• ad/art

of 29 /29
PARTAI AMANAT NASIONAL • PLATFORM • AD/ART '1'1 AT NASIONAL

Author: letuyen

Post on 17-Dec-2016

239 views

Category:

Documents


2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PARTAI AMANAT NASIONAL

    PLATFORM AD/ART

    '1'1 AT NASIONAL

  • PARTAI AMANAT NASIONAL

    PLATFORM

    Jakarta, 23 Agustus 1998

  • PROF. DR. H.M. AMIEN RAISKetua DPP PARTAI AMANAT NASIONAL

    j

    PARTAI AMANAT NASIONAL

    PR1NS1P DASAR

    Partal Amanal Naslonal adalah parta! poIilik yangmemperjuangt

  • Partal Amanat Naslonal akan bersaing denganpartai-partai lain secara lerbuka. adil dan jujur untukmeraih dukungan rakyat. Selama tidak berada da-lam posisi pemerinlah, partai ini akan berfungsi se-bagai oposisi. Partai Ini berpendirian. pemerintahdan oposisi memllikl tanggung iawab yang selaralerhadap masyarakal.

    POLITIK

    Partal Amanal Naslonal berpendirian negara wajibmeoghonnali dan melindungi kehidupan dan marta-bat war98"ya. Pemerintah harus menc:iptakan pta-kondisi. dimana warga negara dapal mengembangkan hak-hak individu dan kewajiban sosiaJnyasecara bebas.

    Unluk menJamin lerciplanya masyarakal madan!yang bebas dari kesengsaraan. rasa takut. sertabebas dati penindasan. penghilangan paksa dan ke-kerasan. Partal Amanat Naslonal memperjuangkandihormatinya hak asasi manusia yang bertaku un..versa!. Partai ini mendukung ratifikasi konvensi HakAzasi Manusia PBB.

    Part.l Amanat Nasional memperjuangkan otonomimasyarakal madani dan pombalasan kekuasaanlle9ara. lembaga oposlsi merupakan sarana yangdipertukan unluk mencapallujuan itu.

    Partal Amanal Naslonal menghendaki pertang-gung/awabsn yang lerbuka dalam pengurusannegara. Birekrss! ada unluk malayani kepentinganmasyarakat dan bukan sebaliknya.

    Lembaga cksekulil. leg!slali' dan yudikalif meslidlbedakan secara legas, unluk menjam!n berlang-

    sungnya proses saling kontrol di antara lembaga-lembaga ilu. Dominasi lembaga kepresidenan dimasa faro harus diakhili. Partai ini memperjuangkanpembalasan masa jabalan presiden paling banyak

    dua kali lima lahun.

    Pembagian kekuasaan pusat dan daerah meslidiatur unluk memberi kesempatan warga negarabertindak lebih olonom dalam mengembangkandaerah-daerah. Otonomi dalam menguNs sumber-daya, mencari pendanaan dan menikmati hasil-hasilnya. bukan hanya lerbalas 'pada daerah tlngkaldua. tetapi juga daerah tingkal satu. Untuk mence-gah disintegrasi nasioni'll dan eksploitasi pusat lethadap daerah. partai ini temuka lerhadap gagasanbenluk negara senks!.

    Hak warga negara unluk berorganisasi dijamin.Asesiasi-asosiasi berdasarkan kesamaan tujuan.diper1ukan sebagai sarana kehidupan baru. Persdijamin kebebasannya. Untuk menjamin hak masyarakal memperoleh inlormasi. media massa harusindependen dalam mengumpulkan. mengolah danmenyiarkan belila.

    Partal Amanat Naslonal memperjuangkan dihenli-kannya penyelewengan kekuasaan. Parial ini ber-juang untuk menegakkan hukum lanpa diskriminasi.Seluruh masyarakal harus mendapal akses padasislem peradilan yang independen. adil dan murah.

    Partai in! mendukung gagasan reforrnasi konstilusiunluk menjamin kedaulalan rakyal dan dibatasinyakekuasaan negara, serta bertangsungnya demo-kratisasi.

    Partal Amanat Naslonal berpendirian krisis yang

    )

  • diala~ Bangsa Indonesia betakar pada poIitik rezimOrde Baru yang melecenkan kedaulalan rakya!.Karenanya partai ini menenlang setiap usaha yangmencoba mengembalikan kekuasaan Orde Baru danpara pendukungnya ke panggung politik. TalananOrde BaN mestl dtgantf sama sekali.

    PERTAHANAN NEGARA

    Perlananan negara merupakan usaha segenapmasyarakal untuk mempertahankan lanah air.Perlindungan penduduk sipil merupakan bagi~nlerpenting dari pertahanan negara.

    Partai Amanat Naslonal berpendirian ABAI harustunduk pada hokum, konslitusi, dan berada di bawahkonlro( pubUk. ABAI berfungsi sebagai alat negaraunluk menjaga keamsnan negara, dan lidak men-campuri apalagi mendominasi urusan poIitik, eko--noml dan sosiaI. Pohsi mesti dipisahkan dari sltukZurABAI.

    EKONOMIKebijakan ekonomi Partal Amanat Nasional ber-lujuan mewujudkan kesejahteraan sosial lewatkemakmuran yang berkeadilan dengan berlan-daskan morablas serta menjunjung tinggi harkat danmartabat manusia. Kemakmuran di10pang oleh tigapilar ulama, yakni pertumbuhan yang dinamis,slabiljtas dan erisiensi. Sedangkarl keadilan disang-ga oleh kebebasan, persamaan dan lertib sosial.

