetahui

    apakah menu pembelian ini dapat berfungsi dengan baik, maka akan dilakukan

    pengujian dengan menggunakan contoh studi kasus. Contoh studi kasus tersebut

    adalah:

    1. Seperti pada contoh studi kasus pada tanggal 1 September 2011, perusahaan

    melakukan transaksi pembelian ayam jenis “Lohman” ke supplier “Sidojoyo

    http://www.petra.ac.id/

  • 123 Universitas Kristen Petra

    Farm” sebanyak 28,824 ekor dengan harga Rp. 1,672.00 /ekor dalam nota

    “A1024” dengan jatuh tempo pembayaran hingga 1 Januari 2012. Proses

    pengujian untuk memasukkan transaksi pembelian ayam ini dapat dilihat pada

    Gambar 5.33.

    Gambar 5.33.Simpan Data Transaksi Pembelian Ayam

    2. Setelah selesai memasukkan data transaksi pembelian ayam, maka akan

    muncul menu Pemasukan Ayam yang berguna untuk mendistribusikan jumlah

    ayam ke setiap kandang yang tersedia hingga jumlah ayam yang dibeli dalam satu

    detail pembelian tersebut habis didistribusikan. Sebagai contoh, user

    mendistribusikan 28,824 ekor ayam tersebut ke 7 kandang yang aktif dengan

    pembagian jumlah sebagai berikut:

    1. Kandang 0 diisi sebanyak 3,420 ekor.

    2. Kandang 1A diisi sebanyak 4,152 ekor.

    3. Kandang 1B diisi sebanyak 4,104 ekor.

    4. Kandang 2A diisi sebanyak 4,212 ekor.

    5. Kandang 2B diisi sebanyak 4,260 ekor.

    6. Kandang 4A diisi sebanyak 4,428 ekor.

    7. Kandang 4B diisi sebanyak 4,248 ekor.

    Tanggal afkir dari seluruh ayam ini adalah 27 Mei 2012, tanggal tersebut

    di dapat dari terhitung mulai hari tanggal pembelian ayam 1 September 2011

    http://www.petra.ac.id/

  • 124 Universitas Kristen Petra

    ditambah dengan perkiraan usia produktif ayam, yaitu selama 504 hari atau 72

    minggu. Salah satu contoh tampilan Pemasukan Ayam (pada Kandang 0) dapat

    dilihat pada Gambar 5.34.

    Gambar 5.34. Pemasukan Ayam

    Apabila ayam sudah didistribusikan semua ke dalam kandang, maka akan

    muncul tanda seperti Gambar 5.35. yang menyatakan bahwa ayam sudah

    dimasukkan semua ke dalam kandang.

    Gambar 5.35. Ayam Habis Didistribusikan

    http://www.petra.ac.id/

  • 125 Universitas Kristen Petra

    Data yang dimasukkan akan masuk ke dalam database, seperti yang

    terlihat pada Gambar 5.36.

    Gambar 5.36. Data Pendistribusian Ayam

    Transaksi pembelian ayam ini dilakukan hanya satu kali dalam satu

    periode ayam, maka dapat dilihat dalam kartu stok ayam setelah transaksi

    pembelian di atas dimasukkan, seperti pada Gambar 5.37.

    Gambar 5.37. Kartu Stok Ayam Setelah Pembelian

    Setelah data transaksi pembelian disimpan seperti terlihat pada Gambar

    5.33. , maka kartu stok ayam untuk jenis “Ayam Lohman” akan mengalami

    perubahan secara otomatis seperti yang terlihat pada Gambar 5.37. Contoh

    laporan pembelian ayam pada periode 1 September 2011 – 8 September 2011

    dapat dilihat pada Gambar 5.38.

    http://www.petra.ac.id/

  • 126 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.38. Laporan Pembelian Bahan Baku Periode 1 – 8 September 2011

    3. Pembelian ayam secara kredit ini akan masuk ke dalam laporan hutang seperti

    pada Gambar 5.39.

    Gambar 5.39. Tampilan Hutang Setelah Pembelian

    4. Setelah transaksi pembelian dilakukan, maka user dapat melakukan pencatatan

    pembayaran pembelian ayam pada Menu Pembayaran Pembelian Ayam seperti

    pada Gambar 5.40.

    http://www.petra.ac.id/

  • 127 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.40. Menu Pembayaran Pembelian Ayam

    Pada studi kasus di atas telah dilakukan pembelian ayam sebesar Rp.

