27 februari 2012

Download 27 Februari 2012

Post on 09-Mar-2016

316 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 27 Februari 2012

TRANSCRIPT

  • Takjub! Begitu pertama kali ke-san terlintas menyaksikan prosesi pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Melayu Kalbar (PMKB), Sabtu (25/2) di Taman Alun Kapuas. Menghadiri acara tersebut seolah terasa kem-bali di zaman kerajaan masa lalu. Para raja se-Kalbar dan laskarnya berkumpul di lokasi kegiatan.Ribuan orang memadati Taman Alun-alun Kapuas menyaksikan hari bersejarah yang menandai kebangkitan pemuda Melayu dan mengangkat marwah puak Melayu. Undangan dari berbagai elemen masyarakat di Kalbar ha-dir dalam pengukuhan Ketua

    Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-Koran Utama di KalbarKoran Utama di Kalbar

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kemeriahan Pengukuhan Pemuda Melayu Kalbar (1)

    - Bang Meng

    -- Sudah jadi problem menahun.Dilematis, Tumpang Tindih Lahan Tambang

    Injet-injet Semut

    PT. PLN (PERSERO)WILAYAH KALBARCABANG PONTIANAK

    Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

    Kami sampaikan batas bayar rekening listrik kepada pelanggan yang budiman :1. Tanggal 01 s/d 20 pelanggan PLN diwajibkan membayar

    rekening listrik2. Apabila pelanggan membayar Rekening Listrik di atas tanggal

    20, pelanggan tersebut dikenakan biaya keterlambatan dan petugas PLN akan melakukan pemutusan sementara .

    3. Untuk pelanggan yang terlambat dalam melakukan pem-bayaran Rekening Listrik di atas 90 hari (3 bulan), pihak PLN akan melakukan pembongkaran rampung.

    Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar. Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

    HUMAS PT PLNCABANG PONTIANAK

    Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

    No. HP. 08115718811No. HP. 08115718811

    PEMBERITAHUANPEMBERITAHUAN

    Halaman 6

    PONTIANAK. Selama ini keberadaan badan pengelolaan kawasan perbatasan di daerah memiliki kewenangan yang sangat terbatas. Perlu adanya peraturan pemerintah yang mem-pertegas porsi kewenangan antara daerah dan pusat.Hanya bersifat koordinasi saja. Hanya bersifat memfasilitasi, tanpa langsung bertanggung jaw-ab melakukan manajemen perbatasan. Untung-untung instansi vertikal seperti Bea Cukai dan Imigrasi ketika diajak koordinasi mau datang, ungkap Drs Moses Hermanus Munsin,MH, Kepala Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Kerja Sama (BPKPK) Provinsi Kalbar kepada Equator di ruang kerjanya, belum lama ini.Untuk itu, dia minta pemerintah membuat rancangan peraturan pemerintah yang mengatur secara jelas dan tegas kewenangan mana yang menjadi wewenang pusat dan daerah. Sehingga badan pengelola perbatasan di daerah tidak

    hanya jadi penonton.Pengelolaan kawasan perbatasan, menurut Munsin, harus melalui pendekatan secara siner-gis dan seimbang. Antara pendekatan sosial eko-nomi dan keamanan berjalan bersamaan dengan strategi pembangunan yang komprehensif.Dia menegaskan, menjadikan kawasan per-batasan sebagai pintu gerbang ke negara tet-angga jangan boleh sekadar slogan. Kapasitas dan kualitas SDM di daerah perbatasan harus diperkuat melalui pembangunan terintegrasi. Baik itu dalam bidang infrastrukrut, pendidikan, kesehatan, ekonomi-sosial dan lainnya.Pembangunan kawasan perbatasan, kata dia, harus disesuaikan dengan kondisi masing-mas-ing daerah perbatasan. Selain itu, pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan harus menjadi prioritas karena kelemahan mendasar daerah perbatasan adalah lemah dan terbatasnya infra