    Pembangunan ekonomi lak mengenal perbedaanras. suku, dan agama. Partai Amanat Nasionalmempetjuangkan pemberian kesempalan yang sa-rna bagi semua aktor untuk mewujudkan segalapolensi yang dimllikinya bagi pengualan daya saing

    ,

    nasional.

    Pemberdayaan pengusaha keell dan koperasi lebihditekankan pada penghapusan segala hambatanuSaha dan kontrol karena karakteristik alamiah yangmelekal padanya dan sebaliknya memper1ancar bagiter1

  • penciplaan jaring-jaring pengaman dan kebijakanmenyelarakan peluang dj antara berbagai pelakuekonomi dengan memperhatikan asas keadHan.

    Kemlskinan, Lapangan Kerja, dan KesempatanUsahaPartal Amanat Nasional memprioritaskan agendapembangunan yang mengangkat penduduk danlembah kemiskinan. memerangi pengangguran, danmemperluas kesempatan ke~a. Penanganan yangbersifal segera diupayakan untuk menguatkansendisendi ekonomi yang menjamin pembangunanyang berkelanjutan.

    Pertumbuhan ekonoml yang dinamlsKarunia sumber daya alam dan manusia adalah mo-dal dasar penggerak mesin perekonomian. Unlukmengembalikan alirsn investasi dan lekrlOlogi. Par-tal Amanat Naslonal memperjuangkan pulthnyakepercayaan mesyarakal domeslik dan internasionalpeda sislim perekonomian dan politik Indonesia.Perpaduan antara modal dasar dan kepercayaaninilah yang akan menghasilkan pertumbuhan eko.nomi yang dinamis.

    Kebijakan yang sekedar mengejar penumbuhanyang selinggHingginya dengan membiarkan perilaku-lebih .besar pasak daripada liang" harus dllinggal.kan. Yang hams dlkedepankan adalah perilakuhemal dan kemandirian yang didasarkan padapengualan sendi-sendi daya saing bangsa di lengahterpaan gelombang globalisasi.

    Mel'llngkatkan produktlvitas nasionalPartal Amanat Nasional bertekad untuk mening.kalkan daya saing nasional dengan meningkalkanproduklifilas bangsa agar Indonesia bisa memiliki

    6

    kedudukan yang menguntungkan di dalam kancahpersaingan global. Produktifitas bangsa adalah kalakunci untuk peningkalan daya saing nasional.

    Memelihara stok modalSelama masa transisi menuju perekonomian yanglebih slabil, Partal Amanat Nasional mengarahkanupaya untuk memelihara stok modal yang ada, agartidak menjadi onggokan barang mati tak bermakna,karena terkikis oleh gelombang krisis berkepan-jangan. Hal ini penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi tatkala momenlumnya tiba. Peneiptaan lapangan kerja lewat program kil~t akandiprioritaskan pada bidang ini.

    RehabilitasiKarena lak terjadi kerusakan serius pada fasilitas-lasilitas produksi, maka tilik berat kebijakanrehabililasi Partai Amanat Nasional lerlelak padapembenahan sislem insenlil. Dengan begilu diha-rapkan terjadi reslrukturisasi p~rekonomian seearaalamiah. Slruktur ekonomi akan semakin kokohkarena lebih berlandaskan pada kekuatan sendiri(prinsip keunggulan komparalil).

    Pemberdayaan usaha keeil dan menengahKeterpurukan usaha keeil dan menengah (UKM)selama ini lebih disebabkan oleh perlakuan diskri-minatif yang lebih mengutamakan usaha besardengan serangkaian proteksi, fasilitas khusus, danberbaga! kebijakan distorti' lainnya. Dengan kesadaran bahwa pada hakekalnya UKM memiliki dasaryang cukup kokohdan dinamis. lanpa bantuanpemerintah sekalipun, maka slrategi Partai AmanatNaslonal dalam pemberdayaan UKM berawal daripenghapusan segala hambatan yang selama inlmembelenggu UKM.

    1

  • Partal Amanat Nasionlll mempe~uangkanterbuka-nya peluang yang seluas-Juasnya bagi UKM untuk.menjadi pengusaha-pengusaha yang bes.r danlangguh. Untuk itu, Paml Amanat Nasional bers!fal proaktif dalam memperkokoh Iandasan kelem-bagaan dan menjunjuog tinggi persaingan sehat.

    Kebijakan AfinnaslPaml Amana! Naslonal menghendaki suatu kebi-jakan ekonomi yang memihak kepada mereka yanglemah. Polilik affirmasi di seldor ekonomi sangatpenting untuk mendukung terciptanya keadilan bag;masyarakal luas. karena ketimpangan ekonomidalem masyarakat terlanjur lerla_lu parah akibatpembangunan ekonomi Orde Baru yang memen-tingkan segelintir pemodal dan penguasanya. teN-lama lewal praktek-praktek Nepolisme, Kolusi panKorupsi.

    Pembangunan OaerahPartai Amanat Nasional memadukan pendekatanmakre ekonomi dan aspek kedaerahan untuk meng-hasilkan pembangunan yang tebih dlnamis danmerala anlar daerah. Keberagaman polensi dankaraktenstik daerah juslru merupakan penggerakdinamika pembangunan yang didasarkan padaotonomi daerah. Otonomi menempalkan daer'ahsebagai pelaku sentral dalam mengidentifikasi,merumuskan dan memeeahkan berbagai persoalanlokal yang unik, sehingga bisa meningkatkan elek-tivitas peran pemerintahan di daerah.

