21 februari 2012

Download 21 Februari 2012

Post on 09-Mar-2016

257 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Setiap anak tidak akan mampu menolak takdirnya. Begitu pula M. Fahmi Saputra. Terlahir dari keluarga miskin, balita tiga tahun itu menderita gizi buruk. ngan itu, m r t RANGGA MAHARDIKA, Jember BALITA MALANG: M. Fahmi Saputra mendapat perawatan di Puskesmas Kencong dengan ditunggu oleh kedua orang tuanya. Hernanik Menang PTUN Baca halaman 31 Santoso Pribadi Pusing Baca halaman 32 JEMBER – Dinas Pendidikan (Dis- pendik) Jember memastikan ujian nasional kompetensi yang sempat g yang JUMAI/RJ

TRANSCRIPT

  • TAK terhitung sudah berapa banyak lelaki hidung belang yang telah dilayani oleh ayam abu-abu ini. Dari sekian banyak pelang-gannya itu, mereka men-da patkan berbagai pe nga laman. Mulai dari yang mengena-kkan hingga yang membuat sakit hati.

    Suatu malam, Krista bertemu de-ngan seorang calon konsumennya. Seper-ti biasa, awalnya Krista men-coba bersikap ramah. Tanpa berlebihan. Namun, Krista mendapati gelagat kurang nyaman dari tamunya tersebut. Sikapnya

    urakan. Pria tersebut juga terke-san tidak sopan.

    Hingga akhirnya, pria tersebut menanyakan berapa tarif untuk bisa main dengan Krista. Waktu

    itu, Krista langsung menjawab Rp 500 ribu. Mendengar tarif tersebut, si tamu mencoba me na war. Dia ngo mong, ke-

    napa mahal se-ka li wong sudah

    nggak virgin, kenang Krista.Pernah juga suatu ketika Krista

    sedang merasa tidak mood. Entah mengapa malam itu dia enggan melayani tamu. J

    Baca Bad Mood... Hal 39

    29Semakin di Hati

    http://www.jawapos.co.id e-mail: radarjember@gmail.com

    Pencuri Nangis Saat DiperiksaBaca halaman 30

    Hernanik Menang PTUNBaca halaman 31

    Santoso Pribadi PusingBaca halaman 32

    Inspeksi Pasir, Dewan Kecewa Baca halaman 40

    Radar JemberHari Ini

    Setiap anak tidak akan mampu menolak

    takdirnya. Begitu pula M. Fahmi Saputra. Terlahir

    dari keluarga miskin, balita tiga tahun itu menderita

    gizi buruk.

    RANGGA MAHARDIKA, Jember

    TIDAK seperti biasanya, bangsal lorong di Puskesmas Kencong tampak ramai oleh warga siang itu. Tampak warga berkerumun hingga ke depan pintu bangsal dengan cat kuning itu. Ada juga yang melongok dari jendela. Mereka semua hanya ingin melihat kondisi salah seorang pasien di salah satu tempat tidur di ruang tersebut. Pasien tersebut menjadi sorotan masyarakat Kencong dalam beberapa waktu terakhir.

    Secara kasat mata, mungkin tidak ada yang aneh dari pasien yang tidur lelap tersebut. Dia seperti anak-anak

    lainnya yang sedang mengalami sakit diare. Karena masih anak-anak, pasien itu sepertinya lemas sekali

    karena jarang bangun dari tempat tidur. Dia juga lebih banyak menangis karena sakit yang dideritanya. Yang tampak aneh hanyalah selang infus menancap di kakinya, bukan di lengan tangannya seperti kebanyakan pasien yang sakit.

    Di tangan tidak ketemu saluran darahnya, tapi ketemunya di kaki, ujar Miskan, 38, warga Dusun Gu-mukbanji, Desa/Kecamatan Kencong, yang juga orang tua pasien yang kemudian baru diketahui ternyata bernama M. Fahmi Saputra itu. Se-lain itu, pasien tersebut juga tampak kurus dengan hanya kulit yang mem-bungkus tulang. Selain itu, di be-berapa bagian kulit tampak luka karena gatal yang diderita.