    48,193,728.00 dan dibayarkan secara kredit. Pada tanggal yang sama, 1

    September 2011 dilakukan pembayaran untuk pembelian “BA251111001” sebesar

    Rp. 24,000,000.00 seperti pada Gambar 5.41. dan sisa hutang akan berubah

    menjadi RP. 48,193,728.00 – Rp. 24,000,000.00 = Rp. 24,193,728.00 seperti pada

    Gambar 5.42.

    Gambar 5.41. Pembayaran Pembelian Ayam

    Gambar 5.42. Sisa Pembayaran Pembelian Ayam

    Laporan Pembayaran Pembelian Ayam dan Laporan Hutang dapat dilihat

    seperti Gambar 5.43. dan Gambar 5.44.

    http://www.petra.ac.id/

  • 128 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.43. Laporan Pembayaran Pembelian Ayam

    Gambar 5.44. Laporan Hutang

    5.4.2. Menu Pembelian Pakan

    Menu Transaksi pembelian pakan berguna untuk mengetahui apakah

    menu pembelian ini dapat berfungsi dengan baik, maka akan dilakukan pengujian

    dengan menggunakan contoh studi kasus. Contoh studi kasus tersebut adalah:

    1. Pada tanggal 31 Agustus 2011, perusahaan melakukan transaksi pembelian

    pakan ke supplier “Patriot” dengan rincian: “BR1-S” sebanyak 1,500 kg dengan

    harga Rp. 2,500.00, “PL 3721 M” sebanyak 3,000 kg dengan harga Rp. 4,500.00

    /kg dan “PL 3721 M +O” sebanyak 1,500 kg dengan harga Rp. 4,700.00 dalam

    nota “P1135” dengan jatuh tempo pembayaran hingga 31 Oktober 2011. Proses

    pengujian untuk memasukkan transaksi pembelian pakan ini dapat dilihat pada

    Gambar 5.45.

    http://www.petra.ac.id/

  • 129 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.45. Kartu Stok PL 7321 M dalam periode 1 – 30 Agustus 2011

    Pada Gambar 5.45. terlihat bahwa pada tanggal 29 Agustus 2011 dan

    tanggal 28 Agustus 2011 terdapat dua transaksi pembelian. Pada kasus ini data

    stok akan langsung ditambahkan sesuai dengan jumlah transaksi pembelian.

    Gambar 5.46. Simpan Data Transaksi Pembelian Pakan

    Gambar 5.47. Kartu Stok Pakan Bahan Baku PL 7321 M Setelah Pembelian

    Setelah transaksi pembelian disimpan seperti pada Gambar 5.46., kartu

    stok bahan baku untuk “PL 3721 M” akan mengalami perubahan secara otomastis

    seperti yang terlihat pada Gambar 5.47. Contoh laporan pembelian bahan baku

    pada periode 1 Agustus 2011 – 31 Agustus 2011 dapat dilihat pada Gambar 5.48.

    http://www.petra.ac.id/

  • 130 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.48. Laporan Pembelian PL 3721 M periode 1 – 31 Agustus 2011

    2. Pembelian pakan secara kredit ini akan masuk ke dalam laporan hutang seperti

    pada Gambar 5.49.

    Gambar 5.49. Tampilan Hutang Setelah Pembelian Pakan

    3. Setelah transaksi pembelian dilakukan, maka user dapat melakukan pencatatan

    pembayaran pembelian pakan pada Menu Pembayaran Pembelian Pakan seperti

    pada Gambar 5.50.

    http://www.petra.ac.id/

  • 131 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.50. Menu Pembayaran Pembelian Pakan

    Pada studi kasus di atas telah dilakukan pembelian pakan sebesar Rp.

    24,300,000.00 dan dibayarkan secara kredit. Pada tanggal yang sama, 31 Agustus

    2011 dilakukan pembayaran untuk pembelian “BP310811001” sebesar Rp.

    12,000,000.00 seperti pada Gambar 5.51 dan sisa hutang akan berubah menjadi

    RP. 24,300,000.00 – Rp. 12,000,000.00 = Rp. 12,300,000.00 seperti pada Gambar

    5.52.

    Gambar 5.51. Pembayaran Pembelian Pakan

    Gambar 5.52. Sisa Pembayaran Pembelian Pakan

    Laporan Pembayaran Pembelian Pakan dan Laporan Hutang dapat dilihat

    seperti Gambar 5.53. dan Gambar 5.54.

    http://www.petra.ac.id/

  • 132 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.53. Laporan Pembayaran Pembelian Pakan

    Gambar 5.54. Laporan Hutang

    5.4.3. Pengujian Form Pembelian VOV

    Menu Transaksi pembelian VOV berguna untuk mengetahui apakah

    menu pembelian ini dapat berfungsi dengan baik, maka akan dilakukan pengujian

    dengan menggunakan contoh studi kasus. Contoh studi kasus tersebut adalah:

    1. Pada tanggal 30 Agustus 2011, perusahaan melakukan transaksi pembelian

    VOV ke supplier “Bedak 8” dengan rincian: “Amoxylin” sebanyak 1,000 kg

    dengan harga Rp. 2,500.00, “Neomycin” sebanyak 1,000 kg dengan harga Rp.

