0 keynote pertamina

Download 0 keynote pertamina

Post on 21-Jan-2015

909 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. POTENSI DAN PEMASARANBAHAN BAKAR NABATIDI INDONESIANopember 2006</li></ul> <p> 2. LATAR BELAKANGPeraturan Presiden Nomor 5 tahun 2006 tentangKebijakan Energi Nasional, tanggal 25 Januari2006.Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2006 tentangpenyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati(BIOFUEL) Sebagai Bahan Bakar Lain, tanggal 25Januari 2006.Komitment PT. Pertamina dalam menyiapkanBahan Bakar yang ramah lingkungan dandiversifikasi Energi dengan memanfaatkan BahanBakar Nabati yang terbarukan. 3. POTENSI PENGHEMATAN BBM FOSSILDalam KL Premium M. Tanah M. Solar Kebutuhan 2006 17,000,00010,000,000 26,000,000 Potensi Penghematan5%850,000500,0001,300,000 Potensi Penghematan10 - 30% 1,700,000 2,000,0005,200,000Faktor-faktor pendorong (drivers) : Energy security Neraca pembayaran negara (balance of payments) Peredaman emisi-emisi polutan global dan lokal (CO, partikulat,dll.). Pengupayaan solusi-solusi bagi long-term sustainable mobility. Penciptaan pasar baru utk industri pertanian. 4. BAHAN BAKU BIOOil or Fat Soybean Rapeseed Palm Jatropha Cottonseed Sunflower CornPRODUK : FAMEBioSolar Ethanol BioPremium 5. BIO DIESEL 6. APAKAH BIODIESEL ?Biodiesel adalah senyawa organikyang dapat digunakan sebagaialternatif bahan bakar diesel, yangdihasilkan dari minyak nabati, lemakhewani, atau minyak bekas, dimanamelalui reaksi TRANSESTERIFIKASIminyak-minyak ini dikombinasikandengan alkohol (ethanol/methanol)untuk membentuk senyawa FATTYACIDS METHYL ESTER. 7. SPESIFIKASI BIO-DIESELSTANDARD NASIONAL INDONESIA 04-7182-2006 (BIODIESEL)No.ParameterSatuan Nilai Metode Uji 1Massa jenis pada 40 C kg/m3850-890 ASTM D 1298 2Viskositas kinematik pada 40 Cmm2/s2,3 6,0ASTM D 445 3Angka setanamin. 51ASTM D 613 4Titik nyala (mangkok tertutup) C min. 100 ASTM D 93 5Titik kabutC maks. 18ASTM D 2500 6Korosi lempeng tembaga (3 jam pada 50 C)maks. No. 3 ASTM D 130 7Residu karbon %-massamaks. 0,05 ASTM D 4530-dalam contoh asli, atau maks. 0,30-dalam 10% ampas distilasi 8Air dan sedimen%-vol.maks. 0,05 ASTM D 2709 atau ASTM D 1796 9Temperatur distilasi 90% Cmaks. 360ASTM D 116010Abu tersulfatkan%-massamaks. 0,02ASTM D 87411Belerang mg/kg maks. 100ASTM D 5453 atau ASTM D 126612Fosfor mg/kgmaks. 10 AOCS Ca. 12-5513Angka asammg KOH/g maks. 0,8 AOCS Cd. 3d-63 atau ASTM D 66414Gliserol bebas%-massamaks. 0,02AOCS Ca. 14-56 atau ASTM D 658415Gliserol total%-massamaks. 0,24AOCS Ca. 14-56 atau ASTM D 658416Kadar ester alkil %-massa min. 96,5dihitung17Angka Iodium%-massamaks. 