2.1 kerangka teori - library & knowledge bab2001.pdf · sebuah konsep komunikasi dan ......

Download 2.1 Kerangka Teori - Library & Knowledge Bab2001.pdf · sebuah konsep komunikasi dan ... Berdasarkan…

Post on 19-Mar-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

12

BAB II

Landasan Teori

2.1 Kerangka Teori

2.1.1 Teori Umum

2.1.1.1 Komunikasi Pemasaran

Komunikasi pemasaran merupakan aspek penting dalam misi pemasaran

serta penentu suksesnya suatu pemasaran. Komunikasi dan pemasaran pada

hakikatnya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Pemasaran itu sendiri adalah

sebuah konsep komunikasi dan komunikasi bisa dikatakan sebagai induk dari

pemasaran. Usaha untuk membalikkan kedudukan pemasaran diatas komunikasi

justru memberikan kesan yang tidak tepat. Tidak ada perusahaan yang berhasil

menawarkan produk tanpa menetapkan strategi komunikasi terlebih dahulu

kepada konsumen. Tanpa adanya komunikasi yang efektif maka kegiatan

pemasaran tidak berjalan dengan baik.

Dalam bukuStrategic Marketing Comunication, Soemanagara (2008:

3) menyatakan bahwa hubungan antara pemasaran dan komunikasi merupakan

hubungan yang erat. Komunikasi merupakan proses pengoperan lambang-

lambang yang diartikan sama antara individu kepada individu, individu kepada

kelompok, kelompok kepada kelompok dan kelompok kepada massa.

Penggabungan dua kajian yaitu komunikasi dan pemasaran menghasilkan dua

kajian baru yaitu komunikasi pemasaran (marketing communication).

13

Beliau juga menjelaskan bahwa komunikasi pemasaran dapat juga

dinyatakan sebagai kegiatan komunikasi yang ditujukan untuk menyampaikan

pesan kepada konsumen atau pelanggan dengan menggunakan sejumlah media

dan berbagai saluran yang dapat dipergunakan dengan harapan terjadinya tiga

tahapan perubahan, yaitu: perubahan pengetahuan, perubahan sikap, dan

perubahan tindakan yang dikehendaki.

Dalam buku Komunikasi Pemasaran Modern oleh Machfoedz (2010:

16) menjelaskan bahwa komunikasi pemasaran ialah semua elemen dalam

pemasaran yang memberi arti dan mengkomunikasikan nilai kepada konsumen

dan stakeholder di sebuah perusahaan. Model komunikasi pemasaran, yaitu

Gangguan

Umpan Balik

Gambar 2.1 : Model Komunikasi pemasaran,

Sumber : Komunikasi Pemasaran Modern, Machfoedz (2010: 17)

Sumber informasi (pemasar)

Pesan

Kode/program (iklan, demonstrasi, pemberitaan, penawaran)

Media (cetak, radio, wiraniaga, televisi)

Penguraian kode (penafsiran)

Penerima (konsumen pontensial)

14

Ilmu Komunikasi

Ilmu Pemasaran

Gambar 2.2 : Perbedaan Proses Komunikasi dan Pemasaran

Berdasarkan pada keterangan gambar diatas penulis menarik kesimpulan

bahwa perusahaan berperan sebagai sumber informasi atau pesan berupa jasa,

produk maupun program (misalkan seperti CSR) dimana media yang digunakan

adalah advertising, public relation, personal selling, direct marketing, dan sales

promotion. Yang tujuan akhirnya sebagai penerima informasi adalah pelanggan.

Adapun bagan yang dapat menjelaskan marketing communication secara

lebih rinci, yaitu adalah

NOISE

15

Produsen Pesan

komunikasi

Gambar 2.3 : Bagan Marketing Comunication

Dalam hal ini komunikasi pemasaran sangatlah dibutuhkan dalam

membentuk suatu citra merek yang positif bagi sebuah perusahaan. Melalui

seluruh kegiatan promosi dan pemasaran dari perusahaan yang dikomunikasikan

secara efektif akan menghasilkan citra merek yang positif dalam benak konsumen

terhadap perusahaan sehingga pada akhirnya tujuan perusahaan akan tercapai.

2.1.1.2 Promosi

Kotler (2003: 22) dalam buku Marketing Insights From A to Z

mengatakan promosi adalah bagian dari komunikasi yang terdiri dari pesan-pesan

yang disesain untuk menstimulasi terjadinya kesadaran (awareness), ketertearikan

(interest) dan berakhir dengan tindakan pembelian (purchase) yang dilakukan

oleh pelanggan terhadap produk atau jasa perusahaan.

PEMASARAN

Marketing Mix

Price

Product

PROMOTION

Place

Promotion Mix

Advertising

Publicity

Sales Promotion

Direct Marketing

Personal Selling

Konsumen

Kesadaran

Pengetahuan

Kesukaan

Preferensi

Keyakinan

Pembelian

Sender Receiver

16

Menurut Lupiyoadi dan Hamdani (2011: 52) dalam buku Manajemen

Pemasaran Jasa menjelaskan bahwa hal yang harus diperhatikan dalam kegiatan

promosi adalah bauran promosi (promotion mix). Bauran promosi tersebut terdiri

dari advertising (iklan), promosi penjualan (sales promotion), hubungan

masyarakat (public relation), informasi dari mulut ke mulut (word of mouth) dan

surat pemberitahuan langsung (direct mail).