    2,400.00 /kg dan “MCP” sebanyak 1,000 kg dengan harga Rp. 2,700.00 dalam

    nota “V0215” dengan jatuh tempo pembayaran hingga 30 Oktober 2011. Proses

    pengujian untuk memasukkan transaksi pembelian VOV ini dapat dilihat pada

    Gambar 5.55.

    http://www.petra.ac.id/

  • 133 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.55. Kartu Stok VOV Amoxylin dalam periode 1 – 29 Agustus 2011

    Pada Gambar 5.55. terlihat bahwa pada tanggal 27 Agustus 2011 transaksi

    pembelian. Pada kasus ini data stok akan langsung ditambahkan sesuai dengan

    jumlah transaksi pembelian.

    Gambar 5.56. Simpan Data Transaksi Pembelian VOV

    Gambar 5.57. Kartu Stok Pakan Bahan Baku Amoxylin Setelah Pembelian

    Setelah transaksi pembelian disimpan seperti pada Gambar 5.56., kartu

    stok bahan baku untuk “Amoxylin” akan mengalami perubahan secara otomastis

    seperti yang terlihat pada Gambar 5.57. Contoh laporan pembelian bahan baku

    pada periode 1 Agustus 2011 – 31 Agustus 2011 dapat dilihat pada Gambar 5.58.

    http://www.petra.ac.id/

  • 134 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.58. Laporan Pembelian Amoxylin periode 1 – 31 Agustus 2011

    Pembelian VOV secara kredit ini akan masuk ke dalam laporan hutang

    seperti pada Gambar 5.59.

    Gambar 5.59. Tampilan Hutang Setelah Pembelian VOV

    Setelah transaksi pembelian dilakukan, maka user dapat melakukan

    pencatatan pembayaran pembelian pakan pada Menu Pembayaran Pembelian

    VOV seperti pada Gambar 5.60.

    http://www.petra.ac.id/

  • 135 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.60. Menu Pembayaran Pembelian VOV

    Pada studi kasus di atas telah dilakukan pembelian VOV sebesar Rp.

    7,600,000.00 dan dibayarkan secara kredit. Pada tanggal yang sama, 30 Agustus

    2011 dilakukan pembayaran untuk pembelian “BV300811001” sebesar Rp.

    3,500,000.00 seperti pada Gambar 5.61 dan sisa hutang akan berubah menjadi RP.

    7,600,000.00 – Rp. 3,500,000.00 = Rp. 4,100,000.00 seperti pada Gambar 5.62.

    Gambar 5.61. Pembayaran Pembelian VOV

    Gambar 5.62. Sisa Pembayaran Pembelian VOV

    Laporan Pembayaran Pembelian VOV dan Laporan Hutang dapat dilihat

    seperti Gambar 5.63. dan Gambar 5.64.

    http://www.petra.ac.id/

  • 136 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.63. Laporan Pembayaran Pembelian VOV

    Gambar 5.64. Laporan Hutang

    5.5. Pengujian Form Harga Pokok Produksi

    Pada saat Menu Data Harian dipilih, maka akan muncul menu pilihan,

    yaitu Menu Pemakaian Harian, Menu Pengurangan Ayam, Menu Produksi Telur,

    Menu Biaya Lain dan Menu Penyusutan Stok, seperti pada Gambar 5.65.

    http://www.petra.ac.id/

  • 137 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.65. Menu Data Harian

    Untuk pengujian penggujian dari perhitungan HPP dihitung dari total

    biaya produksi yang terjadi dibagi dengan jumlah produksi yang dihasilkan.

