20 februari 2012

16
Bangsa Tatar, di Indo- nesia dan Malaysia dieja Tartar, berjumlah sebesar 10 juta jiwa pada akhir abad ke-20 mengacu pada data Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations). Suku Tartar mayoritas Islam aliran Sunni seperti yang dianut mayoritas du- nia Arab hingga Indonesia- Malaysia. Di sebagian wajah suku Tartar saat ini cukup unik, karena berkulit kuning langsat tapi kadang ram- butnya pirang dan berma- ta biru atau hijau, demikian juga sebaliknya. Jadi banyak pemuda- pemuda suku Han, ingin menikahi wanita-wanita Tartar karena darahnya (ras Mongoloid) yang su- dah bercampur ras Kauka- soid (Arab, Persia, Jerman, Rusia, dan lain-lain). Rusia merupakan tem- pat tinggal dari mayori- tas suku Tartar mencapai 5,554,601 jiwa. Ukraina, Uzbekistan, Kazakhstan, Tajikistan, Kirgizstan, Turk- menistan, dan Azerbaijan juga memiliki populasi Tatar di atas 30 ribu jiwa. Banyaknya suku ini me- nyebar ke negara-negara di luar benua Asia, karena di zaman pemerintahan Golden Horde (Pengelana Angkatan Emas), tentara suku Tartar menguasai Moskow (Rusia) dan seki- tarnya. Setelah runtuh kemudian pada masa pemerintahan Turki Ot- toman (Ustmani), suku Tartar berperang hingga ke Polandia (negara Eropa timur) yang berbatasan dengan negara Kekaisaran Romawi Suci (Jerman). Sisanya suku ini tinggal di negara Turki, Rumania, Belarusia, Amerika Serikat, Polandia, Georgia, Lithu- ania, Moldova, Latvia, Es- tonia, dan Finlandia. Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, - http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,- 27 Rabiul Awal 1433 H/29 Chia Gwee 2563 Senin, 20 Februari 2012 Koran Utama di Kalbar Koran Utama di Kalbar Terbit Pertama: 29 November 1998 Suku-suku Muslim di Tiongkok dan Tionghoa Islam Nusantara (8) - Bang Meng -- Tampilkan wajah Islam yang tersenyum. Jangan Asal Mengkafirkan Injet-injet Semut PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR CABANG PONTIANAK Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan Kami sampaikan batas bayar rekening listrik kepada pelanggan yang budiman : 1. Tanggal 01 s/d 20 pelanggan PLN diwajibkan membayar rekening listrik 2. Apabila pelanggan membayar Rekening Listrik di atas tanggal 20, pelanggan tersebut dikenakan biaya keterlambatan dan petugas PLN akan melakukan pemutusan sementara . 3. Untuk pelanggan yang terlambat dalam melakukan pem- bayaran Rekening Listrik di atas 90 hari (3 bulan), pihak PLN akan melakukan pembongkaran rampung. Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar. Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama. HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke: No. HP. 08115718811 No. HP. 08115718811 PEMBERITAHUAN PEMBERITAHUAN Halaman 7 SINGKAWANG. Keabsahan ijazah dianggap paling rawan dalam pencalonan Pemilihan Walikota (Pilwako) Singkawa- ng, 20 September mendatang. Pasangan Bakal Calon (Balon) diwanti-wanti untuk segera menyiapkan semua ijazahnya sejak dini karena sangat me- nentukan. “Biasanya yang rawan ketika Balon diajukan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum, red) adalah masalah ijazah atau pendidi- kan,” kata Ridwan, Ketua Komisi Divisi Data, Informasi, Humas dan Hubungan Antarlembaga KPU Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (19/2). Kata Ridwan, masalah per- nah terjadi ketika pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu. “Bisa juga pasangan Balon yang diajukan Parpol atau gabungan Parpol dan perseorangan din- yatakan gugur menjadi peserta Pilwako jika ada syarat yang tidak terpenuhi, termasuk ma- salah ijazah ini,” kata Ridwan. Dia menjelaskan, berdasar- kan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Dae- rah dan Wakil Kepala Daerah, ketentuan paling rendah calon berpendidikan SMA sederajat. “Wajib melampirkan fotokopi ijazah dan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang dilegalisasi sekolah bersangkutan. Serta fotokopi ijazah SD, SMP atau sederajat yang telah dilegalisasi lembaga pendidikan yang ber- wenang,” jelas Ridwan. Bagi yang berpendidikan SMA, tambah Ridwan, harus dibuktikan dengan copy Surat Keterangan dan STTB yang dilegalisasi instansi berwenang, yakni Dinas Pendidikan Nasi- onal ataupun Kantor Departe- men Agama di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota. Bagi Balon yang mencan- tumkan riwayat pendidikan di atas SMA atau sederajat, harus menyertakan copy ijazah Per- guruan Tinggi (PT) Negeri yang dilegalisasi Dekan Fakultas atau Program Studi atau pimpinan PT Negeri bersangkutan. “Begitu juga dengan swasta, harus menyertakan copy ijazah yang dilegalisasi pimpinan PT tersebut. Kemudian legalisasi yang dilakukan pimpinan PT Negeri atau swasta yang baru, apabila tempat calon kuliah telah berganti nama,” papar Ridwan. Seandainya ijazah yang akan digunakan Balon hilang, semen- tara sekolahnya tidak beroperasi lagi, mereka dapat menyertakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang dikeluarkan Dinas Halaman 6 Masalah Ijazah Paling Rawan Tartar Kesatria Gunung Tian Shan PONTIANAK. Anggaran abrasi dalam APBD Kal- bar yang selama ini lebih fokus untuk penanganan kawasan pesisir laut, ke depan kawasan Sungai Kapuas dipandang perlu mendapat perhatian yang sama karena lebih banyak mengancam pemukiman penduduk. “Soal abrasi tidak hanya di laut. Selama ini penan- ganannya terkonsentrasi di pantai karena anggaran- nya sedikit. Abrasi di sepanjang bantaran Sungai Kapuas juga perlu ditangani karena menyangkut keselamatan warga,” kata Ary Pudyanti,SE, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Kalbar, pe- kan lalu. Menurutnya, jika abrasi di Sungai Kapuas tidak mendapat perhatian yang sama dengan penanganan pesisir pantai, ancaman keselamatan jiwa dan harta benda akan selalu membayangi masyarakat di ping- gir Sungai Kapuas. “Untuk itu perlu adanya penambahan anggaran untuk mengatasi persoalan abrasi ini. Karena sudah ada daerah di pinggir Sungai Kapuas yang rumahnya dulu di atas tanah, kini sudah berada di atas air,” ung- kap Ary yang tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran untuk penanganan abrasi dalam APBD Kalbar 2012 maupun anggaran tahun lalu. Anggota Komisi C DPRD Kalbar, Tony Kurniadi, ST menambahkan, kawasan pesisir khususnya yang berada di tepi laut sangat rawan terjadinya abrasi. Bahkan, abrasi itu sudah menelan harta benda ma- syarakat. Seperti yang terjadi di sejumlah rumah di kawasan Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Peristiwa ini dinilai sudah cukup mengkhawatirkan, terlebih kondisinya sudah men- gancam keselamatan masyarakat. Abrasi Bantaran Sungai Kapuas Perlu Ditangani Menyongsong Pilwako Singkawang Abrasi Sungai Kapuas di Tayan, Kabupaten Sanggau.- KUSHAERY Halaman 7 Jangan Asal MENGKAFIRKAN Di sebagian suku Tartar saat ini, baik di Tiongkok maupun di Eropa, berwa- jah seperti ras Kaukasoid bukan Mongoloid lagi. REPRO; BIRO BUDAYA TIONGKOK PONTIANAK. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalbar tinggal se- langkah lagi untuk disahkan, setelah mendapat persetujuan Menteri Kehutanan. Masalah yang tersisa seperti soal pola ruang segera diselesaikan. “Substansi struktur ruang sudah selesai semua. Tinggal Kabupaten Sintang saja yang belum,” jelas Kepala Dinas PU Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor kepada Equator, kemarin. Persoalan Sintang terkait lahan Pos Lintas Batas (PLB) Jasa, yang menjadi salah satu penyebab RTRW Kabupaten Sintang belum dapat diajukan ke pusat untuk dilakukan pembahasan. Salah satu pointer perma- salahan yang ditemukan, bah- wa kawasan PLB Jasa tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung. Selain itu, sesuai den- gan hasil tim terpadu, dae RTRWP Masih Terkendala Substansi Pokok Retno Pramudya Peserta Muskerwil PWNU Kalbar saat mendengarkan pengarahan dari sekjen PBNU di Aula Inspektorat Kalbar di Jalan Sutan Syahrir, Ahad (19/2).KIKI SUPARDI PONTIANAK. Nahdlatul Ulama mengeluar- kan pernyataan keras terhadap paham Islam radikal alias sekte garis keras. Sebagai organ- isasi keagamaan terbesar di Indonesia, NU memerangi paham radikal yang berkembang di Indonesia. “NU mengutuk keras, melawan siapa saja yang melakukan kekerasan dalam sikap dan tindakan mengatasnamakan Islam,” tegas Sekjen PBNU, Dr KH Marsudi Suhud, menjawab Equator usai memberikan pengarahan kepada peserta Muskerwil PWNU Kalbar di Aula Ins- pektorat Kalbar, Ahad (19/2). Dikemukakan, banyak kasus kekerasan hingga pengeboman sering dikaitkan dengan citra Islam radikal. Karena itu NU memerangi sikap dan cara-cara kekerasan tersebut. “Nahdlatul Ulama sudah jelas cara dakwahn- ya, tinggal melanjutkan para aulia Wali Songo. Maka lambang NU bintangnya- pun ada sembilan. Wali Songo tidak pernah cara dakwahnya pakai kekerasan. Tetapi den- gan kultur lembut dan sentuhan kemanusiaan,” tutur Marsudi dengan suara lantang. Menurutnya, sikap NU menolak keras ke- kerasan itu dibuktikan dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj, menjadi koordinator de-radikalisme nasional. NU itu kata Marsudi, ahlussunnah waljamaah yang ada di mana-mana dan tidak hanya di Indonesia. Bahkan di dunia, kelompok selain ahlussunah waljamaah adalah minoritas. Sehingga, kekerasan menjadi hal yang berten- tangan dengan NU dan Islam itu sendiri. “Sekarang mudah mau mengetahuinya (yang radikal-red), saya sudah bilang kepada Kapolres-Kapolres, tandanya radikal itu sudah berani mengkafir-kafirkan orang. Maka saya mengimbau kepada Bapak-bapak Kapolres, tangkap mereka yang sudah mengkafirkan orang,” tegas Marsudi. Ia menilai sejauh ini di Kalbar dalam hal kerukunan umat beragama bagus. Tidak ada yang saling gesek sehingga kedamaian masih terjaga dengan baik. “ Saya berpesan kepada masyarakat, ikutlah kaum yang mayoritas yaitu ahlussunnah wal jamaah. Kalau dakwah, dakwahlah dengan cara yang santun. Tidak ada dakwah dengan cara kekerasan, apalagi saling mengkafirkan,” ujar Marsudi. Ke depan, lanjutnya, NU dido- rong untuk membuat program yang banyak dibutuhkan orang. Karena program yang dibuat NU tidak hanya untuk orang Islam, non muslim juga bo- leh. Sehingga NU sebagai rahmatan lil alamin bisa dirasakan. Dikatakan Marsudi, NU berkiprah tidak hanya di bidang agama saja. Jauh sebelum negara ini terbentuk, NU sudah ber- peran. Oleh karena itu, NU tidak bisa dipisahkan dengan Republik ini. NU: Perangi Paham Islam Radikal PONTIANAK. Salah satu agenda Muskerwil PWNU Kalbar, membahas masalah HIV/AIDS yang berkembang pesat termasuk di derah ini. Pertemuan yang berlang- sung di Pondok Pesantren Walisong Pontianak, Minggu (19/2) menghasilkan berupa rekomendasi program peduli HIV/AIDS. Fakta menunjukkan, di In- donesia dalam tempo 4 bulan terdapat 60 bayi yang positif terinfeksi HIV. Pemateri per- tama, Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Syarif Fatah Al-Qadri, mengatakan situasi terkini epidemi HIV dan AIDS di Kalbar. Jumlah pengidap HIV posi- tif di Kalbar sebanyak 3.339 orang dan AIDS sebanyak 1.610 orang, sedangkan meninggal dunia 405 orang. “Bahkan ibu rumah tangga yang sudah terinfeksi di Kal- bar hampir 2.000 orang. Epidemi HIV/AIDS ini harus dicarikan solusinya. Peneng- gulangannya harus secara bersama-sama termasuk alim-ulama,” katanya. Syarif Fatah memberikan langkah nyata pencegahan HIV/AIDS dari sudut pan- dang Islam. Selain dengan cara meningkatkan pemaha NU Peduli HIV/AIDS di Kalbar KOTA PONTIANAK 1641 885 151 SINGKAWANG 929 464 232 KAB. PONTIANAK 221 59 21 KAB. KETAPANG 132 60 17 SAMBAS 144 57 26 SINTANG 114 57 26 SANGGAU 84 17 8 KAPUAS HULU 15 7 7 SEKADAU 14 8 8 MELAWI 7 8 2 BENGKAYANG 14 8 5 KKU 1 1 0 KUBU RAYA 5 1 0 JUMLAH 3339 1610 405 KABUPATEN/KOTA HIV (+) AIDS MENINGGAL KH Marsudi Suhud.KIKI SUPARDI Halaman 6 Halaman 6 Halaman 6

Upload: pt-kapuas-media-utama-press

Post on 06-Mar-2016

317 views

Category:

Documents


14 download

DESCRIPTION

Harian Equator 20 Februari 2012

TRANSCRIPT

Page 1: 20 Februari 2012

Bangsa Tatar, di Indo-nesia dan Malaysia dieja Tartar, berjumlah sebesar 10 juta jiwa pada akhir abad ke-20 mengacu pada data Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations). Suku Tartar mayoritas Islam aliran Sunni seperti yang dianut mayoritas du-nia Arab hingga Indonesia-Malaysia. Di sebagian wajah suku Tartar saat ini cukup unik, karena berkulit kuning langsat tapi kadang ram-butnya pirang dan berma-ta biru atau hijau, demikian juga sebaliknya. Jadi banyak pemuda-pemuda suku Han, ingin menikahi wanita-wanita Tartar karena darahnya (ras Mongoloid) yang su-dah bercampur ras Kauka-soid (Arab, Persia, Jerman, Rusia, dan lain-lain).

Rusia merupakan tem-pat tinggal dari mayori-tas suku Tartar mencapai 5,554,601 jiwa. Ukraina, Uzbekistan, Kazakhstan, Tajikistan, Kirgizstan, Turk-

menistan, dan Azerbaijan juga memiliki populasi Tatar di atas 30 ribu jiwa.Banyaknya suku ini me-nyebar ke negara-negara di luar benua Asia, karena di zaman pemerintahan Golden Horde (Pengelana Angkatan Emas), tentara suku Tartar menguasai Moskow (Rusia) dan seki-tarnya. Setelah runtuh kemudian pada masa pemerintahan Turki Ot-toman (Ustmani), suku Tartar berperang hingga ke Polandia (negara Eropa timur) yang berbatasan dengan negara Kekaisaran Romawi Suci (Jerman).Sisanya suku ini tinggal di negara Turki, Rumania, Belarusia, Amerika Serikat, Polandia, Georgia, Lithu-ania, Moldova, Latvia, Es-tonia, dan Finlandia.

Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-

27 Rabiul Awal 1433 H/29 Chia Gwee 2563Senin, 20 Februari 2012 Koran Utama di KalbarKoran Utama di Kalbar

Terbit Pertama: 29 November 1998

Suku-suku Muslim di Tiongkok dan Tionghoa Islam Nusantara (8)

- Bang Meng-- Tampilkan wajah Islam yang tersenyum.Jangan Asal Mengkafi rkanInjet-injet Semut

PT. PLN (PERSERO)WILAYAH KALBARCABANG PONTIANAK

Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan pelanggan

Kami sampaikan batas bayar rekening listrik kepada pelanggan yang budiman :1. Tanggal 01 s/d 20 pelanggan PLN diwajibkan membayar

rekening listrik2. Apabila pelanggan membayar Rekening Listrik di atas tanggal

20, pelanggan tersebut dikenakan biaya keterlambatan dan petugas PLN akan melakukan pemutusan sementara .

3. Untuk pelanggan yang terlambat dalam melakukan pem-bayaran Rekening Listrik di atas 90 hari (3 bulan), pihak PLN akan melakukan pembongkaran rampung.

Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar. Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

HUMAS PT PLNCABANG PONTIANAK

Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

No. HP. 08115718811No. HP. 08115718811

PEMBERITAHUANPEMBERITAHUAN

Halaman 7

SINGKAWANG. Keabsahan ijazah dianggap paling rawan dalam pencalonan Pemilihan Walikota (Pilwako) Singkawa-ng, 20 September mendatang. Pasangan Bakal Calon (Balon) diwanti-wanti untuk segera menyiapkan semua ijazahnya sejak dini karena sangat me-nentukan.“Biasanya yang rawan ketika Balon diajukan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum, red) adalah masalah ijazah atau pendidi-kan,” kata Ridwan, Ketua Komisi Divisi Data, Informasi, Humas dan Hubungan Antarlembaga KPU Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (19/2).Kata Ridwan, masalah per-nah terjadi ketika pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu. “Bisa juga pasangan Balon yang diajukan Parpol atau gabungan Parpol dan perseorangan din-yatakan gugur menjadi peserta

Pilwako jika ada syarat yang tidak terpenuhi, termasuk ma-salah ijazah ini,” kata Ridwan.Dia menjelaskan, berdasar-kan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Dae-rah dan Wakil Kepala Daerah, ketentuan paling rendah calon berpendidikan SMA sederajat. “Wajib melampirkan fotokopi ijazah dan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang dilegalisasi sekolah bersangkutan. Serta fotokopi ijazah SD, SMP atau sederajat yang telah dilegalisasi lembaga pendidikan yang ber-wenang,” jelas Ridwan.Bagi yang berpendidikan SMA, tambah Ridwan, harus dibuktikan dengan copy Surat Keterangan dan STTB yang dilegalisasi instansi berwenang, yakni Dinas Pendidikan Nasi-onal ataupun Kantor Departe-

men Agama di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota.Bagi Balon yang mencan-tumkan riwayat pendidikan di atas SMA atau sederajat, harus menyertakan copy ijazah Per-guruan Tinggi (PT) Negeri yang dilegalisasi Dekan Fakultas atau Program Studi atau pimpinan PT Negeri bersangkutan.“Begitu juga dengan swasta, harus menyertakan copy ijazah yang dilegalisasi pimpinan PT tersebut. Kemudian legalisasi yang dilakukan pimpinan PT Negeri atau swasta yang baru, apabila tempat calon kuliah telah berganti nama,” papar Ridwan.Seandainya ijazah yang akan digunakan Balon hilang, semen-tara sekolahnya tidak beroperasi lagi, mereka dapat menyertakan Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang dikeluarkan Dinas

Halaman 6

Masalah Ijazah Paling Rawan Tartar Kesatria Gunung Tian Shan

PONTIANAK. Anggaran abrasi dalam APBD Kal-bar yang selama ini lebih fokus untuk penanganan kawasan pesisir laut, ke depan kawasan Sungai Kapuas dipandang perlu mendapat perhatian yang sama karena lebih banyak mengancam pemukiman penduduk.“Soal abrasi tidak hanya di laut. Selama ini penan-ganannya terkonsentrasi di pantai karena anggaran-nya sedikit. Abrasi di sepanjang bantaran Sungai Kapuas juga perlu ditangani karena menyangkut keselamatan warga,” kata Ary Pudyanti,SE, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Kalbar, pe-kan lalu.Menurutnya, jika abrasi di Sungai Kapuas tidak mendapat perhatian yang sama dengan penanganan pesisir pantai, ancaman keselamatan jiwa dan harta benda akan selalu membayangi masyarakat di ping-gir Sungai Kapuas.“Untuk itu perlu adanya penambahan anggaran untuk mengatasi persoalan abrasi ini. Karena sudah ada daerah di pinggir Sungai Kapuas yang rumahnya dulu di atas tanah, kini sudah berada di atas air,” ung-kap Ary yang tidak mengetahui secara pasti besaran anggaran untuk penanganan abrasi dalam APBD Kalbar 2012 maupun anggaran tahun lalu.Anggota Komisi C DPRD Kalbar, Tony Kurniadi, ST menambahkan, kawasan pesisir khususnya yang berada di tepi laut sangat rawan terjadinya abrasi. Bahkan, abrasi itu sudah menelan harta benda ma-syarakat. Seperti yang terjadi di sejumlah rumah di kawasan Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Peristiwa ini dinilai sudah cukup mengkhawatirkan, terlebih kondisinya sudah men-gancam keselamatan masyarakat.

Abrasi Bantaran Sungai Kapuas Perlu Ditangani

Menyongsong Pilwako Singkawang

Abrasi Sungai Kapuas di Tayan, Kabupaten Sanggau.-KUSHAERY

Halaman 7

Jangan Asal MENGKAFIRKAN

Di sebagian suku Tartar saat ini, baik di Tiongkok maupun di Eropa, berwa-jah seperti ras Kaukasoid bukan Mongoloid lagi. REPRO; BIRO BUDAYA TIONGKOK

PONTIANAK. Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalbar tinggal se-langkah lagi untuk disahkan, setelah mendapat persetujuan Menteri Kehutanan. Masalah yang tersisa seperti soal pola ruang segera diselesaikan.“Substansi struktur ruang sudah selesai semua. Tinggal Kabupaten Sintang saja yang belum,” jelas Kepala Dinas PU Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor kepada Equator, kemarin.

Persoalan Sintang terkait lahan Pos Lintas Batas (PLB) Jasa, yang menjadi salah satu penyebab RTRW Kabupaten Sintang belum dapat diajukan ke pusat untuk dilakukan pembahasan. Salah satu pointer perma-salahan yang ditemukan, bah-wa kawasan PLB Jasa tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung. Selain itu, sesuai den-gan hasil tim terpadu, dae

RTRWP Masih Terkendala

Substansi Pokok Retno Pramudya

Peserta Muskerwil PWNU Kalbar saat mendengarkan pengarahan dari sekjen PBNU di Aula Inspektorat Kalbar di Jalan Sutan Syahrir, Ahad (19/2).KIKI SUPARDI

PONTIANAK. Nahdlatul Ulama mengeluar-kan pernyataan keras terhadap paham Islam radikal alias sekte garis keras. Sebagai organ-isasi keagamaan terbesar di Indonesia, NU memerangi paham radikal yang berkembang di Indonesia.“NU mengutuk keras, melawan siapa saja yang melakukan kekerasan dalam sikap dan tindakan mengatasnamakan Islam,” tegas Sekjen PBNU, Dr KH Marsudi Suhud, menjawab Equator usai memberikan pengarahan kepada peserta Muskerwil PWNU Kalbar di Aula Ins-pektorat Kalbar, Ahad (19/2).Dikemukakan, banyak kasus kekerasan hingga pengeboman sering dikaitkan dengan citra Islam radikal. Karena itu NU memerangi sikap dan cara-cara kekerasan tersebut.“Nahdlatul Ulama sudah jelas cara dakwahn-ya, tinggal melanjutkan para aulia Wali Songo. Maka lambang NU bintangnya-pun ada sembilan. Wali Songo tidak pernah cara dakwahnya pakai kekerasan. Tetapi den-gan kultur lembut dan sentuhan kemanusiaan,”

tutur Marsudi dengan suara lantang. Menurutnya, sikap NU menolak keras ke-kerasan itu dibuktikan dengan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj, menjadi koordinator de-radikalisme nasional. NU itu kata Marsudi, ahlussunnah waljamaah yang ada di mana-mana dan tidak hanya di Indonesia. Bahkan di dunia, kelompok selain ahlussunah waljamaah adalah minoritas. Sehingga, kekerasan menjadi hal yang berten-tangan dengan NU dan Islam itu sendiri.“Sekarang mudah mau mengetahuinya (yang radikal-red), saya sudah bilang kepada Kapolres-Kapolres, tandanya radikal itu sudah berani mengkafi r-kafi rkan orang. Maka saya mengimbau kepada Bapak-bapak Kapolres, tangkap mereka yang sudah mengkafi rkan orang,” tegas Marsudi. Ia menilai sejauh ini di Kalbar dalam hal kerukunan umat beragama bagus. Tidak ada yang saling gesek sehingga kedamaian masih terjaga dengan baik.“ Saya berpesan kepada masyarakat, ikutlah

kaum yang mayoritas yaitu ahlussunnah wal jamaah. Kalau dakwah, dakwahlah dengan cara yang santun. Tidak ada dakwah dengan cara kekerasan, apalagi saling mengkafi rkan,” ujar Marsudi. Ke depan, lanjutnya, NU dido-rong untuk membuat program yang banyak dibutuhkan orang. Karena program yang dibuat NU tidak hanya untuk orang Islam, non muslim juga bo-leh. Sehingga NU sebagai rahmatan lil alamin bisa dirasakan. Dikatakan Marsudi, NU berkiprah tidak hanya di bidang agama saja. Jauh sebelum negara ini terbentuk, NU sudah ber-peran. Oleh karena itu, NU tidak bisa dipisahkan dengan Republik ini.

NU: Perangi Paham Islam Radikal

PONTIANAK. Salah satu agenda Muskerwil PWNU Kalbar, membahas masalah HIV/AIDS yang berkembang pesat termasuk di derah ini. Pertemuan yang berlang-sung di Pondok Pesantren Walisong Pontianak, Minggu (19/2) menghasilkan berupa rekomendasi program peduli

HIV/AIDS.Fakta menunjukkan, di In-donesia dalam tempo 4 bulan terdapat 60 bayi yang positif terinfeksi HIV. Pemateri per-tama, Sekretaris Eksekutif Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Syarif Fatah Al-Qadri, mengatakan situasi terkini epidemi HIV dan AIDS di

Kalbar.Jumlah pengidap HIV posi-tif di Kalbar sebanyak 3.339 orang dan AIDS sebanyak 1.610 orang, sedangkan meninggal dunia 405 orang. “Bahkan ibu rumah tangga yang sudah terinfeksi di Kal-bar hampir 2.000 orang. Epidemi HIV/AIDS ini harus

dicarikan solusinya. Peneng-gulangannya harus secara bersama-sama termasuk alim-ulama,” katanya.Syarif Fatah memberikan langkah nyata pencegahan HIV/AIDS dari sudut pan-dang Islam. Selain dengan cara meningkatkan pemaha

NU Peduli HIV/AIDS di KalbarKOTA PONTIANAK 1641 885 151SINGKAWANG 929 464 232KAB. PONTIANAK 221 59 21KAB. KETAPANG 132 60 17SAMBAS 144 57 26SINTANG 114 57 26SANGGAU 84 17 8KAPUAS HULU 15 7 7SEKADAU 14 8 8MELAWI 7 8 2BENGKAYANG 14 8 5KKU 1 1 0KUBU RAYA 5 1 0JUMLAH 3339 1610 405

KABUPATEN/KOTA HIV (+) AIDS MENINGGAL

KH Marsudi Suhud.KIKI SUPARDI

Halaman 6

Halaman 6

Halaman 6

Page 2: 20 Februari 2012

Oleh: Hendrasyah Putra

Menjadi perhatian saya ketika me-lihat tulisan di papan pengumuman yang bertuliskan “Kerjakan yang kamu tuliskan dan tuliskan yang kamu ker-jakan.” Pribahasa itu mengingatkan saya akan salah satu konsep HAM (Hak Asasi Manusia) dalam hal kebebasan berekpresi.Dalam konteks demokrasi dan pen-

egakan HAM di Indonesia, tentu kon-sep-konsep kebaikan seperti itu tak ada salahnya untuk dituangkan ke dalam sebuah teks. “Uang. ya uang, lagi-lagi uang.” Kata-kata ini selalu mengalir di pikiran saya ketika melihat perilaku buruk orang Indonesia, yang berse-berangan dengan teks yang mereka (atau kita) tuliskan dalam teks-teks indah itu.Pada akhir tahun 2011 lalu, saya

sempat ke ibukota negara. Untuk meng-hemat anggaran, tentu pilihan jasa ang-kutan bus way menjadi pilihan utama saya. Setahun tak menggunakan jasa angkutan tersebut, perubahan yang signifi kan dan ‘kekhasan’ gaya orang Indonesia begitu dominan.Fasilitas yang disediakan untuk

menopang alat angkut tersebut kian mempri-hatinkan. Pintu otomatis halte yang sudah tidak berfungsi, pendingin ru-angan yang su-dah tak dingin lagi, serta keru-munan orang-orang yang sal-ing berdesakan untuk masuk ke dalam alat angkut tersebut menjadi peleng-kap rasa ke Indone- sian alat angkut itu.Di dalam bus way, kini ada operator

penjaga pintu yang selalu berteriak “Awas kaki anda,” dan tentunya untuk menjaga jargon emansipasi wanita juga diteriakan “Perempuan di depan laki-laki di belakang.”Saya yang ketika itu masuk dan be-

rada di posisi tengah melihat perilaku yang sudah kental dengan ciri khas Indonesia. Walau sudah diteriakkan oleh penjaga pintu bus way, tetap saja perempuan ada yang menempati di bagian belakang dan sebaliknya.Saya yang berada di tengah, dengan

k e -adaan bergantung dengan

berpegang kepada sebuah tiang sempat kaget ketika melihat seorang wanita yang memilih untuk berdiri bergelantungan daripada duduk. Saya sempat bercakap sesaat dengan wanita itu. Ketika itu saya bertanya, “Kenapa ga duduk mba?” kemudian wanita itu menjawab “Bau mas, panas.”Pada awalnya saya mengira penye-

bab ketidaktertiban itu dikarenakan perilaku acuh-tak acuh terhadap teriakan atau jargon emansipasi wanita tentang daerah khusus wanita dalam bus way. Ternyata dalam pengamatan saya kala itu, faktor buruknya infrastruktur menjadi “salah satu” alasan mengapa wanita dan pria yang menggunakan jasa bus way

tersebut bertindak semaunya.Logika saya terus berputar,

fenomena kerumunan (dan bukan antre) dalam menanti alat angkut tersebut mengingatkan saya ke-pada perkataan seorang pemikir Amerika yang mengatakan, ‘Se-berapa kuat paksaan terhadap suatu prinsip, perilaku jika tidak sesuai dengan budaya yang ada maka akan sia-sia.’Ihwal ini kembali mengingatkan

saya ketika setahun yang lalu, tentang kritikan saya terhadap 50 puluh warga Singkawang yang “merasa” ditipu oleh calo CPNS. Saya sempat berpikir, apakah perilaku korup, rakus, egois dan individualis seperti ini memang sudah menjadi budaya di negeri ini.Jika memang benar, maka

pembentukan Komisi Pem-

berantasan Korupsi selama ini

menjadi sia-sia, karena sesungguhnya pemberantasan terha-

dap (budaya) korupsi itu berten-tangan dengan budaya di

negeri ini.Secara priba-

di, saya prihatin melihat fenom-

ena ini. Saya ma-kin prihatin ketika

menonton acara televisi yang memberitakan ten-

tang pembakaran gedung K P U di Riau. Mungkin “boxing culture” yang pernah diungkapkan oleh Buya Safe’i Ma’arif itu memang benar adanya. Awalnya saya mengira apa yang

disampaikan Buya Safe’i tersebut agak berlebihan, karena menggu-nakan kata “culture” atau dalam ter-jemahan bebasnya budaya. Maka jika demikian, dan untuk menerjemahkan kondisi budaya Indonesia dalam kon-teks kekininian (jika boleh) saya juga ingin menggunakan istilah corrup-tion culture, ego culture dan greedy culture.Ketika saya masih kecil dan hingga

dewasa kini, saya masih selalu menden-gar pribahasa yang “berbau” kebaikan. Mungkin dengan sekian banyaknya pepatah- tersebut kita lupa dengan keburukan yang bisa ditimbulkan. Ke-burukan itu mungkin sudah menjadi budaya kita, yang munafi k atas apa yang kita tuliskan ke dalam sebuah teks yang begitu indah. Kini budaya akan kemunafi kan (hypo-

crite culture) ini tidak sekedar diobral ke-tika pemilu akan dihelat, tetapi sejauh ini dalam pengamatan saya, budaya tersebut sudah diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Sadar atau tidak, tetapi ini sudah menjadi keseharian dan ciri khas bangsa ini. Mungkin tak banyak yang bisa saya tuliskan lagi, dan semoga ihwal ini menjadi renungan kita bersama.

