4. environment aspects : tata legal environment

Download 4. Environment Aspects : Tata Legal Environment

Post on 15-Jul-2015

103 views

Category:

Education

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 4. Aspek Lingkungan HUKUM TATA LINGKUNGANOleh:Nurmay Siska R Siallagangreat_sysca@yahoo.co.id / 0812 640 9976

  • Landasan Filosofis Hukum LingkunganManusia memerlukan adanya suatu norma untuk menjamin hak dan kepastian kehidupanNorma Kepatutan, Norma Agama Norma Hukum

    HUKUMPasifMenjaga Status QuoAktifAlat Perubahan Sosial

  • Landasan Filosofis Hukum LingkunganManusia merupakan penentu kehidupan jagat rayaManusia saling mencemari satu sama lainLingkungan Hidup merupakan penentu eksistensi manusiaPerlu adanya suatu kepastian dalam menjalani kehidupanLingkungan tidak hanya sebagai anugerah tapi juga merupakan aset yang harus dijaga kelestariannyaHomo Ethic Eco EthicPerlu adanya norma di bidang lingkungan (Social Enggineering)

  • Sejarah Hukum LingkunganSejak dilaksanakannya Konferensi Stockholm 1972, masalah-masalah lingkungan hidup mendapat perhatian secara luas dari berbagai bangsa. Sebelumnya sekitar tahun 1950-an masalah-masalah lingkungan hidup hanya mendapat perhatian dari kalangan ilmuan. Sejak saat itu berbagai himbauan dilontarkan oleh pakar dari berbagai disiplin ilmu tentang adanya bahaya yang mengancam kehidupan, yang disebabkan oleh pencemaran dan perusakan lingkungan hidup. Masalah lingkungan timbul pada dasarnya karena :Dinamika pendudukPemanfaatan dan pengelolaan sumber daya yang kurang bijaksanaKurang terkendalinya pemanfaatan akan ilmu pengetahuan dan teknologi majuDampak negatif yang sering timbul dari kemajuan ekonomi yang seharusnya posistifBenturan tata ruang

    Dengan adanya Stockholm Declaration, perkembangan hukum lingkungan memperoleh dorongan yang kuat. Keuntungan yang tidak sedikit adalah mulai tumbuhnya kesatuan pengertian dan bahasa diantara para ahli hukum dengan menggunakan Stockhlom Declaration sebagai referensi bersama. Perkembangan baru dalam pengembangan kebijaksanaan lingkungan hidup didorong oleh hasil kerja World Commission on the Enveronment and Development (WCED).

  • Sejarah Hukum LingkunganSelanjutnya dalam World Summit on sustainable Development (WSSD) yang diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan tanggal 26 Aguatus-4 Sepetember 2002 ditegaskan kembali kesepakatan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development) dengan menetapkan The Johannesburg Declaration on Sustainable Development yang terdiri atas; From our Origin to the futureFrom Stockholm to Rio de Janei to JohannesburgThe Challenge we FaceOur Commitment to Sustainable DevelopmentMaking it HappenSebagai tindak lanjut ditetapkan pula World Summit Sustainable Development, Plan of Implementation yang mengedepankan integrasi tiga komponen pembangunan berkelanjutan yaitu pembangunan ekonomi, pembangunan sosial dan perlindungan lingkungan sebagai tiga pilar kekuatan. Pada konfrensi Nasional Pembangunan Berkelanjutan yang dilaksanakan di Yokyakarta tanggal 21 Januari 2004, Kesepakatan Nasional dan Rencana Tindak Pembangunan Berkelanjutan diterima oleh Presiden RI dan menjadi dasar semua pihak untuk melaksanakannya.

  • Sejarah Hukum Lingkungan19721982199219972002Stockholm DeklarationUU No. 4/82Rio De Jenerio DeklarationUU No. 23/1997KemiskinanPerubahan Pola Konsumsi-ProduksiPerlindungan SDAJohanesburgWSSDEcological DevelopmentPembangunan berwawasan lingkunganSustainable DevelopmentPembangunan Berkelanjutan berwawasan lingkungan

  • Pengertian Hukum LingkunganHukum Lingkungan Menurut Undang-undang No. 32 Tahun 2009 & Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan mahkluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahkluk hidup lain. Jadi Hukum LH merupakan instrumen yuridis yang memuat kaidah-kaidah tentang pengelolaan lingkungan hidup bertujuan untuk mencegah penyusutan dan kemerosotan mutu lingkungan.Menurut DanuSaputro Hukum Lingkungan Hidup adalah konsep studi lingkungan hidup yang mengkhususkan pada ilmu hukum dengan objek hukumnya adalah tingkat perlindungan sebagai kebutuhan hidup.Menurut menurut N.H.T Siahaan Hukum Lingkungan Hidup merupakan sarana penting untuk mengatur prilaku prilaku manusia terhadap lingkungan dan segala aspeknya, supaya tidak terjadi pengrusakan, gangguan dan kemerosotan nilai nilai lingkungan itu karena secara empiris pembangunan menjadikan alam sebagai alat pemuas mencapai pertumbuhan dan kesejahteraan.