    Sebagai contoh, terdapat studi kasus dengan pemberian pakan dan obat kepada

    setiap masing-masing kandang serta mengumpulkan hasil produksi dengan detail

    data seperti pada Tabel 5.1. :

    Tabel 5.1. Data Pengujian Penggunaan dan Produksi Harian

    01-September-2011

    KDG AYAM AFKIR AFKIR JUAL

    PAKAN VOV TELUR BAIK TELUR RETAK

    MATI EKOR KG MCP BTR KG BK KG PRH KG

    0 3240 373 4,5 2863 184,64 26 1,72 14 0,87

    1A 4152 478 5,75 3735 243,3 54 3,49 14 0,79

    1B 4104 472 5,75 3753 240,58 36 2,38 14 0,85

    2A 4212 484 6 3787 244,49 47 3 16 0,89

    2B 4260 490 6 3801 246,5 30 1,96 12 0,73

    4A 4428 509 6 4045 261,47 21 1,37 12 0,69

    4B 4428 509 6 3956 255,25 29 1,92 13 0,79

    1. Pada Tanggal 1 September 2011 terdapat pemakaian pakan untuk setiap

    kandang, seperti pada Tabel 5.1. Penggunaan pakan ditentukan oleh user yang

    dapat memilih stok pakan sesuai dengan tanggal barang masuk. Pakan yang

    digunakan adalah pakan “PL 3721 M”. Data dimasukkan per kandang seperti pada

    Gambar 5.66. dan data yang dimasukkan menghasilkan seperti pada Gambar 5.67.

    http://www.petra.ac.id/

  • 138 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.66. Pemasukan Data Pakan Harian Per Kandang

    Gambar 5.67. Pemakaian Pakan pada Tanggal 1 September 2011

    Gambar 5.68. Detail Pemakaian Pakan pada Tanggal 1 September 2011

    Pada Gambar 5.68. terlihat besar biaya pakan per kandang dengan rincian,

    seperti pada Kandang 0 menggunakan pakan sebanyak 373 kg dengan harga

    satuan pakan Rp. 4,520.00. Total biaya pakan untuk kandang 0 adalah sebesar 373

    x Rp. 4,520.00 = Rp. 1,685,960.00. Dari proses penggunaan Pakan ini, terjadi

    http://www.petra.ac.id/

  • 139 Universitas Kristen Petra

    juga pengurangan stok pakan dilihat dari kartu stok pakan sebelum terjadinya

    pemakaian dan setelah pemakaian,seperti pada Gambar 5.69 dan Gambar 5.70.

    Gambar 5.69. Stok Pakan PL 3721 Sebelum Pemakaian

    Gambar 5.70. Stok Pakan PL 3721 M Setelah Pemakaian

    2. Pada Tanggal 1 September 2011 juga terdapat pemakaian VOV untuk setiap

    kandang, seperti pada Tabel 5.1. Penggunaan VO ditentukan oleh user yang dapat

    memilih stok pakan sesuai dengan tanggal barang masuk dengan pertimbangan

    tanggal kadaluarsa barang. VOV yang digunakan adalah VOV “MCP”. Data

    dimasukkan per kandang seperti pada Gambar 5.71. dan data yang dimasukkan

    menghasilkan seperti pada Gambar 5.72.

    http://www.petra.ac.id/

  • 140 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.71. Pemasukan Data VOV Harian Per Kandang

    Gambar 5.72. Pemakaian VOV pada Tanggal 1 September 2011

    Gambar 5.73. Detail Pemakaian VOV pada Tanggal 1 September 2011

    Pada Gambar 5.73. terlihat besar biaya VOV per kandang dengan rincian,

    seperti pada Kandang 0 menggunakan pakan sebanyak 5.75 kg dengan harga

    satuan VOV Rp. 2,650.00. Total biaya VOV untuk kandang 0 adalah sebesar 5.75

    kg x Rp. 2,650.00 = Rp. 15,238.00. Dari proses penggunaan VOV ini, terjadi juga

    http://www.petra.ac.id/

  • 141 Universitas Kristen Petra

    pengurangan stok VOV dilihat dari kartu stok VOV sebelum terjadinya

    pemakaian dan setelah pemakaian,seperti pada Gambar 5.74. dan Gambar 5.75.

    Gambar 5.74. Stok VOV MCP Sebelum Pemakaian

    Gambar 5.75. Stok VOV MCP Setelah Pemakaian

    3. Pada Tanggal 1 September 2011 dilakukan proses vaksinasi sehingga

    menmunculkan biaya untuk ongkos vaksin sebesar Rp. 237,750.00 untuk

    keseluruhan kandang. Biaya tersebut dibagi sejumlah banyak kandang yang ada,

    dalam kasus ini 7 buah kandang, sehingga setiap kandang memiliki biaya lain-lain

    sebesar Rp. 237,750.00 / 7 = Rp. 33,964.00. Biaya tersebut dimasukkan ke dalam

    form Biaya Lain, seperti pada Gambar 5.76.

    http://www.petra.ac.id/

  • 142 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.76. Pemasukan Biaya Lain-Lain

    4. Pada Tanggal 1 September 2011 juga dilakukan proses pencatatan produksi

    telur, seperti pada Tabel 5.1. Seluruh hasil produksi tersebut dicatat dalam form

    Produksi Telur, seperti pada Gambar 5.77.