    Prosesi Singkat, Bernuansa Khidmat dan Bermakna

    PONTIANAK. Masalah tumpang tindih lahan an-tara perusahaan pertambangan dengan perkebunan dan kegiatan usaha sektor lain, dapat memicu kon ik berkepanjangan.Kepala Dinas Pertambangan & Energi Kalbar Agus Amman Sudibyo mengakui, selama ini memang be-lum ada kebijakan dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Sehingga beberapa perusahaan terpaksa men-empuh langkah bussines to bussines, dengan kon-sekuensi membayar ganti rugi kepada sektor lain, ungkapnya kepada wartawan usai Rapat Kerja

    Halaman 6

    Dilematis, Tumpang Tindih Lahan Tambang

    Badan Perbatasan Masih Jadi Penonton

    Halaman 7

    Senin, 27 Februari 20125 Rabiul Akhir 1433 H/6 Jie Gwee 2563

    Sosok, Terpilih Tuan Rumah

    PONTIANAK. Berkarakter dan jiwa negarawan, mantan birokrat, Drs H Abang Tambul Husin akan maju ke Pilgub 2012 sebagai politikus dan petarung sejati di kancah demokrasi Bumi Khatu-listiwa.Isu yang dilontarkan ingin men-jatuhkan Pak Tambul Husin, sudah kehabisan kiran sehat dan jernih. Tidak ada cara untuk melawan

    dengan cara yang elegan, tutur Abul Ainin.ST, Ketua Tim Sukses BERKIBAR.Begitu jawaban Tim Berkibar, terhadap isu yang dilontarkan kepada Tambul Husin. Isu itu sengaja untuk menyodok Tambul yang dinilai bisa jadi si Kuda Hitam dalam Pilgub Kalbar. Dia diisukan maju sebagai boneka salah satu calon peserta.

    Lawan ini menunjukkan ketida-kmampuannya dalam berpolitik, namun cenderung menjatuhkan orang lain dengan cara-cara yang tidak sehat, dan menyembunyikan kelemahannya sendiri, tegas Abul Ainen, kemarin.Menurut Abul, layaknya orang yang menjadi boneka itu adalah orang yang tidak mempunyai pengalaman, kemampuan dan

    kepiawaian dalam berpolitik.Orang seperti ini mungkin cocok menjadi boneka karena pasti akan kalah karena tidak ada pengalaman sama sekali. Baik pen-galaman berpolitik, pemerintahan maupun organisasi, timpal Abul Ainen yang juga pernah mengikuti Pilkada Kepala Daerah Kabupaten Ketapang lalu.

    Tambul, Politikus Sejati Pantang Jadi BonekaBerpasangan dengan Tokoh Dayak dari Darit

    Abul Ainin.ABDUL SALAM

    PONTIANAK. Turnamen bola voli antarklub terbesar dan termegah di Kalbar, Gubernur Cup IV, kembali digelar 9-16 Juni 2012. Kali ini menjadi tuan rumah even mempere-butkan piala bergilir itu adalah Sosok, Kabu-paten Sanggau. Lapangannya di Ter-

    minal Sosok. Kita akan buat lapangan baru yang repre-sentatif, kata Ketua Panitia, Tapanus.SH.MH di kediaman-nya, kemarin (26/2).Even voli terakbar di Kalbar ini merupakan agenda tahu-nan pertama kali digelar di Kota Pontianak. Tahun kedua di Kota Ngabang dan ke-tiga Kota Sintang. Tahun ini

    giliran Sanggau menjadi tuan rumah. Tahun depan, kita akan lihat daerah mana yang cocok dan siap, ujarnya. Awalnya dipilih Kota Sang-gau persisnya di Gedung Ba-lai Betomu. Ternyata, gedung itu renovasi besar-besaran. Akhirnya, kita memilih Sosok sebagai tempat pelaksanaan karena pertimbangan mudah

    dijangkau dari Pontianak maupun daerah lain, papar Tapanus yang juga ang-gota DPRD Kalbar ini. Di Terminal Sosok itu di tengahnya akan dibuat lapan-gan voli baru. Jadi, turnamen voli itu mainnya