115 AOCS Cd. 1-2518Uji Halphennegatif AOCS Cb. 1-25 8. BIOSOLAR PERTAMINA Biosolar Pertamina terdiri dari campuran 95 % Solar dan 5 % Fatty Acid Methil Ester (FAME) atau Biosolar B-5. Brand Name Biosolar Pertamina adalah : 9. Price (USC/Ltr) 0.0010.0020.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.001/1/20042/1/20043/1/20044/1/2004Sumber : Publikasi Platts5/1/20046/1/20047/1/2004Mogas 95 Unl8/1/20049/1/2004 10/1/2004 11/1/2004 12/1/2004Mogas 92 Unl1/1/20052/1/20053/1/2005Kero4/1/20055/1/20056/1/20057/1/20058/1/2005TIMELINE9/1/2005GAS OIL L/P 0,05% 10/1/2005 11/1/2005 MOPS &amp; FAME 2004 - 2006 12/1/20051/1/20062/1/2006Fame Minimum3/1/20064/1/20065/1/20066/1/20067/1/20068/1/2006Fame Maksimum9/1/2006 10/1/2006 11/1/2006 10. BIO ETHANOL 11. GASOHOL campuran bioetanol kering/absolut (kadar Ethanol &gt; 99,5% ) terdenaturasi dan bensin/Mogas BioPremium E-5 terdiri dari campuran 95 % Premium 5 % Ethanol Murni 12. Penambahan nilai oktan gasohol4.50Potensi pertambahan angka oktan4.004.003.503.563.173.003.082.832.742.502.542.442.282.302.182.112.002.031.961.961.811.861.821.821.771.621.621.501.451.511.441.401.401.311.201.121.061.001.041.040.500.00 8384858687888990919293 Angka oktan bensin basis (R+M)/210%-v etanol 7.70%-v etanol 5.70%-v etanolSumber: Szwarc (2004) dari Williams Biofuels 13. Source : Renewable Fuels Association (RFA) 2005 14. Gambaran kinerja etanol pada mesin Otto140120129.4 %100105.3 % 80 110.0 %106.4 %103.2 %105.5 %95.5 % 103.3 %102.1 % 60 89.3 % 40 200Daya TorsiKecepatan maks. Waktu akselerasiKonsumsi(0~100 km/h)(L/100km) Premium (ref.)Gasohol E22Etanol 100%Emisi gas buang yang relatif lebih bersih:Sumber: Emisi CO &amp; HC rata-rata yang lebih rendah misi CO2 netral (neraca karbon netral/zero)Joseph, Jr., 2004 15. Perbandingan emisi gas-buang mesinberbahan bakar bensin, gasohol &amp; etanol120 114100 85808680 Persentase6051 534020 0 COHC NOxPremium (ref.) Gasohol E22Etanol 100%Sumber: Joseph, Jr. (2004) 16. Pemakaian gasohol s/d E10 tak mengharuskanmesin mobil/motor dimodifikasi Sistem pembuangan Catalytic converterSistem penguapan Sistem penyalaan Cold start system Intake manifold Alat tekan BB Saringan BB Mesin dasarKarburatorPompa BB Tangki BB Injeksi BB Oli mesin Kadar etanoldlm bahanbakar (BB) 5%5 ~ 10%10 ~ 25%25 ~ 85% 85% tidak perlu modifikasimungkin perlu modifikasi[Sumber: Joseph, Jr. (2005)] 17. Penggunaan gasohol di berbagai negara Negara GasoholVolume (L/thn)Keterangan Brazil E20 s/d E25~ 14 milyar (total) program Proalcool, sejak 1975, produsen &amp; pengguna terbesar AS E10, E85 &gt; 6 milyarsejak 1978 Colombia E101 milyar (2006) sejak 2001 AustraliaE10, E20 60 juta penjajalan sejak 1992 Swedia E5 50 juta sejak 2000 IndiaE5 1,3 milyarwajib sejak 2003 Thailand E1060 