(2) basic fire

37

Upload: adegun78

Post on 13-Apr-2016

262 views

Category:

Documents


2 download

DESCRIPTION

a

TRANSCRIPT

Page 1: (2) Basic Fire
Page 2: (2) Basic Fire

BasiC FiRe

05-02-09

Page 3: (2) Basic Fire

05-02-09

API reaksi kimia antara Bahan Bakar, Oksigen dan

Sumber Panas/Nyala dalam perbandingan tertentu atau seimbang.

Teori Dasar Api

Page 4: (2) Basic Fire

05-02-09

Suatu bencana akibat API yang tidak disengaja dan tidak terkendali yang bisa menimbulkan kerugian harta benda, kerusakan lingkungan dan korban

manusia

**KEBAKARAN**

Page 5: (2) Basic Fire

05-02-09

3 UNSUR API

• Bahan bakar (Fuel)

• Udara (O2)• Sumber panas

(Heat)

Page 6: (2) Basic Fire

05-02-09Bahan Bakar (FUEL)

Sesuatu benda atau material yang dapat terbakar atau dibakar.

Jenis-jenis bahan bakar a. PADAT (kertas, batubara, kain, plastik, dll).b. CAIR (Gasoline, Kerosine, Solar, Oli, Alkohol dll)c. GAS (LPG, LNG, Avtur/Avgas dan sejenisnya)

Page 7: (2) Basic Fire

05-02-09

UDARA Udara diperlukan untuk proses kebakaran

Kandungan Gas di udara adalah terbagi atas:

1. Nitrogen (N2) + 78%.2. Oksigen (O2) + 21%.3. CO2 dan gas lain + 1 %.

(Kebutuhan O2 Manusia min 15%)

Page 8: (2) Basic Fire

05-02-09SUMBER PANAS (Source of heat)

• Sumber panas adalah benda atau keadaan atau kejadian yang menghasilkan panas. Contoh: Matahari, gesekan metal, gunung berapi, reaksi kimia,dll.

• Sumber nyala adalah Sumber panas pada tingkatan suhu tertentu dianggap bisa menimbulkan nyala api.

Page 9: (2) Basic Fire

05-02-09

KELAS KELAS APIBerdasarkan jenis benda atau bahan yang terbakar

Page 10: (2) Basic Fire

05-02-09

KELAS A• Materi terbakar adalah benda padat selain

metal dan logam (Batubara, kertas, karet dan lain-lain).

Kebakaran benda padat meninggalkan arang

sisa pembakaran.

Page 11: (2) Basic Fire

KELAS B

• Materi terbakar adalah bahan bakar cair atau gas• ( Gasoline, Premium, Kerosene, Solar, Oli, Avtur,

Avgas, LPG, LNG dan lain-lain).

Kebakaran benda cair dan gas tidak meninggalkan bekas.

Page 12: (2) Basic Fire

05-02-09

KELAS C

• Kebakaran yang berhubungan dengan listrik bertegangan.

Page 13: (2) Basic Fire

KELAS D

• Apabila materi terbakar adalah jenis Logam dan Metal seperti Magnesium, Aluminium, Titanium, Besi, Uranium dll.

Page 14: (2) Basic Fire

05-02-09SIFAT-SIFAT FISIK APIFlash Point

Temperatur bahan bakar terendah ketika telah menguap dan bila diberi sumber nyala maka akan terbakar sebentar lalu padam kembali.

(Titik terendah bahan bakar bisa terbakar)

Contoh: AVGAS 100 -130, Flash Pointnya -50 derajat F.

Page 15: (2) Basic Fire

05-02-09SIFAT-SIFAT FISIK API

Fire PointTemperatur bahan bakar terendah ketika telah menguap dengan jumlah yang memadai dan diberi sumber nyala maka akan terbakar terus sampai bahan bakarnya habis.

Page 16: (2) Basic Fire

05-02-09SIFAT-SIFAT FISIK APIIgnition

Temperature• Temperatur terendah bahan bakar apabila

telah menguap dengan jumlah yang memadai terbakar dengan sendirinya tanpa diberi sumber nyala.

Contoh: Avgas 100-130, Ignition temperaturnya adalah 824 derajat F.

Page 17: (2) Basic Fire

05-02-09

HASIL DARI PROSES PEMBAKARAN

API DAN PANASApi yang terjadi dan panas yang dihasilkan saling berkaitan. Bila apinya kecil, temperaturnya kecil.

