1-JURNAL SKRIPSI

Download 1-JURNAL SKRIPSI

Post on 19-Oct-2015

42 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<ul><li><p>1 </p><p>APLIKASI LOCATION BASED SERVICE (LBS) TAMAN </p><p>MINI INDONESIA INDAH (TMII) BERBASIS ANDROID </p><p>1Eriza Siti Mulyani(10108712) </p><p> 2 Dr. Wahyu Kusuma R., ST., MT </p><p>1Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Gunadarma </p><p>Eriza2801@gmail.com </p><p>2Dosen Tetap Universitas Gunadarma </p><p>wahyukr@staff.gunadarma.ac.id </p><p>ABSTRAK </p><p>Android merupakan platform perangkat lunak untuk peranti bergerak (mobile </p><p>device) yang didukung oleh Google OS. Android menggunakan versi modifikasi </p><p>dari kernel Linux yang mampu didistribusikan secara terbuka (open source). Hal </p><p>ini memungkinkan bagi para pengembang untuk mengatur, memodifikasi, dan </p><p>membuat aplikasi sendiri. Aplikasi pemetaan merupakan suatu aplikasi mengenai </p><p>geografis yang telah berkembang. Aplikasi pemetaan ini digunakan untuk </p><p>menampilkan peta dan informasi dari objek yang dipilih, hal ini yang mendorong </p><p>penulis untuk membuat aplikasi Peta Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII). </p><p>Aplikasi Peta Wisata TMII ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Google </p><p>Maps, Android Development Tools, SQLite, dan Eclipse IDE Java sebagai </p><p>frameworknya. Sedangkan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Java, </p><p>XML dan SQL. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan SDLC </p><p>(Software Development Life Cycle), yang terdiri dari Fase identifikasi, Fase </p><p>analisis, Fase perancangan, dan Fase uji coba. </p><p>Disini nantinya akan didapatkan suatu informasi-informasi dan visualisasi objek </p><p>dalam bentuk maps yang dapat digunakan sebagai referensi untuk para pengguna </p><p>perangkat mobile Android dalam pengambil keputusan terutama dalam pencarian </p><p>lokasi objek wisata yang ada di wilayah TMII. selain itu terdapat rute untuk </p><p>menuju objek wisata yang dipilih, pencarian objek wisata, dan menu pendukung </p><p>lainnya. </p></li><li><p>2 </p><p>Kata Kunci : Aplikasi, Peta, Objek, Wisata, TMII, Internet, Java, Android </p><p>PENDAHULUAN </p><p>Teknologi informasi dan komunikasi didunia berkembang setiap waktu, </p><p>salah satu contohnya pada telepon genggam. Terobosan terbaru pada telepon </p><p>genggam ditandai dengan munculnya suatu Sistem Operasi yaitu Android. </p><p>Android merupakan platform perangkat lunak untuk peranti bergerak (mobile </p><p>device) yang didukung oleh Google OS. Android menggunakan versi modifikasi </p><p>dari kernel Linux yang mampu didistribusikan secara terbuka (open source). Hal </p><p>ini memungkinkan bagi para pengembang untuk mengatur, memodifikasi, dan </p><p>membuat aplikasi sendiri. Dalam pengembangan aplikasi, tersedia Android SDK </p><p>(Software Development Kit) sebagai alat bantu dan API dengan menggunakan </p><p>bahasa pemrograman Java yang diperlukan pada platform Android. Hingga saat </p><p>ini, Android telah memiliki beberapa versi diantaranya, Android versi 1.1, versi </p><p>1.5 (Cupcake), versi 1.6 (Donut), versi 2.0/2.1 (Eclair), versi 2.2 (Froyo: Frozen </p><p>Yoghurt), versi 2.3 (Gingerbread), versi 3.0/3.1 (Honeycomb), 4.0 (Ice Cream), </p><p>dan 4.1 (Jelly Bean). </p><p> Dengan adanya SDK tersebut programmer atau pengembang aplikasi bisa </p><p>melakukan segalanya, mulai dari membuat aplikasi sms, hingga membuat sebuah </p><p>aplikasi enterprise. Melihat keunggulan tersebut menarik minat programmer dan </p><p>pengembang aplikasi untuk membuat aplikasi yang yang mampu memenuhi </p><p>kebutuhan pengguna perangkat mobile. Salah satunya aplikasi pemetaan wilayah </p><p>yang menampilkan informasi geografis, seperti data yang diidentifikasi menurut </p><p>lokasinya dalam sebuah basis data. Aplikasi pemetaan pada perangkat mobile </p><p>memudahkan pengguna untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, </p><p>perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute secara mobile. </p><p> Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan salah satu objek wisata </p><p>di Jakarta