    Gambar 5.77. Pemasukan Data Produksi

    5. Proses penyusutan ayam disini dihitung di dalam program dimana tabel yang

    digunakan adalah seperti pada Gambar 5.78.

    http://www.petra.ac.id/

  • 143 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.78. Penyusutan Ayam

    Penyusutan ayam pada tanggal 1 September 2011 diambil dari jumlah

    ayam yang masih tersedia dalam kandang, misalnya kandang KA001 yaitu 3,420

    ekor dengan harga beli Rp. 1,672.00 per ekor. Pada saat pemasukan ayam, sudah

    diperkirakan untuk tanggal afkir nya yaitu kurang lebih selama 72 minggu maka

    dari itu, penyusutan ayam per hari di dapatkan dari ((3,420 ekor x Rp. 1,672.00) –

    Rp. 300.00 / 72 minggu) /7 hari = Rp. 11,344.00.

    6. Proses perhitungan harga pokok produksi untuk tanggal 1 September 2011

    dapat dihitung dengan memperhatikan komponen-komponen biaya yang terlibat,

    seperti pakan terlihat pada Gambar 5.68., VOV pada Gambar 5.73., penyusutan

    kandang pada Gambar 5.26., penyusutan ayam pada Gambar 5.78 , dan biaya lain-

    lain pada Gambar 5.76. Sebagai contoh, detail biaya yang dikeluarkan untuk

    produksi pada Tanggal 1 September 2011 pada kandang 0 dapat dilihat pada

    Gambar 5.79. sampai Gambar 5.84. Terdapat data pengujian secara manual seperti

    pada Tabel 5.2.

    Tabel 5.2. Data Pengujian Perhitungan HPP

    01-Sep-11

    Penggunaan Pakan

    Nama Barang Qty Satuan

    Rp /

    Qty Jumlah

    PL 3721 M 373 kg 4.520 1.685.960

    Penggunaan VOV

    Nama Barang Qty Satuan

    Rp /

    Qty Jumlah

    MCP 5,75 kg 2.650 15.238

    http://www.petra.ac.id/

  • 144 Universitas Kristen Petra

    Tabel 5.2. Data Pengujian Perhitungan HPP (sambungan)

    Biaya Overhead

    Biaya Tenaga Kerja 21.826

    Uang Makan 5.886

    Biaya Listrik 2.553

    Penyusutan

    Penyusutan Kandang 5.495

    Penyusutan Ayam 11.344

    Biaya Lain

    Ongkos Vaksin 33.964

    Total Biaya 1.782.266

    Produksi

    Baik / Super 184,64 kg

    Retak 1,72 kg

    Retak Parah 0,87 kg

    Total Produksi 187,23 kg

    Harga Pokok Produksi Per Kg Telur 9.519

    Gambar 5.79. Komponen Biaya Pakan Kandang 0

    http://www.petra.ac.id/

  • 145 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.80. Komponen Biaya VOV pada Kandang 0

    Gambar 5.81. Komponen Biaya Overhead pada Kandang 0

    Gambar 5.82. Komponen Biaya Penyusutan Kandang dan Ayam

    http://www.petra.ac.id/

  • 146 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.83. Komponen Biaya Lain pada Kandang 0

    Gambar 5.84. Detail Produksi Pada Kandang 0

    Harga Pokok Produksi yang dihasilkan dengan perhitungan secara manual

    seperti pada Tabel 5.2 dibandingkan dengan Gambar 5.79. sampai Gambar 5.84.

    memiliki hasil yang sama.

    Setelah harga pokok produksi per kandang di dapatkan, maka data harga

    pokok produksi disimpan dalam kartu Stok Pakan, seperti pada Gambar 5.85.

    sampai 5.89.

    http://www.petra.ac.id/

  • 147 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.85. Simpan Data Harga Pokok Produksi

    Gambar 5.86. Harga Pokok Produksi Per Kandang Tanggal 1 September 2011

    http://www.petra.ac.id/

  • 148 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.87. Kartu Stok Telur Baik / Super

    Gambar 5.88. Kartu Stok Retak

    http://www.petra.ac.id/

  • 149 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.89. Kartu Stok Telur Retak Parah