  • Pengertian Hukum Lingkungan4. Menurut Sodejono Dirdjosisworo Hukum Lingkungan Hidup merupakan pengamanan hukum terhadap pencemaran lingkungan serta menjamin lingkungan agar dapat tetap lestari didalam proses kecepatan perkembangan teknologi dengan berbagai efek sampingnya. 5. Menurut Koesnadi Hardjasoemantri Hukum Lingkungan Hidup merupakan bidang ilmu yang masih sangat muda yang perkembangannya baru terjadi pada dasawarsa akhir ini.6. Menurut Siti Sundari Rangkuti Hukum Lingkungan Hidup adalah hukum yang mengatur hubungan timbal balik antara manusia dengan mahkluk hidup lainnya yang apabila dilanggar dapat dikenakan sanksi. Dengan kata lain, hukum lingkungan menyangkut penetapan nilai-nilai (warden-beoordelen), yaitu nilai-nilai yang diharapkan diberlakukan dimasa mendatang serta dapat disebut hukum yang mengatur tatanan lingkungan hidup7. Menurut Takdir Rahmadi Hukum Lingkungan Hidup sebagai suatu disiplin ilmu hukum yang memiliki karakteristik yang khas terutama bila dikaitkan dalam bidang hukum publik dan privat.

  • Pengertian Hukum LingkunganDalam pengertian sederhana, hukum lingkungan diartikan sebagai hukum yang mengatur tatanan lingkungan hidup, di mana lingkungan mencakup semua benda dan kondisi, termasuk di dalamnya manusia dan tingkah perbuatannya yang terdapat dalam ruang di mana manusia berada dan memengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia serta jasad-jasad hidup lainnya.

  • Hukum Lingkungan Klasik & Hukum Lingkungan ModernMenurut Moenadjat Danoesapoetro, hukum lingkungan dibedakan menjadi 2 yaitu :1.Hukum lingkungan modern :menetapkan ketentuan dan norma-norma guna mengatur tindak perbuatan manusia dengan tujuan untuk melindungi lingkungan dari kerusakan dan kemerosotan mutunya demi untuk menjamin kelestariannya agar dapat secara langsung terusmenerus digunakan oleh generasi sekarang maupun generasigenerasi mendatang. Berorientasi kepada lingkungan atau environment-oriented law, sehingga sifat dan wataknya juga mengikuti sifat dan watak dari lingkungan itu sendiri dan dengan demikian lebih banyak berguru kepada ekologi, maka Hukum Lingkungan modern memiliki sifat utuhmenyeluruh atau komprehensifintegral, selalu berada dalam dinamika dengan sifat dan wataknya yang luwes.

  • Hukum Lingkungan Klasik & Hukum Lingkungan Modern2. Hukum lingkungan klasik : menetapkan ketentuan dan normanorma dengan tujuan terutama sekali untuk menjamin penggunaan dan eksploitasi sumbersumber daya lingkungan dengan berbagai akal dan kepandaian manusia guna mencapai hasil semaksimal mungkin dan dalam jangka waktu yang sesingkatsingkatnya. Berorientasi pada penggunaan lingkungan atau use-oriented law, bersifat sektoral, serba kaku, dan sukar berubah.

  • Peran Dan Tujuan Hukum Lingkungan Peran dan tujuan hukum menurut Yahya Harahap adalah untuk mengendalikan keadilan (law want justice). Keadilan yang dikehendaki hukum harus mencapai nilai persamaan (equality), hak atas individu (individual rights), kebenaran (truth), kepatutan (fairness), dan melindungi masyarakat (protection public interest). Hukum yang mempu menegakan nilai-nilai tersebut, jika dapat menjawab :1. Kenyataan realita yang dihadapi masyarakat.2. Yang mampu menciptakan ketertiban (to achieve order).3. Yang hendak diterbitkan adalah masyarakat, oleh karena order yang dikehendaki adalah ketertiban sosial (social order) yang mampu berperan:a. Menjamin penegakan hukum sesuai dengan ketentuan proses beracara yang tertib (ensuring due proses).b. Menjamin tegaknya kepastian hukum (ensuring uniformity).c. Menjamin keseragaman penegakan hukum (ensuring unifomity).d. Menjamin tegaknya prediksi penegakan hukum (ensuring predictability).

  • Peran Dan Tujuan Hukum Lingkungan Dalam beberapa konferensi lingkungan hidup baik pada IUCN (International Union For Conservation of Nature), UNEP (United Nation Environment Programme) maupun WWF (World Wildlife Fun) dalam caring for the earth : a strategy for sistainable menjelaskan tentang peranan hukum lingkungan hidup adalah sebagai berikut:Memberi efek kepada kebijakan kebijakan yang dirumuskan dalam mendukung konsep pembangunan yang berkelanjutan.Sebagai sarana penataan melalui penerapan aneka sanksi (variety of sanction).Memberi panduan kepada masyarakat tentang tindakan-tindakan yang dapat ditempuh oleh masyarakat.Memberi definisi tentang hak dan kewajiban dan perilaku-perilaku yang merugikan masyarakat.Memberi dan memperkuat mandat serta otoritas kepada aparat pemerintah terkait untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.

  • Peran Dan Tujuan Hukum Lingkungan Menurut Mas Achmad Santosa, hukum lingkungan memiliki peranan sebagai berikut:Pertama: hukum lingkungan memberikan efek dalam perumusan kebijakan yang mendukung konsep pembangunan yang berkelanjutan;Kedua: hukum lingkungan dan berfungsi sebagai sarana penataan lingkungan hidup dengan menerapkan sanksi (represif);Ketiga: hukum lingkungan memberikan panduan atau menjadi pedoman bagi masyarakat untuk melakukan tindakan yang berkaitan dengan perlindungan terhadap hak dan kewajiban yang dimiliki oleh masyarakat;Keempat: hukum lingkungan memberikan penegasan mengenai pengertian hak dan kewajiban yang dimiliki oleh masyarakat serta perilaku yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri;Kelima: hukum lingkungan memberikan sekaligus memperkuat mandat kepada aparat pemerintah yang terkait dengan lingkungan hidup untuk melaksanakan tugas dan fungsinya deng