    Perimbangan keuangan pusat-daerahPartai Amanat Nasional memperjuangkan perim-bangan keuangan pusat-daerah dan menjaminlalanan yang mencegah pengeringan sumber-sumber daerah. karena keduanya adalah prasyaral

    bagi diberlakukannya otonomi daerah.

    Pemerintahan yang bersih dan ~fektifKunci kepercayaan rakyat pada pemerintah adalahkredibilitas dan pertanggungjawaban yang trans-paran. Untuk menegakkan kedua prinstp ini PartaiAmanat Nasion.' akan membentuk pusal pengs-duan perilaku seluruh aparat pemerintah (semacamombusman office) dan lembaga independen pernan-tauan korupsi. Pada waktu yang bersamaan akandimulai reslrukturisasi birokrasi untuk menjaminterwujudnya pemerintahan yang elektif, dan setiappejabal diwajibkan mengumumkan kekayaannya.

    Partisipasi aktif dalam menyehatkan ekonomi duniaYang muncul dewasa ini adalah suatu bentukeksploltasi baru, yaitu oleh financial-driven econo-mies terhadap goodproducing economies.

    Kelompok pertama memiliki kelelu-asaan yang sangat besar dalam merekayasabentuk-bentuk Iransaksi keuangan yang silalnyasemu, dalam arU tidak memberikan konlribusiproduktif bagi peningkalan kesejahteraan nyatamasyarakat. Hat ini te~adi karena uang dan aset-aset finansial lainnya saling diperdagangkansebagaimena komoditi.

    $ektor finansial dangan segala bentuk instrumendan berbagai lembaga keuangan yang meno-pangnya lidak bisa berdiri sendin. la pada galibnyamerupakan lasilitator bagi sektor riil. Jika dalamkenyalaannya kedua sektor ini telah lepas kartan,maka umal manusia tinggal menunggu kehancuranperadaban, alau sekurangnya hidup dalam kege-merlapan artilisial dangan segala konsekuensinya.Jika umal manusia ingin lerhindar dari malapetakayang maha dahsyat itu. maka mau tak mau kita harus

    ,

  • semekin sungguh-sungguh mengupayakan suatotatanan baru yang kembali menempatkan sektorfinanslal pada fungsl hakikinya. Oleh karena ituPartal Amanat Nlonal akan memperjuang-kannya.

    Anti Monopoll

    Elemen panting dalam kebijakan ekonomi PartalAmanat Nasional adalah kebabasan konsumendan kebebasan memiUh tempat kerja. persainganberdasatklllthukum, sena perlindungan pengusahakecil dan Iemah. UU Pel1indungan konsumen danUU anti rnonopoti merupakan syarat mpok kepentingan yang terlalukuat.

    TANAH

    Partal Amanat Naslonal menginginkan reformaslagrana, agar seluruh warga negara bisa memilikiakses terhadap lanah. Penguasaan bel1ebihan aiastanah mesti dibataSl. Pelaksanaan UU PokokAgrariasecara konsisten dan pengakuan hak ulayat, dapatmenjadi langkah awal penataan tanah cfi Indonesia.

    BURUH

    Serikat buruh bebas didirikan untuk mempenuang-kan kepentJngan bunJh. BUnJh berhak mendapatkanbagian dan hasil kerja mereka secara layak dan ikutmenentukan sebagai pelaku kehidupan ekonomi dansosial. Intervensi pemerlntah yang melelakkankepentingan serikat buruh dl bawah kepenlinganmodal dan kekuasaan, mesti dihentikan. Serikat

    10

    buruh harus mengubah dirinya dari hamba duniausaha menjadi warga dunia usaha dan sanggupmenopang perjuangan buruh dalam menjalankan

    hak mogok.

    SOSIAL

    Kebijakan sosial merupakan persyaratan pentingagar setiap warga negara dapat mengembangkandiri secara bebas dan bermartabat. Sislem jaminansosial mesti diciptakan. agar setiap warga negaraberoleh pelayanan perumahan. kesehatan, pendi-dikan dan sarana dasar lainnya.

    Oaya opta manusia dalam kehidupan budaya yangberagam haNs dapat bebas berkembang. Kebijakannegara seharusnya mendorong dan memberisemangat kepada seluruh warga untuk mengem-bangkan sumbersumber artistik dan inlelekiual.

    Partal Amanat Nasional menghormati kehi~upanberagama. mengembangkan semangat loleransisesama manusia yang berbeda keyakinannya.

    Latar belakang masyarakat Indonesia yang sangatmajemuk. bukan hanya dan segi agama, tetapi juga.suku. ras. membutuhkan tolerans! yang tulus agarkehidupan yang bermartabat bisa berlangsung.Partai Amanat Naslonal menentang segala diskrl-minasi yang didasarkan atas agama. suku, ras.bahasa,dan lalar sosiallainnya.

    PENDIDIKAN

    Wajib belajar dilerapkan untuk semua anak usiasekolah. Partal Amanat Nasiona! memberikanperhatian khusus terhadap pendidikan, agar gene-

    "

  • rasi muda yang berkualilas bermunculan untukmengemban tanggungjawab masa depan bangsa.Alokasi dana pendidikan senantiasa dilingkatkan.agar para siswa dapat dibebaskan dan blaya sekolahdan segala pungutan yang memberatkan. Sistempendtdikan nasional harus bisa merangsang tum-buhnya akhlak yang baik. dan merangsang keman-

    dinan serta kreativitas.