WARNA API CELCIUS

MERAH SAMAR-SAMAR 500-550

MERAH GELAP 650-750

MERAH TERANG 850-950

MERAH KEKUNING2AN 1050-1150

MERAH KEPUTIH2AN 1250-1350

PUTIH TERANG (PERAK) 1450-1550

LOGAM DAPAT MENCAPAI 5000-6000 F”

Page 18: (2) Basic Fire

05-02-09

ASAP• Asap adalah dari proses pembakaran yang tidak

sempurna yaitu berupa partikel-partikel yang sangat halus yang dapat dilihat dengan mata.

• Pengaruh Asap:1. Menghalangi penglihatan dan sakit pada mata.2. Mengakibatkan sesak nafas.3. Kemungkinan beracun (tergantung pda material

terbakar).

Page 19: (2) Basic Fire

05-02-09

GAS-GAS• CARBON MONO OXIDE (CO)• CARBON DI OXIDE (CO2)• HYDROGEN CYANIDA (HCN)• HYDROGEN SULFIDE (H2S)• AMMONIA (NH3)• SULFUR DI OXIDE (SO2)• GAS-GAS LAIN

Page 20: (2) Basic Fire

05-02-09

CARBON MONOOXIDE (CO)Termasuk kelompok gas yang sangat berbahaya (The chief danger most fire gases)

Sangat beracun bisa terhisap dalam pernafasan.

PERSENTASE CO DI UDARA

BAHAYA TERHADAP MANUSIA

0.05 3 JAM

0.15 1 JAM

0.4 KURANG 1 JAM

1.3 2 ATAU 3 KALI PERNAFASAN

Page 21: (2) Basic Fire

05-02-09

CARBON DIOXIDE (CO2)• Tidak berbau• Tidak terasa• Tidak berwarna.• Tidak dapat terbakar.• 1,5 kali berat udara.

Pengaruh CO2:•Menurunkan persentase O2 di udara.•2% diudara mempercepat pernafasan 50 %.•3% di udara mempercepat pernafasan 100%.•5% di udara selama 1 jam tidak berpengaruh serius.•10% di udara hanya dalam beberapa menit akan mengakibatkan kematian.

Page 22: (2) Basic Fire

05-02-09HYDROGEN SULFIDE (H2S)

• Terbentuk bila yang terbakar itu wol, karet, rambut dan sejenisnya.

• Hasil pembakaran meninggalkan bau menyengat dan berbau busuk.

PENGARUH

0.02% DIUDARA TERCIUM BAU

0.04-0.07% SELAMA 1 JAM KEPALA PUSING

>0.07% KERACUNAN, GUGUP, TAKUT

Page 23: (2) Basic Fire

05-02-09

SULFUR DIOXIDE (SO2)• Terbentuk apabila yang terbakar itu adalah

wol, karet dan kayu-kayuan.

Pengaruh:• Sakit dan pedih di mata.• Batuk-batuk bila terhisap.• 0.05% di udara sudah merupakan bahaya.

Page 24: (2) Basic Fire

05-02-09

AMMONIA (NH3)• Terjadi apabila yang terbakar adalah

wol, sutra, melamin.• Gas ini banyak digunakan di pabrik es,

penyulingan minyak bumi dan peralatan2 pendingin.

PENGARUH:• Menyakitkan mata.• Mempengaruhi pernafasan.• 0.25-0.65% dalam waktu 1,5 jam mengakibatkan bahaya serius.

Page 25: (2) Basic Fire

05-02-09

HYDROGEN CYANIDA (HCN)• Terbentuk dari kebakaran wol, sutra,

karet sejenisnya dan jenis-jenis kayu dan kertas.

• Kadar racunnya tinggi.

PENGARUH:Menghirup pada persentase tinggi mengakibatkan kematian secara cepat.0.3% di udara sudah berbahaya dalam waktu 6-8 menit.

Page 26: (2) Basic Fire

05-02-09

GAS-GAS LAIN• HYDROGEN CHLORIDE• NITROGEN DIOXIDE• ACRELEIN• PHOSGENE

Gas-gas ini adalah gas-gas berbahaya……..