yang sering dikunjungi oleh masyarakat, baik itu yang berasal dari </p><p>dalam maupun luar kota. Luasnya wilayah dan banyaknya objek wisata yang ada </p><p>membuat beberapa pengunjung, khususnya para pengunjung dari luar wilayah </p><p>Jakarta mengalami kesulitan untuk memperoleh informasi lokasi objek-objek </p></li><li><p>3 </p><p>wisata yang ada di wilayah Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sarana </p><p>Informasi mengenai objek wisata yang ada seperti internet dan brosur dirasakan </p><p>masih kurang membantu pengunjung, terlebih lagi belum adanya media informasi </p><p>berupa aplikasi tentang letak dan keterangan objek wisata di TMII yang bisa </p><p>diakses melalui ponsel. Hal tersebut mendorong penulis untuk membuat sebuah </p><p>aplikasi pemetaan objek wisata yang ada pada TMII pada platform android, </p><p>dengan membagi wilayah TMII menjadi enam kategori yaitu : TMII, Anjungan, </p><p>Museum, Tempat Ibadah, Taman, dan Wahana Rekreasi. </p><p>TINJAUAN PUSTAKA </p><p>1. Sistem Informasi Geografis </p><p>Sistem informasi geografis ( bahasa inggris : geographic information system ) </p><p>adalah system informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi </p><p>spasial ( bereferensi keruangan ). Atau dalam arti yang lebih sempit adalah system </p><p>computer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola, </p><p>menampilkan data spasial maupun non spasial yang bereferensi geografis. Data </p><p>digital geografis diorganisir menjadi 2 bagian, yaitu : data spasial dan data non </p><p>spasial (data atribut/tabular). </p><p>1. Data Spasial </p><p> Data yang menyimpan komponen-komponen permukaan bumi, seperti : </p><p>jalan, pemukiman, jenis penggunaan tanah, jenis tanah, dan lain-lain. Model </p><p>data spasial dibedakan menjadi dua, yaitu : model data raster (Model data </p><p>yang menampilkan, menempatkan, dan menyimpan spasial dengan </p><p>menggunakan struktur matriks atau pixel-pixel yang membentuk grid) dan </p><p>model data vector (Model data yang menampilkan, menempatkan, dan </p><p>menyimpan data spasial dengan menggunakan titik, garis-garis, atu kurva atau </p><p>polygon beserta atribut-atributnya). </p><p>2. Data Non Spasial (Tabular/atribut) </p><p>Model data non spasial adalah data yang menyimpan atribut dari </p><p>kenampakan-kenampakan permukaan bumi tersebut. Misalnya tanah yang </p><p>memiliki atribut tekstur, kedalaman, struktur pH, dan lainnya. </p></li><li><p>4 </p><p>2. Mobile GIS (Geographic Information System) </p><p>Teknologi GIS (Geographic Information System) mengalami </p><p>perkembangan yang sangat pesat. Diantaranya adalah Mobile GIS dimana GIS </p><p>yang tadinya hanya digunakan di dalam lingkungan kantor menjadi semakin </p><p>fleksibel dan mampu digunakan di luar kantor secara mobile. Mobile GIS dapat </p><p>digunakan untuk menangkap, menyimpan, update, manipulasi, analisa dan </p><p>menampilkan informasi geografi secara mudah. Mobile GIS mengintegrasikan </p><p>salah satu atau lebih teknologi berikut : </p><p> Perangkat Mobile </p><p> Global Positioning System (GPS) </p><p> Wireless communication untuk mengakses Internet GIS. </p><p>Biasanya proses mengumpulan dan editing data menghabiskan banyak </p><p>waktu dan sering terjadi kesalahan. Data geographic biasanya diperoleh dari </p><p>lapangan melalui lembaran-lembaran peta. Proses editing dilakukan secara manual </p><p>dengan cara memasukkannya kedalam database GIS. Hasilnya data menjadi tidak </p><p>uptodate dan tidak akurat. </p><p>Dengan teknologi Mobile GIS memungkinkan GIS dapat langsung </p><p>diimplementasikan dilapangan sebagai peta digital, mobile computer sehingga </p><p>informasi dapat di tambahkan secara real time ke database dan applikasinya, </p><p>mempercepat analisis, display, dan pengambilan keputusan dengan data yang </p><p>uptodate dan akurat. </p><p>3. Location Based Service (LBS) </p><p>Teknologi Location Based service (LBS) merupakan salah satu bagian dari </p><p>implementasi mobile GIS yang lebih cenderung memberikan fungsi terapan </p><p>sehari-hari seperti menampilkan direktori kota, navigasi kendaraan, pencarian </p><p>alamat serta jejaring sosial dibanding fungsionalitas pada teknologi GIS populer </p><p>untuk Field Based GIS (Riyanto, 2011). Dua unsur utama LBS adalah : </p></li><li><p>5 </p><p>a. Location Manager (API Maps) : Menyediakan tools/source untuk LBS, </p><p>Aplication Programming Interface (API) Maps menyediakan fasilitas untuk </p><p>menampilkan, memanipulasi peta beserta feature lainnya seperti tampilan satelit, </p><p>street (jalan), maupun gabungannya. Paket ini berada pada </p><p>com.google.android.maps. </p><p>b. Location Providers (API Location) : Menyediakan teknologi pencarian lokasi </p><p>yang digunakan oleh device/perangkat. API Location berhubungan dengan data </p><p>GPS (Global Positioning System) dan data lokasi real-time. API Location berada </p><p>pada paket android yaitu android.location. Dengan location Manager, kita dapat </p><p>menentukan lokasi kita saat ini dan rute menuju tempat tertentu. </p><p>4. Android </p><p>Android adalah system operasi untuk handphone yang berbasis Linux. </p><p>Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan </p><p>aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. </p><p>Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc. pendatang baru yang membuat </p><p>peranti lunak untuk handphone. Kemudian untuk mengembangkan Android, </p><p>dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, </p><p>peranti lunak, dan telekomunikasi. </p><p>Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama </p><p>Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka </p><p>pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kodekode Android di </p><p>bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat software dan standar terbuka </p><p>perangkat seluler. </p><p>Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama </p><p>yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) </p><p>dan kedua adalah yang benarbenar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung </p><p>Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD). </p></li><li><p>6 </p><p>5. Java </p><p>Java adalah bahasa berorientasi objek yang dapat digunakan untuk </p><p>pengembangan aplikasi mandiri, aplikasi berbasis internet, serta aplikasi untuk </p><p>perangkat-perangkat cerdas yang dapat berkomunikasi lewat internet atau jaringan </p><p>komunikasi. Dalam Java ada 2 (dua) jenis program berbeda, yaitu aplikasi dan </p><p>applet. Aplikasi adalah program yang biasanya disimpan dan dieksekusi dari </p><p>komputer lokal sedangkan applet adalah program yang biasanya disimpan pada </p><p>komputer yang jauh, yang dikoneksikan pemakai lewat web browser. </p><p>Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun. OOP </p><p>(object oriented programming) adalah cara yang ampuh dalam pengorganisasian </p><p>dan pengembangan perangkat lunak. </p><p>6. XML </p><p>XML (Extensible Markup Language) menggunakan elemen yang ditandai </p><p>dengan tag pembuka (diawali dengan ), tag penutup </p><p>(diawali dengan ) dan atribut elemen (parameter yang dinyatakan </p><p>dalam tag pembuka misal ). Hanya bedanya, HTML </p><p>medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada </p><p>XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita. Untuk lebih </p><p>jelasnya lihat contah dibawah: </p><p>Gambar 1. Contoh skrip xml sederhana </p><p>Pada contoh diatas , , dan bukanlah tag </p><p>standard yang telah di tetapkan dalam XML. Tag itu kita buat sendiri sesuai </p><p>keinginan kita. Sampai di sini XML tidak melakukan apapun. Yang ada hanyalah </p></li><li><p>7 </p><p>informasi yang di kemas dengan tag XML. Kita harus membuat software lagi </p><p>untuk untuk mengirim, menerima atau menampilkan informasi di dalamnya. </p><p>7. SQLite </p><p>SQLite merupakan sebuah database Open source seperti halnya MySQL, </p><p>Firebird, dan lain-lain. Dengan ukuran file yang sangat kecil SQLite layak </p><p>dipertimbangkan untuk pemilihan sebuah database relasional (RDBMS). Di </p><p>dalam pustaka SQLite terdapat beberapa fasilitas yang dapat kita gunakan untuk </p><p>memanipulasi data ataupun mendefinisikan data. </p><p>SQLite telah memahami sebagian besar statement SQL. Statement SQL </p><p>umumnya dikelompokkan menjadi 3 bagian : </p><p>1. DDL (Data Definition Language) adalah statement yang digunakan untuk </p><p>mendefinisikan skema atau struktur dari suatu database. Terdiri dari : </p><p>- CREATE membuat tabel dalam database. </p><p>- ALTER mengubah struktur sebuah tabel. </p><p>- DROP menghapus tabel dari suatu database. </p><p>- RENAME - mengganti nama suatu tabel. </p><p>2. DML (Data Manipulation Language) adalah statement yang digunakan untuk </p><p>mengelola data di dalam skema atau struktur tabel. Terdiri dari : </p><p>- SELECT menampilkan data dari suatu tabel. </p><p>- INSERT memasukkan data ke dalam sebuah tabel. </p><p>- UPDATE mengubah data yang sudah ada dalam sebuah tabel. </p><p>- DELETE - menghapus record dari sebuah tabel, alokasi ruang tidak dihapus. </p><p>PERANCANGAN </p><p>Gambaran Umum Aplikasi </p><p>Aplikasi Peta Wisata TMII merupakan aplikasi yang memungkinkan </p><p>pengguna untuk memperoleh informasi lokasi objek-objek wisata yang ada, </p><p>dengan memanfaatkan handphone/smartphone platform Android sebagai </p><p>medianya. Aplikasi ini dirancang untuk platform Android yang terhubung dengan </p></li><li><p>8 </p><p>aplikasi Google Maps di internet. Selain itu beberapa menu/fitur hanya dapat </p><p>dijalankan apabila terdapat koneksi internet. </p><p>Aplikasi ini menampilkan hal-hal yang berkaitan dengan objek-objek </p><p>wisata di wilayah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yaitu pemetaan letak dan </p><p>profil singkat setiap objek wisata, pemetaan rute antar objek wisata, pencarian </p><p>letak objek wisata, dan video singkat mengenai Taman Mini Indonesia (TMII). </p><p>Adapun Enam menu utama yang disediakan pada aplikasi ini, </p><p>diantaranya: </p><p>a. Bantuan : Menu ini digunakan untuk menampilkan halaman petunjuk dan </p><p>bantuan cara penggunaan aplikasi secara singkat dan jelas. </p><p>b. Daftar Peta : Menu ini digunakan untuk menampilkan kategori tempat </p><p>wisata yang tedapat di TMII untuk kemudian ditampilkan petanya,menu </p><p>ini hanya ada diakses apabila terdapat koneksi internet pada perangkat </p><p>pengguna. Adapun pembagian kategori-kategorinya adalah : TMII, </p><p>Anjungan, Museum, Tempat Ibadah, Taman, dan Rekreasi. Setiap kategori </p><p>yang dipilih akan menampilkan peta beserta marker disetiap lokasi objek </p><p>wisata perkategori, pada tampilan peta ini, user dapat memilih mode peta </p><p>satelit atau mode jalan, serta disediakan fasilitas pencarian objek wisata </p><p>untuk setiap kategori, dan disediakan pula menu rute dari lokasi wisata </p><p>asal ke lokasi tujuan. </p><p>c. Tentang : Menu ini berisi profil singkat mengenai penulis. </p><p>d. Video TMII : Menu ini merupakan menu untuk menampilkan video TMII </p><p>yang terhubung dengan youtube.com. Menu ini hanya ada diakses apabila </p><p>terdapat koneksi internet pada perangkat pengguna. </p><p>e. Informasi : Menu ini terhubung dengan twitter Peta TMII online, dimana </p><p>menu ini dapat digunakan apabila ada hal yang ingin ditanyakan terkait </p><p>dengan aplikasi ini, baik itu penggunaan, cara pembuatan maupun kritik </p><p>dan saran dari user. Menu ini juga digunakan sebagai media info apabila </p><p>ada data yang ditambahkan atau ada update terbaru dari versi aplikasi ini. </p><p>Menu ini hanya ada diakses apabila terdapat koneksi internet pada </p><p>perangkat pengguna. </p></li><li><p>9 </p><p>f. Keluar : Menu ini digunakan apabila ingin mengakhiri keluar dari aplikasi </p><p>ini. </p><p>2. Struktur Navigasi </p><p>Dalam suatu aplikasi, sangat penting untuk memperhatikan alur dari tampilan </p><p>aplikasi agar dimengerti oleh pengguna. Untuk alur dari tampilan aplikasi </p><p>disajikan sesuai dengan struktur navigasi. Dalam aplikasi ini struktur navigasi </p><p>yang digunakan adalah struktur navigasi campuran, karena struktur navigasi ini </p><p>merupakan gabungan antara struktur navigasi hirarki,linear dan no linear. </p><p>Aplikasi dimulai dengan menampilkan halaman depan, setelah itu akan masuk </p><p>pada tampilan menu utama yang akan menentukan apakah selanjutnya akan </p><p>menuju bagian Petunjuk, Te...</p></li></ul>