Penulis adalah warga Kalimantan Barat, mantan anggota Lembaga Pengkajian dan Studi-Arus Informasi Regional

Menanggapi keinginan sebagian ma-syarakat Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Raya Kepulauan untuk memisahkan diri dari Kabupaten Bengkayang sangat disesalkan, apalagi hanya alasan jarak kota/kabupaten jauh dan sangat menyulit-kan untuk urusan administrasi.Jika dibandingkan dengan satu keca-

matan lain, Siding misalnya belum seber-apa. Namun mereka tidak pernah berniat memisahkan diri. Nanti rencananya mau gabung dimana? Singkawang tidak mung-kin, karena menurut undang-undang luas wilayah pemerintahan kota sudah diten-tukan. Jika luas sekarang 50.400 hektar saja sudah maksimal. Kalau ditambah dua kecamatan lagi berarti bukan pemkot lagi

namanya.Untuk Bupati Pontianak jangan omong

kosong untuk mengiming-imingi mereka bergabung dengan Kabupaten Pontianak, seperti pernyataan di Koran Equator edisi 14 Februari 2012 yang berbunyi, “Kecik tapak tangan, nyiruk kamek tadahkan.” Dari mana anggaran untuk dua kecamatan ini nantinya, desa-desa kecamatan dalam Kabupaten Pontianak aja masih banyak yang belum diperhatikan. Contoh Jalan Bangkam Desa Bukit Batu

Kecamatan Sungai Kunyit yang kebetulan berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang, sampai saat ini belum pernah tersentuh. Padahal disana sumber tambang golongan/type C (batu pasir dan sebagainya) untuk kepentingan pembangunan pesisir.

Lebih baik Bapak fokus membangun ket-ertinggalan. Coba Bapak pikirkan, berbuat-lah agar Bapak kami kenang selamanya. Tu-han memberkati Bapak sekeluarga, Amin. Dari Antonius Amsar, putra Bangkapm asli. Thanks Equator, sukses selalu.

08575072888415-2-2012 19.30

Kamu pintar tapi otakmu xxxh bro, dan bohong lagi. Siapa di belakang kamu bro, aja ada, nanti aku mau bernyanyi dengan judul anbas. tunggu kaset barunya.

08524609830416-2-2012 12.33

Kalaulah masih ada jual beli hukum di negara kita, dan selagi oknum penegak hukum berlindung di balik hukum, dan lembaga hukum dilindungi penguasa. Menjadi korban penzoliman hukum adalah rakyat kecil dijadikan korban dan rekayasa hukum.Oknum penegak hukum salah, tidak

sama sekali tersentuh dan terjerat hukum. Beginilah nasib rakyat kecil yang jelas buta hukum, dan oknum penegak hukum merajalela merekayasa hukum. Ayo kita lawan dan tegakkan reformasi hukum di bumi NKRI.

08534749573517-2-2012 12.50

INTERAKTIF

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono.Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Mis-rawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Samsul Arifi n.Umum dan Personalia: Djailani Kasno.Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Kota Pontianak: Kiki Supardi, Sahirul Hakim, Taufi q. Kubu Raya: Yuniardi. Biro Mempawah: Alfi Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Biro Sing-kawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sang-gau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria. Website: Hendra Ramawan. Keuangan: Nurbani (Koord), Julia Novitasari. Iklan:A Jaiz (Koord) Uray Kamaruzaman, Darussalam, Jenggo, Deny A . Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Kiki Rizky. Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Min-ggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Perce takan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

Jawa Pos Media Group

Harian

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Senin, 20 Febuari 20122

Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: [email protected]

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun k omentar Anda tentang la ya nan umum dalam kolom SMS Inter Aktif. Untuk SMS yang be lum di muat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta. HP : 081345479682HP : 081345479682

Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS.

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press.

Radikal dan Damai

EQUATORIAL

Islam artinya damai dan selamat. Akan tetapi ada sebagai orang yang mengatasnamakan Islam untuk menghantam kelompok lain. Mungkin karena itu, Nah-dlatul Ulama (NU) memproklamirkan “perang” terhadap paham Islam garis keras.

Bagi sebagian orang, fundamentalisme Islam dua tarikan berseberangan, masalah ideologisasi dan politis. Dan, Islam selalu akan berada di tengahnya. Fundamentalisme secara serampangan dipahami bagian substansi ajaran Islam. Sementara fenomena politik dan ideologi terabaikan.

Memahami Islam itu aktivitas kesadaran konteks sejarah, sosial dan politik. Demikian juga dengan me-mahami perkembangan fundamentalisme Islam. Tarikan politik dan sosial telah menciptakan bangunan ideologis dalam pikiran manusia. Islam tidak pernah menawarkan kekerasan atau radikalisme. Pengartian sepotong-po-tong ayatlah—diduga—munculnya radikalisme itu.

Persoalan radikalisme selama ini hanyalah per-maianan kekuasaan yang mengental dalam fanatisme akut. Dalam sejarahnya, radikalisme lahir dari persi-langan sosial dan politik. Radikalisme Islam Indonesia merupakan realitas tarikan berseberangan itu. Solusi alternatif terbaik menghadirkan Islam yang damai, men-jadi persoalan bersama umatnya. *

Pribahasa Itu Pribahasa Itu Menyimpan Menyimpan Kemunafi kanKemunafi kan

Kesejahteraan, keamanan dan pemerataan pembangunan menjadi impian se-luruh warga Kalbar. Melalui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalbar, yang bakal digelar bersamaan dengan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Singkawang, diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu mewujudkan keinginan tersebut.Tahapan pemilukada seperti dikatakan Ketua KPU Kalbar AR Muzammil akan

berlangsung selama 8 bulan, dimulai April 2012. Berdasarkan draf tahapan yang telah disusun KPU, putaran kedua dijadwalkan awal November 2012. Figur-fi gur yang berambisi meraih kursi pemenang pemilukada pun mulai

menebar pesona. Tentunya dengan gaya dan caranya masing-masing. Kita se-bagai pemilih juga bebas menentukan pilihan hati, kepada siapa amanah akan kita percayakan. Apa komentar Anda?

Tidak mungkin maju pilgub. Tak punya biaya buat cetak kalender dan buat tim sukses.

0853471267687-2-2012 13.45

ANGGAPANT

ASALAH KITAM

Rumah SakitRS. Soedarso 737701RS. St. Antonius 732101RS. YARSI 739685

Poltabes Ptk 734900Polsek Ptk Kota 7558880Polsek Ptk Barat 774766Polsek Ptk Selatan 736184Polsek Ptk Timur 742910Polsek Ptk Utara 883126

Din Kebakaran Kota 730897PMK PB 736344PMK Bintang Timur 585511PMK Merdeka 7171666PMK Sei Raya 7159596

TELEPON PENTING

PDAM

Pemadam Kebakaran

Polisi

PDAM 767999

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAKDI PONTIANAK

Dikeluarkan 27 Januari 2012

Jenis Komodi� Distributor (Rp)

Eceran (Rp)

Doc Broiler Final Stock/ekorBroiler Hidup/Kg Ayam Buras Hidup/KgDaging Sapi/KgDaging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Starter/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/Kg Pakan Pedaging Finisher/Kg Kulit Sapi/Kg Kulit Kambing/Lembar

8.00022.00035.00067.500 65.00070.00016.500

5.500 5.4004.2506.0005.800

--

8.50024.00040.00072.000 70.00080.00018.000

5.700 5.6004.5006.5006.000 7.500

20.000

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar

Page 3: 20 Februari 2012

Tertibkan Gudang Liar

Senin, 20 Februari 2012PRO PONTIANAK3�Aspirasi Warge Kote Pontianak

Sampaikan pujian, kritik, saran dan komentar Anda terkait pem-bangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum. HP: 0813-4547-9682Sutarmidji. DOK

Aktivitas Gudang milik CV Indo Prima sudah mendapatkan teguran, namun tetap saja beroperasional. DOK

PONTIANAK. Ketua Komisi A DPRD Kota Pontianak H.M Fauzie SSos meminta, Pemkot Pontianak tidak tebang pilih ketika melakukan penegakan Perda. Termasuk menertibkan gudang liar yang ada di Jalan Gajahmada dan Tanjung-

pura.K a r e n a k e -b e r a d a an g u -dang liar di dua kawasan itu, tak jarang mengaki-batkan kemacetan cukup panjang di dua ruas jalan

tersebut. “Kita sudah pernah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua lokasi itu, untuk menertibkan gudang yang masih ada pada jalan strat-egis Kota Pontianak hingga mengakibatkan kawasan itu semrawut dan macet,” yakin-nya. Hanya memang, sampai hari ini dirinya tidak mengeta-hui persis, mengapa gudang-gudang tersebut hingga kini masih belum tersentuh petu-gas penertiban. “Selama ini pemerintah selalu rutin men-ertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), tapi minim aksi kalau

berbicara pener-

tiban pergudangan. Padahal di Jalan Gajahmada dan Tanjung-pura masih ada gudang, dan seringkali membuat kemacetan arus lalu lintas,” terangnya.Ini katanya bukan tanpa ala-san, mengingat banyak warga mengadukan masalah ini, sehingga mau tidak mau kita bahas serius. “Sejauh ini sesuai aturan, terdapat dua kawasan yang bisa digunakan untuk pergudangan, yaitu kawasan Jeruju dan Pontianak Utara. Sedangkan Jalan Gajahmada dan Tanjungpura hanya bisa menjadi tempat transaksi dan stock dalam jumlah kecil,” jabarnya.Kebijakan mengalihkan gu-dang di dua lokasi, karena ruas Jalan Gajahmada dan Tanjungpura terlalu pa-dat. “Belum lagi bicara parkir kendaraan di toko-toko se t empa t . J ika dit-ambah

pergudangan pastinya me-nambah parah kemacetan,” paparnya.Mirisnya, menurut Fauzie, bangunan yang di sulap men-jadi gudang ini sebenarnya sudah diketahui para petugas. “Sewaktu kita melakukan Sidak, para pemilik gudang ti-dak bisa memperlihatkan izin mereka. Malah pada waktu itu, petugas dari Satpol PP juga ikut hadir,” ucapnya.Namun disisi lain, Pem-kot selalu membusungkan dada ketika menertibkan PKL. Hanya sayang, ketika harus menertibkan pergudangan ilegal para petugas sepertinya tidak kuasa. “Kalau bicara aturan, jelas perbuatan yang dilakukan pemilik gudang melanggar. Tetapi sampai sekarang belum ditindak te-gas,” katanya lagi.Penertiban gudang yang tidak mengantongi izin mut-lak dilakukan. Selain bisa membuat macet arus lalu lintas, aktivitas bongkar muat di tepi jalan jelas bisa mem-bahayakan pengguna jalan. “Sudah tak punya izin, ganggu arus lalu lintas lagi. Mengapa

tetap saja dibiarkan.

Kita minta ketegasan dalam rapat yang akan datang. Jika tidak mau ditertibkan, jan-gan tertibkan PKL juga, biar adil,” ingatnya. Sebab bicara kebijakan yang pilih kasih, hanya akan membuat pre-seden buruk bagi pemerintah. Karena seolah-olah pemerin-tah membiarkan aturan yang sudah ditetapkan. Seharusnya pemerintah bertindak jauh-jauh hari, agar area padat itu tidak dijadikan pergudangan ilegal yang pada akhirnya menjadi kebiasaan hingga susah untuk ditertibkan.Sementara itu, Kepala Sat-pol PP Kota Pontianak, Syarif Saleh Alkadrie, ketika hen-dak di konfirmasi telepon selulernya tidak aktif. Bahkan SMS yang dikirim awak reda-ksi pun tak kunjung di balas. (ton)

Kopi PancongKopi PancongCerita Tentang korupsi,

sudah jadi kisah di re-publik ini. Tapi korupsi yang melibatkan orang-orang baik, telah menjadi penyakit yang meng-gerogoti manusia dalam kehidupan sehari-hari. Korupsi sekali lagi mem-butakan para pejabat, penguasa dan mereka yang berlabel orang baik. “Berasal dari bahasa latin korupsi

adalah corruption, dari kata kerja cor-rumpere yang artinya busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalikkan, menyogok. Jadi korupsi adalah se-bagai perilaku pejabat publik, baik politikus atau politisi maupun pega-wai negeri,” kata Fuizi, anggota HMI Cabang Pontianak.Kendati begitu, perilaku korupsi

telah merajalela dan terjadi secara sistematis. Suap menyuap demi kelan-

caran proyek menjadi sesuatu yang dianggap lumrah atau lazim, dan tak melanggar norma dan pranata sosial. F u i z i j u g a men -

gatakan, aneh bin ajaib, mungkin ini yang dise-but mencuri uang rakyat di rumah sendiri dan mereka (koruptor) dike-nal sebagai tikus dalam

karung. “Akibat perilaku para koruptor tersebut, membuat negeri ini terpuruk dan berada pada posisi buntut sebagai negara terkorup,” jelasnya.Tapi siapa sangka, seseorang

yang selalu busuk tetap saja harum. “Seorang teman saya pernah berujar. Jika koruptor bisa dikategorikan poli-tisi busuk. Penampilan mereka harum. Tapi kemana-mana bawa sampah dan secara moralitas mengkhawatirkan,” tuturnya seraya tertawa. (hak)

Fauzi

Jalan Husein Hamzah HancurAssalammualaikum, pak jalan Husein Hamzah hancur lebor dikerjekan tapi tak lama hancur lagi. Ya begitu la care orang pintar cari duit. Bertahun-tahun jalan tak pernah genah, dik-erjekan tak lama hancor lagi. Padahal die tu tau, bagaimane jalan bise tahan lamak, tolong diperhatikan pak Tarmidji yang terhormat. Terima kasih. Kalau orang seperti gini nanti bertang-gungjawab di hadapan Allah karena tak amanah. +6282152538131 16-02-2012 22.14

Jawab Pak WaliMohon maaf mas. Anda kayaknya sudah beberapa kali kirim SMS nadanya sinis semua tentang jalan. Kayaknya mas mirip kontraktor jalan yang kecewa gak dapat proyeknya. Harus pahami dulu dong mas. Itu jalan ditangani PU Provinsi, karena Jalan Provinsi dan akan lanjut lagi tahun ini. Gak gampang mas perbaiki jalan, dan gak mungkin dengan dana yang terbatas kita bisa tangani semua jalan yang ada. Agar mulus semua. Jadi ya bertahap. Mas cari aja daerah yang jalannya mulus semua, lalu beritahukan ke saya dan kita akan belajar. Kalau perlu, mas sendiri ikut. Saya sependapat yang mempermain-kan proyek jalan akan mempertanggungjawabkan apa yang dia buat. Tapi untuk orang yang selalu menyalahkan orang secara subjective saya doakan sakit gigi terus-terusan.

Layangan AncamNyawa Pengguna Jalan

Pak Walikota yang terhormat. Saya sangat resah dengan orang main layang-layangan, kemaren aja di Siantan, hampir saja seorang pengemudi motor hampir putus lehernya terkena tali layangan. Saya berharap secepatnya Pemkot merazianya, kalau bisa ambil tindakan keras. Atas waktu dan perhatian pak wali, kami mohon jawaban pak wali. +6282153880620 17-02-2012 14.57

Jawab Pak WaliIya tuh pak. Saya juga heran. Begitu di razia, disita layangan-nya, begitu juga orang tetap ramai main layangan. Sebetulnya main layangan kalau di tempat lapang, tidak menggunakan kawat dan benang gelasan, mungkin kurang juga bahayanya. Sekali pun main layangan menggunakan apa pun dapat mem-bahayakan orang lain. Baik bapak akan kami tangani dan lakukan razia terpadu. Kalau perlu bapak lapor aja ke aparat berwajib. Kalau ada pemain layangan yang membahayakan masyarakat. Bagus kalau mau main layangan cukup layangan hias aja.

Ruas Jalan Sering Macet

PONTIANAK. Walikota Ponti-anak, H Sutarmidji SH, MHum mengakui, lebih setuju bila rencana pembangunan ferry penyeberangan berada di ka-wasan nipah kuning, ketimbang membangun di pusat kota. Selain bisa mempercepat pem-bangunan, sarana penyeberan-gan di Nipah Kuning memang sudah dipandang perlu.“Ki ta s iap membangun ferry penyeberangan, tetapi itu untuk di Nipah Kuning. Supaya ada gejolak pem-bangunan baru,” katanya.Selain di Nipah Kuning, ka-wasan Wajok Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak juga harus masuk

dalam peta pembangunan ferry penyeberangan tersebut. “Kita ingin, muncul kawasan pertumbuhan perekonomian baru, sebagai penyangga Kota Pontianak. Jangan semua me-numpuk di Pontianak,” ujarnya.Dikatakan Sutarmidji juga menawarkan, lokasi strategis bila penyeberangan berada di tengah-tengah tiga daerah meliputi Kota Pontianak, Ka-bupaten Pontianak dan Kabu-paten Kubu Raya.“Nantinya kita akan buat ak-ses jalan kesana. Kita ingin, pel-uang ini ditangkap Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak. Kita tidak perlu keluar anggaran besar, tinggal cari investor saja.

Nantinya kita bagi hasil, saya yakin keuntungan akan besar dan ini juga bermanfaat bagi warga ketiga daerah tersebut,” terangnya. Kendati begitu, Sutarmidji mengakui, masih belum ada pembicaraan formal, mengenai rencana pembangu-nan jembatan penyeberangan yang bisa menjadi kawasan baru tersebut. Kalau pun ada, pembicaraan masih sebatas informal dan baru dilakukan dengan Bupati Pontianak. “In-formal sudah, hanya memang formal belum. Saya harap pelu-ang ini bisa dimanfaatkan se-baik mungkin,” ucapnya.Sebelumnya, anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Pontianak,

Sugiri Aswat, SH, menuturkan pembangunan sarana penye-berangan memang terbentur oleh lahan. “Kalau untuk di Kecamatan Pontianak Barat sudah ada lokasinya, tetapi untuk di Kecamatan Pontianak Utara masih belum ada. Jika pun ada lahan itu sudah masuk wilayah Kabupaten Pontianak,” terang mantan anggota Komisi B DPRD Kota Pontianak terse-but. Lokasi untuk Kecamatan Pontianak Barat diakui Aswat, akan berada di Rumah Hewan Potong (RPH) sapi. Hanya memang untuk lokasi di Keca-matan Pontianak Utara yang menjadi masalah. Sebab lahan disana sudah terlalu padat.

“Kalau harus menggusur rumah warga, tentu biaya yang dikeluarkan begitu besar untuk pembebasan lahan. Makanya saya pikir, solusi terbaik su-paya ferry di bangun di KKR dan Kabupaten Pontianak. Tujuannya agar disana juga lebih cepat berkembang,” yakin Aswat.Sebab menurut Aswat, berdir-inya lokasi penyeberangan di dua kawasan itu, dapat men-dorong lebih cepat proses pem-bangunan disana. “Begitu ferry dibangun, saya yakin pemban-gunan akan lebih cepat. Bukan itu saja, investasi di bidang property akan semakin menin-gkat,” terangnya. (ton)

Ferry Strategis di Nipah Kuning

Page 4: 20 Februari 2012

KALBAR RAYA4 Senin, 20 Februari 2012

Graha Pena Equator Lt 3 Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Kubu raya

L A R I SL A R I SIKLAN BARISIKLAN BARIS

Pemasangan iklan Hub :0561 - 79113220561 - 7911322

Tarif Iklan BarisTarif Iklan BarisRp. 7.000/baris

Min 3 Baris, Max 5 baris(1 Baris 42 Karakter)

Tarif Paket UmumTarif Paket Umum30 x Rp. 200.00021 x Rp. 150.00014 x Rp. 125.0007 x Rp. 100.000

SUZUKI MOBILTERMURAH DARI YANG TERMURAHCASH BACK s / d 25 JT

DENNY

Type Dp AngsuranPICK UPPICK UP R Rp. p. 14.050.000.- R14.050.000.- Rp. p. 2.583.000.-2.583.000.-APV APV R Rp. p. 17.970.000.- R17.970.000.- Rp. p. 4.220.000.-4.220.000.-EEstilostilo RRp. 15.040.000.- p. 15.040.000.- RRp. 4.640.000.-p. 4.640.000.-Splash GL Splash GL RRp. 15.210.000.- p. 15.210.000.- RRp. 4.260.000.-p. 4.260.000.-Sx4Sx4 RRp. 27.460.000.- p. 27.460.000.- RRp. 5.810.000.-p. 5.810.000.-SWIFTSWIFT RRp. 22.050.000.- p. 22.050.000.- RRp. 5.000.000.-p. 5.000.000.-Grand Vitara Grand Vitara RRp. 35.540.000.- p. 35.540.000.- RRp. 8.190.000.-p. 8.190.000.-

0 8 5 2 5 2 4 5 2 3 8 10 8 5 2 5 2 4 5 2 3 8 1

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

DITANGANI LANGSUNG OLEHSHINSHE MURSYID AL MUDAWALI

HP. 081345500116Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19Samping Ramayana Mall Pontianak

Buka: 08.00-20.00 WIB

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

THERAPY

JOHANES 0812566061250561 753897 7

Proses

MUDAH & CEPAT

SWIFT-APV-SX4-X OVER

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Kunjungi Workshop Kami :Kunjungi Workshop Kami :

• Lebih 1000 Model Undangan Terbaru• Lebih 1000 Model Undangan TerbaruMelayani :Melayani :

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital PrintingDigital Printing

• Aneka Souvenir Kawinan • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) ( Ratusan Model Ready Stock)

PERCETAKAN ANUGRAHPERCETAKAN ANUGRAHJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakTelp. (0561) 7057240, 7537420Telp. (0561) 7057240, 7537420(Depan Supermarket Asoka Baru)(Depan Supermarket Asoka Baru)

PERCETAKAN ADIPERCETAKAN ADIJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariNo. 21 Pontianak Telp. 7183366, No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

Undangan && SouvenirSouvenircetakcetak

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota- Pengiriman Barang

ARIS Transportasi

Sintang : Hp :

082152599899085750111101( Pasar Inpress)

Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655Hp : 081256271689 081257488955PontianakKantor Pusat :Jl. Tabrani AhmadKomp : Hasia Permai No. B 8

Pontianak - Sintang PPPontianak - Sintang PPMenjual :

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak(Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

PD. ANEKA BATU ALAM

Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator

Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229

Referensi PromosiDunia Usaha

TERPERCAYA

SEDOT WC

Fasilitas : Fasilitas : � � Selang baru tanpa bau Selang baru tanpa bau � � Pengalaman 25 th di bidang WC. Pengalaman 25 th di bidang WC. � � Juga menerima servis AC Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor) (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

EKO SERVICEEKO SERVICE

HUB TELP. 7089235

Rp. 950.000,-Rp. 950.000,-

280 jt

Cashback s/d

25 jtCashback s/dCashback s/d

2525 jt jt

194 jt

Hubungi: ROBBYHp: 081345517808 / 081522706669

Jual Beli Alat Musik SecondJual Beli Alat Musik Second

Proses Mudah dan Cepat

DPMURAH

RANGER RAS CABINRANGER RAS CABIN

FORD FIESTAFORD FIESTA

BiroIngin berlangganan Harian Equator di Bengkayang Hub : 085288031117Ingin berlangganan Harian Equator di Melawi Hub : 0568-22069Ingin berlangganan Harian Equator di Pemangkat Hub : 085386731285Ingin berlangganan Harian Equator di Sintang. Hub : 081345184340Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525 Ingin berlangganan Harian Equator di Singkawang Hub: 081256056477Ingin berlangganan Harian Equator di Sambas. Hub : 085245698977

Dicari kryawan wanita penjualan max 25th, Avimedia, Setia Budi 61A. Hub : 0811568550

Lowongan

Ukuran 8 x 22 M2 Jl. Sepakat Gg. Razak Kelurahan Sampit ketapang. Sertifi kat HM Hub: 085245109927 Jl. Ayani II Gg. Wonodadi II 10m x 20 m Cash/kredit Hub : 081345019682

Jual Tanah

Jual MobilDaihatsu Type Oplet Th 91 Hrg 15 Jt nego Hub: 085245060382Grand Vitara Matic th’07 wrn Silver Hrg 212jt (nego). Hub: 7092490

Perumnas II, Gg Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (me-teran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub : 08125726674/0813459797844KT, 2LT, Fas: PLN 2200W, PDAM, Garasi. Jl H Rais A Rahman Gg Ama-lia No 8. Hub: 0852 451 09927

Jual Rumah

Dana Cepat untuk modal Usaha Hub : 0561-7910917Bantuan modal Usaha UKM maksimal 20 jt info klik www.ugminside.comButuh Dana cepat gadaikan BPKB, Proses mudah cepat, aman bunga bersaing Hub : 08125778395

Bantuan Modal

Mengatasi Masalah Kebutuhananda akan kendaraan dan Dana cepat

1 Jam Cair99% di Setujui

Mobil masih Kredit tapi perlu Dana Tambahan/data di bantu jual-beli & Gadai- Mobil Bekas- Cover Seluruh Kalbar

DANA CEPAT

Hubungi :082156027610

KAMARUDIN

TYPE DP ANGSURANPICK UPPICK UP 14.050.000.- 2.583.000.- 14.050.000.- 2.583.000.-APV APV 17.970.000.- 4.220.000.- 17.970.000.- 4.220.000.-SX SX Over Over 27.460.000.- 5.810.000.- 27.460.000.- 5.810.000.-Karimun Estillo Karimun Estillo 15.000.000.- 4.640.000.-15.000.000.- 4.640.000.-SplashSplash 15.210.000.- 4.260.000.- 15.210.000.- 4.260.000.-

0821 5000 39990821 5000 39990813 4536 37770813 4536 3777

iKLANBARis Equatornews.com

DP DP 10% 10% S/d S/d 4 4

ThTh

DODY 08125608423, 0561-7565151

G r a n d Grand MaxGrand MaxPU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

XeniaXenia

HONDA KAWASAKISUZUKIYAMAHA

JUAL-BELI SEGALA MERK MOTORSEGALA MERK MOTORBARU & SECOND

* Discount Angsuran 3 Bulan* Cash Back Rp. 300.000* Proses Cepat* Mutu Terjamin

TIARA MANDIRI MOTORJalan Raya Kuala Dua

TELP : 0561 - 7586969HP : 0812 5763465

TERIMA GADAI

BPKB

Nomor Urut Ciderai Demokrasi

PONTIANAK. Pemerintah me-lalui Mendagri mengusulkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang tidak lagi berdasarkan suara terbanyak, namun dikembalikan pada sistem nomor urut. Wacana itu cukup dilematis, bahkan dianggap mencederai nilai-ni-lai demokrasi. Terkait usulan tersebut, sejumlah legislator Kalbar angkat bicara. Anggota DPRD Kalbar, Tony Kurniadi ST menegaskan, Pileg berdasarkan nomor urut jelas mencederai nilai-nilai demokrasi yang telah terbangun di tengah masyara-

kat. Hal itu itu merupakan se-buah kemunduran dari proses demokrasi di negeri ini.”Usul tersebut jelas merugi-

kan. Di masyarakat sudah ter-bangun nilai-nilai demokrasin-ya. Sudah seharusnya kalangan legislatif di Senayan menolak usul tersebut, yakni mengem-balikan Pileg seperti dulu,” tegas legislator PAN ini.Anggota DPRD Kalbar,

Andry Hudaya Wijaya SH MH menanggapi usul tersebut dengan santai. Meski Legisla-tor Partai Golkar ini menilai wacana itu cukup dilematis.

Menurutnya, keinginan untuk mengembalikan sistem Pileg ke sistem nomor urut, barang-kali didasarkan pada beberapa kejadian.Dia mencontohkan, dimana

seorang legislator yang duduk di lembaga legislatif cenderung kurang loyal terhadap partai yang telah mencalonkannya. Karena ia merasa bahwa dirin-ya dipilih oleh suara mayoritas di suatu daerah pemilihan.”Kalau ada kejadian seperti

itu, ya memang partai yang dirugikan. Meskipun sebena-rnya masih ada cara-cara yang

bisa digunakan untuk men-ertibkan kader partai yang bertindak demikian, melalui berbagai aturan organisasi,” ujar Andry. Politisi daerah pemilihan Ketapang-Kayong Utara ini menambahkan, se-benarnya aturan suara terban-yak juga mempunyai tujuan. Salah satunya agar seorang legislator memiliki hubungan psikologis yang kuat den-gan konstituennya dan ikatan moral yang semakin kuat untuk bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan aspirasi ma-syarakat yang diwakilinya.

Jadi, Andry melanjutkan, sebenarnya kembali kepada masing-masing pribadi seorang politisi. Ketika duduk di lem-baga legislatif untuk men-jalankan sebaik-baiknya tang-gung jawab. Khususnya kepada konstituen dengan maksimal dan tetap menjaga loyalitas kepada partai politik sebagai tempatnya bernaung.“Sebagai seorang politisi

barangkali lebih bijaksana kalau kita mempersiap diri sebaik-baiknya untuk lebih mengenal dan dikenal oleh masyarakat di daerah pemili-

han kita. Sehingga kita semakin mengetahui hal-hal yang pent-ing untuk diperjuangkan, demi memperbaiki kondisi masyara-kat di daerah kita. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,” ucap dia.Tentunya, Andry mengakh-

iri, dengan tetap menunjukan kerja keras, pengabdian dan dedikasi kepada Partai Politik yang telah atau akan men-calonkannya. Agar sebuah Parpol semakin mampu men-jadi kekuatan demokrasi yang bekerja untuk kepentingan rakyat. (jul)

SINGKAWANG. Ibu-ibu yang bekerja atau disebut wanita karir di Kota Singkawang diminta untuk tidak mengabaikan pem-berian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif atau menyusui anaknya hingga berusia enam bulan. “Tidak ada alasan

tidak bisa memberikan ASI eksklusif, termasuk

alasan karena ibu bekerja. Kecuali alasan medis, misalnya adanya kelainan dan sudah segala upaya tidak bisa memberikan ASI pada bayinya,” kata Ny Elisabeth Majuyetty Hasan Karman, Duta ASI Kota Singkawang kepada wartawan, kemarin (16/2).Emma‒sapaan akrab Ny Elisabeth Ma-juyetty Hasan Karman‒menyampaikan hal tersebut, karena merasa prihatin dengan maraknya wanita karir yang tidak bisa mem-berikan ASI Eksklusif.Padahal, jelas dia, ASI merupakan konsumsi paling sempurna bagi tumbuh kembang bayi. “Oleh karenanya, meskipun bekerja di luar rumah, ibu harus tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya,” kata Emma.Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sing-kawang ini memaparkan, pola pemberian makanan terbaik bagi bayi dan anak, sesuai yang direkomendasikan Organisasi Kesehat-an Dunia (WHO), yakni memberikan ASI sejak lahir hingga berusia enam bulan.Setelah enam bulan, bayi juga diberikan makanan pendamping ASI dan tetap mem-berikan ASI hingga usianya 24 bulan. Hal ini hendaknya benar-benar diperhatikan wanita karir.“Sayangnya ibu pekerja, terutama di sek-tor formal, seringkali mengalami kesulitan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Karena keterbatasan waktu dan ketersediaan fasilitas untuk menyusui di tempat kerja,” kata Emma.Dampaknya, tambah dia, ibu-ibu tersebut terpaksa beralih ke susu formula dan meng-hentikan pemberian ASI Eksklusif. “Dibu-tuhkan perhatian yang memadai agar status ibu yang bekerja tidak menjadi alasan untuk menghentikan pemberian ASI eksklusif,” tegas Emma.Perhatian khusus yang dimaksudkan Emma tersebut, di antaranya mengharapkan para pengusaha atau pemilik usaha, baik milik pemerintah maupun swasta menyediakan waktu kepada ibu untuk menyusui bayinya pada jam kerja. “Ini untuk mendukung pro-gram pemerintah dalam mewujudkan pem-berian ASI Eksklusif,” jelasnya.Emma mengatakan, ke depan diharapkan pemerintah, perusahaan dan lainnya menye-diakan tempat untuk menyusui seperti Ruang ASI. Sehingga memungkinkan ibu menyusui memberikan ASI eksklusif. “Apabila kondisi tempat kerja memungkinkan untuk memba-wa bayinya. Bila tidak memungkinkan, henda-knya disediakan sarana untuk memerah dan menyimpan ASI. Sehingga nanti ASI itu bisa dibawa pulang,” pungkasnya. (dik)

Wanita Karir Jangan Abaikan ASI

PONTIANAK. Terbitnya Permen ESDM Nomor 7/2012 yang memberlakukan laran-gan ekspor bahan tambang mentah sebelum tahun 2014, bakal mengejutkan pemerintah daerah, karena kehilangan pemasukan. Bahkan perusahaan tambang dapat

terjungkal, karena belum memproduksi bahan jadi atau setengah jadi. Seperti di Kalbar, di mana seluruh perusahaan tambang baru mampu memproduksi bahan tambang mentah.“Itu dampak yang ditimbulkan dalam

jangka pendek,” ungkap Prof Dr Eddy Suratman, Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Tanjungpura. Dikatakannya, dalam jangka pan-

jang, sebenarnya aturan tersebut sangat positif. Karena investor ha-rus membangun pabrik pen-golahan di

daerah, yang berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja. Agar tidak menimbulkan gejolak, pemer-

intah, pengusaha serta masyarakat perlu duduk satu meja untuk menyamakan per-sepsi. Kemudian bersama-sama menemui Menteri ESDM meminta adanya toleransi bagi Kalbar. “Ini yang harus dipikirkan pemerintah serta pihak terkait, bagaimana menyamakan persepsi dan menemui Men-teri ESDM meminta toleransi bagi Kalbar,” ungkap Eddy.Sebelumnya Rapat Kerja Komisi C DPRD

Kalbar, Kepala Di-nas Pertam-bangan dan Energi Kal-bar Agus

Aman Sudibyo menyebutkan, larangan ekspor bahan tambang mentah mulai diberlakukan tiga bulan kedepan. “Aturan tersebut memang lebih cepat.