    Partai Amanat Nasional juga mendorong kegiatan

    penelitian ilmiah. Kegiatan itu mesti dilakut

  • nyata. menuju lercapainya Indonesia baru. PartaiAmanal Nasional terpanggil untuk bersama rakyat.bahu membahu mengatasi masatah itu.

    Partai Amanat Naslonal bertl;ehendak membangunmasyarakat Indonesia baru. berdasaril:an moralagama. prinsip-prinsip demokrasi. peri kemanu-siaan. membangun masyarakal madani yang bebasdari kesengsaraan. rasa lakut, dan bebas daripeniodasan serta kekerasan.Setiap warga nagara. kami panggil untuk ambilbagian dalam perjuangan menuju Indonesia baruyang bermartabat itu. dangan bergabung bersamaPartai Amanat Nasional.

    14

    ANGGARAN DASARDAN

    ANGGARANRUMAHTANGGAPARTAI AMANAT NASIONAL

    JAKARTA 1998

  • MUKADTMAH

    Alas dasar tanggung jawab di hadapan Tuhan YangMalla Esa yang lelah menurunkan amanat kepada umsimanusia unluk mencgakkan kebaikan dan mencegahkemungkaran, terangkumlah segenap cipta, karsa. rasadan cita manusia untuk melangkahkan kaki ke panggungsejarah mewujudkan nilai-nilai mulls amanatlllahi YangMaha Suci.

    Peradaban manusis telah menempalkan kekuatanmaleri sebagai penghela kemajuan mencapai tlngkalhidup masyarakal yang sejahtera. Kemajuan ini senyats-nya merupakan kondisi sarnu berupa pengorbanan saba-glan bessr anggota masyarakat yang hanya dinikmatioleh sebagian ked! yang lain. Maka oleh karena itubelenggu alas sebagian yang tertindas oIeh kelompokpenindas. penyalahgunaan kewenangan oleh pemangkuamana!, pengingkaran terhadap nilai-nilai kebenaran dankeadilan yang melahlrkan sistem yang dikembafikan olehsemangat keserakahan, kediktatoran dan kelaliman,meslilah segera diakhin. Semua itu akibat dan dlabaikan-nya kehormatan alas kejujuran dan direndahkannyakesucian atas pengorbanan.

    Sebagai wujud dan pertanggungjawaban sejarahdan kemanusiaan, dikembangkanlah kesadaran unlukmewujudkan latanan hidup yang lenlram, aman, adil, dansejahlra lahir batin, maka perllJ diwujudkan keserasiankehidupan pnbadi dan masyarakat, jasmani dan rohani,spiritual dan material, kebebasan dan keterliban,sehingga tercapallalanan baru masyarakal madani yangdilandasi moral agama, bermartabat dan tcrouka.

    Dengan menyebut nama A1lah,Tuhan Yang MahaEsa, maka segenap kekualan yang lerusmenerus berjuang dalam melelakkan dasar pembaharuan lata kehidu-pan bangsa yang lebih baik bagi seluruh anggola masya-rakat, dengan ini mendirikan kekuatan polilik PARTAIAMANAT NASIONAl yang memperjuangkan kedaulalanrakyal, demokrasi, kemajuan dan keadilan sosia!.

    Alas petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa dan metaluiupaya-upaya yang lerencana, tertala dan berkelanjulan,maka disusunlah Anggaran Dasar dan Anggaran AumahTangga PARTAI AMANAT NASIONAl sebagai berikut ;

  • 2

    ANGGARAN DASARPARTAI AMANAT NASIONAL

    Bab INAMA, KEDUDUKAN dan LOGO

    Pasa)]Nama dan kcdudukan

    1. Parta! inj bernama PARTAI AMANAT NASIONAldisingkat dengsn PAN yang dibentuk dandideklarasikan pada hari Ahad 13nggal 23 AgUS1US1998 di Jakarta.

    2. Dewan Pimpinan Pusal PAN berkedudukan diibukota negara RepubJik Indonesia.

    Pasal2Logo

    1. Nilai yang terkandung dalam logo PAN adalahdongsn kehadiran partai int diharapkan akan mampumembawa pencerahan ke arah masa dapan Indo-

    . nesia yang lebih baik.2. Penjelasan terhadap logo PAN lerlera dalam

    Anggaran Rumah T8ng9a.

    nab IIASAS, SIFAT dan IDENTITAS

    Pasal3A,as

    Partai Amana! Nasional int berasaskan Pancasila.

    Pasa14Sifat

    PAN adafah partai politik di Indonesia yang bersifalterbuka, majemuk, dan mandiri.

    3

  • Pasal5Idcntitas

    Identitas partai ini adalah menjunjung tinggi moral agamadan kemanusiaan.

    Bab IIITUJUAN

    Pasal6

    PAN bertuluan menjunjung tinggi dan menegakkankedaulatan rakyat, keaditan. kemajuan material danspiritual.

    Dab IVUSAHA

    Pasal7

    Unluk mencapal tujuan pada pasal 6, maka PANmenjalankan usaha antara lain sebagai berikut :1. Membangun masyarakat Indonesia baru.

    berda.sarkan moral agama, prinslp-prinsipdemokrasi dan hak asasi manusia.

    2. Membangun masyarakat madanl yang bebas dankesengsaraan, rasa takut, penindasan dankekerasan.

    3. Mewujudkan manusia Indonesia yang berdaulal.memiliki jati diri, cerdas, berakhlak mulia, berimandan bertaqwa kepadaAllah, Tuhan Yang Maha Esa.