    7. Pada hari berikutnya, tanggal 2 September 2011 terdapat ayam yang mati

    sehingga harus di afkir. Ayam yang mati ini terdapat 1 ekor pada kandang “0” dan

    2 ekor pada kandang “1B”. Data pengurangan ayam ini dimasukkan dalam Menu

    Pengurangan Ayam, seperti pada Gambar 5.90. yang berpengaruh juga pada stok

    ayam sebelum dan setelah pengurangan ayam serta penyusutan ayam pada hari

    berikutnya seperti pada Gambar 5.91. sampai Gambar 5.94.

    http://www.petra.ac.id/

  • 150 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.90. Pengurangan Ayam Pada Tanggal 1 September 2011

    Gambar 5.91. Kartu Stok Ayam Sebelum Pengurangan Ayam

    Gambar 5.92. Kartu Stok Ayam Setelah Pengurangan

    Gambar 5.93. Penyusutan Ayam di Kandang 0 Tanggal 3 September 2011

    http://www.petra.ac.id/

  • 151 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.94. Laporan Harga Pokok Produksi pada Tanggal 3 September 2011

    8. Pada tanggal 3 September 2011 terjadi pengurangan stok telur untuk

    dialihkan sebagai tambahan dapur. Pengurangan stok telur ini berpengaruh

    terhadap kartu stok telur, dapat dilihat pada Gambar 5.95 sampai Gambar 5.97.

    Gambar 5.95. Kartu Stok Telur Sebelum Pengurangan Stok Telur

    http://www.petra.ac.id/

  • 152 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.96. Pengurangan Stok Telur Pada 4 September 2011.

    Gambar 5.97. Kartu Stok Telur Setelah Pengurangan Stok

    9. Pada tanggal 4 September 2011 terjadi pengurangan stok pakan karena pakan

    basah dan tidak dapat digunakan. Pengurangan stok pakan dapat dilihat pada

    Gambar 5.98. sampai Gambar 5.100.

    http://www.petra.ac.id/

  • 153 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.98. Kartu Stok Pakan Sebelum Pengurangan Stok

    Gambar 5.99. Pengurangan Stok Pakan Tanggal 4 September 2011

    http://www.petra.ac.id/

  • 154 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.100. Kartu Stok Pakan Setelah Pengurangan Stok

    10. Pada tanggal 4 September 2011 terjadi pengurangan stok Vitamin “Calvita”

    sebanyak 20 butir karena kemasan dimakan tikus. Pengurangan stok VOV dapat

    dilihat pada Gambar 5.101. sampai Gambar 5.103.

    Gambar 5.101. Kartu Stok Calvita Sebelum Pengurangan Stok

    http://www.petra.ac.id/

  • 155 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.102. Pengurangan Stok Calvita

    Gambar 5.103. Kartu Stok Calvita Setelah Pengurangan Stok

    11. Pada tanggal 5 September 2011 dilakukan penjualan telur “Baik / Super”

    kepada customer “”Hendro – Sidodadi” sebanyak 3,000 kg dengan harga jual

    sebesar Rp. 12,300.00. Total pembelian dari transaksi ini adalah 4,000 kg x Rp.

    12,300.00 = Rp. 36,900,000.00. Pembayaran dilakukan secara tunai sebesar Rp.

    35,000,000.00 dan tunai sebesar Rp. 1,900,000.00. Proses transaksi penjualan ini

    dapat dilihat pada Gambar 5.104. sampai Gambar 5.107.

    http://www.petra.ac.id/

  • 156 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.104. Kartu Stok Sebelum Penjualan Telur Baik / Super

    Gambar 5.105. Penjualan Telur Baik / Super Kepada Customer Hendro

    http://www.petra.ac.id/

  • 157 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.106. Pembayaran Penjualan Telur Baik / Super

    Gambar 5.107. Kartu Stok Telur Baik / Super Setelah Penjualan

    12. Pada tanggal 5 September 2011 terdapat beberapa ayam yang harus diafkir

    jual karena memiliki produksi telur yang kurang baik. Ayam ini kemudian diafkir

    jual kepada supplier. Proses pencatatan data ayam yang afkir jual ini

    didentifikasikan dari kandang yang mana. Pada kasus ini, ayam yang terafkir jual

    adalah 20 ekor ayam dengan berat 40 kg dari kandang “4B”. Supplier memberi

    harga ayam afkir Rp. 12,000.00 / kg. Pendapatan dari jumlah ayam afkir ini

    adalah sebesar 40 x RP. 12,000.00 = Rp. 480,000.00. Proses memasukkan data

    transaksi penjualan ayam afkir dapat dilihat pada Gambar 5.108. sampai Gambar

    5.112.

    http://www.petra.ac.id/

  • 158 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.108. Kartu Stok Ayam Sebelum Penjualan Ayam Afkir