Sementara daerah dan perusahaan belum siap,” ungkap Agus Aman. Sebenarnya dalam Undang - Undang

Nomor 4/2009 Tentang Minerba, laran-gan ekspor hasil tambang mentah baru diberlakukan tahun 2014 mendatang. Menyikapi hal ini, Dinas Pertamban-gan dan Energi mengupayakan untuk menemui Menteri ESDM. Meminta agar aturan tidak diberlakukan terlalu cepat. “Kita sudah mengajukan mengenai hal tersebut. Setidaknya tidak dalam waktu dekat,” harap Agus Aman. (dna)

Pemerintah Larang Ekspor Tambang

Ny Elisabeth Majuyetty Hasan Karman. IST

SAMBAS. Dewan Penasehat Pemuda Melayu, Kabupaten Sambas, Ir H Pra-basa Anantatur MH mengajak Pemuda Melayu turut serta memajukan Kabu-paten Sambas. Dijelaskan Prabasa yang hadir ber-

samaan dengan pelaksanaan Reses di Kabupaten Sambas, selaku anggota DPRD Provinsi Kalbar daerah pemili-han Kabupaten Sambas, dirinya men-gatakan, peran Pemuda Melayu sangat besar untuk mengangkat harkat dan martabat Melayu dan menjaga marwah Melayu. Caranya turut serta men-dukung program pemerintah yang prorakyat serta mampu memfasilitasi masyarakat.Prabasa mengharapkan

pengurus Pemuda Melayu Kecamatan Tebas yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanahnya dengan baik. Dapat mem-buat program kerja yang dapat mengangkat khasa-nah budaya Melayu serta melestarikan kesenian Melayu. “Buatlah pro-gram-program yang dapat membangkit-kan semangat dan prestas i Pemuda Melayu, sehingga mampu mengharum-kan nama Kabupaten Sambas,” ungkapnya. (edo)

Ajak Pemuda Melayu Bangun Sambas

Ir H Prabasa Anantatur

”Usul tersebut jelas merugikan. Di masyarakat sudah terbangun nilai-nilai demokrasinya. Sudah seharusnya kalangan legislatif di Senayan menolak usul tersebut, yakni mengembalikan pileg sep-erti dulu,”

“Sebagai seorang politisi barangkali lebih bijaksana kalau kita mempersiap diri sebaik-baiknya untuk lebih mengenal dan dikenal oleh masyarakat di dae-rah pemilihan kita. Sehingga kita semakin mengeta-hui hal-hal yang penting untuk diperjuangkan demi memperbaiki kondisi masyarakat di daerah kita. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,”

Tony Kurniadi Andry Hudaya Wijaya

Page 5: 20 Februari 2012

PEMILUKADA 20125 Senin, 20 Febuari 2012

Toyota Kijang innova G Tahun 2007

Warna hitam metalik

Honda All New CRV 2.0 A/T Tahun 2008

Warna abu-abu metalik

Honda All New City A/T Tahun 2007

Warna hitam metalik

Honda Jazz VTEE A/T Tahun 2007

Warna Merah Metalik

Honda Jazz Idsi A/T Tahun 2006

Warna Abu-abu metalik

Toyota Yaris S Limited A/T Tahun 2010

Warna Merah metalik

Toyota Avanza G Tahun 2008

Warna biru muda metalik

Toyota Kijang innova V A/T Tahun 2005

Warna hitam metalik

Toyota Fortuner G-Lixury A/T Tahun 2007

Warna silver metalik

Mitsubishi Strada GLS Turbo Tahun 2004

Warna hijau silver

Honda Jazz Idsi M/T Tahun 2004

Warna hitam metalik

Toyota All new Avanza G Tahun 2012

Warna silver/putih

Akupuntur

FS 1023Home Gym

Air Walker

Slimming Suit

FS 1022Magnetic Bike

New Black Power

Air Climber +Ozen Body Slimmer

FS 201Power Yoga

TS 802New Orbitrack

Platinum BikeFs Shaper

FS 1980Motorized Treadmil

Buruan !!! Cuci Gudang Stock Terbatas Barang Import Harga lokal

3.850 Hanya2.288Ribu

1.750 Hanya1.028Ribu

1.350 Hanya

598Ribu

6.350 Hanya3.238Ribu

4.150Hanya1.888Ribu

1.450Hanya

698Ribu

3.550 Hanya1.998Ribu

2.950 Hanya1.268Ribu

9.950Hanya4.568Ribu

1.290Hanya

888Ribu

1.960 Hanya1.148Ribu

6.550 Hanya3.828Ribu

SMS SMS 087883556888 087883556888

IDACHI STOREIDACHI STOREPROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak

Special Special PromoPromo

6060Tgl 15 Feb S/d 22 Feb 2012

DiscDisc S/dS/d

Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Melayani : Grosir dan EceranPesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Buruan !!! Stock Terbatas Buruan !!! Stock Terbatas Barang Import Harga Lokal Barang Import Harga Lokal

Singkawang. Sesuai tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), KPU akan memben-tuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sejak 24 Februari mendatang. Mereka yang dilantik akan mendapatkan gaji Rp 1 juta perbulan.“Jika sudah diangkat, setiap PPK

dan PPS akan bekerja sejak April hingga September mendatang dengan gaji Rp 1juta perbulan-nya,” kata Uray Nurzia, Ketua Di-visi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Singkawang kepada wartawan, Minggu (19/2).Nurzia menjelaskan, pembentu-

kan PPK dan PPS dalam pemiluka-da tidak lagi menggunakan sistem rekomendasi. Tetapi melalui tahap seleksi yang dilakukan KPU. “Ses-uai Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 63 Tahun 2009 tentang Pedoman

Penyusunan Tata Kerja KPU, untuk menjadi PPK maupun PPS harus melalui tahap seleksi, bukan lagi rekomendasi pihak kecamatan seperti pelaksanaan pemilu sebe-lumnya,” papar Nurzia.KPU Kota Singkawang meminta

izin seluruh camat dan lurah untuk menyebarkan pengumu-man tentang perekrutan PPK dan PPS. Harapannya, semua warga di se-tiap kecamatan dan kelurahan yang me-menuhi syarat dan lolos tes wawancara, serta tertulis akan dijadi-kan anggota PPK dan PPS di wilayahnya masing-masing. “PPK adalah panitia pemili-han tingkat kecamatan, jadi warga yang dari kecamatan Singkawang Barat misalnya, jika lolos tes dan memenuhi syarat, bisa menjadi anggota PPK yang nanti bertugas di Kecamatan

Singkawang Barat, begitu juga dengan PPS (tingkat kelurahan),” jelas Nurzia.Diantara syarat untuk menjadi

PPK dan PPS itu, tambah Nurzia, merupakan Warga Negara Indone-sia (WNI), berdomisili di wilayah kerja PPK dan PPS yang bersang-kutan, memiliki integritas, sehat

jasmani dan rohani den-gan melam-pirkan surat kesehatan dari pusk-e s m a s , t i d a k t e r sang -kut tidak

pidana, bukan anggota partai politik (Parpol)

atau selama lima tahun tidak menjadi ang-gota parpol. “Masalah

pendidikan tidak dise-butkan dalam peraturan tersebut, hanya saja yang bersangkutan harus bisa membaca dan menulis,”

katanya.Uray Nurzia menjelaskan, setiap

PPK akan ada lima orang, artinya di masing-masing kecamatan akan merekrut lima orang menjadi PPK. Sementara itu, untuk PPS, masing-masing tiga orang. “PPK di setiap kecamatan nantinya merekrut lima orang (6 kecamatan x 5 = 30 orang) kemudian PPS, di setiap kelurahan merekrut tiga orang (26 kelurahan x 3 = 48 orang),” jelas Nurzia.Tugas PPK dan PPS yakni

membantu menyelenggarakan semua tahapan penyelengga-raan di tingkat kecamatan dan kelurahan, diantaranya pemu-takhiran data, perbaikan, kemudi-an menerima dan menyampaikan daftar pemilih kepada KPU, men-gumpulkan hasil penghitungan suara di wilayahnya dan mengu-mumkan hasilnya, menyerahkan ke seluruh peserta, membuat berita acara serta membuat serti-fi kat dan beberapa tugas lainnya. (dik)

PPK dan PPS Digaji Rp 1 JutaPemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar

akan segera datang. Panggung politik telah dimulai sejak beberapa bu-lan yang lalu. Meski belum dimulai secara resmi, tapi ‘musim’ kampanye telah tiba. Baik kampanye par-tai politik atau kampanye calon legislatif. Tak hanya itu, kampanye untuk para calon gubernur sudah mulai memanas hingga mendekati hari H pesta demokrasi. Semoga dalam melaksanakan kampanye

politik pada pemilukada, para kandidat dapat melaksanakan kampanye damai. Dalam artian, dalam berkampanye henda-knya tetap menjaga suasana yang nyaman damai tentram bagi segenap warga.Alangkah membanggakan, bila kali

ini bisa melaksanakan pesta demokrasi dengan cara yang santun dalam berpoli-tik, sehingga rakyat tidak menjadi korban politik, karena ulah para politikus nakal yang cuma sekedar mencari dukungan, dan mendapatkan popularitas dukungan semata. Dan akhirnya melupakan rakyat yang menyerahkan kepercayaan sebagai wakilnya rakyat untuk periode lima tahun mendatang.Untuk itu, sebaiknya kita nanti harus

pandai-pandai memilih calon gubernur pada pemilukada kali ini. Jangan cuma memandang, mendengar obral janji, seperti kampanye jualan obat, iming-iming semata. Apalagi menerima tawaran para pembeli suara kita hanya demi kepentingan para kandidat pemilukada semata, yang akh-irnya kita sendiri yang menjadi korban oleh kita sendiri. Ciptakan kampanye damai pada tahapan pemilukada ini. Damailah dalam berpolitik, mari belajar bepolitik se-cara santun, meski politik memang identik dengan konspirasi, cara kotor, dan banyak pandangan negatif lainya.

Kampanye damai pemilukada yang sudah dilakukan oleh para parpol peserta pemilu, dan calon legislatif akan nampak hasilnya dalam beberapa hari ke depan. Banyaknya pengeluaran iklan, banner,

spanduk dan selebaran sangat diharapkan oleh para calon legislatif sesuai dengan jumlah suara yang akan didapatkan. Pesta ini akan benar-benar

dimulai, walaupun secara jujur masih banyak warga yang ber-tanya dalam hati, apa yang ha-rus dipestakan? Untuk siapakah pesta itu dilakukan dan dengan

tujuan apakah dilaksanakan pesta? Sebagai negara yang masih belajar dan terus bela-jar menciptakan sebuah iklim demokrasi yang baik, maka memang masih patut berbangga, karena masih diizinkan kem-bali menyelenggarakan pesta demokrasi. Menurunnya kepercayaan masyarakat, dengan ditandai banyaknya Golput pada pemilukada pada waktu lalu, memang sangat diharapkan tidak kembali terjadi lagi. Hingar bingar kampanye damai yang

pernah kita alami pada beberapa tahun silam, memang tidak kita jumpai pada kampanye kali ini. Sikap fanatis yang masih dilingkupi harapan besar akan perubahan pada tahun 1998 memang sudah tidak tampak lagi pada tahun ini, namun bukan berarti pesta demokrasi kehilangan rohnya. Masih ada banyak alasan untuk ma-

syarakat mengharapkan sebuah peruba-han yang nyata pada pemilu nanti. Ting-gal bagaimana para wakil rakyat yang terpilih nanti, masih dapat mengemban kepercayaan publik pada dirinya. Karena jika hal tersebut tidak segera dilakukan, maka kepercayaan masyarakat pada sebuah pesta demokrasi akan semakin menurun. (Sekretaris Pengembangan Sumber Daya Manusia Asrama Maha-siswa Kabupaten Sambas SM Tsjafi oed-din)

Kampanye Damai Pesta DemokrasiOleh: Ardiansyah

Siapa yang tidak mengenal melinjo? Melinjo (Gnetum gnemon L) termasuk tanaman berbiji terbuka (Gymnosper-mae), dimana daging buah ter-bungkus kulit luar. Biji melinjo yang telah tua berwarna merah tua merupakan bahan baku emping melinjo.Selama ini masih sebatas biji

melinjo yang menjadi bahan olahan, karena memiliki masa simpannya relatif lama dan bernilai ekonomis tinggi, salah satu olahan tersebut adalah emping. Emping melinjo sep-erti ditulis laman bisnisukm, adalah sejenis keripik yang dibuat dari biji melinjo yang telah tua.Tanaman melinjo banyak

manfaatnya, hampir seluruh bagian tanaman melinjo dapat dimanfaatkan terdiri dari daun muda, bunga, dan kulit lunak biji. Semua makanan yang

berasal dari tanaman melinjo mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi, selain kar-bohidrat juga mengandung lemak, protein, mineral, dan vitamin.Lalu, bagimana dengan

pemanfaatan kulit lunak bi-jinya? Selama ini kulit lunaknya hanya dijual dengan harga yang sangat murah, karena masa simpannya yang relatif rendah. Itupun kadang ber-

lebih yang biasanya hanya sebagai penghuni tong sampah alias sebagai limbah. Kulit ini biasanya hanya digunakan sebagai bahan beberapa ma-sakan misalnya sayur lodeh, oseng-oseng, sambal goreng dan yang lainnya.Karena pemanfaatannya

yang kurang maksimal dan tidak memiliki nilai ekonomis tinggi. Maka, perlu adanya al-ternatif pengolahan yang lebih baik yang bisa meningkatkan nilai jualnya serta bisa men-jadi peluang berbisnis limbah melinjo bagi masyarakat. Salah satunya adalah dengan mengo-lah kulit melinjo tersebut men-jadi keripik kulit melinjo.Bagaimana cara membuat-

nya? Keripik kulit melinjo dibuat dari kulit lunak biji melinjo, yang merupakan lim-bah pada pengolahan emp-ing melinjo. Cara pembuatan

produk ini cukup mudah, den-gan menggunakan alat-alat sederhana yang biasa terdapat di dapur rumah tangga. Bahan untuk membuat

keripik kulita melinjo, adalah kulit buah melinjo yang masih segar dan berwarna merah tua sebanyak 3 kg, gula merah 0,7 kg, bawang putih 15 siung, cuka (25%) sebanyak 10 ml, cabe merah 30 buah, daun je-ruk nipis 20 helai, ketumbar 5 sendok makan, sereh 5 batang, dan garam 25 gram.Menggunakan peralatan

kompor dan wajan, proses pembuatan keripik melinjo di-awali proses pembersihan. Ku-lit melinjo dipilih yang merah tua, dan tidak busuk. Kotoran seperti kerikil dan tanah harus dibuang. Kulit ini dicuci dengan air sampai bersih, kemudian ditiriskan.Proses pengeringan dimulai

dengan mencuci kulit melinjo hingga bersih, kemudian dije-mur sampai kering (kadar air di bawah 10%, atau dikeringkan dengan alat pengering). Tahap penggorengan, kulit melinjo yang telah kering digoreng di dalam minyak panas (suhu 170oC) sampai kering dan gar-ing (selama 5-10 menit). Ingat, untuk mempertahankan panas, kulit melinjo yang telah garing dan masih panas dimasukkan ke dalam termos agar bahan tetap panas.Kemudian, siapkan bumbu

yang terdiri dari bawang putih, daun jeruk, dan garam digil-ing sampai halus. Kemudian campuran ini ditumis dengan sedikit minyak sampai ber-bau harum. Sementara itu, gula merah diiris tipis, sereh dipukul sampai memar, dan cabe dibuang bijinya dan diiris tipis-tipis. Bahan-bahan ini

dimasukkan ke dalam bumbu yang sedang ditumis, kemudi-an ditambah dengan setengah gelas dan cuka. Pengadukan diteruskan sampai terbentuk adonan bumbu kental.Proses pembumbuan. Biji

melinjo yang telah digoreng

dan garing serta masih panas segera dimasukkan ke dalam adonan bumbu, dan diaduk secara cepat sampai tercam-pur merata. Lalu keripik kulit melinjo dikemas di dalam kan-tong plastik polietien, kemu-dian ditutup rapat. (bkm)

JENDELA USAHAMeraup Untung Dari Limbah Melinjo

Page 6: 20 Februari 2012

KEMEROSOTAN nilai-nilai luhur kehidupan, kini sudah mulai tampak. Budaya sopan, san-tun, saling menghargai dan menghormati dengan sendir-inya mulai luntur, terhapus oleh pengaruh perubahan zaman yang semakin lama terus meng-gerogoti sikap dan sifat manusia sebagai makhluk sosial.Bilamana hal ini terus dibi-arkan, tanpa ada upaya untuk mengubahnya ataupun mence-

gahnya, sudah barang tentu akan menjadi malapetaka bagi kelangsungan kehidupan manusia. Wakil Bupati Kayong Utara Ir H Muhammad Said mengajak seluruh ka-langan masyarakat Islam, untuk meningkatkan kembali nilai-nilai kehidupan yang Islami.Nilai-nilai kehidupan yang dimaksud tentunya tidak hanya bagi kalangan umat Islam itu sendiri. Akan tetapi juga menyentuh bagi umat-umat lainnya sehingga kita yang hidup berdampingan selalu aman, rukun dan damai.Pondok Pesantren Nurul Hasani Teluk Batang, sebagai salah satu wadah yang melahirkan generasi Islam diharapkan dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki tentunya ketika terjun di masyarakat, nantinya mampu membangkitkan kembali nilai-nilai kehidupan yang Islami. Di samping itu, keberadaan pondok pesantren ini dapat menyukseskan visi dan misi Pemerintah Ka-bupaten (Pemkab) Kayong Utara, yakni terwujudnya harkat dan martabat masyarakat Kabupaten Kayong Utara yang beriman, sehat, cerdas, dan sejahtera.Sesuai dengan tema peringatan Maulid Nabi Mu-hammad SAW 1433 Hijriah di kompleks pesantren yang tak jauh dari Pelabuhan Teluk Batang ini, yaitu “Melahirkan Kembali Nilai-nilai Kehidupan yang Isla-mi” memang sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk membangkitkannya.Hal ini bisa kita lakukan, misalnya dengan meninggalkan nilai-nilai kehidu-pan yang kurang baik, kita perbaiki mental-mental yang kurang baik dan menumbuhkan kembali rasa saling menghormati dan menghargai.Hidup ini akan terasa indah bilamana sifat-sifat baik ini mampu kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya, keberadaan Pondok Pesantren di tengah-tengah kita harus mampu mewarnai kehidupan ini menjadi indah dan sesuai dengan fungsinya juga dapat menjadikan Kabupaten Kayong Utara berkembang cepat kemajuannya. Di mana dalam pendidikan Pondok Pesantren, murid-muridnya tidak hanya mendapatkan pendidi-kan agama tetapi juga menerima pengetahuan dan keterampilan-keterampilan yang tentunya menjadi bekal bagi generasi itu agar hidup mandiri namun tetap dalam tuntunan agama.Memang tidak mudah untuk mewujudkannya, namun inilah yang menjadi harapan kita, yakni mewarnai atau menjalani kehidupan ini dengan nilai-nilai dan tuntunan agama. (lud)

GELIAT KAYONG UTARA Senin, 20 Februari 20126�padah bertuah

Keluhuran Nilai Kehidupan Islami

SAMBUNGAN......................................................................................................................... dari halaman 1Jangan Asal

“Sebelum kemerdekaan negara ini, para kyai kumpul untuk membuat negara sendiri yaitu republik. Ketika kumpul, dibahas dulu apa hukumnya. Karena masyarakatnya may-oritas Islam sudah dianggap negara Islam. Setelah itu dibuat dasar-dasarnya yang kita kenal sekarang dengan Pancasila. Ngukurnya gampang, coba dari sila pertama sampai lima ada tidak yang bertentangan dengan Islam. Jika tidak ada, selesai itu buatan NU,” tutur Marsudi panjang lebar.Terpisah, Sterring Commite (SC) Muskerwil, H Suryansah,SE mengatakan dalam rangka membentengi paham Islam radikal menyebar di Kalbar, dalam Muskerwil PWNU Kal-bar kali ini salah satu agen-danya bedah buku tentang

paham radikal tersebut.“Bedah buku akan dilakukan oleh Ketua Umum PBNU, Prof Dr KH Said Aqil Siraj, MA, dan Ahmad Fikri, AF (Direktur Penerbit LKIS Yogyakarta),” kata Suryansah.Buku yang dibedah yaitu, Mereka Memalsukan Kitab-kitab Karya Ulama. Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wa-habi, dan Sejarah Berdarah Salafi Wahabi. Ketiga buku tersebut merupakan karya Syaikh Idahram. Buku berjudul Sejarah Berda-rah Salafi Wahabi menyingkap hal-hal penting di di balik wabah takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyrikan), tabdi’ (pembid’ahan) dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) terhadap para ulama Ahlussun-nah wal Jamaah yang marak

menjamur akhir-akhir ini.Semuanya disuguhkan se-cara sistematis namun ringan bagi pembaca, diantaranya tentang; kebenaran tujuh be-las ramalan Nabi Muhammad SAW akan kehadiran sekte Salafi Wahabi berikut ciri-ciri mereka yang terangkum dalam sabda-sabda beliau. Sejarah berdirinya sekte Salafi Wahabi dan kepentingan-kepentingan tersembunyi di balik pendirian-nya. Fakta-fakta pembunuhan sepanjang sejarah pendirian sekte Salafi Wahabi. Tinjauan kritis terhadap kerancuan kon-sep dan manhaj Salafi Wahabi berikut propaganda “Kembali kepada Alquran dan Sunnah” yang mereka usung.Buku kedua yangakan dibedah yaitu, ulama sejagad menggugat salafi wahabi. Dalam buku terse-

but dikemukakan di antara ciri sekte Salafi Wahabi yang paling menonjol adalah klaim kebenaran yang mereka sematkan kepada golongan mereka sendiri. Demi menjaga klaim terse-but, apapun mereka lakukan, termasuk menyerang segala pemahaman yang tidak sejalan. Tak aneh jika kemudian dak-wah Salafi Wahabi ditentang di mana-mana, digugat oleh para ulama di setiap masa.Buku tersebut juga memapar-kan secara ringkas dan cerdas berbagai kerancuan dan peny-impangan tokoh-tokoh utama sekte Salafi Wahabi. Berikut gugatan para ulama terkemuka Ahlussunnah wak Jamaah dari berbagai mazhab, dari berbagai generasi, berbagai belahan dunia, dan berbagai keilmuan yang berbeda. (kie)

Masalah Ijazah ..............................................................dari halaman 1

Kades Pelapis Masih “Menggantung”Kades Pelapis Masih “Menggantung”

Pendidikan Nasional atau Kantor Departemen Agama Provinsi atau Kabupaten/Kota tempat sekolah itu berdiri. “Kita akan cek ijazah masing-masing sesuai sekolah atau PT dari Pasangan Balon,” kata Ridwan.Untuk mengecek kebena-ran ijazah, KPU akan turun ke sekolah atau PT hingga ke Dinas Pendidikan. “Sehing-ga belum tentu balon yang mendaftar lolos verifikasi atau penelitian KPU. Bahkan bisa gagal mengikuti Pilwako Singkawang,” ingatnya.Pasangan Balon yang diu-sulkan untuk menjadi Calon dalam Pilwako mendatang,

baik melalui jalur Parpol, Ko-alisi Parpol atau Independent (Perseorangan) , sebelum ditetapkan nomor urutannya pada 4 hingga 6 Agustus, akan melalui beberapa taha-pan pemeriksaan KPU.Sebelum kepepet waktu, Ridwan mengingatkan pa-sangan Balon sudah mulai mengumpulkan semua ijazah yang dikantonginya. “Misal-nya pasangan Balon itu pen-didikannya Strata Satu (S1), dia wajib menyertakan ijazah SD, SMP,SMA hingga ijazah terakhir,” jelas Ridwan.Balau ada pengaduan atau laporan tentang ket idak-benaran di semua jenjang

pendidikan, setelah KPU menetapkan pasangan calon peserta, kewenangan atas laporan tersebut diserahkan kepada Pengawas Pemilu dan Kepolisian, sampai dengan terbitnya putusan pengadi-lan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.“Apabila putusan penga-dilan tentang ketidakbena-ran ijazah calon telah mem-peroleh kekuatan hukum tetap, keabsahan ijazah yang digunakan saat pendaftaran, dinyatakan tidak berlaku. Dan calon yang bersangku-tan dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat,” pungkas Ridwan. (dik)

DIJUAL

Jalan Dr Wahidin pinggir jalan. Lebar 22 m, panjang 30 m. Harga Rp 2,5 Miliar nego.

DIJUAL

Jalan Suwignyo Lebar 16 m panjang 50 m, harga Rp 2 miliar.

DIJUAL

Tipe 54. Lebar tanah 9 m Pan-jang tanah 18 m. Ada kolam renang. Harga Rp 250 juta.

DIJUAL

Tipe 54 Gang Alam Jaya Harga Rp 150 juta.

DIJUAL

Di Jalan Pramuka, Harga Rp 140 juta. Luas tanah 9,5 m x 15 m. Fasilitas lengkap.

Proper ty Proper ty Supermarket

Informasi Penjualan Hub : 085387049191

SUDAH hampir enam bulan ja-batan Kepala Desa Pelapis, Ke-camatan Kepulauan Karimata masih lowong. Hal ini disebabkan, hasil pemilihan kepala desa yang telah dilaksanakan belum dapat ditetapkan.Ketua BPD Pelapis, Kadri ke-pada Equator di Sukadana, Minggu (19/2) mengatakan, sampai seka-rang ini pihaknya masih menunggu

keputusan Pemerintah Kabupaten terkait persoalan Pilkades yang masih “menggantung”. “Sampai sekarang kita masih menunggu. Kalau memang yang terpilih tak bisa dilantik, maka jika dilaksanakan Pilkades ulang juga tidak masalah,” kata Kadri.Dia menjelaskan, Kades pelapis terpilih atas nama Harda tidak bisa dilantik karena yang bersang-

kutan tak memenuhi persyaratan. Pasalnya, Harda masih berusia 21 tahun ketika mencalonkan menjadi Kades. “Kalaulah yang ditetapkan Hidayat karena meraih suara terbanyak kedua, mungkin bukan menyelesaikan masalah justru sebaliknya,” Kadri menam-bahkan tanpa menyebut alasan jelas.Bupati Kayong Utara, H Hildi

Hamid telah mengetahui masalah ini. Bahkan, orang nomor satu di jajaran eksekutif Kayong Utara ini menegaskan, Kades Pelapis terpilih tak bisa dilantik karena tak memenuhi persyaratan. “Kita diminta untuk memberikan kebi-jakan, dan harus diketahui kebi-jakan yang diambil pemerintah tentu tidak bertentangan dengan aturan,” tegasnya. (lud)

Tak Mudah Bentuk Karakter Islami

Ir H Muhammad Said

Kadri. KAMIRILUDDIN

SUKADANA. SMK Negeri 1 Sukadana memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 Hij-riah di Masjid Agung Al Qudsi Su-kadana, Sabtu (18/2). Tema yang diangkat dalm peringatan kali ini adalah “Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW Dalam Kehidu-pan Menuju Khairul Ummah Mardhatillah”.Dalam kegiatan ini, Ketua Komite SMK Negeri 1 Sukadana, H Norman dan undangan lainnya serta para pelajar tampak hadir memenuhi undangan PHBI SMK Negeri 1 Sukadana.Kepala SMK Negeri 1 Sukadana, Tulus SPd mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama s i s w a - s i s w i . T e n t u - nya tidak terlepas d a r i b imb - i n g a n s e r t a arahan para d e -

wan guru yang telah membuat program sekolah meliputi ilmu pengetahuan dan teknologi serta iman dan takwa. Dikatakannya, untuk memben-tuk karakter akhlak Islami tidak-lah mudah. Pihak sekolah selalu mengajarkan sesuatu kebaikan kepada peserta didik.Khusus bagi peserta didik yang beragama Islam, dikatakan Tulus, sebelum memulai pela-jaran diawali dengan kebiasaan tadarusan Al Qur’an. Termasuk, program keagamaan lainnya seperti yasinan setiap hari Ju-mat, shalat zuhur berjemaah, walaupun menggunakan tempat sederhana seperti memanfaatkan ruang perpustakaan. “Sebab sekolah kami belum memiliki surau atau musholla khusus,” katanya.Ustadz Khairul Mardi dalam pengajian-nya menekankan kepada peserta didik untuk ber-infaq dan se-d e k a h .

Misalnya, membiasakan in-faq setiap Jumat, termasuk juga hari-hari lainnya. Kegiatan keagamaan di SMK Negeri 1 Su-kadana tidak lepas dari bimbingan guru agama, Jamani SPdI serta rekan-rekan guru la innya . Seluruh g u r u di SMK N e g e r i 1 S u -k adana

ini selalu kompak den-gan satu tujuan untuk menjadikan SMK Neg-eri 1 Sukadana dapat

mewujudkan visi dan misi sekolah

“Menciptakan Siswa-Siswi yang Cerdas, Terampil dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya. (lud)

SMKN 1 Peringati Maulid Nabi

M Rois SAg menyampaikan tausiah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad yang diselenggarakan SMKN 1 Sukadana di Masjid Agung Al Qudsi Sukadana. KAMIRILUDDIN/EQUATOR

................................................................................................................................ dari halaman 1NU Peduliman dan pengalaman ke-agamaan, meningkatkan ket-ahanan keluarga yang sehat dan bertanggungjawab. Mem-berikan informasi yang benar kepada masyarakat menge-nai HIV dan AIDS, agar ma-syarakat menerima dan tidak mendiskriminasikan ODHA dan OHIDHA. Peran Ulama dalam struktur masyarakat muslim memiliki kedudukan yang sangat strat-egis dalam menuntun anggota masyarakat agar terus pada nilai-nilai keimanan, kebaikan dan kemanusiaan “Dalam sebuah tamsil yang disampaikan Nabi Muhammad SAW, suatu komunitas laksana satu tubuh. Jika salah satu

anggota tubuh sakit, maka ang-gota tubuh lain merasakannya. Bahkan aktif memulihkan kes-akitan itu (diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim, pada Jami’ al Ushul, nomor Ha-dits 4771),” jelas Syarif Fatah. Di tempat sama Sekretar-is Pengurus Pusat Rabithah Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama menyampaikan maka-lahnya berjudul membangun kesadaran masyarakat terha-dap HIV/AIDS.Ia menjelaskan, untuk men-gurangi HIV/AIDS sekurang-kurangnya ada dua tindakan yang harus dilakukan. Yaitu pencegahan (prefensi) dan penanggulangan (rehabilitasi). Pencegahan dalam konteks ini

lebih merujuk kepada tindakan pencegahan (precaution) yang menuntut adanya aksi dan interaksi dengan didasarkan pada ide pemikiran.Penanggulangan merupakan tindakan yang bersifat reha-bilitatif. Yakni merehabilitasi kepercayaan diri penderita di tengah-tengah komunitasnya. “Bagaimana kita bisa berman-faat bagi yang lain. Kita hidup harus pada kemaslahatan pub-lik tanpa pandang bulu. Karena kita hadir di bumi ini sebagai dua fungsi yaitu sebagai hamba dan sebagai khalifah Allah. Apakah kita sudah benar-benar hadir dalam komunitas kita. Hadir dalam mendorong, menopang terhadap masalah

saudara-saudara kita,” tegas Miftah.Dalam silaturahmi alim ula-ma tersebut, para peserta yang terdiri dari Suriyah NU dari PWNU Kalbar maupun PCNU Kabupaten/Kota sepakat merekomendasikan, bahwa NU harus peduli dengan perma-salahan HIV/AIDS yang begitu tinggi di Kalbar. Alim-ulama harus mengam-bil peran dalam mencegahnya, terutama dalam hal bimbingan keagamaan dan moral. Se-hingga jumlahnya bisa ditekan seminim mungkin. Begitu juga yang sudah terkena untuk terus dimotivasi semangat hidupnya supaya mereka tidak merasa dipojokkan. (kie)

RTRWP ...........................................................................................dari halaman 1rahnya terlalu terjal dengan ke-miringan mencapai 40 persen. Dalam catatan Equator, kondisi alam tersebut juga dipermasalah-kan oleh pihak Malaysia yang sudah membuat jalan ke Jasa.“Kalau Jasa itu sebagian masuk kawasan lindung, ya kita tidak bisa ganggu lagi itu. Ini memang harus dirapatkan betul-betul. Ini menyangkut internasional. Harus dirapat-kan dalam Sosek-Malindo. Kalau ada lahan pengganti ya harus juga ada penetapan dari Bupati,” jelas Jakius.Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalbar saat ini masih dalam proses pembahasan di Pansus. Raperda tersebut belum dapat dibahas lebih lanjut karena hingga kini masih terkendala persetujuan beberapa sub-stansi pokok dari pemerintah pusat.