    Namun, sebenarnya bukan masalah itu yang membuat warga berkerumun di kamar milik putra tunggal pasangan Miskan dan Mulyani, 31, tersebut. J

    Baca Alami... Hal 39

    M. Fahmi Saputra; Penderita Gizi Buruk asal Kencong

    Alami Diare, Bibir Berjamur, dan Gatal-Gatal

    JUMAI/RJ

    BALITA MALANG: M. Fahmi Saputra mendapat perawatan di Puskesmas Kencong dengan ditunggu oleh kedua orang tuanya.

    S E L A S A F E B R U A R I

    201221

    Bisnis Seks Ayam Abu-Abu (8)

    nganitu,

    mrt

    nka l

    nggak virgin k

    enai

    bisa main denbisa main den

    ASIK

    PANITIA Ajang Siswa Kreasi (Asik) yang di-gelar Radar Jember 2-8 April mendatang terus bersiap diri. Kemarin, panitia melakukan road show ke beberapa sekolah di Jember untuk menyosialisasikan kegiatan tersebut. Bebera-pa sekolah yang di dalam kota kemarin di un-dang langsung untuk mengirimkan delegasin-ya dalam ajang yang d i d u k u n g penuh dinas pendidikan Jember terse-but. Selain sekolah di da-lam kota, be-berapa sekolah t e r m a s u k sekolah di Bondowoso dan Lumajang juga ka mi undang dalam kegiatan tersebut, kata Hengki Kurniawan, bagian event Radar Jember.

    Beberapa sekolah pun menyambut positif dan antusias rencana kegiatan tersebut. Bah-kan beberapa sekolah bersiap menyiapkan tim-nya untuk ajang kreasi tersebut. J

    Baca Kirim... Hal 39

    Kirim Undangan ke Beberapa Sekolah

    g yang

    Kadispendik Kawal SMKN Tanggul

    JEMBER Dinas Pendidikan (Dis-pendik) Jember memastikan ujian nasional kompetensi yang sempat

    tertunda di SMKN Tanggul akan ber-jalan hari ini. Untuk menjamin bah-wa ujian nasional kompetensi di sekolah yang tengah bergolak itu tetap berjalan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Jember Bambang Hariono akan mengawal sendiri ujian nasional kompetensi tersebut.

    Hal ini dikemukakan Bambang saat hearing dengan Komisi D DPRD Jem-ber. Bambang menyatakan, pihaknya sudah mempertemukan Kepala SMKN Tanggul Agus Budiarto dengan para guru, Ahad malam. Kedua belah pi-hak sepakat dan menjamin ujian nasional kompetensi di SMKN Tang-

    gul hari ini akan tetap berlangsung.Sudah ada pertemuan, intinya

    ujian kompetensi tetap bisa dilak-sanakan mulai besok (hari ini, Red), kata Bambang. Dia menjamin pelak-sanaan ujian kompetensi tetap di-laksanakan oleh SMKN Tanggul.

    Apalagi, lanjut dia, Dispendik Jem-

    ber berupaya untuk segera menun-taskan masalah di SMKN Tanggul. Sejatinya, pelaksanaan ujian nasi-onal kompetensi dilaksanakan pekan lalu. Karena ada aksi para murid dan guru, akhirnya ujian nasional kom-petensi di SMKN Tanggul tidak bisa dilaksanakan.

    Bambang mengungkapkan, Inspe-ktorat Pemkab Jember segera turun melakukan pemeriksaan terkait gejolak di SMKN Tanggul. Itu sudah kami laporkan ke inspektorat. Nanti inspe-ktorat yang akan memeriksa ada pelang-garan atau tidak, tandasnya. J

    Baca Ujian... Hal 39

    Ujian Kompetensi Harus Jalan

    WULUHAN Tingginya volume air Sungai Bedadung di Desa Lojejer, Wuluhan, dalam be be-rapa hari terakhir memberikan dampak buruk. Akibat gerusan air tersebut, kaki jembatan utama penghubung Desa Lojejer, Wu-lu han dengan Desa Puger Wetan, Puger, terlihat ikut tergerus dan terancam ambruk.

    Sisi yang tergerus tersebut

    ada di bagian timur jembatan di sisi Lojejer. Gerusan tanah akibat banjir tersebut tampak di kanan kiri penyangga jem-batan, yakni tak jauh dari lo-kasi rumah warga yang hampir terkena gerusan Sungai Beda-dung di Dusun Su lak doro, Lo-jejer. Gerusan tanah itu baru tampak jika diamati dari bawah jembatan.