juta sejak 2002, berencana ekspor Jepang E3 &amp; E10 total 7,8 milyar(pasar potensial), belum diwajibkan Cina E101,48 milyar (pasar potensial) Rekomendasi World Wide Fuel Charter (WWFC) Dec 2002 membolehkan bensinmengandung s/d 2,7 %-b oksigen (dari oksigenat), yang berarti bahwa industri mobil danmotor bakar dunia siap melayani penggunaan E7,5 SK Dirjen Migas no 3674K/24/DJM/2006 tanggal 17 Maret 2006 membolehkan penggunaanethanol s.d 10% volum. 18. PEMASARAN BIOFUELDI INDONESIA 19. Pengembangan BIOFUEL di INDONESIAKondisi Saat Ini PRODUK TEMPAT TANGGAL JMLVOLUMELAUNCHING SPBU(KL/hari)BiosolarJakarta 20 Mei 2006197 +/- 2.000BiosolarSurabaya 12 Agustus 2006 1280 - 100Biopremium Malang 13 Agustus 20061 8 - 10(Soft Launching) Rencana : Nopember - Desember 2006 akan memasarkan Biosolar diseluruh SPBU DKI ditambah beberapa SPBU Bekasi, Tangerang, Banten, Bogor (sekitar 250 SPBU), Bandung dan Surabaya 20. Penjualan BIOSOLAR dan BIOPREMIUM dalam KL 50,000 45,000 40,000V olum e da la m K L 35,000 30,000 25,000 20,000 15,000 10,0005,000-MAY 2006 JUN 2006 JUL 2006 AUG 2006 SEP 2006 OCT 2006 NOV 2006 Bulan Ctt : Nopember adalah prognosa 21. Kebijakan &amp; Strategi Distribusi BBN 20062007-20082009 -20102011 - 2015 Biosolar (B-5) :Biosolar (B-5) : Biosolar (B-10) : Biosolar (B-10) :Transp 5 Kota BesarTransp Big Cities Jawa Transp Bigcities Jawa, Stra, Transp Big Cities Indonesiadi Jawa&amp; Sumatera XTan Industri (10% Vol Konsumsi Industri (50% Vol KonsumsiIndustri (100% Vol Kons Industri)Industri) Industri) Listrik (10% Volume PLTD Listrik (50% Volume PLTD PLN) Listrik (100% Volume PLTD PLN) PLN)BioPremium (E-5) :BioPremium (E-5) :BioPremium (E-10) :BioPremium (E-10) :Transp 2 Kota Besar di Transportasi Big CitiesTransp Big Cities Jawa, &amp; Transp Big Ciies IndonesiaJawa Timur di JawaSumateraBioOil (O-10) : BioOil (O-10) : BioOil (O-10) : BioOil (O-10) :Uji Coba u/ RumahRumah Tangga di Jawa Rumah Tangga di Jawa &amp;Rumah Tangga di SeluruhTangga di JakpusSumateraIndonesia 22. Roll Out Pemasaran BBN(skenario 1) 2011 - 2014- Keterangan20062007 2008 20092010 2013 2015Rencana Roll Out (%ase thd 25%35%45% 60% 75%100% Konsumsi Nasional)Konsumsi BBM- Solar Transportasi (RibuKL)2002,5483,568 4,5876,116 7,64510,193- Solar Industri (Ribu KL)- 1,7022,382 3,0634,084 5,105 6,807- Solar PLN (Ribu KL) - 1,6192,267 2,9153,887 4,858 6,478- Premium Transportasi (Ribu KL)2 3,8885,443 6,9989,33111,66315,551- M.Tanah Rmh Tangga(Ribu KL) - 2,3933,351 4,3085,744 7,180 9,574Kebutuhan BBN- FAME (Ribu KL)10 293411528 7048801,174- Etanol (Ribu KL) 0.1194 272350 467583778- Olein/FAME (Ribu KL)- 239 335431 574718957 23. Roll Out Pemasaran BBN (skenario 2)Skenario Optimis 2011 -2014-Keterangan 2006 20072008 200920102013 2015Rencana Roll Out (%ase thd25% 35% 45%60%75%100% Konsumsi Nasional)Konsumsi BBM- Solar Transportasi (Ribu KL) 2002,5483,5684,587 6,1167,645 10,193- Solar Industri (Ribu KL)- 1,7022,3823,063 4,0845,1056,807- Solar PLN (Ribu KL) - 1,6192,2672,915 3,8874,8586,478- Premium Transportasi (RibuKL) 2 3,8885,4436,998 9,331 11,663 15,551- M.Tanah Rmh Tangga(Ribu KL) - 2,3933,3514,308 5,7447,1809,574Kebutuhan BBN- FAME (Ribu KL)101,251 1,7522,252 3,0033,7535,005- Etanol (Ribu KL) 0.1 389 544 700 933 1,1661,555- Olein/FAME (Ribu KL)-239335431 574718957 24. PRODUSEN FAMETAHUN PRODUSENTOTAL PRODUKSI(Ton/tahun)2006PT. Eterindo (Jakarta + Surabaya) 120.000PT. Platinum (Jakarta) 40.000PT. Walmart (Dumai) 350.000 (akhir tahun)BPPTITBdllPRODUSEN ETHANOL UnhydrousTAHUN PRODUSENTOTAL PRODUKSI(KL/tahun)2006PT. Molindo Raya50.000PTPN 25. ESTIMASI PENAMBAHAN PRODUKSI FAMETAHUN PRODUSENTOTAL PRODUKSI(Ton/tahun)2006PT. Eterindo (Jakarta + Surabaya) 120.000PT. Platinum (Jakarta) 40.000PT. Walmart (Dumai) 350.000 (akhir tahun)2007PT. Eterindo (Jakarta + Surabaya) 120.000PT. Bio Nusantara (Medan) 250.000PT. Sumiasih (Jakarta)100.000PT. Darmex (Jakarta) 50.000PT. Platinum 50.0002008Naik +/- 25%1.350.0002009Naik +/- 20%1.600.0002010Naik +/- 20%1.900.000 26. ESTIMASI PENAMBAHAN PRODUSEN ETHANOLUNHYDROUSTAHUNPRODUSENTOTAL PRODUKSI (KL/tahun)2006 PT. Molindo Raya (Malang) 10.0002007 BPPT (Lampung) 2.0002008 PT. Indo Lampung (Lampung)20.000 PT. Medco Etanol (Lampung)22.000 PT. Molindo Raya (Malang) 40.0002009 PT. Molindo Raya (Lampung)40.000 PT. Etanol Indonesia (Banten) 35.000 Sampoerna Group 60.0002010 PT. Indo Acidatama (Lampung)50.000Sumber: Kajian BPPT, 2006 27. Kendala Pemasaran BBN pada saat ini Keterbatasan dari produsen Masih sedikit sekali produsen dari FAME (untuk Biosolar) dan Ethanol (untuk Biopremium) yang memenuhi syarat (standar, kapasitas produksi, pengalaman, kontinuitas produk, kapasitas untuk BBN)) Harga Harga FAME yang cenderung naik dan sudah melewati harga MOPS ( posisi tanggal Oktober 2006 harga FAME = 127% harga MOPS Gas Oil) 28. SPESIFIKASI BIOSOLAR :SK Dirjen MIGAS 3675K/24/DJM/2006Typical Biosolar B-5 MinimumMaximum Cetane Number51,0---58,2 Cetane Index 48,0---52,0 0 Density @ 15 C g/cm3 0,820 0,860 0,857 0 Viscosity @ 40 C cSt 1.6 5,8 5,4 Sulfur content ppm---500 2430 Flash pointC55---1050 Titik TuangC 18 15 Carbon residue % m/m---0,30,01 Water contentppm--- 500 19 Stabilitas Oksidasig/m325-- Biological growthNIHILNIHIL Kandungan FAME % v/v 105 Kandungan metanol dan Etanol % v/vTak terdeteksi Tak terdeteksi Korosi Bila Tembagamerit Class 1 Class 1 Kandungan Abu% m/m0.01</p>

Recommended

View more >