“Diantaranya substansi kehu-tanan, subtansi lainnya masalah zonasi strategi pengembangan pangan, energi, pariwisata, dan lingkungan. Termasuk RTRW Kabupaten Sintang,” ungkap Ketua Pansus Raperda RTRWP Kalbar, H Retno Pramudya, SH, MH kepada Equator, Minggu (19/2).Substansi di bidang kehuta-nan misalnya, sampai saat ini pengajuan perubahan status kawasan hutan. Baik perubahan fungsi maupun peruntukan yang diajukan gubernur dan yang telah direkomendasikan Tim Terpadu. Keduanya belum mendapatkan persetujuan Kementerian Kehu-tanan maupun DPR RI.Menurut Retno, pengajuan enklave kawasan pemukiman, fasilitas umum (fasum), so-sial dan infrastruktur dari kawasan hutan juga sampai sekarang belum mendapatkan

persetujuan dari Kementrian Kehutanan.Masalah uji petik juga perlu dicermati apakah pengajuan perubahan kawasan tersebut sudah aspiratif atau tidak den-gan situasi dan kondisi serta kebutuhan masyarakat Kalbar hingga 20 tahun ke depan.Berdasarkan data dari Tim Terpadu, dari luar wilayah Kalbar sebesar 14,9 juta hek-tar, rekomendasi pengajuan perubahan kawasan 3,3 juta hektar. Rekomendasi Tim Ter-padu perubahan peruntukan menjadi APL usulan dari 2,3 juta hektar direkomendasikan Tim Terpadu hanya 885.637 hektar atau 37,51 persen dari usulan. “Usulan tersebut sampai saat ini juga belum mendapatkan persetujuan baik dan Kement-erian Kehutanan maupun DPR RI,” ujarnya. (jul)

Page 7: 20 Februari 2012

SAMBUNGAN.......................................................................................................................................................................................................................................................................... dari halaman 1Tartar Kesatria

GELANGGANG Senin, 20 Februari 2012 7

PONTIANAK . Minggu ke-2 kompetisi sepakbola U-21 mem-perebutkan tropi Ketua Umum Persipon, Khatulistiwa FC harus mengakui keunggulan Erkatude dengan skor telak 0-3, di Padang Ball Keboen Sajoek Pontianak, Minggu (19/2).Empat puluh menit sejak babak pertama dimulai, kedua klub yang sama-sama kuat di lapangan hi-jau tersebut terus menunjukkan kemampuan mengolah si kulit bundar.Peluang demi peluang tercipta, namun hingga paruh pertenga-han babak pertama tidak ada tercipta gol. Namun kebuntuan t berakhir setelah pemain Erkatude bernomor punggung 10, Syah-ril, berhasil mengoyak gawang Khatulistiwa yang dijaga Wahyu, pada menit ke 35.Gol tersebut tercipta melalui sepakan pojok dari pemain Erkatude yang di arahkan te-

pat di depan gawang Wahyu. Bola rebond menjadi rebutan kedua klub di kotak penalti. Syahril yang mendapatkan bola tersebut tanpa ragu langsung menendang lurus ke gawang Khatulistiwa.Berlangsungnya babak kedua berjalan semakin panas dengan ditandai beberapa pelanggaran. Namun kedua klub terus bermain menyerang hingga pada menit ke 42 pemain Erkatude membesar ke unggulan melalui sepakan Dedi, yang berhasil mengoyak gawang Khatulistiwa.Memasuki menit-menit akhir, pemain Erkatude terus meny-erang dan bermain indah ken-dati unggul 2-0 atas lawannya. Pada menit ke 77 pemain Khatu-listiwa membuat kesalahan di dalam kotak penalti hingga wasit menunjuk titik putih untuk Erkatude.Kali ini yang dipercaya sang

pelatih adalah Sahril untuk mengeksekusi penalti. Hasilnya sepekan pelan namun pasti terse-but tidak bisa diselamatkan sang

kiper. Hingga akhir pertandingan skor tetap 3-0.Sementara di partai kedua, Pon-tura juga berhasil membungkam

Porti dengan skor 2-0. Meski hu-jan mewarnai jalannya pertand-ingan, namun kedua kesebelasan tetap bermain fair play. (oen)

MELAKONI partai playoff babak kualifi kasi Asia, Tim-nas Uber Indonesia dipastikan lolos ke babak fi nal Piala Uber Mei mendatang. Di pertandingan terakhir, Adrianti Firdasari dkk mengkandaskan perlawanab Hong Kong 4-1, Minggu (19/2) kemarin di Makau. Adrianti Firdasari memberi angka pertama untuk Indonesia setelah menundukkan Yung Yung Chan dengan 21-17 21-15. Maria Febe Kusumastuti menggandakan keunggulan menjadi 2-0, berkat ke-menanganya atas Kwan Yi Mong dengan skor 21-11 21-10.Pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari me-nyumbangkan poin ketiga, sekaligus memastikan kemenangan Indonesia. Mereka berhasil mengatasi Lok Yan Poon/Ying Suet Tse dengan 21-18 2-18.Di partai keempat yang tidak menentukan, Lindaweni Fanetri, kalah dari Ngan Yi Cheung, tapi ganda kedua Nitya Krishinda Mahewari/Anneke Feinya Agustin, kembali memberi angka untuk Indo-nesia, dengan mengalahkan Hung Yung Chan/Kwan Yi Mong, 21-11 21-2.Dengan hasil ini pasukan “Srikandi Merah Putih” menempat peringkat lima di babak kualifi kasi zona Asia. Untuk bisa lolos ke putaran fi nal, Indonesia diadu ranking dengan tim peringkat keempat zona Eropa, antara Belanda atau Rusia. Dasar perhitun-gannya adalah total poin tiga tunggal dan ganda tertinggi.Menurut situs resmi PBSI, perhitungan poin Indo-nesia lebih baik daripadaBelanda atau Rusia. Itu berarti Indonesia lolos ke putaran fi nal, menyusul empat tim terbaik di zona Asia, yakni Jepang (juara), China (runner-up), Thailand (peringkat tiga), dan Taiwan (peringkat empat).Putaran fi nal Piala Thomas dan Uber digelar di Wuhan, China, 20-27 Mei. Total tim yang akan berkompetisi adalah 12 (untuk setiap piala). (dtc)

Tim Uber Indonesia ke Putaran Final

Di disiplin ilmu militer, saat ini resimen Tartar, merupakan pasukan khusus dari Garda (Penjaga) Nasional di Republik Islam Iran yang bertanggung-jawab langsung ke Presiden Iran, periode sekarang diem-ban Mahmod Ahmadinejad. Kemudian tak kalah pent-ing, suku Tartar juga masuk di dalam suku minotas dilindungi Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Bahkan diperlakukan khusus dibanding suku mi-noritas lain yang mayoritas beragama Islam di Tiongkok.Menurut data terakhir hasil dari sensus penduduk, saat ini di Tiongkok kurang lebih-nya ada sekitar 7.500 warga Tartar. Sebagian besar tinggal di kota Yining, Tacheng, dan Urumqi di wilayah Otonomi Xinjiang.Sejarah mereka di Tiong-kok berasal dari Dinasti Tang (618-907), ketika suku Tartar diperintah oleh Khanate Turki (Turki di zaman dulu sebutan sub suku Mongol, saat ini jadi nama sebuah negara di Eropa Timur) nomaden di Tiongkok utara. Suku Tartar awalnya menjadi tentara bayaran bagi kekuasaan kuno di Tiongkok kuno, Persia (Iran), maupun Romawi Byzantium. Karena tempat tinggal yang padang rumput maupun gurun di Asia Tengah yang mengha-dap ke gerbang Eropa Timur, juga berada di Jalur Sutera. Suku sebelum menjadikan Is-lam sebagai agama mayoritas suku mereka, pernah menja-dikan gunung Tian Shan (Pe-gunungan Angkasa) sebagai padepokan mereka. Gunung Tian Shan, banyak mengilhami para sastrawan Tiongkok sejak zaman Dinasti Tang hingga Ming, ihwal ke-hebatan tentara dari gunung yang sering dinaungi langit biru bersih di kala musim panas itu. Di gunung yang puncaknya selalu diselimuti salju ini, ada legenda Jengis Khan pernah berdoa di situ sebelum menaklukkan suku Tartar, untuk dimasukkan ke bala tentaranya demi menem-bus Tembok Besar Tiongkok, guna menaklukkan Dinasti Jin yang kemudian Dinasti Sung Selatan.Saat ini kaki gunung Tian Shan berada di Tiongkok, Pakistan, India, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Uzbekistan. Gunung Tian Shan ini di za-man Jengis Khan sebagai kuil besar Serigala Biru (Blue Wolf) atau hewan piaraan Tuhan

(Tengri). Tartar tumbuh dalam kekua-tan tentara, dan nama mereka digunakan untuk merujuk ke-pada beberapa suku di utara setelah Dinasti Tang. Tanah Air mereka (Tartar) kemudian dijajah oleh Jengis Khan yang ingin mendirikan Pan Mongol Raya, dan ketika Mongol me-nyerang Eropa. Banyak suku-suku di Asia maupun Eropa menyebut mereka Tartar. Bukan hanya Arab dan Er-opa, bahkan Korea, Jepang, Indonesia, dan Malaysia me-nyebut tentara Mongol dengan sebutan Tartar. Padahal se-benarnya suku ini kecil namun karena pandai bertempur, banyak pendekar kuno men-gaku dari gunung Tian Shan, baik di Persia (Iran) maupun Tiongkok, hingga Korea.Di abad 14 Masehi, di Eropa maupun Arab, Tartar menjadi sebutan bagi campuran bang-sa dari kawasan timur dan mayoritas beragama Islam. Sedangkan Mongol, bangsa ras kuning yang berasal dari timur dan mayoritas bukan beragama Islam.Gunung Tian Shan tak akan termasyhur sekarang ini, kalau tidak karena kejayaan tentara Tartar di masa silam. Pada pertengahan abad ke-13, Batu, cucu Jenghis Khan, mendirikan Khanate (Kerajaan di bawah kekuasaan Mongol) Pengelana Angkatan Emas di Asia Tengah. Pada masa ke-jayaannya, kerajaan Angkatan Emas (Golden Horde) setelah raja-rajanya menjadi Islam, merupakan kekuasaan pent-ing yang menguasai Moskow (Rusia) hingga perbatasan Tiongkok maupun Persia. Bala tentara khususnya bernama Brigade Tartar.Tentara Salib maupun ten-tara Arab yang berperang karena rebutan Jerusalem (Israel-Palestina), pernah dika-lahkan para tentara Pengelana Angkatan Emas ini. Kekuasaan Kerajaan Pengelana Emas ini mulai menurun pada abad ke-15, dan Khanate Kashan mulai meningkat pada tengah mencapai Sungai Volga Bulgar (Rusia) dan di daerah sepan-jang Sungai Kama. Para penguasa dari Khan-ate Kashan, membanggakan kekuatan mereka, mulai me-nyebut diri mereka Tartar, anak-anak bangsa Mongol. Sejarah pengembaraan suku Tartar sendiri terbentang dari kerajaan pulau di dae-rah Nanyang yang saat ini

berada di kekuasaan Indone-sia hingga Polandia (Eropa). Masjid suku Tartar di abad 15 di Polandia saat ini ma-sih dipergunakan keturunan suku ini, namun tak ada jejak suku ini ketika menjelajah ke Nanyang yang kala itu ingin menghukum Raja Singasari (Indonesia) di abad 13, di-duga karena menjajah dalam waktu singkat. Tartar secara bertahap menjadi nama diakui untuk penduduk Kashan Khanate. Kelompok suku Tatar hari ini dibentuk melalui campuran dari suku Baojiaer, Kipchacks, dan Mongolia selama periode yang panjang.Setelah abad ke-19, krisis perhambaan di Tsar Rusia memburuk, dan pemilik bu-dak intensif merampas tanah mereka. Sebagian besar tanah Tartar di sepanjang sungai Volga dan Kama saling berebut kekuasaan, dan suku Tartar terpaksa mengungsi. Beberapa pergi ke selatan ke Asia Ten-gah dan kemudian ke selatan Xinjiang (Tiongkok).Pada akhir abad 19, Tsar Rusia diperluas ke Xinjiang, dan memenangkan hak is-timewa perdagangan di sana. Untuk sementara waktu, pedagang Rusia pergi ke Xinjiang, dan diikuti oleh pedagang Tartar dari Kashan. Akhirnya makin banyak suku Tartar tinggal di Xinjiang untuk berdagang. Selama periode ini, banyak intelektual dan ulama Tatar pindah ke Xinjiang. Sampai awal abad 20, aliran berkelan-jutan suku Tartar datang ke Xinjiang dari Rusia.Bahasa Tartar milik kelu-arga bahasa Turki dari sistem bahasa Altai. Karena Tatar bergaul bebas di Xinjiang dengan Uygurs, dan Kazaks, tiga bahasa suku memiliki efek yang kuat pada satu sama lain, dan telah meng-hasi lkan berbagai dialek lokal. Bahasa Tatar ditulis berdasarkan huruf Arab.Pada akhir abad ke-20 ke-19 dan awal, beberapa pedagang kaya Tartar menjaring keun-tungan besar dan memaksa pedagang kecil ke jurang kebangkrutan. Dari beberapa Tartar terlibat dalam peter-nakan, sebagian besar pe-ternak miskin yang memiliki beberapa hewan dan tidak ada padang rumput.Sebagai akibat dari eksploi-tasi oleh Tatar dan master Ka-zak feodal, beberapa gembala

Tatar miskin dipaksa menjadi buruh upahan, keluarganya menderita kesulitan besar, dan lain-lain diambil oleh master feodal sebagai “anak angkat”, yang harus bekerja sebagai gembala disewa tapi tanpa membayar.Selain itu, ada juga minoritas yang lebih kecil dari Tartar ter-libat dalam kerajinan tangan, terutama di kulit-keputusan, menjahit dan bordir. Perda-gangan ini dilakukan sebagai sela-sela rumah tangga.Sejak 1949, orang-orang Tartar telah menikmati hak politik yang sama di Xinjiang, di mana banyak kelompok etnis tinggal di komunitas erat-merajut. Mereka me-miliki perwakilan di Kon-gres Rakyat Nasional di Bei-jing dan berbagai tingkatan pemerintah. Walaupun super kecil di Tiongkok, karena besarnya se-jarah Tartar yang memperke-nalkan budaya Tiongkok ke Arab, Rusia, dan Eropa Timur, perwakilan suku ini tiap tahun diundang di Sidang Rakyat di Kongres Rakyat Nasional di Beijing. Serangkaian reformasi so-sial Beijing, telah melepas-kan petani Tartar miskin dari eksploitasi dan penindasan feodal. Beberapa kini telah menjadi pekerja industri pent-ing di Xinjiang.Pengembangan pendidikan Tatar ‘dimulai pada akhir abad 19 ketika, dibuka sekolah ula-ma Tartar di beberapa daerah. Selain mengajarkan sejarah, Alquran, dan hukum Islam, sekolah-sekolah mengajarkan aritmatika dan bahasa Manda-rin. Sekolah Tatar bekerjasama pemerintah, didirikan pada tahun 1942, adalah salah satu sekolah modern yang paling awal bagi etnis minoritas di Xinjiang.Ini memainkan peran aktif dalam mereformasi pendidi-kan agama lama dan pengaja-ran sains dan budaya.Banyak intelektual Tatar awal abad ini, bekerja keras untuk mendirikan dan men-jalankan sekolah. Sebagian pergi jauh ke daerah pedesaan, dan memainkan peran besar dalam membangun pendidikan menyebabkan Xinjiang lebih modern. Usaha mereka tidak hanya menguntungkan suku Tatar, tetapi juga Uygur, Huis, Kazaks, Xibes, dan Uzbek.Kebanyakan Tatar di kota-kota tinggal di rumah be-ratap datar dilengkapi dengan

cerobong asap lumpur untuk pemanasan. Mereka suka menggantung permadani di dalam rumah mereka, yang biasanya sangat bersih dan rapi. Halaman ditanami bunga dan pohon-pohon memiliki penampilan kebun kecil. Ta-tar di wilayah pastoral telah beradaptasi untuk hidup no-maden, dan tinggal di tenda-tenda.Masakan Tartar, populer di Xinjiang, termasuk berbagai jenis kue-kue. Pada festival, mereka melayani kue-kue yang disebut “Gubaidiai” dan “Yitebailixi” dengan keju, aprikot kering dan beras, dan terakhir dengan labu, daging dan nasi. Kedua jenis memi-liki kerak renyah dan isinya lembut. Termasuk minuman khas Tartar seperti “keerxima,” terbuat dari fermentasi madu, dan “Kesaile” anggur diseduh dari anggur liar.Orang Tartar b iasanya mengenakan kemeja putih bordir di bawah rompi hitam pendek atau gaun panjang. Celana mereka juga hitam. Mereka sering mengenakan kecil hitam-putih bordir topi, dan topi bulu hitam di musim dingin. Wanita mengenakan topi bunga kecil bertatahkan mu-tiara, dan panjang putih, kaos merah kuning atau keunguan dengan lipatan. Perhiasan mereka termasuk anting-ant-ing, gelang dan kalung mutiara merah. Sejak pembebasan, gaya yang lebih modern telah mempengaruhi baik laki-laki dan pakaian perempuan, dan semakin banyak Tartar seka-rang mengenakan pakaian gaya Barat.Sebagian besar dari suku Tartar di kota-kota milik ke-

luarga monogami kecil. Putra dan putri hidup terpisah dari orangtua mereka setelah mer-eka menikah, namun mereka masih mendukung orangtua mereka sampai mereka mati, menunjukkan rasa hormat be-sar bagi orangtua mereka. Intermarriages antara Tartar dan kelompok etnis lainnya percaya dalam Islam cukup umum. Sebuah pernikahan Tartar diadakan di rumah pen-gantin wanita sesuai dengan aturan agama Islam. Pengantin baru harus mi-num air gula dari cangkir yang sama, melambangkan kehidupan manis yang pan-jang bersama-sama. Biasanya, pengantin pria harus hidup untuk beberapa waktu di rumah orang tuanya-di-hu-kum itu, dan dalam beberapa keluarga, tidak harus pergi ke rumahnya sendiri sampai anak pertama lahir.Bay i mener ima berkat agama Islam resmi tiga hari setelah kelahiran. Nama-nama bayi Tartar mereka biasanya diambil dari klasik Islam. Seorang anak biasanya men-gambil nama keluarga dari ayah atau kakek. Ritus-ritus cradle diadakan tujuh minggu kemudian, dengan dudukan dan pakaian yang disediakan oleh nenek.Kemudian 40 hari setelah kelahiran anak, dia bermandi-kan air diambil dari 40 tempat, kebiasaan dimaksudkan untuk menghasilkan pertumbuhan yang sehat. Ketika seseorang meninggal, tubuh diselimuti dengan kain putih sesuai den-gan praktek Islam.Kehidupan budaya Tartar kaya dan berwarna-warni. Musik mereka memiliki ira-ma hidup, dan beberapa alat

musik yang digunakan, ter-masuk “Kunie” (seruling kayu), yang “Kebisi” (semacam har-monika) dan biola dengan dua senar. Tatar tarian yang meriah dan ceria. Pria meng-gunakan banyak gerakan kaki, seperti jongkok, menendang, dan melompat.Perempuan bergerak ping-gang dan lengan lebih. Gaya tarian mereka menggabung-kan fitur dari Uygur, Rusia, dan tarian Uzbek, tetapi juga memiliki karakteristik unik mereka sendiri.Pada festival, suku Tatar sering mengadakan kontes menari massal. “Festival Kepala Plough” adalah musim semi se-tiap pertemuan besar tahunan, yang diadakan biasanya pada tempat berpemandangan in-dah, dan termasuk permainan kolektif seperti menyanyi, menari, balap gulat, kuda dan tarik-menarik perang.Permainan mereka menik-mati sebagian besar adalah “melompat berjalan” kon-tes. Semua kontestan meme-gang telur di sendok di mulut mereka. Yang pertama untuk mencapai garis fi nish tanpa menjatuhkan telur adalah pemenangnya. Drama Tartar mulai mengembangkan lebih awal dari mereka yang seba-gian besar kelompok etnis lain di Xinjiang. Pada awal 1930-an, rom-bongan drama Tartar telah dibentuk dan mulai memberi-kan pertunjukan di Tacheng dan Urumqi. Dikarenakan hubungan ekonomi Tiongkok dengan negara-negara Arab dan Rusia yang makin deras, pejabat politbro kebudayaan Tiongkok salah satunya men-gutus drama Tartar. (mah/ber-sambung)

Sedikit Bicara, Banyak Prestasi

DIAM-DIAM menghanyutkan, mungkin inilah yang tepat untuk Syafrudin, pria kelahiran Sambas 16 Februari 1988, tidak banyak bicara tetapi penuh potensi yang terpendam di dalam dirinya. Hal itu membuat Syafrudin menjadi andalan Kalimantan Barat untuk menjuarai olahraga selam di PON Riau 2012 nanti. Kegiatan hari-hari yang dilakukan

setelah menjalankan aktivitas sebagai mahasiswa di FKIP Untan Prodi Penjaskes, ia juga sering membantu pekerjaan bibinnya membereskan rumah.Syafrudin yang hidup seder-hana ini adalah seorang anak petani dari ibunya yang bernama Herwani dan ayahnya M. Yani memiliki semangat tinggi men-jalankan hidupnya.Dia bertekad ingin membaha-giakan kedua orang tuanya den-gan memberangkatkan ayahnya ke tanah suci jika meraih medali emas di PON Riau nanti. ”Itu ke-inginan saya yang mendalam, semoga saja dengan kemampuan saya ini bisa memberikan yang terbaik untuk orangtua,” katanya kepada Equator, Sabtu (18/2).

Syafrudin mencer i takan, bagaimana dia bisa tertarik den-gan olahraga selam ini. Awalnya dia lebih tertarik dengan olahraga panahan dan sepak bola, tahun 2009 kemudian dia diajak oleh dosennya untuk mencoba olahra-ga selam sampai saat ini. “Selain oahraga panahan dan sepakbola yang saya sukai, saya juga atlet badminton. Saya juga bingung kenapa dari badminton menjadi seorang atlet selam,” ujarnya.Semenjak 2009 silam dia menekuni olahraga selam, anak kedua dari enam bersaudara ini sudah menghasilkan berbagai prestasi di antaranya juara satu di Porprop 2010 di nomor Surfi ce, juara empat di Kejurnas Bandung 2010, masuk peringkat enam di

Pra-PON Jakarta 2011. Dari dua atlet selam yang lolos Pra-PON tampaknya hanya dirinya sendiri yang akan diikutkan ke PON Riau, karena peringkat yang diraih Syaf-rudin sangat baik sehingga dia bisa meloloskan dirinya ke PON Riau.Untuk itu pun pria yang hidup mandiri ini tidak mau menyusah-kan orang lain apalagi orang tuanya. Safrudin mencoba mem-biayai segala kehidupannya ter-masuk biaya kuliahnya. “Kalau bisa saya memberi daripada saya harus meminta untuk menopang kehidupan sendiri, biaya kuliah saja saya coba sendiri melalui jer-ih payah saya dalam berprestasi olahraga selam,” lanjutnya.Dia pun berterima kasih kepada orang tuanya yang telah mendu-

kung kegiatan olahraganya ini, selama ini mereka tidak menge-luh terhadap apa yang dilakukan Syafrudin. “Mungkin saya bisa membalas perhatian orang tua saya melalui olahraga selam ini, untuk itu mohon doa kepada orang tua saya agar bisa mem-banggakan keduanya dan daerah Kalbar sendiri,” harapnya.Pria berumur 24 ini pun men-gatakan tidak selamanya dia akan tetap menggeluti olahraga selam ini, umur 32 tahun Syafrudin akan coba berhenti dari olahraga ini jika masa depannya tidak menentu. “Mencari peluang yang lebih baik untuk kehidupan masa depan yang baik, pengen bekerja di instansi tertentu agar kehidupannya lebih jelas,” sambungnya.(Fiq)

Abrasi Bantaran ..........................................................dari halaman 1Untuk itu, legislator PAN ini mendesak agar pemerintah daerah segera menangani per-soalan tersebut. Mengingat kawasan pesisir di wilayah provinsi Kalbar ini cukup luas serta cukup rawan terjadinya abrasi pantai yang dapat men-imbulkan korban jiwa.Agenda rapat kerja Komisi C DPRD Provinsi Kalbar bers-ama instansi terkait beberapa hari lalu, Tony mendesak agar persoalan itu segera ditangani. Politisi asal Kabupaten Sam-bas ini menambahkan, kawasan pesisir di Kalbar dinilai cukup

rawan terjadinya abrasi yang diakibatkan oleh gelombang laut. “Diharapkan penanganan ini dilakukan secara serius oleh pemerintah. Minimal pemer-intah memiliki solusi untuk menangkal gelombang laut, dan dapat menahan abrasi, khususnya di Kabupaten Sam-bas,” ujar Tony.Dia berharap penanganan abrasi pantai dapat dilak-sanakan pada 2012, sebagai wujud kepedulian terhadap an-caman harta benda warga pesi-sir. “Jadi tidak perlu menunggu berlama-lama. Ini tidak boleh ditawar-tawar lagi. Dan ini har-

us menjadi prioritas,” katanya.Menurutnya, dana bisa disedot anggaran APBD Ka-bupaten, Provinsi maupun APBN. Mengingat APBD Kabu-paten Sambas terbatas maka persoalan diatasi pemerintah provinsi maupun pusat melalui APBN. (jul)

Erkatude Lumat Khatulistiwa

STNK Honda Revo, KB 2667 TD, NK : MH1JBC3118BK030555, NS: JBC3E1030397 a.n RUSLI.

STNK tersebut dinya ta kan tidak berlaku lagi.

KEHILANGAN

Adrianti Firdasari salah satu dari Tim Uber Indonesia. IST

Syafrudin Atlet Selam Kalbar

Syafrudin

Pemain Erkatude saat berjibaku dengan pemain Khatulistiwa. YUNIARDI

Kompetisi Sepakbola U-21Kompetisi Sepakbola U-21

Page 8: 20 Februari 2012

A-G -E -N -D -AJADWAL TELEVISI

Live TvOne Real Zaragoza vs Real Betis( Selasa, 03:00 WIB 21 Februari 2012 )

PIALA FA

Hasil Sabtu (18/2) Chelsea 1 - 1 Birmingham C. Everton 2 - 0 Blackpool Millwall 0 - 2 Bolton W. Norwich C. 1 - 2 Leicester C. Sunderland 2 - 0 Arsenal

PREMIER LEAGUE ENGLAND

Klasemen sementara1 Manchester City 25 19 3 3 64-19 602 Manchester United 25 18 4 3 61-25 583 Tottenham Hotspur 25 16 5 4 49-25 534 Arsenal 25 13 4 8 48-35 435 Chelsea 25 12 7 6 44-31 436 Newcastle United 25 12 6 7 36-36 427 Liverpool 25 10 9 6 29-23 398 Norwich City 25 9 8 8 37-41 359 Sunderland 25 9 6 10 34-26 3310 Everton 25 9 6 10 26-27 3311 Swansea City 25 7 9 9 28-32 3012 Fulham 25 7 9 9 31-36 3013 Stoke City 25 8 6 11 24-38 3014 WBA 25 8 5 12 29-35 2915 Aston Villa 25 6 10 9 29-34 2816 QPR 25 5 6 14 27-44 2117 Blackburn Rovers 25 5 6 14 37-56 2118 Wolves 25 5 6 14 28-49 2119 Bolton Wanderers 25 6 2 17 29-51 2020 Wigan Athletic 25 4 7 14 23-50 19Top Scorer:22 Robin Van Persie (Arsenal)17 Wayne Rooney (Manchester United)16 Demba Ba (Newcastle United)15 Sergio Aguero (Manchester City)12 Yakubu Aiyegbeni ( Blackburn Rovers) 12 Edin Dzeko ( Manchester City )

LA LIGA ESPANA

Hasil Minggu (19/2) dinihari Getafe 1 - 1 Espanyol Real Madrid 4 - 0 Racing Santander Sevilla 2 - 0 Osasuna1 Real Madrid 23 20 1 2 79-21 612 Barcelona 22 14 6 2 63-16 483 Valencia 22 11 7 4 35-22 404 Espanyol 23 9 6 8 26-27 335 Levante 22 9 5 8 29-29 326 Atletico Madrid 22 8 7 7 31-27 317 Malaga 22 9 4 9 28-32 318 Atletico Osasuna 22 7 10 5 26-35 319 Athletic Bilbao 22 7 9 6 34-30 3010 Rayo Vallecano 22 8 4 10 27-32 2811 Getafe 23 7 7 9 23-30 2812 Real Sociedad 22 7 6 9 25-30 2713 Sevilla 22 6 8 8 22-26 2614 Real Betis 22 8 2 12 25-31 2615 Villarreal 22 6 8 8 23-30 2616 Mallorca 22 6 7 9 19-28 2517 Granada 22 7 4 11 17-31 2518 Racing Santander 23 4 11 8 18-30 2319 Sporting Gijon 22 5 4 13 20-43 1920 Real Zaragoza 22 3 6 13 18-38 15Top scorer:28 Cristiano Ronaldo ( Real Madrid)23 Lionel Messi ( Barcelona)14 Gonzalo Higuaín (Real Madrid)14 Radamel Falcao Garcia (Atletico Madrid)13 Roberto Soldado ( Valencia )12 Karim Benzema ( Real Madrid)9 Cesc Fábregas (Barcelona)8 Miguel Pérez Cuesta (Rayo Vallecano)

SERI A ITALIA Hasil Minggu (19/2) dinihari Juventus 3 - 1 CataniaKlasemen Sementara 1 Juventus 23 13 10 0 36-14 492 Milan 23 14 5 4 45-20 473 Lazio 23 12 6 5 37-24 424 Udinese 23 12 5 6 34-22 415 Napoli 24 9 10 5 41-24 376 Inter 24 11 3 10 34-33 367 Roma 23 10 5 8 36-27 358 Palermo 23 9 4 10 33-34 319 Cagliari 23 7 9 7 22-24 3010 Genoa 23 9 3 11 31-43 3011 Fiorentina 22 7 7 8 23-22 2812 Parma 22 7 7 8 27-34 2813 Atalanta 23 8 9 6 26-27 2714 Catania 22 6 9 7 28-32 2715 Chievo 23 7 6 10 19-30 2716 Bologna 22 6 7 9 21-26 2517 Siena 22 5 8 9 22-22 2318 Lecce 23 4 6 13 22-38 1819 Cesena 22 4 4 14 15-34 1620 Novara 23 3 7 13 20-42 16

� ���� ��SENIN, 20 FEBRUARI 2012

Yaya Toure membalas ejekan Rooney terhadap dirinya dan saudaranya, Kolo, di Twitter menyusul kekalahan Pantai Gading di fi nal Piala Afrika 2012 dari Zambia melalui adu tendangan penalti.Penyerang Manchester United itu mengolok-olok kedua pemain Manches-ter City tersebut karena Pantai Gading yang lebih diunggulkan ternyata takluk di pertandingan final yang diwarnai

kegagalan eksekusi penalti Didier Drogba di waktu normal.“Kalau Rooney menganggap kekala-han Pantai Gading adalah hal yang lucu, itu terserah padanya. Saya menyukai Rooney, ia pemain yang hebat. Ia kenal beberapa pemain kami seperti saya, Kolo, Tiote dan Drogba, jadi ia punya komentar tersendiri,” terangnya pada Sunday Mirror. (goal)

Yaya Toure

Balas Ejekan Rooney

Arsenal terancam tujuh musim berturut-turut tanpa meraih satu gelar pun. Di kancah Liga Primier Inggris persaingan The Gunners merebut titel juara sudah pasti tertutup. Di Liga Champions, peluang Robin van Persie hanya menyisakan satu persen untuk bisa lolos ke babak perdelapan fi nal menyusul kekalahan telak 4-0 dari AC Milan. Meskipun pasukan London Utara masih menyisakan satu pertandin-gan di kandang.Satu-satunya harapan untuk mengakhiri kutukan tanpa gelar ada di kancah Piala FA. Pun apadaya, fans kembali harus bersedih, setelah di babak kelima Arse-nal dipermalukan Sunderland 2 gol tanpa balas, Sabtu (18/2) malam kemarin.Manajer Arsenal, Arsene Wenger berharap timnya mampu memberikan sesuatu bagi tim di sisa musim ini. “Kami harus menerima kritikan dan akan tetap bersama menghadapi kritikan tersebut,” kata Wenger.“Sekarang kami harus fokus untuk pertandingan selanjutnya, meny-elesaikan liga musim ini dengan baik serta berjuang di Liga Champions meskipun peluang kami kecil,” ujarnya.Arsene Wenger yang telah menangani Arsenal sejak tahun 1996 mengakui saat ini mereka akan berupaya untuk bisa masuk ke dalam posisi empat besar pada kompetesi Liga Primer Inggris musim ini.Dengan posisi empat besar, peluang Arsenal untuk bisa kembali berbicara di Liga Champions musim depan bisa terbuka.Arsenal kini berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris dan terpaut sepuluh angka dari Tottenham Hostpur yang berada di peringkat ketiga.Mereka juga memiliki nilai 43 sama dengan yang dimiliki oleh Chelsea dan memimpin empat poin di atas Liverpool yang berada di posisi ketujuh. Permintaan Wenger kepada pemainnya untuk kembali menunjukkan penampilan terbaiknya cukup beralasan karena mer-eka akan menghadapi lawan berat yaitu Tottenham Hotspur (26/2) dan Liverpool (3/3) pada pertandingan mendatang di lanjutan Liga Primer Inggris. “Kami akan memberikan apapun yang masih tersisa di kaki kami,” kata Wenger.Manajer Sunderland Martin O’Neill tetap memuji Wenger meskipun timnya berhasil menyingkirkan Arsenal di Piala FA. Arsenal dinilai tampil buruk dan kalah 2-0 dari tuan rumah Sunderland di babak kelima Piala FA, Sabtu (18/2). Meskipun ada beberapa pihak yang mendesak supaya Wenger dipecat, O’Neill justru berpendapat sebaliknya. “Kami mungkin tidak terlalu sering bertemu di luar pertandingan, tapi saya pikir ia adalah orang yang fantastis dan punya pengaruh besar di sepakbola Inggris. Ia tentu kecewa dengan kekalahan ini tapi itu bukan sepeuhnya kesalahan Wenger. Menurut saya, ia tetap manajer yang hebat dan salah satu yang terbaik,” ucapnya seusai pertandingan.