Page 27: (2) Basic Fire

05-02-09BERKURANGNYA PERSENTASE O2

Pada daerah terjadi kebakaran maka persentase O2 akan berkurang dari 21% hal ini karena dominasi CO2 yang terbentuk dengan berat 1,5 berat udara.

INGAT: KEBUTUHAN TUBUH MINIMAL 15%.

Page 28: (2) Basic Fire

05-02-09

CARA PEMADAMAN API

Mendinginkan (Extinguishment by cooling).

Menurunkan persentase kandungan oksigen (Extinguishment by oxygen dilution).

Memisahkan bahan-bakar.(Extinguishment by fuel removal).

Menghalangi/memutus reaksi berantai (Chain breaking reaction/ Extinguishment by Chemical Flame

inhibition)

Page 29: (2) Basic Fire

05-02-09Mendinginkan (Extinguishment by cooling)

• Menurunkan temperatur benda/bahan yang terbakar menjadi dibawah suhu bakar (Ignitioin point).Untuk cara ini sangat baik dengan menggunakan media air untuk pemadaman

Page 30: (2) Basic Fire

05-02-09Menurunkan persentase kandungan oksigen (Extinguishment by oxygen dilution)

• Menurunkan persentase oksigen didalam udara sampai dibawah persentase minimal (dibawah 15%).

1. Menyemprotkan gas tertentu sehingga oksigen terdesak dan berkurang sampai dibawah 15%.

2. Menyemprotkan air dengan spray/Fog agar air mudah menguap sehingga uap air mengurangi persenrase oksigen.

3. Menggunakan selimut api (Fire blanket) pada api kecil.

Page 31: (2) Basic Fire

05-02-09Memisahkan bahan-bakar (Extinguishment by fuel removal)

• Memisahkan atau menjauhkan bahan-bakar yang belum terbakar dari tempat kebakaran agar tidak ikut terbakar atau mencegah proses terbakar ulang.

Menjauhkan bahan bakar dari lokasi kebakaran.

Melindungi bahan bakar agar tidak ikut terbakar.

Menghalangi mengalirnya bahan bakar ke lokasi/benda yang terbakar.

Mencegah berlangsungnya proses penguapan bahan bakar (pergunakan foam).

Page 32: (2) Basic Fire

05-02-09

Menghalangi/memutus reaksi berantai (Chain breaking reaction/ Extinguishment by Chemical Flame inhibition)

• Menghalangi reaksi kimia pembakaran yang sedang berlangsung sehingga terputus.

Dapat menggunakan:1. Halogenated Hydro

Carbon (Halon)2. Alkali Metal Salts.3. Ammonium Salts

Page 33: (2) Basic Fire

05-02-09USAHA-USAHA PENCEGAHAN KEBAKARAN

• Jangan merokok di tempat dilarang merokok.• Jangan menghalangi alat pemadam api.• Jangan memasang instalasi listrik dengan

beban berlebihan.• Jangan membiarkan minyak berceceran.• Jangan membuang puntung rokok di

sembarang tempat.• Jagalah kebersihan • Berikan pengarahan dan petunjuk-petunjuk

pencegahan kebakaran ke setiap orang.• Penuhi Peraturan Keselamatan Kerja yang

telah di syaratkan.

Page 34: (2) Basic Fire

05-02-09

ALAT DETEKSI KEBAKARAN

• Heat Detector: Alat untuk mendeteksi panas.

• Smoke Detector: Alat untuk mendeteksi asap

• Fire Detector: Alat mendeteksi nyala api.• Dan lain-lain.

Page 35: (2) Basic Fire

REVIEW BASIC FIRE• Api adalah....• Kebakaran adalah.....• 3 unsur Api....• 3 Jenis bahan bakar....• Warna api paling panas adalah......• Kandungan gas di udara.....• Oksigen minimal untuk kebutuhan manusia.....• Kelas-kelas api.......• Sifat-sifat fisik api......• 4 cara memadamkan api.....• Pengaruh asap.....• Gas-gas berbahaya.....• Gas paling berbahaya.....• Alat-alat deteksi kebakaran

Page 36: (2) Basic Fire

05-02-09

Take……..• One minute to write a rule• One hour to hold a meeting• One week to plan a program• One month to put it in operating• One year to win an award• One life to make an experienced worker• But it take only …one second to destroy it all

with an accident……

Page 37: (2) Basic Fire