    4. Membangun manusia Indonesia yang mampumenguasai dan mengaplikasikan ilmu pengetahuandan teknologi bagi kesejahteraan bangsa dan umatmanusia.

    5. Meningkatkan peran serta politik dan konlrol sosialmasyarakat pada penyelenggaraan pemerintahandan negara.

    6. Meningkatkan kesadaran atas pelaksanaan kewa-jiban warga negara sOOagai manusia dan kewajibannegara dalam penegakan hak-hak asasi manusia

    4

    yang semakin lerjamin dan bertanggung jawab.7. Mengupayakan pertanggungjawaban yang lerouka

    dalam pengurusan negara melalui penguatanmasyarakat madani dalam mengawasi kekuasaan.

    8. Memperjuangkan peningkatan kemampuan daerahdalam mengembangkan kemandirian dalammengurus sumber daya, meneari pendanaan danmenlkmali hasll-hasllnya sehingga dapat mencegahdislnlegrasi nasional dan ekploltasi pusallerhadapdaerah.

    9. Memperjuangkan kebebasan pers yang memper-hatikan norma-norma hukum, suslla, akhlak dankepatulan sehingga masyarakat memperolehinlormasi yang objektif dan transparan.

    10. Mengl!sahakan penegakan hukum tanpadiskriminasi sehingga semua masyarakat mendapatakses yang sarna dalam lembaga peradilan yangindependen, adil, murah dan cepal.

    11. Memperjuangkan secara tegas pemisahan antaralembaga eksekulif, yudikatil dan legislalif untukmenjamin proses dapat saling kontrol diantara

    . lembagalembaga tersebut.12. Mengupayakan peranan ABAI yang sesuai dengan

    fungsinya di bidang hankam, tunduk pada hukum.konstilusi dan konlrol publik.

    13. Mengupayakan agar seliap warga negara memi!ikiakses langsung pada penguasaan dan pemilikanlanah, pengakuan hak ulayat, dan mengembalikanlungsi sosial yang melekal pada tanah.

    14. Mengusahakan persamaan hak secara proporsionalkepada perempuan sebagai insan yang harusdihormati dengan memberikan kesempalan yangsama di mala hukum, sosial, ekonomi dan polilik.

    15. Mewujudkan kesejahleraan soslaJ lewat pemeralaanyang berlandaskan moralitas serta menjunjung linggiharkal dan martabat manusia.

    16. Memperjuangkan pemberian kesempatan yangsama bagi semua pelaku ekonomi unluk mewujud-kan segala potensi yang dimiliki bagi penguatandaya saing nasional.

    17. Meningkalkan alokasi anggaran unluk pendidikannasional yang mampu menlngkalkan sumber dayamanusia yang merangsang kemandirian sertakreallfitas.

    5

  • 18. Memperjuangkan perlindungan kelestanan sumberdaya alam dan lingkungan hidup dan keserakahanmanusia unluk menjamin keadilan anlar generasi.

    19. Memperjuangkan kebijakan ekonomi yang memihakkepada yang lemah dan mendukung terciptanyakeadilan bagi masyarakalluas.

    20. Memperjuangkan berjalannya pemerintahan yangbersih. alektil, bebas dari korupsi, kolusi dannepotisme.

    BabVKEANGGOTAAN

    PasalS

    Peraturan keanggolaan diatur lebih lanjut dalsmAnggaran Rumah Tangga.

    Bab VISUSUNAN ORGANISASI

    Pasal9

    1. a. Dewan Pimpinan Ranting ialah kesaluananggota dan tingkat kepemlmpinan di lingkalkelurahanJdesa.

    b. Dewan Pimplnan Cabang lalah kesatuan ang-gota dan kepemimpinan di llngkal kecamatan.

    c. Dewan Pimpinan Daerah ialah kesaluan anggota dan kepemimpinan di daerah tingkat II.

    d. Dewan Pimpinan Wilayah ialah kesaluan anggota dan kepemimpinan di daerah lingkat L

    e. Dewan Pimpinan Pusat ialah kesatuan anoootadan kepemimpinan yang berada di tingkatpUSlll.

    2. Di setlap tingkal kepemimpinan dl bentuk MajetisPertimbangan Partai (MPP), yang berfungsi memoberikan nasehal dan pertimbangan kepada DewanPimpinan Partai.

    3. Oi setiap tingkal kepamimpinan dapat dibentukBadan Otonomi dan lembaga I Panitia khusus yang

    6

    akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran AumahTangga.

    4. Ketentuan tentang hUbungan slruklural antaraDPDPW, DPD, DPC dan DPAt diatur dalamAnggaran Rumah Tangga.

    Pasall0Pimpinan Organisasi

    1. Dewan Pimpinan Pusala. Dewan Pimpinan Pusat adalah pimpinan

    tertinggi daJam memimpin partai.b. Pengurus Dewan Pimpinan Pusal dipilih dan

    ditetapkan daJam kongres.c. Anggola Dewan Pimpinan Pusallerdin dan:

    Majelis Pertimbangan PartaLSeluruh anggota pengurus Dewan PimpinanPusa!.

    2. Dewan Pimpinan Wilayaha. Dewan Pimpinan Wilayah memimpin partai

    di witayahnya dan metaksanakan kepemim-pinan dan Pimpinan pusat.

    b. Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah dipilih danditelapkan dalam Musyawarah wilayah unlukmasa jabalan 5 tahun.

    c. Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayahberdasarkan hasil musyawarah wilayahdisahkan oleh Dewan Pimpinan Pusal dengansurat keputusan.

    d. Anggola Dewan Pimpinan Wilayah terdiri dan:Majalis Pertimbangan Partai Wilayah.