Pelatih Sunderland ini juga mengaku senang bisa membawa timnya lolos ke babak perempat-fi nal Piala FA dan berharap bisa melangkah lebih jauh lagi.“Saya sangat senang kami tampil dengan penuh semangat dan determi-nasi. Kami mampu menekan mereka dan meraih hasil yang memuaskan. Sekarang kami sudah melangkah sam-pai delapan besar dan berharap bisa melangkah lebih jauh lagi,” ungkapnya. (bbc/goal)

Performa Andrea Pirlo sejak bergabung dengan Juventus semakin mengkilap. Pemain yang direkrut dari AC Milan menjadi salah satu penentu kemenangan Juventus atas Catania 3-1 di, Juventus Arena, dinihari kemarin.Dengan kemenangan ini, Juventus kembali ke capolista sementara dengan perolehan 49 poin hasil 23 kali bertand-ing.Metronom Juventus, An-drea Pirlo, tak memungkiri bahwa golnya bermakna pent-ing dalam upaya comeback I Bianconeri kala menerima kedatangan Catania, Sabtu

(18/2) malam.Kecolongan gol cepat Pablo Barrientos di menit-menit awal, eksekusi tendangan bebas cantik Pirlo, gol perta-manya bagi Juve, mengantar La Vecchia Signora menya-makan kedudukan pada medio babak pertama.Eks punggawa AC Milan itu kemudian mengirim sepasang assist untuk dituntaskan Gior-gio Chiellini dan Fabio Quagli-arella usai turun minum. Skor akhir 3-1 bagi skuad Antonio Conte.“Itu gol fundamental karena kami sedang ketinggalan dan perlu menyetarakan keadaan,”

ungkap sang regista kepada situs resmi Juve.“Kami berhasil menyamakan kedudukan dengan cepat, dan setelah itu menguasai per-mainan. Sebenarnya kami juga mampu mendominasi di laga-laga sebelumnya, tapi sayang-nya gagal menggetarkan jala lawan,” jelas Pirlo mengingat hasil tanpa gol versus Siena dan Parma.Tiga angka di Juventus sta-dium membawa Si Nyonya Tua menyalip Milan di papan klasemen sementara Serie A.Pelatih Antonio Conte men-gaku senang dengan penampi-lan skuadnya itu.

“Kami tidak pernah ter-tinggal duluan saat bermain di kandang sendiri sebel-umnya, tapi t im bermain bagus dan menunjukkan kematangan, memberikan respon kuat kepada fans dan membuktikkan tim ini kuat,” ungkap Conte di Foot-ball Italia.“Kami adalah skuad yang ehbat dan saya melihatnya juga dalam selebrasi. Kami tahu Catania adalah tim yang kuat dan termotivasi dengan banyak pemain yang men-arik. Saya pikir mereka su-dah bekerja dengan bagus di Sisilia,” tandas dia. (int)

ANDREA PIRLO Gol Fundamental

Hongkong Medistra TCM yang beralamat di Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak, merupakan satu-satunya pusat pengobatan berbagai penyakit kronis dengan metode eksklusif TCM (Traditional Chinese Medicine) mener-apkan resep rahasia turun temurun yang sudah memiliki sejarah 2.000 tahun lebih, resep kuno kekaisaran, re-sep pengobatan modern sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis.Konsultan Sinshe ahli TCM ternama

yang sudah memiliki banyak pengalaman hadir di Hongkong Medistra TCM Ponti-anak membantu anda mengobati berb-agai penyakit yang sudah lama diobati tetapi belum sembuh juga, bisa diatasi hingga ke akar-akarnya, antara lain:

1. Penyakit kanker/tumor: Kanker paru-paru, kanker liver, kanker getah bening, kanker usus, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker saluran pencernaan dan kanker lainnya.2. Rematik/nyeri sendi: Radang dan

pembengkakan sendi, sakit pinggang, radang bahu, sakit ruas tulang leher dan sakit nyeri lainnya.3. Diabetes (kencing manis), hiper-

tensi, stroke, lumpuh setengah badan, bronchitis, asma, radang hidung dan tenggorokan, telinga mendengung, pendengaran kurang, penyakit mata, radang ginjal, batu ginjal, wasir/am-beien, epilepsi (ayan), penyakit usus dan lambung, kulit.4. Penyakit reproduksi pria dan

wanita (herpes, sipilis, gonorrhea), kemandulan, gangguang fungsi seksual pria (impotensi, ejakulasi dini, fungsi seksual menurun, sperma mati, tidak bersperma). Radang prostat yang berakibat sering kencing, kencing ter-buru-buru, kesulitan kencing, kencing tidak tuntas.5. Hepatitis (peradangan tipe A, B

dan C)6. Penyakit kewanitaan: Radang or-

gan reproduksi, pembesaran kelenjar susu, radang leher rahim, haid tidak lancar, haid terasa sakit.7. Migran, pening/pusing, sakit

kepala dan lainnya.Hongkong Medistra TCM meng-

gunakan obat herbal TCM Tiongkok

eksklusif, sekitar 60-an jenis metode/resep pengobatan khusus yang sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kronis, tidak peduli kondisi penyakit parah/ringan, usia penderita tua/muda, riwayat penyakit panjang/pendek, rata-rata setelah diobati 2-7 hari. Berbagai gejala penyakit akan berangsur menghilang, setelah diatasi tidak mudah kambuh. Dengan menggabungkan obat herbal

TCM mujarab, akupunktur, tuina dan lainnya sebagian pasien yang penya-kitnya semakin lama akan semakin cepat membaik, hari itu konsumsi obat hari itu juga mulai terasa khasiatnya, rata-rata 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi.

PUSAT PENGOBATAN PENYAKIT KRONIS

Pengobatan Sinshe TCM yang Manjur, Satu-satunya di Pontianak

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi : HONGKONG MEDISTRA TCMJl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak Telp. 0561-733268 HP. 0821 5279 7888

Hari Minggu & Hari Minggu & Libur Tetap BukaLibur Tetap Buka

Page 9: 20 Februari 2012

CUSTOMER SERVICE- Ingin berlangganan- Koran datang siang- Tidak terima koranHp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Hubungi: Bagian PemasaranPATROLIPATROLI Senin, 20 Februari 2012

SEKADAU. Kisah mesum oknum PNS Sekadau yang terbongkar tahun lalu, akan segera dituntaskan. Tim pen-egakan Disiplin PNS akan segera memanggil oknum tersebut untuk dimintai ket-erangannya.“Oknum PNS itu akan segera dipanggil oleh tim,” kata Khan-dra Asmarahady, Asisten II Pemkab Sekadau kepada Equa-tor, akhir pekan lalu.Pemanggilan dilakukan untuk meminta kejelasan dari sang oknum tersebut. “Dalam

perkara ini, kita mengedepank-an asas praduga tak bersalah. Makanya yang bersangkutan akan kita panggil terlebih da-hulu,” tegas Khandra.Tim yang akan memanggil oknum tersebut adalah tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur terkait dengan persoalan disiplin PNS. Sayang Khandra tidak mengungkap-kan kapan pemanggilan itu akan dilakukan. “Yang jelas

kedua belah pihak akan kita mintai penjela-sannya,” tuntas Khandra. (bdu)

MELAWANDITEMBAKDITEMBAK

PONTIANAK. Jajaran Reskrim Polresta Pontianak meringkus Novri-andi, 25, DPO kasus peredaran narkoba yang melarikan diri saat menjalani persidangan di PN Pontianak, Sabtu (18/12). Warga Sungai Jawi tersebut ditangkap di Jalan Gajah Mada. Novriandi berurusan dengan polisi atas laporan pencurian dengan pemberatan (Curat). Dia membongkar rumah di Gang Sepakat 8, pada tanggal 25 Desember 2011 lalu.“Tersangka ditangkap atas laporan Curat di Pontianak Kota dengan cara membobol rumah kosong milik warga. Setelah dikembangkan, tersangka merupakan DPO kasus Narkoba yang lari saat menjalani persidangan di PN Pontianak tahun 2011,” ungkap Kompol Puji Prayitno, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Minggu (19/2).Puji mengatakan, setelah polisi melakukan penangkapan, Novriandi melakukan perlawanan. Pemuda itu mengeluarkan senjata tajam untuk menikam petugas. ”Karena ada perlawanan dan takut anggota dilukai menggunakan senjata tajam, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan mengenai kaki kanan dan kiri,” jelas Puji.Polisi akan melakukan pengembangan terhadap tindakan kriminal yang pernah dilakukan Novriandi. Sehingga bisa mengungkap kejahatannya di TKP lain. ”Memang banyak TKP yang dilakukannya. Di antaranya di Pontianak Kota, Selatan, Utara, serta Pontianak Barat dengan modus yang berbeda-beda, baik tindakan Curat, Curas serta pemba-cokan,” jelas Puji.Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan ka-sus, apalagi Novriandi merupakan residivis kambuhan yang sering melukai korbannya. Di Pontianak Barat dua TKP kasus pembacokan dan penodongan yang dilakukannya. Kini Polsek Barat sedang melakukan pengembangan kasus yang melibatkan Noviandi. ”Tersangka melakukan kejahatan kurang lebih tujuh laporan di wilayah hukum Pontianak,” tegas Puji.

Novriandi dijerat pasal 351 berkaitan dengan kasus pem-bacokan yang dilakukan ter-

hadap pengendara motor saat ingin mencari tambal ban. Pelaku memeras pengendara tersebut dan

menguras uangnya. ”Uang tak dikasi, korban langsung diba-cok. Tersangka baru pasal itu yang dike-

nakan. Nantinya akan dilimpahkan ke Polsek lain untuk dikembangkan. Tersangka terancam lima

tahun penjara,” papar Puji.Puji menegaskan, pelaku menjalankan aksinya menggu-nakan senjata tajam serta melumpuhkan targetnya, jika pelaku tidak memberikan apa yang diinginkannya. “Ke-mana-mana pelaku membawa senjata tajam. Pelaku bisa dibilang berbahaya dan tidak memandang siapapun untuk melukai targetnya yang menjadi sasaran,” ungkapnya.Puji mengimbau masyarakat, selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan, agar tidak menjadi korban kejahatan. “Kita perlu waspada dari kejahatan, baik kejahatan jalanan maupun Curat, Curas serta Curanmor. Karena pelaku kejahatan biasa beraksi di perkotaan saat tar-getnya lengah,” imbaunya. (sul)

NGABANG. Sejak malam Val-entine, Selasa (14/2) lalu, Deli Marni, 16, putri sulung Anton tidak pulang ke rumah. Kedua orangtua Deli menan-tikan kedatangan anaknya. Perasaan cemas menghantui Anton dan istrinya semen-

jak putrinya menghilang. “Jika Deli Marni ini pulang, saya tidak akan memarahin-ya. Malah saya akan mena-burkan beras kuning sebagai ungkapan syukur kembalin-ya Deli ke rumah,” kata An-ton, warga desa Pawis, Keca-

matan Jelimpo, Kamis (16/2).Ayah enam anak ini men-gakui, dirinya sedikit keras dalam mendidik anak-anaknya. Anton mengira Deli takut pulang karena akan dimarahi. “Saya sangat

Segera “Disidang”

Oknum PNS Mesum

Menghilang Sejak Malam Valentine

PONTIANAK. Tim gabun-gan Polda Kalbar men-emukan gudang yang diduga sebagai tempat menampung biji timah di Ketapang. Kini kasus-nya didalami Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar.”Gudang yang kita dite-mukan sebanyak sembi-lan unit. Keberadaannya diduga untuk menam-pung hasil penambangan.

Hingga bisa terkumpul dalam jumlah banyak. Karena itu masih ditelusuri gudang tersebut mengantongi izin atau ilegal. Sementara guna ke-pentingan penyidikan kini gudang telah dipasangi garis polisi,” ungkap AKBP Mukson Munandar, Ka-bid Humas Polda Kalbar di Pontianak, kemarin. Mukson mengatakan, dalam gudang banyak ditemukan tumpukan karung berisi barang tam-bang oleh tim Polda. Penyelidikan secara intensif terus dilakukan. Diduga menjadi tempat penam-pungan hasil tambang ilegal. Tetapi semua masih didalami polisi. “Kami belum ada menetapkan tersangka. Karena masih mengumpulkan bukti. Namun jika mempunyai cukup bukti dipastikan tersangka bakal ditetapkan. Identitas pemilik gudang sudah dikantongi,” tegas Mukson.

Gudang Penampung Tambang Dipoliceline

PONTIANAK. Parkir liar meresahkan masyarakat. Apalagi sering kali meminta tarif lebih kepada para pengendara. Inilah yang terjadi di beberapa wilayah Kota Pontianak. Juru parkir meminta uang tanpa memberikan karcis retribusi yang telah ditentukan Dinas Perhubungan. Berdasar peraturan daerah (Perda) yang terkandung dalam pasal 4/2011, tentang retribusi jasa umum, bahwa pungutan biaya parkir untuk kendaraan roda dua Rp1 ribu. Se-dangkan kendaraan roda empat atau selebihnya Rp2 ribu. Jika terdapat juru parkir yang meminta lebih kepada pengendara, akan diberikan teguran yang berujung tindak pidana.Ada beberapa juru parkir liar di salah satu pu-sat perbelanjaan meminta tarif parkir Rp3 ribu hingga Rp5 ribu dalam hitungan jam. Terkadang, mereka juga menyalahi aturan memarkir kenda-raan, terkesan asal-asalan. Kasi Perparkiran Dinas Perhubungan, Rahmad Suprayetno

Juru Parkir Liar Berkeliaran

Novriandi. SYAMSUL ARIFIN

Khandra Asmarahady

Deli Marni dan kedua orangtuanya. ANTONIUS SUTARJO

DOK

Mukson Munanda. DOK

Halaman 15

Halaman 15

SINGKAWANG. Kurun 2011 hingga Januari 2012, di Kota Singkawang tercatat 2.657 pelanggaran Lalu Lintas (Lalin). Pelanggarnya paling banyak dari kalangan pegawai swasta.“Untuk pelanggaran yang berkenaan dengan kelengkapan kendaraan 1.360 kasus, surat-surat kendaraan 1232 kasus dan pelanggar marka rambu 20 kasus,” kata AKBP Prianto SIk, Kapol-res Singkawang melalui Kasatlantas AKP Bagio Erianto kepada wartawan, kemarin (19/2).

Bagio menjelaskan, pelanggaran paling banyak dari kalangan swasta 2.339 kasus, disusul pelajar 245 ka-sus, sopir 36 kasus, dan mahasiswa 36 kasus. “Secara umur, didominasi antara 16 hingga 30 tahun sebanyak 1.512 orang, 31 hingga 40 tahun 526 orang, 41 hingga 50 tahun 250 orang, 51 tahun ke atas 298 orang dan umur 10 hingga 15 tahun 60 orang,” ungkapnya.Sementara bila ditinjau dari latar belakang pendidikan, kata Ba-

gio, pelanggar paling banyak dari SMA sederajat 1.152 kasus, disusul SD 796 kasus, SMP 549 kasus dan Perguruan Tinggi 145 kasus.Bagio mengatakan, kepolisian akan terus menekan angka kecelakaan Lalin. Selain dengan penindakan tegas, teru-tama terhadap pelanggar di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). “Polres juga telah mengajukan denda maksimal

Kebanyakan Pegawai SwastaPELANGGARANPELANGGARAN LALIN LALIN

Razia yang dilakukan Polres Singkawang beberapa waktu lalu. DOK

Halaman 15

Halaman 15

Page 10: 20 Februari 2012

MENEKAN angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pontianak bersama LLAJ Dinas Perhubungan menggelar razia gabungan di Sungai Pinyuh. Razia tersebut menertibkan kendaraan yang tidak layak jalan. Sebab, faktor kendaraan kerap kali memicu terjadinya Laka Lantas.“Kita cek seluruh kendaraan, khususnya angkutan barang maupun penumpang yang melin-tas. Baik kendaraan angkutan pribadi maupun milik operasion-al perusahaan. Jika tidak layak jalan, akan kita tindak,” kata Kasat Lantas Polres Pontianak, AKP Ahmadi.Dijelaskannya, pemeriksaan dilakukan terhadap kelayakan angkutan. Misalnya, kondisi fisik body kendaraan maupun onderdil lainnya. Seperti rem, bak angkutan apakah sudah keropos atau tidak, ban, lampu utama, lampu sen atau lampu rem dan lainnya.

“Semua kelengkapan berkend-ara seperti itu harus berfungsi dengan baik dan normal. Ter-masuk kendaraan yang tampak mengeluarkan asap tebal mesti segera diperbaiki oleh si peng-endara,” tegasnya.Bukan hanya itu, timpal Ah-madi, razia gabungan tersebut juga memeriksa menyangkut administrasi berkendara. Seperti surat menyurat kendaraan, ijin trayek, ijin kir dan lainnya me-nyangkut legalitas operasional kendaraan itu sendiri.“Saat ini diduga masih banyak kendaraan angkutan yang masih mengabaikan kelayakan opera-sional tersebut. Karenanya, kita ingin meningkatkan kesadaran perusahaan maupun pemilik perorangan kendaraan angkutan untuk melengkapi dan memper-baiki kendaraan angkutan yang dimilikinya. Agar kendaraan angkutan layak beroperasional,” tuturnya.Ahmadi berharap perusahaan atau kendaraan angkutan mi-

lik pribadi dapat merawat dan menjaga kendaraannya dengan sebaik mungkin. Mulai dari per-awatan fi sik hingga administrasi kelengkapan kendaraan. Polisi akan memberikan sangsi sesuai

aturan yang berlaku terhadap kendaraan angkutan yang tidak layak jalan.“Kelayakan operasional kenda-raan angkutan itu sangat men-dukung usaha yang dilakukan

perusahaan itu sendiri. Misalnya kendaraan angkutan bus, jika busnya dalam keadaan bersih, kuat dan layak jalan, maka pen-umpang juga merasa aman dan nyaman,” ujarnya. (shn)

Tertibkan Kendaraan Tak Layak Pakai

KUBU RAYA Senin, 20 Februari 201210

GEMA KABUPATEN PONTIANAK

�musyawarah kite

Menuju Perubahan

�derap bestari

MEMPAWAH. Warga Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh dihebohkan dengan serangan ulat bulu pada tanamannya. Ratusan ulat bulu menempel pada pohon bahkan dinding rumah warga. Mereka berharap perma-salahan ini segera ditangani Pemkab Pontianak.“Saya mendapatkan laporan dari salah satu warga yang mengaku tanaman di rumahnya diserang ulat bulu. Jumlah sangat banyak dan kejadian seperti itu tidak biasanya. Atas laporan itu, saya langsung menuju ke rumah warga itu. Dan setelah di lihat memang jumlah ulat bulu sangat banyak,” kata Amin, Ketua Rt 08 Rw 03 Desa Galang. Amin menceritakan, awalnya dirinya mendapatkan laporan dari warganya yang bernama Phang Miau Le alias Sujoto, 40, berdomisili di Gang Garuda Rt 08 Rw 03 Desa Galang. Warga tersebut mengaku, pohon mangga di belakang rumahnya diserang ulat bulu.“Bahkan, tidak hanya menyerang pohon saja. Ulat bulu juga nyaris masuk ke dalam rumah. Beberapa ulat bulu ditemukan menempel di dinding dapur rumah Sujoto. Ulat bulu yang menempel di rumah diusir dengan cara dibakar,” ungkapnya.Amin menjelaskan, ulat bulu yang menyerang tanaman milik warganya tersebut berwarna kecokelatan dan bentuk badannya lebih kecil. Dengan warna kulit tersebut, ulat bulu tidak terlalu tampak ketika menempel di batang pohon. “Kita belum mengetahui apa yang menyebabkan adanya serangan ulat bulu ini. Jika dilihat secara dekat, ulat bulu ini tampak seperti sudah mati. Sebab, tidak menunjukkan adanya pergerakan,” bebernya.Amin berjanji akan menyampaikan laporan terkait se-rangan ulat bulu ini kepada Kades setempat. Selanjutnya ditindaklanjuti ke tingkat kecamatan dan pemerintah daerah. Agar masalah serangan ulat bulu ini segera di-tangani oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait.“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk mem-perhatikan keberadaan pohon yang ada disekitar rumah atau kebunnya. Bukan tidak mungkin serangan ulat bulu ini menyebar dan menyerang pada jenis tanaman lainnya,” ujarnya.Amin juga berharap, serangan ulat bulu ini segera ditangani dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui dinas terkait. Agar serangan ulat bulu tersebut tidak berkelanjutan dan menyebar serta merusak tanaman masyarakat secara luas.“Mesti ditangani dengan cepat dan tepat. Kita tidak ingin dibiarkan berlarut dan meresahkan masyarakat khususnya petani. Sebab, keberadaan ulat bulu itu dapat merusak tanaman dan merugikan masyarakat,” tegasnya. (shn)

Tanaman Warga Diserang Ulat Bulu

Libatkan Perempuan, Kembangkan Perikanan

Sadik Gerah, Diseret Perkara PT ABPPONTIANAK. Merasa naman-ya disebut-sebut pasca putu-san PTUN Pontianak yang me-menangkan PT Ambawang Bumi Perkasa (ABP), mantan Kepala Di-nas Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Kubu Raya, Ir Sadik Azis, akhirnya angkat bicara. Terkait mengenai pencabutan izin perkebunan PT ABP oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan.“Saya juga heran, Mustafa menyebut nama saya berulang-ulang kali di koran. Padahal sebetulnya, mereka tidak perlu berpolemik di koran. Akui saja kekalahan PTUN itu terhadap PT ABP. Jangan menarik orang lain, malah berstatemen membawa koper isu uang ke ruangan saya, dan mengatakan pak Agung menjual belikan lahan pada pihak Malaysia,” kata Sadik, pada Equa-tor di Pontianak, Sabtu (18/2).Bahkan Sadik siap, membong-kar rekaman pembicaraan pada pertemuan yang disebutkan Kabag Hukum Pemkab Kubu Raya, Mustafa. Ia juga me-nyarankan, Mustafa untuk tidak berpolemik tidak benar hingga bisa membuat citranya menjadi buruk.

“Seharusnya Mustafa sadar kalau dia salah. Bupati juga harus mencari tindakan lain. Apakah mau banding, atau apa. Jangan melibatkan orang lain. Saya juga tidak mengerti dengan pola pemerintahan di Kubu Raya. Kok selalu membuat manajemen begini, ingin membuat orang lain terlibat. Perbuatan seperti ini jelas salah, selesaikan sebuah persoalan dengan baik,” ingat Sadik.

Kemudian, dia menegaskan, PT ABP itu tidak menjual beli lahan. Sadik mengatakan, ia ikut dalam MoU antara PT ABP dengan pi-hak Malaysia yang dilakukan di Hotel Mercure secara terbuka, bukan sembunyi-sembunyi. Pada saat itu, dibuka salah satu Asisten Setda Pemerintah Provinsi Kalbar yang ditunjuk oleh gubernur un-tuk mewakili Gubernur.Pada saat itu, dijelaskan pria saat ini menjabat sebagai Wakil

Ketua HKTI Bidang Perkebu-nan dan Kehutanan yang resmi hadir, sesuai undangan adalah pak Wahaf, asisten dari Kubu Raya. Karena dirinya tidak punya undangan kebetulan di telepon oleh pihak Malaysia yang minta ia hadir.“Karena saya tidak punya un-dangan, saya sampaikan pada bapak Bupati saat itu. Bupati mengizinkan, dan saya dim-inta jangan berkomentar. Sam-pai akhir pertemuan saya tidak ada berkomentar, cuma begitu selesai saya sampaikan tolong besok datang ke kantor untuk mengklarifi kasi persoalan per-izinan yang ada supaya clear,” terangnya.Sadik juga menambahkan, ama-nah yang disampaikan Gubernur Kalbar saat pertemuan gabungan dengan pengusaha sawit se Kalbar di Hotel Kini. Dalam amanahnya, Gubernur meminta supaya Ke-pala Dinas membantu Bupati se-cara baik, kemudian memberikan keterangan yang benar kepada investor.“Datanglah mereka ke kantor saya. Kalau pada saat itu di bi-lang, Agung dan investor datang membawa satu koper uang saya

tidak pernah melihatnya. Sebab saat itu, saya hanya lihat Agung membawa satu buku agenda dengan pengacaranya. Begitu juga dengan pihak Malaysia,” jelas Sadik lagi.Terkait pencabutan izin la-han terhadap PT ABP, Sadik mengatakan penentu kebijakan sudah mengambil langkah yang salah. Sebab seharusnya, sebelum mencabut izin tidak ada surat peringatan I, II dan III. Harusnya penentu kebijakan memanggil perusahaan yang bersangkutan sebelum izin dicabut.Selama dirinya menjabat, Sa-dik menegaskan, dirinya tidak pernah menerima apapun karena dalam bekerja ia selalu berlan-daskan aturan dan UU yang berlaku. “Banyak izin yang cacat hukum, suatu saat saya bongkar semuanya. Soal koper berisi-kan uang, mungkin ukur baju di badan mereka. Demi Allah, selama ini saya bekerja tidak pernah menerima apa pun dari perusahaan, baik perusahaan HTI, maupun perusahaan perke-bunan, dan pertambangan. Boleh dicek pada setiap perusahaan, apakah ada saya menerima uang,” pungkas Sadik. (jul)

SUNGAI RAYA. Wakil Bupati Kubu Raya Andreas Muhrotien mengatakan pembangunan yang ada di Kubu Raya se-jak dibentuk tahun 2007 lalu hingga saat ini masih terus berproses. Sehingga untuk mewujudkan pembangunan itu tidak ada yang instant“Namun untuk mencapai tujuan yang dikehendaki tidak mungkin dicapai secara instant, tetapi melalui proses yang ber-

tahap. Terpenting lagi, arah yang akan dituju sudah jelas dan terprogram,” katanya pada wartawan, belum lama ini.Dijelaskannya, dalam APBD tahun 2011 sudah ditentukan arah kebijakan pembangunan yang berpi-hak kepada rakyat, demikian dengan APBD 2012 ini. Hal itu menjadi bukti, Pemerintah Kubu Raya sudah sangat pro rakyat dengan jumlah komposisi belanja publik sebesar 52 persen dan 48 persen lainnya untuk belanja aparatur.Andreas menuturkan, Kabupaten Kubu Raya yang relatif baru terbentuk. Tujuannya tak lain untuk mempercepat pembangunan diperlukan spirit, dan kekompakan dari semua komponen masyarakat.Untuk itu, seluruh masyarakat agar bersatu dan bersama-sama membangun, jalin sesuatu yang besar dan berpikir negarawan. Apabila terdapat salah paham yang kecil jangan dibesar-besarkan.“Jika ada masalah, laporkan pada aparat pemer-intahan yang terkait. Kalau kita memiliki semangat positif dan kompak, pasti segala sesuatunya dapat dilaksanakan dengan baik dan kondisi kehidupan kita lebih maju atau sejahtera,” katanya.Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Kubu Raya, Gandhi Satya mengatakan, sesuai dengan rencana program pembangunan yang ditetapkan pemerintah Kubu Raya akan mengutamakan program pembangunan yang mengarah pada percepatan pencapaian Millennium Development Goal’s (MDGs) atau tujuan pembangu-nan millennium dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2012.“Sesuai dengan program pemerintah pusat, tahun 2015 mendatang MDG’s harus bisa tercapai. Berdasar-kan hal tersebut kita akan mengutamakan program pembangunan pada percepatan pencapaian MDG’s sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah pusat,” katanya.Menurutnya, dalam perencanaan program pemban-gunan Kubu Raya, ada dua target yang diutamakan, yaitu target pencapaian program MDG’s dan target pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah yang diprogramkan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya periode 2008 hingga 2013.Untuk memastikan keberhasilan dua program tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi bersama SKPD dan lembaga legislatif serta pihak terkait lain-nya. (oen)

Pembangunan Butuh Tahapan

Pesan untuk Kaum HawaMEMPAWAH. Pemerintah Ka-bupaten Pontianak bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al-Falah Mem-pawah, Minggu (19/2). KH Buya Jamhur Fathurozi dalam tausiyahnya memaparkan tentang pesan Rasullullah Mu-hammad SAW kepada umatnya, khususnya kaum perempuan. Sebab, Rasulullah lebih mening-gikan derajat kaum perempuan jika dibandingkan dengan laki-laki.“Jika boleh memilih, saya ingin dilahirkan sebagai perempuan. Karena, Rasulullah Muhammad SAW mengatakan, bahwa orang yang pertama kali masuk surga nanti adalah perempuan,” ung-kapnya.Bukan hanya itu saja, bahkan Rasulullah dalam hadistnya, me-nyampaikan pesan-pesan kepada

kaum ibu tentang syarat-syarat masuk surga. Ada empat syarat yang harus dipenuhi, apabila seorang perempuan ingin masuk surga. “Yang pertama, seorang perempuan yang rajin melak-sanakan salat lima waktu. Kedua, perempuan yang selalu berpuasa selama satu bulan penuh. Yang ketiga, perempuan yang akan masuk surga yakni selalu menja-ga kehormatannya. Serta, syarat terakhir yakni patuh kepada suami,” tegasnya.Buya Jamhur mencontoh-kan tentang tingginya dera-jat seorang ibu. Bahwa derajat ibu itu tiga tingkat lebih tinggi dibandingkan bapak. “Kalau bapak waktu disunat, sakitnya cuma terasa digigit semut. Kalau ibu ketika men-gandung dan melahirkan itu bertaruh nyawa. Seakan nyawa sudah berhadapan dengan pintu

sakratul maut. Karenanya, pen-gorbanan dan perjuangan ibu tidak ada yang bisa menandin-ginya,” tuturnya.Namun, timpal dia, seorang ibu juga memiliki peranan yang lebih penting dalam membina rumah tangganya. Khususnya dalam tugas mendidik anak. Nabi Muhhammad SAW berpesan, agar orangtua dapat mendidik dan membentuk akhlak anak-anaknya dengan baik. Ada tiga kewajiban dalam mendidik anak. “Pertama, didiklah anak agar mencintai para nabi, khususnya teladan kita Nabi Muhammad SAW. Kedua, didiklah anak untuk mencintai para turunannya. Serta ketiga, didiklah anak untuk men-cintai Al-Qur’an,” bebernya.Untuk mencapai semua itu, imbuhnya, peranan yang sangat penting ada pada kaum ibu yang memberikan curahan kasih dan sayang dalam mendidik anak-

anaknya. Ibu juga lebih memi-liki waktu yang lebih banyak bersama anaknya, dibandingkan bapak yang menghabiskan waktu untuk bekerja menghidupi ke-luarga.“Suatu negara bisa berdiri berkat perempuan. Sebaliknya, negara bisa hancur karena perempuan juga. Karenanya, perempuan disebut sebagai pen-didik dasar dalam rumah tangga,” ungkap Buya Jamhur.Buya Jamhur berharap para jemaah yang hadir dalam kes-empatan itu untuk senantiasa melaksanakan berbagai perin-tah Allah dan menjauhi segala larangannya. Laksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik selama hidup di dunia sesuai dengan ajaran Al-Qur’an.“Mari bersama kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Allah

SWT, agar kelak kita diberikan keselamatan baik di dunia mau-pun di akhirat,” pungkasnya.Ribuan jemaah yang hadir, mendengarkan tausiyah yang disampaikan KH Buya Jamhur Fathurozi. Sejumlah pejabat daerah mulai dari Bupati Ponti-anak, H Ria Norsan, Wakil Bupati Pontianak, H Rubijanto, Staf Ahli Pangdam Tanjungpura, Kol Inf Samsul Rizal dan sejumlah peja-bat lainnya hadir dalam kegiatan tersebut.“Melalui momentum perin-gatan Maulid Nabi Muham-mad SAW ini, mari kita pupuk dan tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Peringatan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk menteladani ajaran Nabi Muham-mad SAW khususnya kepada masyarakat muslim di Kabupaten Pontianak,” harap Ria Norsan dalam sambutannya. (shn)

Pasca Putusan PTUN Pontianak

“Seharusnya Mustafa sadar kalau dia salah. Bupati juga harus mencari tindakan lain. Apakah mau banding, atau apa. Jangan melibat-kan orang lain. Saya juga tidak mengerti dengan pola pemerintahan di Kubu Raya. Kok selalu membuat manajemen begini, ingin membuat orang lain terlibat. Perbuatan sep-erti ini jelas salah, sele-saikan sebuah persoalan dengan baik,”

SUNGAI RAYA. Pemkab Kubu Raya terus berupaya mening-katkan, dan mengembangkan usaha budidaya perikanan guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satu caranya dengan melakukan pembinaan dan memberikan bantuan peri-kanan, bagi budidaya ikan dari kaum perempuan yang tersebar di KKR.“Pemerintah pusat dan daerah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, dari penyuluh lapangan untuk menularkan ilmu dan sekaligus memberikan solusi pada para pembudidaya dalam

menghadapi persoalan-persoalan pembudidayaan,” kata Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Peri-kanan, Peternakan dan Kelautan Kubu Raya, Radjudin Samad, kepada wartawan, kemarin.Seiring semakin berkembang-nya budidaya perikanan di ten-gah-tengah masyarakat, serta di dorong dengan adanya program pemerintah, khususnya di Kabu-paten Kubu Raya, pemerintah sangat konsen dalam mengem-bangkan budidaya perikanan. Mengingat Kubu Raya meru-pakan penyangga kebutuhan ikan di Kalbar.

