139687614 makalah beta oksidasi asam lemak jenuh

Download 139687614 Makalah Beta Oksidasi Asam Lemak Jenuh

Post on 09-Feb-2016

991 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

uttutu

TRANSCRIPT

  • KATA PENGANTAR

    Segala puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat-

    NYA,yang mana telah memberikan kesehatan dan kesempatan kepada kami ,sehingga

    kami dapat menyelesaikan makalah Biokimia ini dengan judul BETA OKSIDASI

    ASAM LEMAK JENUH ini dengan baik. Adapun penyusunan makalah ini untuk

    memenuhi tugas dari Ibu Dra.Dwi Wiwik ERnawati, M.Kes. Kami menyadari bahwa

    dalam makalah ini masih sangat banyak kekurangan yang dikarenakan keterbatasan

    ilmu dan kemampuan yang kami miliki, Oleh sebab dari itu, kami mengharapkan

    kritik dan saran yang membangun untuk tercapainya kesempurnaan dari makalah ini.

    Semoga dengan adanya makalah ini dapat member ilmu pengetahuan maupun

    wawasan bagi para pembacanya, khususnya mahasiswa prodi kimia dan mahasiswa

    jurusan PMIPA pada umumnya.

    Jambi, Mei 2011

    Penulis

    1

  • DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR .......................................................................................... 1

    DAFTAR ISI.......................................................................................................... 2

    BAB I. PENDAHULUAN..................................................................................... 3

    1.1 Latar Belakang......................................................................................... 3

    1.2 Rumusan Masalah.................................................................................... 3

    1.3 Batasan Masalah...................................................................................... 3

    1.4 Tujuan...................................................................................................... 3

    BAB II. PEMBAHASAN...................................................................................... 4

    2.1 Pengertian lipid......................................................................................... 4

    2.2Metabolisme lipid.................................................................................... 6

    2.3 Beta oksidasi asam lemak jenuh.............................................................. 7

    2.4 Perhitungan ATP...................................................................................... 10

    BAB III. PENUTUP.............................................................................................. 14

    3.1 Kesimpulan.............................................................................................. 14

    3.2 Saran........................................................................................................ 14

    DAFTAR PUSTAKA............................................................................................ 15

    2

  • BAB IPENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Lipid merupakan senyawa organik yang sukar larut dalam air tetapi dapat larut

    dalam pelarut organik non-polar seperti eter, benzena, kloroform. Dalam tubuh

    manusia lipid berfungsi sebagai komponen struktur membrane sel, sebagai bentuk

    penyimpanan energy, sebagai bahan bakar metabolik dan sebagai agen pengemulsi.

    Katabolisme asam lemak terjadi di dalam mitokondria melalui proses yang

    dikenal sebagai Oksidasi-. Dalam proses ini fragmen dua-karbon berturut-turut

    dikeluarkan dari asam lemak dalam bentuk asetil KoA.

    1.2 Rumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah:

    1. Apa pengertian lipid?

    2. Bagaimana proses metabolisme lipid?

    3. Apa yang dimaksud beta oksidasi asam lemak jenuh?

    4. Bagaimana perhitungan hasil akhir oksidasi beta?

    1.3 Batasan Masalah

    Pembahasan metabolisme lipid mempunyai cakupan yang sangat luas. Karena

    keterbatasan penulis, maka batasan masalah dalam makalah ini adalah merujuk pada

    rumusan masalah di atas.

    1.4 Tujuan

    Setelah mempelajari makalah ini dapat mengetahui dan menjelaskan mengenai:

    1. Proses metabolism lipid

    2. Beta oksidasi asam lemak jenuh

    3. Perhitungan hasil akhir oksidasi beta

    3

  • BAB IIPEMBAHASAN

    2.1 Pengertian Lipid

    Lipid merupakan senyawa organik yang sukar larut dalam air tetapi dapat larut

    dalam pelarut organik non-polar seperti eter, benzena, kloroform.

    Ada beberapa fungsi lipid diantaranya:

    a. Sebagai komponen struktural membran sel

    b. Sebagai cadangan energi

    c. Sebagai bahan bakar metabolik

    d. Sebagai hormone dan vitamin

    Beberapa jenis lipid, yaitu:

    1) Asam lemak

    asam lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang

    dengan rumus umum: CH3(CH2)nCOOH atau CnH2n+1 COOH

    ada dua jenis asam lemak, yaitu:

    a) asam lemak jenuh

    asam lemak ini tidak memiliki ikatan

    rangkap H H H H

    - C C C - C -

    H H H H

    b) asam lemak tak jenuh

    asam lemak ini memiliki satu atau lebih ikatan rangkap

    H H H H H H H H H H H

    - C C = C C - - C C = C C C = C C -

    H H H H H

    asam monoenoat asam polienoat

    2) Asil gliserol (gliserida)

    Gliserida merupakan ester asam lemak dan gliserol,

    fungsi dasar dari gliserida adalah sebagai simpanan energi (berupa lemak atau

    minyak).

    4

  • 3) Fosfogliserida (fosfolipid)

    Lipid yang mengandung asam fosfat diesterkan pada gugus C3-hidroksil

    disebut fosfigluiserida.

    4) Derivat asam lemak (ester kolesterol)

    Bagian asam lemak biasanya merupakan jenis berantai panjang dan sering tak

    jenuh. Ester kolesterol merupakan bentuk penyimpanan dan pengangkutan dari

    kolesterol.

    Ester kolesterol terbentuk dalam tetesan lipid intrasel dan dalam lipoprotein plasma.

    5) Terpen

    Merupakan atom polimer dari unit isoprene atom lima karbon. Dalam terpen

    termasuk vitamin A, E dan K dan dolikol, poliprenol yang mengandung banyak

    unit-unit isoprene.

    2.2 Metabolisme Lipid

    Lipid yang kita peroleh sebagai sumber energi utamanya adalah dari lipid

    netral, yaitu trigliserid (ester antara gliserol dengan 3 asam lemak). Secara ringkas,

    hasil dari pencernaan lipid adalah asam lemak dan gliserol, selain itu ada juga yang

    masih berupa monogliserid. Sebagian besar asam lemak dan monogliserida tidak larut

    dalam air, oleh karena itu diangkut dan dilepaskan dalam sel epitel usus, Di dalam sel

    ini asam lemak dan monogliserida segera dibentuk menjadi trigliserida (lipid) dan

    berkumpul berbentuk gelembung yang disebut kilomikron. Kilomikron ini kemudian

    ditransportasikan menuju hati dan jaringan adiposa. Di dalam sel-sel hati dan jaringan

    adiposa, kilomikron segera dipecah menjadi asam-asam lemak dan gliserol.

    Selanjutnya asam-asam lemak dan gliserol tersebut, dibentuk kembali menjadi

    simpanan trigliserida.

    Secara ringkas, hasil akhir dari pemecahan lipid dari makanan adalah asam

    lemak dan gliserol. Jika sumber energi dari karbohidrat telah mencukupi, maka asam

    lemak mengalami esterifikasi yaitu membentuk ester dengan gliserol menjadi

    trigliserida sebagai cadangan energi jangka panjang. Jika sewaktu-waktu tak tersedia

    sumber energi dari karbohidrat barulah asam lemak dioksidasi. Proses oksidasi asam

    lemak inilah yang dinamakan oksidasi beta dan menghasilkan asetil KoA.

    5

  • 2.3 Beta Oksidasi Asam lemak Jenuh

    Asam lemak jenuh adalah asam lemak yang tidak mengandung ikatan rangkap

    dalam strukturnya. Karena hampir semua asam lemak dari jaringan hewan memiliki

    jumlah atom karbon genap, telah lama dipikirkan bahwa asam lemak disintesa dan

    didegradasi oleh penambahan atau pengurangan potongan-potongan dua karbon.

    Misalkan, oksidasi asam palmitat yang mempunyai 16 atom karbon akan

    menghasilkan 8 unit asetil KoA tetapi hanya memerlukan 7 siklus oksidasi Beta. Satu

    urutan oksidasi beta menghasilkan 1 mol asetil KoA dan memberi 5 mol ATP kepada

    sel. Tiap mol asetil KoA, bila dioksidasi dalam siklus Krebs menjadi CO2 dan H2O,

    memberi tambahan ikatan fosfat energi tinggi kepada sel yang ekivalen dengan 12

    mol ATP.

    Tahap pengaktifan asam lemak yaitu

    Asam lemak bebas pada umumnya berupa asam-asam lemak rantai panjang.

    Asam lemak rantai panjang ini tidak bisa langsung masuk kedalam mitokondria

    sehingga harus diaktifkan dulu agar dapat masuk ke dalam mitokondria dengan

    bantuan senyawa karnitin. Berikut adalah mekanisme transportasi asam lemak trans

    membrane mitokondria melalui mekanisme penngangkutan karnitin.

    6

  • Mekanisme transportasi asam lemak trans membran mitokondria melalui mekanisme pengangkutan karnitin

    Langkah-langkah masuknya asil KoA ke dalam mitokondria dijelaskan sebagai

    berikut:

    1. Asam lemak bebas (FFA) diaktifkan menjadi asil-KoA dengan dikatalisir

    oleh enzim tiokinase.

    2. Setelah menjadi bentuk aktif, asil-KoA dikonversikan oleh enzim karnitin

    palmitoil transferase I yang terdapat pada membran eksterna mitokondria

    menjadi asil karnitin. Setelah menjadi asil karnitin, barulah senyawa tersebut

    bisa menembus membran interna mitokondria.

    3. Pada membran interna mitokondria terdapat enzim karnitin asil karnitin

    translokase yang bertindak sebagai pengangkut asil karnitin ke dalam dan

    karnitin keluar.

    4. Asil