    Seluruh anggota pengurus Dewan PimpinanWilayah.

    3. Dewan Pimpinan Daeraha. Dewan Pimpinan Daerah memimpin pal1ai

    dl daerahnya dan metaksanakan kepemimpinandari Dewan Pimpinan Wilayah.

    b. Pengurus Dewan Pimp;nan Daerah dipilih danditetapkan dalam M.usyawariltl Oaerah unlukmasa jabalan 5 tahun.

    c. Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah hasil

    7

  • musyawarah daerah disahkan oleh DewanPimpinan Pusat dengan sural kepulusan yanglembusannya disampaikan kepada Dewan pim-pinan wilayah dan Dewan Pimpinan Cabang.

    d. Anggota Dewan Pimpinan Daerah terdiri dad:Majelis Pertimbangan Partai Daerah.

    Seluruh anggola pengurus Dewan PimpinanDaerah.

    4. Dewan Pimpinan Cabanga. Dewan Plmpinan Cabang memimpin partai

    di cabangnya dan melaksanakan kepemimpinan dari Dewan Pimpinan Daerah.

    b. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang dipilih dandiletapkan oleh musyawarah cabang unlukmasa jabatan 5 tahun.

    c. Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang hasilmusyawarah cabang disahkan oleh DewanPimpinan Wilayah dengan surat keputusanyang lembusannya disampaikan kepada DewanPimpinan Pusal dan Dewan Pimpinan Ranting.

    d. Anggola Dewan Pimpinan Cabang terditi dari :Majelis Pertimbangan Partai cabang.

    - Seluruh anggota pengurus Dewan PimpinanCabang.

    5. Dewan Pimpinan Ranlinga. Dewan Pimpinan Ranting memimpin partai

    di ranlingnya dan mclakSanakan kepemimpinandati Dewan Pimpinan Cabang.

    b. Pengurus Dewan Pimpinan Ranting dipilih dandilelapkan oleh musyawarah ranling unlukmasa jabatan 5 lahun.

    c. Kepengurusan pimpinan ranling hasil musyawarah ranling disahkan oleh Dewan PimpinanDaerah dengan surat kepulusan yang lembusannya disampaikan kepada Dewan PimpinanWitayah dan Dewan Pimpinan Daerah.

    d. Anggola Dewan Pimpinan Ranting terditi dati :Majelis Pertimbangan Partai ranling.Seluruh anggota pengurus Dewan PimpinanRanling.

    B

    Bab VIIPERMUSYAWARATAN

    Pasalll

    t. Bentuk macammacam permusyawaralan1.1. Kongres1.2 Rapal Kerja Nasional1.3. Rapal Paripurna1.4. Musyawarah Wilayah1.5. Rapat Kerja Wilayah1.6. Musyawarah Daerah1.7. Rapat Kerja Daarah1.8. Mtlsyawarah Cabang1.9. Rapat Karja Cabang1.10. Musyawarah Ranting1.11. Aapat Keria Ranling1.12. Kongres Luar Biasa1.13. Musyawarah Wilayah Luar Biasa1.14. Musyawarah Daerah LuarBiasa1.15. Musyawarah Cabang Luar Biasa1.16. Musyawarah Ranting Luar Blasa1.17. RapatPleno1.18. RapatHarian1.19. Rapai Anggota Ranting

    2. Hal-hal yang ber1

  • !Jab IXMASA JABATAN PENGURUS

    Pasal!3

    Masa Jaba!s" kelua Umum dalam Dewan PimpinanPusat serta jabalan kelua dalam tingkat OPW, DPO, OPe.dan OPAl paling lama hanya unluk 2 (dua) kali masatabalan dan lidak

  • 2. Hal-hal yang belum die:tur datam Anggaran Dasarini akan dialur dalam Anggaran Aumah Tangga.

    3. Ketentuan-kelenluan lain yang belum lercakupd~lam Anggaran Dasar dan Anggaran AumahTangga akan dialur Iebih Ianjutoleh DPP PAN sejauhlidak bertenlangan dengan Anggaran Dasar danAnggaran' Aumah Tangga.

    Jakarta, 23 Agustus 1998

    Tim Formatur Dewan Pimpinan PusatPartai Amanal Nasional

    M. AMIEN RAISKetua FOfmatur

    ANGGARAN RUMAH TANGGAPARTAI AMANAT NASIONAL

    Bab IKEANGGOTAAN

    Pasall

    I. Yang dapal diterima sebagai anooota PAN adalahseluruh warga negara AeptJblik Indonesia yang lelahdewasa, berjiwa relormis, menyetujui danmendukung platform Partai, Anooaran Dasar danAnggaran Aumah Tangga Partai.

    2. Setiap orang yang berkeinginan menjadi anggotaPAN dapal mengajukan permohonan secara lertuliskepada dewan pimpinan partai yang berdakalandangan lempaf tinggal yang bersangkulan.

    3. Dewan Pimpinan Pusal PAN berhak unlukmemenuhi dan/alau tidak memenuhi perminlaanseseorang sebagai anggota PAN.

    4. Temadap seseorang yang lelah disetujui menjadianoooia PAN akan diberikan kartu anggota yangdikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Daerah melaluiDewan Pimpinan PAN ditempal yang bersangkutansemula melakukan pendaltaran.