2.1.1.3 Public Relation

Berbicara mengenai definisi dari public relation penulis akan memaparkan

beberapa definisi Public Relation menurut para pakar misalkan dalam buku

Handbook Of Public Relation (Ardianto,2011: 9) mendefinisikan Public

Relation sebagai proses kontinu dari usaha-usaha menejemen untuk memperoleh

good will (itikad baik) dan pengertian dari pelanggan, pegawai, dan publik yang

lebih luas; ke dalam mengadakan analisis sedangkan ke luar memberikan

pernyataan-pernyataan.

Edward L. Berneys dalam bukunya yang berjudul Public Relations

menyebutkan fungsi Public Relation, demikian: Seorang PR memiliki tiga fungsi

yaitu: sebagai pemberi informasi kepada publik, secara persuasive menjadi

pengubah sikap dan tingkah laku publik terhadap lembaga/perusahaan demi

kepentingan kedua belah pihak, dan sebagai pengintegrasi antara sikap dan

perbuatan lembaga dengan sikap publik dan sebaliknya. Intinya seorang PR

bertanggung jawab membina dan menjaga hubungan baik dengan publik

17

sehingga tercipta suatu citra positif tentang perusahaan. (dikutip dalam jurnal

Humaniora, 2011).

Dari kedua pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa hampir

semua definisi tersebut pada kenyataannya berbicara tentang pengelolaan

komunikasi untuk membangun hubungan baik dan saling pengertian antara

organisasi dan khayalak.

2.1.1.4 Iklan

Di Amerika dan Inggris Iklan disebut dengan advertising. Sementara itu

di Perancis disebut reklame yang berarti meneriakkan sesuatu secara berulang-

ulang. Di latin disebut advertere dan di Belanda disebut advententie. Setiap

Negara mungkin memiliki istilah sendiri-sendiri mengenai iklan. Sekalipun begitu

pengertian dasar akan sebuah iklan adalah sama, yaitu mentransfer pikiran dan

gagasan kepada orang lain.

Istilah iklan yang dikenal di Indonesia sendiri disinyalir berasal dari istilah

dalam bahasa Arab, yaitu Ilan. Istilah iklan pertama kali dipopulerkan oleh

Sudarjo Tjokrosisworo pada tahun 1951 sebagai padanan kata dari advertising

dan advententie, dengan pengertian penyampaian pesan yang kreatif dan persuasif

melalui suatu media penyampaian.

Iklan dalam buku Komunikasi Pemasaran Modern menurut Machfoedz

(2010: 139) menjelaskan bahwa iklan adalah segala bentuk penyajian informasi

dan promosi secara tidak langsung yang dilakukan oleh sponsor untuk

menawarkan ide, barang atau jasa.

18

Tujuan rencana periklanan adalah untuk menjembatani penyampaian

informasi kepada khayalak sasaran. Sebuah rencana periklanan terdiri dari tiga

elemen, yaitu informasi atau subyek yang diinformasikan, media atau sarana

untuk menyampaikan informasi dan penetapan waktu atau cara penyampaian.

Dari penjelasan di atas, maka penulis menarik kesimpulan bahwa iklan

merupakan penyajian dari sebuah komunikasi dalam kegiatan berpromosi dalam

menyampaikan sebuah informasi melalui media atau sarana pendukung informasi.

Dalam penggunaan visual dan pesan yang tepat merupakan syarat utama

keberhasilan dari sebuah program promosi. Tahapan-tahapan komunikasi dan

strategi pesan disusun berdasarkan atas keberadaan sebuah produk atau jasa

(awaraness), menumbuhkan keinginan untuk memiliki dan mendapatkan produk

(interest), sampai dengan mempertahankan loyalitas pelanggan (loyalty). Dalam

kajian komunikasi tahapan tersebut dikenal dengan rumusan AIDA.

Menurut Lasmadiarta (2010: 79-80) dalam bukunya Facebook Marketing

Revolution menjelaskan bahwa dalam dunia perikalanan dikenal dengan konsep

AIDA . Konsep ini merupakan konsep yang sering digunakan oleh perusahaan-

perusahaan besar dalam memasang iklan di media massa. Konsep ini terdiri dari

empat kata, yaitu attention, interest, desire dan action.

19

Gambar 2.4 : Model konsep AIDA Marketing Communication

AIDA juga merupakan teknik yang digunakan untuk memotivasi atau

mempengaruhi seseorang dalam kegiatan pemasaran untuk mengambil tindakan

yang disebabkan oleh iklan. Dalam komunikasi pemasaran proses ini digunakan

oleh banyak pemasar dalam komunikasi mereka. Hal ini dilakukan untuk menarik

calon pelanggan dan untuk melakukan pembelian atau mengambil tindakan yang

diinginkan oleh mereka.

Berikut merupakan penjelasan dari AIDA tersebut Atte

Recommended

View more >