Rajudin mengatakan, wilayah Kabupaten Kubu Raya sebagian besar merupakan kawasan per-airan dan pesisir. Namun tidak semua masyarakatnya meman-faatkan potensi itu mengem-bangkan usaha perikanan. “Saya melihat, kaum ibu atau perempuan lebih banyak memi-liki potensi mengembangkan sek-tor tersebut. Selain memperkuat perekonomian keluarga, suami juga bisa mencari penghasilan tambahan dengan pekerjaan sebelumnya,” katanya.Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabu-

paten Kubu Raya, Suharjo Usman mengatakan, program bantuan budidaya perikanan yang digal-akkan pemerintah setempat lebih diarahkan pada pemberdayaan kaum perempuan. Program tersebut, sengaja dis-usun untuk memperkuat rumah tangga. Khususnya kelompok perempuan yang saat ini sudah mulai didorong. Dia mengatakan, program bantuan budidaya peri-kanan sudah ditetapkan tidak menjadi program sesaat. Artinya, program itu terus berkelanjutan, sehingga produktivitas hasil budidaya di Kubu Raya terus

mengalami peningkatan. “Dari program yang dicanan-gkan, secara teknis diarahkan untuk pembuatan keramba jaring tancap dan keramba jaring apung di sepanjang Sungai Kapuas. Na-mun program tersebut dijalankan secara bertahap,” tuturnya. Suharjo menambahkan, den-gan dana yang tersedia, pihaknya telah berupaya agar produktivi-tas budidaya perikanan menjadi salah satu ikon di Kubu Raya. Program itu diupayakan mengi-kuti program beras lokal yang duluan populer di kalangan masyarakat. (oen)

Sadik Azis

Andreas Muhrotien

Maulid Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi /IST

Jalan Peniti-Segedong ambruk. Padahal jalan tersebut proyek tahun 2011 lalu. Masyarakat berharap perbaikan. Al� Shandy/Equator

Page 11: 20 Februari 2012

Singkawang. Juru Bicara Kepresidenan di era Presiden RI Abdurrahman Wa-hid (Gusdur), Wimar Witoelar akan men-jadi pembicara dalam Seminar Demokrasi di kampus STIT Sing-kawang, Rabu (22/2) mendatang pukul 09.00.Kehadiran tokoh

yang sering muncul sebagai pembicara di televisi itu disam-paikan Pembina Solidaritas Ma-syarakat untuk Keadilan (PSMK), Asmaniar. “Wimar Witoelar akan hadir sebagai pembicara Seminar Demokrasi antara Harapan dan Kenyataan,” katanya kepada Equa-tor, belum lama ini.Wimar Witoelar dengan

penampilan khasnya yang be-rambut kriwil itu, merupakan seorang kolumnis media massa lokal dan internasional, sebut saja di Today, Business Week, News Week, Australian Financial Review. Juga komentator ABC, CNBC dan CNN.Tokoh kenamaan yang sering

diminta sebagai pem-bicara internasional dalam bidang politik dan ekonomi ini akan hadir di Kota Sing-kawang, tepatnya di kampus STIT Sing-kawang guna mem-bahas demokrasi antara harapan dan kenyataan dalam per-spektif pendidikan politik, ekonomi, sos-

ial dan budaya.Asmaniar mengatakan, seminar

demokrasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelantikan Kepengurusan PSMK Provinsi Kalbar. “Selain pelantikan kepengurusan PSMK Kalbar, juga dilaksanakan seminar yang meng-hadirkan pembicara berkelas,” katanya.Seminar ini, kata Asmaniar,

untuk pengembangan demokrasi yang terbuka dan benar. “Melalui seminar ini kita akan mengetahui seperti apa demokrasi itu yang sebenarnya, apakah kebebasan yang kebablasan, membicarakan aturan main atau yang lainnya,” jelasnya. (dik

Sambas. La Halani, 16, remaja asal Desa Tebas Sungai, Keca-matan Tebas yang menderita pe-nyakit ginjal bocor mengundang simpati berbagai kalangan. Tak terkecuali dua anggota DPRD Sambas, Muazah Aladawiyah dan Ni Ketut Indrawati. Kedua legislator wanita ini

turun langsung membawa La Halani ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso, Pontianak untuk memeriksakan penyakit La Hailani, yang telah membuat perutnya terus mem-besar. La Halani didampingi ibu-nya, Kartila. “Setelah mendapat persetujuan dari keluarga, kami pun membawa La Halani berobat menggunakan ambulance dari Sambas menuju Pontianak. Seka-rang La Halani dirawat inap di

RSUD Soedarso Pontianak,” kata Muazah Aladawiyah ditemui Equator, Jumat (17/2) saat akan membawa La Halani berobat ke Pontianak. Anggota DPRD asal Kecamatan

Tebas ini menjelaskan, kondisi La Halani sangat memprihat-inkan. Saat ini La Hailani masih menjalani perawatan didampingi ibunya. Tak hanya mengantar La Hailani ke Pontianak, mereka berjanji akan mengajak anggota DPRD Sambas lainnya untuk membantu La Halani. “Informasi dari orangtua La Halani, bantuan untuk pengobatan anaknya su-dah mencapai Rp 20 juta. Ber-asal dari Pemuda Peduli Tebas (PPT) dan Phasco 14 Team The Next Generation (TTNG), Bu-pati Sambas, perusahaan sawit,

BKMT, BAZ dan kami sendiri,” kata Muazah.Hal senada diungkapkan Ni

Ketut Indrawati. Menurutnya, setelah mendapat informasi dari media massa, ia juga ditelpon Muazah. Keduanya tergerak untuk membawa La Halani bero-bat ke Pontianak. “Kami turut prihatin dan akan semaksimal mungkin membantu La Halani, serta mengajak kawan-kawan DPRD untuk memberikan ban-tuan kepada La Halani,” kata Wakil Ketua DPRD Sambas yang juga Koordinator Komisi D DPRD Sambas ini. Ni Ketut berharap, para do-

natur yang perduli terhadap kondisi La Halani dapat meny-isihkan penghasilannya untuk membantu penyembuhan pe-

nyakit yang diderita La Halani. “Sebagai wakil rakyat, saya memberikan apresiasi kepada PPT dan Phasco 14 TTNG yang mengawali penggalangan dana untuk penyembuhan La Halani, sehingga masyarakat mengeta-hui penyakit yang diderita La Halani serta perlunya bantuan. Saya harap PPT dan Phasco 14 TTNG terus menggalang dana untuk membantu penyembuhan La Halani,” ujar Ni Ketut.

Kartila, ibu kandung La Halani mengucapkan terimakasih atas perhatian masyarakat terhadap kondisi kesehatan anaknya, yang hingga kini hanya terbaring saja. Diakuinya, bantuan yang disal-urkan sangat bermanfaat. Sejak awal ia bingung mau mengadu kemana, apalagi ayah La Halani sudah lama meninggal. “Atas nama keluarga, kami mengucap-kan terimakasih,” ucap Kartila terharu. (edo)

Kepedulian Dua Legislator SambasKepedulian Dua Legislator Sambas

La Halani Berobat ke RSUD Soedarso

Singkawang. Akibat keterba-tasan alokasi APBD 2012, tidak semua usulan pembangunan terakomodir. Walaupun usulan tersebut semula sudah menjadi hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat terbawah.“Alokasi penganggaran, ha-

rus dipahami dengan cara ber-tahap. Diharapkan pada sektor yang belum tersentuh untuk bersabar,” kata Dr KRA Hasan Karman Notohadiningrat, Wa-likota Singkawang ketika mem-buka Musrenbang Tingkat

Kecamatan di Singkawang Selatan, baru-baru ini.Tidak semua usulan pem-

bangunan terakomodir, karena dalam pelaksanaan pemban-gunan dinilai berdasarkan skala prioritas, atau dilihat dari rencana pembangunan mana dulu yang lebih penting untuk dilaksanakan pada satu tahun anggaran.Hasan mengungkapkan,

diantara program prioritas pembangunan 2012 itu, terdiri atas sektor pendidikan yang mendapat alokasi dari APBD

34,72 persen, infrastruktur 14,46 persen, reformasi bi-rokrasi dan tata kelola sebesar 14,05 persen. Selanjutnya, bi-dang kesehatan 12,85 persen dan ekonomi 9,64 persen. “Alokasi tersebut mengingat pembangunannya bersifat komprehensif dan terkait pada bidang kehidupan,” katanya.Terkait sasaran pembangu-

nan 2012, difokuskan pada upaya peningkatan, pengem-bangan dan perluasan dari sa-saran yang ditetapkan pada ta-hun sebelumnya. Dengan skala prioritas dan strategis, serta usulan pembangunan yang ma-sih tertunda akan dapat direal-isasikan. “Itu semua mengacu

pada RPJPD Kota Singkawang 2005 -2025, sesuai dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan,” jelas Hasan.Dia mengatakan, usulan

pembangunan yang belum ter-tampung pada Musrenbang, di-antaranya direalisasikan pada belanja aspirasi dari Anggota DPRD Kota Singkawang. “Hal tersebut merupakan hak yang wajar, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan menge-nai hak budget dari DPRD,” kata Hasan.Pembangunan, tambah dia,

terus berjalan tanpa mengenal berhenti atau terus menerus secara berkelanjutan. “Tujuan-nya bagaimana mewujudkan

kesejahteraan masyarakat yang semakin merata dan berkeadilan,” jelas Hasan.Sementara terkait penca-

paian pembangunan di Kota Singkawang kata Hasan, dapat dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) yang telah men-capai 68,86 pada 2010, atau terbaik ketiga di Kalbar setelah Kota Pontianak dan Kapuas Hulu. “Salah satu tolok ukur tersebut merupakan cerminan keberhasilan Kota Singkawang dalam melaksanakan program pembangunan di sektor kes-ehatan, pendidikan dan per-baikan pendapatan masyarakat

secara riil,” jelas Hasan.Sementara itu di bidang

lainnya, tambah dia, berupa ukuran kinerja ekonomi suatu daerah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, yakni Produk Domestik Re-gional Bruto (PDRB). Dari data Badan Pusat

Statistik (BPS) Kota Singkawa-ng, PDRB Kota Singkawang atas dasar harga berlaku, meningkat hampir dua kali lipat, dari 2006 di angka Rp 1,58 triliun menjadi Rp 2,70 triliun pada 2011. “Data Bank Indonesia untuk nilai simpanan masyarakat komu-latif sampai Desember 2011 sebesar Rp 2,231 triliun. Ada

peningkatan signifi kan dari 2008 yang sebesar Rp 1,029 triliun,” ungkap Hasan.Masih di bidang ekonomi

tambah Hasan, adanya per-tumbuhan badan usaha. Dapat di l ihat dari permohonan penerbitan Izin Undang-un-dang Gangguan (UUG) dan izin lainnya. Data dari Kantor Penana-

man Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Singkawang, rekapitulasi modal usaha pada 2009 tercatat Rp 154 miliar mengalami peningka-tan drastis pada 2010 men-jadi Rp 2,14 triliun, kemudian meningkat lagi menjadi Rp 3,48 triliun pada 2011. (dik)

Senin, 20 Febuari 2012Spektakuler SINGKAWANG 11

SAMBAS TERIGAS

HK: Harap Bersabar

“PENCINTE BAHASE SAMBAS ASLI”

B’Dhee Zull VonsamNgapelah pembangunan

jalan raye di nagri kitte cap-pat inyan udah russak? Bar-rok nag setaon duak taon biase nye dah behaboran

aspalnye. Ape lah sebabnye i? Jak di mok ee di kitte e jak payah an macam negara Malay. Pn buat jaln k semannar kai padatkan dlok tanahnye. Disigar dlok kerek kanan nye. Dibuat dlok tampat aek ngaler. Jadi kualitas nye pn mantap.

Ketika Hati Ikhlas Krn dana yg seharusny 100

jt jadi sisa 70 jt,mangkenylah gaye,jadi be bahan2ny di kurangek akhrny,cobelah mun sesuai anggaran dr pu-sat tentunye bahan yang di pakai pun banyak dan mgkn bse betahan lama pembangu-nan jalan ye, Sida Que Eh jak nipis gilak urg muat

ny ye x. D biar kn nye pabile ad yg pacah,dh parah mcm kolam ru nk matol kn ny. Pyh d kite e. Mang dh dari gek dolok2 ny urg kite muat

jalan gy,an teliti barang2 tampal nk ny ye.rapokan ny mudah dh ratak tikanak yg barrat nalanek ny

PakDe Moe Tokbhee B’dhe@mun mslh jln ye

tergntong medannye,,,,mun medannye bgus pasti jln iye thn,mun jax medannye tnh gmbutlh ibrtnye be i,,,,pling thn jax 2 taon naknye.alnye mngke pakde tau,,,suah krje muat jln.

Dhayat Naang Payah aspalye dak pakai

aspal rabus bukan aspal goreng....xixi

Paksu Leo Gintara Law di daerah kmk jak

tanah b msh bl0m patjal, n k2 nye truk yg melewatek ny lbeh dri kpasitas jlan. Mun dah dbuat jalan bett0n mcm daerah sebarang mungkin than jwk x nye.

Razia Siswa Bolos Jangan Hanya Jelang UN

Tebas. Ketua Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFK-PM) Kecamatan Tebas, Ajuardi H Syafi ’ie mengajak pemuda Keca-matan Tebas untuk merapatkan barisan, memperjuangkan marwah Melayu yang mampu mengimbangi kemajuan ilmu dan teknologi.Ajakan itu disampaikannya usai

Musyawarah Cabang (Muscab) 1 PFKPM Kecamatan Tebas, Sabtu (18/2) di Gedung Serbaguna Tebas. Ia mampu menyisihkan Darmasyah dan H As’an SPd dalam pemilihan Ketua PFKPM Kecamatan Tebas periode 2012-2017. Usai muscab, kepengurusan PFKPM Kecamatan Tebas langsung dikukuhkan oleh Ketua DPD PFKPM Kabupaten Sam-bas Drs Burhani B Soni MM. Ajuardi menegaskan, PFKPM

bukanlah organisasi tandingan bagi organisasi lain, justru ha-rus sinergis bersama-sama dalam mendukung program pemerintah dan mencegah perilaku anarkisme. “Juga tetap menjaga dan mengawal

harmonisasi berbagai etnis,” kata Ajuardi. Ia menambahkan, setelah resmi

dilantik, selanjutnya ia beserta pengurus PFKPM Kecamatan Tebas yang membawahi 23 pengurus PFKPM tingkat desa akan secepat-nya melengkapi organisasi dan perangkatnya dalam menjalankan program kerja PFKPM, “Kita akan menjalankan program kerja yang menyentuh masyarakat, dan lebih

mengkedepankan gerakan sosial,” ujar PNS Dinas Kesehatan Kabu-paten Sambas ini. Sementara itu, Darmasnyah

mengaku legowo menerima kekala-hannya. Meski begitu, ia komitmen mendukung Ketua PFKPM Keca-matan Tebas terpilih. Dijelaskannya, Muscab PFKPM yang dilaksanakan menunjukkan bahwa orang Melayu suka bermusyawarah dan bermu-fakat. Hal ini sesuai dengan periba-

hasa, ‘Bulat air karena pembuluh, bulat kata karena mufakat’ artinya tidak omong kosong. “Kita berharap pengurus PFKPM terpilih dapat menjalankan program kerja terbaik. Sehingga dapat meningkatkan or-ganisasi PFKPM yang bermanfaat bagi masyarakat,” harap Kepala Desa Tebas Kuala ini. Sedangkan H As’an SPd ber-

harap, marwah Melayu harus tetap bangkit. Warga Melayu ucapnya, harus bersatu dengan semangat kebersamaan yang tinggi, sehingga mampu bersaing secara sehat dan sportif. “Dengan demikian Melayu tentunya akan dihargai oleh pihak manapun juga,” katanya.Di tempat yang sama, Ketua

DPD PFKPM Kabupaten Sambas H Burhani B Soni MM, ada kesa-maan nama organisasi PFKPM, karena juga digunakan Kepolisian, yaitu Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPM). “Agar tidak menimbulkan kebingungan,

maka kita sepakati bahwa PFKPM orang Melayu kita namakan Pemuda Melayu,” jelasnya.Dipaparkan Burhani, dalam

program kerja organisasi, Pemu-da Melayu juga memposisikan Dewan Agung se-Kalbar yang terdiri dari para raja, sultan, pangeran maupun panembahan yang fungsinnya kelak melantik DPW Pemuda Melayu Kalimantan Barat. Ia mengajak anggotanya, pada lima tahun ke depan orang Melayu juga dapat memimpin Kalbar melalui Ketua Pemuda Me-layu Kalbar, H Firman Muntaco. “Sehingga Melayu semakin maju,” kata Burhani usai muscab yang dihadiri Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa, anggota DPRD Kalbar Ir H Prabasa Anantatur MH yang juga Dewan Penasehat Pemuda Melayu, anggota DPRD Kalbar Drs Timotius Ketak yang hadir mewakili tokoh warga Dayak, serta muspika dan tokoh lintas etnis lainnya. (edo)

Ajuardi: Pemuda Harus Rapatkan Barisan

Tak Semua Usulan Pembangunan Terakomodir

Singkawang. Rencana Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sing-kawang yang akan merazia pelajar-pelajar yang membolos di Warung Internet (Warnet) disambut baik pihak sekolah. Bahkan disarankan operasi tersebut tidak hanya menjelang Ujian Nasional (UN).“Sebagai pihak sekolah, tentu san-

gat mendukung rencana itu, kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota melalui Disdik (Dinas Pendidikan, red) dan Satpol PP dalam kemajuan dunia pendidikan,” kata Suhadi, Kepala SMA Negeri 2 Kota Singkawang ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.Suhadi mengharapkan, razia terse-

but lebih diintensifkan atau dilakukan secara berkala, bukan hanya menjelang UN karena hal tersebut sangat mem-bantu pihak sekolah dalam mengawasi anak didiknya.Dia juga mengharapkan Pemkot

Singkawang gencar menggaungkan mengenai jam belajar masyarakat. Bahkan kalau diperlukan bisa dibentuk Peraturan Daerah (Perda) Jam Belajar Masyarakat.Misalnya, Suhadi mencontohkan,

dengan pemasangan plang bertuliskan ‘Jam Belajar Masyarakat’ di jalan-ja-lan atau gang-gang. Paling tidak, itu sebagai ajakan kepada masyarakat untuk menghargai jam belajar kepada pelajar atau siapapun. “Sebagai contoh, di gang dipasang plang pukul 19.00 hingga 21.00 Wib adalah jam belajar. Hal itu sebagai upaya menanamkan

budaya belajar kepada masyarakat,” jelas Suhadi.Jika sudah terdapat perda-nya jelas

Suhadi, hal tersebut akan sangat efek-tif, karena jika terjadi pelanggaran, tentunya sudah ada sanksi yang men-

gancamnya di dalam perda itu. “Ada kekuatan hukum yang mengatur hal tersebut,” pungkasnya. (dik)

SUARE KITE

Wimar Witoelar ke Singkawang

Wimar Witoelar

La Halani didampingi ibunya, bersama Muazah Aladawiyah dan Ni Ketut Indrawati anggota DPRD Sambas memeriksakan La Halani ke RSUD Soedarso Pontianak.

Ketua DPD PFKPM Kabupaten Sambas Drs Burhani B Soni melantik pengurus PFKPM Kecamatan Tebas periode 2012-2017 di Gedung Serbaguna Kecamatan Tebas. M Ridho

ILUSTRASI

Page 12: 20 Februari 2012

MELAWI MEMBANGUN Senin, 20 Februari 201212

SINTANG RAYA apai ji kitak

�apai kato kito

Warga Tanah Pinoh Barat Butuh ListrikNANGA PINOH. Ada sepuluh desa di Kecamatan Ta-nah Pinoh Barat yang belum menikmati fasilitas pen-erangan listrik. Bahkan ibukota kecamatan itu sendiri belum memilikinya listrik. Listrik bagi warga Tanah Pinoh Barat sudah menjadi kebutuhan pokok.“Sebagian besar warga di Tanah Pinoh Barat sangat mengidamkan listrik. Sebab, sebagian besar atau sepuluh desa masih belum memiliki listrik sama sekali. Sedangkan listrik merupakan hak setiap warga masyarakat baik di kota maupun di pedesaan. Walau listrik bukanlah dewa dan bukan pula call center yang selalu online 24 jam kepada konsumennya. Hanya tanpa kita sadari, adanya listrik segala kebutuhan bisa terpenuhi,” kata warga asal Tanah Pinoh Barat yang kini tinggal di Nanga Pinoh, Abdi Amri, ditemui kemarin. Selain keperluan rumah tangga terpenuhi, akses teknologi informasi, internet, pendidikan, kesehatan, hiburan dan lain-lain semua bisa diperoleh dengan adanya listrik.Diungkapkan Amri, beberapa desa di Kecamatan Tanah Pinoh Barat 95 persen masyarakat belum mendapatkan penerangan listrik. Masih menggu-nakan pelita sebagai alat penerangan.Sementara 5 persen sudah menikmati listrik dengan genset pribadi kapasitas daya 1-5 kw rata untuk BBM dan oli dan perawatan genset. Masyarakat harus menguras kantong pribadinya mendapatkan penerangan listrik rata-rata Rp12 ribu hingga Rp60 ribu satu malam. Atau sama juga Rp450 ribu hingga 1,8 juta per bulan. Itu hanya nyala pada malam hari selama 5 jam. Mulai pukul 18.00-23.00 WIBDia meminta dengan pemerintah daerah dan PT PLN untuk segera menyediakan listrik pada warga Tanah Pinoh Barat. “Dimohon dengan sangat kepada Pemerintah Kabupaten Melawi melalui wakil rakyat di eksekutif dan legislatif serta PT PLN (persero), un-tuk peduli terhadap nasib rakyat kabupaten Melawi khususnya,” pinta Amri. Amri mengingatkan pemekaran desa, kecamatan dan kabupaten guna mempermudah segala urusan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di desa, kecamatan, maupun pemer-intah kota. Ada beberapa aspek yang harus dipenuhi antara lain; luas wilayah, tapal batas wilayah, jumlah pen-duduk, kepala keluarga , desa-desa pendukung, sumber daya manusianya, sumber daya alamnya dan sumber mata pencarian masyarakat. Terpenuhi syarat-syarat tersebut maka terjadilah pemekaran dan terbentuk desa defenitif. Namun bukan berarti tugas pemerintah telah usai. Masih banyak tugas yang menyusul. Diantaranya me-nyediakan sarana dan prasarana vital lainnya. Yaitu jalan, jembatan, penerangan sarana pendidikan, kes-ehatan, air bersih, pertanian, peternakan, perikanan, menciptakan lapangan kerja dan lainnya.“Adapun fasilitas sangat vital sampai saat ini belum dinikmati masyarakat salah satunya fasilitas listrik,” pungkasnya. (aji)

SINTANG. Idealnya satu desa satu bidan, namun ternyata di Kabupaten Sintang komposisi tersebut belum bisa terpenuhi. “Dari 281 Desa dan 6 Kelura-han, baru ada 52 Bidan,” ung-kap Kadis Kesehatan Sintang, dr Marcus pada Equator Selasa (14/2).Minimnya jumlah Bidan, diakui Marcus, sangat berpen-

garuh pada layanan kesehatan, terutama layanan kesehatan kepada ibu hamil. “Bidan dan Dokter itu adalah suatu ke-butuhan. Layaknya satu desa masing-masing harus ada satu,” ucapnya.Keberadaan bidan dinilai san-gat penting dalam mendampingi ibu hamil saat proses persali-nan, untuk menekan Angka

Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Di Kabu-paten Sintang AKI melahirkan pada tahun 2011 berjumlah 6 orang. Jumlah paling banyak adalah AKB mencapai 122. “Kalau AKI terbilang stagnan, AKB yang meningkat. Angka itu kita nilai cukup tinggi,” kata Marcus.Dijelaskan Marcus, upaya

merekrut tenaga bidan hanya dengan tiga cara, melalui CPNS, Honor dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Perekrutan CPNS masih sangat terbatas, apalagi pada tahun 2011 lalu ada moratori-ums penerimaan CPNS.Begitu pula dengan pen-gangkatan tenaga honor, harus menyesuaikan dengan kemam-puan daerah. “Kalau PTT juga

terbatas, karena tergantung pada pusat,” ujarnya.Marcus mengatakan, tahun lalu pihaknya sudah pernah menyekolahkan 40 bidan. Say-angnya, 40 bidan itu tidak lulus bersamaan, bahkan jumlah yang tersisa hanya tinggal 4 orang. “Ada yang nikah dini, ada pula yang ikut suami. Inilah ma-salahnya,” kata Marcus. (din)

AKB Terus Meningkat SINTANG. Pertentan-gan suku, agama, etnis dan antargolongan di Indonesia seharusnya tidak perlu terjadi. Karena bagi bangsa ini, pluralisme dan ke-setaraan merupakan sesuatu yang fi nal dan tuntas, bahkan telah dijamin oleh Undang-Undang.Selain itu, dirinya juga meminta, pemer-intah untuk segera mengambil sikap tegas terkait dengan kasus yang terjadi di Kalimantan Tengah, sehingga masalah tidak jadi melebar. “Kita minta pemerintah segera un-tuk mengambil sikap, sehingga masalah tidak melebar kemana-mana,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan, pada Equator via selular.Daniel menambahkan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk pluralis, isu SARA akan terus menjadi bom waktu yang bisa meledak setiap saat, apabila ada letupan-letupan yang menjadi pemicu dan tidak segera diatasi dengan tegas dan arif.“Karena itu, hal terpenting yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran di benak warga ma-syarakat tentang arti pentingnya toleransi sesama anak bangsa,” jelas Daniel yang juga Direktur Insti-tute Of National Leadership and Public Policy ini.Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat bisa meng-hargai perbedaan dan bisa menjadikannya sebagai suatu rahmat buat bangsa ini. “ P e r b e d a a n m e n j a d i k e k u a t a n b u -kan menjadi a la t perpecahan ,” tegasnya .Dirinya juga mengingatkan, sosialisasi tentang keru-kunan, baik umat beragama dan antar etnis di dae-rah-daerah yang tingkat pluralitasnya tinggi, harus lebih digalakkan melalui dialog-dialog yang intensif. “Sebab, daerah yang tingkat pluralitasnya tinggi, biasanya memiliki sumbu pendek yang mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, yang akan diuntungkan dengan terjadinya konflik atas nama agama atau golongan,” ingatnya.Dalam penanganan kasus-kasus tersebut, tentu-nya pemerintah tidak boleh berpihak pada pihak-pihak tertentu, agar tidak mencederai rasa keadilan. “Lebih baik lagi langkah-langkah preventif ha-rus didahulukan sehingga aroma yang dapat menimbulkan konflik tidak muncul ke permu-kaan, karena kalau sampai muncul ke permukaan akan sangat sulit memadamkannya,” katanya.“Tantangan bangsa kita masih begitu banyak, khusus-nya mengatasi kemiskinan, memperkuat kedaulatan dan kemandirian, serta upaya serius sejahterakan rakyat. Semua ini akan terwujud bila elemen masyara-kat bersatu dan bergotong royong, bukan sebaliknya saling ekslusif dan meniadakan. Sesama anak bangsa harus bersatu menjawab tantangan besar ini,” tim-palnya. (din)

Perkuat Toleransi Anak Bangsa

Warga Nusa Pandau Minta Air Bersih

Semangat Kebersamaan Bangun Melawi

Segera Wisuda Ratusan MahasiswaSINTANG. Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang, siap menggelar Wisudawan-wisu-dawati pada tanggal 24 dan 25 Februari 2012 mendatang.Menurut Ketua Yayasan Pendidikan Karya Bangsa, Drs. YAT, Lukman Riberu, M.Si, tanggal 24 akan diadakan yudi-cium kampus STKIP, sementara tanggal 25 wisuda yang bertempat di gedung serba guna, jalan YC Oevang Oeray Sintang.Lebih lanjut dikatakannya, undangan yang dipastikan hadir nanti salah satunya Gubernur Kal iman-tan Barat, Cornelis, , koordina- tor koper-tis wilayah X I , d an D i rek tur Pasca Sar-jana Universitas Kristen Indonesia (UKI).Kehadiran Direktur Pasca Sarjana UKI ini, terkait dengan kerjasama antara STKIP-PK dengan UKI yaitu membuka pasca sarjana program S 2. Jumlah mahasiswa-mahasiswi yang akan mengikuti wisuda pada angkatan ke 2 ini, sekitar 250 mahasiswa.”Kita ber-harap setelah wisuda nanti, mereka kembali ke masyarakat dapat menerapkan ilmunya yang sudah dituntut di dunia pendidikan, dan mudah-mudahan para calon alumni ini cepat mendapatkan pekerjaan yang mereka cita-citakan,” harap Lukman. (din)

SINTANG. Menjelang pelak-sanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2012 April mendatang, para tenaga pendidik diminta bekerja keras mempersiapkan siswa atau siswi di semua tingkatan sekolah. Sehingga dapat mencapai prestasi atau lulus dengan nilai baik. “Persiapan menghadapi UN kita serahkan ke masing-masing sekolah. Kita hanya memonitoring program yang disusun sekolah. Harapan kita, sekolah bisa m e m -persiap-k a n den-g a n

baik,” ungkap Kasi Kurikulum Dikmenti Dinas Pendidikan Sintang, Ya Ismahayana, di-dampingi Kasi Kurikulum TK-SD, Magdalena Ukis, pada Equator Jumat (17/2).Tahun 2011, prestasi ke-lulusan di Kabupaten Sin-tang cukup baik mencapai 94 persen. Ya Ismahayana sendiri, menaruh harapan prestasi kelulusan tahun ini bisa lebih baik. “Kita tidak me-matok lulus 100 persen. Bisa lebih baik dari tahun kemarin atau paling tidak seperti tahun lalu saja, kita sudah bangga,” ucapnya.Pelaksanaan ujian SMA, SMP dan SD tidak dilakukan secara serentak. SMA/SMK dijadwalkan tanggal 16 April, SMP tanggal 23 April, semen-tara SD tanggal 7 Mei. Jumlah p e s e r t a

SMA 2.143 orang, SMK 776 orang, SMP 4.841 orang dan SD 7.949 murid, dengan nilai standar kelulusan 4,00. “Tanggal 20 Februari ini kita undang pihak sekolah untuk mengetahui persiapan dan daya serap murid,” kata Ya Ismahayana.Menurut Ya Is, biasa pria ini disapa, informasi yang ia dapat mulai Januari lalu pihak sekolah sudah melakukan beberapa program seperti mata pelajaran tambahan ataupun les. “Program itu sangat baik. Dari awal mung-kin para murid sudah harus kita persiapkan,” ucapnya. Guru di sekolah sebagai gar-da terdepan dalam penyeleng-garaan pendidikan diminta bekerja keras memacu proses belajar mengajar murid dalam menghadapi UN. “Jangan ja-dikan ujian nasional sebagai momok yang menakutkan. Guru harus bisa melakukan

pendekatan, memberikan mo-tivasi dan semangat belajar agar siswa lebih percaya diri,” pesan Ya Is.Sebelum Ujian Nasional, para siswa/siswi di semua tingkatan akan melakukan Ujian Akhir Sekolah (UAS). UAS ini merupakan salah satu bagian dari penentu kelulusan murid. Pelaksanaan UAS SMA, SMP dan SD ini juga tidak dilakukan secara serentak. UAS SD sendiri dilaksanakan tanggal 24 April, SMP tang-gal 19 Maret dan SMA tangal 12 Maret. “Kalau SMK kita serahkan ke masing-masing sekolah. Mereka yang menga-tur sendiri jadwal-n y a , ” k a t a Ya Is. (din)

NANGA PINOH. Warga Desa Nusa Pandau, Kecamatan Nanga Pinoh minta fasilitas air bersih sampai ke rumah-rumah. Bahkan, lokasi sumber air bersih pun sudah ada. Meminta agar dalam pelaksanaan MTQ tingkat keca-matan bisa diwujudkan.“Warga sangat membutuhkan air bersih hingga sampai ke rumah. Kita sudah menentukan lokasi yang nantinya akan dibuat untuk dijadikan sumber air bersih tersebut, yang letaknya sekitar 3 Km dari pemukiman yakni di

sungai Lubang Bukung,” kata Sekretaris Desa Nusa Pandau, Sulawardi kepada wartawan. Minggu (19/2) kemarin.Lantas dijelaskannya, air ber-sih ini sudah diusulkan pada Pemkab Melawi. Bahkan, usulan itu sendiri sudah masuk dalam Musrembang yang dilaksanakan belum lama ini.“Besarnya harapan masyarakat ini hingga membuat pemerintah desa telah mengajukan proposal, bahkan sudah dimasukkan dalam Musrenbang desa tahun 2012.