    Pasal2K{'wajiban Anggota

    1. Berakhlak mulia dengan melaksanakan ajeranAgama.

    2. Paluh dan setia lerhadap ketenluan hukum dankeputusan.kepulusan Partai.

    3. Menjaga dan memperlahankan kehormatan sertamemitiki keterikatan secara lahir dan bathin lerhadappartai.

    4. Membayar uang iuran anggola.5. Tidak merangkap sebagai anoooia organisasi partai

    politik lain.6. Mendukung dan menyukseskan lujuan, usaha dan

    program perjuangan partai.

    12 13

  • Pasal3Hnk-hnk anggfJta

    1. Memperoleh perlakuan yang sarna deism partai.2. Dipilih dan memilih.3. Menyalakan pendapaf.4. Membela diri.

    Pasal4Sanksi organisasi

    Sanksi organisasi dapat diberikan kepada anggola danalau pe'!gurus Dewan Pimpinan PAN apabila :1. Yang bersangkulan nyala-nyata lelah melanggar

    kaedah organisasi PAN.2. Melakukan tindakan yang lidak terpuji yang dapat

    merusak citra dan nama baik olganisasi PAN.

    PasalSBentuk bentuk sanksi

    Plena DPW PAN.3. Bagi Pengurus di Iingkal OPO, DPe dan OPAl

    dilakukan oleh DPW atas perminlaan DewanPimpinan yang bersangkutan berdasarkan hasi!keputusan Rapat Pleno dewan pimpinan selempal.

    4. Bagi anggola PAN dilakukan oleh DPW atasperminlaan dewan pimpinan setempa\.

    Pasal7Mekanisme pembelaan diri

    1. Pembelaan din atas sanksi teguran tertulis yangdilakukan oIeh DP? dapal diajukan kepada RapatHarian OPP.

    2. Pembelaan diri atas sanksi pemberhentiansementara dan alau selamanya sebagal pengurusdan alau anggota yang dflakukan oleh DPP dapaldiajukan kepada Rapat Plena OP? PAN.

    3. Pembelaan din alas sanksi yang dilakukan olehDPW dapal diajukan kepada DPP yang akandibicarakan dalam rapal pleno DPP.

    1.2.3.

    4.

    ,.

    2.

    14

    Teguran lertulis.Diberhenlikan ~emenlara sebagai pengurus PAN.Diberhentikan oemAn:ara sebagai anggola dengandicabut semenlara kartu anggolanya.Dibefhenlikan selamanya sebagai pengurus danalau anggota.

    Pasal6Mckanismc pcmberian sanksi

    Bagi Pengurus DPP PAN;1.1. Pemberian sanksi leguran lertulis dilakukan

    oleh DPP PAN berdasarkan hasil kepulusanAapat Harian DPP PAN.

    1.2. Pemberian Sanksi pemberhenlian semen!arasebagai pengurus dan atau anggota danpemberhenlian selamanya sebagai pengurusdan alau anggola dilakukan oleh DPP PANberdasarkan Rapat Plena DPP PAN.

    Bagi Pengurus dj tingkal Witayah ditakukan olehDPW PAN berdasarkan kepulusan hasil Aapal

    Pasal8Pemberhentian anggota

    Anggota berhenti karena :1. Meninggal dunia2. Atas permintaan sendiri.3. Diberhenlikan dengan keputusan dewan pimpinan

    pusal dan/alau keputusan Dewan Pimpinan Wilayahsebagaimana lennaksud dalam pasal 6 di alas.

    Pasal9Simpatisan

    Simpalisan adatah mereka yang be~asa lerhadap partai,mendukung lujuan partai akan tetapi belum menjadianggota namun atas perminlaan yang bersangkutandidaftar sebagai simpatisan.

    15

  • Bab IIPENDIRIAN DAN PIMPINAN ORGANISASI

    Pasa! 10

    1. Pendinan dan Dewan Pimpinan Ranting1.1. Pendinan Dewan Pimpinan Ranting dilaksana-

    kan ditingkal kelurahanldesa berdasarkanhasH musyawarah anggota dalam satukelurahanldesa yang telah memiliki anggolapaling sedikit 25 (dua puluh lima) orang.

    1.2. Susunan pengurus berdasarkan hasil musya-warah ranting dimintakan pengesahannyakepada Dewan Pimpinan Daerah disertaidengan rekomendasi dan dewan PimpinanCabang setempal.

    1.3. Apabila dalam satu kelurahanldesa tidaklerdapat dewan pimpinan ranting bila danggappertu untuk kepenlingan partai maka DewanPimpinan Cabang dan/alau Dewan PimpinanDaerah dapal memprakarsai pendirianranting.

    1.4. Untuk mengisi kekosongan jabatan kelua,Dewan Pimpinan Ranting dapat melaksana-kan Musyawarah Ranting luar Biasa denganmelakukan koordinasi dengan DewanPimpinan Cabang selempal.

    1.5. Dewan Pimpinan Ranting dapat menambahdan/alau mengurangi Anggota Dewanpengurusnya melalui rapat pleno denganmeminla pengesahan kepada DewanPimpinan Daerah yang tembusannya dikinmkepada Dewan Pimpinan Cabang.

    1.6. Dewan Pimpinan Ranting dapal membualpedoman kerja lersendiri sesuai dengankebutuhannya dengan kelentuan lidakbertenlangan dengan kaidah-kaidah partai.

    2. Pendirian dan Dewan Pimpinan Cabang2.1. Pendlnan Dewan Pimpinan Cabang dilaksana-

    kan di tingkat Kecamalan yang telah memilikisekurangkurangnya tiga Dewan PimpinanRanting.

    16

    2.2. Susunan pengurus berdasarkan hasllmusyawarah cabang dimintakan pengesahan-nya kepada dewan pimpinan wilayah dlsertaldengan rekomendasi dan dewan pimpinandaerah selempat.

    2.3. Apablla dalam satu Kecamalan belumterbenluk Dewan Pimpioan Cabang, namundianggap pertu unluk kepentingan Partai,maka Dewan Pimpinan Wilayah dapatmemprakarsai pendirian cabang denganmeJakukan koordinasi dengan DewanPimpinan Daerah.

    2.4. Apabila lEK'dapat kekosongan jabatan Ketoa,maka Dewan Pimpinan Cabang dapalmelaksanakan Musyawarah Cabang LuarBiasa dengan melakukan koordinasi denganDewan Pimpinan Daerah dan DewanPimpnan Wilayah setempat

    2.5. Dewan Pimpinan Cabang dapat menambahdan/alau mengurangi Anggota DewanPengurusnya melalui rapa! pleno denganmeminla pengesahan kepada DewanPimpioan Wiayah yang lembusannya kepadaDewan Pimpinan Daernh.

    3. Penclirian dan Dewan Pimpinan Daerah3.1. Pendinan Dewan Pimpinan Daerah dalam

    tingkal Kabupalen danlalau KOlamadyaditaksanakan dalam Musyawarah Daerahyang tetah memiliki sedikrtnya liga DewanPimpinan Cabang.

    3.2. Pengesahan pendirian Dewan PimpinanDaerah serta pengurus lerpilih berdasarkanhasil Musyawarah Deerah dimlnlakanpengesahannya kepada Dewan PimpinanPusa! disertai dengan rekomendasi dariDewan Pimpinan Wilayah setempat.

    3.3. Dewan Pimpinan Daerah berkedudukan diIbukola Kabupalen dan/atau Kolamadyaselempat.

    3.4. Dewan Pimpinan Daerah adalah PemlmpinTertinggi yang Memimpin Partal didaerahnya.

    3.5. Untuk mengisi kekosongan jabalan Ketua,maka Dewan Pimpinan Oaerah dapat

    17

  • melaksanakan Musyo.warah Oaerah LuafBlasa dengan melakukan koordinasi donganDewan Pimpinan Wilayah untuk memintapengesahan pada Dewan Pimpinan Pusst.

    3.6. Dalam keadaan yang lidak memungkinkandilaksanakan Musyawarah Dserah Luar Biasamaka Dewan Pimpinan Daerah dapalmelaksanakan mekanisme rapat ke~a daerahdan melaporkan hasilnya kepada DewanPimpinan Pusal dengan tembusannya kepadaDewan Pimpinan Wilayah.

    3.7. Dewan Pimpinan Daerah dapat menambahdan atau mengurangl Anggola DewanPengurusnya melalui rapat pleno dan memintapengesahan kepada Dewan Pimpinan Pusal.

    3.8. Dewan Pimpinan Daerah dapal membuat .pedoman kerja lersendiri sesual dengankebutuhan daerahnya asallidak bertenlangandengan kaedah organisasi.

    4. Pendirian dan Dewan Pimpinan Wilayah4.1. Pendirian Dewan Pimpinan Wilayah dalam

    tlngkal Propinsi dilaksanakan dalam Musya-warah Wilayah yang lalah memiliki sekurang.kurangnya tiga Dewan Pimpinan Daerah.

    4.2. Pengesahan pendirian Dewan PlmpinanWilayah serta pengurus lerpilih berdasarkanhasH Musyawarah Wilayah diminlakan penge-sahannya kepada Dewan Pimpinan Pusal.

    4.3. Dewan Pimpinan Wilayah berkedudukan dilbukola Propinsi.

    4.4. Dewan Pimpinan Wilayah adalah PemimpinTertinggi yang memimpin Partai diwilayahnya.

    4.5. Apabila lerdapal kekosongan }abalan Kelua.Dewan Pimpinan Wilayah dapal melaksana-kan Musyawarah Wilayah Luar Biasa denganmelakukan koordinasi dengan DewanPimpinan Pusat.

    4.6. Dalam keadaan yang tidak memungkinkandilaksanakan Musyawarah Wilayah Lusr Biasamaka Dewan Pimpinan Wilayah dapalmelaksanakan rapat kerja wilayah denganmeminla pengesahan hasilnya kepada DewanPimplnan Pusat.

    18

    4.7. Dewan Pimpinan Wilayah dapal menambahdan alau mengurangi Anggota DewanPengurusnya melalui mekanisme tapal plenoharian dan minta pengesahan kepada DewanPimpinan Pusal.

    4.6. Dewan Pimpinan Wilayah dapal membualpedoman kerja lersendiri sesuai dongankebutuhannya assl lidak bertenlangan dengankaedah organisasi.

    5. Dewan Pimpinan Pusal5.1. Dewan Pimpinan Pusat adalah Pemimpin

    Tertinggi dalam kepemimpinan Partai yangmelaksanakan dan meneruskan, mengawasiserta menginstruksikan kepUlusankeputusanKongres kepada seluruh Dewan PimpinanPartai dalam semua tingkalan.

    5.2. Dewan Pimpinan Pusal dapat menambahdanlalau mengurangi Anggota Pimpinannyayang kemudian dimlnlakan pengesahannyadalam rapat harian.

    5.3. Dewan Pimpinan Pusat dapat menelapkanperaturan-peraluran khusus maupun pedo