    Secara kasat mata, di sisi timur terlihat tulang penyangga saja yang terbuat dari beton. Se men-tara, bagian belakang beton ting-gal tanah. Seolah-olah, jem batan sisi timur tersebut me layang. Sudah cukup lama seperti ini. Semula hanya sedikit, ujar Katemin, salah seorang warga setempat kemarin (20/2). J

    Baca Jembatan... Hal 39

    Jembatan Lojejer Terancam Ambruk

    JEMBER Lembaga Pemasyara-katan (Lapas) Kelas IIA Jember punya segudang kegiatan untuk membina narapidana (napi). Mulai kemarin (20/2) secara maraton lapas menggelar pelatihan memandikan jenazah bagi 40 orang napi. Ke de-pan Lapas Kelas II A Jember bakal rutin menggelar pelatihan.

    Mulai dari pelatihan berbagai keterampilan, pelatihan menjadi penceramah, hingga pelatihan me-mandikan jenazah. Dalam pelatihan ini, Lapas Kelas IIA Jember meng-gandeng Kantor Kementerian Agama Jember (Kemenag). Bahkan, Kepala Kemenag Jember Raefi ikut mem-berikan dukungan dengan hadir dalam pelatihan tersebut.

    Selama dua hari, lapas meng-gelar pelatihan memandikan jen-azah yang dilakukan di aula lapas. Hari ini (kemarin, Red) kami

    menggelar pelatihan memandikan jenazah sampai besok (hari ini, Red), kata Kepala Lapas Kelas IIA Jember Harun Sulianto. J

    Baca Napi... Hal 39

    Napi Mendapat Pelatihan Soft Skill

    Bad Mood bila Dapat Tamu Urakan

    JEMBER Warga di sepanjang Jalan Hayam Wuruk mendukung percepatan pembangunan double way. Sebab, warga merasakan ancaman bahaya kecelakaan bagi penyeberang jalan di Jalan Hayam Wuruk.

    M. Jazuli, sekretaris Forum War-ga Jalan Hayam Wuruk mengatakan, warga sangat mendukung pem-bangunan double way. Warga sangat-sangat mendukung program pembangunan double way, kat-

    anya kepada RJ kemarin (20/2). Dia menegaskan, tidak ada war-

    ga yang tidak mendukung pem-bangunan double way Jalan Hayam Wuruk. Bahkan, dia menegaskan pembebasan tanah akan selesai jika pemkab memenuhi tuntutan warga. Kalau tuntutan warga di-penuhi Rp 2 juta per meter, masalah pembebasan double way tuntas. Saya yakin dalam enam bulan ke depan tuntas, tegasnya. J

    Baca Minta... Hal 39

    Minta Double Way Segera Selesai

    JUMAI/RJ

    Harun Sulianto

    RAWAN: Tanggul di sekitar kaki Jembatan Lojejer tampak tergerus

    akibat tingginya volume air Sungai Bedadung.

    JUMAI/RJ

  • JEMBER SEKITAR RADAR JEMBER Selasa 21 Februari 201230

    SELAMAT PAGI

    PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGANBerdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Jember akan melakukan Lelang Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember, terhadap asset :PT. BRI (Persero) Tbk, Cabang Jember

    Lelang akan dilaksanakan pada : Hari/tanggal : Selasa / 6 Maret 2012Pukul : 09.00 WIBTempat : Kantor KPKNL Jember Jl. Slamet Riyadi 344A, JemberSyarat-syarat lelang :1. Setiap peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai yang tertera pada masing-masing point2. Disetorkan ke Rekening Bendahara Penampungan Lelang KPKNL Jember Rekening Nomor 143-000989.44.76 pada PT Bank

    Mandiri Cabang Jember paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan lelang telah efektif diterima, dengan menyebutkan identitas penyetor (dan kuasanya) serta nomor urut barang yang akan ditawar, dan bagi peserta lelang penawarannya dianggap tidak sah apabila barang yang ditawar tidak sesuai dengan obyek yang disebutkan pada waktu menyetor uang jaminan.

    3. Terhadap barang yang sama setiap peserta hanya dapat mengajukan 1 (satu) penawaran4. Lelang dil