Kami berharap, mudah-mudahan sebelum pelaksanaan MTQ men-datang,,” terangnya.Nusa Pandau sendiri akan men-jadi tuan Rumah pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan 2013 mendatang. Lantaran desa yang berada di pinggir Sungai Melawi ini telah menunjukkan prestasi pada MTQ tingkat kecamatan Nanga Pinoh 2011 silam. Bahkan prestasi tertinggi dalam pelaksanaan MTQ, menjadi juara umum.“Sebagai tuan rumah MTQ, ten-tunya kami sangat mengharap-

kan dukungan dari pemerintah, terutama yang berkaitan dengan persediaan sarana dan prasarana infrastruktur,” harapnya.Dijelaskannya karena di desa tersebut belum memiliki sarana air bersih, pada saat sekarang ma-syarakat di desa tersebut hanya mengandalkan air dari sungai Melawi, walaupun sebenarnya air sungai tersebut sudah tidak layak untuk konsumsi. Karena selain air sungai Melawi tersebut sudah tercemar, sungai tersebut juga masih dijadikan tempat MCK.

“Sumber lain, dengan meman-faatkan air hujan. Sebagian kecil warga lainnya, mengandalkan air dari sumur. Sehingga sarana air bersih menjadi hal yang pal-ing utama bagi masyarakat,” ulasnya. Desa Nusa Pandau sendiri merupakan desa pemekaran pada tahun 2007 lalu. Desa yang saat ini memiliki jumlah penduduk se-banyak 215 kepala keluarga (KK) dengan 900 lebih jiwa tersebut, merupakan desa pemekaran dari desa induk Sungai Pinang. (aji)

NANGA PINOH. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pe-milihan Legislatif (Pileg) 2009 menjadi rival dengan politisi Partai Bintang Reformasi (PBR). Namun, kini sudah menjadi tim. Lantaran adanya kesepakatan secara nasional bergabungnya PBR dalam PAN. Kondisi ini disambut baik oleh politisi kedua partai ini di Me-lawi. Mereka menggelar acara silaturahmi di pondok Sartika Nanga Pinoh Sabtu (18/2) lalu. Agar terjalin kebersamaan dalam membangun Melawi.“Silaturahmi ini untuk mem-bangun semangat kebersamaan dalam membangun Melawi ke depan,” kata H Amri Kalam SH MH, Ketua Umum DPD PAN Kabupaten Melawi, pada saat silaturahmi akhir pekan lalu. Lantas dijelaskannya, silatur-ahmi ini sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tingkat pu-sat mengenai penggabungan. Bergabungnya partai dengan PAN, tidak hanya PBR. Ada beberapa partai lainnya yang menyatakan melebur pada partai ini.Dia pun berpesan, agar peng-gabungan partai jangan dianggap sebagai momok namun suatu semangat kebersamaan dalam membangun Melawi ke depan. Bagaimana pun membangun Melawi memerlukan kebersa-

maan antara elemen yang ada di daerah ini.“Dengan adanya penggabun-gan ini, jangan dianggap menjadi suatu persoalan karena akan ada persaingan nantinya. Namun dengan penggabungan ini kita akan menjadi semakin besar dan tangguh,” terangnya. Dijelaskannya, bergabungnya PBR ke PAN, sesuai dengan aturan yang ada tidak mesti pengurus PBR harus bergabung di dalam kepengurusan PAN. Karena walaupun PBR sudah ber-gabung ke PAN, namun PBR tetap berjalan sampai tahun 2014. Termasuk keberadaan Fraksi PBR yang ada di DPRD Melawi juga

tetap sendiri, tidak digabungkan dengan Fraksi PAN. “Meski demikian, setiap ada ke-giatan maupun dalam melakukan konsolidasi kita tetap akan meli-batkan PBR. Kondisi seperti ini akan dilakukan sampai ke tingkat pengurus yang paling bawah,” jelasnya.Bukan hanya itu silaturahmi ini juga sebagai tindak lanjut dari Musda Musda DPD PAN Melawi. Agar melaksanakan pertemuan-pertemuan sebanyak-banyaknya. Minimal satu bulan sekali.“Berdasarkan hasil Musda DPD PAN beberapa waktu lalu, seyogianya kegiatan silaturahi ini satu bulan setelah Musda

sudah dilakukan, namun baru hari ini kita bisa melakukannya,” ungkapnya.Lebih jauh, diterangkannya, acara silaturahmi yang digelar, hanya melibatkan pengurus PAN dan PBR pada tingkat kabupaten. Setelah kegiatan silaturahim ini, akan melakukan konsolidasi ke 11 kecamatan yang ada di kabu-paten Melawi.“Dalam melakukan konsoli-dasi nanti pengurus PAN dan PBR akan sama-sama turun ke kecamatan. Seyogianya pada bulan Februari harus sudah selesai melakukan konsolidasi dan pembentukan pengurus di kecamatan,” ulasnya.Sementara itu, Ketua DPD PBR Melawi H Yuhaidir SSos MM SIP mengucapkan terimakasih kepada pengurus DPD PAN Me-lawi yang telah mengundang dirinya bersama pengurus BPR lainnya dalam acara silaturahim tersebut. “Memang benar bahwa secara konstitusi PBR sudah bergabung dengan PAN mulai dari secara na-sional sampai ke tingkat bawah. Hal ini sudah diketahui oleh pengurus maupun kader PBR hingga sampai ke tingkat bawah,” ungkapnya.Dikatakannya, pengurus DPD PBR Melawi juga sudah meminta kepada pengurus DPW untuk memberikan rekomendasi ke-

pada DPD PBR Melawi untuk ber-gabungnya kepengurusan PBR ke pengurus DPD PAN Melawi. “Karena terkait penggabungan PBR dan PAN, penggabungan ini sudah fi nal, bahkan instruk-sinya sudah sampai ke daerah,” ucapnya.Yuhaidir juga menekankan kepada pengurus PBR, supaya melakukan sosilisasi kepada pengurus PAC maupun pengu-rus Ranting. Karena pertemuan tersebut merupakan pertemuan yang sangat unsur politis. Apa-lagi dalam waktu dekat akan ada Pilkada Gubernur Kalbar. “Saya mengharapkan kepada pengurus PBR untuk mengikuti apa yang telah diinstruksikan dari atas. Karena keberadaan PBR sampai tahun 2014,” tekannya.Yuhaidir juga berharap, dalam penggabungan tersebut, jangan-lah menganggap penggabungan tersebut akan menjadi suatu persaingan yang ketat, namun jalankanlah sesuai apa adanya dan dengan biasa-biasanya saja. “Karena t idak dipungkiri , dulu-dulunya antara PBR dan PAN memang ada persaingan yang sengit karena basisnya hampir sama. Dengan adanya penggubungan ini memang ha-rus dijunjung tinggi keputusan dari DPP PAN dan DPP PBR,” ulasnya. (aji/**)

PAN Silaturahmi dengan PBR

Penyerahan pakaian PAN dari Ketua DPD PAN Melawi, Amri Kalam SH kepada Ketua DPD PBR Melawi H Yuhaidir. SUKARTAJI/EQUATOR

Daniel Johan

Tenaga Bidan Tak Sesuai Komposisi

STKIP Persada Khatulistiwa

Pacu Pacu Belajar Belajar Murid Murid

JELANG PELAKSANAAN UN DAN UAS

Kasi Kurikulum Dikmenti Dinas Pendidikan Sintang, Ya Ismahayana didampingi Kasi Kurikulum TK-SD, Magdalena Ukis. SUHARDIN

Page 13: 20 Februari 2012

Putussibau. Mulai banyaknya depot air minum liar di kawasan Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu mulai meresahkan kon-sumen. Pasalnya, kehigienisan depot air minum liar masih diragukan.Anggota DPRD Kapuas Hulu, Nurjannah Aini AMd, meminta agar Dinas Perindustrian, Perda-gangan dan Koperasi (Disper-indagkop) segera menertibkan depot-depot air minum liar itu. Sebab menurutnya, banyak laporan masyarakat yang mera-gukan kualitas dan sumber airnya apakah sudah terjamin kebersihannya. Berdasarkan

Keputusan Menteri Perindustri-an dan Perdagangan RI Nomor 651/MPP/Kep/10/2004 tang-gal 18 Oktober 2004 tentang persyaratan teknis depot air minum dan perdagangan, bahwa depot air minum tidak boleh melakukan penjualan secara eceran melalui toko, kios atau warung dan hanya diperbole-hkan menjual di tempat usaha langsung kepada konsumen yang membawa wadah miliknya sendiri atau yang disediakan oleh depot. Selain itu depot ha-rus memiliki perizinan lengkap hingga ke Pemerintah Pusat BPOM. Hasil penelitian Lab, izin

Dinkes dan izin penjualan, serta SNI Izin Pengambilan Mata Air. Serta harus ada jaminan halal, SITU, SIUP TDP dan Izin Usaha Industri. “Sepengetahuan saya untuk depot harus memiliki izin leng-kap hingga ke BPOM, Hasil penelitian Lab, izin Diskes dan izin penjualan, SNI Izin Pengam-bilan Mata Air, Jaminan Halal SITU, SIUP TDP dan Izin Usaha Industri. Ini hanya dimiliki PT KS Qua, sementara untuk yang lainnya saya tidak tahu apakah izinnya lengkap atau tidak,” katanya.Untuk itu, selaku wakil rakyat,

ia mengimbau agar instansi terkait turun ke lapangan un-tuk mengecek keberadaan air minum yang beredar di Kapuas Hulu ini. Apakah air kemasan air galon tersebut memiliki izin. Karena dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi ma-syarakat. “Dinas mesti meneliti dari mana sumber airnya, apakah terjamin atau tidak sumber air tersebut. Jangan sampai masyarakat menjadi korban oleh ketidakjelasan kualitas air yang mereka minum. Hal tersebut jangan dibiarkan berlarut-larut, milik siapapun itu jika memang tidak sesuai ketentuan wajib ditertibkan,” tegasnya. (aRm)

BUMI DARANANTE

UNCAK KAPUAS KAPUAS HULUKAPUAS HULU Senin, 20 Febuari 201213

Membangun Bumi Kapuas Hulu

Kabupaten Sanggau Membangun

Buktikan Kesaktian Pancasila

NINGKAU NUAN

Abang M Isnandar ST, Ketua Komisi A DPRD Kapuas Hulu meminta agar pemerintah melalui instansi terkait memerhatikan jalan-jalan berlu-bang di kota Putussibau. Dikhawatirkan rawan terjadi kecelakaan.Dikatakan Politisi Partai Hanura tersebut, saat ini banyak ditemui beberapa ruas jalan di kota Putussibau berlubang. Jalan ini mesti segera ditangani, sehingga tidak menjadi lebih parah. “Jangan lama-lama, lubang tersebut mesti segera ditampal. Kalau semakin besar, maka costnya akan lebih tinggi,” ujarnya.Perlunya penanganan segera, karena jalan-jalan di Kota Putussibau arus lintasnya tinggi. Banyak kendaraan lalu lalang, dibandingkan daerah lain. Sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan kecelakaan. Apalagi ketika hujan turun, lubang-lubang tersebut akan menimbulkan genangan air. “Tentu ini berbahaya, terutama bagi pengendara motor dan sepeda. Karena lubang tersebut jadi tidak kelihatan,” tandasnya.Dikatakan Sekretaris Fraksi Golkar ini, jalan-jalan di Kota Putussibau merupakan cermin Kabupaten Kapuas Hulu. “Apabila jalan-jalan di kota saja tidak diperhatikan, apa lagi untuk kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kapuas Hulu,” pungkasnya. (aRm)

Depot Air Minum Liar Menjamur

Putussibau. Sekitar 700 umat Muslim menghadiri ta-blig akbar maulid Nabi Mu-

hammad SAW 1433 H, Jumat (16/2) di rumah adat Melayu, Kecamatan Putussibau Selatan, dengan mendatangkan Habib M Iskandar Al-Qadri SHi Hadir AM Nasir SH Bupati Kapuas Hulu, serta Ir H Muhammad Sukri, Drs H Hasan M MSi Ketua LPTQ Kapuas Hulu, be-berapa kepala SKPD dan ang-gota DPRD Kapuas Hulu. “Selaku umat Islam, meng-harapkan kegiatan besar keagamaan seperti ini kita rayakan dengan semarak. Tahun baru masehi, biasanya dirayakan dengan meriah. Bagaimana kedepannya, ta-hun baru Islam dan hari besar Islam kita juga rayakan sama semaraknya,” kata AM Nasir SH, Bupati Kapuas Hulu saat membuka tablig akbar.Peringatan maulid nabi, kata Nasir buka hanya seremo-nial saja. Maulid yang rutin ini diadakan ini mesti dapat

dijadikan motivasi, evaluasi dan koreksi. Bagaimana sikap dan mental Nabi Muhammad harus dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari. “Paling tidak kita bisa evaluasi dan ko-reksi apakah akhlak, moral dan mental kita telah sesuai yang diajarkan Rasulullah. Sebagai manusia tentu kita memiliki kekurangan. Namun dengan maulid ini setidaknya kita bisa memperbaiki sedikit-sedikit,” imbuh Nasir.Sementara Habib dalam tausi-yahnya menceritakan kembali kehidupan Muhammad SAW. Bagaimana cintanya para saha-bat kepada Rasulullah. “Menga-pa kita memperingati kelahiran Rasulullah, sementara manusia lain yang diingat wafatnya. Diperingatinya maulid, karena memang hari kelahiran Rasu-lullah ditunggu-tunggu sekalian alam. Karena kelahiran Muham-mad, kita akhirnya mengenal

kebaikan-kebaikan di dunia ini,” terangnya.Selain itu, Habib menjelaskan

beberapa teladan Rasulullah yang patut dicontoh umatnya. Karena teladan Muhammad

semasa hidupnya akan mem-bawa umat ke jalan yang lurus. “Sifat-sifat Muhammad ini harus

menjadi teladan bagi kita dalam mengarungi kehidupan ini,” ujarnya. (aRm)

Maulid Jadikan Motivasi, Evaluasi dan Koreksi Diri

APAI JI KITAK

Mulai Berlubang

Sanggau. Ir H John Hendri MSi dan Budi Darmawan STP MSi, kebanjiran ucapan selamat. Sejak dilantik masing-masing menjadi Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Diskanak) dan Kepala Bidang (kabid) Pertanian, Kabupaten Sanggau, pekan lalu.Ungkapan syukur atas tang-gungjawab dan amanah yang

kan rasa kebersamaan, keduanya menggelar syukuran dengan ber-bagai perwakilan media cetak di Sanggau, kemarin lalu. “SMS (short message service/lay-anan pesan singkat, red) mungkin ada ratusan yang masuk. Saya nilai ini bentuk dukungan masyarakat dan masukan. Nah, jelas ini akan

men-

jadi kekuatan kita akan menjaga amanah ini dalam tugas,” tutur Jhon Hendri sela-sela syukuran, kemarin.Syukuran itu, dilaksanakan den-gan sederhana. Namun, tentunya tidak mengkesampingkan rasa kebersamaan. Kesempatan itu, pria yang akrab disapa Pak Haji ini, mengungkap-kan, dirinya dan Kabid Pertanian Budi Darmawan tidak akan alergi dikritik. Namun, tentunya yang bersifat konstruktif, balancing (berimbang) dan membangun. “Saya dan Bang Budi orangnya open (terbuka). Silakan kawan-

kawan (wartawan) berikan masukan. Mari kita ban-gun Sanggau dan Dis-tanak,” pintanya.Kalangan awak media, tergabung dalam Per-satuan Wartawan Kabupaten Sang-gau (PWKS) hadir dalam kesempatan itu yakni ketua Sri Wanto Winarno (Kapuas Pos) di-dampingi Firmus BJ Tatto, Betang

Raya Post, M Khusyairi (Harian Equator), Herry Darmawansyah (Mediator), Trisno Aditya (Radio Suara Dara Nante), Haryanto (Tribun Pontianak), Munawar (Tabloid Skandal), Abang Indra (Berkat) Aliyudin (Kapuas Raya Post) dan Ignatius Dibas (Me-dia Kalbar). Selain itu dihadiri pula perwakilan organisasi massa dan LSM.

Kesempatan itu, John sem-pat menyinggung akan mem-benah Balai Benih Ikan (BBI) Tayan Hilir dan berbagai unit pengembangan pertanian dan turunannya.“Semua lini kita inventarisir dulu. Nah, kedepan kita konsep pemanfaatannya, agar bisa ber-jalan dengan optimal,” tegasnya. (SrY)

Tak Alergi Dikritik, Dapat Ratusan SMS

Perbaiki Jalan Berlubang

Nurjannah Aini AMd

Nurjannah: Mesti Segera Ditertibkan

Masyarakat memadati tabliq akbar-- Arman Hairiadi Sambutan Bupati Kapuas Hulu saat tabliq akbar-- Arman Hairiadi

Habib M Iskandar Al-Qa-dri SHi saat menyampaikan tausiyahnya-- Arman Hairiadi

Segenap Pimpinan dan Seluruh Karyawan

CV Jaya Sempurna Desain, SanggauMengucapkan

Selamat dan Sukses atas dilantiknyaSelamat dan Sukses atas dilantiknyaBapak Ir H Jhon Hendri M SiBapak Ir H Jhon Hendri M Si

Sebagai Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kab. Sanggau

&Bapak Budi Darmawan S TP, M SiBapak Budi Darmawan S TP, M Si

Sebagai Kepala Bidang Pertanian, Kabupaten Sanggau

Pelantikan dilaksanakan oleh Bupati Sanggau,

Ir H Setiman H SudinRabu (15/2) di Sanggau

Tertanda,

Hendry Wahyudi STDirektur

Perbaiki Jalan Gang NangkaSANGGAU. Keberadaan ruas jalan lingkungan Gang Nangka, terletak di bilangan pasar Sentral, kota Sanggau, tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, berada di tengah-tengah kota. Selain itu, merupakan akses utama warga setempat, untuk menuju ke pemukiman. Seiring perjalanan waktu, beberapa waktu belakangan ini ruas jalan itu mulai dihinggapi kerusakan. Kondisi itu, ditandai dengan kehadiran lubang menghiasi badan jalan tersebut.Kondisi demikian, tentunya harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Apakah melaksanakan perbaikan atau bahkan peningkatan. “Ya, memang sudah beberapa waktu belakangan ini, mulai ada kerusakan. Ruas jalan ini, bisa menghubungkan kemana saja. Jadi saya kira perlu dilaksanakan peningkatan dan agar bisa dibangun yang per-manent,” ujar Munawar salah seorang warga setempat, kemarin.Untuk itu kata Nawar, pihaknya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan, sebe-lum kerusakan semakin parah. Beberapa titik telah mulai berlubang. “Harapan kita, pemerintah melakukan perbaikanlah, sebelum mengalami kerusakan yang semakin parah,” pintanya. (SrY)

SANGGAU. Banyak langkah, bisa dilaksanakan seseorang. Untuk membuktikan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indo-nesia (NKRI).Khususnya, untuk terus mena-namkan kesaktian Pancasila, yang merupakan dasar Negara. Dinilai berbagai kalangan mulai memudar saat ini. Salah satu contoh, demi un-tuk sebuah rasa nasionalisme. Dan NKRI merupakan harga mati.Liberius Langsinus, 36 tahun, warga Asal Ende, Provinsi Nusata Tenggara Timur (NTT) nekat kelil-ing nusantara. Tujuannya hanya satu yakni memperkenalkan Pan-casila khusus kepada generasi muda. Uniknya, pria ini keliling nus-

antara dengan mengendarai sepeda motor dan hanya bermodal Rp400 ribu. Selain itu, setiap wilayah yang disinggahi, pria ini selalu mampir ke sekolah dasar (SD), Guna untuk berdialog dengan siswa. Khususnya mengenai Pancasila.“Kabupaten Sanggau ini, terma-suk wilayah provinsi yang ke-19 saya lalui. Tujuan, saya hanya satu, membantu memberikan pencera-han, Pancasila itu memang sakti,” tegas Langsinus, sela-sela men-gunjungi siswa-siswa di SD Negeri 02, Ilir Kota, Sanggau, kemarin.Dipaparkan, aksi keliling nusantara dilakoni itu, dimulai dari Kabupaten Ende, dimana merupakan tempat Bung Karno mendapat ilham la-hirnya Pancasila.“Sekarang Pancasila, hampir kehilangan rohnya. Lihat saja, di sekolah-sekolah, pelajaran tentang Pancasila semakin sedikit. Nah, kita mengingatkan kembali, Pancasila

itu harga mati,” tuturnya.Selama perjalanannya, Langsinus mengaku sempat tidak makan dua hari. Ketika melintasi jalur trans Sumatera. Bukan itu saja, di Aceh dirinya sempat melaksanakan dialog den-gan anggota Gerakan Aceh Merde-ka (GAM). “ Di jalur Lampung-Beng-kulu, saya dua hari tidak makan. Kalau makan, tidak ada untuk beli bensin. Saya juga sempat bertemu dengan anggota GAM juga, baik-baik saja,” bebernya.Selain itu, kata Bung Langsi-nus, motivasi dan misi yang mau disampaikan saat ini, yakni ingin memperkenalkan Pancasila ke-pada generasi muda. Di mana, kini semakin memudar. “Jangan sampai, ada yang tidak tahu dari mana Pancasila itu dilahirkan dan oleh siapa. Nah, ini kewajiban kita, untuk menjelaskan kepada mer-eka,” ujarnya.

Kesempatan itu, Langsinus sem-pat berceramah di depan 500-an siswa di SD Negeri 02 tersebut dan mendapatkan sambutan yang

luar biasa. Bahkan, siswa di sekolah itu memburu tanda tangan pria dikabarkan sarjana peternakan tersebut.(SrY)

Langsinus, ketika berceramah di depan siswa SD Negeri 02 Ilir Kota, Sanggau, kemarin. M Khusyairi/Equator

Keliling Nusantara

Syukuran Kadis dan Kabid Pertanian

Suasana syukuran Kadis Diskanak, Kabid Pertanian dengan kalangan awak media, kemarin. M Khusyairi/Eqautor

SANGGAU. Sempat mulus beberapa waktu. Kini ruas jalan Jenderal Sudirman, kota Sanggau. Tepat di kawasan Bunut, Sanggau mulai dihiasi lubang-lubang kecil, sejak beberapa pekan belakangan ini. Kondisi itu, tentunya sangat membahayakan para pengendara. Apalagi ruas jalan itu, terbilang jalur padat arus lalu lintas.“Sangat bahaya sekali Bang. Pernah beberapa kali nyaris terjadi tabrakan, akibat pengendara mengelak lubang-lubang itu,” celoteh Andi salah seorang warga kota Sanggau, kemarin. Keberadaan lubang itu, meski tak berdekatan jaraknya. Tetapi, cukup mengganggu aktivitas lalu lalang kendaraan. Untuk itu, hendaknya pemerin-tah memerhatikan kondisi jalan tersebut. Paling tidak melakukan perbaikan atau tambal sulam. “Harapan kita, hendaknya jalan itu dilaksanakan perbaikan. Minimal dengan cara tambal-sulam,” pintanya. (SrY)

Page 14: 20 Februari 2012

Sungai Kunyit Segera Miliki SD

LANDAK EDO’ Senin, 20 Februari 201214Membangun Negeri Intan

BUMI LAWANG KUARI�balai betomu Jalan Rusak, Pendapatan Supir Terkuras

NGABANG. Zaman modern bagi anak-anak selalu disalahartikan. Bahkan ada anak yang saat ini suka berbuat yang tidak-tidak terutama mengisap lem fox. Perilaku ini bukan hanya isu semata. Tetapi sudah menjadi kenyataan. Sudah banyak anak SD dan SMP yang sering menghisp lem fox diamankan petugas. Sampai sekarang kegiatan itu masih ada. ”Hanya saja, belum kita sadari semua,” kata Iskandar, Pen-gurus yayasan Nurul Islam Ngbang. Iskandar meminta kepada para orangtua untuk memerhatikan tingkah laku anak-anak mereka. Karena jika sudah berani berlaku seperti mengisap lem, maka masa depan anak sudah tidak dapat diselamatkan lagi.“Untuk menghentikan hal itu, mari kita semua sebagai orangtua harus menghentikan perlakuan buruk tersebut. Karena ini tugas kita bersama,” ajaknya. (tar)

�suara direk

Waspadai Tingkah Laku Anak

SEKADAU. Jalan Provinsi yang menghubungkan Kota Sekadau dengan Kecamatan Nanga Mahap dalam kondisi memprihatinkan. Jalan mengalami kerusakan mulai dari Rawak, Ibu Kota Ke-camatan Sekadau Hulu hingga ke daerah Nanga Mahap.“Jalan mulai rusak dari Rawak hingga ke Nanga Mahap,” kata

Man, salah seorang supir bus Jurusan Sekadau-Nanga Mahap saat bertandang ke Biro Harian Equator Sekadau, kemarin.Jalan Sekadau-Nanga Mahap memiliki panjang sekitar 60 KM. Jalan itu tergabi dalam tiga ruas, masing-masing Ruas Sekadau-Rawak sekitar 19 KM, Rawak-Nanga Taman sepanjang 19 KM,

dan Nanga Taman-Nanga Mahap sekitar 20 KM.Untuk ruas Sekadau-Rawak, kondisi jalannya cukup baik. Na-mun mulai dari Rawak hingga ke Nanga Mahap, jalan banyak yang hancur dan berlubang.Dikatakan Man, untuk ruas Rawak hingga ke Nanga Mahap, sedikitnya ada tiga titik yang

mengalami kerusakan parah. Masing-masing di daerah Se-raya, Pekawai, dan Simpang Sekotong.“Selain itu, ada tiga jembatan yang rusak dan berlubang. Mas-ing-masing jembatan Nanga Suri, dan dua jembatan di daerah Pe-kawai,” katanya.Di Seraya, kerusakan sudah

sangat berat. “Tadi pagi ada mo-bil truk yang amblas sehingga memacetkan arus kendaraan yang melintas. Puluhan kenda-raan menumpuk hingga beberapa jam,” ucapnya.Celakanya, kerusakan tersebut dimanfaatkan orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka membuat penjagaan dan me-minta uang kepada sopir yang melintas. “Satu mobil diminta Rp20 ribu. Bahkan tadi pagi ada yang bawa alat berat berupa greder. Mereka mau menarik mobil asal kita bayar Rp200 ribu. Saya ti-dak tahu apakah greder itu milik pemerintah atau milik perusa-haan,” ucapnya.Khusus untuk penjagaan di daerah Seraya, kata Man, sudah lama ada. “Karena itu, pemasukan kita berkurang,” ucapnya.Diakui Man, para supir tidak tinggal diam dengan kerusakan itu. “Kami pernah mengumpul-kan uang untuk membeli batu, bahkan membeli kayu belian untuk membantu memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak,” katanya.Namun bantuan itu tidaklah cukup untuk memperbaiki selu-ruh kerusakan. “Karena itu, kita minta agar pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Kalau semuanya diserahkan ke supir, mana mampu. Bisa-bisa kami tidak mendapatkan pemasukan, hanya untuk memperbaiki jalan itu saja,” tuntasnya. (bdu)

Peningkatan IPM SEKADAU. Nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar saat ini memprihatinkan, sama juga terjadi dengan tingkat IPM di Kabupaten Sekadau. Data terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau tahun 2009, IPM Sekadau di 12 dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar. Butuh kerja keras dari semua pihak untuk memperbaiki peringkat terse-but.“Harus ada upaya nyata dan peningkatan kerja di semua lini,” kata Osvarinus SSos, pemerhati Sosial dan Politik Sekadau kepada Equator, kemarin.Pria yang akrab disapa Oos itu menegaskan, upaya perbaikan tingkat IPM di Kabupaten Sekadau menjadi tanggungjawab semua pihak. Meski pun barometer IPM hanya diukur dari factor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, tidak berarti hanya institusi yang terkait dengan masalah itu yang harus bekerja keras. (bdu)

�injeh karaja

NGABANG. Menjelang perhelatan Musabaqah Tila-watil Alquran (MTQ) tingkat provinsi di Kebupaten Me-lawi, LPTQ Landak gencar mempersiapkan kader un-tuk ambil bagian mengikuti kegiatan tersebut.“Kami mempersiapkan kader untuk tilawatil, khotib, hafi q dan hopido. Memasti-kan kader yang dipilih betul-betul mempuni di bidangnya, kita akan lakukan TC. Para kader rencananya akan direkrut dari berbagai pendidikan agama, terutama dari berbagai pesantren-pesantren yang ada,” kata Mohmad Aslan SH, Ketua LPTQ Kabupaten Landak, Kamis (15/12).Tujuan dari pengkaderan dari berbagai cabang yang akan diperlombakan, agar tiga atau empat ta-hun ke depan, Landak sudah memiliki peserta yang siap mengikuti kegiatan MTQ. “Tidak harus cari-cari bahkan sampai menggunakan tenaga dari luar Lan-dak. Padahal kita punya potensi,” ungkapnya. Berbagai persiapan menjelang MTQ 2012 di Melawai sudah dipersiapkan sejak dini. Apalagi mempersiapkan peserta tidak semudah membalik-kan telapak tangan. Harus diberikan pemahaman serta mental agama yang baik, agar ketika bertand-ing mereka dapat mengikuti dengan baik. ”Bukan hanya semangat bertanding, terpenting sikap, mental dan perbuatan kiranya dapat menye-suaikan dirinya. Karena generasi muda sekarang kurang mengenal hal-hal yang berbasis rohani,” papar Aslan. (tar)

MTQ Melawi, LPTQ Siapkan Kader

Bibit Karet Tak Direalisasikan

NGABANG. Dinas Pekerjaan Umum dan Prasarana Landak menargetkan pada 2012 akan membenahi sistem drainase Kota Ngbang. Selain itu akan memperhatikan jalan dalam Kota Ngabang, secara perla-han dilebarkan. ”Rencananya memang tahun ini sudah ada alokasi anggaran untuk itu,” ungkap Erani ST, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Prasa-rana, kemarin. Erani enggan menyebutkan anggaran yang akan dialo-kasikan untuk membenahi drainase dan melebarkan jalan. Alasannya APBD masih dalam porses. “Pastinya pemerintah daerah tetap akan memerhatikan serta membenahi drainase yang sudah sumbat oleh bangunan warga,” tegas Erani.