    Voli Gubernur Cup IV 2012

    Cornelis MH.TOPIK Tapanus.TOPIK

    H Firman Muntaco saat dikukuhkan oleh Dewan Agung yang diemban Gusti Suryansah mewakili raja-raja di Kalbar, Sabtu (25/2). KIKI SUPARDI

    Halaman 7

    Halaman 6

    PONTIANAK. Rutinitas nasional tahunan berupa Ujian Nasional ha-rus sudah tidak ada keluhan lagi selain mempersiapkan diri. Peserta didik memfokuskan diri untuk mempertaruhkan ilmu yang di-perolehnya di SD, SMP dan SMA.Ujian Nasional yang rutin setiap tahun sudah semestinya disiapkan oleh siswa. Kebanyakan siswa tidak bisa menjawab soal bukan karena tidak tahu. Melainkan tidak siap

    dan gugup duluan, ungkap Dekan FKIP Untan, Dr Aswandi, menjawab Equator, Minggu (26/2).Siswa harus mempersiapkan diri sebaik mungkin tidak saja sudah dekat mau ujian. Sejak masuk sekolah, kelas satu, dua sampai tiga harus selalu berusaha yang terbaik. Sehingga nilai rapor baik dan nilai ujian nasional juga baik. Untuk suksesnya pelaksanaan ujian, biasanya semua guru sudah

    menginformasikan kepada para anak didiknya. Karena soal ujian nasional merujuk pada Standar Kelulusan (SKL) yang sudah di-tentukan. Jadi guru hanya tinggal mengarahkan siswa, jelasnya.Selain guru peran orangtua juga sangat penting untuk mengarahkan anaknya supaya mau belajar. Me-manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin, jangan dihabiskan hanya untuk bermain dan hal-hal yang

    tidak bermanfaat.Siap menurut Aswandi tidak hanya pada penguasaan ma-teri saja. Yang paling penting mental dan tentu saja kes-ehatan yang prima perlu diperhatikan.Perlu diperhatikan, ke depan mulai dari tahun 2013 tes masuk ke Pergu-ruan Tinggi Negeri tidak

    Mulyadi: Jangan Ber kir Ada Kecurangan

    BENGKAYANG. Ujian Nasional bagi SD Negeri 17 Pulau Kabung dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Daarul Maaruf di Kabupaten Bengkayang, memang pasa-pasan. Tahun ini masing-masing hanya menyertakan tiga murid saja.Untuk sekolah menengah per-tama yang paling sedikit menyer-takan muridnya dalam UN kali ini ialah SMP Negeri 1 Siding. Hanya menyertakan lima muridnya den-gan rincian pelajar laki-laki empat orang dan satu perempuan, ung-kap Godelivus, Kabid Pendidi-kan Dasar dan TK Kabupaten Bengkayang kepada Equa-tor, kemarin.Itulah nasib anak didik yang sekolah di daerah berbatasan langsung dengan Sarawak, Ma-laysia. Bagaimana-pun, kata Gode-livus, memang harus dilakukan persiapan. Jauh hari guru- guru-guru diingat-kan untuk try out, l e s tam-b a -han.

    Karena di daerah perbatasan yang terisolir sangat riskan sekali, ujarnya.Data yang dikumpulkan dinas-nya dari SD sampai SMP baik itu negeri maupun swasta yang ada di Bumi Sebalo, tercatat 4.736 pelajar SD yang mengikuti UN tahun ajaran 2011/2012. Jumlah itu terdiri dari 2.291 putra dan 2.445 putri.Sedangkan untuk SMP, diikuti oleh 3.274 pelajar dengan rincian 1.491 putra dan perempuan sebanyak 1.783 orang. Kami telah berupaya agar peserta didik memperoleh hasil yang maksimal tahun 2012 ini, kata God