    Gambar 5.109. Penjualan Ayam Afkir

    Gambar 5.110. Pembayaran Penjualan Ayam Afkir

    Gambar 5.111. Kartu Stok Ayam Sebelum Penjualan Ayam Afkir

    http://www.petra.ac.id/

  • 159 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.112. Perubahan Jumlah Ayam Setelah Pengafkiran

    5.6. Pengujian Menu Laporan

    Dari data yang telah dikumpulkan, sistem akan mengolahnya sehingga

    dapat menghasilkan laporan-laporan yang dibutuhkan oleh peternakan. Laporan-

    laporan yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

    5.6.1. Laporan Stok

    Laporan Stok merupakan laporan yang berisi data tentang kartu stok bahan

    baku, baik dari jumlah, harga dan saldo yang dimiliki oleh suatu bahan baku

    tersebut pada periode tertentu sesuai dengan keinginan user. Bentuk aporannya

    dapat dilihat pada Gambar 5.113.

    Gambar 5.113. Laporan Stok

    http://www.petra.ac.id/

  • 160 Universitas Kristen Petra

    5.6.2. Laporan Pembelian

    Laporan Pembelian barang yang dihasilkan dapat dilihat pada Gambar

    5.114.

    Gambar 5.114. Laporan Pembelian

    5.6.3. Laporan Penjualan

    Laporan Penjualan merupakan laporan yang berisi data tentang transaksi

    penjualan. Bentuk laporannya sapat dilihat pada Gambar 5.115.

    http://www.petra.ac.id/

  • 161 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.115. Laporan Penjualan

    5.6.4. Laporan Harga Pokok Produksi

    Laporan Harga Pokok Produksi ini merupakan laporan yang berisi rincian

    biaya yang digunakan, jumlah hasil produksi dan harga pokok produksi telur per

    kandang. Bentuk laporannya dapat dilihat pada Gambar 5.116.

    http://www.petra.ac.id/

  • 162 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.116. Laporan Harga Pokok Produksi

    5.6.5. Laporan Pembayaran Pembelian

    Laporan Pembayaran Pembelian merupakan laporan yang berisi data

    pembayaran yang dilakukan peternakan kepada supplier. Bentuk laporannya dapat

    dilihat pada Gambar 5.117.

    http://www.petra.ac.id/

  • 163 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.117. Laporan Pembayaran Pembelian

    5.6.6. Laporan Pembayaran Penjualan

    Laporan Pembayaran Penjualan ini merupakan laporan yang berisi data

    pembayaran penjualan peternakan kepada customer. Bentuk laporannya dapat

    dilihat pada Gambar 5.118.

    http://www.petra.ac.id/

  • 164 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.118. Laporan Pembayaran Penjualan

    5.6.7. Laporan Pengurangan Ayam

    Laporan Pengurangan Ayam ini merupakan laporan yang berisi

    pengurangan stok ayam dari kandang dan periode tertentu. Bentuk laporannya

    dapat dilihat pada Gambar 5.119.

    http://www.petra.ac.id/

  • 165 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.119. Laporan Pengurangan Ayam

    5.6.8. Laporan Pemakaian

    Laporan Pemakaian ini merupakan laporan yang berisi data pemakaian

    pakan dan obat harian per kandang. Bentuk laporannya dapat dilihat pada Gambar

    5.120.

    http://www.petra.ac.id/

  • 166 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.120. Laporan Pembayaran Pembelian

    5.6.9. Laporan Pengurangan Stok

    Laporan Pengurangan Stok ini merupakan laporan yang berisi data

    pengurangan stok pada periode terntentu. Bentuk laporannya dapat dilihat pada

    Gambar 5.121.

    http://www.petra.ac.id/

  • 167 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.121. Laporan Pembayaran Pembelian

    5.6.10. Laporan Hutang

    Laporan Hutang ini merupakan laporan yang berisi data hutang peternakan

    kepada supplier. Bentuk laporannya dapat dilihat pada Gambar 5.122.

    http://www.petra.ac.id/

  • 168 Universitas Kristen Petra

    Gambar 5.122. Laporan Hutang

    5.7. Pengujian User

    Hasil pengujian pengguna diperoleh dari angket evaluasi program yang

    diberikan kepada pegawai di Peternakan Ayam Petelur Lawu Farm. Penilaian

    dilakukan dengan cara melingkari angka yang ada dengan keterangan angka 5

    untuk yang terbaik dan angka 1 untuk yang terburuk. Angket evaluasi program ini

    diberikan kepada 5 orang pegawai Peternakan Ayam Petelur Lawu Farm. Dafatar

    responden yang mengisi angket evaluasi program dapat dilihat pada Tabel 5.2.

    http://www.petra.ac.id/

  • 169 Universitas Kristen Petra

    Tabel 5.2. Tabel Daftar Responden

    Nama Jabatan

    Fransisco Hendra Putra Manager Farm

    Citra Ikawaty Accounting

    Leksie Anantha Accounting

    Santi Dewi Administrasi Kantor

    Tari Administrasi Kandang

    Hasil penilaian dari responden dapat dilihat pada Tabel 5.3.