Kota Ngabang se la lu d i -genangi air pada musim hujan. Bahkan air hujan meluap hing-

ga ke jalan raya. Dari dataran tinggi air mengalir ke daerah Tungkul mengalir ke pasar dan

terminal. “Kondisi seperti ini cukup mengganggu penguna jalan. Apalagi kalau hujan ter-jadi malam hari.Untuk itu pemerintah segera mengambi l langkah untuk menbenahi saluran-saluran yang ada. Baik itu di jalan negara mapun di pasar be-lakang terminal Ngabang,” jelas Erani.Dijelaskan Erani, wilayah la-pangan Bardan juga tergenang. Air tumpah dari daerah Tung-kul. Itu dikarenakan lapangan Bardan agak rendah. Lua-pan air mengalir ke terminal. “Jalur-jalur ini nanti yang akan dibenahi salurannya airnya,” katanya.Iskandar salah satu warga Tungkul, Desa Ilir Kota men-gungkapkan, apabila hujan deras, jalan dari gang Tungkul

air bisa mencapai pingang orang dewasa. Jalan t idak bisa lewati. Kalau mau keluar ke jalan negara, warga harus lewat jalan lain yang genangan airnya tidak terlalu tinggi. Jika ada perbaikan drainase hendaknya mulai dari depan Swalayan Citra. Karena air dari situ mengalir ke wilayah lapangan Bardan baru masuk ke terminal. Karena terminal wilayah rendah, jadi air agak lama tergenang. Kalau hu-jan lebat jalan negara akan tergenang air. Keadaan ini tentu jadi pemicu kecelakaan, karena lubang tidak kelihatan apabila tergenang air. “Saya minta pemerintah perlu me-mikirkan hal sepele seperti ini. Tetapi dampaknya sangat fatal apabila tidak ditangani,” jelas Iskandar. (tar)

Hujan, Kota Ngabang Tergenang Air

MANDOR. Kelompok tani paket kemitraan (Pakem) Desa Mandor, Kecamatan Mandor melakukan musyawarah di kantor Badan Permusyarawatan Desa (BPD) Mandor, Jumat (17/2).Rapat yang dihadiri 20 anggota kelompok tani dan perangkat Desa Mandor membahas kekecewaannya tidak terima bantuan bibit. Padahal Badan Kemitraan Masyarakat (BKM) Desa Mandor yang sudah diundang malah tidak hadir. Ketua kelompok tani Pakem Manan mengatakan, tujuan dia-dakan rapat, agar anggota kelom-pok tahu berbagai masalah yang dihadapi selama ini. “Anggota belum menerima bibit karet unggul untuk tahap dua dari dana P2KP yang di kelola oleh BKM perintis Man-dor. Saya mempertanyakan apa kendala BKM, sampai saat ini be-lum menyalurkan bibit tersebut. Sedangkan dalam pertemuan ini merekapun diundang tapi tidak datang,” kesal Manan.Menurut Manan, dari Januari kelompok tani sudah sering mermpertanyakan bantuan bibit karet unggul, kapan akan disal-

urkan. Namun tidak ada jawaban dari BKM. Dalam rapat ini, kelom-pok tani minta penjelasan, men-gapa bibit belum disalurkan oleh BKM perintis Desa Mandor. ”Be-radsarkan anggaran 2010/2011, diajukan sebanyak 50 ribu batang bibt,” jelas Manan.Pada Maret dan April 2011, sudah direalisasikan dari 50 ribu batang atau 41 persen. Namun sisanya sampai sekarang belum direalisasikan. Dipertanyakan, hingga saat ini 59 persen bibit belum disalurkan. Bahkan sudah masuk Pebuari 2012, belum ada kabar akan disalurkan.“Padahal Kelompok Tani Pakem sudah menyiapkan lokasi untuk ditanami karet. Seluruh anggota kelompok Pakem kecewa,” tegas Manan.Hal senada dikatakan Suratno, anggota kelompok Pakem men-gatakan, kecewa karena tidak ada penjelasan dari BKM. Apa saja kendalanya sehingga bibit karet, pupuk dan obat rumput be-lum mereka terima. ”Sedangkan anggota sudah berharap sekali, bahkan kami sudah menyediakan lahan,” tegas Suratno. (tar)

Moh Aslan

Suasana Rapat kelompok Tani Paket Kemitraan (Pakem) Mandor membahas mengenai belum tersalurnya bibit karet tahap dua. Antonius Sutarjo/Equator

Bangunan warga yang menutup saluran air jalan, sehinga hujan datang air menggenangi jalan raya. Antonius Sutarjo/Equator

Spekulan BBM Tak JeraSEKADAU. Kesulitan BBM masih menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. Kondisi ini diduga akibat adanya oknum spekulan yang menyelewengkan BBM.“Pasti ada spekulan yang bermain. Kalau tidak, tidak mungkin BBM sangat sulit didapat seperti sekarang,” kata M Yakob, warga Jalan Sultan Anom, Desa Mungguk Sekadau kepada Equator, kemarin.Modus operandi oknum spekulan itu dilakukan den-gan pura-pura mengantre minyak menggunakan mobil atau motor ke SPBU. Setelah mendapa tkan minyak, mereka k umpu l k a n dan di jual d e n g a n h a r g a t i n g g i . (bdu)

Tertibkan Café Tak BerizinSEKADAU. Keberadaan café di Kota Sekadau terus bertambah dari tahun ke tahun. Banyak diantaranya yang disinyalir sebagai tempat prostitusi terse-lubung dan tidak memiliki izin alias illegal.“Terhadap café seperti itu, kita berharap pemer-intah tidak membiarkannya tumbuh subur. Jika memang tidak memiliki izin, segera dilakukan pen-ertiban,” ujar Jainal, tokoh pemuda dari komunitas Muslim Forever, Sewak, Desa Mungguk, kepada Equator, kemarin.Jainal menilai, keberadaan café yang disinyalir tidak berizin itu, tersebar di sejumlah tempat di Kota Sekadau dan sekitaranya. Antara lain di kawasan Jalan Sanggau-Sekadau dan jalan Sekadau-Sintang hingga ke Simpang Empat Kayu Lapis. (bdu)

SEKADAU. Kerinduan masyara-kat Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir untuk memiliki Sekolah Dasar (SD) segera tero-bati. Pemkab Sekadau sudah me-miliki rencana untuk membangun SD di daerah tersebut.“Pembangunan akan dilak-sanakan tahun ini,” ujar Antonius Atoi SSos, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Diknas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau dijumpai di kantornya, akhir pekan lalu.

Kapan jadwal pasti rencana pembangunan SD di daerah terse-but, Atoi tidak bisa memberikan kepastian. Yang jelas, pemban-gunan SD itu akan dilaksanakan pada tahun 2012 ini.“Dibangunnya pada tahun ini. Sumber dananya dari APBD Ka-bupaten (tahun anggaran 2012),” tegas Atoi.Selain di Sungai Kunyit, Pemk-ab Sekadau juga berencana mem-bangun dua unit SD baru di Kabu-paten Sekadau. Dua unit SD baru dimaksud adalah di Kecamatan

Nanga Mahap, dan di Kecamatan Belitang Hulu.“Di Nanga Mahap di Daerah Sungai Mayong. Sedangkan di Belitang Hulu di daerah Sungai Kura,” kata Atoi.Adanya rencana pembangunan tiga SD baru di Kabupaten Seka-dau merupakan kabar baik bagi masyarakat Sekadau, khususnya di daerah-daerah yang akan dibangunkan SD tersebut. Ma-syarakat tidak perlu lagi susah-sudah sekolah ke SD lain yang letaknya jauh dari tempat tinggal

mereka.Selain pembangunan SD baru, Pemkab Sekadau juga berencana akan memperbaiki unit sekolah yang mengalami kerusakan. Khu-sus untuk SD, masih ditemukan sejumlah sekolah yang bangunan fisiknya mengalami kerusakan berat.Informasi yang dihimpun Equator menyebutkan, di Sekadau terdapat 15 unit SD yang mengalami rusak berat. SD-SD yang rusak itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sekadau. (bdu) Antonius Atoi. ABDU SYUKRI

Antrean kendaraan akibat truk amblas di ruas Jalan Sekadau-Nanga Mahap, kemarin. ABDU SYUKRI/EQUATOR

Page 15: 20 Februari 2012

Promosi Melalui Putri Pariwisata

pempadahan

SAMBUNGAN PATROLI

KABUPATEN KETAPANG Senin,20 Februari 201215

Ketapang. Disbudparpora Kabupaten Ketapang kembali menyelenggarakan seleksi Pemilihan Putri Pariwisata 2012. Kadisbudparpora, Yudo Sudarto mengatakan, event tersebut diharapkan dapat me-ningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di bidang kepariwisataan khususnya dalam rangka mendukung promosi dan pemasaran pariwisata di Kabupaten Ketapang.Dikatakannya, pemilihan Putri Pariwisata yang merupakan ajang adu bakat dan talenta di dunia modeling banyak diminati generasi muda di Kabupaten Ketapang. Untuk menyukseskan acara ini, Disbudpar-pora bekerjasama dengan berbagai pihak.“Melihat cukup banyak minat dan bakat generasi muda dalam pengembangan bakat dan talenta mod-eling serta masih minimnya even yang memberikan wadah bagi mereka untuk membuktikan diri dan prestasi,” imbuhnya.ia mengatakan, generasi muda sebagai generasi penerus bangsa merupakan aset yang harus dibina, diarahkan serta diberikan wadah untuk menampung aspirasi dan bakat yang mereka miliki. Sehingga akan terbentuk generasi muda yang sadar akan jati diri dan berprestasi.“Kita berharap tahun ini antusias dan animo peserta lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Peserta terbuka untuk umum yang terdiri dari pelajar, maha-siswa dan umum,” ungkapnya.Para pemenang selain mendapatkan sejumlah hadiah yang telah disediakan panitia, juga berkesempatan mendapatkan akomodasi keberangkatan sebagai wakil Kabupaten Ketapang pada ajang seleksi Pemilihan Putri Pariwisata di Pon-tianak. (KiA)

John Kei Dikenal Preman “Sakti”

Ketapang. Keseriusan Komisi IV DPR-RI menfasilitasi pe-nyelesaian persoalan PT BIG tampaknya sudah mulai menun-

jukkan hasil. Petani PIR Trans di Ketapang juga sudah mulai bernapas lega.Salah satu bukti keseriusan

komisi IV DPRD RI itu dengan melangsungkan pertemuan pada (14/2) lalu di ruang sidang komisi IV DPR RI di Jakarta. Se-lain pihak perwakilan dari petani PIR Trans Ketapang juga dihad-iri Gubernur Kalbar, Cornelis,

Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun, Ketua DPRD Ketapang, Gusti Kamboja, wakil ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir serta pi-hak Dinas Perkebunan Ketapang. Bahkan Budiono Tan juga meng-hadiri rapat tersebut.

Wakil Ketua DPRD Ketapang Jamhuri Amir mengatakan, dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD RI telah membentuk tim kecil untuk menyelesaikan masalah terse-but. Dalam rapat tersebut, lanjut dia, Budiono Tan menunjukkan niat baiknya untuk bertanggung jawab atas kasus tersebut. Bahkan Budiono Tan berencana akan mengambil alih kembali PT. BIG dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menanggapi itu, Jamhuri men-gaku tidak masalah, asalkan memang benar-benar dipertang-gungjawabkan. “Saya rasa sia-papun yang mengambil alih PT. BIG tidak menjadi masalah, asal ke depan memang bersungguh-sungguh dapat kembali menye-jahterakan masyarakat terutama para petani PIR Trans Ketapang. Kita berharap pihak komisi IV DPR RI dapat segera membantu menyelesaikan kasus tersebut,” ujar Jamhuri.Harapan agar kasus tersebut segera tuntas juga Ketua Petani Sawit PIR Trans Ketapang, Supir-man. Ia berharap Komisi IV DPR RI segera menuntaskan permasala-han PT. BIG dengan para petani sawit. “Kami juga berharap PT. BIG juga segera membayar uang TBS petani selama 4 bulan terhitung dari Juni hingga September 2009 lalu,” tuturnya. (KiA

Budiono Tan Siap Bertanggungjawab

Maluku. Sejak dulu, John Kei memang dikenal sebagai pre-man yang cukup “sakti”, teru-tama di kawasan Tangerang. Dia kabarnya merupakan “tan-gan kotor” sejumlah oknum petinggi polisi dan militer dan menjadi beking banyak tempat hiburan di Jakarta-Tangerang. Karena itu, dia menjadi sosok yang cukup “sakti”.Seperti dalam kasus pen-

ganiayaan berat yang dilaku-kannya pada Juni 2008 lalu. Ketika itu, John Key menyekap dan memotong jari Jemri dan Charles Refra. Meski locus de licti-nya berada di Maluku, namun penyidikan dan pen-gadilan terhadap kasus pen-ganiayaan yang juga dilakukan John Key bersama adiknya, Tito Refra, dan dua orang anak buahnya tersebut dipindah di

Surabaya.Selama di Maluku, baru setelah Kapolda Maluku ber-ganti ke tangan Brigjen Pol Mudji Waluyo, John Key di-tahan. Demi alasan keamanan (karena pulau Kei dan Maluku boleh dibilang adalah “kandan-gnya”), proses peradilannya dilanjutkan di Surabaya.Pada 2 Maret 2009, jatuh vonis untuk empat penganiaya

berat tersebut. Paling ringan adalah John Key yang hanya mendapat vonis delapan bulan penjara. Jauh dari tuntutan jaksa yang seberat 3,5 tahun. Sementara itu, adik John Key Fransiscus Refra alias Tito divonis agak berat, yakni 1 ta-hun dua bulan. Sementara itu, kakak-beradik anak buah John Kei, Pedro-Antonius Tanlain di-vonis delapan bulan saja. (jp)

Ketapang. Pemberdayaan eko-nomi kerakyatan terus digen-carkan pemerintah Kabupaten Ketapang. Salah satu potensi yang dianggap mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat adalah pemeliharaan ikan air tawar.

Untuk itu Disnakertrans Ka-bupaten Ketapang, memberikan bantuan proyek pembuatan kolam ikan air tawar di Desa Tempuru-kan, Kecamatan Muara Pawan dan Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara.

Bantuan diberikan di dua desa yakni lima kolam di Desa Tempu-rukan dan empat kolam di Desa Kuala Satong, yang bersumber dari APBD Kabupaten Ketapang tahun 2011, sebesar Rp.100 juta.Kepala Disnakertrans Kabu-paten Ketapang, Joko Prastowo mengungkapkan ada miss ko-munikasi dengan masyarakat sehingga ada yang tidak menge-tahui maksud pembuatan kolam

tersebut. “Kolam itu untuk ma-syarakat setempat dan peker-jaannya belum selesai. Nanti kita bantu bibit sekaligus agar dapat dikembangkan untuk membantu perekonomian masyarakat setem-pat ,” ungkapnya.Dijelaskannya, Disnakertrans yang membidangi ketenagaan membuat program padat karya yang peruntukannya meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, seperti membangun jembatan, jalan desa

dan kolam. “Kedepan kita akan merencanakan lebih baik, den-gan melihat kebutuhan riil dari masyarakat,” terangnya.Sebelumnya masyarakat Desa Tempurukan mempertanyakan keberadaan lima kolam yang ber-lokasi di Gg. Keremunting RT.07 Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, karena dianggap mubazir tidak tepat sasaran dan tidak melibatkan masyarakat se-tempat. (KiA)

Menghilang Sejak ................................................dari halaman 9sayang sama anak. Saya janji jika Deli pulang saya tidak akan marah,” ungkapnya.Pria yang sehari-harinya hanya bertani ini mengung-kapkan, Deli waktu pergi dari rumah tidak pamit. Saat itu anton dan istrinya tidak ada di rumah. ”Saya panen padi di sawah yang jauh dari kam-pung. Pada saat itulah Deli pergi,” ujar Anton.Siswi kelas dua SMPN Pawis, Kecamatan Jelimpo in pergi dari rumah Selasa (14/2) pagi. Kata tetangga yang melihat kepergiannya, gadis tersebut naik angkutan umum arah

Ngabang. Padahal Deli tidak punya uang. “Mungkin untuk bayar ongkos angkutan tidak bisa,” jelas Anton.Amelia , bibi Del i men-gatakan, keponakannya se-dikit pendiam. Kalau pergi ke Ngabang untuk belanja biasanya pakai celana jeans panjang warna biru dan mem-bawa tas kecil berwarna merah.”Ciri-cirinya, rambutnya pendek sebahu, kulit kuning langsat, tinggi badan sekitar satu seten-gah meter, suka membawa tas kecil merah kalau ke Ngabang, orangnya sedikit pendiam,” kata Amelia.

Ayah dan bibinya sudah mencari ke mana-mana. Be-berapa rumah temanya juga sudah didatangi. Bahkan rumah keluarga di Pontianak dan Banyuke. ”Hotel-hotel yang ada di Ngabang sudah saya cek satu persatu, tapi juga tidak ditemukan,” jelas Amelia. Rencananya Anton dan Amelia akan melaporkan kehilan-gan Deli ke kantor polisi. Siapa melihat ciri-ciri yang sudah disebutkan, harap men-ghubungi ke nomor HP Anton 085750136851 dan Dana 085250898948. (tar)

Genjot Ekonomi Rakyat Lewat Budidaya Keramba

Juru Parkir .............................................................................dari halaman 9mengatakan, pihaknya telah mendata juru parkir resmi dan memberikan perlengka-pan seragam. Kegiatan selan-jutnya juga akan melakukan penataan, serta penertiban juru parkir l iar. Apalag i banyak masyarakat yang resah dan mengeluh akan pungutan liar dilakukan juru parkir yang tidak bertang-gungjawab.“Tar i f parkir Rp3 r ibu h i ngg a Rp5 r i bu t i d ak dibenarkan dalam peraturan. Sesuai dengan ketentuan, petugas parkir hanya berhak memungut biaya Rp1 ribu

untuk jenis kendaraan roda dua. Kemudian pada kenda-raan roda empat dikenakan tarif Rp2 ribu. Jika oknum tersebut terus meminta , pemilik kendaraan berhak untuk tidak memberi,” tegas Rahmad, kemarin. Disinggung masalah syarat dalam meminta tarif parkir, Rahmad menegaskan, juru parkir harus berkewajiban memberi karcis retribusi kepada pemilik kendaraan. Jika demikian, transparansi dalam pemungutan biaya parkir jelas terarah. Ma-syarakat pun akan merasa

nyaman. Terutama mengeta-hui tarif tersebut masuk ke kas daerah. Jika juru parkir tersebut telah diketahui identitasnya, maka pihak bersangkutan siap untuk dibina dan akan diberikan sanksi . “Untuk petugas resmi, akan kita ingatkan terlebih dulu. Se-dangkan kepada juru parkir liar, langsung kita panggil dan mempertanyakan surat ijin operasi. Jika keduanya masih mengulang perbuatan serupa, terpaksa diberikan sanksi tegas tindak pidana umum,” tegas Rahmad. (sul)

Pelanggaran Lalin ...................................................................dari halaman 9terhadap lima pelanggaran ke pengadilan,” jelasnya.Di antaranya pelanggaran terhadap Pasal 281 Jo pasal 77 ayat 1 (tidak memiliki SIM), Pasal 283 Jo pasal 106 ayat 1 (mengemudi tidak wajar), Pasal

287 ayat 2 jo pasal 106 ayat 4 huruf c (melanggar APILL). Pasal 287 ayat 3 jo pasal 106 ayat 4 huruf e (melawan arah lalu lintas, gerakan lalu lintas). Pasal 297 jo pasal 115 huruf b (balapan liar di jalan umum).

“Harapannya dengan dikena-kan denda setinggi-tingginya, memberikan efek jera kepada pelanggar. Misalnya kalau be-lum memilik SIM, dia segera membuatnya,” tegas Bagio. (dik)

Masih ABG, Sudah Curi 8 Unit Motor

Satpol PP Razia Pelajar di WarnetMendekati masa Ujian Nasional, (UN) Satuan Polisi Pamong Praja Ketapang, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan akan merazia pelajar yang nongkrong di warnet.“Kita akan melakukan razia pelajar yang non-gkrong di warnet saat jam belajar,” kata Edy Junaidi, Kepala Satpol PP Ketapang kepada wartawan.Dikatakannya, keseringan nongkrong di warnet saat jam belajar atau malam hari akan mengganggu nilai hasil kelulusan pelajar dalam mengikuti UN yang akan dilaksanakan April mendatang. “Ini juga demi anak-anak agar mendapatkan nilai yang bagus pada UN nanti,” un-gkapnya.Selain itu ia mengimbau kepada orangtua agar memberikan perhatian lebih serius kepada anak-anak mereka di rumah. Peran orangtua, kata dia, tak kalah penting dalam menjaga anaknya agar tidak keluyuran pada malam hari. Ia juga mengimbau kepada para pengusaha warnet agar turut berperan serta menjaga anak-anak usia seo-lah yang main di saat jam belajar maupun malam hari. “Kita minta perhatian kepada pengusaha warnet agar melarang anak-usia sekolah main pada jam belajar dan waktu sampai larut malam,” imbaunya. (KiA)

Sembilan Kolam Ikan Dibantu Rp 100 Juta

Penyelesaian persoalan PT BIG

Belum ada tindakan apapun dari pihak berwenang terhadap remaja yang setiap harinya ngelem ini--kiram

Gudang Penampung......................................dari halaman 9Hasil laporan tim Polda, ada pemilik yang mempunyai gudang lebih dari satu. Jadi ada delapan pemilik yang namanya sudah dikantongi. Sementara jumlah gudang yang sedang diselidiki se-banyak sembilan unit yang secara keseluruhan meru-pakan tempat menampung hasil tambang.“Aktivitas pertambangan

ilegal akan tetap menjadi perhatian serius. Mengingat segala aktivitas ilegal meru-pakan tindakan melanggar hukum. Selain berdampak terhadap kerusakan ling-kungan, dapat menimbul-kan kerugian masyarakat. Sekaligus menghilangkan pendapatan bagi negara,” tegasnya. Kepo l i s i an senan t i a sa

menaruh perhatian dalam penuntasan kasus i legal . Penegakan hukum terus diintensifkan. “Ini sesuai dengan atensi Kapolri. Maka kita pasti menindak tegas pihak yang terlibat dalam tindak kejahatan ile-gal logging, ilegal mining, ilegal fishing semua menjadi perhatian,” kata Mukson. (sul)

Banjarmasin. Meski masih berusia belasan tahun, GR (17) ternyata sudah ahli dalam melakukan pencurian kendara-an bermotor. Buktinya, sudah 8 unit sepeda motor yang dicuri kemudian dijual kembali.Namun, seperti kata pepatah, sepandainya beraksi akhirnya tertangkap juga. Warga Jalan Ir PM Noor Gang Hj Idah ini akhirnya berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polresta Banjarmasin di rumahnya, Senin (6/2) siang.Dari 8 unit kendaraan yang berhasil disikat oleh GR, baru dua yang berhasil diamankan

oleh petugas. Yakni Suzuki Satria F biru dan Smash warna hitam putih. Untuk Satria F ditemukan di Batulicin, Kabu-paten Tanah Bumbu (Tanbu). Sedangkan Suzuki Smash dite-mukan di Banjarmasin. GR mengaku sudah delapan kali melakukan pencurian kendaraan bermotor di berb-agai tempat, mulai dari Ban-jarmasin, Banjarbaru dan Kan-dangan. Hasil curian biasanya dijualnya ke daerah Batulicin, Banjarbaru, Palangkaraya, dan Kapuas, dengan harga yang bervariasi. “Satria F dijual Rp2 juta, sedangkan lainnya sekitar

Rp1,7 juta. Uangnya untuk keperluan hidup sehari-hari,” kata GR.Salah satu korban yang juga melapor adalah Mansyi pada Minggu (10 /1) lalu. Korban yang tinggal di Jalan PM Noor Gang Mandiri itu melaporkan motor Spin DA 6022 AY dan sebuah HP di bawah jok mi-liknya hilang ketika diparkir didepan rumah. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp10 juta.Pelaku berhasil dibekuk ke-tika akan menjual sepeda mo-tor curian ke daerah Batulicin. Anggota Unit V yang dipimpin

Iptu M Sofwan meluncur ke lokasi untuk menyelidiki lebih lanjut. Berawal dari pengembangan di lapangan akhirnya polisi berhasil melakukan penang-kapan.Kasat Reskrim Polresta Ban-jarmasin Kompol Roy Satya Putra melalui Kanit V Ranmor Iptu M Sofwan membenarkan telah mengamankan pelaku serta dua unit motor hasil keja-hatan yang dilakukannya. “Tersangka dijerat pasal 363 KUHP terkait Pencurian dengan ancaman enam tahun penjara,” tandasnya. (jp)

Perampas Motor DidorPalembang. Rudi, 34, warga Ja-lan Mayor Salim Batubara, Lr Ke-bon Semai, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang tersungkur setelah betis kirinya ditembak polisi. Pasalnya, tersang-ka Rudi terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Yamaha Mio bernopol BG 2046 BA milik Hajiman (24), warga Ki Merogan, Lr Seri, RT 39/08, Kelu-rahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.Aksi pencurian itu berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah

melakukan penyelidikan, satu jam kemudian tim 21 dipimpin Iptu Nanang Supriatna SH ber-hasil membekuk tersangka Rudi berikut motor curiannya. Saat disergap di Jl A Yani, di depan kampus swasta, seorang pelaku lainnya berinisial Al berhasil lolos. Sementara, tersangka Rudi yang berusaha kabur dan melawan petugas terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.”Pelakunya berhasil ditangkap tak lama setelah menodong dan merampas motor korban. Seorang

pelakunya terpaksa diberikan tindakan tegas karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas saat akan ditangkap. Se-dangkan seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan iden-titasnya telah diketahui,” ungkap Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIk, me-lalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, Sabtu (18/2).Informasinya, korban yang mengedarai motor hendak pulang ke rumahnya. Saat melintas di Jl Gubernur HA Bastari, dekat ge-

dung Dekranasda Sumsel, motor korban dihadang pelaku. Korban ditodongkan senjata tajam (sajam) ke dada kirinya dan pelaku me-minta uang. Namun, korban tak memberikannya sehingga pelaku merampas motor korban.Berhasil merampas motor kor-ban lalu pelaku kabur. Sedangkan korban malam itu juga melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Terpadu Polresta Palembang. Pengaduan itu tercatat dalam laporan polisi bernomor LP/B-481/II/2012/Sumsel/Resta. (jp)

Page 16: 20 Februari 2012

16Senin, 20 Februari 2012

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar (PG) telah merestui Ketua DPD I PG Kalbar, H Morkes Eff endi SPd MH maju sebagai calon Gubernur Kalbar tunggal partai beringin pada Pilgub 2012.

Pilihan partai politik yang dipimpin bapak Ir Aburizal Bakrie ini untuk mengusung Morkes sangatlah tepat. Sejak digelarnya Rapimda Partai Golkar se Kalbar tahun lalu, nama Morkes semakin meroket dalam peta persaingan politik di Kalbar. Bahkan, sebelum ada penentuan nama yang akan diusung Partai Golkar di DKI Jakarta, elite-elite politik di Jakarta mulai memperbin-cangkan nama Morkes.Pasalnya, Morkes lebih banyak me-nyimpan sejumlah potensi keunggulan diri. Bukan saja mantan Bupati Ketapang selama 2 periode, di organisasi budaya misalnya, Morkes yang juga Sekjen

Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) ternyata berhasil membuat network di lingkup kabupaten/kota se Kalbar, nu-santara bahkan dunia internasional.Hal yang sama juga dikembangkan Morkes dalam me-mimpin Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang. Di bawah kepemimpinannya, MABM mampu tampil sebagai pemersatu puak (suku) Melayu.Selain aktif di organisasi sosial dan budaya, kemampuan memimpin Morkes juga terasah dengan baik saat dipercaya sebagai anggota Dewan Penasihat Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (PP FKPPI) dan anggota Dewan Penasihat Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPPP) Kabupaten Ketapang. Untuk bisa terpilih menjadi calon gubernur, pengalaman memimpin organisasi kemasyarakatan merupakan nilai lebih. Kepiawaian dalam menjalin dan membangun hubungan kerja, baik ke dalam maupun keluar organisasi, merupakan modal utama bagi melanjutkan perjuangan masyarakat Kalbar ke depan. Inilah yang saat ini ada dalam diri Morkes. *

Morkes Effendi Melaju ke KB 1Figur Pemersatu dengan Segudang Pengalaman

Berangkat dari kata “lawan”, Morkes Efefndi mengungkapkan makna dari “Bangkit Melawan” yang merupakan slogannya itu. Morkes menjelaskan, bangkit melawan itu memiliki makna yang begitu dalam dari kondisi Kalbar selama ini. Kata bangkit itu, sambung dia, bangkit melawan masalah yang begitu kompleks. Bangkit melawan diskriminasi, kemiskinan dan keter-belakangan yang dirasakan keban-yakan masyarakat Kalbar selama ini. Memperjuangkan kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan masyara-kat ke arah yang lebih baik. Melihat kondisi itu, Partai Gol-

kar sudah turun ke tengah-tengah masyarakat melalui program FGD yang mengusung tema “Morkes Mendengar, Mari Bicara Kalbar” yang dilaksanakan di 14 kabu-paten/kota di Kalbar. Dari kegiatan itu, banyak ke-inginan serta harapan masyarakat yang harus diperjuangkan. Begitu juga dengan ketidakpuasan ma-syarakat terhadap pembangunan selama ini. Dirinya mengajak se-luruh elemen masyarakat untuk memikirkan masa depan daerah. Menurut Morkes, masyara-kat harus terlibat dalam upaya memetakan persoalan yang diha-dapi daerah serta bersama-sama

untuk memikirkan solusinya. Hal ini penting untuk mengatasi kesen-jangan antara kebijakan pemban-gunan dan aspirasi masyarakat. Saat ini, Morkes mengatakan, masyarakat harus diajak berperan aktif untuk turut serta dalam mer-encanakan pembangunan. Melalui FGD, dirinya mengaku telah men-dengarkan secara langsung persoa-lan yang dihadapi masyarakat. Morkes juga mengajak masyara-kat secara bersama-sama untuk memikirkan masa depan Kalbar. Karena daerah ini milik masyara-kat, maka masyarakat harus diajak untuk memikirkan mau dibawa ke mana daerah ini. *

Bangkit Melawan

Morkes terlihat akrab dengan para pengurus Partai Golkar

Morkes bersama kader Golkar pada rapat kerja daerah

Para Ketua DPD PG Kabupaten/Kota dan Ketua Fraksi DPRD PG saat menghadiri pertemuan koordinasi terhadap dukungan Morkes Effendi maju Pilgub di Gedung ZamrudKetua DPD PG Kalbar H Morkes Effendi S.Pd MH didampingi pengurus DPP saat pertemuaan koordinasi di Gedung Zamrud

Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar Adang Gunawan (tengah) bersama Indra J Piliang Ketua Balitbang DPP PG (kanan) dan H Werry Syahrial pengurus Partai Golkar (kiri)Morkes menyapa kadernya dalam kesempatan Rakerda Partai Golkar