?· web viewmemahami makna iman kepada kitab-kitab allah swt memahami makna iman kepada...

Download ?· Web viewMemahami makna iman kepada Kitab-kitab Allah SWT Memahami makna iman kepada Rasul-rasul…

Post on 11-Mar-2019

215 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BUKU 1

KURIKULUM

SMK MUSTAFA PANDANGE

PAKET KEAHLIAN

USAHA PERJALANAN WISATA

TAHUN PELAJARAN 2....-2....

SMK MUSTAFA PANDANGE

Jl. Damai Ongkoe,, Makassar, Sulawesi Selatan

LEMBAR PENGESAHAN

Dengan Rahmat Allah SWT, kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Kurikulum SMK MUSTAFA PANDANGE untuk:

Paket Keahlian : USAHA PERJALANAN WISATA

SAH dan RESMI untuk dipergunakan dalam kegiatan Proses Belajar Mengajar di SMK MUSTAFA PANDANGE untuk Tahun Pelajaran 2....-2.....

Makassar, 07 Juli 2....

Ketua Komite

Kepala Sekolah

__________________________

.......................................

Kepala Dinas Pendidikan

Provinsi Sulawesi Selatan

.......................................

Pangkat: .......................................

NIP........................................

LEMBAR PENETAPAN

Dengan Rahmat Allah SWT, kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Kurikulum SMK MUSTAFA PANDANGE untuk:

Paket Keahlian : Usaha Perjalanan Wisata

VALID untuk dipergunakan dalam kegiatan Proses Belajar Mengajar di SMK MUSTAFA PANDANGE untuk Tahun Pelajaran 2....-2.....

Makassar, 07 Juli 2....

Tim Validasi :

No

Nama / Asal Dunia Kerja atau Organisasi

Tanda Tangan

1.

2.

KATA PENGANTAR

Kurikulum ini disebut sebagai Kurikulum SMK MUSTAFA PANDANGE untuk Paket Keahlian Usaha Perjalanan Wisata Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini adalah acuan dan panduan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar di SMK MUSTAFA PANDANGE untuk Paket Keahlian Usaha Perjalanan Wisata

Penyusunan kurikulum ini dimaksudkan untuk memenuhi prasyarat pelaksanaan Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian dari Kurikulum 2013 yang telah ditetapkan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kurikulum ini terdiri dari Bab I yang memuat Pendahuluan (latar belakang, karakteristik, landasan dan Tujuan Pengembangan KTSP. Bab II yang memuat Tujuan Satuan Pendidikan (Tujuan Pendidikan Nasional, Tujuan Pendidikan SMK, Visi, Misi, Tujuan SMK, dan Tujuan Paket Keahlian). Bab III memuat Struktur dan Muatan Kurikulum (Struktur, Muataan dan Peraturan Akademik). Bab IV memuat Kalender Pendidikan dan Bab V memuat Penutup disertai dengan lampiran-lampiran.

Tim penyusun berharap bahwa kurikulum ini dapat memberikan kejelasan bagi semua pihak mengenai sasazaran, tujuan, dan kegiatan belajar mengajar di SMK MUSTAFA PANDANGE.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyelesaian kurikulum ini.

Kepala SMK MUSTAFA

PANDANGE

.......................................

NIP. .......................................

DAFTAR ISI

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 sebagai pengganti PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus menyusun kurikulum dengan mengacu kepada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan, serta berpedoman pada panduan penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Dengan terbitnya beberapa Peraturan Menteri Pendidikan Nasional yang berkaitan dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP), maka pengembangan kurikulum harus pula mengacu pada 8 SNP yaitu Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Proses, Standar Pengelolaan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan, yang berfungsi sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.

KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah. Dokumen KTSP terdiri atas dokumen I dan dokumen II. Dokumen I meliputi komponen KTSP yaitu tujuan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, serta kalender pendidikan, dan dokumen II meliputi silabus seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal, untuk semua tingkat kelas. Sebelum mengembangkan KTSP, sekolah perlu melakukan analisis konteks yang meliputi analisis SNP, analisis kondisi yang ada di satuan pendidikan, dan analisis kondisi lingkungan eksternal satuan pendidikan. SMK MUSTAFA PANDANGE adalah satuan pendidikan yang melaksanakan fungsi dan memberikan layanan pendidikan serta menyelenggarakan pendidikan jalur formal jenjang Sekolah kejuruan yang memerlukan adanya suatu program yang jelas dan dipahami oleh semua pihak baik pihak internal maupun eksternal sekolah. Atas dasar itulah SMK MUSTAFA PANDANGE memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melalui KTSP inisekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik,potensi, dan kebutuhan peserta didik.

Dengan tersusunnya dokumen KTSP ini, SMK MUSTAFA PANDANGE akan menjadi sekolah yang memiliki kurikulum yang disesuaikan dengan karakter dan kondisi lingkungan sekolah, sehingga terselenggara proses pendidikan yang berbasis lingkungan sekolah dengan mengembangkan berbagai keunggulan-keunggulan lokal.

Kondisi ideal yang diharapkan tercapai di SMK MUSTAFA PANDANGE adalah terpenuhinya 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan (SNP), sehingga penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan hasil pendidikan yang bermutu pula dapat tercapai. Namun demikian, kondisi nyata saat ini SMK MUSTAFA PANDANGE masih harus terus berbenah dan mengupayakan pemenuhan delapan standar pendidikan. Secara rinci kondisi nyata SMK MUSTAFA PANDANGE adalah sebagai berikut:

1. Standar Isi

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2. Standar Proses

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

3. Standar Kompetensi Lulusan

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

5. Standar Sarana Prasarana

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

6. Standar Pengelolaan

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

7. Standar Pembiayaan

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

8. Standar Penilaian

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

B. Karakteristik Kurikulum

Memuat pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan melalui KI-KD dengan menempatkan sekolah dan masyarakat sebagai sumber belajar.

C. Landasan

1. Landasan Filosofis

Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum menentukan kualitas peserta didik yang akan dicapai kurikulum, sumber dan isi dari kurikulum, proses pembelajaran, posisi peserta didik, penilaian hasil belajar, hubungan peserta didik dengan masyarakat dan lingkungan alam di sekitarnya. Kurikulum 2013 dikembangkan dengan landasan filosofis yang memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta didik menjadi manusia Indonesia berkualitas yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional. Pada dasarnya tidak ada satupun filosofi pendidikan yang dapat digunakan secara spesifik untuk pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan manusia yang berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, Kurikulum 2013 dikembangkan menggunakan filosofi sebagai berikut:

a. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam, diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun dasar bagi kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan.

b. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan dimasa lampau adalah sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk dipelajari peserta didik.

c. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran adalah pembelajaran disiplin ilmu (essentialism).

d. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik(experimentalism and social reconstructivism).

Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan filosofi sebagaimana di atas dalam mengembangkan kehidupan individu peserta didik dalam beragama, seni, kreativitas, berkomunikasi, nilai dan berbagai dimensi inteligensi yang sesuai dengan diri seorang peserta didik dan diperlukan masyarakat, bangsa dan umat manusia

2. Landasan Teoritis

Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori pendidikan berdasarkan standar(standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi(competency-based curriculum).

3. Landasan Yuridis

Landasan yuridis Kurikulum 2013 adalah:

Undang-undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Peraturan P

Recommended

View more >