    Tabel 5.3. Tabel Angket Evaluasi

    No Pernyataan Jumlah Responden

    1 2 3 4 5

    1 Desain Interface Aplikasi 0 0 3 2 0

    2 Kemudahan Dalam Pemakaian 0 0 3 2 0

    3 Kelengkapan Informasi yang Dibutuhkan 0 0 0 1 4

    4 Keakuratan Informasi dan Data 0 0 0 1 4

    5 Kesesuaian Sistem dengan Kebutuhan 0 0 1 4 0

    6 Penilaian Aplikasi secara Keseluruhan 0 0 1 4 0

    Keterangan skala penilaian:

    a. Nilai 1 : Sangat Kurang

    b. Nilai 2 : Kurang

    c. Nilai 3 : Cukup

    d. Nilai 4 : Baik

    e. Nilai 5 : Sangat Baik

    Presentase pengujian user terhadap desain interface aplikasi adalah sebagai

    berikut:

    a. Nilai 3 = (3/5) * 100% = 60%

    b. Nilai 4 = (2/5) * 100% = 40%

    Presentase pengujian user terhadap kemudahan dalam pemakaian aplikasi adalah

    sebagai berikut:

    a. Nilai 3 = (3/5) * 100% = 60%

    b. Nilai 4 = (2/5) * 100% = 40%

    http://www.petra.ac.id/

  • 170 Universitas Kristen Petra

    Presentase pengujian user terhadap kelengkapan informasi yang dibutuhkan

    adalah sebagai berikut:

    a. Nilai 4 = (1/5) * 100% = 20%

    b. Nilai 5 = (4/5) * 100% = 80%

    Presentase pengujian user terhadap keakuratan informasi dan data adalah sebagai

    berikut:

    a. Nilai 4 = (1/5) * 100% = 20%

    b. Nilai 5 = (4/5) * 100% = 80%

    Presentase pengujian user terhadap kesesuaian sistem dengan kebutuhan adalah

    sebagai berikut:

    a. Nilai 3 = (1/5) * 100% = 20%

    b. Nilai 4 = (4/5) * 100% = 80%

    Presentase pengujian user terhadap penilaian aplikasi secara keseluruhan adalah

    sebagai berikut:

    a. Nilai 3 = (1/5) * 100% = 20%

    b. Nilai 4 = (4/5) * 100% = 80%

    Setelah melalui proses perhitungan maka diketahui bahwa:

    a. 60% dari user beranggapan bahwa desain interface dari aplikasi ini baik.

    Meskipun masih ada 40% user yang memberikan penilaian cukup terhadap

    desain interface dari aplikasi ini.

    b. 60% user beranggapan bahwa kemudahan dalam penggunaan aplikasi ini

    cukup. Meskipun masih ada 40% user yang memberikan penilaian cukup

    terhadap kemudahan dalam penggunaan aplikasi ini.

    c. 80% user beranggapan bahwa kelengkapan informasi yang diberikan dalam

    penggunaan aplikasi ini sangat baik . Terdapat juga 20% user yang

    memberikan penilaian baik terhadap kelengkapan informasi yang diberikan

    dalam penggunaan aplikasi ini.

    d. 80% user beranggapan bahwa keakuratan informasi dan data yang diberikan

    dalam penggunaan aplikasi ini sangat baik . Terdapat juga 20% user yang

    memberikan penilaian baik terhadap keakuratan informasi dan data yang

    diberikan dalam penggunaan aplikasi ini.

    http://www.petra.ac.id/

  • 171 Universitas Kristen Petra

    e. 80% user beranggapan bahwa kesesuaian sistem dengan kebutuhan dari

    peternakan adalah baik . Meskipun masih ada 20% user yang memberikan

    penilaian cukup terhadap kesesuaian sistem dengan kebutuhan dari

    peternakan.

    f. 80% user beranggapan bahwa aplikasi secara keseluruhan adalah baik.

    Terdapat juga 20% user yang memberikan penilaian cukup terhadap aplikasi

    ini secara keseluruhan.

    http://www.petra.ac.id/

    master index: back to toc: help: ukp: