113. hantu santet laknat.pdf

Download 113. Hantu Santet Laknat.pdf

Post on 03-Jun-2018

237 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    1/96

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 1

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    2/96

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 2

    B STI N TITOLUHTlNTl TERTAWA. DENGAN MANJA DIA TURUN DARlPANGKUAN WIRO. WALAU KEADAAN Dl DALAM GOA REDUP

    AGAK GELAP NAMUN WIRO MASlH BlSA MELIHAT BAHWASAAT ITU Dl SEBELAH ATAS LUHTlNTl TlDAK MENGENAKAN

    APA-APA LAGI.

    "WIRO, SEPERTI AKU KATAKAN TADI AKU INGAT ADA SATUCARA YANG BlSA MEMBUAT KlTA MAMPU KELUAR DARl RlMBABELANTARA TERKUTUK INI."

    "KALAU BEGITU LEKAS KATAKAN ....""CARANYA SANGAT SEDERHANA WIRO," KATA SI GADlSDENGAN WAJAH DITENGADAHKAN DISERTAI LAYAMGANSENYUM."KAU MENGAWlNl AKU, MENGAMBIL AKU JADl ISTRIMU ...."PENDEKAR 212 TERSENTAK MENDENGAR KATA-KATALUHTlNTl ITU. SI GADlS SEBALIKNYA MALAH TERTAWA

    PANJANG

    .

    HANTU SANTET LAKNAT

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    3/96

    Wiro Sableng : HANTU SANTET LAKNATSATU

    LANGlT malam bertambah gelap ketika bulan sabit tertutuplenyap dibalik awan hitam. Di kejauhan terdengar suara aumanbinatang buas dari arah rimba belantara Lasesatbuntu. Suara tiupanangin berdesirdingin. Tiba-tiba ada suara sayap menggelepar diudara. Lalu tampak dua titik merah bercahaya melayang dari jurusanGunung Latinggimeru.

    Dua titik merah ini ternyata adalah sepasang mata seekor

    kelelawar besar yang terbang menuju puncak sebuah bukit batuberbentuk kerucut tumpul. Di atas bukit batu ini tampak mendekamduduk satu sosok tubuh kurus kering memiliki wajah seperti seekorburung gagak hitam. Mulut dan hidungnya jadi satu membentukparuh. Sepasang matanya kecil tanpa alis. Tubuhnya mengenakansehelai pakaian dari jerami kering warna hitam.

    Dari sikapnya duduk makhluk ini seperti tengah bersemadi.

    Tapi anehnya sementara dua tangannya diletakkan di atas batu, duakakinya dinaikkan ke atas disilangkan di atas bahu kiri kanan. Orangini adalah dukun seribu jahat seribu keji yang di Negeri Latanahsilamdikenal dengan nama Hantu Santet Laknat.Banyak orang telah jadi korban kejahatannya. Antara lain Lakasipo(Baca Bola Bola Iblis) dan Lawungu (baca Rahasia Kincir Hantu).Kemudian nenek dukun jahat ini juga telah menguasai Latandai

    hingga orang berjuluk Hantu Bara Kaliatus ini menjadi kakitangannya yang mau melakukan apa saja termasuk membunuhistrinya sendiri karena si nenek sudah mencuci otaknya (bacaEpisode Wiro di Negeri Latanahsilam berjudul Hantu Bara Kaliatus.)

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 3

    Kelelawar bermata merah bercahaya berputar dua kali disebelah Timur lalu melesat ke arah puncak batu kerucut tumpul.Suara kepakan sayap binatang ini masuk ke telinga si nenekMembuat dia segera buka sepasang matanya yang sejak tadi

    dipejamkan. Bibirnya bergetar ketika dia mengucap.

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    4/96

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 4

    "Junjungan telah datang ...."Kelelawar hitam keluarkan suara pekikan aneh. Hantu Santet

    Laknat turunkan dua kakinya. Lalu dia bersujud di atas batu. Ketikadia bangkit kembali kelelawar bermata merah telah mengapung diudara, hanya satu tombak di sebelah depan atas kepalanya.Kepakan sayapnya yang menimbulkan angin deras membuat rambutdan pakaian si nenek melambai-lambai.

    "Junjungan selamat datang aku ucapkan! Sudilah Junjunganmemberi tahu maksud kedatangan!" Si nenek kembali bersujudhingga keningnya menempel di batu lalu dia duduk tak bergerak,menatap ke atas, menunggu Kelelawar hitam yang mengapung diudara keluarkan suara memekik halus. Sayapnya berhenti bergerak.Lalu sosok hitamnya mengepul, berubah menjadi asap. Asap ini

    secara aneh kemudian membentuk satu sosok sangat angker.Hantu Santet Laknat yang juga bertampang angker tetap saja

    mengkirik kuduknya walau sebelumnya sudah beberapa kali diamelihat sosok seram tersebut Makhluk yang mengapung dalamkegelapan malam di atas bukit batu berbentuk kerucut tumpul ituadalah satu sosok berjubah hitam yang wajahnya berupa tengkorakTangan dan kakinya yang tersembul dari bagian bawah jubah serta

    ujung lengan jubah berupa jerangkong tulang belulang putih.Sepasang mata tengkorak yang hanya merupakan lobang besarmengeluarkan cahaya kemerahan.

    Di atas batok kepala yang putih bertumbuhan rambut-rambutputih panjang, melambai-lambai ditiup angin malam. Tiba-tibarambut yang menjulai ke bawah itu berjingkrak ke atas, tegak berdiri,kaku laksana kawat Dua bolongan mata pancarkan cahaya merah

    lebih terang. Mulut tengkorak yang didereti barisan gigi-gigi besarbergerak membentuk seringai menggidikkan. Dari sela-sela giginyakeluar kepulan asap. Sesaat kemudian makhluk muka tengkoraktubuh jerangkong yang tertutup jubah hitam itu keluarkan ucapan.Suaranya bergema aneh, seolah keluar dari satu liang dala.

    "Hantu Santet Laknat, tiada kekecewaan paling hebat selainkekecewaan terhadap dirimu. Semua apa yang kau lakukanmenemui kegagalan! Aku sudah cukup bersabar diri. Mungkin sudah

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    5/96

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 5

    saatnya kau meninggalkan Negeri Latanahsilam. Kukirim kembali ketempat asalmu di dasar Samudera Labiruhijau!"

    Si nenek bernama Hantu Santet Laknat keluarkan suaratercekat dari hidung dan mulutnya yang jadi satu berbentuk paruhburung. Lalu buru-buru dia jatuhkan diri, bersujud di hadapanmakhluk yang disebutnya dengan panggilan junjungan.

    "Wahai Junjungan, bukan aku membela diri. Semua tugastelah aku laksanakan. Namun apa yang kemudian terjadi sungguh diluar dugaan ...."

    Makhluk muka tengkorak menyeringai. Dari mulutnyaberhembus keluar asap putih.

    "Hantu Santet Laknat, kau memang tidak mebela diri. Tapikau pandai mencari akal untuk berdalih! Aku ingin tahu apa yang

    kau maksudkan dengan kejadian di luar dugaan itu!""Junjungan, kalau kau mau mendengar, akan kuterangkan

    satu persatu," kata Hantu Santet Laknat Lalu nenek bermuka burunggagak hitam ini angkat kepalanya yang sejak tadi bersujudmenempel di atas batu.

    "Kejadian pertama, menyangkut Lakasipo yang kemudiandijuluki Hantu Kaki Batu itu. Junjungan pasti tahu bagaimana aku

    berhasil membangkitkan roh istrinya yang bernama Luhrinjani. Lalukusuruh dia menjebak suaminya sendiri hingga sepasang kakiLakasipo tenggelam dalam cairan yang berubah menjadi batu! Tapikemudian tak terduga ada seorang makhluk aneh bersama duakawannya muncul menolong Lakasipo. Jika Junjungan mau men-dengar, biar aku menceritakan apa yang terjadi sejelas-jelasnya ."

    Makhluk muka tengkorak berambut putih riap riapan

    enyeringai. Dari hidung dan mulutnya kembali mengepul asap putih.Sedangkan dari dua matanya memancar cahaya kemerahan. Diakeluarkan suara mendengus lalu berkata.

    "Tak ada salahnya aku mendengar ceritamu, Hantu SantetLaknat Paling tidak aku mau membandingkan apa yang kau bilangsama dengan apa yang aku ketahui. Jika kau berdusta, kau tahu apaakibatnya!"

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    6/96

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 6

    "Aku tidak berdusta wahai Junjungan. Akan kuceritakansemua padamu ...." Lalu si nenek bermuka burung gagak hitam itumemulai penuturannya ....

    * * *

    Dalam keadaan sang surya yang sebentar lagi akantenggelam Lakasipo mendukung jenazah Luhrinjani, istrinya yangmenemui ajal, mati bunuh diri di jurang batu tak jauh dari Bukit BatuKawin. Dia melangkah mendekati lubang batu yang telahdisiapkannya sebagai makam sang istri. Jenazah perempuan yanghanya sempat dikawininya selama tiga hari itu dengan hati-hatidimasukkannya ke dalam lubang. Tak ada orang lain di tempat itu.

    Hanya alam semata yang menyaksikan penguburan Luhrinjani.Mendadak cuaca berubah. Gulungan awan hitam entah dari manadatangnya muncul menutupi langit Petir mendera sabungmenyabung, guntur menggelegar. Lalu hujan lebat turun membasahibumi. Lakasipo merasa tidak enak.

    Dia memandang ke langit Gelap. Sesaat gerakannyamenurunkan jenazah ke dalam lubang jadi tertahan. Kilat

    menyambar. Sekejapan udara menjadi terang benderang. Saatitulah Lakasipo melihat bagaimana sepasang mata jenazahLuhrinjani yang barusan dibaringkannya di liang batu dan sejak taditertutup tiba-tiba kelihatan membuka.

    Bukan itu saja! Wajah perempuan yang sudah jadi mayat itujuga tampak tersenyum!

    "Luhrinjani ..!I desis Lakasipo. Tubuhnya bergetar. Cahaya

    kilat lenyap. Bukit batu Latinggihijau kembali diselimuti kegelapan.Sesaat Lakasipo asih terkesiap. Namun begitu sadar dia cepatmengambil sebuah batu besar berbentuk pipih dan menutupkannyadi atas lubang makam. Enam buah batu kemudian disusunnya diatas batu pipih penutup makam itu. Sebelum bertindak pergi, dibawah hujan lebat dan dalam keadaan basah kuyup Lakasipopandangi makam istrinya. Lalu mulutnya berucap perlahan..

  • 8/12/2019 113. Hantu Santet Laknat.pdf

    7/96

    Bastian Tito: Hantu Santet Laknat [angx2006] 7

    "Wahai Luhrinjani .... Apapun yang telah kau lakukan sebelumajalmu, aku Lakasipo telah melupakan dan memaafkan semuanya....Kau lihat sendiri Luhrinjani, aku sudah menyiapkan satu makamuntuk diriku di samping makammu." Lakasipo melirik kearah sebuahmakam kosong yang sebelumnya sengaja dibuatnya di sebelahkubur sang istri.

    "Aku akan meninggalkanmu Luhrinjani. Aku akan sering-sering mklihatmu. Tenanglah dalam peristirahdanmu. Para Dewadan para Peri akan menghiburmu. Selamat tinggal wahai Luhrinjani...." Lakasipo cium batu makam di bagian kepala lalu bangkit berdiri.

    Hujan mulai reda tapi cuaca masih kelam. Lakasipo turunibukit Latinggihijau, berjalan ke tempat dia meninggalkanLaekakienam, kuda tunggangannya. Belum lama menunggangi kuda

    itu, tiba-tiba Lakasipo melihat ada satu bayangan putih berkelebat dihadapannya. Kuda hitam berkaki enam bertanduk dua i